<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 05:34:18 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kota Padang Sidimpuan Diselimuti Kabut Asap</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 23:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kota Padang Sidimpuan Diselimuti Kabut Asap]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Asap terlihat menyelimuti sejumlah kawasan Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara, Sabtu (5/9/2026) sore. Kondisi ini tentunya membuat udara tampak berkabut dan pemandangan ke arah kejauhan terlihat samar.Pantauan Kitakininews, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asap/" target="_blank">Asap</a> terlihat menyelimuti sejumlah kawasan Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara, Sabtu (5/9/2026) sore. Kondisi ini tentunya membuat udara tampak berkabut dan pemandangan ke arah kejauhan terlihat samar.</p>
<p>Pantauan Kitakininews, dari kawasan Bukit Simarsayang, Sabtu (5/9/2026) petang, terlihat lapisan asap menyelimuti sebagian wilayah Kota Padang Sidimpuan. Perbukitan, bangunan dan kawasan permukiman yang berada di kejauhan tampak kurang jelas tertutup kabut asap.</p>
<p>Kemunculan asap tersebut diduga merupakan asap kiriman dari wilayah lain yang kemungkinan berkaitan dengan pembakaran lahan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asap/" target="_blank">Asap</a> diperkirakan terbawa angin hingga memasuki wilayah Kota Padang Sidimpuan.</p>
<p>Hngga berita ini diterbitkan, belum ada dikonfirmasi secara pasti asap tersebut berasal dari daerah mana.</p>
<p>Sementara informasi mengenai sumber asap masih sebatas dugaan dan menunggu keterangan resmi dari instansi terkait.</p>
<p>Meski asap terlihat cukup jelas menyelimuti udara, kondisi tersebut sejauh ini belum mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan. Warga masih menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa, sementara arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan juga tetap berlangsung normal.</p>
<p>Sebagian warga yang beraktivitas di luar rumah mulai menggunakan masker. Penggunaan masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang bercampur asap.</p>
<p><b>Asal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asap/" target="_blank">Asap</a> Belum Diketahui</b></p>
<p>Dugaan bahwa asap merupakan kiriman dari daerah lain belum dapat dipastikan. Begitu pula dugaan bahwa asap tersebut berkaitan dengan pembakaran lahan masih membutuhkan verifikasi.</p>
<p>Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Pelaksana (Kalaksa) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPBD/" target="_blank">BPBD</a> Kota Padang Sidimpuan, Dedi Iriansyah untuk mengetahui kondisi terkini sekaligus memastikan sumber asap.</p>
<p>Namun hingga berita ini terbitkan, Dedi Iriansyah belum berhasil dikonfirmasi. Sambungan telepon seluler yang dihubungi juga dalam kondisi tidak aktif.</p>
<p>Dengan demikian, belum ada keterangan resmi yang memastikan dari wilayah mana asap tersebut berasal maupun apa penyebabnya.</p>
<p><b>Aktivitas Warga Masih Normal</b></p>
<p>Kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena ketebalan asap dapat berubah sewaktu-waktu, bergantung pada arah dan kecepatan angin serta kondisi cuaca.</p>
<p>Jika asap semakin tebal, jarak pandang dapat berkurang dan berpotensi mengganggu pengguna jalan. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman serta lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan yang pandangannya mulai terbatas.</p>
<p>Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diharapkan memperhatikan kondisi udara. Penggunaan masker dapat dilakukan sebagai langkah antisipasi, terutama apabila asap semakin pekat.</p>
<p>Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan asap. Apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.</p>
<p>Selain itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai sumber asap. Kepastian mengenai daerah asal maupun penyebab kabut asap sebaiknya menunggu hasil pemantauan dan keterangan resmi dari instansi terkait.</p>
<p>Hingga Sabtu sore, asap masih terlihat menyelimuti sejumlah kawasan Kota Padangsidimpuan. Dari pantauan awak media di kawasan Bukit Simarsayang, kondisi tersebut terlihat cukup jelas dari ketinggian, sementara aktivitas masyarakat di bawahnya masih berjalan normal.</p>
<p>Sebagian warga telah menggunakan masker sebagai bentuk kewaspadaan. Sementara itu, asal asap yang diduga merupakan kiriman dari wilayah lain dan kemungkinan berkaitan dengan pembakaran lahan masih belum berhasil dikonfirmasi secara resmi.</p>
<p>Masyarakat berharap kondisi tersebut segera membaik sehingga udara kembali bersih dan aktivitas warga dapat berlangsung dengan nyaman. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4939_Kota-Padang-Sidimpuan-Diselimuti-Kabut-Asap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28609/kota-padang-sidimpuan-diselimuti-kabut-asap/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas]]></title>
            <description><![CDATA[Kabut asap akibat kebakaran lahan kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya peningkatan ratusan titik panas atau Hotspot di 10 kabupaten dan kota.Kabut asap t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kabut asap akibat kebakaran lahan kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya peningkatan ratusan titik panas atau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hotspot/" target="_blank">Hotspot</a> di 10 kabupaten dan kota.</p>
<p>Kabut asap terlihat pekat di pagi hingga menjelang siang. Polusi udara menutupi sejumlah kawasan, diantaranya jalan protokol, pemukiman penduduk dan pusat perdagangan.</p>
<p>Kepala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> Pekanbaru, Warjono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (5/9/2026), mengatakan kabut asap dari kebakaran lahan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> bagian selatan ini menyebabkan jarak pandang terbatas.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> melaporkan setelah sempat diguyur hujan beberapa hari lalu, jumlah titik panas di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> kembali meningkat dari 239 titik kemarin (Jumat) menjadi 346 titik hari ini (Sabtu)," terangnya.</p>
<p>Selain itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menemukan titik panas terbanyak berada di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> bagian selatan, yakni Kabupaten Indragiri Hilir yang mencapai 111 titik, disusul Kabupaten Indragiri Hulu 97 titik dan Bengkalis 46 titik.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menjelaskan potensi hujan masih rendah tiga hari mendatang sehingga beresiko menyebabkan terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan di Riau.</p>
<p>Satgas Penanggulangan Karhutla <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> terus melakukan pemadaman kebakaran lahan dan operasi modifikasi cuaca di sejumlah daerah. (**)<br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260905_223422_943.sdocx--></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2424_Kabut-Asap-Selimuti-Pekanbaru--BMKG-Deteksi-Ratusan-Titik-Panas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28606/kabut-asap-selimuti-pekanbaru-bmkg-deteksi-ratusan-titik-panas/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satgas Sinabung Fokus Benahi Fasilitas Pengungsian, Lokasi Wisata Ditutup Sementara</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satgas Sinabung Fokus Benahi Fasilitas Pengungsian, Lokasi Wisata Ditutup Sementara]]></title>
            <description><![CDATA[Pasca dievakuasinya warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, ke lokasi Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Satgas Tanggap Darurat Sinabung terus membenahi fasilitas pengungsian. Mulai dari penyediaan air bersih, f]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pasca dievakuasinya warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, ke lokasi Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Satgas/" target="_blank">Satgas</a> Tanggap Darurat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> terus membenahi fasilitas pengungsian. Mulai dari penyediaan air bersih, fasilitas MCK, hingga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wifi/" target="_blank">Wifi</a> gratis.</p>
<p>Dalam rapat evaluasi yang digelar pemerintah Kabupaten Karo, Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat bencana Gunung Api <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> mulai melakukan pembenahan sarana dan prasarana di lokasi pengungsian.</p>
<p>Komandan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Satgas/" target="_blank">Satgas</a> Tanggap Darurat Sinabung, Letkol Inf. Robert Panjaitan kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026) mengatakan penanganan fasilitas ini akan terus dioptimalkan, khususnya kebutuhan mendasar seperti fasilitas MCK, tenda, selimut, makanan dan ketersediaan air bersih.</p>
<p>"Bahkan di lokasi pengungsian rencananya akan di pasang WIFI gratis agar kebutuhan komunikasi warga terlayani dengan baik," terangnya.</p>
<p>Saat ini tercatat sudah sebanyak 650 jiwa dari 207 Kepala Keluarga asal Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, yang mengungsi di Posko Penanganan Darurat Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran.</p>
<p>Sementara itu, rencana evakuasi warga Desa Payung masih berjalan dinamis dengan tetap menjaga kewaspadaan tinggi.</p>
<p>Kawasan wisata yang berdekatan dengan zona merah juga akan diimbau untuk ditutup sementara.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> juga sudah menyiapkan 4 Posko Siaga. Pos Siaga Terpadu berada di Kantor Koramil, Kecamatan Simpang Empat</p>
<p>Posko 1 di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Namanteran, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Simpang Empat dan dan Posko 3 di Desa Payung, Kecamatan Payung.</p>
