<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 04:59:08 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Optimalkan 21 Daerah Irigasi</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 23:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Optimalkan 21 Daerah Irigasi]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat.Tahun 2026, Pemprovsu menangani 21 daerah irigasi dengan t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat.</p>
<p>Tahun 2026, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> menangani 21 daerah irigasi dengan target menambah sekitar 5.050 hektare lahan pertanian produktif.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gibson/" target="_blank">Gibson</a> Panjaitan mengatakan, untuk mendukung penataan dan optimalisasi tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> mengusulkan anggaran sebesar Rp489 Miliar.</p>
<p>Dengan program tersebut, luas lahan pertanian produktif yang saat ini sekitar 36.000 hektare ditargetkan meningkat hingga sekitar 41.000 hektare.</p>
<p>"Kita mengusulkan anggaran Rp489 Miliar, kita sudah bisa menata, tahun ini kita menangani 21 daerah irigasi yang akan menambah lahan pertanian yang produktif dari 36.000 hektare, bertambah 5.050 hektare lagi, kita berharap, ke depan maka lahan produktif pertanian kita dari 36.000 hektare akan bertambah 5.050 hektare akan mencapai 41 ribu hektare," terang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gibson/" target="_blank">Gibson</a> pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Anjungan Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Menurut Gibson, langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi daerah irigasi di Sumut yang selama ini belum tergarap secara maksimal.</p>
<p>Dari total potensi irigasi permukaan maupun rawa yang mencapai lebih dari 100.000 hektare, baru sekitar 30 persen atau 36.000 hektare yang telah dikelola secara produktif oleh masyarakat.</p>
<p>Berbagai program irigasi tersebut tersebar di sejumlah daerah di Sumut. Diantaranya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi rawa pada Daerah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Irigasi/" target="_blank">Irigasi</a> (DI) Secanggang di Batang Serangan, Langkat peningkatan DI Batunadua, Kota Padangsidimpuan rehabilitasi saluran dan bangunan pembawa di DI Sipirok, Tapanuli Selatan; serta rehabilitasi Bendung III DI Padang Garugur Kiri/Kanan di Kabupaten Padanglawas Utara.</p>
<p>Selanjutnya, peningkatan jaringan irigasi permukaan pada DI Parit Lompaten di Kabupaten Karo, peningkatan saluran di DI Aek Sibundong, Kabupaten Humbang Hasundutan, pembangunan Bendung DI Aek Sarula, Kabupaten Tapanuli Utara, rehabilitasi saluran DI Simok-Mok, Kabupaten Tapanuli Utara, serta rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di Kabupaten Serdang Bedagai.</p>
<p>Program lainnya meliputi peningkatan dan rehabilitasi saluran pada sejumlah DI di Kabupaten Simalungun; rehabilitasi bendung pada DI Cinta Maju/Cinta Damai, DI Simodong, dan DI Tanjung Muda di Kabupaten Batubara; rehabilitasi jaringan irigasi permukaan pada DI Serbangan di Kabupaten Asahan; serta rehabilitasi saluran pada DI Roburan Maga di Kabupaten Mandailing Natal.</p>
<p>"Program-program irigasi tadi rata-rata sudah berkontrak, akan segera dilaksanakan," tandas Gibson. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_972_Pemprovsu-Optimalkan-21-Daerah-Irigasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28413/pemprovsu-optimalkan-21-daerah-irigasi/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Nias Selatan dan Forwakum Kepulauan Nias Perkuat Sinergi Penegakan Hukum</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Nias Selatan dan Forwakum Kepulauan Nias Perkuat Sinergi Penegakan Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Nias Selatan  Kejaksaan Negeri Nias Selatan menjalin sinergi dengan Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Kepulauan Nias dalam rangka mendukung kinerja kejaksaan sebagai institusi penegak hukum sekaligus memperkuat penyampaian informas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Selatan</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> Negeri <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> menjalin sinergi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forum-Wartawan-Hukum/" target="_blank">Forum Wartawan Hukum</a> (Forwakum) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kepulauan-Nias/" target="_blank">Kepulauan Nias</a> dalam rangka mendukung kinerja kejaksaan sebagai institusi penegak hukum sekaligus memperkuat penyampaian informasi hukum kepada masyarakat.</p>
<p><p data-start="347" data-end="502">Sinergi tersebut mengemuka saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari-Nias-Selatan/" target="_blank">Kejari Nias Selatan</a> menerima audiensi jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> di Kantor Kejari Nias Selatan, Rabu, 26 Agustus 2026.</p>
<p data-start="504" data-end="821">Rombongan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> dipimpin Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> Eriusman Duha, didampingi Sekretaris Daniel Simanjuntak, Bendahara Nihaenalai Fau, Divisi Hukum dan Humas Putra Nainggolan, Divisi Pengkaderan dan Organisasi Rumusan Laia, Divisi Kesenian dan Olahraga Alisama Zebua, serta Penasehat Ikhtiar Wau.</p>
<p data-start="823" data-end="986">Rombongan diterima Kepala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> Negeri <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> Imam Fauzi, didampingi Kepala Seksi Intelijen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Alex-Bill-Mando-Daeli/" target="_blank">Alex Bill Mando Daeli</a> dan staf Intelijen Kejari Nias Selatan.</p>
<p data-start="988" data-end="1174">Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Eriusman-Duha/" target="_blank">Eriusman Duha</a> memperkenalkan jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> yang berasal dari berbagai media dan aktif menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Kepulauan Nias.</p>
<p data-start="1176" data-end="1468">Eriusman menjelaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> menjadi wadah bagi wartawan untuk saling mendukung dalam meningkatkan kompetensi, khususnya dalam bidang hukum. Organisasi tersebut juga berkomitmen menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang dan edukatif.</p>
<p data-start="1470" data-end="1773">Ia mengapresiasi hubungan kemitraan antara Forwakum dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari-Nias-Selatan/" target="_blank">Kejari Nias Selatan</a> yang selama ini telah berjalan dengan baik. Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan, terutama dalam penyampaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/informasi-publik/" target="_blank">informasi publik</a> terkait langkah preventif maupun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penegakan-hukum/" target="_blank">penegakan hukum</a> yang dilakukan Kejari Nias Selatan.</p>
<p data-start="1775" data-end="1931">&quot;Informasi mengenai upaya dan tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari-Nias-Selatan/" target="_blank">Kejari Nias Selatan</a> dalam pencegahan hingga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penegakan-hukum/" target="_blank">penegakan hukum</a> penting diketahui masyarakat secara luas,&quot; ujar Eriusman.</p>
<p data-start="1933" data-end="2248">Menanggapi hal tersebut, Kajari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Imam-Fauzi/" target="_blank">Imam Fauzi</a> menyambut baik audiensi Forwakum Kepulauan Nias. Ia menegaskan bahwa jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari-Nias-Selatan/" target="_blank">Kejari Nias Selatan</a> terus menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta berupaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.</p>
<p data-start="2250" data-end="2534"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Imam-Fauzi/" target="_blank">Imam Fauzi</a> juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Menurutnya, kehadiran institusi Adhyaksa harus dapat dirasakan masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk melalui pelayanan dan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.</p>
<p data-start="2536" data-end="2672">Ia berharap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> dapat menjadi mitra strategis yang memberikan kritik dan saran terhadap pelaksanaan tugas kejaksaan.</p>
<p data-start="2674" data-end="2823">&quot;Tidak ada yang sempurna dalam melaksanakan tugas. Karena itu, kami membutuhkan saran sebagai bahan koreksi dan perbaikan ke depan,&quot; kata Imam Fauzi.</p>
<p data-start="2825" data-end="3085">Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di tengah padatnya agenda masing-masing pihak. Audiensi kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kejari-Nias-Selatan/" target="_blank">Kejari Nias Selatan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Forwakum-Kepulauan-Nias/" target="_blank">Forwakum Kepulauan Nias</a> sebelum kembali menjalankan tugas masing-masing.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5262_Kejari-Nias-Selatan-dan-Forwakum-Kepulauan-Nias-Perkuat-Sinergi-Penegakan-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28416/kejari-nias-selatan-dan-forwakum-kepulauan-nias-perkuat-sinergi-penegakan-hukum/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 22:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[QRESTO, Inovasi Rico Waas Persempit Celah Kebocoran Pajak Restoran di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kota Medan terus memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak daerah untuk meningkatkan transparansi sekaligus menutup celah potensi kebocoran penerimaan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah QRESTO, sistem ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Pemerintah Kota Medan terus memperkuat digitalisasi pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pajak-daerah/" target="_blank">pajak daerah</a> untuk meningkatkan transparansi sekaligus menutup celah potensi kebocoran penerimaan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah QRESTO, sistem digital untuk memantau transaksi usaha restoran secara lebih terukur.</p>
<p><p data-start="378" data-end="701">Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota-Medan/" target="_blank">Wali Kota Medan</a> Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pajak-daerah/" target="_blank">pajak daerah</a> berbasis data. Melalui sistem digital, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> diharapkan dapat memperoleh informasi transaksi secara lebih akurat sehingga pengawasan terhadap kewajiban <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pajak-restoran/" target="_blank">pajak restoran</a> dapat dilakukan secara efektif.</p>
