<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 22:12:18 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Syahrini Siap Tampil di Pestapora 2026, Festival Director Sebut Perjuangan Empat Tahun</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Syahrini Siap Tampil di Pestapora 2026, Festival Director Sebut Perjuangan Empat Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[Penggemar Syahrini tampaknya boleh tersenyum. Pasalnya, sang penyanyi yang dirindukan itu siap tampil di pangung Pestapora 2026.Melansir berbagai sumber, Kamis (24/9/2026), kepastian Syahrini tampil di Pestapora 2026 ini disampai]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penggemar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> tampaknya boleh tersenyum. Pasalnya, sang penyanyi yang dirindukan itu siap tampil di pangung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> 2026.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (24/9/2026), kepastian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> tampil di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> 2026 ini disampaikan langsung oleh Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup.</p>
<p>"Dan faktanya, saya mengajak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> untuk ikut tampil di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> itu semenjak tahun 2022 ya," kata Ucup.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ucup/" target="_blank">Ucup</a> pun mengatakan, lebih effort untuk mendatangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> daripada Sheila On 7.</p>
<p>"Jadi baru kesampaian di tahun 2026 ini, 4 tahun perjuangan ya untuk mengajak Syahrini," kata Ucup.</p>
<p>"Bisa dibilang effort-nya lebih lebih effort lah mengajak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> dibanding mengajak Sheila on 7," tambahnya.</p>
<p>Di tahun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> akan menghadirkan 330 penampil dengan 19 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/panggung/" target="_blank">panggung</a> berbeda dengan mengusung tema Celebration of Surprises.</p>
<p>Selain itu, untuk pertama kalinya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> menghadirkan musisi luar negeri dari Korea Selatan yakni Tuesday Beach Club dan Mombrimz.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> tahun ini seperti Juicy Luicy, Wijaya 80, Vierratale, Teenage Death Star, King Nassar, Fiersa Besari, Ari Lasso, Danilla, Rhoma Irama, Raisa, Baale, Barasuara, Bernardya.</p>
<p>Ada juga Jirayut, Maliq & D&#039;Essentials, Mahalini, Dialog Dini Hari, Happy Asmara, DNA dan masih banyak lagi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> akan tampil di hari ketiga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> pada 27 September 2026.</p>
<p>Istri Reino Barack itu akan tampil dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/panggung/" target="_blank">panggung</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> Stage pada pukul 18.15 WIB.</p>
<p>Yang jelas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ucup/" target="_blank">Ucup</a> bersyukur bahwa keinginannya menghadirkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> terwujud di tahun ini.</p>
<p>"Jadi akhirnya tahun 2026 dijawab, dijawabnya juga belum lama ya, baru sekitar bulan Mei atau Juni gitu. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> berkenan tampil di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pestapora/" target="_blank">Pestapora</a> 2026," ungkap Ucup.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ucup/" target="_blank">Ucup</a> memastikan bakal ada gebrakan kolaborator dalam penampilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> nanti.</p>
<p>"Katanya sih akan banyak kolaborator yang dihadirkan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> dengan beberapa konsep penampilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> yang kurang lebih akan menjadi pengembangan dari konsep konser terakhirnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> ya," pungkas Ucup.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_9321_Syahrini-Siap-Tampil-di-Pestapora-2026--Festival-Director-Sebut-Perjuangan-Empat-Tahun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29007/syahrini-siap-tampil-di-pestapora-2026-festival-director-sebut-perjuangan-empat-tahun/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indonesia Ukir Emas Pertama Asian Games 2026 Lewat Drama Sengit</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indonesia Ukir Emas Pertama Asian Games 2026 Lewat Drama Sengit]]></title>
            <description><![CDATA[Indonesia meraih emas pertama Asian Games 2026 setelah bangkit dramatis dan menaklukkan China 32 melalui perjuangan luar biasa.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> akhirnya membuka keran emas di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asian-Games/" target="_blank">Asian Games</a> Aichi-Nagoya 2026. Medali emas pertama Kontingen Merah Putih dipersembahkan tim bulu tangkis beregu putra setelah melewati final dramatis kontra China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9/2026).</p>
<p><p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> menang 3-2 setelah sempat berada dalam posisi sulit karena tertinggal 0-2. Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena ditentukan Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed pada partai kelima.</p>
<p>Pertandingan final berlangsung ketat sejak awal.</p>
<p>Jonatan Christie yang turun sebagai tunggal putra pertama harus mengakui keunggulan Shi Yuqi dalam dua gim, 13-21, 18-21. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> kemudian kembali kehilangan poin setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertarungan tiga gim, 20-22, 21-19, 14-21.</p>
<p>Dalam situasi tertekan, Alwi Farhan menjadi pembuka jalan kebangkitan. Debutan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asian-Games/" target="_blank">Asian Games</a> itu menundukkan Li Shifeng lewat pertarungan sengit 23-21, 15-21, 21-16. Hasil tersebut memangkas ketertinggalan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> menjadi 1-2.</p>
<p>Momentum kemudian berpihak kepada Merah Putih. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil penuh energi ketika menghadapi He Jiting/Liu Yi. Mereka menang 23-21, 21-10 dan membuat kedudukan berubah menjadi 2-2.</p>
<p>Daniel mengungkapkan komunikasi menjadi salah satu kunci kemenangan pada partai keempat.</p>
<p>"Tadi kami ingin menyumbang poin juga, jadi kami tidak mau kalah dan kuncinya perbanyak komunikasi, main lebih tenang lagi supaya bisa menyamakan kedudukan," kata Daniel.</p>
<p>Leo menambahkan dirinya dan Daniel bermain tanpa terlalu memikirkan tekanan. </p>
<p>"Lebih ke nothing to lose sih, jadi yang penting bola dimasukin dulu. Apa pun kan bisa terjadi," ujar Leo.</p>
<p>Pada partai penentuan, Ubed menghadapi Weng Hongyang. Pemain muda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> itu menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung, 23-21, 21-13.</p>
<p>Kemenangan tersebut sekaligus memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> merebut emas pertama di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asian-Games/" target="_blank">Asian Games</a> 2026. Hasil ini juga menjadi buah perjuangan tim yang sebelumnya harus melewati Malaysia dengan kemenangan 3-2 di perempat final dan Thailand 3-1 pada semifinal.</p>
<p>Jonatan yang gagal menyumbang poin dalam final tetap memberikan evaluasi terbuka terhadap penampilannya.</p>
<p>"Saya mengucapkan permohonan maaf karena belum sekalipun menyumbang poin untuk Indonesia. Jujur saya sangat kecewa dengan penampilan saya di partai beregu kali ini," kata Jonatan. Ia berharap masa istirahat dapat membuat kondisinya lebih baik untuk nomor individu.</p>
<p>Emas ini menjadi awal penting bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> di Aichi-Nagoya. Skuad bulu tangkis putra bukan hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga menunjukkan karakter kuat setelah mampu membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2.</p>
