<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 09:34:20 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persija Anggap Remeh Keangkeran Stadion Utama Sumut? Bawa 19 Pemain Hadapi PSMS Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persija Anggap Remeh Keangkeran Stadion Utama Sumut? Bawa 19 Pemain Hadapi PSMS Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Persija membawa 19 pemain ke Medan, sementara PSMS mengincar kemenangan demi mempertahankan rekor kandang di Stadion Utama Sumatera Utara.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta berani menantang keangkeran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara dengan hanya membawa 19 pemain untuk menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> pada laga pembuka <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/I-League-Cup/" target="_blank">I.League Cup</a> 2026/2027, Selasa (3/11/2026) malam. Apakah Macan Kemayoran terlalu percaya diri menghadapi Ayam Kinantan di kandangnya sendiri, atau justru ada strategi khusus di balik minimnya kekuatan yang diboyong ke Medan?</p>
<p><p>Situasi itu, bagi suporter PSMS cukup layak menjadi perhatian. Ketika tuan rumah bertekad menurunkan tim terbaik, Macan Kemayoran justru datang dengan rombongan terbatas yang turut diisi pemain muda serta pemain yang minim menit bermain di Super League. </p>
<p>Situasi ini memunculkan pertanyaan: apakah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> benar-benar sudah memperhitungkan ancaman PSMS, atau menganggap laga di Medan sekadar kesempatan untuk merotasi pemain?</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tentu punya alasan tersendiri. Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara bukan tempat yang bisa dipandang sebelah mata. Sejak ditangani Eko Purdjianto pada Januari 2026, PSMS belum pernah menelan kekalahan pada laga Pegadaian Championship di kandang tersebut. Tiga kemenangan kandang pada musim ini semakin mempertebal kepercayaan diri Ayam Kinantan. Kini, suporter PSMS menanti jawaban di lapangan: mampukah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> membawa pulang poin, atau justru pulang dengan kekalahan yang memperpanjang keangkeran markas PSMS?</p>
<p>Situasi ini membuka peluang bagi PSMS untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Terlebih, tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut memiliki modal berupa konsistensi penampilan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara bersama pelatih Eko Purdjianto.</p>
<p>Namun, menganggap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> datang tanpa ambisi tentu terlalu dini. Asisten Pelatih Persija, Choi In-cheul, menegaskan timnya tetap memburu kemenangan meskipun membawa komposisi pemain yang berbeda dari pertandingan Super League.</p>
<p>"Bawa 19 pemain ke Medan untuk menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> besok," ujar Choi dalam konferensi pers melalui video conference, Senin (2/11/2026) malam.</p>
<p>Choi mengakui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> sudah memiliki gambaran mengenai kekuatan PSMS setelah kedua tim bertemu pada Piala Presiden sebelumnya. Ia juga menaruh perhatian terhadap kualitas pemain asing yang dimiliki tuan rumah.</p>
<p>"Memang kita pernah lawan PSMS di Piala Presiden kemarin, kami tahu kekuatan PSMS, mereka punya kualitas pemain asing yang bagus. Tapi persiapan kami juga baik, besok kami siap ambil poin," ucapnya.</p>
<p>Pernyataan tersebut menunjukkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tidak ingin menjadikan keterbatasan jumlah pemain sebagai alasan untuk kehilangan poin. Meski target khusus kompetisi belum ditetapkan, Choi memastikan anak asuhnya tetap berusaha meraih hasil maksimal.</p>
<p>"Target kita belum ditentukan, tapi sebagai tim profesional kita tentu berusaha untuk cari kemenangan. Jadi kami akan berusaha maksimal di setiap pertandingan," katanya.</p>
<p>Kehadiran sejumlah pemain yang jarang tampil di Super League mengindikasikan adanya kesempatan rotasi di kubu Persija. Selain mempertimbangkan kebugaran, pertandingan ini dapat menjadi ajang bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas di hadapan tim pelatih.</p>
<p>Choi menegaskan, perbedaan pengalaman dan jumlah menit bermain tidak serta-merta mencerminkan kesenjangan kemampuan di dalam skuad Macan Kemayoran.</p>
<p>"Memang pemain yang kita bawa di sini banyak pemain muda dan jarang menit bermain di Liga 1 (Super League), tapi kualitas pemain kita tidak jauh berbeda satu sama lain," tuturnya.</p>
<p>Penjaga gawang Persija, Aqil Savik, menyambut positif kesempatan tersebut. Baginya, laga melawan PSMS menjadi peluang untuk membuktikan kemampuan sekaligus menjawab kepercayaan yang diberikan tim pelatih.</p>
<p>"Ini sebuah kesempatan yang bagus, untuk saya pribadi dan teman-teman yang belum banyak dapat menit bermain. Bukan soal rotasi, saya kira semua pemain punya kemampuan dan kualitas yang sama untuk pertandingan besok," kata Aqil.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> sebelumnya juga telah menetapkan tiga pemain asing yang paling memungkinkan dibawa berdasarkan kondisi kebugaran, yakni Kyohei Yoshino, Kerim Memija, dan Kwon Chang-hoon.</p>
<p>Sementara itu, PSMS berpeluang memanfaatkan dukungan suporter, pemahaman terhadap kondisi lapangan, serta komposisi pemain yang disiapkan untuk pertandingan ini. Sebaliknya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> harus memastikan para pemain yang mendapat kesempatan tampil mampu menjaga intensitas dan disiplin permainan.</p>
<p>Dengan membawa 19 pemain, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> memang memberikan ruang lebih besar bagi rotasi. Namun, belum tentu langkah tersebut mencerminkan rendahnya ambisi mereka. Pernyataan Choi justru memperlihatkan bahwa kemenangan tetap menjadi sasaran.</p>
<p>Bagi PSMS, pertandingan ini menjadi kesempatan menjaga rekor kandang membuka perjalanan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/I-League-Cup/" target="_blank">I.League Cup</a> dengan hasil meyakinkan. Selain itu, hasil positif juga akan membuat asa Angelo Meneses dkk terjaga jelang big match kontra Persiraja Banda Aceh di tempat yang sama, empat hari berselang (Sabtu 7 November 2026).</p>
<p>Bagi Persija, duel ini merupakan ujian kedalaman skuad dan kesempatan bagi pemain yang minim menit bermain untuk membuktikan diri.</p>
<p>Pertanyaannya, mampukah PSMS mempertahankan keangkeran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara menghadapi tim yang notabene berkompetisi satu level di atas PSMS Medan? Atau justru para pemain pelapis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> yang mencuri perhatian pada laga pembuka kompetisi ini?</p>
<p>I.League.CupPertandingan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> kontra <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29857/persija-anggap-remeh-keangkeran-stadion-utama-sumut-bawa-19-pemain-hadapi-psms-medan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ahli Pidana Mudzakkir Soroti Perkara ATM BCA: Korban Dugaan Pencurian Justru Jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ahli Pidana Mudzakkir Soroti Perkara ATM BCA: Korban Dugaan Pencurian Justru Jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Ahli pidana UII Prof Mudzakkir menyoroti perkara dugaan pencurian uang melalui ATM BCA yang berujung pada penetapan pihak yang mengaku sebagai korban sebagai tersangka pemerasan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>JAKARTA</b> : Ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H., menyoroti penanganan perkara dugaan pencurian uang melalui ATM BCA yang menyeret pihak yang mengaku sebagai korban menjadi tersangka dugaan pemerasan dan pengancaman.</p>
<p><p>Dalam keterangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 2 November 2026, Mudzakkir menilai penyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres-Metro-Jakarta-Pusat/" target="_blank">Polres Metro Jakarta Pusat</a> harus melihat perkara tersebut secara utuh, bukan memisahkan dugaan pencurian sebagai peristiwa awal dari proses negosiasi pengembalian uang dan ganti kerugian yang terjadi setelahnya.</p>
<p>Menurut Mudzakkir, terdapat tiga dimensi peristiwa hukum yang harus diperhatikan dalam mengkaji suatu perkara, yakni ante factum atau peristiwa sebelum kejadian, factum atau peristiwa yang terjadi, serta post factum atau rangkaian peristiwa setelahnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, apabila permintaan pengembalian uang dan ganti kerugian dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelesaian dugaan tindak pidana pencurian secara damai, tindakan tersebut tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai pemerasan atau pengancaman.</p>
<p>"Jadi bukan pemerasan, meminta ganti itu bukan pemerasan dalam konteks penyelesaian secara damai," tegas Mudzakkir.</p>
<p>Ia kemudian menyinggung dugaan pencurian uang melalui ATM BCA yang diduga melibatkan Vinson Leocarlius. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi titik awal pemeriksaan untuk menilai apakah pembayaran uang yang kemudian dipersoalkan merupakan bagian dari kesepakatan perdamaian atau benar-benar terjadi akibat adanya pemaksaan.</p>
<p>Mudzakkir berpandangan, ketika seseorang diduga mengambil uang milik orang lain, kemudian muncul negosiasi pengembalian uang disertai permintaan ganti kerugian materiil maupun immateriil, seluruh rangkaian peristiwa itu harus diperiksa sebagai satu kesatuan.</p>
<p>Karena itu, ia menilai dugaan tindak pidana pencurian sebagai peristiwa awal perlu diperiksa secara jelas sebelum penyidik menarik kesimpulan terhadap tuduhan pemerasan yang muncul kemudian.</p>
<p>Lebih lanjut, Mudzakkir menjelaskan bahwa pengembalian uang yang diduga hasil pencurian tidak dengan sendirinya menghapus tindak pidana tersebut. Ia menyebut dugaan pencurian yang melibatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Vinson-Leocarlius/" target="_blank">Vinson Leocarlius</a> sebagai voltooid delict atau delik yang telah selesai.</p>
<p>Dengan demikian, menurutnya, penghentian perkara dugaan pencurian hanya karena uang telah dikembalikan perlu dikaji kembali berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Mudzakkir juga menyoroti adanya pembayaran yang disebut berlangsung dalam rangka negosiasi perdamaian, tetapi kemudian dijadikan dasar pelaporan terhadap pihak penerima pembayaran atas dugaan pemerasan.</p>
<p>Ia secara khusus menyinggung informasi bahwa transfer uang dilakukan sendiri oleh pihak pelapor tanpa sepengetahuan penerima pembayaran. Bahkan, nomor rekening penerima disebut dicari sendiri oleh pihak yang mengirimkan uang tersebut.</p>
<p>Menurut Mudzakkir, fakta mengenai mekanisme pembayaran itu perlu diperiksa untuk mengetahui apakah benar terdapat unsur pemaksaan atau ancaman yang melawan hukum.</p>
<p>Ia mengingatkan, apabila pembayaran tersebut merupakan bagian dari upaya penyelesaian secara damai, proses hukum tidak boleh langsung mengonstruksikannya sebagai pemerasan tanpa terlebih dahulu menguji peristiwa pencurian yang menjadi latar belakangnya.</p>
<p>Permintaan penggantian kerugian materiil maupun immateriil, lanjutnya, pada prinsipnya dapat menjadi bagian dari negosiasi perdamaian. Demikian pula pemberitahuan mengenai adanya laporan polisi kepada pihak yang diduga melakukan pencurian tidak otomatis dapat dikategorikan sebagai pengancaman yang melawan hukum.</p>
<p>Pandangan tersebut menjadi dasar untuk menguji kembali ketepatan konstruksi perkara pemerasan terhadap pihak yang sebelumnya mengaku sebagai korban dugaan pencurian. Menurut Mudzakkir, unsur pemaksaan yang melawan hukum serta maksud memperoleh keuntungan secara melawan hukum harus dibuktikan secara utuh.</p>
<p>Dalam keterangannya, ia juga mengingatkan bahwa pemisahan penanganan perkara yang saling berkaitan tanpa mempertimbangkan hubungan antara peristiwa awal dan peristiwa berikutnya berpotensi menimbulkan kekeliruan dalam proses peradilan.</p>