<p data-start="703" data-end="1040">Akademisi Universitas Sumatera Utara, Ira Rizka Aisyah Lubis, menilai pemanfaatan teknologi dalam pengawasan pajak merupakan langkah yang patut diapresiasi. Menurutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> tidak semestinya hanya dipandang sebagai sistem pembayaran atau teknologi baru, tetapi sebagai perubahan pendekatan pemerintah dalam mengawasi penerimaan daerah.</p>
<p data-start="1042" data-end="1131">"Teknologi harus hadir untuk menyelesaikan persoalan konkret," kata Ira dalam tulisannya.</p>
<p data-start="1133" data-end="1391">Ira menilai, jika Kota Medan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan sistem tersebut untuk pengawasan pajak restoran, langkah itu menunjukkan keberanian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> di bawah kepemimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> dalam mendorong inovasi tata kelola pemerintahan.</p>
<p data-start="1393" data-end="1724">Pajak restoran menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pendapatan-Asli-Daerah/" target="_blank">Pendapatan Asli Daerah</a> (PAD) Kota Medan. Aktivitas transaksi kuliner berlangsung setiap hari dengan nilai ekonomi yang cukup besar. Karena itu, akurasi data transaksi menjadi faktor penting dalam memastikan penerimaan pajak dapat dioptimalkan.</p>
<p data-start="1726" data-end="1947">Melalui QRESTO, pemerintah dapat memperoleh gambaran transaksi secara lebih terukur. Pengawasan yang sebelumnya banyak mengandalkan laporan manual dan pemeriksaan lapangan dapat diperkuat dengan data transaksi elektronik.</p>
<p data-start="1949" data-end="2182">Dengan tersedianya data tersebut, pemerintah tidak hanya menunggu laporan dari pelaku usaha, tetapi juga dapat melakukan analisis untuk menemukan kemungkinan ketidaksesuaian antara transaksi dan kewajiban pajak yang harus dibayarkan.</p>
<p data-start="2184" data-end="2432">Meski demikian, Ira mengingatkan bahwa teknologi bukan tujuan akhir. Efektivitas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> sangat bergantung pada konsistensi pengawasan, integrasi sistem, akurasi data, keamanan informasi, serta tindak lanjut terhadap setiap indikasi ketidaksesuaian.</p>
<p data-start="2434" data-end="2550">"Jangan sampai teknologi hanya menjadi perangkat baru, sementara pola pengawasan lama tetap dipertahankan," ujarnya.</p>
<p data-start="2552" data-end="2780">Menurut Ira, penerapan digitalisasi juga harus diiringi komunikasi yang baik dengan pelaku usaha restoran. Pemerintah perlu memberikan pemahaman bahwa digitalisasi bukan semata-mata alat untuk mengawasi atau membebani pengusaha.</p>
<p data-start="2782" data-end="3031">Sebaliknya, sistem tersebut diharapkan menciptakan perlakuan yang lebih adil bagi seluruh pelaku usaha. Pengusaha yang telah memenuhi kewajiban pajaknya tidak seharusnya dirugikan oleh pelaku usaha lain yang melaporkan transaksi secara tidak sesuai.</p>
<p data-start="3033" data-end="3185">Jika diterapkan secara konsisten, transparansi transaksi dapat mendorong persaingan usaha yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.</p>
<p data-start="3187" data-end="3470">Ira menambahkan, manfaat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> pada akhirnya harus dirasakan masyarakat. Peningkatan penerimaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pajak-daerah/" target="_blank">pajak daerah</a> harus bermuara pada perbaikan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kebersihan kota, transportasi, kesehatan, pendidikan, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.</p>
<p data-start="3472" data-end="3757">Karena itu, keberhasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> tidak cukup hanya diukur dari jumlah restoran yang terhubung dengan sistem atau nilai transaksi yang berhasil dipantau. Indikator penting lainnya adalah meningkatnya kepatuhan wajib pajak, berkurangnya potensi kebocoran, dan meningkatnya PAD Kota Medan.</p>
<p data-start="3759" data-end="3960">Ira menilai keberanian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> mencoba pendekatan baru dalam mengoptimalkan penerimaan daerah merupakan langkah positif. Namun, menjadi daerah pertama yang menerapkan inovasi bukanlah tujuan akhir.</p>
<p data-start="3962" data-end="4034">"Pekerjaan sebenarnya baru dimulai setelah sistem diluncurkan," katanya.</p>
<p data-start="4036" data-end="4246">Ia mendorong <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> terus dikembangkan, data yang dihasilkan akurat, sistem aman, pelaku usaha memperoleh pendampingan, serta pengawasan dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih.</p>
<p data-start="4248" data-end="4446">Jika hal tersebut dapat diwujudkan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> berpotensi berkembang dari sekadar sistem digital pengawasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pajak-restoran/" target="_blank">pajak restoran</a> menjadi bagian dari transformasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/tata-kelola-pemerintahan/" target="_blank">tata kelola pemerintahan</a> daerah berbasis data.</p>
<p data-start="4448" data-end="4752">Dengan demikian, keberhasilan inovasi di bawah kepemimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi sejauh mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> mampu mempersempit celah kebocoran pajak, meningkatkan PAD, menciptakan keadilan bagi pelaku usaha, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9097_QRESTO--Inovasi-Rico-Waas-Persempit-Celah-Kebocoran-Pajak-Restoran-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28415/qresto-inovasi-rico-waas-persempit-celah-kebocoran-pajak-restoran-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Kabupaten Pakpak Bharat mampu menembus panggung internasional dan membawa Indonesia ke ajang ASEAN.Hal ini membuktikan bahwa potensi ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tidak hanya bertum]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> mampu menembus panggung internasional dan membawa Indonesia ke ajang ASEAN.</p>
<p>Hal ini membuktikan bahwa potensi ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tidak hanya bertumpu pada kota-kota besar, tapi daerah yang relatif kecil di wilayah pegunungan, juga memiliki potensi yang luar biasa.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Frans-Dante/" target="_blank">Frans Dante</a> Ginting saat menerima kedatangan Kepala Dinas Koperasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> dan Perindag Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> Sumantri Bancin bersama sejumlah staf, di ruangan kerjanya gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Sumantri Bancin juga memaparkan berbagai program serta kebutuhan pengembangan koperasi dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> di Pakpak Bharat, sehingga pihaknya berharap dukungan DPRD Sumut, guna memperkuat sinergi program Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> dengan Pemprovsu.</p>
<p>Pada kesempatan itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Frans-Dante/" target="_blank">Frans Dante</a> juga menyambut positif aspirasi tersebut dan menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat Pakpak Bharat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan koperasi dan UMKM, akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui program pemerintah provinsi.</p>
<p>&quot;Untuk kebutuhan di Pakpak Bharat, khususnya Dapil Sumut XI meliputi Kabupaten Dairi, Karo, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> dan daerah lainnya, tentu akan kita tampung. Apa yang menjadi kebutuhan daerah bisa kita sinergikan dengan program dan visi-misi Gubernur Sumut serta Pemkab,&quot; tegas politisi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Golkar/" target="_blank">Golkar</a> ini.</p>
<p>Menurut Dante, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> harus ditempatkan sebagai salah satu kekuatan utama pembangunan ekonomi daerah. Selain membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> juga menjadi pintu masuk untuk mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Frans-Dante/" target="_blank">Frans Dante</a> juga menyatakan kesiapan memperjuangkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat agar dapat direalisasikan melalui anggaran pemerintah daerah.</p>
<p>&quot;Kita siap dan akan diupayakan ada realisasi. Kalau memang programnya prioritas dan dibutuhkan masyarakat, tentu akan kita perjuangkan, termasuk melalui P-APBD,&quot; tandasnya.</p>
<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kopi/" target="_blank">Kopi</a> Lapang</b></p>
<p>Dalam pertemuan itu juga terungkap kabar membanggakan dari dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> Pakpak Bharat, bahwa pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> Perempuan berhasil membawa &quot;<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kopi/" target="_blank">Kopi</a> Lapang&quot;, mewakili Indonesia dalam ajang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> <i>IDEAS Project for <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ASEAN/" target="_blank">ASEAN</a> Women Acceleration Expo di Seoul,</i> Korea Selatan, yang diselenggarakan pada, 24&ndash;27 Agustus 2026.</p>
<p>Menurut Frans Dante, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kopi/" target="_blank">Kopi</a> Lapang tampil bersama perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> dari 10 negara ASEAN. Dalam ajang tersebut, tiga peserta dari Indonesia berhasil meraih prestasi, masing-masing berasal dari Pakpak Bharat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Barat/" target="_blank">Sumatera Barat</a> dan Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>
<p>&quot;Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> dari daerah memiliki peluang besar untuk naik kelas apabila mendapat pembinaan, akses pasar dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan,&quot; pungkas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Frans-Dante/" target="_blank">Frans Dante</a> sembari menambahkan, prestasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kopi/" target="_blank">Kopi</a> Lapang sekaligus menjadi momentum bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> untuk semakin memperkenalkan potensi daerah ke pasar dunia. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9837_UMKM-Pakpak-Bharat-Tembus-Panggung-Internasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28414/umkm-pakpak-bharat-tembus-panggung-internasional/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sumber Air Terbatas, Polda Riau Buat 180 Embung di Lokasi Karhutla</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sumber Air Terbatas, Polda Riau Buat 180 Embung di Lokasi Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Polda Riau membuat embung atau kolam cadanganair di lokasi kebakaran lahan Kabupaten Pelalawan. Embung berfungsi mensuplaiair dalam operasi pemadaman kebakaran di kawasan gambut yang kering.Polda Riau dan Polres Pelalawan masi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Polda Riau membuat embung atau kolam cadanganair di lokasi kebakaran lahan Kabupaten Pelalawan. Embung berfungsi mensuplaiair dalam operasi pemadaman kebakaran di kawasan gambut yang kering.</p>