<p>Sumber: TVRI News, Antara News</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_339_Indonesia-Ukir-Emas-Pertama-Asian-Games-2026-Lewat-Drama-Sengit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29005/indonesia-ukir-emas-pertama-asian-games-2026-lewat-drama-sengit/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tambah Durasi Empat Menit, Avengers Endgame Kalahkan Agak Laen 2 sebagai Film Terlaris</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tambah Durasi Empat Menit, Avengers Endgame Kalahkan Agak Laen 2 sebagai Film Terlaris]]></title>
            <description><![CDATA[Avengers Endgame muncul lagi di bioskop Indonesia dengan menambahkan kata Encore di belakangnya.Hasilnya? Film ini pun langsung menggeser Agak Laen Menyala Pantiku sebagai film terlaris di Indonesia.Melansir berbagai sumber, K]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> Endgame muncul lagi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bioskop/" target="_blank">bioskop</a> Indonesia dengan menambahkan kata Encore di belakangnya.<p>Hasilnya? Film ini pun langsung menggeser Agak Laen: Menyala Pantiku sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> terlaris di Indonesia.</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (24/9/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> Endgame Encore merupakan versi terbaru dari Endgame yang ditambah empat menit dari durasi awal.</p>
<p>Film ini diharapkan menjadi jembatan untuk fans menyambut penayangan Avengers: Doomsday yang akan tayang akhir tahun 2026.</p>
<p>Yang jelas, kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> Endgame Encore langsung membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> dari Marvel Studios itu ke puncak tertinggi.</p>
<p>Tambahan 131.692 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penonton/" target="_blank">penonton</a> di hari penayangan pertamanya membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> Endgame melampaui catatan Agak Laen: Menyala Pantiku.</p>
<p>Berdasarkan data Cinepoint, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> kini sudah memperoleh 11.108.030 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penonton/" target="_blank">penonton</a> dan kemungkinan masih akan bertambah.</p>
<p>Sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> kedua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agak-Laen/" target="_blank">Agak Laen</a> sudah berakhir dengan total 11.000.866 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penonton/" target="_blank">penonton</a> selama tayang di bioskop.</p>
<p>Seperti diketahui, dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Avengers/" target="_blank">Avengers</a> Endgame, para pahlawan super Marvel harus berjibaku melawan Thanos yang berhasil mengumpulkan Infinity Stones.</p>
<p>Perjuangan Captain America dan kawan-kawan terbilang sangat terjal untuk menghentikan Thanos.</p>
<p>Beberapa superhero bahkan harus tewas demi menyelamatkan Bumi.</p>
<p>Sementara Avengers: Doomsday akan membawa musuh baru yang konon memiliki kekuatan lebih besar dari Thanos.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6142_Tambah-Durasi-Empat-Menit--Avengers-Endgame-Kalahkan-Agak-Laen-2-sebagai-Film-Terlaris.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29006/tambah-durasi-empat-menit-avengers-endgame-kalahkan-agak-laen-2-sebagai-film-terlaris/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dilanda Banjir Bandang, 12 Kantor Pemkab Solok Rusak Berat</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dilanda Banjir Bandang, 12 Kantor Pemkab Solok Rusak Berat]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Sebanyak 12 unit kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, rusak berat, setelah dihantam banjir bandang atau Galodo, Senin (21/9/2026) malam.Pantauan udara terlihat kondisi pasca banjir di kawasan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Sebanyak 12 unit kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, rusak berat, setelah dihantam banjir bandang atau Galodo, Senin (21/9/2026) malam.</p>
<p>Pantauan udara terlihat kondisi pasca banjir di kawasan perkantoran pemerintah Kabupaten Solok, terlihat porak poranda.</p>
<p>Materil lumpur bawaan dari lereng Gunung Merapa Talang, masih menimbun sebagian gedung-gedung dan rumah-rumah warga di Kecamatan Talang, Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Solok/" target="_blank">Solok</a> ini.</p>
<p>Dahsyatnya banjir bandang ini membuat bebatuan, kayu-kayu besar serta lumpur bercampur air menghantam kawasan perkantoran Kabupaten Solok.</p>
<p>Pembersihan materil masih terus dilakukan dinas terkait seperti Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tni, Polri, relawan dan masyarakat.</p>
<p>Pembersihan juga dilakukan sejumlah alat berat untuk menyingkirkan kayu dan batu-batu besar yang turun dari lereng Gunung Merapi Talang.</p>
<p>Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansyarullah, kepada wartawan, Kamis (24/9/2026), banjir bandang menghantam kawasan ini mengakibatkan 12 unit kantor OPD Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Solok/" target="_blank">Solok</a> rusak berat.</p>
<p>Diantaranya kantor dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat dan dinas kesehatan. Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, untuk mengambil kebijakan termasuk kerusakan dan pelayanan reda pemerintahan kepada masyarakat.</p>
<p>Selain merusak kantor juga berdampak kepada 150 rumah-rumah warga juga rusak sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi dia belum menyebutkan jumlah kerugian materil dalam bencana ini. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8235_Dilanda-Banjir-Bandang--12-Kantor-Pemkab-Solok-Rusak-Berat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29004/dilanda-banjir-bandang-12-kantor-pemkab-solok-rusak-berat/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kuasa Hukum Pelapor Dugaan Penganiayaan di Sidimpuan Sudah Serahkan Alat Bukti ke Polisi</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kuasa Hukum Pelapor Dugaan Penganiayaan di Sidimpuan Sudah Serahkan Alat Bukti ke Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[ Marwan Rangkuti SH selaku kuasa hukum Jonathan Siregar mengatakan proses pra rekontruksi telah berjalan baik dan apa yang diadegankan pelapor (korban) sudah benar dan Kepolisian juga telah mengantongi alat bukti yang mereka serah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Marwan Rangkuti SH selaku kuasa hukum Jonathan Siregar mengatakan proses pra rekontruksi telah berjalan baik dan apa yang diadegankan pelapor (korban) sudah benar dan Kepolisian juga telah mengantongi alat bukti yang mereka serahkan sebagai penguat adanya tindakan penganiyaan terhadap kliennya.</p>
<p>"Disini kami jelaskan terkait perkara itu, polisi sudah memiliki alat bukti baik itu keterangan pelapor (korban) sebagai klien kami itu sendiri maupun keterangan saksi dan alat bukti visum mengindikasikan adanya perbuatan tindak pidana penganiayaan," ujar Marwan Rangkuti kepada wartawan, Kamis (29/9/2026).</p>
<p>Tidak hanya itu lanjut Marwan, pihaknya juga telah memiliki alat bukti seperti baju korban yang kayak dan alas sepatu korban yang lepas pada waktu itu.</p>
<p>"Lebih rincinya, bagaimana ada luka Tampa ada penganiayaan? Bagaimana ada kantong yang koyak jika tidak ada kekerasan? Jadi apapun kata mereka rangkaian yang diadegankan, klien kami itu sudah sesuai dengan keterangan saksi," tegasnya.</p>
<p>"Akibat perbutan terlapor didalam visum ini, kami tekankan bahwa klien kami mengalami memar di lengan bawah kanan, luka lecet di bagian lengan bawah kanan, dan luka lecet di tangan punggung kiri dan luka lecet di bahu kiri," imbuhnya.</p>
<p>Diketahui, reka adegan di input data 29 dan 30 adegan baik dari pelapor dan terlapor, langkah berikutnya pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara dan dapat dipastikan oleh Kapolres Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> kasus ini akan dibuka seterang mungkin tanpa ada yang ditutupi sesuai dengan fakta fakta yang ada. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6073_Kuasa-Hukum-Pelapor-Dugaan-Penganiayaan-di-Sidimpuan-Sudah-Serahkan-Alat-Bukti-ke-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29003/kuasa-hukum-pelapor-dugaan-penganiayaan-di-sidimpuan-sudah-serahkan-alat-bukti-ke-polisi/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat]]></title>
