<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 17:53:12 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua min]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua minggu sekali itu dinilai mulai meningkatkan aktivitas ekonomidan membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.</p>
<p><p data-start="426" data-end="590"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota-Medan/" target="_blank">Wali Kota Medan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas/" target="_blank">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> mengatakan peningkatan transaksi pada setiap pelaksanaan CFN menunjukkan potensi ekonomi kawasan tersebut terus berkembang.</p>
<p data-start="592" data-end="725">"Ini mengartikan juga potensi ekonominya meningkat," kata Rico Waas saat ditemui wartawan di rumah dinasnya, Jumat (21 Agustus 2026).</p>
<p data-start="727" data-end="978">Menurut Rico, CFN merupakan bagian dari strategi Pemko Medan membangun ekosistem wisata dan ekonomi di kawasan Kesawan. Kawasan tersebut masuk dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kawasan-Strategis-Pariwisata/" target="_blank">Kawasan Strategis Pariwisata</a> (KSP) 1 yang menjadi bagian dari perencanaan pengembangan Kota Tua Medan.</p>
<p data-start="980" data-end="1228">Pengembangan kawasan, kata Rico, tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemko Medan juga berupaya mengintegrasikan transportasi, signage, UMKM, pelaku bisnis hingga business matching agar terbentuk ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.</p>
<p data-start="1230" data-end="1545">"Ini untuk aktivasi agar nantinya masyarakat aware ataupun memahami ini adalah daerah wisata, daerah tempat berkumpulnya masyarakat," ujar Rico Waas didampingi Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, serta Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Hendra Ridho Gunawan Siregar.</p>
<p data-start="1547" data-end="1850">Berbeda dengan Car Free Day yang digelar setiap Minggu dan lebih banyak diisi aktivitas olahraga, CFN diarahkan untuk mengangkat kebudayaan dan kreativitas masyarakat. Panggung-panggung yang tersedia menjadi ruang bagi penampilan budaya lokal, musik anak muda, komunitas serta berbagai kegiatan kreatif.</p>
<p data-start="1852" data-end="2146">Rico menyebutkan, pengunjung CFN tidak hanya berasal dari Kota Medan. Masyarakat dari sejumlah daerah seperti Deli Serdang, Kisaran, Serdang Bedagai hingga Tebing Tinggi juga turut datang. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan mulai terbentuknya pusat aktivitas baru di kawasan pusat Kota Medan.</p>
<p data-start="2148" data-end="2391">Lapangan Merdeka juga menjadi bagian penting dalam pengembangan KSP 1. Selain menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berkumpul, kawasan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan kenegaraan, agenda Pemko Medan maupun kegiatan pihak swasta.</p>
<p data-start="2393" data-end="2684">Namun, Rico menegaskan pengembangan kawasan Kesawan harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian bangunan dan nilai sejarah. Ia mencontohkan Pos Bloc yang direvitalisasi dengan tetap mempertahankan karakter bangunan cagar budaya sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi dan UMKM.</p>
<p data-start="2686" data-end="2829">"Bangunan cagar budaya tetap harus dijaga, tetapi fungsi ekonominya juga bisa diaktifkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.</p>
<p data-start="2831" data-end="3066">Rico menambahkan, pembangunan bisnis baru di kawasan Kesawan tidak boleh mengubah bentuk maupun karakter bangunan cagar budaya. Pemko Medan akan mengarahkan pengembangan kawasan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta.</p>
<p data-start="3068" data-end="3302">Di sisi lain, Pemko Medan terus mendorong peningkatan kelas UMKM karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Produk lokal, menurut Rico, memiliki kualitas, keunikan dan cita rasa yang dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.</p>
<p data-start="3304" data-end="3540">Karena itu, pemerintah mendorong pelaku UMKM mendapatkan pelatihan, akses pembiayaan dari perbankan hingga perluasan pemasaran. Pemko Medan juga menyediakan ruang etalase dan inkubasi untuk membantu pelaku usaha mengembangkan produknya.</p>
<p data-start="3542" data-end="3787">Melalui kegiatan Gelar UMKM daerah atau Musda, berbagai produk dari klaster usaha lokal diperkenalkan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menyusun strategi pengembangan produk dan memperluas pasar.</p>
<p data-start="3789" data-end="3966">Rico mengatakan perluasan pasar juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Sejumlah produk UMKM unggulan Kota Medan bahkan telah mendapatkan ruang etalase di Uniqlo.</p>
<p data-start="3968" data-end="4111">Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, ikut mempromosikan destinasi wisata, kegiatan kota dan produk UMKM lokal melalui media sosial.</p>
<p data-start="4113" data-end="4366">"Semakin banyak yang mempromosikan, semakin banyak orang yang mengetahui potensi Kota Medan. Kita ingin produk lokal dan destinasi wisata Medan tidak hanya dikenal masyarakat kota ini, tetapi juga masyarakat di luar Medan dan Sumatera Utara," kata Rico.</p>
<p data-start="4368" data-end="4652">Dengan penguatan CFN, pengembangan KSP 1, pelestarian kawasan bersejarah serta perluasan pasar UMKM, Pemko Medan berharap Kesawan tidak hanya menjadi kawasan wisata, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan ruang publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4164_Car-Free-Night-Kesawan-Dorong-Ekonomi-UMKM--Rico-Waas-Perkuat-Ekosistem-Wisata-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28331/car-free-night-kesawan-dorong-ekonomi-umkm-rico-waas-perkuat-ekosistem-wisata-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok Pajak Bumi dan Bangunan (Pojok PBB) dalam rangkaian Medan DigiFest 2026 di Lapangan Merdeka Kota Medan, SabtuMinggu, 22&ampndash23 Agustus 2026.Kehad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak-Bumi-dan-Bangunan/" target="_blank">Pajak Bumi dan Bangunan</a> (Pojok PBB) dalam rangkaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> Kota Medan, Sabtu-Minggu, 22&ndash;23 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="308" data-end="489">Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> menjadi upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban membayar PBB.</p>
<p data-start="491" data-end="671">Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> untuk memperoleh informasi perpajakan sekaligus melakukan pembayaran secara langsung.</p>
<p data-start="673" data-end="954">"Melalui Pojok PBB, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam memperoleh informasi dan pelayanan perpajakan, tetapi juga dapat langsung melakukan pembayaran PBB. Kami ingin memastikan pelayanan pajak semakin mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat," ujar M. Agha Novrian.</p>
<p data-start="956" data-end="1221">Dalam layanan tersebut, pembayaran PBB dapat dilakukan secara tunai maupun digital menggunakan QRIS. Khusus pembayaran melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> selama kegiatan berlangsung, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan hadiah minyak goreng dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p data-start="1223" data-end="1469"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> juga memberikan program penghapusan denda PBB selama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> berlangsung. Kebijakan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang masih memiliki tunggakan untuk segera menyelesaikan kewajiban perpajakannya.</p>
<p data-start="1471" data-end="1782">"Kami mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan kesempatan ini. Selain mendapatkan kemudahan pelayanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan penghapusan denda PBB selama kegiatan berlangsung. Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik," jelas Agha.</p>
<p data-start="1784" data-end="2000">Menurut Agha, kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara juga sejalan dengan upaya mendorong digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.</p>
<p data-start="2002" data-end="2299"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, kreatif dan interaktif untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, mulai dari workshop, talkshow, kompetisi hingga berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, generasi muda dan masyarakat.</p>
<p data-start="2301" data-end="2456">Agha menilai momentum tersebut menjadi kesempatan bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> untuk terus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam pelayanan perpajakan.</p>
<p data-start="2458" data-end="2732">"Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong pembayaran pajak secara digital agar masyarakat dapat memenuhi kewajibannya dengan lebih praktis dan transparan," katanya.</p>
<p data-start="2734" data-end="2858">Ia mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan layanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> selama pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di Lapangan Merdeka.</p>
<p data-start="2860" data-end="3102">"Silakan datang ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> pada 22&ndash;23 Agustus. Manfaatkan Pojok PBB, selesaikan kewajiban pajaknya, dan nikmati berbagai rangkaian kegiatan Medan DigiFest. Pajak Anda, Bangun Medan, karena Medan untuk Semua," pungkas M. Agha Novrian.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4863_Pojok-PBB-Hadir-di-Medan-DigiFest-2026--Bapenda-Medan-Permudah-Pembayaran-Pajak-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28330/pojok-pbb-hadir-di-medan-digifest-2026-bapenda-medan-permudah-pembayaran-pajak-digital/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak]]></title>
            <description><![CDATA[Minuman cokelat bernutrisi hadir dengan DHA untuk menjawab kebutuhan anak usia sekolah sekaligus pilihan rasa yang mereka sukai.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Memasuki usia sekolah dasar, kebiasaan makan dan minum anak mulai berubah. Pada rentang usia 7 hingga 12 tahun, tidak sedikit anak yang mulai enggan mengonsumsi susu dan justru lebih tertarik pada minuman dengan rasa yang mereka anggap menyenangkan, termasuk cokelat.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Di satu sisi, anak membutuhkan asupan nutrisi untuk menunjang aktivitas dan pertumbuhan. Di sisi lain, orang tua harus mencari pilihan yang tetap disukai anak tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi penting bagi perkembangan otak.</p>