<p>Saat ini Gunung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> masih berstatus Level III Siaga.Warga diimbau tetap waspada dan selalu menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan abu vulkanik. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3284_Satgas-Sinabung-Fokus-Benahi-Fasilitas-Pengungsian--Lokasi-Wisata-Ditutup-Sementara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28605/satgas-sinabung-fokus-benahi-fasilitas-pengungsian-lokasi-wisata-ditutup-sementara/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Tapsel Bantah Isu Jaminan Perambahan Hutan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Tapsel Bantah Isu Jaminan Perambahan Hutan]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan rekaman pembicaraan antara pejabat Satreskrim Polres Tapsel dengan seseorang yang disebut sebagai pelaku perambahan hutan.I]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Selatan (Tapsel) mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan rekaman pembicaraan antara pejabat Satreskrim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapsel dengan seseorang yang disebut sebagai pelaku perambahan hutan.</p>
<p>Informasi yang beredar tersebut memuat narasi mengenai dugaan pemberian jaminan keamanan terhadap aktivitas perambahan hutan serta tudingan adanya penerimaan sejumlah uang oleh oknum kepolisian.</p>
<p>Menanggapi hal itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapsel menegaskan bahwa informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.</p>
<p>Kasi Humas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapsel, IPTU Agam Parlindungan menegaskan pihaknya telah mengetahui adanya informasi yang berkembang di masyarakat melalui media sosial.</p>
<p>"Kami tegaskan bahwa informasi yang menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapsel memberikan jaminan keamanan kepada pelaku perambahan hutan maupun menerima sejumlah uang sebagaimana narasi yang beredar adalah tidak benar," ujar IPTU Agam Parlindungan kepada wartawan di Tapsel, Sabtu (5/9/2026).</p>
<p>Menurutnya, penyampaian informasi yang tidak didukung fakta maupun bukti yang sah dapat berpotensi membentuk persepsi publik yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.</p>
<p>"Kita tetap bekerja berdasarkan fakta hukum dan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tidak ada kebijakan maupun tindakan dari Kita yang memberikan perlindungan terhadap pihak yang melakukan pelanggaran hukum," tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar melalui media sosial sebelum mengetahui kebenaran dan konteks informasi tersebut secara menyeluruh.</p>
<p>"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, hendaknya setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru maupun keresahan di tengah masyarakat," terangnya.</p>
<p>Masih kata Iptu Agam, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapsel mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan informasi harus tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>"Siapa saja boleh memberi informasi maupun kritik, namun hal tersebut harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, sehingga tidak menimbulkan penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya atau menggiring opini publik terhadap suatu pihak tanpa dasar yang jelas," imbuhnya.</p>
<p>Terakhir, Kasi Humas memastikan pihaknya tetap terbuka terhadap setiap informasi, laporan, maupun masukan dari masyarakat sepanjang disampaikan melalui mekanisme yang sesuai.</p>
<p>"Kami selalu menghormati setiap bentuk pengawasan dan masukan masyarakat, akan tetapi setiap tuduhan maupun informasi yang berkembang harus tetap didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat diuji secara hukum," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8618_Polres-Tapsel-Bantah-Isu-Jaminan-Perambahan-Hutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28604/polres-tapsel-bantah-isu-jaminan-perambahan-hutan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mengaku Petugas Leasing, Pria di Tapteng Ditangkap Polisi Usai Rampas Motor Warga</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 19:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mengaku Petugas Leasing, Pria di Tapteng Ditangkap Polisi Usai Rampas Motor Warga]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) membongkar aksi perampasan sepeda motor bermodus petugas penagih utang (Leasing) gadungan. Seorang pelaku berinisial AL alias UL (47), warga Kota Sibolga, berh]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Tengah (Tapteng) membongkar aksi perampasan sepeda motor bermodus petugas penagih utang (Leasing) gadungan. Seorang pelaku berinisial AL alias UL (47), warga Kota Sibolga, berhasil ditangkap petugas.</p>
<p>Kasat Reskrim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> IPTU Dian AP mewakili Kapolres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban bernama Ikhsan Batubara (38) ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapteng, Minggu (30/8/2026).</p>
<p>Aksi perampasan itu terjadi di Jalan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sibolga/" target="_blank">Sibolga</a> - Padang Sidimpuan, Kelurahan Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan, Tapteng, Selasa (25/8/2026).</p>
<p>Kejadian bermula saat motor Yamaha N-Max milik Ikhsan dipinjam oleh kerabatnya, Syamsuman Purba (73), untuk berbelanja. Di tengah jalan, satu unit minibus mendadak mengadang laju sepeda motor tersebut. Beberapa orang penumpang turun dan mengaku sebagai petugas leasing FIF.</p>
<p>"Para pelaku berdalih hendak menarik kendaraan. Namun, saat diminta menunjukkan surat tugas dan dokumen legalitas resmi, mereka tidak dapat menunjukkannya," kata IPTU Dian AP.</p>
<p>Komplotan tersebut kemudian memaksa Syamsuman masuk ke dalam mobil, sementara sepeda motor korban dilarikan oleh pelaku lain.</p>
<p>Karena merasa terancam, Syamsuman meminta turun di pinggir jalan lalu pulang menggunakan angkutan umum untuk memberitahukan kejadian itu kepada korban. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp32 Juta.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Satreskrim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil melacak keberadaan salah satu pelaku.</p>
<p>"Petugas mengamankan tersangka AL di kawasan Jalan R. Suprapto, Kota Sibolga, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB," jelas IPTU Dian AP.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan terhadap AL, terungkap bahwa sepeda motor milik korban telah dibawa oleh rekan-rekan pelaku ke luar daerah.</p>
<p>Petugas kemudian bergerak melakukan penelusuran hingga berhasil menemukan dan menyita barang bukti motor korban di sebuah gudang di Kota Tebing Tinggi, Rabu (2/9/2026).</p>
<p>Saat ini tersangka AL beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tapteng. Polisi masih terus mengejar pelaku lain yang terlibat dalam komplotan perampasan tersebut. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_5372_Mengaku-Petugas-Leasing--Pria-di-Tapteng-Ditangkap-Polisi-Usai-Rampas-Motor-Warga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28608/mengaku-petugas-leasing-pria-di-tapteng-ditangkap-polisi-usai-rampas-motor-warga/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Laga Bhayangkara vs Persebaya Berakhir Sama Kuat 1-1</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Laga Bhayangkara vs Persebaya Berakhir Sama Kuat 1-1]]></title>
            <description><![CDATA[Bhayangkara dan Persebaya bermain imbang 11 setelah saling menyerang dalam laga pembuka Super League 2026/2027.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> Presisi Lampung FC dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persebaya/" target="_blank">Persebaya</a> Surabaya harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1 pada pekan pertama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Super-League/" target="_blank">Super League</a> 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).<p>Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Matias Ocampo beberapa kali menjadi sumber ancaman melalui pergerakannya di lini depan.</p>
<p>Peluang pertama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> hadir pada menit kesembilan. Ocampo membuka ruang sebelum bola mengarah kepada Andhika Wijaya. Namun, tembakan Andhika dari dalam kotak penalti masih dapat dibendung pertahanan Persebaya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persebaya/" target="_blank">Persebaya</a> justru mampu memanfaatkan kesempatan dengan lebih efektif. Menit ke-13, Rachmat Irianto mengirimkan umpan terobosan yang membelah pertahanan tuan rumah. Yann Mabella berhasil mengejar bola, melewati Awan Setho Raharjo yang keluar dari sarangnya, kemudian menceploskan bola ke gawang kosong.</p>
<p>Gol tersebut membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persebaya/" target="_blank">Persebaya</a> unggul 1-0 sekaligus memaksa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> meningkatkan tekanan. Ocampo kembali memperoleh peluang pada menit ke-20 setelah memanfaatkan bola liar hasil sundulan Arief Catur. Namun, sepakannya masih mampu diamankan Ernando Ari.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> terus mencari celah sebelum turun minum, tetapi hingga tambahan waktu tujuh menit berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan Bajul Ijo.</p>
<p>Memasuki babak kedua, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> tampil lebih agresif. Mauricio Vera mencoba peruntungan melalui tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-50, tetapi bola masih melebar dari sasaran.</p>
<p>Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Allano menjadi penyelamat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> setelah sundulannya ke arah tiang dekat gagal diantisipasi Ernando Ari. Skor berubah menjadi 1-1.</p>
<p>Setelah kedudukan kembali seimbang, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama berusaha mencari gol kemenangan, tetapi pertahanan masing-masing mampu mempertahankan konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi.</p>