            <description><![CDATA[Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Perambahan hutan Bakau ini telah menyebabkan abrasi di pesisir pantai yang berbatasan langsung dengan Malaysia.Direktorat Reserse Kr]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kepolisian Daerah (Polda) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> menyita 140 Ton <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arang/" target="_blank">Arang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Perambahan hutan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> ini telah menyebabkan abrasi di pesisir pantai yang berbatasan langsung dengan Malaysia.</p>
<p>Direktorat Reserse Kriminal Khusus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a> Riau, menemukan dapur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arang/" target="_blank">Arang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> di Kecamatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rupat/" target="_blank">Rupat</a> Utara, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Industri ilegal ini beroperasi selama empat tahun.</p>
<p>Menurut keterangan pemilik usaha, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arang/" target="_blank">Arang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> yang dihasilkan, akan diselundupkan ke Batu Pahat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Malaysia/" target="_blank">Malaysia</a> untuk kebutuhan rumah tangga.</p>
<p>Kapolda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> Irjen Pol Herry Herryawan, Rabu (23/9/2026), meninjau langsung lokasi produksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arang/" target="_blank">Arang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> di Pulau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rupat/" target="_blank">Rupat</a> dan memerintahkan penutupan bisnis ilegal ini.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> juga menangkap dua tersangka, masing-masing berinisial AT yang berperan sebagai nakhoda kapal dan AK pemilik dapur arang bakau.</p>
<p>Para tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp7,5 Miliar. Tak hanya itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> juga menyita 140 Ton <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arang/" target="_blank">Arang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bakau/" target="_blank">Bakau</a> dan satu unit kapal motor yang digunakan untuk menyelundupkan produk kehutanan ini.</p>
<p>Dalam kesempatan itu juga, Kapolda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Riau/" target="_blank">Riau</a> Irjen Pol Herry Heryawan juga melakukan aksi penanaman bakau di sekitar pabrik arang untuk memulihkan kawasan mangrove yang rusak. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3155_Polda-Riau-Sita-140-Ton-Arang-Bakau-di-Pulau-Rupat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29002/polda-riau-sita-140-ton-arang-bakau-di-pulau-rupat/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Sebut Penahanan Dhody Taher Sesuai Prosedur, Kuasa Hukum Menduga &ldquo;Dikriminalisasi&rdquo;</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Sebut Penahanan Dhody Taher Sesuai Prosedur, Kuasa Hukum Menduga “Dikriminalisasi”]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPRD Sumatera Utara, Dhody Thahir, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan/atau pemalsuan surat terkait sengketa lahan seluas sekitar 15 hektare di ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Anggota DPRD Sumatera Utara, Dhody Thahir, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan menempatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keterangan-palsu/" target="_blank">keterangan palsu</a> ke dalam akta autentik dan/atau pemalsuan surat terkait <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sengketa-lahan/" target="_blank">sengketa lahan</a> seluas sekitar 15 hektare di Desa Sigara Gara,Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p dir="auto" data-start="714" data-end="1166">Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Cornelis H Simanjuntak, mengatakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> dijerat dengan pasal berlapis. Dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Kamis, 24 September 2026, Cornelis menyebut sangkaan tersebut berkaitan dengan ketentuan Pasal 394 KUHP baru atau Pasal 266 KUHP lama tentang menempatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keterangan-palsu/" target="_blank">keterangan palsu</a> ke dalam akta autentik serta Pasal 391 KUHP baru atau Pasal 263 KUHP lama tentang pemalsuan surat.</p>
<p dir="auto" data-start="1168" data-end="1373">"Menempatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keterangan-palsu/" target="_blank">keterangan palsu</a> ke dalam akta autentik dipidana dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan pemalsuan surat dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun," kata Cornelis.</p>
<p dir="auto" data-start="1375" data-end="1545">Dalam konferensi pers tersebut, Cornelis didampingi Kabid Humas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Kombes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ferry-Walintukan/" target="_blank">Ferry Walintukan</a> serta sejumlah penyidik Subdit Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut.</p>
<p dir="auto" data-start="1547" data-end="1814">Cornelis menjelaskan, perkara tersebut bermula dari laporan Direktur PT Rapy Ray Putratama, Muhammad Ghazali Iskandar. Laporan itu tercatat dalam laporan polisi terkait dugaan tindak pidana menempatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keterangan-palsu/" target="_blank">keterangan palsu</a> ke dalam akta autentik dan/atau pemalsuan surat.</p>
<p dir="auto" data-start="1816" data-end="2092">Menurut Cornelis, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> sebelumnya telah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Polisi kemudian melakukan penjemputan paksa terhadap tersangka pada 15 September 2026 di kediamannya di Kompleks Bumi Asri, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.</p>
<p dir="auto" data-start="2094" data-end="2143">"Selanjutnya dilakukan penahanan," ujar Cornelis.</p>
<p dir="auto" data-start="2145" data-end="2458">Penyidik menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dugaan-pemalsuan-surat/" target="_blank">dugaan pemalsuan surat</a> tersebut berkaitan dengan dokumen yang dibuat sekitar Maret 2023 di Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia. Surat tersebut kemudian, melalui kuasa hukum Dhody Thahir, dikirimkan kepada Bank BTN Medan, Bank BRI Kanwil Medan, Bank BJB Medan serta Kantor Pertanahan Deli Serdang.</p>
<p dir="auto" data-start="2460" data-end="2676">Isi surat itu, menurut penyidik, memuat klaim bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> merupakan satu-satunya subjek hukum yang berhak atas lahan sekitar 15 hektare di Dusun V, Desa Sigara Gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p dir="auto" data-start="2678" data-end="2936">Namun berdasarkan hasil penyidikan, Cornelis mengatakan objek tanah tersebut tercatat atas nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Rapy-Ray-Putratama/" target="_blank">PT Rapy Ray Putratama</a> melalui Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 650 tanggal 3 Desember 2019. Di atas lahan tersebut disebut sedang dibangun perumahan bersubsidi.</p>
<p dir="auto" data-start="2938" data-end="3270"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> menyebut keberadaan empat surat yang dikirimkan kepada sejumlah bank dan Kantor Pertanahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> berdampak terhadap aktivitas PT Rapy Ray Putratama. Menurut penyidik, perusahaan tersebut mengalami hambatan dalam memperoleh fasilitas kredit perbankan, sementara sertifikat tanah juga disebut mengalami pemblokiran.</p>
<p dir="auto" data-start="3272" data-end="3344">"Kerugian terhadap pelapor ditaksir mencapai Rp5 miliar," kata Cornelis.</p>
<p dir="auto" data-start="3346" data-end="3574">Hingga konferensi pers digelar, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> menyatakan baru menetapkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> sebagai tersangka. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya pelapor, pihak perbankan dan pihak Kantor Pertanahan Deli Serdang.</p>