<p>Salah satu perhatian utama adalah DHA. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016, sekitar delapan dari 10 anak Indonesia berusia 4&ndash;12 tahun disebut memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.</p>
<p>DHA sendiri merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung fungsi otak. Kebutuhannya menjadi semakin relevan pada usia sekolah ketika anak menghadapi berbagai aktivitas belajar yang membutuhkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan menerima informasi.</p>
<p>Melihat tantangan tersebut, PT Mayora Indah Tbk menghadirkan Champion, minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> yang diklaim sebagai minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> pertama di Indonesia yang diperkaya DHA.</p>
<p>Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan produk tersebut dikembangkan berdasarkan persoalan yang kerap dihadapi keluarga.</p>
<p>"Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah," ujar Haruman Rustandi.</p>
<p>Menurut Haruman, gagasan menghadirkan produk tersebut berangkat dari kebutuhan untuk mempertemukan cita rasa yang disukai anak dengan nutrisi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> lahir dari pemahaman mendalam tentang tantangan ini," katanya.</p>
<p>Produk tersebut memadukan rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt dengan DHA dan sejumlah nutrisi yang ditujukan untuk melengkapi kebutuhan harian anak usia sekolah. Konsepnya dibuat agar minuman bernutrisi tidak harus identik dengan pilihan yang kurang menarik bagi anak.</p>
<p>Kandungan DHA menjadi salah satu pembeda yang ditonjolkan. Selain itu, produk ini menawarkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan fisik anak yang aktif serta cita rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt yang dirancang agar lebih mudah diterima anak.</p>
<p>Haruman menegaskan bahwa rasa dan nutrisi seharusnya tidak ditempatkan sebagai dua pilihan yang berlawanan.</p>
<p>"Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda," ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran produk tersebut diharapkan dapat membantu orang tua menghadirkan alternatif minuman yang menyenangkan sekaligus memiliki nilai nutrisi dalam keseharian anak.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan berdampingan, dan anak-anak Indonesia layak mendapatkan keduanya sekaligus," kata Haruman.</p>
<p>Peluncuran ini sekaligus membawa misi yang lebih luas, yakni mendukung kebutuhan nutrisi generasi usia sekolah. Dengan memberikan perhatian terhadap kecukupan nutrisi, termasuk DHA, sejak masa pertumbuhan, orang tua diharapkan dapat lebih mudah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.</p>
<p>Bagi keluarga yang menghadapi fase ketika anak mulai meninggalkan susu, kehadiran minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> bernutrisi ini menawarkan pendekatan berbeda: mempertahankan pengalaman minum yang disukai anak sembari menghadirkan tambahan nutrisi dalam satu sajian.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4581_Anak-Mulai-Ogah-Minum-Susu--Ini-Solusi-Baru-yang--Enak-untuk-Nutrisi-Otak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28329/anak-mulai-ogah-minum-susu-ini-solusi-baru-yang-enak-untuk-nutrisi-otak/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 01:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).</p>
<p>Bantuan tersebut diberikan agar warga tidak lagi terbebani biaya tambahan untuk memperbaiki rumah mereka.</p>
<p>Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana tidak boleh hanya berupa sebagian material bangunan yang justru membebani warga untuk menutupi kekurangan biaya perbaikan.</p>
<p>Ia menilai skema bantuan yang hanya menyediakan sebagian kebutuhan material tidak efektif karena mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.</p>
<p>"Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru," tuturnya.</p>
<p>Saat meninjau lokasi, Bobby juga menemukan sejumlah warga sebelumnya menerima bantuan material bangunan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah.</p>
<p>Karena itu, Pemprovsu memutuskan mengambil alih penanganan dan memastikan rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat maupun kehilangan atap diperbaiki secara tuntas.</p>
<p>Bobby juga meminta jajaran pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dalam penyaluran bantuan kebencanaan ke depan.</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana berbeda dengan bantuan stimulan reguler yang hanya bertujuan membantu sebagian kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah harus bisa selesai semuanya," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Suka-Maju/" target="_blank">Suka Maju</a> dan Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Berdasarkan data BPBD Sumut, sebanyak 167 unit rumah terdampak bencana tersebut.</p>
<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur juga melihat langsung kondisi rumah-rumah yang rusak, berdialog dengan warga terdampak, menyerahkan bantuan bahan material bangunan, serta menyalurkan bantuan sembako kepada para korban. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5416_Pemprovsu-Bangun-Kembali-Rumah-Korban-Puting-Beliung-di-Medan-Johor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28327/bobby-akan-bangun-kembali-rumah-korban-puting-beliung-di-medan-johor/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah.</p>
<p>Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan berbasis desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendorong pengentasan kemiskinan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> Tumanggor saat memimpin rapat penjaringan desa dan kelurahan calon penerima Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> menjelaskan, Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprovsu mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi dilakukan secara terpadu dan berbasis kawasan. Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis desa.</p>
<p>"Program akan didukung melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprovsu dengan nilai intervensi yang sekitar Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar, untuk kawasan yang memenuhi kriteria," ucap Timur.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan indeks desa. Dari ribuan desa di Sumut, masih terdapat desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal yang membutuhkan intervensi pembangunan.</p>
<p>"Bagaimana kita membantu tugas Pak Gubernur mewujudkan impian Kampung Sumut Berkah ini terlaksana di Sumatera Utara. Setidaknya desa yang sangat tertinggal bisa naik kelas, dari tertinggal menjadi berkembang, dan kalau memungkinkan menjadi desa maju," jelasnya.</p>
<p>Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> mendorong pemerintah kabupaten/kota segera mengusulkan desa dan kelurahan potensial untuk mengikuti proses penjaringan program tersebut. Berdasarkan Data Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, dari 5.417 desa di Sumut, sebanyak 364 desa berstatus mandiri, 1.296 desa maju, 2.529 desa berkembang, 707 desa tertinggal, dan 521 desa sangat tertinggal.</p>
<p>"Jadi kita berharap Kabupaten/Kota se-Sumut bisa mengirimkan Desa/Kelurahan potensial untuk ikut dalam penjaringan ini," harapnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> juga menegaskan bahwa Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.</p>
<p>Menurutnya, keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara terpadu.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Muhamad Suib mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan desa, dari intervensi sektoral menjadi transformasi kawasan.</p>
<p>Dalam proses pengajuan, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki peran penting. Desa atau kelurahan calon penerima tidak mengajukan proposal secara langsung kepada Pemprovsu, melainkan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota yang selanjutnya melakukan pendampingan, pembinaan, memastikan kelengkapan proposal, serta kesiapan rencana transformasi kawasan.</p>
<p>"Potensi lokal, kondisi masyarakat, ekonomi, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga akses pasar menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam proses penjaringan," jelasnya.</p>
<p>Suib menjelaskan, proposal yang diajukan nantinya akan diverifikasi oleh tim penjaringan yang terdiri atas lintas OPD dan tenaga ahli. Dokumen proposal antara lain harus memuat profil desa, analisis SWOT, potensi desa, konsep pengembangan, rencana program kegiatan, serta rencana penggunaan anggaran.</p>
<p>Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam rapat, penjaringan proposal diperpanjang hingga akhir Agustus 2026. Selanjutnya, verifikasi awal dilakukan pada awal September, sedangkan verifikasi faktual atau kunjungan lapangan direncanakan berlangsung pada 5 September hingga 5 Oktober 2026.</p>
<p>Setelah proses verifikasi dan penilaian, desa atau kelurahan calon penerima akan ditetapkan pada Oktober 2026. Penetapan secara simbolis direncanakan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p>
<p>Pelaksanaan pembangunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah direncanakan mulai 2027. Anggaran program akan dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2027 melalui mekanisme BKK.</p>
<p>Pemprovsu berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota segera mendorong desa dan kelurahan yang memiliki potensi untuk mengikuti proses penjaringan.</p>
<p>"Harapannya, program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan desa di Sumatera Utara," katanya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_352_Pemprovsu-Siapkan-Bantuan-Khusus-Hingga-Rp50-Miliar-Untuk-Kampung-Kreatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28325/pemprovsu-siapkan-bantuan-khusus-hingga-rp50-miliar-untuk-kampung-kreatif/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Angg]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Kesepakatan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> bersama pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus, Sutarto, Ihwan Ritonga dan Salman Alfarisi di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Dalam dokumen struktur Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp12,923 Triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 yang ditetapkan sebesar Rp11,664 Triliun.</p>