<p>"Kalau proses kesesatan ini berlanjut harus berhenti. Supaya apa? Tidak terjadi kesesatan berikutnya," ujarnya.</p>
<p>Mudzakkir berpandangan, perkara dugaan pemerasan sebaiknya dipertimbangkan untuk ditunda penanganannya sampai perkara dugaan pencurian yang menjadi latar belakangnya diperiksa dan memperoleh kejelasan hukum.</p>
<p>Ia turut menyinggung konsep obstruction of justice atau perintangan proses peradilan sebagai salah satu risiko hukum apabila terdapat tindakan melawan hukum yang bertujuan menyesatkan proses penegakan keadilan. Namun, ada atau tidaknya unsur tersebut tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan tersendiri.</p>
<p>Berdasarkan pandangan ahli tersebut, Mudzakkir menilai penghentian penyidikan dugaan pencurian dan berlanjutnya perkara pemerasan terhadap pihak yang mengaku sebagai korban perlu dievaluasi secara menyeluruh.</p>
<p>Ia juga berpandangan penyidik dapat mempertimbangkan pembukaan kembali penanganan perkara dugaan pencurian apabila ditemukan bukti yang belum dinilai secara tepat. Pemeriksaan terhadap perkara awal dinilai diperlukan untuk memperoleh gambaran fakta secara utuh.</p>
<p>Sementara itu, kuasa hukum terdakwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPT/" target="_blank">BPT</a> meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> memeriksa Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung beserta jajaran penyidik yang menangani perkara tersebut.</p>
<p>Permintaan itu disampaikan sebagai bentuk keberatan atas konstruksi dan penanganan perkara yang dinilai perlu dievaluasi, terutama terkait penghentian penyidikan dugaan pencurian uang melalui ATM BCA dan penetapan pihak yang mengaku sebagai korban sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4881_Ahli-Pidana-Mudzakkir-Soroti-Perkara-ATM-BCA--Korban-Dugaan-Pencurian-Justru-Jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29858/ahli-pidana-mudzakkir-soroti-perkara-atm-bca-korban-dugaan-pencurian-justru-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 08:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?]]></title>
            <description><![CDATA[Shin Taeyong absen karena masalah kesehatan, tetapi Persija Jakarta tetap optimistis menghadapi PSMS Medan pada pembukaan League Cup 2026/2027.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta dipastikan tidak didampingi pelatih kepala Shin Tae-yong saat menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> pada laga pembuka League Cup 2026/2027 di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026) malam.<p><p>Pelatih asal Korea Selatan yang akrab disapa STY tersebut tidak ikut dalam rombongan Macan Kemayoran menuju Medan karena mengalami masalah kesehatan. Meski demikian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> memastikan persiapan tim tetap berjalan sesuai rencana menjelang pertandingan yang menjadi pembuka kompetisi musim ini.</p>
<p>Kepastian absennya Shin Tae-yong disampaikan Asisten Pelatih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta, Choi In-cheul, dalam konferensi pers melalui video conference, Senin (2/11/2026) malam.</p>
<p>"Coach Shin tidak ikut (ke Medan) karena ada masalah kesehatan," ujar Choi In-cheul.</p>
<p>Absennya Shin menjadi salah satu perhatian menjelang duel dua tim bersejarah sepak bola Indonesia tersebut. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> datang ke Medan dengan agenda penting untuk mengawali perjalanan mereka di League Cup 2026/2027 dengan hasil positif.</p>
<p>Namun, Choi menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mengganggu koordinasi di dalam tim. Ia mengaku tetap menjalin komunikasi dengan Shin Tae-yong untuk membahas persiapan dan kebutuhan tim menghadapi PSMS.</p>
<p>"Tapi tetap komunikasi ke coach Shin, tidak masalah untuk laga besok," tuturnya.</p>
<p>Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tetap memiliki koordinasi teknis menjelang pertandingan, meskipun sang pelatih kepala tidak hadir langsung di pinggir lapangan.</p>
<p>Choi In-cheul akan menjadi salah satu sosok penting dalam mendampingi tim selama pertandingan di Medan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> pun dituntut tetap fokus menghadapi PSMS yang berpeluang memanfaatkan dukungan publik tuan rumah.</p>
<p>Selain mengonfirmasi absennya Shin Tae-yong, Choi turut menjelaskan keputusan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> mendaftarkan tiga pemain asing untuk pertandingan ini, yakni Kyohei Yoshino, Kerim Memija, dan Kwon Chang-hoon.</p>
<p>Menurut Choi, pemilihan ketiga pemain tersebut telah melalui pembahasan bersama tim pelatih dengan mempertimbangkan kondisi kebugaran serta padatnya jadwal pertandingan Persija.</p>
<p>"Sebelum ke sini sudah diskusi, kebugaran tiga pemain asing yang paling memungkinkan," kata Choi.</p>
<p>Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa kesiapan fisik menjadi salah satu pertimbangan utama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> dalam menentukan komposisi pemain yang dibawa ke Medan. Dengan jadwal pertandingan yang padat, tim pelatih perlu mengatur kondisi pemain agar tetap kompetitif tanpa mengabaikan kebutuhan rotasi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tentu berharap ketiga pemain tersebut dapat memberikan kontribusi maksimal ketika menghadapi PSMS. Namun, kesiapan mereka tetap akan bergantung pada keputusan teknis tim pelatih menjelang pertandingan.</p>
<p>Di sisi lain, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> memiliki kesempatan untuk memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> diperkirakan menjadi pusat perhatian suporter kedua tim dalam pertandingan yang sarat sejarah dan gengsi tersebut.</p>
<p>Laga PSMS kontra <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> juga memiliki arti tersendiri karena dipilih sebagai penanda dimulainya League Cup musim 2026/2027. Sebelumnya, pembukaan kompetisi tersebut telah dipastikan berlangsung di Sumatera Utara.</p>
<p>Dengan demikian, pertandingan ini bukan sekadar pertemuan dua klub dengan basis pendukung besar, melainkan juga menjadi panggung pembuka bagi kompetisi yang baru bergulir.</p>
<p>PSMS tentu ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih hasil terbaik di hadapan pendukungnya. Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tetap membidik awal yang positif meskipun harus menjalani pertandingan tanpa kehadiran langsung Shin Tae-yong.</p>
<p>Pertandingan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> melawan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta dijadwalkan berlangsung di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stadion-Utama/" target="_blank">Stadion Utama</a> Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026), mulai pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Absennya Shin Tae-yong menambah perhatian terhadap duel klasik ini. Kini, menarik untuk melihat bagaimana Choi In-cheul mengawal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> menghadapi tekanan tuan rumah sekaligus menjaga peluang Macan Kemayoran mengawali League Cup 2026/2027 dengan hasil memuaskan.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3137_Waduh--Shin-Tae-yong-Absen-Dampingi-Persija-Jakarta-Hadapi-PSMS-Medan-di-League-Cup--Kenapa-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29856/waduh-shin-taeyong-absen-dampingi-persija-jakarta-hadapi-psms-medan-di-league-cup-kenapa/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sempat Dapat Ancaman Bom, Amitabh Bachchan Sapa Fans Pakai Kaca Antipeluru</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 20:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sempat Dapat Ancaman Bom, Amitabh Bachchan Sapa Fans Pakai Kaca Antipeluru]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Aktor senior Bollywood, Amitabh Bachchan, punya kebiasaan menyapa fans di luar kediamannya di Jalsa setiap hari Minggu selama beberapa dekade terakhir.Namun, kali ini berbeda. Dia keluar dari rumahnya dengan lapisan kaca antipelu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Aktor senior Bollywood, Amitabh Bachchan, punya kebiasaan menyapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fans/" target="_blank">fans</a> di luar kediamannya di Jalsa setiap hari Minggu selama beberapa dekade terakhir.<p>Namun, kali ini berbeda. Dia keluar dari rumahnya dengan lapisan kaca antipeluru. Kenapa?</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Senin (2/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amitabh-Bachchan/" target="_blank">Amitabh Bachchan</a> pada hari Minggu kemarin pun bak berada di dalam sebuah akuarium sembari menyapa fansnya.</p>
<p>Media setempat menyebut tindakan ini dilakukan demi keselamatan sang aktor mengingat pada Jumat (30/10/2026), kediaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amitabh-Bachchan/" target="_blank">Amitabh Bachchan</a> menerima ancaman bom.</p>
<p>Ancaman dalam surat elektronik yang menyasar rumah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amitabh-Bachchan/" target="_blank">Amitabh Bachchan</a> itu diterima oleh sebuah sekolah di kawasan Bandra-Kurla Complex (BKC), Mumbai, yang kemudian dibawa ke Kepolisian setempat.</p>
<p>Kepolisian Mumbai disebut langsung melakukan penyelidikan terkait ancaman tersebut, tetapi hasilnya belum dirilis ke publik.</p>
<p>Maksudnya, apakah spesifik merujuk pada kediaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amitabh-Bachchan/" target="_blank">Amitabh Bachchan</a> yang bernama Jalsa atau Prateeksha.</p>
<p>Selain itu, tindakan kaca antiperluru <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amitabh-Bachchan/" target="_blank">Amitabh Bachchan</a> ini juga sebagai langka pencegahan mengingat ada insiden <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penembakan/" target="_blank">penembakan</a> pada 18 Oktober 2026 yang menargetkan aktor Tiger Shroff.</p>
<p>Pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penembakan/" target="_blank">penembakan</a> tersebut diketahui sempat memantau kediaman beberapa selebritas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bollywood/" target="_blank">Bollywood</a> sebelum melancarkan aksinya.</p>
<p>Bintang-bintang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bollywood/" target="_blank">Bollywood</a> yang diincar pelaku termasuk Amitabh Bachchan, Salman Khan, Aamir Khan, dan Akshay Kumar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2030_Sempat-Dapat-Ancaman-Bom--Amitabh-Bachchan-Sapa-Fans-Pakai-Kaca-Antipeluru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29855/sempat-dapat-ancaman-bom-amitabh-bachchan-sapa-fans-pakai-kaca-antipeluru/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dapat Tawaran Perankan Mak Eli di Film Horor, Kinaryosih Langsung Deg-degan</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 20:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dapat Tawaran Perankan Mak Eli di Film Horor, Kinaryosih Langsung Deg-degan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Kinaryosih bukanlah aktris kemarin sore. Namun, begitu mendapat tawaran untuk memerankan Mak Eli dalam film horor Putri Jangan Gentayangan Lagi, dia langsung gugup.Melansir berbagai sumber, Senin (2/11/2026), hal ini diakui langs]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kinaryosih/" target="_blank">Kinaryosih</a> bukanlah aktris kemarin sore. Namun, begitu mendapat tawaran untuk memerankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mak-Eli/" target="_blank">Mak Eli</a> dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/horor/" target="_blank">horor</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Putri/" target="_blank">Putri</a> Jangan Gentayangan Lagi, dia langsung gugup.<p>Melansir berbagai sumber, Senin (2/11/2026), hal ini diakui langsung oleh Kinaryosi usai gala premiere <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut, belum lama ini.</p>