<p class="MsoNormal">Polda Riau dan Polres Pelalawan masihmelaksanakan operasi pemadaman kebakaran lahan di Desa Kerumutan, KecamatanKerumutan, Kabupaten Pelalawan. Operasi diarahkan ke bagian utara kawasangambut terbakar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kapolres Pelalawan AKBP John LouisLetedara belum lama ini, menyebutkan di lokasi ini, Polda Riau membuat 180embung. Sumber air ini dibutuhkan di areal gambut yang kekeringan. Cadangan airtersebut digunakan untuk memadamkan titik api. Polda Riau mengerahkan 15 alatberat untuk membuat embung.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Luas kebakaran lahan di Desa Kerumutan mencapai700 hektare selama hampir satu bulan. Tim gabungan Polda Riau, PolresPelalawan,TNI, BPBD dan manggala agni sudah berhasil memadamkan 50 persenkawasan gambut yang terbakar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9667_Sumber-Air-Terbatas--Polda-Riau-Buat-180-Embung-di-Lokasi-Karhutla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28411/sumber-air-terbatas-polda-riau-buat-180-embung-di-lokasi-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Lompat ke Sungai, Polisi Ringkus 9 Pelaku Narkoba</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 21:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Lompat ke Sungai, Polisi Ringkus 9 Pelaku Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek dua sarangnarkoba di pemukiman padat kawasan Mangkubumi, Medan. Dalam penggerebekan,polisi sempat terlibat pergumulan dengan seorang pengedar yang mencobamelarikan diri hingga melomp]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek dua sarangnarkoba di pemukiman padat kawasan Mangkubumi, Medan. Dalam penggerebekan,polisi sempat terlibat pergumulan dengan seorang pengedar yang mencobamelarikan diri hingga melompat ke sungai.</p>
<p class="MsoNormal">Lorong sempit di bantaran sungai kawasan Mangkubumi Medanharus dilalui polisi untuk mencapai dua lokasi yang diduga menjadi sarangperedaran narkoba.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi bahkan harus mendobrak pintu salah satu lokasi yangsengaja dikunci pelaku untuk menghindari sergapan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sejumlah pria yang diduga terlibat narkoba mencoba kaburdengan melompat ke sungai. Namun, polisi berhasil mengamankan sembilan pelaku,terdiri dari dua pengedar dan tujuh pengguna narkoba.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari dua lokasi tersebut, petugas juga menyita tujuh paketsabu siap edar, puluhan alat hisap, sejumlah uang, serta sebilah kapak yangtelah dimodifikasi dan diduga disiapkan untuk menyerang petugas.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Ajun Komisaris BesarPolisi Rafli Yusuf Nugraha, Selasa (25/8/2026), menyebutkan kedua lokasimemiliki modus berbeda.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Satu lokasi disamarkan sebagai rumah kos. Lantai satudigunakan untuk transaksi dan mengonsumsi narkoba, sementara lantai dua tetapdifungsikan sebagai kamar kos.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara lokasi lainnya berada di bibir sungai dan dibuatseolah-olah sebagai area kosong yang terbengkalai.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Untuk mencegah aktivitas serupa kembali terjadi, polisimenghancurkan tempat transaksi dan membakar lapak yang digunakan sebagai sarangnarkoba.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sembilan pelaku kini dibawa ke Polrestabes Medan untukmenjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6312_Pengedar-Lompat-ke-Sungai--Polisi-Ringkus-9-Pelaku-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28410/pengedar-lompat-ke-sungai-polisi-ringkus-9-pelaku-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Serahkan Ranperda P-APBD 2026, Pemprovsu Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pasca bencana</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Serahkan Ranperda P-APBD 2026, Pemprovsu Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pasca bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Sumut Tahun Anggaran 2026.Perubahan anggaran tersebu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Perubahan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, pemulihan pasca bencana, pelayanan dasar, serta program prioritas lainnya.</p>
<p>Penyampaian Ranperda tersebut merupakan tindak lanjut atas kesepakatan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> mengenai perubahan Kebijakan Umum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> (KUA) serta perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> atas perhatian, kerjasama, dan komitmen dalam melaksanakan seluruh tahapan penyusunan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2026 secara intensif, konstruktif, dan kolaboratif.</p>
<p>&quot;Penyusunan perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> ini dilakukan untuk merespons dinamika ekonomi, sosial dan fiskal yang berkembang setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> ditetapkan,&quot; ujar Bobby dalam sambutannya, pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumut, di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Menurut Bobby, perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> juga merupakan tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Pusat melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59 Tahun 2026 terkait penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta penyaluran kurang bayar DBH.</p>
<p>Tambahan ruang fiskal tersebut diarahkan untuk mendukung penanganan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, pelayanan dasar, pemulihan ekonomi, penguatan infrastruktur, serta dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota.</p>
<p>Bobby menjelaskan, dalam Ranperda Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026, pendapatan daerah Sumut direncanakan meningkat sebesar Rp1,259 triliun atau 10,80 persen dari semula Rp11,664 Triliun menjadi Rp12,924 Triliun.</p>
<p>Peningkatan pendapatan tersebut bersumber dari penyesuaian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer ke daerah, serta tambahan pendapatan hibah dari Pemerintah Pusat.</p>
<p>Pendapatan PAD Sumut dalam perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> ditargetkan menjadi Rp7,089 Triliun, meningkat Rp122 Miliar atau 1,76 persen dibandingkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> induk sebesar Rp6,967 Triliun.</p>
<p>Sementara itu, pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat ditargetkan mencapai Rp5,816 Triliun atau meningkat Rp1,134 Triliun, setara 24,22 persen, dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> induk sebesar Rp4,682 Triliun.</p>
<p>Untuk belanja daerah, Pemprovsu merencanakan peningkatan dari Rp11,679 Triliun menjadi Rp13,356 Triliun atau bertambah Rp1,678 Triliun.</p>
<p>&quot;Peningkatan belanja tersebut diarahkan untuk memenuhi belanja wajib dan mengikat, pelayanan dasar, pemulihan pasca bencana, pembangunan infrastruktur, program prioritas serta dukungan kepada kabupaten/kota,&quot; jelasnya.</p>
<p>Bobby juga menegaskan, P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tidak sekadar merupakan penyesuaian angka-angka anggaran, tetapi harus diarahkan pada kebutuhan yang menjadi prioritas, memiliki keluaran dan hasil yang terukur, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>&quot;Pemprovsu berkomitmen untuk menjaga kualitas belanja, mempercepat pemulihan pascabencana, memperkuat pelayanan dasar dan infrastruktur, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta meningkatkan sinergi fiskal dengan pemerintah kabupaten/kota,&quot; imbuhnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> berharap pembahasan Ranperda P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2026 bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kebijakan anggaran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan Sumatera Utara.</p>
<p>Sementara itu, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> menyampaikan bahwa pembahasan Ranperda P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Sumut Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.</p>
<p>Erni menegaskan, rancangan perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> tersebut akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut guna memastikan penyusunan anggaran tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan Sumut.</p>
<p>Paripurna tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekda Sumut Timur Tumanggor, Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Sumut, Forkopimda Sumut, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprovsu. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5514_Serahkan-Ranperda-P-APBD-2026--Pemprovsu-Fokus-Infrastruktur-dan-Pemulihan-Pasca-bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28412/serahkan-ranperda-papbd-2026-pemprovsu-fokus-infrastruktur-dan-pemulihan-pasca-bencana/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bangun Jaringan Internet di Daerah Terpencil Mentawai, Yoyo Gilang Arya</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bangun Jaringan Internet di Daerah Terpencil Mentawai, Yoyo Gilang Arya]]></title>
            <description><![CDATA[Seorang pemuda berhasil mendirikan internet didaerah terpencil di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, malahditangkap dan disidang. Padahal karya Yoyo Gilang Arya (39), seorang putradaerah ini banyak manfaat bagi masya]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Seorang pemuda berhasil mendirikan internet di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/daerah-terpencil/" target="_blank">daerah terpencil</a> di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, malahditangkap dan disidang. Padahal karya Yoyo Gilang Arya (39), seorang putradaerah ini banyak manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai,karena salama ini tidak terjangkau jaringan internet.</p>