<p>Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 diproyeksikan mencapai Rp13,356 Triliun, naik dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,678 Triliun.</p>
<p>Dengan struktur tersebut, defisit anggaran dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sekitar Rp432,487 .iliar. Defisit tersebut selanjutnya ditutup melalui pembiayaan daerah.</p>
<p>Pada sisi pembiayaan, pembiayaan daerah dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sebesar Rp417,991 Miliar. Sementara itu, masih terdapat selisih lebih pembiayaan anggaran daerah tahun berkenaan (SILPA) sebesar Rp14,495 Miliar.</p>
<p>Dokumen tersebut juga mencatat adanya perubahan signifikan pada struktur pendapatan daerah. Pendapatan daerah yang semula dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,664 Triliun meningkat menjadi Rp12,923 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,259 Triliun.</p>
<p>Dari sisi belanja, anggaran meningkat dari Rp11,678 Triliun menjadi Rp13,356 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,677 Triliun.</p>
<p>Kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> ini menjadi landasan bagi Pemprovsu dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dalam melanjutkan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026. Dokumen tersebut memuat asumsi dasar penyusunan perubahan APBD, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.</p>
<p>Selain itu, perubahan kebijakan anggaran juga mencakup pemberian tambahan penghasilan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang akan menjadi bagian dari pembahasan dalam penyusunan PPAS Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026.</p>
<p>Dalam nota kesepakatan disebutkan, perubahan pendapatan, belanja maupun pembiayaan daerah masih dapat mengalami penyesuaian seiring dinamika pembahasan antara DPRD dan Pemprovs Sumut.</p>
<p>Kesepakatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memastikan perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara.</p>
<p>Dengan disepakatinya KUA-PPAS, tahapan pembahasan anggaran kini berlanjut pada penyusunan dan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1732_DPRD-dan-Pemprov-Sumut-Sepakati-P-APBD-2026--Pendapatan-Diproyekai-Rp12-92-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28328/dprd-dan-pemprov-sumut-sepakati-papbd-2026-diproyeksi-rp1292-triliun/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kay]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kehutanan/" target="_blank">Kehutanan</a> Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kayu berinisial B.</p>
<p>Tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> tersebut dinilai semena-mena dan merugikan kehidupan sang sopir hingga terkesan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).</p>
<p>Hal itu terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) gabungan yang digelar di ruangan Komisi D DPRD Sumut, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi D, Ir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a> Harahap MBA didampingi sejumlah anggota diantaranya Benny Sihotang, Luhut Simanjuntak, Rahmat Rayyan Nasution, Mangapul Purba, Aswin Parinduri, Viktor Silaen dan Delvin Barus.</p>
<p>Dalam rapat itu terungkap bahwa sopir pengangkut kayu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.</p>
<p>Adapun isi dalam dasar hukum dimaksud adalah setiap orang yang melakukan pengangkutan kayu hasil hutan wajib memiliki dokumen berupa surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Akan tetapi, dalam rapat itu terungkap bahwa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> ternyata belum memeriksa apakah kayu yang diangkut oleh sopir tersebut merupakan kayu ilegal atau diambil dari hutan yang dilarang.</p>
<p>"Apa dasar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> langsung menetapkan sopir sebagai tersangka. Sebab dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka itu harus berdasarkan fakta, bukan hanya berdasarkan keterangan ahli dan dokumen," cetus Yahdi dan Benny Sihotang.</p>
<p>"Kalian menetapkan tersangka kepada sopir truk ini, karena membawa kayu hasil hutan dan ilegal. Apakah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> sudah memastikan kayu yang didalam truk itu kayu ilegal dan diambil dari hutan. Kalau dari hutan, dari hutan mana kayu itu ditebangnya,&quot; sambung Mangapul dan Benny.</p>
<p>Tak hanya itu, Komisi D juga mempertanyakan penyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengapa terkesan berani menetapkan tersangka kepada sopir truk tanpa memastikan terlebih dahulu memastikan bahwa kayu yang diangkut itu merupakan kayu ilegal dan dari hutan lindung.</p>
<p>Kemudian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benny-Sihotang/" target="_blank">Benny Sihotang</a> dari Fraksi Gerindra menambahkan bahwa seharusnya penyidik dan pimpinan Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> memiliki hati dan berdasarkan fakta dalam menetapkan sopir sebagai tersangka.</p>
<p>&quot;Sopir ini disuruh dan hanya mendapatkan perintah dari pengirim. Lagi pula, sopir ini bukan untuk cari kaya, dia hanya mendapatkan gaji atau upah. Disini juga jelas dokumennya, siapa pengirim, siapa penerima, dikirim kemana, bahkan ongkosnya juga tertera disini. Namun, mengapa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> begitu cepat menetapkan sopir sebagai tersangka tanpa memastikan terlebih dahulu kayu itu kayu dari hutan dan ilegal? jika kayu itu bukan kayu ilegal itu bagaimana? <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> dan Korwas harus bertanggungjawab,&quot; terangnya.</p>
<p>Mendengar hal itu, Sunarya penyidik dari Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengatakan mereka sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka.</p>
<p>&quot;Kami sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka. Jika ada yang kami lakukan tidak sesuai dengan prosedur, kalau ada kekeliruan yang kami lakukan. Ada ranahnya, kami sudah sesuai dengan aturan dan sudah terfaktakan,&quot; ucapnya.</p>
<p>Namun, Sunarya mengaku belum mengecek apakah kayu itu hasil ilegal dan merupakan kayu hutan lindung atau tidak.</p>
<p>&quot;Kami belum mengecek kebenaran itu. Tapi, untuk penetapan tersangka terhadap B sudah sesuai prosedur. Kami sudah melakukan gelar perkara dengan Korwas PPNS Polda Sumut. Kami juga akan mengecek kayu itu berasal dari hutan dimana,&quot; terangnya.</p>
<p>Penjelasan Sunarya langsung disambut Anggota Komisi D dari Fraksi Gerindra, Luhut Simanjuntak, yang mempertanyakan sikap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> yang dikabarkan juga turut menyita telepon selular sang sopir.</p>
<p>"Jadi apa dasar bapak menyita HP sopir tersebut, sehingga dia tidak bisa komunikasi, baik dengan keluarga maupun atasannya. Sebab dia bukan kasus pembunuhan," tukasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Delvin Barus dari Fraksi PDI Perjuangan, yang menyesalkan kinerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> terkesan sembarangan sehingga merugikan orang lain.</p>
<p>"Apa bapak tidak berpikir bahwa mempersangkakan orang lain (Sopir) tersebut sesungguhnya dia telah menjadi korban, anak, isteri hingga keluarganya pasti diejek oleh masyarakat. Padahal dia hanya sebatas sopir yang belum tentu bersalah.dalam.hal.ini. Namun bapak harus ingat, saya juga pernah mengatasi kasus seperti ini, dimana jika tindakan bapak ini salah maka bapak harus siap membayar ganti ruginya," bebernya.</p>
<p>Untuk itu Yahdi dalam pertemuan menyimpulkan dalam kasus tersebut jangan sampai terjadi penzoliman.</p>
<p>"Maka dari itu kita minta kasus ini agar diselesaikan dengan sebaik baiknya, perlu dilakukan pengecekan secara teliti dan tuntas apakah itu kayu legal atau ilegal Begitu juga kita minta agar mobil yang ditahan juga bisa dipergunakan atau dilepas (pinjam pakai), agar bisa dipergunakan untuk aktivitas usaha lainnya bagi pemilik mobil," sebutnya.mengakhiri dan menutup rapat.</p>
<p>Sementara itu, Sunarya saat ditanya oleh wartawan seputar hasil rapat, dirinya terkesan irit bicara. Begitu juga saat ditanya soal mobil yang hingga kini masih ditahan dan tidak diperbolehkan pinjam pakai.</p>
<p>"Maaf sepertinya sudah cukup apa yang dibicarakan di rapat tadi. Untuk mobil tersebut apakah bisa dilepas. Saya akan izin dulu ke pimpinan yakni pak Hari," katanya.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, B merupakan sopir truk dan akan mengantarkan kayu itu ke daerah Kota Binjai, dia di tangkap di kawasan Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang Sumut, 23 Juli 2026. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7678_Asal-Usul-Kayu-Belum-Diperiksa--DPRD-Sumut-Prihatin-Gakkum-Langsung-Tetapkan-Sopir-Truk-Sebagai-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28326/asal-usul-kayu-belum-diperiksa-dprd-sumut-prihatin-gakkum-langsung-tetapkan-sopir-truk-sebagai-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahun.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> usai menghadiri Rapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Paripurna/" target="_blank">Paripurna</a> DPRD Sumut terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut tentang Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut 2026.</p>
<p>Dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Gubernur terhadap Ranperda Perlindungan Konsumen dan Ranperda Kepemudaan, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Usai rapat paripurna, Bobby kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fisik di seluruh daerah. Hal ini mengingat waktu telah mendekati September 2026 atau akhir triwulan III, sehingga capaian realisasi pembangunan menjadi catatan penting menjelang akhir tahun.</p>
<p>"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan (pembangunan) fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun. Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca (musim hujan)," tegasnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mengatakan, percepatan pembangunan juga dilakukan melalui peninjauan langsung ke berbagai wilayah di Sumut. Bersama Wakil Gubernur Surya dan jajaran, dirinya saat ini tengah meninjau wilayah Kepulauan Nias untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.</p>
<p>"Yang pasti kita rancang sebelum akhir tahun ini, akan berkantor di wilayah lainnya (setelah Kepulauan Nias)," katanya.</p>