<p>"Terus terang pertama kali aku ditawarin peran sebagai Mak Eli, deg-degan banget," ungkap Kinaryosih.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> garapan MVP Pictures ini diadaptasi dari kisah viral di kanal YouTube Lentera Malam yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali.</p>
<p>Film ini mengisahkan keluarga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mak-Eli/" target="_blank">Mak Eli</a> yang dihantui rangkaian gangguan supranatural setelah kehilangan Putri, orang yang mereka cintai.</p>
<p>Di balik teror yang menghantui, tersimpan misteri tentang mengapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Putri/" target="_blank">Putri</a> seolah belum benar-benar meninggalkan keluarganya.</p>
<p>Nah, Mak Eli, sumber cerita aslinya, turut hadir menyaksikan sosoknya diperankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kinaryosih/" target="_blank">Kinaryosih</a> di layar lebar.</p>
<p>"Karena Mak Eli-nya kan ada di sini," tambah Kinaryosih.</p>
<p>Rasa gugup itu berlanjut sejak tahap reading. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kinaryosih/" target="_blank">Kinaryosih</a> harus beradaptasi dengan logat Bekasi-Betawi yang jauh berbeda dari kesehariannya.</p>
<p>Karakter <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mak-Eli/" target="_blank">Mak Eli</a> juga sarat konflik batin, terutama dalam hubungannya dengan Putri.</p>
<p>Usai pemutaran, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kinaryosih/" target="_blank">Kinaryosih</a> melihat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mak-Eli/" target="_blank">Mak Eli</a> menitikkan air mata. Ia menilai reaksi itu menandakan tujuan pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> ini telah tersampaikan.</p>
<p>"Alhamdulillah overall semuanya jadi lancar dan ini yang paling berkesan banget karakter yang pernah aku mainkan karena masih ada sosok Mak Eli-nya," imbuh Kinaryosih.</p>
<p>Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Putri/" target="_blank">Putri</a> Jangan Gentayangan Lagi ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_9116_Dapat-Tawaran-Perankan-Mak-Eli-di-Film-Horor--Kinaryosih-Langsung-Deg-degan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29854/dapat-tawaran-perankan-mak-eli-di-film-horor-kinaryosih-langsung-degdegan/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Doa Ibu Jadi Jalan Takdir, Wanasari Mantap Maju Calon Ketua IJTI Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 19:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Doa Ibu Jadi Jalan Takdir, Wanasari Mantap Maju Calon Ketua IJTI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Sebuah kalimat sederhana yang diucapkan seorang ibu di depan televisi suatu sore kini menjelma menjadi jalan takdir. Siapa sangka, gadis remaja yang menjawab Bisalah, kenapa tidak saat ditantang sang ibu untuk menjadi news anch]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Sebuah kalimat sederhana yang diucapkan seorang ibu di depan televisi suatu sore kini menjelma menjadi jalan takdir. Siapa sangka, gadis remaja yang menjawab "Bisalah, kenapa tidak" saat ditantang sang ibu untuk menjadi news anchor, kini tak hanya berdiri bisa berdiri di dalam layar kaca.</p>
<p>Adalah Sri Wanasari, S.Sos., M.I.Kom., Kepala Biro <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/tvOne/" target="_blank">tvOne</a> wilayah Sumatera yang juga Sekretaris Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumut 2022&ndash;2026. Dia kini dipastikan maju dalam bursa pencalonan Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IJTI-Sumut/" target="_blank">IJTI Sumut</a> periode 2026&ndash;2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IJTI-Sumut/" target="_blank">IJTI Sumut</a> yang digelar Selasa (2/11/2026) besok.</p>
<p>Perjalanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wanasari/" target="_blank">Wanasari</a> menuju kursi pimpinan organisasi profesi ini tidak instan. Berlatar belakang pendidikan awal di bidang pariwisata, jalan hidupnya berbelok tajam ke dunia jurnalistik berkat doa dan ucapan sang ibu semasa SMA.</p>
<p>Berawal dari kesempatan menjadi stringer dan kontributor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/tvOne/" target="_blank">tvOne</a> di wilayah Belawan selama enam tahun, atas dukungan dosennya Linova Rifiaty, ia merangkak naik melalui dedikasi dan konsistensi di lapangan hingga dipercaya memimpin biro wilayah Sumatera.</p>
<p>Berbekal pengalaman panjang di lapangan dan dunia akademis, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wanasari/" target="_blank">Wanasari</a> maju bukan dengan janji-janji muluk. Di bawah semangat "Benahi Rumah Bersama", ia mengusung tiga program prioritas krusial untuk membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IJTI-Sumut/" target="_blank">IJTI Sumut</a> lebih solid. Yang pertama pembenahan internal. </p>
<p>"Yang pertama menata ulang manajemen dan administrasi baik di tingkat pengurus daerah maupun korda kabupaten/kota agar memiliki fondasi yang kokoh," tutur perempuan yang akrab disapa Wana ini.</p>
<p>Di tengah industri media yang sarat tantangan, ia menolak memberikan janji kesejahteraan palsu. Sebaliknya, ia percaya bahwa jurnalis adalah sosok militan yang tangguh dan harus berjuang bersama-sama.</p>
<p>"Kita masih eksis sampai detik ini adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, apalagi sekarang tidak ada media yang 100% baik-baik saja. Jadi berjuang sama-sama," imbuhnya.</p>
<p>Wana juga mengajak jurnalis lebih memiliki kesadaran kesehatan fisik dan mental. Menyadari tingginya mobilitas jurnalis televisi di lapangan, ia mengajak seluruh anggota untuk saling menjaga kesehatan secara mandiri maupun kolektif. "Menua itu pasti, tetapi menjaga kesehatan itu adalah wajib. Jadi kita harus bersama-sama menjaga kesehatan, dengan apapun itu caranya," ujarnya mengingatkan.<br><b><br>Berdiri Ditengah Sebagai Jembatan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat</b></p>
<p>Tidak hanya soal internal organisasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wanasari/" target="_blank">Wanasari</a> juga melontarkan pandangan tajam mengenai independensi pers. Di tengah dinamika kemitraan dengan berbagai pihak, ia menegaskan bahwa jurnalis dan media bukanlah alat propaganda atau corong kekuasaan.</p>
<p>"Posisi jurnalis itu setara, tidak boleh berada di bawah pemerintah atau aparat tertentu. Kemitraan yang kita bangun haruslah kemitraan yang strategis. IJTI tidak boleh menjadi corong pemerintah, melainkan berdiri di tengah sebagai jembatan yang menyuarakan aspirasi masyarakat," tegasnya.</p>
<p>Meski menyadari menjaga independensi di lapangan memiliki tantangan tersendiri, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wanasari/" target="_blank">Wanasari</a> optimistis bahwa ketegasan, kebijaksanaan, dan integritas adalah kunci utama untuk merawat marwah profesi jurnalis televisi di Sumatera Utara.</p>
<p>"Memang dalam penerapannya akan butuh tantangan, karena disitu kita harus tegas dalam bersikap. Aku pikir semua bisa dikomunikasikan, dengan pola yang benar, dengan cara yang bijaksana," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3785_Doa-Ibu-Jadi-Jalan-Takdir--Wanasari-Mantap-Maju-Calon-Ketua-IJTI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29853/doa-ibu-jadi-jalan-takdir-wanasari-mantap-maju-calon-ketua-ijti-sumut/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC]]></title>
            <description><![CDATA[Konfercab PA GMNI Kabupaten Toba 2026 menetapkan Hengky Manalu sebagai ketua dan Idjon Manurung sebagai sekretaris untuk memperkuat konsolidasi alumni.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <b>BALIGE</b> : Persatuan Alumni <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerakan-Mahasiswa-Nasional-Indonesia/" target="_blank">Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia</a> (PA GMNI) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Toba/" target="_blank">Kabupaten Toba</a> menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Tahun 2026 di SGA&#039;SIMRADER Cafe, By Pass Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Minggu (1/11/2026).</p>
<p><p>Konfercab tersebut menjadi momentum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konsolidasi-organisasi/" target="_blank">konsolidasi organisasi</a> untuk memperkuat soliditas alumni, mengevaluasi perjalanan kepengurusan, sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja PA GMNI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Toba/" target="_blank">Kabupaten Toba</a> ke depan.</p>
<p>Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PA GMNI yang diwakili Mas Riano Oscha. Pembukaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlangsungan organisasi serta meneguhkan kembali semangat persaudaraan dan perjuangan di kalangan alumni GMNI.</p>
<p>Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan persidangan pleno. Pada tahap awal, sidang dipimpin oleh pimpinan sidang sementara, Bung Hengky Manalu. Setelah pimpinan sidang tetap ditetapkan, jalannya persidangan selanjutnya dipimpin Bung Zetro Hutapea.</p>
<p>Melalui rangkaian persidangan tersebut, peserta membahas agenda organisasi, melakukan evaluasi, serta mengambil keputusan terkait kepemimpinan dan arah program kerja DPC PA GMNI Kabupaten Toba.</p>
<p>Dalam Konfercab tersebut, Bung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hengky-Manalu/" target="_blank">Hengky Manalu</a> terpilih sebagai Ketua DPC PA GMNI Kabupaten Toba, didampingi Bung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Idjon-Manurung/" target="_blank">Idjon Manurung</a> sebagai Sekretaris.</p>
<p>Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal dengan mengedepankan semangat persaudaraan, gotong royong, demokrasi organisasi, serta nilai-nilai perjuangan Marhaenisme.</p>
<p>Selain menetapkan kepemimpinan baru, Konfercab juga menjadi forum untuk merumuskan program kerja yang berorientasi pada penguatan partisipasi alumni dan peningkatan kontribusi organisasi bagi masyarakat, kehidupan kebangsaan, serta pembangunan daerah.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/alumni-GMNI/" target="_blank">alumni GMNI</a> Kabupaten Toba, di antaranya Pantun Panjaitan dan Lukman Siagian. Hadir pula perwakilan PA GMNI DPC Kabupaten Tapanuli Utara, PA GMNI DPC Kabupaten Samosir, PA GMNI DPC Kabupaten Humbang Hasundutan, serta DPC GMNI Tapanuli Utara.</p>
<p>Kehadiran para alumni dan perwakilan organisasi dari sejumlah daerah tersebut mencerminkan pentingnya menjaga komunikasi, mempererat hubungan persaudaraan, serta membangun sinergi dalam keluarga besar GMNI dan PA GMNI.</p>
<p>Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DPC PA GMNI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Toba/" target="_blank">Kabupaten Toba</a> diharapkan dapat menjalankan roda organisasi secara kolektif, demokratis, dan bertanggung jawab. Pengurus juga diharapkan mampu merangkul seluruh alumni tanpa membedakan latar belakang maupun pandangan, sehingga organisasi semakin solid dalam menjalankan cita-cita perjuangan.</p>
<p>Penguatan nilai-nilai Marhaenisme, komunikasi berkelanjutan, serta keterlibatan aktif para alumni menjadi bagian penting dalam mendorong PA GMNI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Toba/" target="_blank">Kabupaten Toba</a> agar tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga berkontribusi melalui gagasan dan tindakan nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Berlandaskan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat kecil, kepengurusan baru diharapkan mampu mengambil peran dalam merespons berbagai tantangan pembangunan daerah maupun persoalan kebangsaan.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_6640_Konfercab-PA-GMNI-Toba-2026--Hengky-Manalu-Terpilih-sebagai-Ketua-DPC.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29852/konfercab-pa-gmni-toba-2026-hengky-manalu-terpilih-sebagai-ketua-dpc/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 19:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah]]></title>