<p dir="auto" data-start="3576" data-end="3781">Cornelis mengatakan penyidik telah melakukan gelar perkara dan penyitaan sejumlah barang bukti. Tahapan berikutnya, penyidik akan mengirimkan berkas perkara kepada jaksa penuntut umum untuk proses tahap I.</p>
<p dir="auto" data-start="3783" data-end="4027">Di sisi lain, Kuasa Hukum Dhody Thahir, Hasrul Benny Harahap, mempertanyakan penetapan tersangka terhadap kliennya. Ia menilai empat surat yang menjadi bagian dari perkara tersebut tidak relevan jika dijadikan dasar untuk menjerat Dhody Thahir.</p>
<p dir="auto" data-start="4029" data-end="4285">"Terkait terbitnya empat surat yang menjadikan klien kami sebagai tersangka sangat tidak relevan. Surat tersebut dibuat oleh kuasa hukum, bukan klien kami, dikarenakan objek tanah tersebut masih bersengketa," kata Benny saat dihubungi wartawan, Kamis sore.</p>
<p dir="auto" data-start="4287" data-end="4461">Menurut Benny, surat yang dikirimkan kepada pihak perbankan dan Kantor Pertanahan merupakan bagian dari upaya hukum karena objek tanah yang dipersoalkan masih dalam sengketa.</p>
<p dir="auto" data-start="4463" data-end="4656">Ia menilai tindakan kuasa hukum dalam menyampaikan surat tersebut merupakan langkah yang wajar untuk meminta pihak terkait mempertimbangkan permohonan yang telah diajukan PT Rapy Ray Putratama.</p>
<p dir="auto" data-start="4658" data-end="4785">Karena itu, Benny mempertanyakan langkah penyidik yang menetapkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan.</p>
<p dir="auto" data-start="4787" data-end="4892">"Kami menilai tindakan dilakukan penyidik ugal-ugalan dan telah melakukan kriminalisasi hukum," tegasnya.</p>
<p dir="auto" data-start="4894" data-end="5142">Sengketa lahan tersebut sebelumnya juga telah menjadi perkara yang mendapat perhatian publik. Sejumlah pemberitaan mencatat adanya perbedaan klaim mengenai hak atas lahan sekitar 15 hektare di Desa Sigara Gara.</p>
<p dir="auto" data-start="5144" data-end="5413">Sementara itu, status <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> sebagai tersangka dalam perkara pidana tersebut telah diberitakan sebelumnya, termasuk terkait dua kali ketidakhadiran dalam pemanggilan penyidik sebelum dilakukan penjemputan paksa dan penahanan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1997_Polda-Sumut-Sebut-Penahanan-Dhody-Taher-Sesuai-Prosedur--Kuasa-Hukum-Menduga--ldquo-Dikriminalisasi-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29000/polda-sumut-sebut-penahanan-dhody-taher-sesuai-prosedur-kuasa-hukum-menduga-ldquodikriminalisasirdquo/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PSMS Medan Siapkan 23 Pemain untuk Hadapi Adhyaksa Bekasi, Berangkat Sabtu</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PSMS Medan Siapkan 23 Pemain untuk Hadapi Adhyaksa Bekasi, Berangkat Sabtu]]></title>
            <description><![CDATA[PSMS Medan bertekad melanjutkan tren kemenangan kala bertandang ke markas FC Adhyaksa Bekasi Minggu ini.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> mulai mematangkan persiapan menghadapi FC Adhyaksa Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Championship/" target="_blank">Championship</a> 2026/2027. Skuad Ayam Kinantan dijadwalkan bertandang ke Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (27/9/2026).</p>
<p><p>Pelatih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> Eko Purdjianto memastikan timnya akan membawa 23 pemain dalam lawatan tersebut. Rombongan PSMS dijadwalkan berangkat menuju Bekasi pada Sabtu (26/9/2026).</p>
<p>Persiapan terus dilakukan tim dalam beberapa hari terakhir. Eko menyebut sebagian besar pemain berada dalam kondisi siap, meski ada sejumlah nama yang masih menjalani latihan terpisah karena kondisi fisik belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>Dua pemain yang masih dipantau adalah kapten tim Rachmad Hidayat dan Sulthan Zaki. Keduanya belum bisa mengikuti seluruh menu latihan bersama rekan-rekannya.</p>
<p>"Ya kita sudah persiapkan dengan latihan, ada beberapa pemain yang menepi karena belum 100 persen bisa mengikuti latihan, tapi selebihnya sudah siap untuk menghadapi Bekasi nanti," kata Eko seusai memimpin latihan di Stadion Mini Disporasu, Kamis (24/9/2026) sore.</p>
<p>PSMS juga dipastikan kehilangan Rudi dalam pertandingan tersebut. Pemain itu masih harus menjalani sanksi sehingga tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Bekasi.</p>
<p>"Kita akan bawa 23 pemain, yang absen Rudi karena masih menjalani sanksi, kemudian kalau Rachmad Hidayat kita masih lihat satu dua hari ini," ujar Eko.</p>
<p>Pelatih asal Semarang itu juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas dengan hasil pertandingan sebelumnya. Menurutnya, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga konsistensi menjadi faktor penting bagi PSMS.</p>
<p>"Ya saya minta mereka konsisten, setiap pertandingan adalah final, konsistensi sampai kompetisi berakhir akan bagus untuk tim," tuturnya.</p>
<p>PSMS datang ke Bekasi dengan posisi yang cukup baik. Saat ini Ayam Kinantan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup Barat. Tambahan poin dari lawatan tersebut dibutuhkan untuk menjaga persaingan di papan atas.</p>
<p>Namun, Eko meminta pemainnya tidak terlena dengan posisi klasemen. Adhyaksa Bekasi yang berada di peringkat ketujuh tetap dianggap sebagai lawan yang berpotensi menyulitkan.</p>
<p>"Kita tidak bisa anggap remeh lawan, Adhyaksa Bekasi ini tim yang bagus juga, yang penting seluruh pemain harus siap untuk pertandingan ini," kata Eko.</p>
<p>Pertandingan di Stadion Patriot Chandrabhaga sekaligus menjadi ujian konsistensi PSMS. Setelah mendapatkan hasil positif pada laga sebelumnya, Ayam Kinantan dituntut kembali tampil solid agar target bersaing di papan atas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Championship/" target="_blank">Championship</a> musim ini tetap terjaga.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1337_PSMS-Medan-Siapkan-23-Pemain-untuk-Hadapi-Adhyaksa-Bekasi--Berangkat-Sabtu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28999/psms-medan-siapkan-23-pemain-untuk-hadapi-adhyaksa-bekasi-berangkat-sabtu/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belanda vs Jerman: Duel Debut Pembuktian Xavi dan Klopp di Nations League</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belanda vs Jerman: Duel Debut Pembuktian Xavi dan Klopp di Nations League]]></title>
            <description><![CDATA[Jurgen Klopp dan Xavi Hernandez akan adu kemampuan saat Belanda menjamu Jerman di Stadion Johan Cruijff ArenA.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belanda/" target="_blank">Belanda</a> akan menjamu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jerman/" target="_blank">Jerman</a> pada laga pembuka <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UEFA/" target="_blank">UEFA</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nations-League/" target="_blank">Nations League</a> 2026/2027 League A Grup A2 di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Kamis (24/9/2026) pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat (25/9/2026) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini langsung menjadi sorotan karena kedua tim memasuki era baru bersama pelatih yang sama-sama punya reputasi besar.<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belanda/" target="_blank">Belanda</a> kini berada di bawah kendali Xavi Hernandez, sedangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jerman/" target="_blank">Jerman</a> memulai perjalanan bersama Jurgen Klopp. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UEFA/" target="_blank">UEFA</a> menempatkan pertemuan kedua raksasa Eropa tersebut sebagai salah satu pertandingan utama Matchday 1. Serbia dan Yunani menjadi dua tim lain di Grup A2.</p>
<p>Bagi Xavi, laga ini menjadi pertandingan resmi pertamanya sebagai pelatih Belanda. Mantan pelatih Barcelona tersebut ingin membangun identitas baru dengan permainan berintensitas tinggi dan lebih proaktif.</p>
<p>&quot;Kami tidak punya terlalu banyak waktu. Tetapi tidak ada alasan, setiap pelatih berada dalam situasi yang sama,&quot; kata Xavi kepada Reuters.</p>
<p>Ia juga menegaskan target utama bukan sekadar memperkenalkan gaya permainan baru.</p>
<p>&quot;Tujuan utamanya adalah menang,&quot; ujar Xavi.</p>