<p>Selain Kepulauan Nias, Bobby menyebut dirinya bersama jajaran Pemprovsu akan berkantor di sejumlah wilayah lain, seperti Tabagsel, Pantai Timur, dan Dataran Tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan dapat dipantau dan berjalan sesuai target.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus mengapresiasi langkah Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dalam mendorong percepatan pembangunan di seluruh daerah. Pihaknya berharap kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> antara eksekutif dan legislatif segera dilanjutkan dengan pembahasan Ranperda P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Sumut 2026 sesuai jadwal. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9962_Bobby-Tekankan-Percepatan-Pembangunan-Usai-Penandatanganan-KUA-PPAS-P-APBD-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28324/bobby-tekankan-percepatan-pembangunan-usai-penandatanganan-kuappas-papbd-2026/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), menggantikan Brigjen Pol Sonny Irawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak/" target="_blank">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak</a> resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Wakapolda Sumut), menggantikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Sonny-Irawan/" target="_blank">Brigjen Pol Sonny Irawan</a> yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.</p>
<p><p data-start="307" data-end="483">Pergantian tersebut ditandai dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumut, Jumat, 21 Agustus 2026. Sertijab dipimpin langsung Kapolda Sumut.</p>
<p data-start="485" data-end="588">Kepala Bidang Humas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Dr-Ferry-Walintukan/" target="_blank">Kombes Pol Dr Ferry Walintukan</a> membenarkan pergantian jabatan tersebut.</p>
<p data-start="590" data-end="797">"Ia benar, kegiatan serah terima jabatannya antara Wakapolda yang lama dengan yang baru digelar pagi tadi yang dipimpin oleh Bapak Kapolda Sumut," ujar Kombes Pol Dr Ferry Walintukan, Jumat, 21 Agustus 2026.</p>
<p data-start="799" data-end="1034"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak/" target="_blank">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak</a> sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Div Propam Polri. Ia ditunjuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri-Jenderal-Polisi-Listyo-Sigit-Prabowo/" target="_blank">Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo</a> untuk mengisi posisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakapolda-Sumut/" target="_blank">Wakapolda Sumut</a> dalam rangkaian rotasi strategis di tubuh Polri.</p>
<p data-start="1036" data-end="1193">Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Sonny-Irawan/" target="_blank">Brigjen Pol Sonny Irawan</a> yang sebelumnya menjabat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakapolda-Sumut/" target="_blank">Wakapolda Sumut</a> kini dipercaya menduduki jabatan sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.</p>
<p data-start="1195" data-end="1398">Rotasi jabatan juga terjadi di lingkungan Polda Sumut. Posisi Karo Logistik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> yang sebelumnya dijabat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Pahala-Hotma-Mangatur-Panjaitan/" target="_blank">Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan</a> kini dipercayakan kepada Kombes Pol Rudi Rifani.</p>
<p data-start="1400" data-end="1644"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Pahala-Hotma-Mangatur-Panjaitan/" target="_blank">Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan</a> mendapat jabatan baru sebagai Pengelola Barang dan Jasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> Utama Tingkat II Slog Polri. Sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Rudi-Rifani/" target="_blank">Kombes Pol Rudi Rifani</a> sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Tingkat I Bareskrim Polri.</p>
<p data-start="1646" data-end="1778">Pergantian juga terjadi pada posisi Kapolres Asahan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKBP-Revi-Nurvelani/" target="_blank">AKBP Revi Nurvelani</a> mendapat penugasan baru sebagai Wadir Pamobvit Polda Sumut.</p>
<p data-start="1780" data-end="1944">Posisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolres-Asahan/" target="_blank">Kapolres Asahan</a> selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Adi Dharma Pramudhita, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Bag Agol Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.</p>
<p data-start="1946" data-end="2116">Rangkaian rotasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian di wilayah Sumatera Utara.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9296_Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak-Resmi-Jabat-Wakapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28323/brigjen-pol-naek-pamen-simanjuntak-resmi-jabat-wakapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Penganiayaan Dua Bocah di Dairi Terungkap, Bibi Kandung Diamankan Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Penganiayaan Dua Bocah di Dairi Terungkap, Bibi Kandung Diamankan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Pelaku dugaan penganiayaan terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhirnya ditanfkal petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dairi. Pelaku berinisial RS ditangkap setelab petuga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>DAIRI</b> : Pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dugaan-penganiayaan/" target="_blank">dugaan penganiayaan</a> terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhirnya ditanfkal petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dairi. Pelaku berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> ditangkap setelab petugas menerima laporan warga terkait seorang anak laki-laki yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.</p>
<p><p data-start="355" data-end="609">Peristiwa tersebut terungkap pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 07.38 WIB. Petugas menerima laporan mengenai seorang anak laki-laki yang berada di kawasan Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional Sidikalang, yang merupakan lokasi Eks Penjara Lama.</p>
<p data-start="611" data-end="754">Petugas UPTD PPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> kemudian mengevakuasi korban berinisial AGP. Saat ditemukan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> dalam kondisi trauma dan mengalami sejumlah luka fisik.</p>
<p data-start="756" data-end="948">Petugas UPTD PPA Dairi, Denny Siringo-ringo, mengatakan korban mengalami luka pada bagian bibir, lebam serta luka bernanah di lengan, pembengkakan pada kedua kaki dan goresan di kedua pelipis.</p>
<p data-start="950" data-end="1267">Dalam proses evakuasi, seorang perempuan dewasa yang mengaku sebagai keluarga korban sempat menghalangi petugas memberikan penanganan medis. Setelah petugas menunjukkan identitas resmi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RSUD-Sidikalang/" target="_blank">RSUD Sidikalang</a> untuk mendapatkan perawatan serta menjalani visum et repertum (VER).</p>
<p data-start="1269" data-end="1450">Petugas kemudian melakukan pendekatan secara persuasif selama perjalanan menuju rumah sakit. Dalam kondisi ketakutan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> akhirnya menceritakan dugaan penyebab luka yang dialaminya.</p>
<p data-start="1452" data-end="1593">Kepada petugas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> menyebut luka-luka tersebut diduga akibat perlakuan kasar dari bibi kandungnya yang disebut dengan panggilan "mamak tua".</p>
<p data-start="1595" data-end="1755">Dari pemeriksaan dan pendalaman informasi, petugas kemudian mengetahui bahwa adik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AP/" target="_blank">AP</a> juga diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh RS.</p>
<p data-start="1757" data-end="1899">UPTD PPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> bersama Unit PPA Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> kemudian mengamankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> ke Kantor Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> untuk menjalani pemeriksaan.</p>
<p data-start="1901" data-end="2027">Kasat Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, membenarkan pengamanan terhadap perempuan yang diduga sebagai pelaku tersebut.</p>
<p data-start="2029" data-end="2119">"Terduga pelaku sudah diamankan dan masih dimintai keterangan," kata AKP Syahril Ramadhan.</p>
<p data-start="2121" data-end="2233"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> terancam dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p data-start="2235" data-end="2488">Hingga kini, kasus dugaan kekerasan terhadap kedua bocah tersebut masih ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Dairi. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8438_Kasus-Penganiayaan-Dua-Bocah-di-Dairi-Terungkap--Bibi-Kandung-Diamankan-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28320/kasus-penganiayaan-dua-bocah-di-dairi-terungkap-bibi-kandung-diamankan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution memastikan realisasi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang masih rendah akan segera dikebut. Ia menargetkan pencairan dan realisasi anggaran tersebut sudah berjalan maksimal dalam sa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> memastikan realisasi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang masih rendah akan segera dikebut. Ia menargetkan pencairan dan realisasi anggaran tersebut sudah berjalan maksimal dalam satu Minggu ke depan dan tidak melewati Agustus 2026.</p>
<p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> saat memberikan jawaban pada sidang paripurna DPRD Sumatera Utara, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut sekaligus menjawab sorotan dan masukan Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> terkait rendahnya realisasi anggaran pada sektor kesejahteraan rakyat (Kesra).</p>
<p>Bobby mengakui, berdasarkan evaluasi rutin yang dilakukan Pemprovsu, realisasi anggaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> masih berada diantara yang terendah.</p>
<p>"Setiap Minggu kami evaluasi dan setiap dua Minggu kami mendapat evaluasi realisasi pendapatan. Selalu yang paling rendah itu dua atau tiga terbawah, salah satunya Kesra," ungkap Bobby.</p>