            <description><![CDATA[Mantan aktivis 1996 Jhonson Simanjuntak bersaksi anaknya mendapat bantuan pendidikan dari SMA hingga kuliah melalui dukungan dr. Sofyan Tan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - MEDAN &ndash; Perjuangan seorang ayah untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya tidak selalu berjalan mudah. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jhonson-Simanjuntak/" target="_blank">Jhonson Simanjuntak</a> yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol), menjadi salah satu orangtua yang merasakan bagaimana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-pendidikan/" target="_blank">bantuan pendidikan</a> dapat membuka jalan bagi masa depan keluarganya.</p>
<p><p>Di tengah kerasnya kehidupan jalanan dan penghasilan yang harus diperjuangkan setiap hari, Jhonson tetap memegang satu harapan: anak-anaknya dapat memperoleh pendidikan lebih tinggi dan memiliki kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Dengan penuh rasa syukur, Jhonson menyampaikan kesaksiannya di hadapan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan. Ia mengungkapkan, keluarganya telah memperoleh dukungan pendidikan sejak anaknya masih duduk di bangku SMA hingga kini melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.</p>
<p>&quot;Saya Jhonson Simanjuntak, pekerjaan ojek online. Terima kasih kepada Bapak Sofyan Tan. Saya selalu dibantu, waktu SMA juga mendapat bantuan sampai kuliah hari ini,&quot; ujarnya.</p>
<p>Jhonson mengaku pernah menjadi bagian dari gerakan aktivis sejak 1996. Ia memiliki banyak rekan seperjuangan yang kini menduduki jabatan sebagai anggota dewan. Namun, menurutnya, tidak banyak tokoh yang menunjukkan kepedulian secara langsung terhadap perjuangan keluarga dalam memperoleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/akses-pendidikan/" target="_blank">akses pendidikan</a> seperti yang dilakukan Sofyan Tan.</p>
<p>&quot;Saya juga dulu aktivis &#039;96. Jadi, banyak teman-teman kita yang jadi anggota dewan, enggak ada seperti ini, enggak ada seperti Pak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> ini. Sama sekali tidak ada. Ya bersukacitalah kepada Tuhan Yang Maha Esa memberkati Pak Sofyan Tan, membuat dia menjadi jalan hidup bagi anak-anak kita semua untuk mencapai cita-citanya,&quot; ungkap Jhonson.</p>
<p>Kesaksian Jhonson menjadi salah satu cerita yang mengemuka dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat Bersama dr. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> di Hall Universitas Bunda Thamrin, Jalan Sei Batanghari, Medan, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> dengan para orangtua dan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.</p>
<p>Bukan hanya Jhonson, sejumlah orangtua lainnya juga menceritakan beratnya perjuangan membiayai pendidikan anak di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi kesehatan keluarga.</p>
<p>Seorang ibu mengungkapkan bahwa suaminya bekerja sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengemudi-ojol/" target="_blank">pengemudi ojol</a> dengan penghasilan yang tidak menentu. Sementara dirinya memiliki penyakit bawaan dan sang suami menderita penyakit jantung. Kondisi tersebut membuat biaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pendidikan-tinggi/" target="_blank">pendidikan tinggi</a> anaknya di Fakultas Hukum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Bunda-Thamrin/" target="_blank">Universitas Bunda Thamrin</a> terasa sulit dijangkau.</p>
<p>&quot;Saya sangat terbantu karena suami saya seorang ojol. Pendapatannya tidak menentu setiap hari. Saya punya penyakit bawaan, suami saya punya penyakit jantung,&quot; tuturnya.</p>
<p>Melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP-Kuliah/" target="_blank">KIP Kuliah</a> jalur aspirasi, anaknya kini memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi. Sang ibu berharap anaknya kelak berhasil menyelesaikan studi dan mewujudkan cita-cita menjadi seorang pengacara.</p>
<p>Kesaksian serupa disampaikan seorang ibu yang anaknya, Hanifah Iqbal, diterima di Program Studi Keperawatan Universitas Bunda Thamrin. Ia mengaku tidak memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk membiayai pendidikan anaknya di perguruan tinggi.</p>
<p>&quot;Jangan berhenti jadi orang baik, Bapak,&quot; ucapnya kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> dengan penuh harap.</p>
<p>Ucapan sederhana tersebut menjadi ungkapan terima kasih sekaligus harapan agar perjuangan membuka <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/akses-pendidikan/" target="_blank">akses pendidikan</a> bagi keluarga kurang mampu terus dilanjutkan.</p>
<p>Rasa syukur juga disampaikan Rima Lumba Raja, warga Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Helvetia. Ia berterima kasih karena anaknya yang merupakan alumni SMA Sultan Iskandar Muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di Program Studi Keperawatan Universitas Bunda Thamrin.</p>
<p>Di balik cerita para penerima bantuan tersebut, terdapat persoalan pendataan kesejahteraan yang menurut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> masih perlu mendapat perhatian. Ia mengungkapkan adanya keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang justru tercatat dalam kelompok desil 6 hingga 10 sehingga anak-anak mereka mengalami kendala ketika mengakses bantuan pendidikan.</p>
<p>Sofyan mencontohkan orangtua yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, tukang becak, hingga pekerja rumah tangga. Secara kondisi kehidupan, keluarga-keluarga tersebut merasa membutuhkan bantuan pendidikan, tetapi klasifikasi data kesejahteraan yang tercatat dinilai belum sepenuhnya mencerminkan keadaan sebenarnya.</p>
<p>Untuk memperjuangkan persoalan tersebut, Sofyan mengaku telah membawa dokumentasi kondisi nyata keluarga calon penerima bantuan dan menyampaikannya kepada pimpinan Badan Pusat Statistik (BPS). Ia berharap ketidaksesuaian data tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.</p>
<p>Menurutnya, salah satu hasil dari upaya tersebut adalah perubahan data desil seorang calon mahasiswa sehingga akhirnya dapat memperoleh kesempatan kuliah.</p>
<p>&quot;Jangan mengubur orang miskin tidak bisa kuliah,&quot; tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Fraksi-PDI-Perjuangan/" target="_blank">Fraksi PDI Perjuangan</a> tersebut juga mengingatkan para mahasiswa penerima <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP-Kuliah/" target="_blank">KIP Kuliah</a> agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh. Menurutnya, kesempatan menempuh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pendidikan-tinggi/" target="_blank">pendidikan tinggi</a> merupakan amanah sekaligus bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan pengorbanan orangtua.</p>
<p>Ia meminta mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh, tidak bolos, tidak putus kuliah, serta berupaya mempertahankan indeks prestasi (IP) di atas 3.</p>
<p>Sofyan bahkan mengajak para mahasiswa memeluk orangtua masing-masing dan berjanji untuk memberikan yang terbaik melalui pendidikan.</p>
<p>&quot;Suatu saat kalian harus mampu mengangkat harkat dan martabat keluarga. Jangan sampai orangtua terus menderita. Jadikan kesempatan ini sebagai jalan untuk mengubah kehidupan keluarga,&quot; pesannya.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Penyantun Universitas Bunda Thamrin, Dr. Hely Widjaja, M.Kes., dan Hendra Wibowo, S.E., serta unsur pimpinan dan civitas akademika Universitas Bunda Thamrin. Hadir pula Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto, Lisnawati Ginting, dan Pandapotan Tamba.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_1656_Pengemudi-Ojol--Jhonson--Anak-Saya-Dibantu-Sofyan-Tan-dari-SMA-hingga-Kuliah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29851/pengemudi-ojol-jhonson-anak-saya-dibantu-sofyan-tan-dari-sma-hingga-kuliah/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sebelas Hakim PN Medan Pindah Tugas, Ini Daftar Penempatan Barunya</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sebelas Hakim PN Medan Pindah Tugas, Ini Daftar Penempatan Barunya]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Sebanyak 11 pejabat hakim dari PengadilanNegeri (PN) Medan, Sumatera Utara, mendapatkan penugasan baru berdasarkan hasilTim Promosi dan Mutasi (TPM) tertanggal 28 Oktober 2026.&quotSesuai hasil TPM, selain mutasi atau pindah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Sebanyak 11 pejabat hakim dari PengadilanNegeri (PN) Medan, Sumatera Utara, mendapatkan penugasan baru berdasarkan hasilTim Promosi dan Mutasi (TPM) tertanggal 28 Oktober 2026.</p>
<p class="MsoNormal">&quot;Sesuai hasil TPM, selain mutasi atau pindahtugas, ada yang mendapat promosi dan menjadi hakim tinggi,&quot; kata Juru Bicara PNMedan Soniady Drajat Sadarisman di Medan, Senin (2/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Dari jumlahtersebut, 10 merupakan hakim dan satu lainnya merupakan Wakil Ketua PN Medanyang mendapat penugasan sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi (PT)Palembang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dilihat dari hasil TPM tersebut, sejumlah hakimPN Medan mendapatkan penempatan di berbagai pengadilan dan pengadilan tinggi diIndonesia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Adapun hakim yang mendapatkan penugasan baruyakni Vera Yetti Magdalena, sebagai Hakim Tinggi PT Jambi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kemudian Mohammad Yusafrihardi Girsang, sebagaiHakim Tinggi PT Banda Aceh, Efrata Happy Tarigan, sebagai Hakim Tinggi PTAmbon, Zulfikar, sebagai Hakim Tinggi PT Banda Aceh, serta Khamozaro Waruwu,sebagai Hakim Tinggi PT Kepulauan Riau.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya, Zufida Hanum, mendapat penugasansebagai hakim PN Tangerang, Abd. Hadi Nasution, sebagai hakim PN Palembang,Sulhanuddin, sebagai hakim PN Tangerang, dan M. Nazir, sebagai hakim PNPalembang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Wakil Ketua PN Medan JarotWidiyatmono, mendapat penugasan sebagai Hakim Tinggi PT Palembang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, Cipto Hosari Parsaoran Nababan,yang sebelumnya bertugas sebagai hakim PN Medan mendapat penugasan baru dandipercaya sebagai Wakil Ketua PN Bengkulu.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2202_Sebelas-Hakim-PN-Medan-Pindah-Tugas--Ini-Daftar-Penempatan-Barunya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29848/sebelas-hakim-pn-medan-pindah-tugas-ini-daftar-penempatan-barunya/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Raffi Ahmad Kehilangan 431.238 Followers di Instagram</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 18:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Raffi Ahmad Kehilangan 431.238 Followers di Instagram]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Akun Instagram Raffi Ahmad, raffinagita1717 l, memang masih jadi pemilik followers terbanyak di Indonesia.Namun, efek kehadirannya di Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026, ternyata cukup signifikan.Melan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Akun Instagram Raffi Ahmad, @raffinagita1717 l, memang masih jadi pemilik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/followers/" target="_blank">followers</a> terbanyak di Indonesia.<p>Namun, efek kehadirannya di Deklarasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumpah-Pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026, ternyata cukup signifikan.</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Senin (2/11/2026), dalam 30 hari terakhir akun Instagram @raffinagita1717 milik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> mengalami penurunan followers.</p>