<p>Pelatih asal Spanyol itu menjanjikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belanda/" target="_blank">Belanda</a> akan bermain dengan intensitas, gairah, tempo yang baik dan berusaha mengambil inisiatif sepanjang pertandingan. Xavi juga memastikan Virgil van Dijk tetap menjadi kapten setelah melakukan pertemuan langsung dengan sang bek di Liverpool.</p>
<p>Di kubu Jerman, Klopp menghadapi tantangan serupa. Ini merupakan debutnya sebagai pelatih tim nasional setelah sebelumnya menjalani karier panjang di level klub. DFB mencatat Klopp mengaku sangat puas dengan beberapa hari pertama bersama skuad.</p>
<p>&quot;Ketegangan positif itu ada, tetapi kami sudah melakukan banyak hal dalam beberapa hari terakhir sehingga tidak punya waktu untuk gugup,&quot; kata Klopp menjelang pertandingan.</p>
<p>Klopp juga memberikan gambaran mengenai karakter yang ingin ditampilkan Jerman.</p>
<p>&quot;Apa yang bisa saya janjikan adalah Anda akan melihat bahwa kami menginginkannya,&quot; ujar Klopp.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dirinya bertanggung jawab membuat tim nasional <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jerman/" target="_blank">Jerman</a> bermain sedemikian rupa sehingga selalu memiliki peluang bagus untuk memenangkan pertandingan.</p>
<p>&quot;Kita harus memulainya. Saya berharap itu bisa terlihat besok,&quot; katanya.</p>
<p>Duel ini juga menarik karena kedua pelatih hanya memiliki waktu singkat untuk menerapkan ide mereka. Klopp bahkan memanggil kelompok pemain berbeda untuk menghadapi rangkaian pertandingan Nations League, dengan tujuan mendapatkan gambaran lebih luas mengenai kualitas dan karakter pemain yang tersedia.</p>
<p>Secara rekor pertemuan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jerman/" target="_blank">Jerman</a> belum terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Belanda. Pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nations-League/" target="_blank">Nations League</a> sebelumnya, kedua tim bermain 2-2 di Amsterdam sebelum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jerman/" target="_blank">Jerman</a> menang 1-0 di Munich.</p>
<p>Karena itu, laga di Amsterdam bukan sekadar pertandingan pembuka. Ini menjadi panggung pertama bagi Xavi dan Klopp untuk menunjukkan bagaimana ide mereka diterjemahkan ke dalam sepak bola internasional.</p>
<p>Sumber: Reuters, UEFA.com, Bundesliga</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1160_Belanda-vs-Jerman--Duel-Debut-Pembuktian-Xavi-dan-Klopp-di-Nations-League.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28998/belanda-vs-jerman-duel-debut-pembuktian-xavi-dan-klopp-di-nations-league/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapenda Medan Paparkan Medan QRESTO, Inovasi Digital untuk Dongkrak Penerimaan Pajak Daerah</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapenda Medan Paparkan Medan QRESTO, Inovasi Digital untuk Dongkrak Penerimaan Pajak Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus memperkuat digitalisasi penerimaan daerah melalui pengembangan inovasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Med]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus memperkuat digitalisasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penerimaan-daerah/" target="_blank">penerimaan daerah</a> melalui pengembangan inovasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Elektronifikasi-Transaksi-Pemerintah-Daerah/" target="_blank">Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah</a> (ETPD). Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-QRESTO/" target="_blank">Medan QRESTO</a> (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), yang dirancang untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor makanan dan minuman.</p>
<p><p dir="auto" data-start="518" data-end="813">Inovasi tersebut dipaparkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> dalam kegiatan Benchmarking dan Sharing Best Practice <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Elektronifikasi-Transaksi-Pemerintah-Daerah/" target="_blank">Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah</a> (ETPD) dalam Mengakselerasi Penerimaan Daerah yang diselenggarakan Kantor Perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Indonesia/" target="_blank">Bank Indonesia</a> Provinsi Maluku bersama mitra kerja di Kota Medan.</p>
<p dir="auto" data-start="815" data-end="1071">Kegiatan yang berlangsung di Adimulia Hotel Medan, Rabu, 23 September 2026, tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai strategi digitalisasi transaksi sekaligus upaya memperkuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penerimaan-daerah/" target="_blank">penerimaan daerah</a> melalui sistem pembayaran yang semakin terintegrasi.</p>
<p dir="auto" data-start="1073" data-end="1339">Kepala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> M. Agha Novrian hadir sebagai narasumber yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah, Popy Maya Syafira. Ia didampingi Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan (HRH), Irfan Parlindungan Lubis.</p>
<p dir="auto" data-start="1341" data-end="1552">Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> menyampaikan materi bertajuk "Strategi, Inovasi, dan Lesson Learned dalam Akselerasi Penerimaan Daerah", yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.</p>
<p dir="auto" data-start="1554" data-end="1785">Popy Maya Syafira menjelaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-QRESTO/" target="_blank">Medan QRESTO</a> merupakan salah satu inovasi digital yang dikembangkan untuk mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah. Sistem tersebut mengadopsi mekanisme split payment dalam transaksi pembayaran.</p>
<p dir="auto" data-start="1787" data-end="2056">Melalui mekanisme itu, komponen pajak dapat dipisahkan secara otomatis dari transaksi pembayaran dan selanjutnya disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Sistem ini diharapkan dapat memperkuat transparansi sekaligus mempermudah proses pengawasan penerimaan pajak.</p>
<p dir="auto" data-start="2058" data-end="2287">Selain memperkenalkan Medan QRESTO, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan dari Kantor Perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Indonesia/" target="_blank">Bank Indonesia</a> Provinsi Sumatera Utara mengenai success story dan dukungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Indonesia/" target="_blank">Bank Indonesia</a> dalam mendorong implementasi ETPD.</p>
<p dir="auto" data-start="2289" data-end="2509">PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> turut menyampaikan materi mengenai sinergi dan kontribusi BPD Sumut sebagai bank <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RKUD/" target="_blank">RKUD</a> dalam mendorong digitalisasi serta percepatan penerapan transaksi non-tunai.</p>
<p dir="auto" data-start="2511" data-end="2735">Melalui forum benchmarking tersebut, pengalaman dan inovasi digital pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penerimaan-daerah/" target="_blank">penerimaan daerah</a> Kota Medan menjadi bagian dari pertukaran praktik baik antardaerah dalam mempercepat transformasi transaksi pemerintah daerah.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4118_Bapenda-Medan-Paparkan-Medan-QRESTO--Inovasi-Digital-untuk-Dongkrak-Penerimaan-Pajak-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28997/bapenda-medan-paparkan-medan-qresto-inovasi-digital-untuk-dongkrak-penerimaan-pajak-daerah/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan]]></title>
            <description><![CDATA[Mauricio Ruffy mengakui kelalaiannya membuat Arman Tsarukyan menemukan celah dan menghentikannya dengan KO brutal pada ronde pertama.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Mauricio Ruffy akhirnya buka suara setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arman-Tsarukyan/" target="_blank">Arman Tsarukyan</a> pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> 331. Petarung asal Brasil itu mengakui kekalahannya bukan semata-mata karena keunggulan lawan, melainkan akibat kelalaiannya sendiri pada detik-detik terakhir ronde pertama.</p>