<p class="MsoNormal">Yogi Gilang Arya, pria asal Kepulauan Mentawaiini, terpaksa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Padang. Yogi didakwakarena telah membuat usaha telokomunikasi tanpa izin usaha mendirikan layananinternet di kampung halamannya yang terpencil.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Disebutkan kalau Yogi membeli perangkatstarlink, lalu menjual paket internet berdasarkan kuota mulai dari Rp10 ribuuntuk dua giga bait (gb) kepada warga di Dusun Sikakap Timur, Desa Sikakap,Kabupaten Kepulauan Mentawai. Yogi pun ditahan di Rumah Tahanan Kelas B KotaPadang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu pengacara Yogi, Romi Martianus,menilai persoalan kelengkapan izin usaha semestinya lebih dahulu ditempatkandalam ranah administratif ketimbang pidana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Seharusnya upaya pembinaan dan sangsiadministratif lebih didahulukan dari pada pidana," ujar Romi, Senin(24/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dikatakannya malah jaksa penuntut umum dariKejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai menjerat Yogi pasal 47 junto pasal 11 ayatsatu undang-undang nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi sebagaimana telahdiubah pada pasal 71 angka 10 UU nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan peraturanpemerintah pengganti UU nomor 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi UU no 1tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurut Yogi kehadiran internet di daerahnyauntuk mempermudah komunikasi di masyarakat karena sudah lama warga inginmerdeka dari jaringan internet koneksi internet starlink milik Yogi lebihkencang dibandingan layanan operator telekomunikasi di daerah itu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tingginya antusiasme warga kemudian Yogimengembangkan layanan menjadi jasa internet. Dia memperluas jangkauan kesejumlah titik di Sikakap dengan mendirikan perusahaan bernama PT MentawaiNetwork Provider. Jaringannya banyak digunakan warga dan pemerintah setempatsejak 2024 hingga Oktober 2025.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7909_Bangun-Jaringan-Internet-di-Daerah-Terpencil--Seorang-Pemuda-Malah-Dipidana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28409/bangun-jaringan-internet-di-daerah-terpencil-mentawai-yoyo-gilang-arya/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabut Asap Melanda, Universitas Riau Berlakukan Proses Belajar Mengajar secara Daring</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabut Asap Melanda, Universitas Riau Berlakukan Proses Belajar Mengajar secara Daring]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kabut asap akibat kebakaran lahan menggangguaktivitas pendidikan di Kampus Universitas Riau. Mahasiswa diliburkan sementaradan melaksanakan perkuliahan secara daring mulai Rabu (26/8/2026), untukmencegah gangguan kesehatan akib]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kabut asap akibat kebakaran lahan menggangguaktivitas pendidikan di Kampus Universitas Riau. Mahasiswa diliburkan sementaradan melaksanakan perkuliahan secara daring mulai Rabu (26/8/2026), untukmencegah gangguan kesehatan akibat polusi udara.</p>
<p class="MsoNormal">Universitas Riau mengeluarkan surat edaranmenyikapi perkembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kabut-asap/" target="_blank">kabut asap</a> yang mengkhawatirkan proses belajar mengajar.Perguruan tinggi negeri terbesar di Provinsi Riau memutuskan mahasiswa belajarsecara online dari rumah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Keputusan tersebut berlaku sejak Rabu hinggatanggal 28 Agustus 2026. Sementara 50 persen dosen dan pegawai universitasdiminta tetap di kampus atau bekerja secara offline.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kondisi inimenyebabkan suasana di Universitas Riau terlihat sepi. Namun, sebagianmahasiswa yang tinggal di sekitar Universitas Riau tetap datang ke kampus.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">PemerintahProvinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru juga menerapkan pembelajaran jarakjauh atau daring. Siswa taman kanak-kanak, SD, SMP dan SMA diminta belajar darirumah sampai kualitas udara membaik.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4077_Kabut-Asap-Melanda--Universitas-Riau-Berlakukan-Proses-Belajar-Mengajar-secara-Daring.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28408/kabut-asap-melanda-universitas-riau-berlakukan-proses-belajar-mengajar-secara-daring/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kebakaran di Gang Melati 7 Tanobato Padangsidimpuan, Ini Keterangannya</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kebakaran di Gang Melati 7 Tanobato Padangsidimpuan, Ini Keterangannya]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kebakaran hebat yang melahap satu unit rumahbertingkat dua di Gang Melati 7 Kelurahan Tanobato, Kecamatan PadangdisimpuanUtara, Kota Padangsidimpuan membuat suasana sekitar menjadi mencekam. Selain balitausia tiga tahun yang me]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kebakaran hebat yang melahap satu unit rumahbertingkat dua di Gang Melati 7 Kelurahan Tanobato, Kecamatan PadangdisimpuanUtara, Kota Padangsidimpuan membuat suasana sekitar menjadi mencekam. Selain balitausia tiga tahun yang menjadi korban tewas, berikut beberapa keterangan yangberhasil dihimpun.</p>
<p class="MsoNormal">Rumah bertingkat dua tersebut merupakan tempattinggal sekaligus juga usaha air minum isi ulang. Korban tewas berinisial N Adalahanak bungsu dari pasangan Hariman Siregar dan Adiler Betmen Sitompul.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Peristiwa itu juga menghanguskan bagian bangunan,sejumlah peralatan dan barang di dalam. Seperti satu unit sepeda motor yangturut ludes terbakar, dimana laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) KotaPadangsidimpuan kerugian ditaksir mencapai Rp400 Juta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Seorang saksi mata yang juga tetangga korban,Arief Matondang mengatakan bahwa dirinya mengatahui peristiwa kebakaran itusetelah mendengar ada ledakan. Ia pun keluar dari rumah untuk memastikankeadaan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat melihat keluar, ia mendapati api membesar dibagian pintu masuk hingga ruang tamu. &quot;Kondisinya di dalam itu ada gas (tabunggas). Saya dan warga lain pun berusaha memadamkan api,&quot; sebutnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Upaya warga memadamkan api lanjut Arief, takmampu mengimbangi besarnya kobaran api. Sehingga kebakaran seluruh bagian rumahtak terhindarkan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kami beberapaorang yang melihat langsung membantu menyiram-nyiram. Karena tidak sangguplagi, kami berteriak meminta pertolongan,&quot; tuturnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Setelah menghubungipetugas, personel Damkar bersama TNI dan Polri pun turut serta memadamkan api. Laporanditerima petugas sekitar pukul 12.41 WIB, dimana tim menuju lokasi mambawa tujuhmobil pemadam.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara ituinformasi dihimpun, bangunan tersebut milik Doni Maulana (39), seorangwiraswasta. Bangunantersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat usaha depot isi ulang air minum.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas juga berupayamencegah api merambat mengenai rumah lainnya yang berdekatan. Bersama personelDamkar, TNI dan Polri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun petugassempat kesulitan untuk mengevakuasi di bagian dalam rumah, karena api sudaberkobar dan menghanguskan rumah beserta isinya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">SekretarisDinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padangsidimpuan, Ismail MarzukiSiregar mengatakan seluruh personel telah berupaya maksimal. &quot;Kami sudahmengerahkan kemampuan, namun korban tidak dapat diselamatkan. Kami sangatberduka,&quot; ujarnya yang kemudian membawa jenazah N untuk evakuasi ke RSUDPadangsidimpuan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain itu,tiga orang petugas Damkar juga mengalami cidera, diantaranya dua orang luka ringandan satu orang tersengat listrik. Termasuk 20 orang warga setempat juga terdampakkebakaran.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dugaansementara penyebab kebakaran adalah adanya korsleting listrik yang memercikkanapi di dekat tumpukan tabung gas. Saat ini Kapolres Padangsidimpuan AKBP NovalNanusa Gegoh Desky melalui Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho bersama TimInafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Untuk dugaanpenyebab kebakaran, polis masih mendalaminya. Sejumlah barang bukti kini sedangdiperiksa dan diidentifikasi.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5727_Kebakaran-di-Gang-Melati-7-Tanobato-Padangsidimpuan--Ini-Keterangannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28406/kebakaran-di-gang-melati-7-tanobato-padangsidimpuan-ini-keterangannya/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi Nasdem dan Ribuan Masyarakat Dukung Usulan Friedrich Silaban jadi Pahlawan Nasional</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi Nasdem dan Ribuan Masyarakat Dukung Usulan Friedrich Silaban jadi Pahlawan Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Ribuan masyarakat Humbang Hasundutan MargaSilaban, mendukungan penuh usulan Fraksi Partai Nasdem DPR RI agar arsitekkenamaan Indonesia, Friedrich Silaban dinobatkan sebagai pahlawan nasionalIndonesia atas jasanya membangun dan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Ribuan masyarakat Humbang Hasundutan MargaSilaban, mendukungan penuh usulan Fraksi Partai Nasdem DPR RI agar arsitekkenamaan Indonesia, Friedrich Silaban dinobatkan sebagai pahlawan nasionalIndonesia atas jasanya membangun dan merancang sejumlah bangunan bersejarah diIndonesia. Salah satunya adalah bangunan monumen nasional atau monas.</p>
<p class="MsoNormal">Dukungan agar ditetapkannya Friedrich Silabanmenjadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pahlawan-nasional/" target="_blank">pahlawan nasional</a> terus bergulir di masyarakat dan berbagai pihak diSumatera Utara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Salah satunya datang dari Parsadaan PomparanBorsak Junjungan Silaban (PPBJS) Sedunia, yang secara tegas mendukung danberharap agar pemerintah dapat mengabulkan usulan agar Friedrich Silabanditetapkan sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pahlawan-nasional/" target="_blank">pahlawan nasional</a> dari Humbanghasundutan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ketua Umum DPP PPBJS, Pantas H Silaban,mengatakan, Rabu (26/8/2026), jika riedrich Silaban layak ditetapkan sebagai<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pahlawan-nasional/" target="_blank">pahlawan nasional</a> karena jasa dan karya beliau sampai saat ini menjadi iconbangunan bersejarah dan masih berdiri kokoh di Indonesia diantaranya MonumenNasional, Masjid Istiqlal dan gedung kantor Bank Indonesia Jakarta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dukungan masyarakat ini juga diwujudkan denganmenandatangani spanduk sebagai bentuk komitmen masyarakat Humbahas sepakatterhadan usulan Friedrich Silaban ditetapkan sebagai pahlawan nasional.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain itu inisiator usulan Friedrich Silabanmenjadi Pahlawan Nasional Fraksi Partai Nasdem, Eriko Silaban, berharap agarpemerintah khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar menyetujui usulan tersebutsebagai bentuk penghargaan terhadap karya-karya dan jasa Friedrich Silaban baginegara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Eriko juga menegaskan bahwa Fraksi PartaiNasdem akan terus menggalang dukungan semua pihak dan mempersiapkan segalakelengkapan administrasi untuk mewujudkan harapan masyarakat HumbangHasundutan, khususnya keluarga besar Marga Silaban di Indonesia dan dunia.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_264_Fraksi-Nasdem-dan-Ribuan-Masyarakat-Dukung-Usulan-Friedrich-Silaban-jadi-Pahlawan-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28407/fraksi-nasdem-dan-ribuan-masyarakat-dukung-usulan-friedrich-silaban-jadi-pahlawan-nasional/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kebakaran Rumah di Tanobato Padangsidimpuan Renggut Nyawa Balita</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kebakaran Rumah di Tanobato Padangsidimpuan Renggut Nyawa Balita]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Satu unit rumah permanen dua lantai ukuran 6x6di Jalan Sutan Soripada Mulia, Gg Melati 7, Lingkungan 2, Kelurahan Tanobato,Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan di lahap api. Didugaperistiwa itu akibat korsleting]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Satu unit rumah permanen dua lantai ukuran 6x6di Jalan Sutan Soripada Mulia, Gg Melati 7, Lingkungan 2, Kelurahan Tanobato,Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan di lahap api. Didugaperistiwa itu akibat korsleting listrik dan memercikkan api ke tabung gas, Rabu(26/8/2026) sekira pukul 13:30 WIB.</p>