<p>Tidak tangung-tanggung, efek dari menghadiri acara Deklarasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumpah-Pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026, jumlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/followers/" target="_blank">followers</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> berkurang hingga 431.238 orang.</p>
<p>Jumlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/followers/" target="_blank">followers</a> akun itu kini mencapai 74,5 juta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/followers/" target="_blank">followers</a> dan kehilangan itu adalah buah dari ramainya isu boikot terhadap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> usai Deklarasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumpah-Pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> tersebut.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> pun langsung meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/maaf/" target="_blank">maaf</a> lewat video di akun media sosialnya pada Minggu (1/11/2026).</p>
<p>Ia meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/maaf/" target="_blank">maaf</a> atas kegaduhan yang timbul dari kehadirannya di Deklarasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumpah-Pemuda/" target="_blank">Sumpah Pemuda</a> Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 29 Oktober lalu.</p>
<p>Acara itu digelar oleh Polda Metro Jaya. Polemik muncul setelah beredar dugaan sebagian peserta bukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> asli.</p>
<p>Acara itu juga digelar sehari setelah demonstrasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mahasiswa/" target="_blank">mahasiswa</a> di lokasi yang sama.</p>
<p>Dalam permintaan maafnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> mengatakan dirinya hadir sebagai undangan, mengakui kurang teliti memahami konteks kegiatan, dan berjanji lebih berhati-hati menerima undangan.</p>
<p>Sebelumnya, pada Jumat (30/10/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raffi-Ahmad/" target="_blank">Raffi Ahmad</a> sudah memberi klarifikasi tertulis.</p>
<p>Ia menyatakan tidak terlibat menyusun acara, baru menerima informasi malam sebelumnya, dan membantah tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_7712_Raffi-Ahmad-Kehilangan-431-238-Followers-di-Instagram.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/Berita/29850/raffi-ahmad-kehilangan-431238-followers-di-instagram/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Medan Terima Apresiasi atas Keberhasilan Diversi Anak Berhadapan dengan Hukum</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Medan Terima Apresiasi atas Keberhasilan Diversi Anak Berhadapan dengan Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerimaapresiasi dari berbagai pihak atas keberhasilan menyelesaikan perkara anak yangberhadapan dengan hukum (ABH) melalui mekanisme diversi.&lrmPemerintah KotaMedan, pemerhati anak hingga ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerimaapresiasi dari berbagai pihak atas keberhasilan menyelesaikan perkara anak yangberhadapan dengan hukum (ABH) melalui mekanisme diversi.</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Pemerintah KotaMedan, pemerhati anak hingga Balai Pemasyarakatan (Bapas) Medan menilaipendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anaksekaligus memberikan kesempatan bagi anak untuk memperbaiki diri, kembali kekeluarga, dan melanjutkan pendidikan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, PerlindunganPerempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan KeluargaBerencana (DP3APMP2B) Kota Medan Viza Vandhana di Medan, Senin (2/11/2026),mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan diversi yang difasilitasi KejariMedan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kami dari Dinas DP3APMP2B Kota Medan,khususnya UPT Perlindungan Perempuan dan Anak, menyambut baik undangan dari PakKasi Pidum terkait dengan diversi terhadap anak tersebut," ujar Viza usaimenghadiri kegiatan diversi di Kejari Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ia berharap penyelesaian perkara anak melaluimekanisme diversi dapat terus dilakukan secara masif dan disosialisasikankepada masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurutnya, tidak semua persoalan maupunperbuatan yang dilakukan anak harus berakhir dengan pemidanaan. Namun,penanganannya tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan peraturanperundang-undangan yang berlaku.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kami berharap kegiatan-kegiatan sepertiini terus masif dilakukan dan kita sosialisasikan bahwa tidak semuanyakekerasan atau perlakuan anak-anak ini dipidana. Ada proses-proses, tetapisesuai dengan proses dan sesuai dengan undang-undang serta peraturan yangberlaku," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, Pemerhati Anak Kota Medan AhmadDaud menilai anak yang berhadapan dengan hukum perlu mendapatkan perhatiankhusus melalui perspektif perlindungan anak.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurutnya,dalam kondisi tertentu, anak yang menjadi pelaku juga dapat dipandang sebagaikorban dari berbagai persoalan yang melatarbelakangi tindakannya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Dalam konteks masalah perlindungan anak,anak-anak tersebut adalah korban walaupun dia sebenarnya adalah pelaku,"ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Daud mengatakanpenanganan perkara anak tidak cukup hanya melalui pelaksanaan diversi, tetapijuga membutuhkan sinergi lintas sektor antara aparat penegak hukum, pemerintah,lembaga terkait dan masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia menilaiupaya pencegahan serta pembinaan lanjutan perlu diperkuat agar anak tidakkembali terlibat dalam persoalan hukum.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Kitaberharap memang dari pihak-pihak terkait dapat bersinergi lintas sektor. Disini ada Kejari, kemudian dari masyarakat, agar tidak hanya diversi, tetapijuga pencegahan. Pencegahan ini agar tidak kembali berulang," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurutnya,salah satu tantangan dalam perlindungan anak adalah memastikan adanyapendampingan setelah anak dikembalikan kepada keluarganya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Setelahanak-anak ini dikembalikan ke keluarga, what next? Apa kemudian yang perludilakukan, ini yang perlu dirumuskan. Mudah-mudahan kebijakannya bisakomprehensif ke depan dalam penanggulangan persoalan anak di Kota Medan,"ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Daud jugamengapresiasi upaya Kejari Medan dalam mendorong penyelesaian perkara anakmelalui pendekatan diversi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurutnya, komunikasi dan sinergi antarakejaksaan, pemerintah daerah serta elemen masyarakat perlu terus diperkuat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kami sangat apresiasi. Alhamdulillah, jugasudah beberapa kali sebelumnya ada komunikasi dengan Kasi Pidum. Ini upaya yangbetul-betul kita galakkan menjadi percontohan bahwa penanganan kasus anak diKota Medan bisa dilakukan dengan baik," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ia menegaskan anak-anak yang berhadapan denganhukum masih memiliki masa depan dan kesempatan untuk meraih berbagai capaianyang diharapkan keluarga maupun bangsa.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Merekapunya masa depan, mereka punya capaian-capaian yang diharapkan bisa dibuatuntuk keluarganya dan bangsanya," ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Daudmenambahkan, upaya perlindungan anak juga sejalan dengan target Indonesia dalammewujudkan lingkungan yang layak bagi anak. Karena itu, penguatan perlindungananak di tingkat kota dan provinsi perlu terus dilakukan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"ApalagiIndonesia punya target untuk menjadi Indonesia Layak Anak 2030. Tanpa kotalayak anak, tanpa provinsi layak anak, rasanya berat. Dan upaya diversi initentunya sangat menunjang untuk upaya ke sana," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Pada kesempatanyang sama, Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Medan SusanOktaviana mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan proses diversi dalamperkara tersebut setelah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Kami bersyukur ternyata diversinyaberhasil dan penetapan dari Pengadilan Negeri Medan keluar," ujar Susan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia mengatakan keberhasilan diversi tersebutmemungkinkan anak yang menjadi klien Bapas kembali ke rumah dan melanjutkankehidupannya bersama keluarga. Hal itu dinilai penting mengingat anak tersebutmasih berstatus sebagai pelajar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Sehingga kami sangat berterima kasihkepada pihak Kejari Medan, khususnya yang telah menjadi fasilitator dalamdiversinya ini, sehingga anak klien kali ini berhasil pulang ke rumah karenamemang mengingat statusnya masih pelajar," katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Susan menilai perkembangan sistem hukumpidana, termasuk pemberlakuan KUHP baru, memperlihatkan perubahan pendekatanpemidanaan dari yang bersifat retributif menuju pendekatan restoratif.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Dengan KUHP baru yang berlaku, memangmakin terlihat ada perubahan dari sistem pemidanaan, dari yang retributifmenjadi restoratif," ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurutnya, pendekatan tersebut memberikankesempatan kepada anak yang berhadapan dengan hukum untuk memperbaiki diri danmelanjutkan pendidikan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Anak-anak yang berhadapan dengan hukumini masih memiliki kesempatan satu kali lagi untuk membuktikan dirinya masihmampu menjadi lebih baik dan dapat melanjutkan pendidikannya lagi," jelasdia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Sebelumnya, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum(Kasi Pidum) Kejari Medan Zulkarnain Harahap menyampaikan bahwa sepanjang 2026pihaknya telah enam kali menyelesaikan perkara anak melalui mekanisme diversi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia mengatakan penyelesaian perkara melaluimekanisme tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi jugamemperhatikan kepentingan korban dan masa depan anak yang berhadapan denganhukum.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Melalui mekanisme tersebut, penyelesaianperkara tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi jugamemperhatikan kepentingan korban serta masa depan anak yang berhadapan denganhukum," kata Zulkarnain.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5626_Kejari-Medan-Terima-Apresiasi-atas-Keberhasilan-Diversi-Anak-Berhadapan-dengan-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29847/kejari-medan-terima-apresiasi-atas-keberhasilan-diversi-anak-berhadapan-dengan-hukum/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">H Albiner Sitompul : Mengetuk Pintu Langit Demi Kedamaian Bangsa</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[H Albiner Sitompul : Mengetuk Pintu Langit Demi Kedamaian Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Di tengah hirukpikukdinamika ketatanegaraan dan menguatnya polarisasi opini publik belakangan ini,ada satu hal mendasar yang semestinya tidak boleh terlupakan, bahwa di atassegala perbedaan pandangan, kepentingan politik, dan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Di tengah hiruk-pikukdinamika ketatanegaraan dan menguatnya polarisasi opini publik belakangan ini,ada satu hal mendasar yang semestinya tidak boleh terlupakan, bahwa di atassegala perbedaan pandangan, kepentingan politik, dan pertarungan argumentasi,terdapat kepentingan yang jauh lebih besar. Yakni keselamatan bangsa, kedamaianmasyarakat, dan keutuhan persaudaraan antar sesama anak bangsa.</p>