<p><p>Ruffy dihentikan Tsarukyan melalui knockout pada 4 menit 56 detik ronde pertama dalam pertarungan kelas ringan di Crypto.com Arena, Los Angeles, Sabtu (19/9/2026) malam atau Minggu WIB. Hasil tersebut memperpanjang kemenangan beruntun Tsarukyan menjadi enam pertandingan.</p>
<p>Dalam pernyataan pertamanya setelah pertandingan, Ruffy tidak mencari alasan atas kekalahan tersebut. Ia justru secara terbuka mengakui kesalahannya ketika pertarungan tinggal menyisakan beberapa detik.</p>
<p>&quot;Kesalahannya sepenuhnya milik saya. Itu kesalahan saya, kelalaian saya, dan juga merupakan keunggulannya. Arman adalah petarung yang luar biasa,&quot; kata Ruffy dalam pernyataan di media sosialnya, Kamis (24/9/2026).</p>
<p>Ruffy sebenarnya mengawali pertarungan dengan cukup baik. Ia mampu mempertahankan diri dari sejumlah percobaan takedown Tsarukyan dan bahkan sempat mendaratkan pukulan kanan yang membuat bagian bawah mata kanan Tsarukyan mengalami pembengkakan.</p>
<p>Situasi tersebut membuat Ruffy merasa pertarungan mulai berada dalam kendalinya. Ia bahkan mengaku yakin dapat menyelesaikan pertarungan pada ronde kedua.</p>
<p>&quot;Ketika saya mendapatkan flash knockdown dan merasakan kekuatannya mulai berkurang, saya merasa pertarungan berada dalam kendali saya,&quot; ujar Ruffy.</p>
<p>&quot;Saya melihat betapa dia merasakan pukulan itu ketika saya mengenai bagian ujung rusuknya dengan elbow saat dia mencoba melakukan reversal. Matanya sangat tertutup. Saya yakin akan menghabisinya pada ronde kedua,&quot; lanjutnya.</p>
<p>Namun, keputusan Ruffy untuk terlalu santai menjadi titik balik. Ketika timnya memberi tahu bahwa waktu tersisa sekitar 10 detik, Tsarukyan kembali melakukan serangan ke arah kakinya.</p>
<p>Ruffy sebenarnya memiliki kesempatan untuk menjauh dari pagar. Akan tetapi, ia memilih bertahan dan berharap Tsarukyan menghabiskan energinya sebelum ronde berakhir.</p>
<p>&quot;Masih ada empat detik. Saya bisa melepaskan beberapa serangan. Saya bisa menjauh dari pagar, tetapi saya tidak mau. Saya ingin menggunakan momen itu untuk melawannya,&quot; kata petarung asal Brasil itu.</p>
<p>Ia kemudian mengakui bahwa dirinya terlalu rileks dalam bertahan.</p>
<p>&quot;Saya hanya menjadi ceroboh. Saya rileks dalam pertahanan, sesuatu yang biasanya tidak saya lakukan. Jadi saya harus membayar harganya,&quot; tuturnya.</p>
<p>Kelalaian tersebut langsung dimanfaatkan Tsarukyan. Petarung Armenia itu melepaskan elbow dari posisi clinch yang membuat Ruffy kehilangan kesadaran. Wasit Jason Herzog menghentikan pertandingan pada 4:56 ronde pertama. ([MMA Fighting][4])</p>
<p>Kekalahan itu memang menghentikan momentum Ruffy setelah kemenangan spektakulernya atas Michael Chandler. Namun, pengakuannya menunjukkan bahwa ia memahami secara jelas kesalahan yang terjadi dan menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk pertarungan berikutnya.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7888_Mauricio-Ruffy-Bongkar-Kesalahan-Fatal-Saat-Dihantam-KO-Arman-Tsarukyan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28995/mauricio-ruffy-bongkar-kesalahan-fatal-saat-dihantam-ko-arman-tsarukyan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sofyan Tan Ungkap Filosofi Kepemimpinan dari Barongsai: Sehati, Kompak dan Peka terhadap Sesama</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sofyan Tan Ungkap Filosofi Kepemimpinan dari Barongsai: Sehati, Kompak dan Peka terhadap Sesama]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan kecerdasan intelektual bukan satusatunya modal untuk menjadi pemimpin bangsa. Menurutnya, generasi muda juga membutuhkan kepekaan hati dan emp]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan kecerdasan intelektual bukan satu-satunya modal untuk menjadi pemimpin bangsa. Menurutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/generasi-muda/" target="_blank">generasi muda</a> juga membutuhkan kepekaan hati dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/empati/" target="_blank">empati</a> agar mampu memahami serta merasakan kondisi orang lain.</p>
<p><p dir="auto" data-start="868" data-end="1207">Pesan tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> dalam kegiatan bertajuk "Barongsai, Melestarikan Tradisi Mengukir Prestasi" yang digelar melalui kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> di Lobby Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Jalan PDAM Tirtanadi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Sunggal, Kota Medan, Kamis, 24 September 2026.</p>
<p dir="auto" data-start="1209" data-end="1615">Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Rektor, Wakil Rektor, serta civitas akademika Universitas ST Bhinneka. Turut hadir Coach Vicktor dan David Candra dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumatera Utara, serta atlet <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> dari lima sekolah, yakni SMA Sultan Iskandar Muda, SMA Budi Utomo, SMA Bodhicitta, SMA Cinta Budaya, dan SMA Mian Zhong.</p>
<p dir="auto" data-start="1617" data-end="1804">Dalam kesempatan itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengulas perjalanan panjang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> yang disebut bermula dari Dinasti Ming di Tiongkok sebelum berkembang ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p dir="auto" data-start="1806" data-end="2104">Ia menjelaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> bukan sekadar pertunjukan seni yang mengandalkan gerakan atraktif. Di dalamnya terdapat unsur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/olahraga/" target="_blank">olahraga</a> dan bela diri yang memadukan ketangkasan wushu dengan gerak tari. Setiap pemain dituntut memiliki kekuatan fisik, keseimbangan, ketangkasan serta kemampuan bekerja sama.</p>
<p dir="auto" data-start="2106" data-end="2342">"Tarian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> membutuhkan kekuatan fisik dan kekompakan tingkat tinggi. Umumnya para pemainnya adalah atlet wushu yang memiliki otot kaki sangat kuat untuk menopang beban rekan-rekannya," ujar legislator dari Dapil Sumut 1 tersebut.</p>
<p dir="auto" data-start="2344" data-end="2640">Menurut Sofyan Tan, kekuatan utama dalam pertunjukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> tidak hanya terletak pada kemampuan individu. Kekompakan dan kepercayaan antarpemain menjadi bagian penting agar setiap gerakan dapat dilakukan secara tepat dan aman, terutama ketika memainkan atraksi dengan tingkat kesulitan tinggi.</p>
<p dir="auto" data-start="2642" data-end="2846">Ia kemudian mengaitkan permainan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> dengan nilai kesetaraan. Pemain yang berada di bagian depan maupun belakang memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama menentukan keberhasilan sebuah pertunjukan.</p>
<p dir="auto" data-start="2848" data-end="3104"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengatakan tidak ada pemain yang dapat mengklaim dirinya paling hebat karena setiap posisi memiliki peran masing-masing. Bahkan, pemain di belakang harus mampu membaca dan merasakan gerakan rekannya di depan tanpa selalu melihat secara langsung.</p>
<p dir="auto" data-start="3106" data-end="3218">"Ini membuktikan bahwa bermain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> melatih kepekaan hati dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/empati/" target="_blank">empati</a> untuk memahami orang lain," ungkapnya.</p>
<p dir="auto" data-start="3220" data-end="3405">Dari filosofi tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> kemudian menyampaikan pesan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/generasi-muda/" target="_blank">generasi muda</a> mengenai pentingnya membangun karakter sebagai bekal menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p dir="auto" data-start="3407" data-end="3575">Menurutnya, seseorang yang memiliki kecerdasan tinggi belum tentu otomatis mampu menjadi pemimpin yang baik apabila tidak memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat.</p>
<p dir="auto" data-start="3577" data-end="3837">"Orang pintar saja tidak akan otomatis sukses atau bisa menjadi pemimpin hebat. Namun, orang pintar yang memiliki kepekaan rasa, punya empati, dan sanggup merasakan penderitaan orang lain, itulah sosok yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan," ujarnya.</p>