<p class="MsoNormal">Didapatkan informasi di lokasi anak korban(pemilik rumah) sedang tidur didalam rumah. Korban sempat menyelamatkan satuanaknya namun anak paling kecil tertinggal di dalam karena api sudah menjalarhingga anak korban (balita) (3 tahun) meninggal dunia atas peristiwa tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Diperkirakan estimasi kerugian sekitar Rp400Juta dan satu orang korban jiwa, balita usia 3 tahun serta dua personel pemadamkebakaran mengalami luka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Amatan wartawan, api berhasil dipadamkan padapukul 16.00 WIB, hingga proses pendinginan oleh petugas damkar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Hingga berita ini di turunkan, belum adaketerangan resmi dari pihak Satreskrim Polres Kota Padangsidimpuan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6104_Kebakaran-Rumah-di-Tanobato-Padangsidimpuan-Renggut-Nyawa-Balita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28405/kebakaran-rumah-di-tanobato-padangsidimpuan-renggut-nyawa-balita/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu dalam Mobil Towing Harley Davidson</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu dalam Mobil Towing Harley Davidson]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Medan  Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap jaringan peredaran narkoba dengan modus kamuflase menggunakan mobil towing yang mengangkut sepeda motor Harley Davidson.Dalam pengungkapan tersebut, polis]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Medan</b> : Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap jaringan peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> dengan modus kamuflase menggunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> yang mengangkut sepeda motor Harley Davidson.</p>

<p data-start="301" data-end="555">Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua pria, Hasto Wahyu Wibowo (45), warga Desa Banyuwasin Separe, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, dan Putra Kesuma (35), warga Lorong Hj Daisyah, Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.</p>
<p data-start="557" data-end="773">Keduanya ditangkap saat melintas menggunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> nomor polisi BG 8589 LN di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Kamis, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.</p>
<p data-start="775" data-end="987">Dari pemeriksaan, petugas menemukan 15 bungkus sabu dengan berat total 15 kilogram yang disembunyikan di sejumlah bagian mobil. Barang tersebut dikemas menggunakan plastik teh China berwarna ungu dengan logo 888.</p>
<p data-start="989" data-end="1212">Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan kedua tersangka memiliki peran sebagai sopir dan kernet <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> yang membawa sepeda motor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Harley-Davidson/" target="_blank">Harley Davidson</a> untuk menyamarkan pengiriman narkoba.</p>
<p data-start="1214" data-end="1434">"Modusnya barang bukti sabu seberat 15 kg itu diselundupkan kedua pelaku yang berperan sebagai sopir dan kernet di dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> yang membawa sepeda motor Harley Davidson," kata Andy Arisandi, Rabu, 26 Agustus 2026.</p>
<p data-start="1436" data-end="1654">Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi yang diterima Timsus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ditres-Narkoba-Polda-Sumut/" target="_blank">Ditres Narkoba Polda Sumut</a> pada 20 Agustus 2026 mengenai adanya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> dari Aceh yang diduga membawa narkotika jenis sabu menuju Pulau Jawa.</p>
<p data-start="1656" data-end="1835">Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan pemantauan hingga akhirnya menghentikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mobil-towing/" target="_blank">mobil towing</a> yang membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Harley-Davidson/" target="_blank">Harley Davidson</a> saat melintas di wilayah Besitang, Langkat.</p>
<p data-start="1837" data-end="2065">"Saat dihentikan, personel langsung mengamankan sopir dan kernet. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti sabu sebanyak 15 bungkus dengan berat total 15 kilogram yang disimpan di beberapa bagian mobil," jelas Andy.</p>
<p data-start="2067" data-end="2329">Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku sabu tersebut akan dibawa menuju Jakarta, Tangerang, Banten. Barang haram itu diperoleh dari seorang pria yang tidak dikenal mereka di kawasan Rayeuk, Aceh Timur, atas suruhan seorang berinisial BS alias Unyil alias Ahed.</p>
<p data-start="2331" data-end="2533">Sabu tersebut selanjutnya rencananya diserahkan kepada seseorang di wilayah Jawa. Untuk mengantarkan barang tersebut, kedua tersangka mengaku dijanjikan upah Rp100 juta setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> diterima pemesan.</p>
<p data-start="2535" data-end="2711">"Kita menyimpulkan kedua pelaku yang diamankan ini merupakan jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> Aceh-Jakarta. Terhadap keduanya bersama barang bukti telah ditahan di Mapolda Sumut," terang Andy.</p>
<p data-start="2713" data-end="2850">Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa Hasto Wahyu Wibowo diduga telah beberapa kali terlibat dalam pengiriman sabu dengan modus serupa.</p>
<p data-start="2852" data-end="2989">Pada 2025, Hasto disebut pernah membawa 20 kilogram sabu bersama BS alias Unyil alias Ahed atas suruhan JP yang masih dalam penyelidikan.</p>
<p data-start="2991" data-end="3184">Kemudian pada 2026, Hasto kembali membawa 12 kilogram sabu tujuan Jakarta bersama D atas suruhan JP. Setelah itu, dia kembali membawa 9 kilogram sabu ke Jakarta bersama I, juga atas suruhan JP.</p>
<p data-start="3186" data-end="3310">"Kasus peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> itu masih dalam pengembangan untuk menangkap jaringan lainnya yang belum tertangkap," pungkas Andy.</p>
<p data-start="3312" data-end="3542">Kedua tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan Aceh-Jakarta.</p>
<p data-start="3544" data-end="3735"><br></p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8835_Polda-Sumut-Gagalkan-Pengiriman-15-Kg-Sabu-dalam-Mobil-Towing-Harley-Davidson.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28401/polda-sumut-gagalkan-pengiriman-15-kg-sabu-dalam-mobil-towing-harley-davidson/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Nias Selatan  Pemerintah Kabupaten Nias Selatan membantah informasi yang menyebut ratusan pengaduan masyarakat atau Dumas periode 2022&ndash2026 tidak ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten Nias Selatan.Inspektorat menegaska]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Selatan</b> : Pemerintah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Nias-Selatan/" target="_blank">Kabupaten Nias Selatan</a> membantah informasi yang menyebut ratusan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> atau Dumas periode 2022&ndash;2026 tidak ditindaklanjuti oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> Kabupaten Nias Selatan.<p data-start="292" data-end="435"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> menegaskan seluruh Dumas yang masuk tetap diproses melalui mekanisme pemeriksaan hingga penerbitan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).</p>
<p data-start="437" data-end="619">&quot;Tidak benar informasi itu. Dumas yang masuk di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> tetap kita tindaklanjuti pemeriksaannya sampai terbitnya LHP,&quot; kata Sekda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> saat dikonfirmasi, 25 Agustus 2026.</p>
<p data-start="621" data-end="817">Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan yang menyoroti dugaan adanya ratusan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> terkait pengelolaan desa maupun sekolah yang disebut belum memperoleh tindak lanjut.</p>
<p data-start="819" data-end="1013">Menurut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> Nias Selatan, proses pemeriksaan terhadap laporan masyarakat tetap berjalan. Bahkan, sejumlah LHP telah diterbitkan dan ditindaklanjuti oleh pihak yang diperiksa atau auditi.</p>
<p data-start="1015" data-end="1155">&quot;Sudah banyak LHP yang kita terbitkan dan telah ditindaklanjuti oleh auditi. Sebagian terproses di APH sampai putusan pengadilan,&quot; jelasnya.</p>
<p data-start="1157" data-end="1327"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> juga menjelaskan bahwa penanganan Dumas dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, salah satunya mengacu pada Permendagri Nomor 8 Tahun 2023.</p>
<p data-start="1329" data-end="1410">&quot;Mekanisme penanganan Dumas berdasarkan Permendagri Nomor 8 Tahun 2023,&quot; ujarnya.</p>
<p data-start="1412" data-end="1650">Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> menilai mekanisme tersebut menjadi dasar dalam menentukan tahapan pemeriksaan, tindak lanjut, hingga kemungkinan meneruskan temuan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/aparat-penegak-hukum/" target="_blank">aparat penegak hukum</a> apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang memenuhi unsur.</p>
<p data-start="1652" data-end="1888">Terkait pemberitaan mengenai penanganan Dumas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> juga membantah tidak terbuka terhadap wartawan. Pihaknya menyebut wartawan yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya tidak melakukan konfirmasi langsung kepada pejabat terkait.</p>
<p data-start="1890" data-end="1956">&quot;Wartawan dimaksud tidak pernah konfirmasi dengan saya,&quot; tegasnya.</p>
<p data-start="1958" data-end="2031">Ia juga memastikan Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> tetap terbuka terhadap insan pers.</p>