<p class="MsoNormal">Seorang tokohmasyarakat, H Albiner Sitompul dari Tapiannauli, Tukka, Tapanuli Tengah (Tapteng)ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk sejenak menarik napas, menenangkanpikiran, dan kembali merenungkan hakikat tertinggi dari kehidupan bernegara.Bernegara bukan semata-mata tentang siapa yang menang dalam perdebatan, siapayang paling kuat dalam mempertahankan pendapat, atau siapa yang berhasilmemenangkan kepentingan kelompoknya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Lebih dari itukatanya, bernegara adalah ikhtiar bersama untuk menghadirkan keadilan,ketenteraman, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyatIndonesia. Konstitusi, lembaga peradilan, dan berbagai mekanisme hukummerupakan instrumen penting dalam menjaga kehidupan demokrasi danketatanegaraan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, hukumformal tidak seharusnya hanya dipandang sebagai arena untuk saling berhadapandan mempertahankan ego masing-masing. Hukum semestinya menjadi jalan untukmenemukan keadilan, menghadirkan kepastian, sekaligus membuka ruangrekonsiliasi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam tradisipemikiran hukum dikenal sebuah adagium Latin, Salus Populi Suprema Lex Esto,yang berarti keselamatan dan kesejahteraan rakyat hendaknya menjadi hukum yangtertinggi. Prinsip ini mengingatkan kita bahwa segala keputusan dan kebijakankenegaraan pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan rakyat, bukansemata-mata pada kemenangan politik ataupun kepentingan kelompok tertentu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Lantas,bagaimana jika berbagai jalan penyelesaian yang tersedia seolah menemuikebuntuan? Bagaimana jika perbedaan pandangan semakin melebar, sementara ruangdialog semakin menyempit?<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalamketerbatasan sebagai warga negara, saya percaya masih ada satu ikhtiar yangtidak boleh ditinggalkan, yaitu mengetuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pintu-langit/" target="_blank">pintu langit</a> melalui doa dan memohonpetunjuk Tuhan Yang Maha Esa.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Ada sebuahharapan sederhana yang ingin saya titipkan kepada bangsa ini. Semoga Tuhanmembukakan jalan keluar melalui imajinasi, kejernihan hati, dan kebijaksanaanyang dituntun oleh-Nya, sehingga umat-Nya dapat kembali berdamai dan bangsa initerhindar dari perpecahan,&quot; ungkap Albiner Sitompul.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Lanjut Albiner,doa tersebut bukan berarti menyerahkan seluruh persoalan kepada keadaan tanpamelakukan usaha. Sebaliknya, doa merupakan ikhtiar batin yang harus berjalanberiringan dengan ikhtiar rasional, dialog kebangsaan, penghormatan terhadapkonstitusi, serta keberanian mengambil keputusan yang bijaksana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kita berharappara pemimpin negara, para hakim, para wakil rakyat di parlemen, serta seluruhpemangku kepentingan dianugerahi kejernihan hati, keluasan pandangan, dan dayacipta yang luhur. Sebuah imajinasi kenegarawanan yang tidak hanya terpaku padakebuntuan prosedural, tetapi mampu menemukan jalan keluar yang bermartabat,konstitusional, adil, dan mendamaikan,&quot; jelasnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sebab katanya,terkadang bangsa tidak hanya membutuhkan kecerdasan untuk membaca persoalan,tetapi juga kebijaksanaan untuk menemukan jalan keluar. Tidak hanya membutuhkankeberanian untuk mempertahankan prinsip, tetapi juga kelapangan hati untukmembangun titik temu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Terobosan hukumdan politik yang lahir dari kebijaksanaan sebut Albiner, bukan dari ambisi atautekanan kepentingan, akan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitasnasional. Jangan sampai kegaduhan yang seharusnya dapat diselesaikan melaluidialog dan kebijaksanaan justru menguras energi bangsa, mengganggu kehidupanmasyarakat, serta menjauhkan kita dari agenda besar pembangunan dankesejahteraan rakyat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Pada akhirnya,rakyat di akar rumput tidak menginginkan bangsa ini terus-menerus terjebakdalam pertentangan. Rakyat membutuhkan kehidupan yang aman, pekerjaan yanglayak, pendidikan yang berkualitas, pelayanan publik yang baik, serta kepastianbahwa masa depan anak-anak mereka berada dalam keadaan yang lebih baik,&quot;katanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Karena ituajaknya, mari sudahi segala kegaduhan yang tidak produktif. Mengembalikanenergi bangsa untuk merajut persatuan, memperkuat persaudaraan, dan membangunkesejahteraan bersama.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kita bolehberbeda pandangan, tetapi jangan kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbedapilihan, tetapi jangan mengorbankan persatuan. Dan kita boleh berselisih dalammencari kebenaran, tetapi jangan pernah kehilangan kerendahan hati di hadapanTuhan Yang Maha Esa,&quot; tambahnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sebab padaakhirnya, kebesaran sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan konstitusidan kemajuan pembangunannya, tetapi juga dari kemampuannya menjaga perdamaiandi tengah perbedaan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Mari mengetukpintu langit, sembari terus berikhtiar di bumi, demi kedamaian dan keselamatanbangsa Indonesia,&quot; pungkas Albiner Sitompul.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_8771_H-Albiner-Sitompul---Mengetuk-Pintu-Langit-Demi-Kedamaian-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29846/h-albiner-sitompul-mengetuk-pintu-langit-demi-kedamaian-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Adanya SE Larangan Vape, Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan akan Larang Vape bagi Polisi</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 17:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Adanya SE Larangan Vape, Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan akan Larang Vape bagi Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerbitkanSurat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan RokokElektrik (Vape) di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.Terakait hal tersebut, Kapolda Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerbitkanSurat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan RokokElektrik (Vape) di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.</p>
<p>Terakait hal tersebut, Kapolda Sumut IrjenSonny Irawan, menegaskan akan melarang personel menggunakan rokok elektrik atauvape.</p>
<p class="MsoNormal">&quot;Terkait adanya surat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/edaran-kapolri/" target="_blank">edaran kapolri</a> tersebut,saya akan melarang penggunaan rokok elektrik atau Vape di jajarannya di PoldaSumut,&quot; ujar Kapoldasu, Senin (2/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ia menyebutkan juga memerintahkan BidangProfesi dan Pengamanan (Bid Propam) untuk menjalankan langsung arahan Kapolritersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dikatakannya Polri akan menjadi garda terdepandalam penggunaan rokok elektrik. Polisi akan tegak lurus melaksanakan perintahdari Kapolri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Dalam apel pagi akan saya sampaikan denganProvost. Nanti teman-teman Provost, dan jajaran akan melaksanakan ketertibantersebut. Kita Polri sebagai lini terdepan,"kata Kapolda Sumut, IrjenSonny Irawan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurutnya larangan penggunaan Vape merupakanterobosan baru, sebab, narkoba saat ini berubah bentuk dark sebelumnyaberbentuk padat, menjadi cair, yang ditambah aroma buah-buahan, dan sebagainya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Narkoba cair juga sulit terdeteksi jika hanyamengandalkan aroma, dan asap. Sehingga apa surat edaran Kapolri mengenai Vapedirasa cukup tepat,&quot; tutur Sonny yang juga Alumni Akademi Kepolisian 1994.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Apalagi saat ini peredaran liquid mengandungnarkotika begitu masif, meski terus diberantas. Kejahatan ini bayang-bayangperadaban karena kalau dulu narkoba dalam bentuk padat, sekarang dalam bentukcair.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Salah satunya menggunakan Vape, dimasukkancairan sehingga tanpa diketahui petugas, tanpa diketahui masyarakat itunarkoba," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_1658_Adanya-SE-Larangan-Vape--Kapolda-Sumut-Irjen-Sonny-Irawan-akan-Larang-Vape-bagi-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29845/adanya-se-larangan-vape-kapolda-sumut-irjen-sonny-irawan-akan-larang-vape-bagi-polisi/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hujan Deras Picu Banjir di Agam Sumar akibat Saluran Air Tersumbat Material</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hujan Deras Picu Banjir di Agam Sumar akibat Saluran Air Tersumbat Material]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkanbanjir di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, SumateraBarat, Minggu (1/11/2026).Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIBtersebut dipicu tersumbatnya pol]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkanbanjir di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, SumateraBarat, Minggu (1/11/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIBtersebut dipicu tersumbatnya polongan atau saluran air akibat material lumpurdan sampah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kondisi itu menyebabkan aliran air tidak lancarhingga meluap ke badan jalan, kawasan permukiman warga, serta lahan pertanian.Tingginya volume air dari gunung juga memicu kepanikan warga, beruntung tidakada korban.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Agammelakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari, sekaligusmelaksanakan asesmen serta pendataan di lokasi terdampak.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Masyarakat setempat juga melakukan gotongroyong membersihkan polongan yang tersumbat material lumpur dan sampah. Hasilnya,saluran air kembali lancar dan genangan banjir berangsur surut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Meski demikian BPBD kabupaten Agam menghimbaumasyarakat yang berada lokasi rawan dan dilereng gunung untuk meningkatkankewaspadaan terhadap ancaman bahaya lonsor mengingat peringatan dini BMKGtentang cuaca dan hujan di Sumatera Barat.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_87_Hujan-Deras-Picu-Banjir-di-Agam-Sumar-akibat-Saluran-Air-Tersumbat-Material.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29844/hujan-deras-picu-banjir-di-agam-sumar-akibat-saluran-air-tersumbat-material/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Turun ke Jalan, Bagikan Helm Gratis dan Edukasi Pengendara</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Turun ke Jalan, Bagikan Helm Gratis dan Edukasi Pengendara]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol SonnyIrawan, turun ke jalan mengatur arus lalu lintas dalam kegiatan Polisi BersamaMasyarakat.Selain memberikan pelayanan kepada penggunajalan, Kapolda juga membagikan helm gratis ser]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol SonnyIrawan, turun ke jalan mengatur arus lalu lintas dalam kegiatan Polisi BersamaMasyarakat.</p>