<p>Menurutnya, masukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Karena itu, ia memastikan evaluasi tersebut akan segera ditindaklanjuti agar anggaran yang telah dialokasikan dapat segera dirasakan masyarakat.</p>
<p>"Tadi saran Pak Ketua dan akan kami tindak lanjuti. Maksimal minggu depan, tidak boleh lewat dari bulan Agustus, realisasi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> harus dilaksanakan," tegasnya.</p>
<p>Bobby menekankan, percepatan realisasi anggaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> bukan semata-mata untuk mengejar angka serapan anggaran. Lebih dari itu, dana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui para wakil rakyat.</p>
<p>Ia pun meminta jajaran terkait, termasuk biro yang menangani Kesra, mempercepat proses pencairan dan penyaluran bantuan.</p>
<p>"Kita tolong, biar masyarakat bisa merasakan manfaat dari bantuan sosial. Ini tidak lain dan tidak bukan adalah aspirasi langsung dari masyarakat melalui kita semua yang ada di ruangan ini," imbuhnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bansos/" target="_blank">Bansos</a> tersebut, lanjut Bobby, mencakup berbagai bentuk dukungan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari beasiswa bagi pelajar, bantuan untuk rumah-rumah ibadah, hingga dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> yang terus memberikan saran dan masukan kepada pemerintah.</p>
<p>"Terima kasih kepada seluruh anggota Dewan yang terhormat yang memberikan saran dan masukan untuk membantu masyarakat Sumatera Utara secara langsung," tuturnya.</p>
<p>Apa yang disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> mendapat sambutan aplaus dari anggota DPRD yang hadir. Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> Erni Ariyanti mengaku yakin dengan apa yang disebutkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> tersebut.</p>
<p>"Kita apresiasi dan yakin apa yang disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> itu akan direalisasikan,," katanya.</p>
<p>Menurut informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bansos/" target="_blank">Bansos</a> kepada masyarakat melalui anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dari berbagai daerah pemilihan sudah selesai dikerjakan berupa rehabilitasi rumah ibadah. Bahkan segala berkas administrasi audah disiapkan termasuk kuitansi. Namun dana dari Pemprov belum juga dicairkan.</p>
<p>"Sampai sampai kami malu sekali dengan masyarakat ketika reses. Mereka menanyakan terus kapan cairnya. Jadi kita berharap apa yang disebutkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> benar adanya," kata salah seorang dewan dari partai pendukung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> Bobby Nasution. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7928_Bobby-Yakinkan-Dewan--Dana-Bansos-Dibayarkan-Dalam-Sepekan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28321/bobby-yakinkan-dewan-dana-bansos-dibayarkan-dalam-sepekan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alami Gempa Susulan di NTT, Chiki Fawzi Tak Sempat Pakai Hijab</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alami Gempa Susulan di NTT, Chiki Fawzi Tak Sempat Pakai Hijab]]></title>
            <description><![CDATA[Menjadi relawan atau aktivis sosial yang turun langsung ke daerah bencana kerap mengalami hal tak terduga, contohnya yang terjadi pada Chiki Fawzi.Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), Chiki Fawzi memang menjadi salah satu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Menjadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> atau aktivis sosial yang turun langsung ke daerah bencana kerap mengalami hal tak terduga, contohnya yang terjadi pada Chiki Fawzi.<p>Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> memang menjadi salah satu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> yang membantu para korban <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> di Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Ceritanya, putri bungsu Ikang Fawzi harus mengalami peristiwa menegangkan saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terjadi.</p>
<p>"Jadi semua orang keluar rumah. Ini tempat kami semalam diskusi dan macam-macam," tutur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> di Instagramnya.</p>
<p>Dalam video yang diunggahnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> mengaku, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 06.47 WIB.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> yang saat kejadian berada di dalam tenda, ikut panik saat semua orang berlarian ke area yang lebih lapang.</p>
<p>Bahkan saking paniknya, dia tidak sempat mengenakan hijab dan hanya menutupi rambutnya dengan sebuah kain.</p>
<p>Gempa susulan itu, menurut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> membuatnya sampai gemetar karena frekuensi guncangan yang cukup intens membuat mobil yang terparkir goyang hebat hingga plafon posko tempat para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> bernaung ikut roboh.</p>
<p>Dalam video tersebut, beberapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> terlihat yang mencoba mengambil dan menyelamatkan beberapa barang yang sudah tertimpa reruntuhan plafon.</p>
<p>Sebagai informasi, BMKG mencatat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> bumi susulan terus terjadi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/NTT/" target="_blank">NTT</a> hingga Jumat (21/8/2026) pagi. Setidaknya, terjadi 4.256 kali <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan di mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terbesar mencapai M6,2 dan terkecil M1,1.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8642_Alami-Gempa-Susulan-di-NTT--Chiki-Fawzi-Tak-Sempat-Pakai-Hijab.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28319/alami-gempa-susulan-di-ntt-chiki-fawzi-tak-sempat-pakai-hijab/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Mangapul Purba, mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas dugaan kekerasan fisik terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi. Ia meminta penyelidikan tidak berhenti pada ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Anggota DPRD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Sumut), Mangapul Purba, mendesak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/aparat-penegak-hukum/" target="_blank">aparat penegak hukum</a> (APH) mengusut tuntas dugaan kekerasan fisik terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi. Ia meminta penyelidikan tidak berhenti pada bibi korban berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> (52) yang telah diamankan polisi.</p>
<p><p data-start="406" data-end="620">Mangapul yang juga Ketua Fraksi PDIP <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> menilai aparat perlu menelusuri keberadaan dan tanggung jawab orang tua korban serta kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau terlibat dalam kasus tersebut.</p>
<p data-start="622" data-end="872">"Saya benar-benar marah melihat kejadian seperti ini. Anak yang masih kecil dan tidak berdaya justru mengalami kekerasan. Ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dibiarkan," tegas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mangapul-Purba/" target="_blank">Mangapul Purba</a> dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 21 Agustus 2026.</p>
<p data-start="874" data-end="1116">Menurut Mangapul, aparat perlu mencari ibu kandung kedua korban dan mendalami kemungkinan adanya unsur penelantaran anak. Pemeriksaan terhadap orang tua dinilai penting untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara utuh.</p>
<p data-start="1118" data-end="1296">"Mamak kandungnya juga harus dicari. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APH/" target="_blank">APH</a> harus melihat apakah ada unsur menelantarkan anak atau tidak. Jangan hanya berhenti pada orang yang diduga melakukan kekerasan," ujarnya.</p>
<p data-start="1298" data-end="1508">Selain orang tua korban, Mangapul meminta suami <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> turut diperiksa. Ia menilai pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan mengetahui dugaan kekerasan terhadap kedua anak tersebut.</p>
<p data-start="1510" data-end="1647">"Jangan-jangan suami pelaku penganiayaan mengetahui kejadiannya dan membiarkan atau memang tidak tahu, semuanya harus didalami," katanya.</p>
<p data-start="1649" data-end="1829">Mangapul juga meminta pemerintah memastikan kedua korban mendapatkan penanganan secara menyeluruh, mulai dari perawatan medis, pendampingan psikologis hingga perlindungan maksimal.</p>
<p data-start="1831" data-end="2061">Menurutnya, perhatian terhadap kondisi korban tidak boleh berhenti setelah proses hukum berjalan. Anak yang telah mengalami kekerasan membutuhkan pemulihan dan jaminan keamanan agar tidak kembali mengalami trauma maupun kekerasan.</p>
<p data-start="2063" data-end="2212">"Jangan sampai anak-anak yang sudah menjadi korban ini kembali menjadi korban untuk kedua kalinya karena tidak mendapatkan perlindungan," pungkasnya.</p>
<p data-start="2214" data-end="2477">Sebelumnya, dua bocah laki-laki di Kabupaten Dairi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> (7) dan adiknya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AP/" target="_blank">AP</a> (6), diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan bibi kandung mereka berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> (52). <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> telah diamankan polisi untuk menjalani proses hukum terkait dugaan kekerasan tersebut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4686_DPRD-Sumut-Desak-Kasus-Kekerasan-Dua-Bocah-di-Dairi-Diusut-Tuntas--Orang-Tua-dan-Pihak-Lain-Diminta-Diperiksa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28318/dprd-sumut-desak-kasus-kekerasan-dua-bocah-di-dairi-diusut-tuntas-orang-tua-dan-pihak-lain-diminta-diperiksa/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kena Tipu Asisten Selama 9 Tahun, Diana Pungky Rugi Rp25 Miliar</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kena Tipu Asisten Selama 9 Tahun, Diana Pungky Rugi Rp25 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Diana Pungky mengalami kisah sedih. Bintang sinetron Jinny Oh Jinny itu kena tipu oleh asistennya selama 9 tahun.Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), asisten Diana Pungky yang dimaksud bernama Yulia. Dan, kerugian m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Diana-Pungky/" target="_blank">Diana Pungky</a> mengalami kisah sedih. Bintang sinetron Jinny Oh Jinny itu kena tipu oleh asistennya selama 9 tahun.<p>Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/asisten/" target="_blank">asisten</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Diana-Pungky/" target="_blank">Diana Pungky</a> yang dimaksud bernama Yulia. Dan, kerugian mencapai Rp25 miliar.</p>