<p data-start="2033" data-end="2093">&quot;Pihak Pemda selalu terbuka dengan pihak wartawan,&quot; katanya.</p>
<p data-start="2095" data-end="2204">Menurutnya, informasi mengenai penanganan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> juga disampaikan kepada publik secara berkala.</p>
<p data-start="2206" data-end="2296">&quot;Setiap tahun kita beritakan Dumas yang kita tangani dan telah ditindaklanjuti,&quot; jelasnya.</p>
<p data-start="2298" data-end="2495">Atas pemberitaan yang dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> menyatakan akan menggunakan mekanisme <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hak-jawab/" target="_blank">hak jawab</a> kepada redaksi media yang menerbitkan berita tersebut.</p>
<p data-start="2497" data-end="2558">&quot;Saya akan melakukan upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hak-jawab/" target="_blank">hak jawab</a> ke redaksinya,&quot; ujarnya.</p>
<p data-start="2560" data-end="2933">Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> berharap perbedaan informasi mengenai penanganan Dumas dapat diselesaikan berdasarkan data administrasi dan fakta pemeriksaan. Keterbukaan mengenai jumlah pengaduan yang diterima, LHP yang telah diterbitkan, tindak lanjut auditi, serta perkara yang diteruskan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/aparat-penegak-hukum/" target="_blank">aparat penegak hukum</a> dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh.</p>
<p data-start="2935" data-end="3108">Dengan demikian, publik dapat menilai secara objektif sejauh mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> telah ditangani oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Nias-Selatan/" target="_blank">Kabupaten Nias Selatan</a> sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4151_Inspektorat-Nias-Selatan-Bantah-Ratusan-Dumas-Terabaikan--Sebut-LHP-Telah-Diterbitkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28400/inspektorat-nias-selatan-bantah-ratusan-dumas-terabaikan-sebut-lhp-telah-diterbitkan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Bibit Ternak kepada Enam Kelompok</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Bibit Ternak kepada Enam Kelompok]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Nias Selatan  Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pertanian menyalurkan 121 ekor bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.Bantuan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Selatan</b> : Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> melalui Dinas Pertanian menyalurkan 121 ekor bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.</p>
<p><p data-start="298" data-end="535">Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, Jalan Baloho, Kecamatan Teluk Dalam, Selasa, 25 Agustus 2026. Penyerahan bantuan turut dihadiri anggota DPRD Nias Selatan, Legat Harita dan Sokhiwanolo Waruwu.</p>
<p data-start="537" data-end="748">Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Nias Selatan, John Leonardo Hulu, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan oleh kelompok penerima sehingga memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.</p>
<p data-start="750" data-end="949">"Ketika nanti telah diterima, kami berharap bantuan ini bisa dikembangkan. Jangan sampai baru diterima kemudian langsung dijual. Ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat," ujar John.</p>
<p data-start="951" data-end="1243">Menurutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinas-Pertanian-Nias-Selatan/" target="_blank">Dinas Pertanian Nias Selatan</a> akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan ternak yang disalurkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan sekaligus membantu kelompok penerima mengembangkan usaha peternakan.</p>
<p data-start="1245" data-end="1452">"Kami akan mencoba melakukan pendampingan dan memantau perkembangannya secara berkala. Intinya, kami berharap program ini berhasil dan dapat menunjang perekonomian masyarakat yang menerima bantuan," katanya.</p>
<p data-start="1454" data-end="1699">Berdasarkan data Dinas Pertanian Nias Selatan, bantuan disalurkan kepada enam kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan. Masing-masing kelompok mendapatkan jumlah dan jenis ternak berbeda sesuai proposal serta kebutuhan yang telah ditetapkan.</p>
<p data-start="1701" data-end="2005">Enam kelompok penerima tersebut yakni Nias Agro Swine di Desa Hiliana&#039;a, Kecamatan Teluk Dalam; Fahasaradodo dan Sinar Laut di Desa Bawoza&#039;ua, Kecamatan Teluk Dalam; Hasambua di Desa Bintang Baru, Kecamatan Susua; <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> di Desa Maluo, Kecamatan Salawa&#039;ahe; serta satu kelompok di Desa Onohazumba.</p>
<p data-start="2007" data-end="2186">Total bantuan yang disalurkan mencapai 121 ekor, terdiri dari 109 ekor babi betina dan 12 ekor babi jantan. Ternak tersebut memiliki bobot rata-rata sekitar 20 hingga 25 kilogram.</p>
<p data-start="2188" data-end="2342">John menjelaskan, jenis dan jumlah ternak yang diterima setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal pengajuan dan spesifikasi pengadaan.</p>
<p data-start="2344" data-end="2560">"Jumlah maupun jenis ternak setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal yang diajukan. Jadi, masing-masing kelompok menerima sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditetapkan," jelasnya.</p>
<p data-start="2562" data-end="2762">Anggota DPRD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> dari Fraksi NasDem, Sokhiwanolo Waruwu, menegaskan pentingnya memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-pemerintah/" target="_blank">bantuan pemerintah</a> tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha peternakan masyarakat.</p>
<p data-start="2764" data-end="2995">Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, kelompok penerima diharapkan tidak menjadikan bantuan sebagai komoditas yang langsung diperjualbelikan.</p>
<p data-start="2997" data-end="3247">"Kami berharap bantuan ini sampai kepada masyarakat dan kelompok penerima dapat mengembangkannya. Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kami juga akan melihat langsung perkembangan kelompok-kelompok yang menerima bantuan hari ini," ujar Sokhiwanolo.</p>
<p data-start="3249" data-end="3448">Sementara itu, Ketua Kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> dari Desa Maluo, Kecamatan Hilisalawa&#039;ahe, Filianus Halawa, mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> melalui Dinas Pertanian.</p>
<p data-start="3450" data-end="3569">Filianus mengatakan kelompoknya menerima 10 ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> betina dan satu ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> jantan dalam kondisi sehat.</p>
<p data-start="3571" data-end="3849">"Kelompok Tani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> telah menerima bantuan bibit ternak babi dari Dinas Pertanian Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> sebanyak 10 ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> betina dan satu ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> jantan. Semuanya dalam keadaan sehat dan baik, jumlahnya sesuai dengan yang kami terima," ujar Filianus.</p>
<p data-start="3851" data-end="3955">Ia juga memastikan kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> tidak dipungut biaya dalam proses penerimaan bantuan tersebut.</p>
<p data-start="3957" data-end="4057">"Kami kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> sebagai penerima peternak babi tidak dipungut biaya apa pun," tegasnya.</p>
<p data-start="4059" data-end="4230">Penyaluran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-ternak/" target="_blank">bantuan ternak</a> ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok peternak sekaligus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat Nias Selatan. (AZ)</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1521_Pemkab-Nias-Selatan-Salurkan-121-Bibit-Ternak-kepada-Enam-Kelompok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28399/pemkab-nias-selatan-salurkan-121-bibit-ternak-kepada-enam-kelompok/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, menegaskan bahwa jangan ada yang sok tahu (Sotoy) terhadap sumber anggaran bantuan bencana yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terhadap korban bencana Put]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, menegaskan bahwa jangan ada yang sok tahu (Sotoy) terhadap sumber anggaran bantuan bencana yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terhadap korban bencana Puting Beliung di Medan.</p>
<p>&quot;Nggak dari BTT, Sotoy itu yang bilang dari BTT. Hari ini anggarannya, kita masih ada posko bencana, dan boleh diperuntukkan untuk kebencanaan, dan ini sebenarnya kami sampaikan dari kemarin. Dari posko bencana ataupun dari APBD kami itu ada anggaran untuk pembangunan rumah,&quot; terang Bobby kepada wartawan usai sidang paripurna di Gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Hal itu dikatakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> menyikapi sumber anggaran dari Pemprovsu untuk bantuan bencana di Medan, apakah bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT), atau dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) yang sebelumnya dideklarasikan olehnya.</p>
<p>Bobby menjelaskan, beberapa kabupaten/kota yang dituju untuk bantuan pembangunan hingga sampai dengan hari ini PR nya belum terselesaikan, seperti persoalan tersedianya lahan yang hingga kini menjadi persoalan.</p>
<p>&quot;Jadi kalau mau dibangunkan rumah (korban bencana), ayolah lahannya diselesaikan, jika lahan untuk masyarakat kabupaten/kota itu selesai, ya kita bangun. Sampai hari ini uangnya masih numpuk, kenapa, karena belum bisa kami bangun lahannya,&quot; ungkapnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> juga menekankan, pihaknya tidak ingin menjanjikan yang berujung hutang budi. Pasalnya, jika dibebaskan lahan satu sampai lima hektar, maka Pemprovsu akan segera membangun dengan segera.</p>
<p>&quot;Ya tidak usah disebutkanlah daerah-daerah mana, nanti dibilang tendensius, padahal itu berdasarkan hasil kerjanya masing-masing. Baru satu kota hari ini yang bagus, saya sebutkan yakni Padang Sidimpuan, karena mereka sudah menyiapkan lahan 5 hektare dan rumahnya uangnya ada,&quot; tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut Bobby menerangkan, bahwa ketika nantinya hal tersebut dapat disediakan, ia memastikan tinggal dibangun Cut and Fill (Proses pemindahan tanah) yang masih ada di daerah. </p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa nanti PSU nya akan dibangun. &quot;Nah kan sama metodenya, ribet banget sih kalau mau bangun. Kalau Medan mau bangun silahkan, kalau memang ada uangnya Take Over saja, tidak apa, kami bangun, nanti kalau melewati kewenangannya ya ganti aja uang provinsi, ribet amat nih pemerintah,&quot; tegasnya.</p>