<p class="MsoNormal">Selain memberikan pelayanan kepada penggunajalan, Kapolda juga membagikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/helm-gratis/" target="_blank">helm gratis</a> serta memberikan edukasi tentangpentingnya tertib berlalu lintas.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">KapoldaSumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, bersama jajaranpejabat utama Polda Sumut, turun langsung ke jalan melaksanakan pengaturan lalulintas, di Jalan Sisingamangarja simpang Mariendal, Medan, Senin (2/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan ini menjadi bagian dari program PolisiBersama Masyarakat, sekaligus bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam kegiatan ini, Kapolda tidak hanyamemberikan arahan kepada personel yang bertugas, tetapi juga memberikan contohlangsung bahwa pimpinan Polri harus hadir di tengah masyarakat dan bersama-samaanggota memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain mengatur arus kendaraan, Kapolda jugamembagikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/helm-gratis/" target="_blank">helm gratis</a> kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakanhelm. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadapkeselamatan berlalu lintas.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolda juga berdialog dengan sejumlahpengemudi ojek online. Dalam dialog tersebut, para pengemudi diingatkan untukselalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, sertamengutamakan keselamatan saat berkendara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Saya melaksanakan kegiatan PengaturanLalulintas (Gatur) dalam rangka polisi bersama masyarakat, maksudnya kamijajaran pimpinan tinggi di Polda Sumatera Utara turun ke lapangan untukmemberikan contoh kepada seluruh anggota polri di lapangan bahwa pimpinantertinggi di Polda Sumut turun bersama-sama dengan anggota memberikan pelayanankepada masyarakat,&quot; ujar Kapolda.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Disebutkan slogan <i>take</i><i>line</i>polisi bersama masyarakat mewujudkan bahwa polri mengedepankan masyarakat dalampelayanan, <i>central of graffitynya</i> adalah masyarakat dan juga salah satuprogram prioritas selaku Kapolda Sumatera Utara adalah mewujudkan tertibberlalu lintas.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Karena dengan tertib berlalu lintas makabudaya suatu masyarakat di suatu wilayah itu dapat kita lihat dari tertibberlalu lintasnya, sehingga pagi ini kami selain mengatur arus lalu lintas jugamemberikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/helm-gratis/" target="_blank">helm gratis</a> bagi pengendara bermotor yang tidak menggunakanhelm," tutur Sonny.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolda Sumatera Utara mengajak seluruhmasyarakat untuk berperan aktif mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Sebab,keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, melainkantanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_760_Kapolda-Sumut-Turun-ke-Jalan--Bagikan-Helm-Gratis-dan-Edukasi-Pengendara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29841/kapolda-sumut-turun-ke-jalan-bagikan-helm-gratis-dan-edukasi-pengendara/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Insiden Tabrakan KM Kawal Jaya 9, Korban Hilang masih dalam Pencarian</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Insiden Tabrakan KM Kawal Jaya 9, Korban Hilang masih dalam Pencarian]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Pasca insiden tabrakan KM Kawal Jaya 9 diPerairan Utara Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, tim SAR gabungan masih terusmelakukan pencarian 1 awak yang dilaporkan hilang.Pencarian korban hilang atas nama Dinar, 51tahun itu masih]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Pasca insiden tabrakan KM Kawal Jaya 9 diPerairan Utara Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, tim SAR gabungan masih terusmelakukan pencarian 1 awak yang dilaporkan hilang.</p>
<p class="MsoNormal">Pencarian korban hilang atas nama Dinar, 51tahun itu masih difokuskan pada lokasi kejadian di Perairan Berakit, Bintan,Kepulauan Riau.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tim SAR gabungan melakukan penyisiran visualdipermukaan air menggunakan sejumlah armada, mulai dari KN Sarotama milik PLPTanjung Uban, dua unit kapal RIB serta peralatan navigasi dan medis.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, tim SAR juga telah mengirimkane-broadcast pada kapal-kapal niaga yang melintas di sekitar lokasi kejadianguna pengoptimalan proses pencarian korban.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Korban hilang diketahui merupakan warga Telukbakau,Gunungkijang, Bintan. Ia merupakan ABK KM Kawal Jaya 9 yang mengalami insidentabrakan dengan kapal kargo pada Jumat dini hari (29/10/2026) lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat insiden terjadi, korban terlempar ke lautkarena kerasnya benturan tabrakan. Saat ini, KM Kawal Jaya 9 beserta 13 ABKyang selamat telah dievakuasi ke Pelabuhan terdekat.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4965_Insiden-Tabrakan-KM-Kawal-Jaya-9--Korban-Hilang-masih-dalam-Pencarian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29843/insiden-tabrakan-km-kawal-jaya-9-korban-hilang-masih-dalam-pencarian/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Kurir 599 Vape Narkoba, Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Kurir 599 Vape Narkoba, Oknum Pegawai Lapas Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Satresnarkoba Polrestabes Medan, meringkusseorang oknum pegawai Lapas Kelas 1 Medan, yang jadi kurir 599 vape narkoba diparkiran hotel Jalan Setia Budi, Rabu (28/10/2026). Pelaku, bukan kali pertamamenjadi kurir narkoba, karena]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Satresnarkoba Polrestabes Medan, meringkusseorang oknum pegawai Lapas Kelas 1 Medan, yang jadi kurir 599 vape narkoba diparkiran hotel Jalan Setia Budi, Rabu (28/10/2026). Pelaku, bukan kali pertamamenjadi kurir narkoba, karena tergiur upah Rp.20 Juta.</p>
<p class="MsoNormal">Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP RafliYusuf Nugraha, Senin (2/11/2026) mengungkapkan, pelaku yakni ES (34) wargaJalan Glugur Rimbun, Kec.Pancur Batu, diringkus Tim 3 Unit 1 SatresnarkobaPolrestabes Medan di parkiran Hotel Red Doorz, setelah petugas mendapatinformasi dari masyarakat terkait dengan aktivitas terlarang yang dilakukanpelaku.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas, kemudian melakukan penyelidikan,hingga akhirnya berhasil meringkus pelaku sesaat pelaku hendak menaikimobilnya. Penangkapan pelaku, sempat menyita perhatian warga setempat maupunyang melintas.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Dari pelaku kami sita 2 tas yang di dalamnyaberisi 3 plastik untuk mengemas vape narkoba. Jumlah awal vape narkoba sebanyak600 pcs, namun 1 pcs digunakan pelaku sehingga tersisa 599 pcs vape narkobabermerk Netflix,&quot; ujar Rafli.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Aktivitas terlarang pelaku sendiri, bukan kalipertama dilakukan, karena sebelumnya pelaku pernah mengantarkan 50 pcs vapenarkoba, ke kawasan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kali ini, pelaku kembali melakukan hal yangsama, namun dengan jumlah barang bukti yang jauh lebih banyak.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Pelaku sebelumnya pernah mengantarkan vapenarkoba juga, namun kali ini jumlahnya jauh lebih besar. Pelaku tergiur denganupah Rp20 juta yang dijanjikan kepadanya,&quot; tambah Rafli.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Terkait dengan status pelaku yang merupakanpegawai Lapas Kelas 1 Medan, pihak Kepolisian kini sedang melakukan pendalaman,termasuk akan berkoordinasi dengan pihak Lapas tempat pelaku bekerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Hasil pemeriksaan narkoba tidak dijual pelakuke dalam, namun tentunya ini akan kami dalami. Kami juga sudah lakukan tesurine, dan yang bersangkutan positif sebagai pengguna narkoba,&quot; ucap Rafli.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Vape narkoba yang disita dari tangan pelaku,didapat dari seorang berinisial AL, yang diduga merupakan bos dari pelaku.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Satresnarkoba Polrestabes Medan, memastikantidak memberikan ruang sekecil apapun kepada pelaku termasuk pelaku - pelakulain, guna memberantas segala tindak penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumPolrestabes Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kami pastikan AL akan kami ringkus, tidak akanada ruang bagi pelaku narkoba. Sesuai tagline Bapak Kapolri, sama - sama kitapulihkan para pengguna, kita putus mata rantai bandar, Polisi bersamamasyarakat,&quot; pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3895_Jadi-Kurir-599-Vape-Narkoba--Oknum-Pegawai-Lapas-Diringkus-Satresnarkoba-Polrestabes-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29842/jadi-kurir-599-vape-narkoba-oknum-pegawai-lapas-diringkus-satresnarkoba-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolri Larang Seluruh Personel Polri Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 14:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolri Larang Seluruh Personel Polri Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melarang seluruh personel Polri menggunakan vape. Kebijakan berlaku sejak 30 Oktober 2026 dan pelanggar terancam sanksi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -JAKARTA : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri/" target="_blank">Kapolri</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jenderal-Pol-Suyudi-Ario-Seto/" target="_blank">Jenderal Pol Suyudi Ario Seto</a> melarang seluruh personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rokok-elektrik/" target="_blank">rokok elektrik</a> atau vape, baik di lingkungan kerja maupun di luar kantor. Kebijakan tersebut diterbitkan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan vape sebagai sarana peredaran narkotika.</p>
<p><p>Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Nomor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SE-9-X-2026/" target="_blank">SE/9/X/2026</a> tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik di Lingkungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> yang mulai berlaku sejak diterbitkan pada 30 Oktober 2026.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kadiv-Humas-Polri/" target="_blank">Kadiv Humas Polri</a> Irjen Pol <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Johnny-Eddizon-Isir/" target="_blank">Johnny Eddizon Isir</a> mengatakan, ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh Pegawai Negeri pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> (PNPP), tanpa terkecuali, baik yang bertugas di tingkat Mabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> maupun jajaran kewilayahan.</p>
<p>"Melalui surat edaran tersebut, seluruh Pegawai Negeri pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> (PNPP) dilarang menggunakan vape, baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja," kata Johnny dalam siaran pers, Senin (2/11/2026).</p>
<p>Menurut Johnny, kebijakan ini diterbitkan untuk mengantisipasi perkembangan modus penyalahgunaan narkotika yang semakin beragam. Peredaran narkoba kini tidak hanya dilakukan melalui cara konvensional, tetapi juga memanfaatkan perangkat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rokok-elektrik/" target="_blank">rokok elektrik</a> untuk menyamarkan narkotika dalam bentuk cair.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kandungan cairan yang digunakan pada perangkat vape tidak selalu dapat dikenali secara kasatmata. Cairan yang tampak seperti produk biasa berpotensi mengandung zat narkotika.</p>
<p>"Hal ini menjadi perhatian serius karena secara kasatmata kandungannya tidak selalu dapat dibedakan antara cairan biasa dan cairan yang mengandung narkotika," ujar Johnny.</p>
<p>Salah satu zat yang menjadi perhatian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> adalah etomidate, yang dapat disalahgunakan melalui perangkat vape. Zat tersebut telah diklasifikasikan sebagai Narkotika Golongan II berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025.</p>