<p>Hasil ini membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persebaya/" target="_blank">Persebaya</a> sama-sama mengawali kompetisi dengan satu poin. Bagi Persebaya, hasil tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi mereka menghadapi Bhayangkara. Dalam pertemuan terakhir sebelum laga ini, Bajul Ijo kalah 1-2 di Gelora Bung Tomo pada Februari 2026, setelah sebelumnya bermain 1-1 di markas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bhayangkara/" target="_blank">Bhayangkara</a> pada November 2025.</p>
<p>Sumber: detikcom, ILeague</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2176_Laga-Bhayangkara-vs-Persebaya-Berakhir-Sama-Kuat-1-1.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28603/laga-bhayangkara-vs-persebaya-berakhir-sama-kuat-11/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial, Kapolres Sidimpuan Silaturrahmi ke UIN Syahada</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial, Kapolres Sidimpuan Silaturrahmi ke UIN Syahada]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padang Sidimpuan, Prof Sumper Mulia Harahap menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Padang Sidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky di ruang kerja Rektor UIN ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padang Sidimpuan, Prof Sumper Mulia Harahap menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> yang baru, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky di ruang kerja Rektor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada, Sabtu (5/9/2026).</p>
<p>Kunjungan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat Kota Padang Sidimpuan.</p>
<p>Kapolres AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky didampingi jajaran, sementara itu, Rektor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada didampingi sejumlah unsur pimpinan kampus, mulai dari para Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kepala Bagian (Kabag), hingga pimpinan unit di lingkungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus perkenalan setelah dirinya menerima amanah sebagai Kapolres Padang Sidimpuan.</p>
<p>"Tujuan utama kedatangan kami ke kampus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada ini adalah untuk bersilaturahmi. Saya baru menerima amanah sebagai Kapolres Padangsidimpuan, kurang lebih tiga bulan terakhir, sejak Juli yang lalu,&quot; ujar AKBP Noval.</p>
<p>Menurutnya, selain sebagai ajang saling mengenal, kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk membangun komunikasi dan sinergi antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada ke depan.</p>
<p>Ia menilai, keberadaan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian menyikapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan narkoba, kenakalan remaja, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat atau patologi sosial.</p>
<p>&quot;Kami tentu ingin berkolaborasi ke depan. Banyak hal yang perlu kita kerjasamakan dan kita sinergikan antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan, terutama dalam menyikapi berbagai problem sosial, Narkoba, kenakalan remaja dan berbagai penyakit masyarakat,&quot; jelasnya.</p>
<p>Kapolres berharap dukungan, masukan, maupun kritik konstruktif dari kalangan akademisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan kondisi masyarakat Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> yang semakin aman, tertib, dan kondusif.</p>
<p>&quot;Kami dari pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> mohon didukung dan juga diberi saran serta kritikan demi masyarakat kita yang lebih baik ke depan di daerah Kota Padangsidimpuan ini,&quot; tambahnya.</p>
<p>Konsep tersebut dinilai memungkinkan untuk dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada mengambil peran melalui aspek pendidikan, penelitian, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat, sementara kepolisian berkontribusi dalam aspek keamanan, ketertiban, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat.</p>
<p>Pertemuan tersebut akhirnya menjadi ruang bertukar gagasan antara kepolisian dan civitas akademika <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UIN/" target="_blank">UIN</a> Syahada mengenai berbagai persoalan dan potensi yang ada di Kota Padang Sidimpuan.</p>
<p>Sinergi kedua institusi diharapkan tidak berhenti pada agenda silaturahmi, tetapi dapat diterjemahkan dalam program-program konkret yang hadir di tengah masyarakat.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kolaborasi/" target="_blank">Kolaborasi</a> berbasis edukasi, budaya, kesadaran hukum, serta pemberdayaan generasi muda menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun masyarakat Padangsidimpuan yang aman, berkarakter, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_9244_Dorong-Kolaborasi-Atasi-Persoalan-Sosial--Kapolres-Sidimpuan-Silaturrahmi-ke-UIN-Syahada.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28607/dorong-kolaborasi-atasi-persoalan-sosial-kapolres-sidimpuan-silaturrahmi-ke-uin-syahada/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bingung dan Kikuk di Konten Masak, Denada: Jujur, Masakan Aku Tidak Enak</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bingung dan Kikuk di Konten Masak, Denada: Jujur, Masakan Aku Tidak Enak]]></title>
            <description><![CDATA[Penyanyi Denada Tambunan terlibat dalam konten memasak. Namun, bukannya dapat pujian, dia malah dapat komentar negatif karena itu.Melansir berbagai sumber, Sabtu (5/9/2026), dalam konten itu, Denada tampak kebingungan dan kikuk s]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> Tambunan terlibat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konten/" target="_blank">konten</a> memasak. Namun, bukannya dapat pujian, dia malah dapat komentar negatif karena itu.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (5/9/2026), dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konten/" target="_blank">konten</a> itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> tampak kebingungan dan kikuk saat berada di dapur.</p>
<p>Namun bukannya marah atau tak terima, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> malah mengaku ekspresi bingungnya di depan kamera bukan akting demi kebutuhan konten.</p>
<p>"Memang pada aslinya aku memang tidak berbakat dalam hal memasak. Itu bukan passionku," ujar Denada.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> malah mengaku ketidaktertarikannya pada dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masak/" target="_blank">masak</a> sudah berlangsung sejak lama.</p>
<p>"Jujur, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masakan/" target="_blank">masakan</a> aku enggak enak! Masakanku enggak seenak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masakan/" target="_blank">masakan</a> beneran. Makanya aku sudah hopeless soal rasa," ungkapnya.</p>
<p>Bahkan, saat dirinya masih membina rumah tangga dengan mantan suaminya, Jerry Aurum.</p>
<p>"Dulu waktu masih nikah yang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masak/" target="_blank">masak</a> Mas Jerry. Aku lebih suka beli makanan jadi," ujarnya.</p>
<p>Meski begitu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> sempat terpaksa turun ke dapur saat menetap di Singapura demi sang anak, Aisha. Namun ia tak bisa luwes me<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masak/" target="_blank">masak</a> layaknya koki profesional.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Denada/" target="_blank">Denada</a> pun mengaku sering mendapatkan kritik pedas dari orang terdekat saat mencicipi hidangannya.</p>
<p>"Biasanya si kembar, Romi dan Roni. Mereka jujur banget. Pernah masakanku dibilang sangat keasinan atau juga kebanyakan lada sampai mereka bilang tenggorokan sakit pas makan," pungkas Denada.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6904_Bingung-dan-Kikuk-di-Konten-Masak--Denada--Jujur--Masakan-Aku-Tidak-Enak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28602/bingung-dan-kikuk-di-konten-masak-denada-jujur-masakan-aku-tidak-enak/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sofyan Tan Ingin Univ. Satya Terra Bhinneka Jadi Rumah Bersama untuk Mengubah Masa Depan Lebih Baik</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 16:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sofyan Tan Ingin Univ. Satya Terra Bhinneka Jadi Rumah Bersama untuk Mengubah Masa Depan Lebih Baik]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), dr Sofyan Tan, menegaskan komitmennya menjadikan Universitas Satya Terra Bhinneka (USTB) bukan sekadar tempat bekerja dan mengajar, melainkan rumah bersam]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Medan</b> : Ketua Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yayasan-Perguruan-Sultan-Iskandar-Muda/" target="_blank">Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda</a> (YPSIM), dr Sofyan Tan, menegaskan komitmennya menjadikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>bukan sekadar tempat bekerja dan mengajar, melainkan rumah bersama yang memberikan rasa aman, kenyamanan, kesejahteraan, dan masa depan bagi seluruh keluarga besar kampus.</p>