<p>Masih kata Bobby, bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemprovsu mau dukung masyarakat, dan menekankan bahwa jangan dibuat ribet dalam urusan pembangunan bagi siapapun pemerintah daerahnya.</p>
<p>&quot;Kalau memang rasanya kami melampaui kewenangan, yaudah nanti bagian persoalan yang ada di satu daerah kami ngga mau tau kan ngga mungkin, itu masih wilayah Sumut. Jadi kalau merasa punya kemampuan dari yang sudah kami lakukan, yasudah kembalikan saja uangnya. Yang penting masyarakat dululah, jangan heboh-heboh masalah administrasi,&quot; beber Bobby. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8909_Bobby-Nasution--Jangan-Sok-Tahu-Soal-Sumber-Anggaran-Bantuan-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28398/bobby-nasution-jangan-sok-tahu-soal-sumber-anggaran-bantuan-bencana/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tangan-Tangan Istimewa di Kelas Berdaya PEP Rantau Field Aceh Tamiang</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tangan-Tangan Istimewa di Kelas Berdaya PEP Rantau Field Aceh Tamiang]]></title>
            <description><![CDATA[Pagi itu, pelataran Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh Tamiang ketebalan keriuhan yang berbeda. Gelak tawa dan antusiasme membuncah dari 35 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA. Menggenggam skop kecil di tang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id"><font dir="auto"><font dir="auto">Kitakininews.co.id</font></font></a></b><font dir="auto"><font dir="auto"> -</font></font>Pagi itu, pelataran Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aceh-Tamiang/" target="_blank">Aceh Tamiang</a> ketebalan keriuhan yang berbeda. Gelak tawa dan antusiasme membuncah dari 35 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA. Menggenggam skop kecil di tangan masing-masing, mereka dengan telaten menanam 42 bibit pohon ke dalam tanah, sebuah langkah kecil yang menjadi simbol perlindungan hidup mereka terhadap ancaman alam.<p><font dir="auto"><font dir="auto">Di kawasan yang tergolong rawan bencana seperti Aceh Tamiang, kelompok disabilitas kerap menjadi pihak paling rentan akibat minimalnya simulasi keselamatan yang ramah disabilitas. Melalui program "Kelas Berdaya", Pertamina EP (PEP) Rantau Field bersama Satgas Digdaya mematahkan batasan tersebut. Mereka menghadirkan ruang belajar inklusif yang memadukan mitigasi bencana dengan kepedulian lingkungan.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Tanpa materi yang rumit, para siswa mengajarkan panduan penyelamatan darurat menggunakan metode visual dan praktik langsung. Mereka juga dibekali puluhan alat kebersihan sekolah serta diajak terlibat langsung dalam aksi penghijauan berbasis alam untuk mengurangi risiko banjir dan perubahan iklim.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Acara ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Mereka mengajarkan mitigasi bencana sekaligus terlibat dalam aksi penghijauan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kelas-Berdaya/" target="_blank">Kelas Berdaya</a> sangat membantu membangun kepercayaan diri dan karakter peduli lingkungan," ujar Budi Gunawan, Wakil Kepala SLBN Pembina Aceh Tamiang.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) berkelanjutan oleh PEP Rantau Field, unit operasional Pertamina Hulu Rokan Zona 1 di bawah pengawasan SKK Migas Sumbagut dan BPMA.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Field Manager Pjs PEP Rantau, Mulki Hakiem Adli Mustaqiem, menegaskan bahwa pendidikan keselamatan adalah hak seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali. "Kami percaya bahwa perubahan selalu diawali dengan langkah-langkah sederhana. Seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, dan membangun kepedulian sejak dini," ungkapnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Di balik keterbatasan, tangan-tangan istimewa ini telah membuktikan bahwa kesiapsiagaan bencana dan kelestarian bumi bukan sekedar urusan orang dewasa atau masyarakat awam, melainkan tanggung jawab bersama yang bisa dipupuk oleh siapa saja.</font></font></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6643_Tangan-Tangan-Istimewa-di-Kelas-Berdaya-PEP-Rantau-Field-Aceh-Tamiang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/28397/tangantangan-istimewa-di-kelas-berdaya-pep-rantau-field-aceh-tamiang/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dirawat di Rumah Sakit Usai Nekat Sedot Lemak, Inul Daratista: Aku Kurang Bersyukur</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dirawat di Rumah Sakit Usai Nekat Sedot Lemak, Inul Daratista: Aku Kurang Bersyukur]]></title>
            <description><![CDATA[Pedangdut Inul Daratista harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengalami masalah usai menjalani sedot lemak.Melansir berbagai sumber, Rabu (26/8/2026), Inul mengaku mau sedot lemak karena penasaran melihat selebritas lain]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pedangdut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> Daratista harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengalami masalah usai menjalani sedot lemak.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (26/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> mengaku mau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sedot-lemak/" target="_blank">sedot lemak</a> karena penasaran melihat selebritas lain bisa langsing.</p>
<p>"Mungkin aku kurang bersyukur," aku Inul.</p>
<p>Padahal, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> bisa dikatakan rajin berolahraga, sudah 20 tahun yoga dan rutin ke gym.</p>
<p>"Perut udah sixpack, cuma kadang-kadang lengan agak gede. Manusia selalu ada yang kurang," tambah Inul.</p>
<p>Sejatinya, saat mengutarakan niat untuk sedot lemak, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> tak mendapatkan izin dari suaminya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Adam/" target="_blank">Adam</a> Suseno.</p>
<p>"Tapi karena gatel, tiba-tiba, aku diem-diem telepon suster yang jual produk yang disuntik itu," kata Inul.</p>
<p>Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, kondisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> dinyatakan sehat. Sehingga ia cukup percaya diri untuk melanjutkan tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sedot-lemak/" target="_blank">sedot lemak</a> tanpa sepengetahuan suami.</p>
<p>"Aku akhirnya suntik lah diem-diem," imbuhnya.</p>
<p>Tapi ternyata, sore hingga malam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> mengalami kondisi yang tak ia duga sebelumnya.</p>
<p>"Sore mulai gemeteran, tapi aku enggak ngomong sama mas Adam. Tiba-tiba malemnya udah kejang. Akhirnya masuk rumah sakit, opname empat hari," pungkas Inul.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9182_Dirawat-di-Rumah-Sakit-Usai-Nekat-Sedot-Lemak--Inul-Daratista--Aku-Kurang-Bersyukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28396/dirawat-di-rumah-sakit-usai-nekat-sedot-lemak-inul-daratista-aku-kurang-bersyukur/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Abdul Mu&rsquo;ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN &ampmdash Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu&amp039ti, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) yang selama 39 tahun konsisten mengem]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -MEDAN &mdash; <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Menteri-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah/" target="_blank">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah</a> (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu&#039;ti, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yayasan-Perguruan-Sultan-Iskandar-Muda/" target="_blank">Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda</a> (YPSIM) yang selama 39 tahun konsisten mengembangkan pendidikan sekaligus merawat keberagaman di Indonesia.</p>
<p>Hal itu disampaikan Abdul Mu&#039;ti saat menghadiri peringatan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> bertema "39 Tahun Merawat Keberagaman Bangsa" di halaman Universitas Satya Terra Bhinneka, Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal, Medan, Rabu 26 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="1193" data-end="1330">Abdul Mu&#039;ti bahkan melontarkan pernyataan bernada gurauan sebagai bentuk kekagumannya terhadap kiprah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> yang didirikan dr Sofyan Tan.</p>
<p data-start="1332" data-end="1568">"Kalau semua lembaga pendidikan di Indonesia seperti ini, maka <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Menteri-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah/" target="_blank">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah</a> tidak diperlukan lagi. Semua sudah selesai diurus oleh masyarakat," kata Abdul Mu&#039;ti yang disambut tawa dan tepuk tangan para undangan.</p>
<p data-start="1570" data-end="1760">Menurut Abdul Mu&#039;ti, apa yang dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> selama hampir empat dekade merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p data-start="1762" data-end="1928">"Apa yang dilakukan Pak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> adalah bukti nyata bagaimana masyarakat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat ke-Indonesia-an kita," ujarnya.</p>
<p data-start="1930" data-end="2151">Abdul Mu&#039;ti menilai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perbedaan agama, suku, budaya dan latar belakang ekonomi dapat hidup berdampingan dalam satu lingkungan pendidikan.</p>
<p data-start="2153" data-end="2331">Ia menyebut sekolah semestinya menjadi meeting point sekaligus melting point bagi anak-anak Indonesia. Mereka dapat tumbuh bersama tanpa harus kehilangan identitas masing-masing.</p>
<p data-start="2333" data-end="2501">"Persatuan bukan berarti menyeragamkan perbedaan. Justru kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan menerima perbedaan dan bekerja sama di tengah keberagaman," katanya.</p>
<p data-start="2503" data-end="2755">Menurut Abdul Mu&#039;ti, konsep pendidikan yang dikembangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> semakin relevan di tengah tantangan Indonesia saat ini. Sejak awal berdiri, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> juga memberikan ruang pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui konsep subsidi silang.</p>
<p data-start="2757" data-end="2905">Abdul Mu&#039;ti turut mengapresiasi hubungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> dengan pemerintah, termasuk sinerginya dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> yang salah satunya diwakili Sofyan Tan.</p>
<p data-start="2907" data-end="3046">Saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menyampaikan harapan terkait dukungan pemerintah melalui program BOS, PIP dan KIP, Abdul Mu&#039;ti kembali melontarkan gurauan.</p>
<p data-start="3048" data-end="3233">"Kalau tadi Pak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> masih menyebut PIP dan KIP, itu hanya basa-basi saja. Karena sesungguhnya tanpa dikasih PIP dan KIP pun saya kira sekolah ini, kampus ini akan maju," ujarnya.</p>