<p dir="auto" data-start="3839" data-end="4112">Dalam kegiatan tersebut, lima kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> dari lima sekolah juga menampilkan atraksi di hadapan para peserta dan tamu undangan. Para atlet memperlihatkan gerakan lincah dengan melompat dan meliuk-liuk, sekaligus menunjukkan kekompakan dalam setiap rangkaian atraksi.</p>
<p dir="auto" data-start="4114" data-end="4395">Pertunjukan semakin menarik ketika <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> berinteraksi dengan penonton. Para atlet membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> menaiki anak tangga dan bergerak melewati kerumunan peserta. Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan atraksi tersebut menggunakan telepon seluler dan berfoto dari jarak dekat.</p>
<p dir="auto" data-start="4397" data-end="4543">Beberapa peserta bahkan tampak gugup ketika <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/barongsai/" target="_blank">barongsai</a> mendekati mereka, menciptakan suasana meriah di tengah kegiatan pelestarian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/budaya/" target="_blank">budaya</a> tersebut.</p>
<p dir="auto" data-start="4545" data-end="4861"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menyampaikan apresiasi kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kemenpora/" target="_blank">Kemenpora</a> RI, FOBI Sumut, pihak perguruan tinggi, para pelatih, serta seluruh siswa dari lima sekolah yang berpartisipasi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/generasi-muda/" target="_blank">generasi muda</a> untuk menjaga tradisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/budaya/" target="_blank">budaya</a> sekaligus mengembangkan potensi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/olahraga/" target="_blank">olahraga</a> dan prestasi.</p>
<p dir="auto" data-start="4863" data-end="5114" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3351_Sofyan-Tan-Ungkap-Filosofi-Kepemimpinan-dari-Barongsai--Sehati--Kompak-dan-Peka-terhadap-Sesama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28996/sofyan-tan-ungkap-filosofi-kepemimpinan-dari-barongsai-sehati-kompak-dan-peka-terhadap-sesama/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">3.540 Warga Sarirejo Terima Bantuan 30 Kg Beras, Penyaluran Rampung Lima Hari</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[3.540 Warga Sarirejo Terima Bantuan 30 Kg Beras, Penyaluran Rampung Lima Hari]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN  Penyaluran bantuan pangan beras dari Badan Pangan Nasional (BPN) Republik Indonesia di Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, rampung setelah berlangsung selama lima hari. Sebanyak 3.540 warga yang terd]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Penyaluran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-pangan/" target="_blank">bantuan pangan</a> beras dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Badan-Pangan-Nasional/" target="_blank">Badan Pangan Nasional</a> (BPN) Republik Indonesia di Kelurahan Sarirejo, Kecamatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Polonia, Kota Medan, rampung setelah berlangsung selama lima hari. </p>
<p>Sebanyak 3.540 warga yang terdata sebagai penerima manfaat mendapatkan bantuan masing-masing 30 kilogram beras.</p>
<p><p dir="auto" data-start="813" data-end="1070">Penyaluran bantuan tersebut berlangsung secara bertahap di Jalan Mawar, Gang Buntu, Kelurahan Sarirejo, Kamis, 24 September 2026. Proses distribusi dilakukan secara berkala untuk menjaga ketertiban sekaligus menghindari penumpukan warga di lokasi pembagian.</p>
<p dir="auto" data-start="1072" data-end="1331">Bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat melalui tingkat kelurahan. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.</p>
<p dir="auto" data-start="1333" data-end="1583">Salah seorang penerima manfaat, Elia, mengaku bersyukur atas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-beras/" target="_blank">bantuan beras</a> yang diterimanya. Menurutnya, bantuan sebanyak 30 kilogram tersebut sangat membantu kebutuhan dapur keluarganya, terutama di tengah harga beras yang dinilai masih cukup mahal.</p>
<p dir="auto" data-start="1585" data-end="1816">"Alhamdulillah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-beras/" target="_blank">bantuan beras</a> ini sangat-sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi saat ini harga bahan pangan seperti beras mahal. Terima kasih Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dan terkhusus pemerintah," tutur Elia di lokasi pembagian, Rabu, 24 September 2026.</p>
<p dir="auto" data-start="1818" data-end="2045">Lurah Sarirejo, Imam Bashori, S.STP., M.Sp., mengatakan penyaluran bantuan telah dilaksanakan selama lima hari sejak Minggu. Mekanisme pembagian dilakukan secara bertahap berdasarkan data penerima manfaat yang telah ditetapkan.</p>
<p dir="auto" data-start="2047" data-end="2352">"Penyaluran beras <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-pangan/" target="_blank">bantuan pangan</a> nasional ini telah berlangsung selama lima hari. Seluruh warga yang terdata di Kementerian Sosial berhak mendapatkan bantuan tersebut. Kami menerapkan sistem pembagian secara berkala agar warga tidak perlu mengantre terlalu lama atau berdesak-desakan," jelas Imam Bashori.</p>
<p dir="auto" data-start="2354" data-end="2509">Ia memastikan seluruh warga yang masuk dalam data penerima dari Kementerian Sosial Republik Indonesia telah terakomodasi dalam penyaluran bantuan tersebut.</p>
<p dir="auto" data-start="2511" data-end="2678">"Alhamdulillah penyaluran yang dilaksanakan berjalan lancar dan tertib, sebanyak 3.540 penerima sudah mendapatkan haknya dan sudah kita salurkan semuanya," pungkasnya.</p>
<p dir="auto" data-start="2680" data-end="2921" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6476_3-540-Warga-Sarirejo-Terima-Bantuan-30-Kg-Beras--Penyaluran-Rampung-Lima-Hari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28994/3540-warga-sarirejo-terima-bantuan-30-kg-beras-penyaluran-rampung-lima-hari/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ombudsman Bongkar &ldquo;Kamar Apartemen&rdquo; di Lapas Cibinong, Ada Dugaan Napi Bayar untuk Fasilitas Khusus</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ombudsman Bongkar “Kamar Apartemen” di Lapas Cibinong, Ada Dugaan Napi Bayar untuk Fasilitas Khusus]]></title>
            <description><![CDATA[Temuan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuka pertanyaan serius mengenai tata kelola, pengawasan, dan kesetaraan perlakuan terhadap warga binaa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>BOGOR</b> : Temuan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuka pertanyaan serius mengenai tata kelola, pengawasan, dan kesetaraan perlakuan terhadap warga binaan.</p>
<p><p dir="auto" data-start="1087" data-end="1468">Dalam inspeksi mendadak pada Rabu, 23 September 2026, Ombudsman menemukan lebih dari 10 bangunan atau kamar di kawasan belakang lapas yang terpisah dari blok hunian warga binaan. Fasilitas di dalamnya disebut menyerupai hunian apartemen, lengkap dengan ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, dapur, televisi, kulkas hingga perlengkapan memasak.</p>
<p dir="auto" data-start="1470" data-end="1807">Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, mengungkapkan fasilitas tersebut berada di kawasan yang terpisah dari blok hunian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/warga-binaan/" target="_blank">warga binaan</a> pada umumnya. Bahkan, sekitar enam hingga tujuh orang yang diduga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/warga-binaan/" target="_blank">warga binaan</a> ditemukan berada di kawasan tersebut, meski Ombudsman belum dapat memastikan identitas maupun status seluruh orang yang ditemui.</p>
<p dir="auto" data-start="1809" data-end="1997">"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," kata Fikri.</p>
<p dir="auto" data-start="1999" data-end="2285">Temuan tersebut menjadi semakin serius karena Ombudsman mengaku sempat mengalami hambatan ketika hendak melakukan pemeriksaan. Sidak pada September merupakan kunjungan kedua Ombudsman sepanjang 2026. Pada sidak sebelumnya pada Juli, tim Ombudsman juga disebut tidak diperkenankan masuk.</p>