<p class="isSelectedEnd">Pesan tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> dalam Rapat Tahunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a> di Auditorium Bung Karno YPSIM, Medan, Sabtu, 5 September 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di hadapan dosen dan tenaga kependidikan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> meminta seluruh keluarga besar<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>membangun budaya disiplin, integritas, kepedulian, serta memahami kultur kampus yang sejak awal dibangun dengan semangat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keberagaman/" target="_blank">keberagaman</a> dan inklusivitas.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kalau Bapak/Ibu memberikan hatinya sepenuhnya kepada<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>, maka saya juga akan memberikan sepenuhnya kepada Bapak/Ibu dalam hal kesejahteraan. Jangan ragukan hal itu," tegas Sofyan Tan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Sofyan Tan,<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>sengaja memberikan ruang besar kepada anak-anak muda dan fresh graduate untuk ikut membangun universitas. Ia ingin para tenaga pendidik muda tumbuh bersama kampus, bukan sekadar datang mengajar kemudian pulang.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Saya ingin melukis di kertas yang masih bersih," ujar Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menilai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dosen-muda/" target="_blank">dosen muda</a> harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor dan profesor, sekaligus memperoleh kehidupan yang layak bersama keluarganya.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> juga menyampaikan komitmen yayasan terhadap masa depan dosen yang mengabdi dan bekerja dengan baik. Setelah lima tahun mengabdi, yayasan menyiapkan skema dana pensiun melalui DPLK.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kalau kita sudah berkeluarga, yang kita pikirkan adalah bagaimana rumah itu dapur ngebul-ngebul, anak-anak kita bisa sekolah dan lebih pintar daripada kita," katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi Sofyan Tan, keberhasilan lembaga pendidikan tidak semata-mata diukur dari kemegahan gedung atau jumlah mahasiswa. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa banyak kehidupan manusia yang mampu diubah melalui pendidikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, ia meminta para dosen tidak terjebak pada orientasi materi. Dosen, menurutnya, harus menjadi teladan, mampu menginspirasi mahasiswa, menguasai teknologi, gemar membaca dan menulis, serta menghasilkan lulusan yang unggul.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kalau kamu ingin sukses, lakukan sesuatu yang tidak dilakukan orang lain," ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Semangat tersebut, kata Sofyan Tan, tidak terlepas dari perjalanan hidupnya. Ia mengaku lahir dari keluarga miskin dan tumbuh di lingkungan yang pernah mengalami konflik sosial. Pengalaman itu kemudian membentuk keyakinannya bahwa pendidikan dapat menjadi jalan bagi seseorang untuk bertahan sekaligus mengubah kehidupannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Tujuan saya membangun sekolah ini adalah balas dendam. Karena saya miskin nggak bisa sekolah, saya bikin sekolah untuk orang miskin," ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dari pengalaman tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> berkembang selama puluhan tahun dan kemudian melahirkan<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>sebagai bagian dari cita-cita membangun pendidikan yang berakar pada keberagaman.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> telah menaungi tujuh lembaga pendidikan dan layanan, mulai dari TK hingga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/perguruan-tinggi/" target="_blank">perguruan tinggi</a> serta klinik. Ke depan, yayasan menargetkan hadirnya lembaga pendidikan khusus bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyandang-disabilitas/" target="_blank">penyandang disabilitas</a> sebagai unit kedelapan.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menegaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keberagaman/" target="_blank">keberagaman</a> yang diperjuangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> tidak hanya menyangkut suku, agama, ras dan gender, tetapi juga keberadaan penyandang disabilitas.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Mereka bukan sampah. Mereka adalah berlian kalau kita bikin sesuatu yang baik," katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu,<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>juga diarahkan menjadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kampus-inklusif/" target="_blank">kampus inklusif</a> yang mampu melahirkan guru-guru yang memahami dan menerima keberagaman, termasuk melalui program studi pendidikan yang dimiliki universitas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia berharap dosen dan tenaga kependidikan tidak berjalan sendiri-sendiri. Seluruh keluarga besar<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>harus berada dalam satu perahu, saling menopang dan memperkuat satu sama lain.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kalau kita semuanya care, peduli, saling membantu, maka selesai. Solid di dalam," katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> juga menegaskan pertumbuhan<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>yang masih berusia muda harus dibangun di atas fondasi pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> selama puluhan tahun. Gedung, lingkungan kampus, riset, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kesejahteraan-dosen/" target="_blank">kesejahteraan dosen</a> hingga beasiswa, menurutnya, harus menjadi bagian dari satu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Setiap yang kita buat harus berbuah dan berhasil," ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> ingin<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>menjadi kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga mampu mengubah nasib manusia. Dosen diharapkan memiliki masa depan, mahasiswa memperoleh kesempatan berkembang, sementara mereka yang selama ini dianggap kurang mampu atau berbeda tetap mendapat ruang untuk menunjukkan potensi dan kelebihannya.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Felix Iskandar Harjatanaya, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Finche Kosmanto, Rektor<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a>Bobby Christian Halim, serta wakil rektor, pimpinan fakultas, dosen dan tenaga kependidikan.</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7125_Sofyan-Tan-Ingin-USTB-Jadi-Rumah-Bersama-untuk-Mengubah-Masa-Depan-Lebih-Baik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28600/sofyan-tan-ingin-univ-satya-terra-bhinneka-jadi-rumah-bersama-untuk-mengubah-masa-depan-lebih-baik/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Real Madrid Tumbang 0-1 dari Real Betis, Mourinho: Kami Sangat Dominan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Real Madrid Tumbang 0-1 dari Real Betis, Mourinho: Kami Sangat Dominan]]></title>
            <description><![CDATA[Real Madrid kalah 01 dari Betis, mengakhiri tren kemenangan setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Real-Madrid/" target="_blank">Real Madrid</a> harus menelan kekalahan pertamanya pada awal musim LaLiga 2026/2027. Bertandang ke markas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Real-Betis/" target="_blank">Real Betis</a> di Estadio La Cartuja, Sevilla, Jumat (4/9/2026) atau Sabtu dini hari WIB, Los Blancos takluk tipis 0-1 setelah gol Troy Parrott pada menit ke-81 menjadi pembeda.</p>
<p>Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan catatan sempurna <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Real-Madrid/" target="_blank">Real Madrid</a> bersama Jos&eacute; Mourinho. Sebelumnya, Madrid mampu menyapu bersih tiga pertandingan awal LaLiga dengan kemenangan setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> kembali menangani klub tersebut.</p>
<p>Madrid sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Pasukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> menciptakan sejumlah peluang, tetapi ketajaman di depan gawang menjadi persoalan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Real-Betis/" target="_blank">Real Betis</a> mampu bertahan dengan disiplin dan memiliki &Aacute;lvaro Valles yang tampil gemilang di bawah mistar.</p>
<p>Petaka bagi Madrid datang sembilan menit sebelum waktu normal berakhir. Valles terlebih dahulu menggagalkan sundulan pemain Betis, tetapi bola muntah jatuh tepat ke arah Troy Parrott. Penyerang asal Irlandia itu langsung menyambar bola untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.</p>
<p>Madrid sebenarnya memperoleh kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada masa injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah Natan melakukan pelanggaran terhadap Vinicius Junior. Kylian Mbapp&eacute; maju sebagai eksekutor, tetapi tembakannya berhasil dibaca dan ditepis Valles.</p>
<p>Tidak hanya itu, gol Carlos Esp&iacute; juga dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside. Situasi tersebut membuat Madrid pulang tanpa poin meski <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> menilai timnya tampil lebih baik.</p>
<p>"Tim telah memainkan pertandingan yang hebat. Kadang-kadang kita kalah dan tidak tahu mengapa. Kadang-kadang kita kalah dan tidak tahu bagaimana menjelaskannya," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> seusai pertandingan.</p>
<p>Pelatih asal Portugal tersebut juga menilai Madrid menciptakan banyak peluang dan menguasai pertandingan.</p>
<p>"Kami sangat dominan, para bek tampil luar biasa, mengontrol semuanya. Kami memiliki banyak permainan ofensif dan sangat banyak peluang mencetak gol," katanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> kemudian memberikan apresiasi khusus kepada Esp&iacute; yang tampil sebagai pemain pengganti dan sempat mencetak gol sebelum dianulir. Ia menyebut pemain muda tersebut memiliki potensi besar dan menunjukkan sikap yang tepat.</p>
<p>"Dia pemain dengan potensi besar dan akan selalu berkembang. Dia rendah hati, pekerja keras dan ingin belajar. Saya sangat senang dengan anak ini," kata Mourinho.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mourinho/" target="_blank">Mourinho</a> juga memberikan ucapan selamat kepada Betis, meski menyindir pendekatan mereka. "Selamat kepada Betis, mereka bermain untuk hasil imbang dan akhirnya mendapatkan jackpot," ucapnya.</p>
<p>Hasil ini membuat Madrid kehilangan momentum sempurna mereka. Los Blancos tetap mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan, tetapi kini harus segera bangkit sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Rayo Vallecano pada 12 September.</p>