<p>"Ada indikasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemalsuan/" target="_blank">pemalsuan</a> dokumen dan identitas," terang Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum Diana Pungky.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yulia/" target="_blank">Yulia</a> diduga memalsukan identitas dengan mengaku sebagai sang aktris saat harus berurusan dengan pihak bank.</p>
<p>"Jadi si terlapor ini mengaku dirinya sebagai Ibu Diana Pungky. Sehingga pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bank/" target="_blank">bank</a> percaya dan mengonfirmasi," tuturnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, pada 20 Agustus 2026.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Diana-Pungky/" target="_blank">Diana Pungky</a> mulai curiga pada Yulia, sekitar April 2024. Saat itu, dia terkejut melihat adanya ketimpangan yang sangat jauh pada saldo <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rekening/" target="_blank">rekening</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bank/" target="_blank">bank</a> miliknya.</p>
<p>"Setelah ditelusuri ternyata banyak mutasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bank/" target="_blank">bank</a> dan berbagai pengeluaran yang tak diketahui Ibu Diana Pungky," imbuh Vidi.</p>
<p>Dwi Nofiyanti yang juga selaku tim kuasa hukum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Diana-Pungky/" target="_blank">Diana Pungky</a> kemudian menantang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yulia/" target="_blank">Yulia</a> untuk membuktikan jika memang ada instruksi langsung terkait transaksi-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/transaksi/" target="_blank">transaksi</a> mencurigakan tersebut.</p>
<p>Aksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yulia/" target="_blank">Yulia</a> tersebut, menurut Dwi Nofiyanti, sudah sangat terstruktur. Dia bahkan diduga melakukan manipulasi terhadap beberapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rekening/" target="_blank">rekening</a> perbankan milik sang artis.</p>
<p>"Setelah kami telusuri bersama-sama ke bank, ternyata si pelapor ini sudah mempreteli beberapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rekening/" target="_blank">rekening</a> milik Ibu Diana. Jadi tidak hanya satu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rekening/" target="_blank">rekening</a> ya. Itu dia lakukan selama hampir 9 tahun terakhir," ungkap Vidi menimpali.</p>
<p>Kerugian yang dialami <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Diana-Pungky/" target="_blank">Diana Pungky</a> ditaksir mencapai Rp25 miliar. Vidi Galenso menuturkan, angka tersebut muncul setelah pihaknya melakukan audit internal dan penelusuran mutasi rekening.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4561_Kena-Tipu-Asisten-Selama-9-Tahun--Diana-Pungky-Rugi-Rp25-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28317/kena-tipu-asisten-selama-9-tahun-diana-pungky-rugi-rp25-miliar/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kurangi Aktivitas di Dunia Hiburan demi Anak, Aura Kasih Pilih Urusi Bisnis</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kurangi Aktivitas di Dunia Hiburan demi Anak, Aura Kasih Pilih Urusi Bisnis]]></title>
            <description><![CDATA[Aura Kasih belakangan cenderung kurang aktif di dunia hiburan. Ternyata, dia melakukwn itu demi sang anak yang mulai besar.Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), Aura Kasih merasa kehadirannya semakin dibutuhkan, terutama d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> belakangan cenderung kurang aktif di dunia hiburan. Ternyata, dia melakukwn itu demi sang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> yang mulai besar.<p>Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> merasa kehadirannya semakin dibutuhkan, terutama dalam mendampingi proses <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> belajar.</p>
<p>"Sekarang sudah mulai besar. Dari segi belajar juga aku harus lumayan nemenin," kata Aura Kasih.</p>
<p>Dia mengaku kondisi tersebut membuat dirinya mulai mempertimbangkan peran sebagai ibu yang lebih banyak berada di rumah.</p>
<p>"Kayaknya aku harus jadi home mom deh, benar-benar harus stay di rumah," ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> tetap menjalankan sejumlah aktivitas bisnis. Dia memilih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> yang dianggap lebih sederhana dan memungkinkan dirinya tetap memantau kondisi keluarga.</p>
<p>Aura juga masih menjalankan restoran di Surabaya yang telah berdiri sejak 2017. Selain itu, dia mengelola <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/usaha/" target="_blank">usaha</a> di bidang pertanian dan peternakan.</p>
<p>"Kalau F&B masih ada sebenarnya. Aku ada di Surabaya satu, itu kita buka dari 2017, masih ada," pungkas Aura Kasih.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9131_Kurangi-Aktivitas-di-Dunia-Hiburan-demi-Anak--Aura-Kasih-Pilih-Urusi-Bisnis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28316/kurangi-aktivitas-di-dunia-hiburan-demi-anak-aura-kasih-pilih-urusi-bisnis/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Guru PPPK Direncanakan Diambil Alih Pusat, Yahdi Khoir Minta Segera Implementasikan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Guru PPPK Direncanakan Diambil Alih Pusat, Yahdi Khoir Minta Segera Implementasikan]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ir Yahdi Khoir MBA mendukung penuh rencana Pemerintah Pusat untuk mengambil alih pengelolaan serta penganggaran gaji Guru Pegaw]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a>Harahap MBA mendukung penuh rencana Pemerintah Pusat untuk mengambil alih pengelolaan serta penganggaran gaji <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Guru/" target="_blank">Guru</a> Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan mendesak agar kebijakan tersebut dapat segera direalisasikan.</p>
<p>Yahdi menilai, pengalihan beban gaji <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> dari Pemerintah Daerah (Pemda) ke Pemerintah Pusat merupakan langkah tepat untuk menyelesaikan berbagai polemik serta beban keuangan di daerah.</p>
<p>"Seharusnya anggaran daerah bisa digunakan untuk pembangunan lain, tapi malah tersedot ke situ. Apalagi timbul salah paham di masyarakat, seolah-olah gaji <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> tidak dibayar. Padahal memang kemampuan keuangan kabupaten/kota itu kan terbatas," ungkap Yahdi kepada wartawan di ruang kerjanya, gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Menurutnya, status <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> yang merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah semestinya diperlakukan setara dalam hal penganggaran.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> itu kan ASN. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ASN/" target="_blank">ASN</a> ada dua, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PNS/" target="_blank">PNS</a> dan PPPK. Kenapa yang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PNS/" target="_blank">PNS</a> ditanggung pusat, sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> dilimpahkan ke daerah? Jadi kalau ada rencana ditarik ke pusat, itu bagus dan alhamdulillah. Artinya pusat bertanggung jawab penuh memberikan honor atau gaji <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> tersebut," tegasnya.</p>
<p>Yahdi menambahkan, ketimpangan kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antar wilayah menjadi pertimbangan utama. Daerah dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> besar mungkin mampu menanggungnya, namun daerah dengan keuangan terbatas akan sangat terbebani.</p>
<p>"Kalau Kota Medan atau Deli Serdang mungkin bisalah karena PAD-nya besar. Tapi bagaimana dengan Pakpak Bharat, Tanjung Balai, Nias, dan lainnya? Kan kasihan. Akhirnya menimbulkan gejolak di bawah, gaji tidak dibayar, bahkan sempat ada keributan seperti di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Batubara/" target="_blank">Batubara</a> kemarin," jelas Yahdi.</p>
<p>Selain persoalan penganggaran gaji, Yahdi membeberkan bahwa ketidakpastian pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> di tingkat daerah kerap berdampak langsung pada stabilitas kerja para tenaga pendidik.</p>
<p>Pola rekrutmen yang tidak diimbangi dengan kepastian kemampuan fiskal daerah dinilai hanya akan memicu konflik internal antara pemerintah daerah dan para guru.</p>
<p>Wakil rakyat Dapil Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tanjung-Balai/" target="_blank">Tanjung Balai</a> ini juga menekankan bahwa sektor pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama yang dibebaskan dari kendala birokrasi dan masalah anggaran daerah.</p>
<p>Jika beban finansial dialihkan sepenuhnya ke pusat, pemerintah daerah dapat lebih fokus pada peningkatan mutu sarana dan prasarana sekolah yang selama ini masih banyak terabaikan.</p>
<p>Oleh karena itu, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAN/" target="_blank">PAN</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> berharap koordinasi antara Kementerian Pendidikan, Kementerian Keuangan, dan KemenPAN-RB dapat berjalan cepat agar proses pengalihan kewenangan ini tidak berbelit-belit demi kepastian kesejahteraan para guru <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK/" target="_blank">PPPK</a> di seluruh daerah.</p>
<p>"Pas sekali kebijakan itu. Kalau bisa disegerakan, jangan lama-lama," pungkasnya. (**)<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260821_201841_986.sdocx--></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8202_Guru-PPPK-Direncanakan-Diambil-Alih-Pusat--Yahdi-Khoir-Minta-Segera-Implementasikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28315/guru-pppk-direncanakan-diambil-alih-pusat-yahdi-khoir-minta-segera-implementasikan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mangapul Purba Berang Dua Bocah di Dairi Diduga Dianiaya Bibi Kandung, APH Harus Usut Tuntas</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mangapul Purba Berang Dua Bocah di Dairi Diduga Dianiaya Bibi Kandung, APH Harus Usut Tuntas]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Mangapul Purba SE M.IKom berang dan marah melihat dugaan kekerasan fisik terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, sehingga peristiwa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Ketua Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mangapul-Purba/" target="_blank">Mangapul Purba</a> SE M.IKom berang dan marah melihat dugaan kekerasan fisik terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, sehingga peristiwa tersebut benar-benar sangat tidak manusiawi, terlebih korban masih berusia 6 dan 7 tahun.</p>