<p data-start="3235" data-end="3493">Sementara itu, Ketua Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> dr <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menceritakan perjalanan panjang yayasan yang dibangunnya sejak 39 tahun lalu. Ia menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> lahir dalam kondisi serba terbatas dan sebagian besar pembangunan awal dilakukan menggunakan pinjaman bank.</p>
<p data-start="3495" data-end="3719">Dengan modal pinjaman Rp60 juta, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> saat itu memiliki lahan seluas 1.500 meter persegi, tujuh ruang kelas dan tiga ruang administrasi untuk menampung 171 siswa. Sebagian besar siswa ketika itu tidak membayar uang sekolah.</p>
<p data-start="3721" data-end="3877">"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> ini gila," ujar Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengenang komentar sejumlah orang terhadap perjuangannya membangun YPSIM.</p>
<p data-start="3879" data-end="4118">Sebagai seorang dokter, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> bahkan menyisihkan penghasilannya untuk membantu pendidikan. Ia juga turun langsung mencari anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk di kawasan pinggir sungai, untuk diberikan kesempatan bersekolah.</p>
<p data-start="4120" data-end="4370">Setelah 39 tahun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> kini berkembang menjadi tujuh lembaga pendidikan dari jenjang TK hingga perguruan tinggi. Jumlah peserta didik di sekolah mencapai 4.533 siswa, sedangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a> telah memiliki sekitar 7.500 mahasiswa.</p>
<p data-start="4372" data-end="4569"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengatakan semangat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> tidak berhenti pada pembangunan fasilitas pendidikan. Program anak asuh dan subsidi silang terus dijalankan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.</p>
<p data-start="4571" data-end="4693">"Sekolah boleh cantik, boleh mewah, tetapi isinya diperuntukkan bagi orang-orang yang terzalimi secara ekonomi," tegasnya.</p>
<p data-start="4695" data-end="4845">Menurut Sofyan Tan, selama perjalanan YPSIM, lebih dari Rp71 miliar telah dialokasikan untuk membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.</p>
<p data-start="4847" data-end="4988">Ia pun menawarkan pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> sebagai salah satu model yang dapat dikembangkan bersama pemerintah dalam membangun pendidikan integratif.</p>
<p data-start="4990" data-end="5223">"Kalau ingin membangun sekolah integrasi, sekolah yang bermutu, Pak Menteri boleh belajar dari Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda. Kami siap untuk berpartner dengan pemerintah membangun masa depan generasi muda," ujar Sofyan Tan.</p>
<p data-start="5225" data-end="5451">Ia berharap pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> selama 39 tahun dapat menjadi inspirasi dalam membangun pendidikan bermutu yang tetap menjunjung keberagaman serta memberikan keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p data-start="5453" data-end="5940">Peringatan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> turut dihadiri Staf Ahli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mendikdasmen/" target="_blank">Mendikdasmen</a> Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag., Staf Khusus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mendikdasmen/" target="_blank">Mendikdasmen</a> Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar Dr. Rita Pranawati, S.S., M.A., para donatur dan orang tua siswa, Anggota Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Felix Iskandar Harjatanaya, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Finche Kosmanto, serta jajaran kepala sekolah, guru dan pimpinan Universitas Satya Terra Bhinneka.</p>
<p data-start="5942" data-end="6091">Rangkaian peringatan juga diisi pemberian penghargaan masa bakti kepada sejumlah guru dan tenaga pendidik serta penghargaan kepada siswa berprestasi.</p>
<p data-start="6093" data-end="6356">Usai prosesi potong tumpeng, Abdul Mu&#039;ti secara spontan mengajak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> bernyanyi bersama para siswa yang tergabung dalam kelompok paduan suara. Momen tersebut menjadi penutup perayaan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan.</p>
<p data-start="6358" data-end="6748" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1808_Abdul-Mu-rsquo-ti-Dorong-Model-Pendidikan-YPSIM-Jadi-Inspirasi-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28395/abdul-mursquoti-dorong-model-pendidikan-ypsim-jadi-inspirasi-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Kasus stroke kini makin mengintai usia muda. Jika dahulu gangguan pembuluh darah otak ini dominan menyerang kelompok usia lanjut di atas 60 tahun, kini tak sedikit pasien berusia akhir 30 hingga awal 40 tahun yang berjatuhan akib]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kasus stroke kini makin mengintai usia muda. Jika dahulu gangguan pembuluh darah otak ini dominan menyerang kelompok usia lanjut di atas 60 tahun, kini tak sedikit pasien berusia akhir 30 hingga awal 40 tahun yang berjatuhan akibat serangan stroke. Di tengah ancaman ini, kesadaran masyarakat akan metode diagnostik dan pengobatan stroke kerap diwarnai salah kaprah, terutama mengenai istilah Digital Subtraction Angiography (DSA) dan metode brainwash.</p>
<p>Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Columbia Asia Medan, dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara prosedur diagnostik terstandar dan terapi berbasis penelitian agar tidak salah mengambil keputusan medis.</p>
<p>Banyak orang menggeneralisasi bahwa DSA adalah brainwash. Menurut dr. Steven, hal ini merupakan persepsi yang keliru. "DSA itu adalah metode pemeriksaan medis standar internasional untuk mendeteksi pembuluh darah. Secara historis, DSA pertama kali ditemukan oleh Egas Moniz, seorang pakar asal Portugis, dan bukan pencetus brainwash," ujar dr. Steven kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Dijelaskannya, prosedur DSA bekerja layaknya kateterisasi pada jantung. DSA ini, jelas dia, yang juga ada di RS Columbia Asia Medan, merupakan tindakan invasif ringan menggunakan kateter untuk memetakan aliran darah di leher hingga kepala secara real-time melalui gambar bergerak (video), bukan sekadar foto statis seperti CT scan atau MRI biasa.</p>
<p>Sementara itu, sambungnya, brainwash (cuci otak), yang populer lewat tindakan heparin flushing merupakan bentuk terapi yang dicetuskan dan dipopulerkan oleh Prof. Terawan. "Kalau DSA itu pemeriksaan diagnostik terstandar global. Kalau kita bicara DSA di Singapura, Jepang, atau Amerika Serikat, para medis di sana paham itu pemeriksaan. Tapi kalau kita bilang brainwash, mereka bingung karena itu kearifan lokal," jelasnya.</p>
<p>dr. Steven menekankan, dirinya tidak dalam posisi mendukung maupun menentang terapi brainwash. Menurut kode etik medis, suatu pengobatan baku harus berpijak pada standar guideline dan penelitian medis komprehensif.</p>
<p>"Saya mengategorikan brainwash sebagai pengobatan berbasis penelitian, sama halnya seperti stem cell atau terapi kemoterapi tertentu yang masih dikembangkan. Belum ada bukti riset yang menyatakan itu jelek, tetapi juga belum ada standar bukti klinis global yang menyatakan itu bagus. Jadi, keputusan sepenuhnya kembali kepada hak pasien setelah mendapatkan pemahaman yang benar," tambahnya.</p>
<p><b>Mitos Obat Penurun Tensi dan Ancaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stroke/" target="_blank">Stroke</a> Usia Muda</b></p>
<p>Selain meluruskan persepsi prosedur medis, dr. Steven menyoroti pola hidup dan persepsi salah mengenai konsumsi obat-obatan kronis. Perubahan gaya hidup modern, tingginya konsumsi karbohidrat, gorengan, gula, garam, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi pemicu utama meningkatnya kasus stroke di usia produktif.</p>
<p>Dia membeberkan salah satu pemicu fatal serangan stroke berulang, yakni berhentinya konsumsi obat darah tinggi akibat terpengaruh mitos di media sosial. "Banyak pasien menghentikan obat tensi karena mendengar kabar burung atau edukasi keliru di media sosial seperti TikTok dan Instagram yang menyebut obat darah tinggi bisa merusak ginjal. Ini salah kaprah," tegas dr. Steven.</p>
<p>Menurutnya, ginjal justru rusak akibat kondisi darah tinggi dan gula darah yang tidak terkontrol, bukan karena obat-obatan yang dikonsumsi di bawah pengawasan dokter. Menghentikan obat darah tinggi secara sepihak berisiko fatal memicu stroke sumbatan maupun pendarahan yang berujung pada kelumpuhan permanen.</p>
<p><b>Golden Period dan Deteksi Dini</b></p>
<p>Dijelaskan dr. Steven, stroke merupakan penyebab cacat nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Keparahan gejalanya sangat bergantung pada lokasi penyumbatan. Jika terjadi pada otak kiri, dampaknya akan terasa pada anggota gerak tubuh sebelah kanan dan sering kali disertai gangguan bicara atau komunikasi secara total.</p>
<p>Dalam penanganan stroke akut, kata dia, waktu adalah kunci utama (golden period). Jika pasien tiba di rumah sakit dalam rentang waktu kurang dari 4,5 jam hingga 24 jam, tindakan evaluasi dan penanganan darurat seperti trombektomi (penarikan sumbatan pembuluh darah) dapat menyelamatkan fungsi otak dari kerusakan permanen. Dan Rumah Sakit Columbia Asia Medan terus berkomitmen menyediakan fasilitas kesehatan modern dan penanganan komprehensif bagi pasien stroke maupun gangguan neurologis lainnya. </p>
<p>Hospital CEO RS Columbia Asia Medan, dr. Stella Sheyren Sumampow, MARS., CDCAP., CHAE., CPCCP, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini (medical check-up) serta berkonsultasi dengan tenaga medis profesional adalah langkah krusial dalam menekan angka kecacatan akibat stroke.</p>
<p>Edukasi yang tepat serta pemahaman menyeluruh terhadap tindakan medis diharapkan dapat membantu masyarakat memilah informasi kesehatan secara bijak dan mengutamakan pencegahan melalui pola hidup sehat.</p>
<p>"Pesan kami sederhana, kenali gejalanya, jangan menunda pertolongan, dan percayakan keputusan pemeriksaan maupun tindakan kepada tim medis. Kehadiran layanan DSA merupakan bagian dari upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS-Columbia-Asia-Medan/" target="_blank">RS Columbia Asia Medan</a> menyediakan teknologi yang dapat mendukung diagnosis dan penanganan gangguan pembuluh darah secara lebih terintegrasi," tandasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3995_Antara-DSA-dan-Brainwash--Mengurai-Persepsi-Penanganan-Stroke-Menurut-Pakar-Neurologi-RS-Columbia-Asia-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28394/antara-dsa-dan-brainwash-mengurai-persepsi-penanganan-stroke-menurut-pakar-neurologi-rs-columbia-asia-medan/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>