<p>Sumber : Reuters, Dailymotion, Managing Madrid.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_9292_Real-Madrid-Tumbang-0-1-dari-Real-Betis--Mourinho--Kami-Sangat-Dominan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28598/real-madrid-tumbang-01-dari-real-betis-mourinho-kami-sangat-dominan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisi Informasi Provsu Visitasi Bapenda Kota Medan, Soroti Penguatan Keterbukaan Informasi Publik</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisi Informasi Provsu Visitasi Bapenda Kota Medan, Soroti Penguatan Keterbukaan Informasi Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Komitmen Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik mendapat perhatian Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara (KI Provsu).Hal itu terlihat dalam kegiatan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Medan</b> : Komitmen Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dalam memperkuat transparansi dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/akuntabilitas/" target="_blank">akuntabilitas</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayanan-publik/" target="_blank">pelayanan publik</a> mendapat perhatian Komisi Informasi Provinsi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (KI Provsu).</p>
<p><p class="isSelectedEnd">Hal itu terlihat dalam kegiatan kunjungan kerja dan visitasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KI-Provsu/" target="_blank">KI Provsu</a> ke Ruang Rapat II Kantor Bapenda Kota Medan, Jumat, 4 September 2026. Visitasi tersebut merupakan bagian dari evaluasi keterbukaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/informasi-publik/" target="_blank">informasi publik</a> pada badan publik pemerintah daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rombongan visitasi dipimpin Ketua KI Provsu, Dr. Abdul Harris Nasution, S.H., M.Kn., bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane, beserta jajaran. Kedatangan mereka disambut Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, didampingi Sekretaris Bapenda, Ali Fitri Harahap, serta para kepala bidang di lingkungan Bapenda Kota Medan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Visitasi ini menjadi tindak lanjut evaluasi sebelumnya yang dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KI-Provsu/" target="_blank">KI Provsu</a> melalui presentasi badan publik secara daring menggunakan Zoom Meeting.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan surat pemberitahuan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KI-Provsu/" target="_blank">KI Provsu</a> Nomor 876/KIP-SU/VIII/2026, evaluasi tersebut berkaitan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam visitasi lapangan, tim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KI-Provsu/" target="_blank">KI Provsu</a> meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana serta berbagai instrumen pendukung keterbukaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/informasi-publik/" target="_blank">informasi publik</a> yang dimiliki Bapenda Kota Medan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, kemudian memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk memperluas akses informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Agha mengatakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar informasi perpajakan dapat diakses masyarakat secara cepat, mudah, dan transparan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Salah satu kanal yang dimanfaatkan adalah website resmi PPID <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> sebagai sarana penyediaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/informasi-publik/" target="_blank">informasi publik</a> sekaligus layanan permohonan informasi sesuai ketentuan keterbukaan informasi publik.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> juga mengoperasikan website resminya yang memuat berbagai informasi, mulai dari berita terkini, regulasi perpajakan daerah, pengumuman, hingga informasi layanan digital bagi wajib pajak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, media sosial resmi Bapenda Kota Medan, seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube, dioptimalkan sebagai sarana penyebarluasan informasi serta edukasi perpajakan dengan jangkauan yang lebih luas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Untuk memastikan pelayanan tetap inklusif, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> tidak hanya mengandalkan kanal digital. Pelayanan tatap muka juga tetap disediakan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan secara langsung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat ini terdapat 23 loket pelayanan langsung yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyampaian informasi, konsultasi perpajakan, pengaduan, pendaftaran objek pajak baru hingga pelaporan pajak daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ke depan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> juga akan memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui layanan Hallo Bapenda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> pada nomor hotline 150464. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan berkaitan dengan pajak daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam pemaparannya, Agha turut memperkenalkan inovasi terbaru dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/digitalisasi-pajak/" target="_blank">digitalisasi pajak</a> daerah, yakni QRESTO. Inovasi tersebut menjadi bagian dari transformasi digital layanan perpajakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> untuk memperkuat transparansi, kemudahan layanan dan efektivitas pengelolaan penerimaan pajak daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Paparan mengenai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> mendapat sambutan positif dari Ketua KI Provsu, Dr. Abdul Harris Nasution. Ia menyambut baik inovasi tersebut karena dinilai sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik, terutama dalam menghadirkan layanan yang transparan dan akuntabel.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dr. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Abdul-Harris-Nasution/" target="_blank">Abdul Harris Nasution</a> berharap pengembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> dapat terus dilakukan sehingga memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan perpajakan sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pada kesempatan tersebut, Kepala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> M. Agha Novrian juga menyampaikan apresiasi kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KI-Provsu/" target="_blank">KI Provsu</a> dan jajaran Dinas Kominfo Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> atas pelaksanaan visitasi.</p>
<p>"Kami berharap kegiatan visitasi ini dapat berjalan dengan baik dan membawa banyak manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola keterbukaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/informasi-publik/" target="_blank">informasi publik</a> di lingkungan Pemerintah Kota Medan, khususnya di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Kota Medan," ujar Agha.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8691_Komisi-Informasi-Provsu-Visitasi-Bapenda-Kota-Medan--Soroti-Penguatan-Keterbukaan-Informasi-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28599/komisi-informasi-provsu-visitasi-bapenda-kota-medan-soroti-penguatan-keterbukaan-informasi-publik/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forwakum Raih Juara Trofeo Cup Kejari Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forwakum Raih Juara Trofeo Cup Kejari Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) berhasil meraih juara pertama pada turnamen Trofeo Cup yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di Lapangan Mini Soccer GAMA, Jumat (5/9/2026).Turnamen mini soccer tersebu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> Sumut) berhasil meraih juara pertama pada turnamen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Trofeo-Cup/" target="_blank">Trofeo Cup</a> yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> di Lapangan Mini Soccer GAMA, Jumat (5/9/2026).</p>
<p>Turnamen mini soccer tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Sebanyak enam tim ambil bagian dalam turnamen tersebut, yakni <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a> Medan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a> Belawan, Pemko Medan, Bagian Hukum Setda Kota Medan, dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Muay-Thai/" target="_blank">Muay Thai</a> Sumut.</p>
<p>&lrm;<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> tampil konsisten sepanjang pertandingan. Pada laga awal, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> berhasil mengalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dengan skor 2-1.</p>
<p>Kemenangan kembali diraih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> pada pertandingan kedua setelah menaklukkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Muay-Thai/" target="_blank">Muay Thai</a> Sumut dengan skor 2-1. </p>
<p>&lrm;Pada pertandingan berikutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> harus berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Pemko Medan.</p>
<p>&lrm;<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> kemudian kembali meraih kemenangan setelah mengalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan/" target="_blank">Belawan</a> dengan skor 3-1. Hasil tersebut mengantarkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> sebagai juara pertama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Trofeo-Cup/" target="_blank">Trofeo Cup</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a> Medan.</p>
<p>&lrm;Selain meraih gelar juara, salah seorang pemain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> juga berhasil menyabet gelar top skor dalam turnamen tersebut.</p>
<p>Sementara itu, penghargaan pemain terbaik diraih Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Ridwan Sujana Angsar, SH, MH.</p>
<p>&lrm;Ridwan mengatakan turnamen mini soccer tersebut tidak hanya digelar untuk memeriahkan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan silaturahmi.</p>