<p>"Saya benar-benar marah melihat kejadian seperti ini. Anak yang masih kecil dan tidak berdaya justru mengalami kekerasan. Ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dibiarkan," tegas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mangapul-Purba/" target="_blank">Mangapul Purba</a> kepada wartawan, di gedung dewan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Berkaitan dengan itu, Mangapul meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut kasus tersebut secara serius dan menyeluruh. Jika dugaan kekerasan itu terbukti, ia meminta pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Bahkan anggota dewan Dapil Pematang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siantar/" target="_blank">Siantar</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Simalungun/" target="_blank">Simalungun</a> ini meminta keberadaan dan tanggung jawab orang tua kedua korban ditelusuri.</p>
<p>"Ibu kandungnya juga harus dicari. APH harus melihat apakah ada unsur menelantarkan anak atau tidak. Jangan hanya berhenti pada orang yang diduga melakukan kekerasan," tandasnya.</p>
<p>Selain itu, Mangapul juga meminta suami terduga pelaku turut diperiksa untuk mengetahui sejauh mana yang bersangkutan mengetahui kondisi kedua korban, agar kasus ini terang-benderang.</p>
<p>"Jangan-jangan suami pelaku penganiayaan mengetahui kejadiannya dan membiarkan atau memang tidak tahu, semuanya harus didalami," ketusnya.</p>
<p>Mangapul juga meminta pemerintah memastikan kedua korban mendapatkan perawatan medis, pendampingan psikologis dan perlindungan maksimal.</p>
<p>"Jangan sampai anak-anak yang sudah menjadi korban ini kembali menjadi korban untuk kedua kalinya karena tidak mendapatkan perlindungan," pungkasnya.</p>
<p><b>Viral di Medsos</b></p>
<p>Sebelumnya diketahui, dua bocah laki-laki di Kabupaten Dairi, AGP (7) dan adiknya, AP (6), diduga menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan bibi kandung mereka berinisial RS (52) menjadi pembicaraan heboh dan viral di media sosial.</p>
<p>Kasus ini terungkap Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 07.38 WIB setelah petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> menerima laporan warga tentang seorang anak laki-laki di kawasan Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a> (Eks Penjara Lama), dalam kondisi memprihatinkan.</p>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi AGP yang ditemukan dalam kondisi trauma dengan sejumlah luka. Petugas UPTD PPA Dairi, Denny Siringo-ringo, menyebut korban mengalami luka pada bibir, lebam dan luka bernanah di lengan, pembengkakan kedua kaki serta goresan di kedua pelipis.</p>
<p>Saat dievakuasi, seorang perempuan dewasa yang mengaku sebagai keluarga korban sempat menghalangi petugas memberikan penanganan medis. Setelah petugas menunjukkan identitas resmi, AGP akhirnya dibawa ke RSUD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidikalang/" target="_blank">Sidikalang</a> untuk mendapatkan perawatan dan menjalani visum et repertum (VER).</p>
<p>Dalam perjalanan menuju rumah sakit, petugas melakukan pendekatan secara persuasif. Dalam kondisi ketakutan, AGP kemudian mengungkapkan bahwa luka-luka yang dialaminya diduga akibat perlakuan kasar dari bibi kandungnya yang disebut sebagai mamak tua.</p>
<p>Dari pemeriksaan lebih lanjut, petugas mengetahui AP juga diduga menjadi korban kekerasan oleh RS. UPTD PPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> bersama Unit PPA Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> kemudian mengamankan RS ke Kantor Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> untuk menjalani pemeriksaan.</p>
<p>Kasat Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, membenarkan pengamanan tersebut.</p>
<p> "Terduga pelaku sudah diamankan dan masih dimintai keterangan," tandasnya. </p>
<p>RS terancam dijerat Pasal 80 Ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Kasus tersebut masih ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Dairi. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1657_Mangapul-Purba-Berang-Dua-Bocah-di-Dairi-Diduga-Dianiaya-Bibi-Kandung--APH-Harus-Usut-Tuntas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28314/mangapul-purba-berang-dua-bocah-di-dairi-diduga-dianiaya-bibi-kandung-aph-harus-usut-tuntas/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ihwan Ritonga Sayangkan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ihwan Ritonga Sayangkan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ihwan Ritonga SE MM sangat menyayangkan sikap Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang tidak menghadiri kegiatan peresmian Bus Rapid Transit (BRT) Medan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ihwan-Ritonga/" target="_blank">Ihwan Ritonga</a> SE MM sangat menyayangkan sikap Walikota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas yang tidak menghadiri kegiatan peresmian Bus Rapid Transit (BRT) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Binjai/" target="_blank">Binjai</a> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> (Mebidang) di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8/2026).</p>
<p>"Kalau Walikota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> (Rico Waas) tidak hadir, pastinya kita kecewa," ucap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ihwan-Ritonga/" target="_blank">Ihwan Ritonga</a> kepada wartawan di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Dikatakan Ihwan yang juga Ketua DPC Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> itu, Gubernur Sumatera Utara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> sangat serius dalam membenahi sistem transportasi di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Medan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Binjai/" target="_blank">Binjai</a> dan Deli Serdang.</p>
<p>Oleh sebab itu, sudah seharusnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> sebagai Walikota Medan, mendukung penuh upaya tersebut dengan turut menghadiri peresmian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> di Lubuk Pakam dan tidak hanya diwakilkan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zakiyuddin/" target="_blank">Zakiyuddin</a> Harahap sebagai Wakil Walikota Medan.</p>
<p>"Pak Gubernur (Bobby Nasution) kan sangat semangat soal beginian, tapi tiba-tiba (Walikota Medan) di undang malah nggak datang," cetusnya.</p>
<p>Ihwan nuga mengatakan, tentunya Pemprovsu sudah mengundang kepala daerah terkait, mulai dari Walikota Medan, Walikota Binjai, dan Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> untuk menghadiri kegiatan peresmian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> tersebut. Oleh karenanya, pihaknya sangat menyayangkan ketidakhadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> pada kegiatan itu.</p>
<p>"Persoalan tidak dihadiri oleh Walikota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> (Rico Waas) dan hanya dihadiri Wakil Walikota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> (<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zakiyuddin/" target="_blank">Zakiyuddin</a> Harahap), tentu sangat kita sayangkan juga ketidakhadiran itu. Padahal, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> itu adalah program yang sangat strategis untuk mendorong dan membantu masyarakat (di bidang transportasi), khususnya masyarakat Sumut yang bekerja di kawasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> ini," beber wakil rakyat dari Dapil Sumut I meliputi 11 Kecamatan di Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> ini.</p>
<p>Dijelaskan Ihwan Ritonga, sejatinya dirinya tidak mengetahui apa alasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> tidak menghadiri undangan tersebut. Akan tetapi, seharusnya Walikota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dapat menghormati undangan resmi yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara.</p>
<p>"Saya nggak tahu ya kenapa alasannya nggak datang. Tapi kalau nggak datang dengan alasan ada tugas lain, nah itu saya kira salah ya, karena ini undangan resmi dari Pak Gubernur. Saya kira Pak Gubernur saja hadir, tapi Walikota (Medan) nggak hadir, tentu sangat kita sayangkan," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ihwan-Ritonga/" target="_blank">Ihwan Ritonga</a> mengatakan, program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> sejatinya sangat bermanfaat untuk masyarakat Sumatera Utara, termasuk masyarakat Kota Medan. Oleh sebab itu, sangat konyol apabila Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> tidak mendukung program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mebidang/" target="_blank">Mebidang</a> yang diperjuangkan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.</p>
<p>"Konyol lah kalau (Rico Waas) tidak mendukung program strategis seperti (<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRT/" target="_blank">BRT</a> Mebidang) itu," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_2334_Ihwan-Ritonga-Sayangkan-Rico-Waas-Tak-Hadiri-Peresmian-BRT-Mebidang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28313/ihwan-ritonga-sayangkan-rico-waas-tak-hadiri-peresmian-brt-mebidang/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pria Ini Sempat Tawarkan Jasa Menjual AC Korban, Ternyata Modus Pencurian</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pria Ini Sempat Tawarkan Jasa Menjual AC Korban, Ternyata Modus Pencurian]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Petugas kepolisianmengamankan seorang pria berinisial AFS (22), warga Kota Padangsidimpuan denganmodus menawarkan jasa menjualkan mesin AC (pendingin udara) korbannya bernama GuslanHarianto.Korban awalnyamengaku sempat berte]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Petugas kepolisianmengamankan seorang pria berinisial AFS (22), warga Kota Padangsidimpuan denganmodus menawarkan jasa menjualkan mesin AC (pendingin udara) korbannya bernama GuslanHarianto.</p>