<p>Johnny menegaskan, larangan penggunaan vape bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan personel, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> menjadi bagian dari institusi yang mendukung sekaligus menginisiasi kebijakan pelarangan penggunaan vape di lingkungan internal sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba," tegasnya.</p>
<p>Ketentuan tersebut berlaku di seluruh tingkatan organisasi Polri, mulai dari Markas Besar (Mabes) Polri, Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek).</p>
<p>Personel yang terbukti melanggar larangan tersebut akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> berharap kebijakan ini dapat menjadi contoh bagi institusi lain dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>"Kami berharap langkah yang dimulai dari internal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh lingkungan institusi maupun elemen masyarakat lainnya. Upaya memerangi narkoba membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan perubahan perilaku," jelas Johnny.</p>
<p>Ia menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> yang disiplin dan profesional. Seluruh personel juga dituntut menjaga integritas serta menunjukkan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3182_Kapolri-Larang-Seluruh-Personel-Polri-Gunakan-Vape--Pelanggar-Terancam-Sanksi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29836/kapolri-larang-seluruh-personel-polri-gunakan-vape-pelanggar-terancam-sanksi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Eko Pastikan PSMS Siap Tempur Hadapi Persija di Laga Pembuka League Cup</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 11:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Eko Pastikan PSMS Siap Tempur Hadapi Persija di Laga Pembuka League Cup]]></title>
            <description><![CDATA[Eko Purdjianto meyakini PSMS Medan bisa tampil maksimal di laga pembuka League Cup kontra Persija. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id"><font dir="auto"><font dir="auto">Kitakininews.co.id</font></font></a></b><font dir="auto"><font dir="auto"> -</font></font><font dir="auto"><font dir="auto"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> tidak ingin sekadar menjadi tim pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Kendati menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026) malam WIB, pelatih Eko Purdjianto memastikan skuad Ayam Kinantan berada dalam kondisi siap untuk memberikan perlawanan kepada salah satu tim papan atas Super League tersebut.</font></font><p><font dir="auto"><font dir="auto"><br></font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Persiapan PSMS terbilang cukup singkat lantaran padatnya jadwal Pegadaian Championship dan ILeague Cup. Sebelum kembali ke Medan, tim berjuluk Ayam Kinantan itu menjalani rangkaian pertandingan di Ciamis. Dalam kurun waktu 12 hari, PSMS memainkan tiga pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan sekaligus upaya menjaga ritme permainan para pemain.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto"><br></font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Eko mengungkapkan, timnya baru tiba di Medan pada Minggu (11/1/2026) malam WIB setelah menyelesaikan laga kontra PSGC Ciamis, Sabtu (10/31/2026). Meski memiliki waktu pemulihan yang relatif singkat, mantan pelatih Persis Solo tersebut menegaskan anak asuhnya siap menghadapi tantangan Persija.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto"><br></font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Persiapan menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> sangat baik. Kita sudah siapkan pemain selama 12 hari dan ada tiga pertandingan. Kemarin kita baru pulang dari Ciamis, alhamdulillah hasilnya bagus. Kita baru sampai di Medan tadi malam," ungkap Eko.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Kendati menghadapi tim besar seperti Persija, PSMS menurut Eko tidak gentar.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Kita sudah siap. Pemain juga siap untuk menghadapi laga pembuka kisso melawan Persija. Kita tahu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> tim besar, banyak pemain bagus dan sementara ini berada di peringkat satu Super League. Semua pemain siap melawan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> kiss," lanjutnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Salah satu kabar penting dari persiapan PSMS adalah kepastian bomber Javier Siverio Toro dapat dimainkan menghadapi Persija. Kehadiran penyerang asing tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi lini serang Ayam Kinantan dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Eko menyebutkan, PSMS memiliki 31 pemain yang disiapkan untuk menghadapi rangkaian pertandingan di League Cup maupun Pegadaian Championship 2026/2027. Dengan jadwal kompetisi yang cukup padat, rotasi menjadi kebutuhan penting agar kondisi pemain tetap terjaga.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Menurutnya, tim tidak bisa hanya bergantung kepada 11 pemain utama. Seluruh anggota skuad harus memiliki kesiapan untuk mendapatkan kesempatan bermain.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Kita juga melakukan rotasi. Jadwal sangat padat, dalam 12 hari ada tiga pertandingan. Jadi, kita tidak hanya membutuhkan 11 pemain, tetapi 31 pemain. Makanya perlu rotasi. Kita ingin mendapatkan hasil terbaik di League Cup," tegasnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Eko juga menjelaskan bahwa kondisi pemulihan pemain berjalan baik. Meski terdapat satu hingga dua pemain yang mengalami cedera, sebagian besar anggota skuad dinilai siap bergabung dan dimainkan.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Recovery pemain baik. Kemarin kita membawa pemain yang cera, tetapi kita mainkan pada menit-menit akhir. Itu pentingnya kita punya banyak pemain. Ada satu dua pemain yang cera, selebihnya siap bergabung untuk I.League Cup 2026 dan juga di liga," jelasnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Sementara itu, pemain PSMS Rangga Muslim memastikan seluruh pemain memilikimotivasi untuk menghadapi Persija. Menurutnya, pertandingan pembuka ini tetap menjadi kesempatan penting bagi skuad Ayam Kinantan untuk menunjukkan kemampuan, meskipun kompetisi Championship masih menjadi prioritas utama.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Rangga menyadari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> bukan lawan yang mudah. Namun, bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan yang harus dimaksimalkan PSMS.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Insya Allah pemain siap menghadapi Persija. Bagaimanapun ini pertandingan penting juga buat pemain. Hampir sama dengan Liga 2, tetapi mungkin prioritas sekarang Liga 2," kata Rangga.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Besok target maksimal. Pemain siap menjalankan instruksi pelatih. Kemarin perjalanan cukup jauh, tetapi kita akan memaksimalkan pertandingan di kandang," tambahnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Di kubu lawan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta juga datang dengan agenda kompetisi yang padat. Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, sebelumnya mengungkapkan bahwa League Cup akan dimanfaatkan sebagai kesempatan melakukan rotasi, terutama memberikan menit bermain kepada pemain yang selama ini belum banyak tampil di Super League.</font></font></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_7466_Eko-Pastikan-PSMS-Siap-Tempur-Hadapi-Persija-di-Laga-Pembuka-League-Cup.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29835/eko-pastikan-psms-siap-tempur-hadapi-persija-di-laga-pembuka-league-cup/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba</guid>
            <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 10:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan menangkap oknum pegawai Lapas Kelas I Medan yang diduga menjadi kurir 599 vape narkoba. Tersangka dijanjikan upah Rp20 juta.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <b>MEDAN</b> : Seorang oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan berinisial ES (34) diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> karena diduga menjadi kurir 599 unit vape yang berisi narkotika.</p>
<p><p>ES ditangkap di area parkir Hotel RedDoorz, Jalan Setia Budi, Medan, Rabu (28/10/2026) pagi. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga tergiur imbalan sebesar Rp20 juta untuk mengantarkan barang terlarang tersebut.</p>
<p>Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Senin (2/11/2026), menjelaskan bahwa ES merupakan warga Jalan Glugur Rimbun, Kecamatan Pancur Batu. Penangkapan dilakukan Tim 3 Unit 1 Satresnarkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> setelah menerima informasi dari masyarakat.</p>
<p>Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan tersangka di lokasi. ES kemudian diamankan saat hendak menaiki mobilnya. Proses penangkapan sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.</p>
<p>Dari tangan tersangka, polisi menyita dua tas yang berisi tiga plastik kemasan untuk menyimpan vape narkoba. Jumlah awal barang tersebut sebanyak 600 unit. Namun, satu unit disebut telah digunakan tersangka sehingga tersisa 599 unit vape bermerek Netflix.</p>
<p>"Dari tersangka kami sita dua tas berisikan tiga plastik untuk mengemas vape narkoba. Jumlah awal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> sebanyak 600 pcs, namun satu pcs digunakan tersangka sehingga tersisa 599 pcs <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> bermerek Netflix," kata Rafli.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aktivitas pengantaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> tersebut bukan kali pertama dilakukan ES. Sebelumnya, tersangka diduga pernah mengantarkan 50 unit <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> ke kawasan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p>Kali ini, jumlah barang yang dibawa jauh lebih besar. Rafli menyebut, tersangka kembali menjalankan aksinya karena tergiur imbalan Rp20 juta yang dijanjikan oleh pihak yang memerintahkannya.</p>
<p>"Tersangka sebelumnya pernah mengantarkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> juga, namun kali ini jumlahnya jauh lebih besar. Tersangka tergiur dengan upah Rp20 juta yang dijanjikan kepadanya," ungkap Rafli.</p>
<p>Terkait status ES sebagai pegawai Lapas Kelas I Medan, Rafli mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak lapas tempat tersangka bekerja untuk menelusuri kemungkinan keterkaitan aktivitas tersebut dengan lingkungan pemasyarakatan.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan, narkoba tidak dijual tersangka ke dalam, namun tentunya ini akan kami dalami. Kami juga sudah melakukan tes urine dan yang bersangkutan positif sebagai pengguna narkoba," sebut Rafli.</p>
<p>Polisi turut menelusuri asal 599 unit <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vape-narkoba/" target="_blank">vape narkoba</a> yang disita tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, barang itu diperoleh ES dari seseorang berinisial AL yang diduga menjadi pihak pemberi perintah sekaligus pemasok.</p>
<p>Rafli menegaskan, polisi masih memburu AL dan berupaya mengungkap jaringan yang berada di belakang peredaran vape berisi narkotika tersebut.</p>
<p>"Kami pastikan AL akan kami ringkus. Tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba. Sesuai tagline Bapak Kapolri, sama-sama kita pulihkan para pengguna, kita putus mata rantai bandar. Polisi bersama masyarakat," pungkasnya.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3677_Tergiur-Upah-Rp20-Juta--Oknum-Pegawai-Lapas-Medan-Jadi-Kurir-599-Vape-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29834/tergiur-upah-rp20-juta-oknum-pegawai-lapas-medan-jadi-kurir-599-vape-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>