<p>&lrm;"Selain memeriahkan Hari Lahir Kejaksaan, turnamen ini juga merupakan ajang silaturahmi antara jajaran kejaksaan, Pemerintah Kota Medan, dan insan pers, khususnya teman-teman dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> Sumut," ujar Ridwan didampingi Kasi Intelijen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Valentino Manurung dan Kasi Pidum Zulkarnain Harahap.</p>
<p>&lrm;Menurutnya, kegiatan olahraga seperti turnamen mini soccer dapat menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan sinergitas antar lembaga serta menjalin silaturahmi.</p>
<p>&lrm;"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap hubungan dan komunikasi yang selama ini sudah terjalin dapat semakin baik. Semangat sportivitas dan kebersamaan juga harus terus kita jaga," katanya.</p>
<p>Ridwan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak peserta.</p>
<p>Menurutnya, keberlangsungan turnamen tersebut membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kota Medan.</p>
<p>&lrm;"Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan dan menjadi agenda yang terus berlanjut. Tentunya kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Medan, khususnya Pak Sekda, agar kegiatan silaturahmi melalui olahraga seperti ini dapat terus kita lakukan," harapnya.</p>
<p>&lrm;Sementara itu, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> Sumut Aris Rinaldi Nasution, SH, mengapresiasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> yang telah menggelar turnamen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Trofeo-Cup/" target="_blank">Trofeo Cup</a> tersebut.</p>
<p>&lrm;Menurut Aris, kegiatan tersebut menjadi momentum positif untuk mempererat silaturahmi antara insan pers dengan jajaran kejaksaan dan Pemerintah Kota Medan.</p>
<p>&lrm;"Kami mengucapkan terima kasih kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> yang telah menginisiasi dan menggelar kegiatan ini. Bagi kami, ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana olahraga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan," ujar Aris didampingi Sekretaris Ansah Tarigan san Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> Sergai-Tebing Tinggi Darmawan.</p>
<p>&lrm;Ia mengatakan keberhasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum/" target="_blank">Forwakum</a> meraih juara pertama merupakan hasil dari kekompakan seluruh pemain yang bertanding.</p>
<p>&lrm;"Alhamdulillah, teman-teman bisa bermain dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar Forwakum," katanya.</p>
<p>Turnamen tersebut turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Erfin Fahrurrazi beserta sejumlah pejabat Kejaksaan Negeri Medan, Kasi Intelijen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari/" target="_blank">Kejari</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan/" target="_blank">Belawan</a> Daniel Setiawan Barus, SH, MH, dan unsur Pemerintah Kota Medan, serta Tokoh Pemuda Sumut Dr. Ikbal Hanafi Hasibuan, SH, MH. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_253_Forwakum-Raih-Juara-Trofeo-Cup-Kejari-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28597/forwakum-raih-juara-trofeo-cup-kejari-medan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Personel Gabungan Amankan Rumah Pengungsi di Desa Kuta Tengah</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Personel Gabungan Amankan Rumah Pengungsi di Desa Kuta Tengah]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Mencegah risiko pencurian dan gangguan keamanan seperti pencurian di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga mengungsi, tim tanggap darurat Gunung Api Sinabung di kabupaten Karo Sumatra Utara masih terus memperketat pengawasan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Mencegah risiko pencurian dan gangguan keamanan seperti pencurian di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga mengungsi, tim tanggap darurat Gunung Api Sinabung di kabupaten Karo Sumatra Utara masih terus memperketat pengawasan di rumah-rumah warga pengungsi. Pengamanan ini dilakukan agar warga bisa beristirahat tenang di tempat lokasi pengungsian.</p>
<p>Langkah tegas ini dilakukan petugas TNI di wilayah Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, yang warganya harus mengungsi demi keselamatan, menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Api Sinabung.</p>
<p>Di desa ini, petugas membuat posko pengawasan di Jambur desa sebagai pusat kendali patroli.</p>
<p>Secara teratur, tim berkeliling memeriksa kondisi pintu, dan jendela rumah warga satu per satu, memastikan setiap rumah terkunci rapat dan bebas dari upaya pencurian.</p>
<p>Pengamanan ini di lakukan agar warga merasa aman dan tenang serta tidak cemas memikirkan harta benda mereka saat berada di pengungsian, sehingga tidak nekat kembali ke zona bahaya untuk memantau barang-barang milik mereka.</p>
<p>Pangdam I Bukit Barisan, Mayjend TNI Hendy Antariksa, menjelaskan sebanyak 1.297 personil disiagakan dalam penanganan bencana erupsi Gunung Api Sinabung, dimana setiap personil memiliki peran masing-masing, baik dari segi pengamanan, pengawasan, serta lainnya agar warga merasakan keamanan dan nyaman.</p>
<p>Saat ini sebanyak 650 jiwa dari 207 Kepala keluarga warga desa Kuta Tengah masih mengungsi di lokasi Jambur desa Sukatepu Kecamatan Namateran.</p>
<p>Warga diimbau agar tetap waspada, selalu menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan abu vulkanik.</p>
<p>Dan menjauhi zona.merah gunung Api Sinabung dengan radius 3 Kilometer dari puncak gunung dan radius 6 Kilometer untuk sektoral tenggara dan timur.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_199_Personel-Gabungan-Amankan-Rumah-Pengungsi-di-Desa-Kuta-Tengah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28595/personel-gabungan-amankan-rumah-pengungsi-di-desa-kuta-tengah/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Riau Gerebek Kampung Narkoba, Sebanyak 15 Orang Ditangkap</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Riau Gerebek Kampung Narkoba, Sebanyak 15 Orang Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Polda Riau menggelar operasi di kawasan yang dikenal sebagai kampung narkoba di Kota Pekanbaru. Polisi menangkap 15 orang, diduga berperan sebagai pengedar dan pengguna obat terlarang.Operasi anti narkoba dilaksanakan di tiga t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Polda Riau menggelar operasi di kawasan yang dikenal sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kampung-narkoba/" target="_blank">kampung narkoba</a> di Kota Pekanbaru. Polisi menangkap 15 orang, diduga berperan sebagai pengedar dan pengguna obat terlarang.</p>
<p>Operasi anti narkoba dilaksanakan di tiga titik, yakni Jalan Pangeran Hidayat, Kampung Dalam dan Kampung Terendam. Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap satu persatu pengedar narkoba di kawasan rawan peredaran obat terlarang ini.</p>
<p>Sebanyak 281 personil gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari anggota Polda Riau, BNN Riau, Satpol PP dan Polresta Pekanbaru. Petugas menangkap 15 orang yang berperan sebagai pengedar dan pengguna sabu.</p>
<p>Polisi menyita barang bukti puluhan paket sabu, bong, lima kardus berisi pipa kaca, plastik klip dan empat senjata tajam.</p>
<p>Para terduga pengedar narkoba dibawa ke Markas Polda Riau. Dari hasil tes urine, 10 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.</p>
<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Jumat (4/9/206) mengatakan operasi ini dilaksanakan untuk menghentikan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru. Polda Riau terus mengembangkan operasi untuk menemukan bandar yang memasok sabu ke kampung narkoba.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1883_Polda-Riau-Gerebek-Kampung-Narkoba--Sebanyak-15-Orang-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28596/polda-riau-gerebek-kampung-narkoba-sebanyak-15-orang-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengungsi Diminta Waspadai ISPA, Dampak Erupsi Gunung Sinabung</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengungsi Diminta Waspadai ISPA, Dampak Erupsi Gunung Sinabung]]></title>
            <description><![CDATA[Ratusan warga Desa Kuta Tengah masih bertahan di pengungsian Jambur Suka Tepu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.Di tengah kondisi pengungsian yang dinilai cukup baik, pemerintah mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit infeks]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Ratusan warga Desa Kuta Tengah masih bertahan di pengungsian Jambur Suka Tepu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.</p>
<p dir="ltr">Di tengah kondisi pengungsian yang dinilai cukup baik, pemerintah mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA akibat paparan abu vulkanik.</p>
<p dir="ltr">Kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan pengungsi terus dipastikan terpenuhi, sementara kondisi kesehatan warga dipantau secara berkala.</p>
<p dir="ltr">Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB turut memberikan dukungan berupa 200 paket sembako, matras, selimut, dan masker.</p>
<p dir="ltr">ISPA menjadi salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai di tengah paparan abu vulkanik Gunung Sinabung.</p>
<p dir="ltr">Anak-anak, lansia dan kelompok rentan menjadi perhatian karena lebih berisiko mengalami gangguan pernapasan.</p>
<p dir="ltr">Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB, Kheriawan, menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas.</p>
<p dir="ltr">"Kami melihat langsung bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kami memantau langsung kondisi sekarang kondisi kesehatan di pengungsian cukup baik tapi ada beberapa penyakit seperti ISPA yang memang harus lebih diperhatikan," ujarnya, Sabtu (5/9/2026).</p>