<p class="MsoNormal">Korban awalnyamengaku sempat bertemu dengan AFS yang menawarkan untuk menjual AC miliknya. Namunpertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan. Sehingga warga kawasan Jalan MGRMaradat itu masih menyimpan mesin dimaksud.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun padaakhir pekan lalu, korban Guslan mengaku kehilangan satu unit mesin AC danGenset di belakang rumahnya. Ia pun merasa mengalami kerugian sekitar Rp2,5Juta. Kehilangan itu terjadi setelah pertemuannya dengan AFS pada Sabtu (8/8/2026)lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Korban sempatteringat ia pernah bertemu pria yang menawarkan menjualkan AC miliknya,&quot; ujarKapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval Desky melalui Kasat Reskrim, AKP HNaibaho, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Setelahmengetahui kehilangan barang-barangnya lanjut Naibaho, korban pun bertemu lagidengan AFS dan mempertanyakan keberadaan AC dan Ganset yang hilang tersebut. Hasilnya,ia menerima pengakuan bahwa benar yang bersangkutan telah mengambil dua buahmesih itu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Atas kejadianitu kata Naibaho, korban pun mengadu ke Polres Padangsidimpuan pada Rabu(19/8/2026) lalu. Bahwa pengambilan dua unit mesin tersebut, AFS tidaksendirian, tetapi bersama seorang teman.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Berdasarkanlaporan itu, kami langsung melakukan tindakan kepolisian dengan mengamankantersangka (AFS),&quot; sebut Kasat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat ini,polisi tengah menyelidiki keberadaan rekan AFS guna dimintai keterangannya atasperistiwa itu. Selain AFS, polisi turut menahan barang bukti berupa, sebuahtutup AC dan sebatang kayu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasatmenegaskan, proses hukum terhadap perkara tersebut dilakukan secara profesionaldan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pihaknya turutmengimbau kepada segenap masyarakat agar segera melapor ke polisi, jikamengetahui aktivitas yang mencurigakan atau menjadi korban tindak pidana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Jangan raguuntuk melapor ke Polres Padangsidimpuan atau hubungi call center 110 agarpengaduan dapat segera ditindaklanjuti,&quot; tutup Kasat.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1858_Pria-Ini-Sempat-Tawarkan-Jasa-Menjual-AC-Korban--Ternyata-Modus-Pencurian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28311/pria-ini-sempat-tawarkan-jasa-menjual-ac-korban-ternyata-modus-pencurian/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Saling Buka &quot;Borok&quot;, Propam Polda Sumut Sanksi AKP Fadlun Demosi</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Saling Buka "Borok", Propam Polda Sumut Sanksi AKP Fadlun Demosi]]></title>
            <description><![CDATA[Propam Polda Sumut menjatuhkan sanksi demosi terhadap dua anggota Polri dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). AKP Fadlun Alfitri, anggota Yanma Polda Sumut, dijatuhi demosi selama dua tahun, sedangkan Aipda Halomoan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <b>MEDAN</b> :Propam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> menjatuhkan sanksi demosi terhadap dua anggota Polri dalam sidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-Kode-Etik-Polri/" target="_blank">Komisi Kode Etik Polri</a> (KKEP). AKP Fadlun Alfitri, anggota Yanma Polda Sumut, dijatuhi demosi selama dua tahun, sedangkan Aipda Halomoan Gultom, anggota Reskrim Polres Batubara, mendapat sanksi demosi selama tiga tahun.</p>
<p><p data-start="306" data-end="525">Selain demosi, keduanya diwajibkan menjalani pembinaan mental dan rohani (Bintalroh) selama satu bulan. Khusus Aipda Halomoan Gultom, Propam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> juga menjatuhkan sanksi Penempatan Khusus (Patsus) selama 14 hari.</p>
<p data-start="527" data-end="709">Sidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KKEP/" target="_blank">KKEP</a> terhadap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKP-Fadlun-Alfitri/" target="_blank">AKP Fadlun Alfitri</a> digelar secara terpisah pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Propam Polda Sumut. Sidang dipimpin <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Triyadi/" target="_blank">Kombes Triyadi</a> dan turut dihadiri istri AKP Fadlun.</p>
<p data-start="711" data-end="936">Kabid Humas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Ferry-Walintukan/" target="_blank">Kombes Ferry Walintukan</a> didampingi Kabid Propam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Dwi-Agung/" target="_blank">Kombes Dwi Agung</a> mengatakan, AKP Fadlun dinyatakan melanggar Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 Pasal 5 ayat (1) huruf M tentang Kode Etik Profesi Polri.</p>
<p data-start="938" data-end="1056">Pelanggaran tersebut berkaitan dengan dugaan intervensi dalam penanganan perkara yang dilakukan Aipda Halomoan Gultom.</p>
<p data-start="1058" data-end="1264">"Dalam sidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KKEP/" target="_blank">KKEP</a> tersebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKP-Fadlun-Alfitri/" target="_blank">AKP Fadlun Alfitri</a> diputuskan dengan sanksi demosi selama dua tahun dan wajib mengikuti pembinaan rohani selama satu bulan," ujar Kombes Ferry Walintukan, Jumat, 21 Agustus 2026.</p>
<p data-start="1266" data-end="1435">Kombes Ferry menjelaskan, berdasarkan catatan dalam SKCK, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKP-Fadlun-Alfitri/" target="_blank">AKP Fadlun Alfitri</a> tercatat telah lima kali melakukan pelanggaran selama menjalankan tugas di sejumlah wilayah.</p>
<p data-start="1437" data-end="1748">Pelanggaran pertama terjadi ketika Fadlun bertugas di Polda Kalimantan Selatan pada 24 Juni 2011. Saat itu, Fadlun yang masih berpangkat Iptu dan menjabat Kasat Sabhara Polres Hulu Sungai Selatan, Polda Kalimantan Selatan, dikenai sanksi terkait kasus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemerasan/" target="_blank">pemerasan</a> berupa penundaan pendidikan dan teguran tertulis.</p>
<p data-start="1750" data-end="1964">Fadlun kemudian disebut melakukan pelanggaran berupa pembuatan opini negatif terhadap rekan kerja sesama anggota Polri. Saat bertugas di Polres Nias, ia kembali menjalani sidang disiplin terkait penelantaran istri.</p>
<p data-start="1966" data-end="2317">Pelanggaran berikutnya terjadi ketika Fadlun bertugas di Polres Tapanuli Tengah dalam perkara narkoba. Kemudian, saat bertugas di Polres Batubara, Fadlun menjalani sidang kode etik terkait dugaan pelecehan seksual terhadap seorang wanita PHL di Mapolres Batubara. Dalam perkara tersebut, ia dijatuhi sanksi demosi dan dipindahkan ke Yanma Polda Sumut.</p>
<p data-start="2319" data-end="2438">Pelanggaran kelima berkaitan dengan dugaan intervensi terhadap penanganan perkara yang ditangani Aipda Halomoan Gultom.</p>
<p data-start="2440" data-end="2687">"Berdasarkan UU Polri ada disebutkan seseorang yang sudah melakukan pelanggaran dan telah menjalani sidang disiplin dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-Kode-Etik-Polri/" target="_blank">Komisi Kode Etik Polri</a> bahwa yang bersangkutan bisa dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTDH/" target="_blank">PTDH</a> (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)," kata Ferry Walintukan.</p>
<p data-start="2689" data-end="2866">Ferry mengatakan, meski AKP Fadlun masih mengajukan banding, kemungkinan pemberhentian tidak dengan hormat tetap dapat diproses sesuai ketentuan dan menjadi kewenangan pimpinan.</p>
<p data-start="2868" data-end="3184">Dalam pertimbangan sidang, hal yang meringankan AKP Fadlun antara lain dinilai berkelakuan baik, proaktif, serta mengakui kesalahannya. Sementara hal yang memberatkan adalah pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran kelima dan statusnya sebagai perwira yang dinilai seharusnya dapat menjadi teladan bagi bawahannya.</p>
<p data-start="3186" data-end="3409">Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aipda-Halomoan-Gultom/" target="_blank">Aipda Halomoan Gultom</a> menjalani sidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KKEP/" target="_blank">KKEP</a> pada 18 Agustus 2026. Dalam perkara tersebut, ia dijatuhi sanksi demosi selama tiga tahun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Patsus/" target="_blank">Patsus</a> selama 14 hari, serta wajib menjalani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bintalroh/" target="_blank">Bintalroh</a> selama satu bulan.</p>
<p data-start="3411" data-end="3552">Menurut Kombes Ferry Walintukan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aipda-Halomoan-Gultom/" target="_blank">Aipda Halomoan Gultom</a> disidang terkait perkara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemerasan/" target="_blank">pemerasan</a> terhadap seorang pelaku UMKM di Kabupaten Batubara.</p>
<p data-start="3554" data-end="3772">"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aipda-Halomoan-Gultom/" target="_blank">Aipda Halomoan Gultom</a> disidang pada 18 Agustus 2026 dalam kasus pemerasan. Yang bersangkutan ada menerima uang dari seorang pelaku UMKM di Kabupaten Batubara yang berakibat memengaruhi profesionalisme Polri," ujarnya.</p>
<p data-start="3774" data-end="3900">Ferry menambahkan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aipda-Halomoan-Gultom/" target="_blank">Aipda Halomoan Gultom</a> masih menjalankan tugas di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres-Batubara/" target="_blank">Polres Batubara</a> sambil menunggu pelaksanaan sanksi demosi.</p>
<p data-start="3902" data-end="4089">Aipda Halomoan dinyatakan melanggar Perpol Nomor 2 Tahun 2022 Pasal 5 ayat (1) huruf C karena dinilai tidak menjalankan tugas dengan benar serta menerima atau meminta sesuatu dari korban.</p>
<p data-start="4091" data-end="4258">"Untuk kedua personel mengakui perbuatannya melakukan kesalahan, meminta keringanan. Keduanya akan menjalani hukuman setelah putusan keluar," pungkas Ferry Walintukan.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6432_Saling-Buka--quot-Borok-quot---Propam-Polda-Sumut-Sanksi-AKP-Fadlun-Demosi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28312/saling-buka-quotborokquot-propam-polda-sumut-sanksi-akp-fadlun-demosi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>