<p dir="ltr">Pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk menggunakan masker di setiap hari beraktivitas terutama di zona-zona rawan bencana dan kondisinya saat ini sangat baik dalam kondisi terlayani dalam kebutuhan kesehatan.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah memastikan bantuan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan terus diberikan kepada para pengungsi.<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2778_Pengungsi-Diminta-Waspadai-ISPA--Dampak-Erupsi-Gunung-Sinabung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28594/pengungsi-diminta-waspadai-ispa-dampak-erupsi-gunung-sinabung/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sinabung Tetap Status Siaga dan Keluarkan Abu 200&ndash;300 Meter</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sinabung Tetap Status Siaga dan Keluarkan Abu 200–300 Meter]]></title>
            <description><![CDATA[Aktivitas GunungApi Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih tetap tinggi dan terusmengeluarkan abu putih kelabu setinggi 200&ampndash300 meter.Meski hari initidak tercatat gempa, status Gunung Api Sinabung masih pada ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Aktivitas GunungApi Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih tetap tinggi dan terusmengeluarkan abu putih kelabu setinggi 200&ndash;300 meter.</p>
<p class="MsoNormal">Meski hari initidak tercatat gempa, status Gunung Api Sinabung masih pada Level III Siagadengan larangan memasuki Zona Merah serta kewaspadaan terhadap potensi lahardingin akibat curah hujan tinggi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Aktifitas GunungApi Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara masih tinggi data dari PosPengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Gunung Api Sinabung,Jumat (4/9/2026) pukul 6 sampai pukul 12 Waktu Indonesia Bahagian Barat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas PVMBGGunung Api Sinabung, Panca, mengatakan Gunung Api Sinabung masih terusmengeluarkan abu dengan intensitas sedang hingga tebal berwarna putih dankelabu dengan ketinggian 200 sampai 300 meter di atas puncak kawah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Cuaca jugaterpantau cerah hingga berawan, angin sedang ke arah selatan dan barat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Aktifitaskegempaan juga terdeteksi tenang, tidak terjadinya gempa luar dan gempa dalamserta Tremor.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Meski demikiansaat ini status Gunung Api Sinabung masih berada pada level III siaga denganradius zona merah berada di 3 Kilometer dari puncak gunung dan radius 6Kilometer untuk sektoral tenggara dan timur.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Badan PusatVulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Gunung Api Sinabung merekomendasikanagar masyarakat dan wisatawan tidak beraktifitas di dalam radius 3 kilometerserta sektor-sektor yang telah ditetapkan berbahaya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Apalagi curahhujan dalam 2 hari terakhir masih tinggi, Warga yang bermukim disekitar aliransungai di imbau waspada dengan aliran lahar dingin.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1480_Sinabung-Tetap-Status-Siaga-dan-Keluarkan-Abu-200-ndash-300-Meter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28592/sinabung-tetap-status-siaga-dan-keluarkan-abu-200ndash300-meter/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hujan Tinggi, PVMBG Ingatkan Waspada Bahaya Lahar Dingin Sinabung</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hujan Tinggi, PVMBG Ingatkan Waspada Bahaya Lahar Dingin Sinabung]]></title>
            <description><![CDATA[Curah hujan tinggi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berpotensi memicu lahardingin dari Gunung Api Sinabung.Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana GeologiGunung Api Sinabung mengeluarkan peringatan bagi warga yan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Curah hujan tinggi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berpotensi memicu lahardingin dari Gunung Api Sinabung.</p>
<p class="MsoNormal">Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana GeologiGunung Api Sinabung mengeluarkan peringatan bagi warga yang tinggal disepanjang aliran sungai untuk tetap waspada terhadap bahaya banjir lahar dinginyang bisa terjadi kapan saja. Khususnya saat hujan turun.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Peringatan ini dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan MitigasiBencana Geologi Gunung Api Sinabung, mengingat hujan deras yang mengguyurwilayah Kabupaten Karo dalam 2 hari terakhir.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas PVMBG Gunung Api Sinabung, Armen Putra, Jumat(4/9/2026), mengatakan curah hujan yang turun di kawasan sekitar puncak GunungSinabung dinilai berisiko menyapu material vulkanik sisa erupsi, lalu mengalirderas menjadi aliran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/lahar-dingin/" target="_blank">lahar dingin</a> yang dapat mengancam apa saja yang ada dijalur sungai yang dilalui.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Karena itu, lanjutnya, masyarakat yang bermukim di sepanjangaliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta untuk tetap siagamenghadapi potensi bahaya banjir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/lahar-dingin/" target="_blank">lahar dingin</a> ini.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, dia juga mengingatkan aktivitas Gunung ApiSinabung masih tinggi, warga maupun wisatawan diharapkan selalu menggunakanmasker jika beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari paparan abuvulkanik.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan pantauan terbaru, aktivitas Sinabung masihterlihat signifikan dengan embusan asap tebal berwarna kelabu hinggakecokelatan yang membumbung setinggi 300 hingga 500 meter di atas kawah.<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3630_Hujan-Tinggi--PVMBG-Ingatkan-Waspada-Bahaya-Lahar-Dingin-Sinabung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28591/hujan-tinggi-pvmbg-ingatkan-waspada-bahaya-lahar-dingin-sinabung/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertanyakan Soal Rp19 M Diterima Broker Baron, PH Sebut Konstruksi Tuntutan JPU Smartboard Langkat Rancu</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertanyakan Soal Rp19 M Diterima Broker Baron, PH Sebut Konstruksi Tuntutan JPU Smartboard Langkat Rancu]]></title>
            <description><![CDATA[Tim penasihat hukum (PH) terdakwa mantan KepalaDinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat Saiful Abdi menilai konstruksihukum dalam surat tuntutan JPU Kejari Langkat &amp039ngaco&amp039. Menurut PH, sejumlahuraian penuntut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -&lrm;Tim penasihat hukum (PH) terdakwa mantan KepalaDinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat Saiful Abdi menilai konstruksihukum dalam surat tuntutan JPU Kejari Langkat &#039;ngaco&#039;. Menurut PH, sejumlahuraian penuntut umum tidak sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan.</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Hal itu ditegaskan Jonson David Sibaranididampingi Togar Lubis usai pembacaan surat tuntutan terhadap klien mereka dandua terdakwa lainnya, Jumat (4/9/2026), di ruang Cakra IX Pengadilan TipikorMedan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Isi dari surat tuntutan jaksa penuntut umumsangat aneh. Lari dari fakta persidangan. Contohnya, kapan pula Saiful Abdimengundang Baron? Ini tidak ada di dalam persidangan," tegas Jonson.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurutnya, hal serupa terlihat dalam uraianmengenai Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Padahal, berdasarkan peraturan danketerangan ahli yang terungkap di persidangan, HPS disebut tidak dikenal dalammekanisme e-purchasing.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;PH juga mempertanyakan dasar JPU menyimpulkanSaiful Abdi menerima Rp2,5 miliar dari Bahrun Walidin alias Baron. Jonsonmenegaskan, tidak ada bukti percakapan maupun keterangan lain yang menunjukkankliennya pernah meminta uang kepada Baron.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kok bisa-bisanya penuntut umum menyimpulkan Saiful Abdimenerima Rp2,5 miliar dari Bahrun Walidin alias Baron? Kapan klien kami mintauang ke Baron? Tidak ada chat atau transkrip percakapan telepon soal itu,"katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia juga menyinggung keterangan terdakwa BudiPranoto yang disebut membantah keterangan Baron ketika dikonfrontasi majelishakim.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Bagaimana mungkin Budi Pranoto memberikan uangsebesar itu kepada Saiful Abdi? Sedangkan kenalnya aja setelah sama-sama dirutan. Artinya keterangan Baron adalah keterangan yang berdiri sendiri tanpaada saksi dan tanpa ada alat bukti lain yang mendukungnya," tegas Jonson.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal"><b>Pertanyakan Persekongkolan<o:p></o:p></b></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;&lrm;Jonson turut membantah tuduhan adanyapersekongkolan antara Saiful Abdi dan Supriadi dalam pengadaan smartboard.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurutnya, fakta persidangan justru menunjukkanSaiful Abdi dan Budi Pranoto baru saling mengenal setelah sama-sama berada dirumah tahanan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Mana ada di persidangan yang membuktikan bahwaSaiful Abdi dan Supriadi sama-sama mengklik e-katalog. Ngaco itu, berasumsi.Bahkan jaksa terkesan mengarang cerita," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal"><b>&lrm;DugaanAliran Dana Rp19 M ke Baron<o:p></o:p></b></p>
<p class="MsoNormal"><b>&lrm;&lrm;</b>Sorotanutama PH kemudian diarahkan pada uraian JPU mengenai aliran dana Rp19 miliaryang disebut diterima Bahrun Walidin alias Baron. Jonson mempertanyakanalasan kerugian negara justru dibebankan kepada ketiga terdakwa, sementaraBaron disebut menerima uang tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Hebatnya lagi, berulang kali penuntut umummenerangkan bahwa Baron lah yang menerima uang Rp19 miliar. Sumbernya sama.Tetapi kenapa kerugian negara dibebankan kepada ketiga terdakwa ini?" ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurut Jonson, kondisi tersebut menimbulkanpertanyaan mengenai pihak yang sesungguhnya menerima dan menguasai uang hasilpengadaan smartboard.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Patut diduga, jaksa menutupi dan melindungipelaku penilep uang negara yang sesungguhnya. Ini zalim namanya. Awas karmadari Tuhan," tegasnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia juga menilai tuntutan uang pengganti terhadapBudi Pranoto sebesar Rp26,5 miliar semakin memperkuat kesan bahwa Baron tidakdibebani tanggung jawab yang sebanding.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Yang paling sadis kepada terdakwa Budi Pranoto.Dibebankan uang pengganti sebesar Rp26,5 miliar. Artinya jaksa sekali lagiterkesan melindungi Baron. Padahal Baron lah &#039;otak&#039; dari semuanya permainan iniberdasarkan fakta-fakta persidangan," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Di bagian lain Saiful Abdi mempertanyakan surattuntutan JPU menyebut seolah dirinya menerima Rp1 miliar dari Baron kemudiandibagi dua sama terdakwa Supriadi masing-masing Rp500 juta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Padahal itu tidak ada dalam kesaksian maupundalam fakta persidangan," tegasnya didampingi tim PH.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal"><b>&lrm;TuntutanJPU 13 dan 11 Tahun</b><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;&lrm;Dalam perkara tersebut, JPU menuntut terdakwarekanan Budi Pranoto Seputra dengan pidana penjara 13 tahun dan denda Rp500juta subsidair satu bulan kurungan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;&lrm;Selain itu, Budi dituntut membayar uangpengganti (UP) kerugian keuangan negara sebesar Rp26,5 miliar. Apabila tidakdibayar satu bulan setelah perkara berkekuatan hukum tetap, harta bendanyadapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam halharta benda terpidana tidak mencukupi, dipidana tujuh tahun penjara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Saiful Abdi selaku Pengguna Anggaran (PA) danSupriadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan smartboardmasing-masing dituntut 11 tahun penjara serta denda dan subsidair sama.sepertiBudi Pranoto.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Bedanya, Saiful Abdi dikenakan UP sebesar Rp2,5miliar, sedangkan Supriadi Rp500 juta, dengan ketentuan serupa mengenaipenyitaan dan pelelangan harta benda. Dalam hal uang pengganti tidak dibayardan harta benda tidak mencukupi, juga dipidana tujuh tahun penjara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurut JPU dimotori David Simamora, pengadaan312 unit smartboard pada Disdil Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2024 untukSekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga mengandung markupyang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp29,5 miliar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3256_Pertanyakan-Soal-Rp19-M-Diterima-Broker-Baron--PH-Sebut-Konstruksi-Tuntutan-JPU-Smartboard-Langkat-Rancu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28590/pertanyakan-soal-rp19-m-diterima-broker-baron-ph-sebut-konstruksi-tuntutan-jpu-smartboard-langkat-rancu/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengungsi Tetap Bertani di Tengah Erupsi Gunung Sinabung</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengungsi Tetap Bertani di Tengah Erupsi Gunung Sinabung]]></title>
            <description><![CDATA[Di tengah ancamanerupsi Gunung Sinabung, warga Desa Kuta Tengah masih harus bertahan dipengungsian. Namun bagi Seven Sembiring, berada di pengungsian bukan berartibisa sepenuhnya meninggalkan kehidupan sebagai petani. Dari pen]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Di tengah ancamanerupsi Gunung Sinabung, warga Desa Kuta Tengah masih harus bertahan dipengungsian. Namun bagi Seven Sembiring, berada di pengungsian bukan berartibisa sepenuhnya meninggalkan kehidupan sebagai petani. Dari pengungsian, Sevenmemilih kembali ke ladangnya.</p>
<p class="MsoNormal">Bukan karena iatak takut dengan erupsi Gunung Sinabung, tetapi karena tanaman yang menjadisumber penghidupannya, tak bisa ditinggalkan begitu saja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Takut sihiya tapi ada juga bawa kendaraan roda dua mana tahu nanti tiba-tiba gunungerupsi kami sudah stand by untuk membawa kendaraan," ujar Seven, Sabtu(5/9/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari Jambur SukaTepu, tempat warga Desa Kuta Tengah mengungsi, Seven bersiap meninggalkanpengungsian. Kendaraan roda dua menjadi pilihannya, sebab selain untuk menujuladang, kendaraan ini juga disiapkan untuk segera kembali, jika sewaktu-waktuaktivitas gunung meningkat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kami padaumumnya masyarakat kuta tengah kami semua adalah petani kalau tidak kami rawattanaman kami kami tidak dapat hasil nanti kalaupun nanti datang erupsi gunungsinabung takut juga kami tanaman kami ini rusak, karena petani desa kuta tengahitu bermodal juga menanam lahan ini," kata Seven lagi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Seven kembalimemasuki kawasan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupannya.Setibanya di lahan, Seven langsung memeriksa tanaman. Abu vulkanik yangmenempel di sejumlah bagian tanaman tak menghalanginya untuk tetap bekerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Daun-daundiperiksa, tanaman dirawat dan kondisi lahan dipantau, bagi Seven inilah yangbisa dilakukannya saat ini. Rasa takut terhadap erupsi harus berbagi tempatdengan kekhawatiran akan kehilangan hasil pertanian.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sebab bagipetani, tanaman yang tidak dirawat bisa rusak dan pada akhirnya menghilangkansumber pendapatan keluarga. Di tengah kondisi ini, Seven memilih tetap merawatlahannya, sambil terus memperhatikan kondisi Gunung Sinabung.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Meski abuvulkanik telah menyentuh lahan pertaniannya, Seven masih menyimpan harapan. Diamenyebut sejauh ini tanaman miliknya masih terlihat segar dan dalam kondisibaik.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dan di baliksemua itu ada harapan Seven dan warga Kuta Tengah, agar pemerintah tetapmemperhatikan kehidupan mereka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Mudah-mudahanharapan kami masyarakat desa kuta tengah khususnya petani minta sama PemdaTanah Karo kami harus diperhatikan itu cuma harapan kami masyarakat desa kutatengah biar pemerintah Kabupaten Karo memperhatikan kami yang berdomisili dibawah kaki gunung sinabung," papar Seven.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Bagi Sevenkembali ke ladang bukan sekadar soal bekerja, ini tentang mempertahankan sumberkehidupan di tengah ancaman yang setiap saat bisa datang.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2131_Pengungsi-Tetap-Bertani-di-Tengah-Erupsi-Gunung-Sinabung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28589/pengungsi-tetap-bertani-di-tengah-erupsi-gunung-sinabung/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wapres Kunjungi Tapanuli Selatan, Kapolres Kawal Pengamanan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wapres Kunjungi Tapanuli Selatan, Kapolres Kawal Pengamanan]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapanuli Selatan sukses mengawal seluruh rangkaiankunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka diKabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).Kunjungan Wapres untuk meninja]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kapolres Tapanuli Selatan sukses mengawal seluruh rangkaian<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kunjungan-kerja/" target="_blank">kunjungan kerja</a> Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka diKabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Kunjungan Wapres untuk meninjau kondisi masyarakatpascabencana tersebut berlangsung aman dan lancar hingga rombongan kembalimeninggalkan Tapanuli Selatan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Keberhasilan itu turut ditopang oleh keterlibatan langsungKapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso yang sejak persiapan hingga kegiatanberlangsung turun langsung ke lapangan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Agar semua terkendali, saya harus melihat langsungkondisi di lapangan dan memastikan semuanya siap," ujar AKBP Anton.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Mantan Kanit IV Subdit 1 di Dittipideksus Bareskrim Polriini juga mengatakan, kehadiran personel di lapangan bukan hanya untukmemastikan perjalanan rombongan berjalan lancar, tetapi juga agar masyarakattetap merasa nyaman.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Yang kami jaga bukan hanya kelancaran kunjungan BapakWakil Presiden, tetapi juga kenyamanan masyarakat karena aktivitas warga harustetap berjalan dengan baik," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Setelah meninjau pembangunan jembatan di Desa Garoga,seluruh rangkaian kunjungan Wapres di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatanselesai dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju wilayah TapanuliTengah melalui jalur darat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar dankondusif dan ini hasil kerja bersama seluruh anggota dan pihak yang terlibat.Saya apresiasi kerja keras semuanya," tutur Anton.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolres Tapsel berharap kehadiran Wapres di tengahmasyarakat terdampak bencana dapat memberikan semangat dalam proses pemulihan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Semoga kehadiran pemerintah memberikan semangatkembali kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri pascabencana akhir tahunlalu," ujarnya mengakhiri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Diketahui sebelum meninjau pembangunan jembatan di DesaGaroga,Wapres Gibran mengunjungi Huntap Hapesong di Desa Sigara-gara, huniansementara di Desa Napa, serta pembangunan jembatan di Desa Garoga, KecamatanBatangtoru.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8886_Wapres-Kunjungi-Tapanuli-Selatan--Kapolres-Kawal-Pengamanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28588/wapres-kunjungi-tapanuli-selatan-kapolres-kawal-pengamanan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>