<p dir="auto" data-start="2287" data-end="2651">Pada pemeriksaan 23 September, tim Ombudsman kembali menghadapi penolakan hingga terjadi cekcok dan aksi saling dorong dengan petugas keamanan. Ombudsman kemudian dapat memasuki kawasan tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Fikri menyebut seorang petugas Ombudsman bahkan sempat mengalami kaki terjepit dalam insiden tersebut.</p>
<p dir="auto" data-start="2653" data-end="3020">Situasi ini patut dipertanyakan secara serius. Lapas merupakan institusi yang seharusnya berdiri di atas prinsip disiplin, kesetaraan, pengawasan dan kepastian aturan. Jika akses lembaga pengawas negara saja sempat dihalangi, publik wajar mempertanyakan apa yang sebenarnya hendak ditutupi atau setidaknya apa yang membuat pemeriksaan tersebut begitu sulit dilakukan.</p>
<p dir="auto" data-start="3022" data-end="3285">Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ombudsman-RI/" target="_blank">Ombudsman RI</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syafrida-Rachmawati-Rasahan/" target="_blank">Syafrida Rachmawati Rasahan</a> mengatakan petugas lapas sebelumnya menyebut bangunan tersebut sebagai tempat istirahat petugas. Namun, menurut Syafrida, fasilitas yang ditemukan tidak sesuai dengan gambaran tempat istirahat petugas pada umumnya.</p>
<p dir="auto" data-start="3287" data-end="3441">"Pengakuannya tadi untuk petugas, tapi secara fasilitas itu bukan untuk petugas, saya bisa pastikan," ujar Syafrida.</p>
<p dir="auto" data-start="3443" data-end="3777">Ombudsman juga menemukan minuman beralkohol di salah satu kulkas serta sejumlah botol minuman beralkohol di tempat pembuangan sampah kawasan lapas. Namun, Syafrida menegaskan pihaknya belum dapat memastikan siapa pemilik atau pengguna minuman tersebut sehingga tidak boleh ada kesimpulan sepihak.</p>
<p dir="auto" data-start="3779" data-end="4117">Yang lebih mengusik adalah keterangan Syafrida mengenai salah seorang yang ditemui di fasilitas tersebut. Menurut dia, orang tersebut mengaku membayar untuk dapat menempati tempat tersebut. Namun, besaran pembayaran dan siapa penerimanya belum diketahui karena proses permintaan keterangan terhenti setelah petugas lapas datang ke lokasi.</p>
<p dir="auto" data-start="4119" data-end="4254">"Iya, bayar. Nah, itu yang tadi tidak terkonfirmasi karena keburu datang petugas," kata Syafrida.</p>
<p dir="auto" data-start="4256" data-end="4523">Ombudsman menduga fasilitas tersebut digunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/warga-binaan/" target="_blank">warga binaan</a> yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih nyaman. Namun, Ombudsman belum memastikan identitas penghuni maupun apakah fasilitas itu digunakan oleh narapidana tertentu.</p>
<p dir="auto" data-start="4525" data-end="4897">Atas temuan tersebut, Ombudsman meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kementerian-Imigrasi-dan-Pemasyarakatan/" target="_blank">Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan</a> melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Lapas Cibinong. Ombudsman juga meminta fasilitas khusus tersebut ditertibkan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/warga-binaan/" target="_blank">warga binaan</a> yang diduga menempatinya dikembalikan ke sel, penjagaan diperketat, serta dua akses keluar di bagian belakang lapas ditutup.</p>
<p dir="auto" data-start="4899" data-end="5064">Syafrida bahkan menyatakan fasilitas yang menjadi temuan tersebut harus sudah dirubuhkan ketika Ombudsman kembali melakukan sidak dalam waktu kurang dari satu bulan.</p>
<p dir="auto" data-start="5066" data-end="5139">"Sudah harus dirubuhkan," tegasnya.</p>
<p dir="auto" data-start="5141" data-end="5512">Temuan ini tidak bisa dipandang sekadar persoalan bangunan atau fasilitas. Jika benar ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/warga-binaan/" target="_blank">warga binaan</a> yang dapat memperoleh tempat tinggal dengan fasilitas jauh lebih lengkap karena kemampuan membayar, maka persoalannya menyentuh prinsip keadilan dalam sistem pemasyarakatan. Penjara tidak boleh berubah menjadi ruang eksklusif bagi mereka yang mampu membeli kenyamanan.</p>
<p dir="auto" data-start="5514" data-end="5763">Namun, tudingan tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta hukum yang telah terbukti. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan fungsi bangunan, penggunaannya, serta dugaan adanya pembayaran.</p>
<p dir="auto" data-start="5765" data-end="6013">Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno, memberikan klarifikasi bahwa bangunan yang ditemukan Ombudsman merupakan rumah dinas jabatan yang berada di kawasan asimilasi atau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).</p>
<p dir="auto" data-start="6015" data-end="6220">"Di sana terdapat beberapa rumah dinas jabatan. Jadi yang dimaksud kemarin didatangi oleh tim Ombudsman adalah rumah dinas jabatan dengan SK rumah jabatan," kata Yudi.</p>
<p dir="auto" data-start="6222" data-end="6504">Yudi menjelaskan kawasan tersebut juga memiliki Pondok SAE yang digunakan untuk kegiatan asimilasi dan edukasi warga binaan. Warga binaan yang mengikuti program asimilasi dapat beraktivitas di kawasan itu dari pagi hingga sore, termasuk menggunakan rumah singgah untuk beristirahat.</p>
<p dir="auto" data-start="6506" data-end="6671">"Kalau ada rumah singgah itu hanya untuk sebetulnya sifatnya mereka bisa istirahat di situ, yang diasimilasi di sana," ujarnya.</p>
<p dir="auto" data-start="6673" data-end="6930">Mengenai dugaan fasilitas tersebut disewakan kepada warga binaan, Yudi belum bersedia mengambil kesimpulan. Menurutnya, tim Ditjenpas bersama Kanwil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ditjenpas-Jawa-Barat/" target="_blank">Ditjenpas Jawa Barat</a> masih mendalami penggunaan fasilitas tersebut dengan meminta keterangan sejumlah pihak.</p>
<p dir="auto" data-start="6932" data-end="7169">"Kalau masalah disewakan atau itu nanti tim yang akan lebih dalam. Saya tidak ingin bahwa keterangan saya nanti jadi sumir. Hasil tim melakukan pendalaman akan dilaporkan kepada pimpinan," katanya.</p>
<p dir="auto" data-start="7171" data-end="7374">Tim juga mendalami temuan dugaan minuman beralkohol serta informasi mengenai dugaan pungutan Rp150 ribu per pekan terhadap warga binaan. Yudi mengatakan informasi tersebut masih dalam proses pemeriksaan.</p>
<p dir="auto" data-start="7376" data-end="7485">Ia menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran, siapa pun yang terlibat akan ditindak sesuai hasil pemeriksaan.</p>
<p dir="auto" data-start="7487" data-end="7683">"Kalau posisi kalapas atau siapa pun itu, kalau memang ada pelanggaran ya pasti akan ditindak. Itu nanti kita serahkan kepada pimpinan hasilnya," ujar Yudi.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1025_Ombudsman-Bongkar--ldquo-Kamar-Apartemen-rdquo--di-Lapas-Cibinong--Ada-Dugaan-Napi-Bayar-untuk-Fasilitas-Khusus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28993/ombudsman-bongkar-ldquokamar-apartemenrdquo-di-lapas-cibinong-ada-dugaan-napi-bayar-untuk-fasilitas-khusus/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Preview Timnas Indonesia vs Singapura: Herdman Bidik Tiga Poin</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 17:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Preview Timnas Indonesia vs Singapura: Herdman Bidik Tiga Poin]]></title>
            <description><![CDATA[Timnas Indonesia menghadapi Singapura di GBK, John Herdman menargetkan kemenangan dan tiga poin pada laga pembuka.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timnas-Indonesia/" target="_blank">Timnas Indonesia</a> mengawali perjuangan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/FIFA-ASEAN-Cup/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup</a> 2026 dengan menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Singapura/" target="_blank">Singapura</a> pada laga Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.</p>
<p><p>Pertandingan yang tayang di SCTV, Indosiar dan Vidio ini menjadi ujian awal bagi skuad asuhan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/John-Herdman/" target="_blank">John Herdman</a> untuk membangun momentum dalam turnamen. Indonesia berada satu grup dengan Singapura, Malaysia dan Bangladesh, dengan seluruh pertandingan Grup A dimainkan di Jakarta.</p>
<p>Herdman datang dengan target yang jelas. Pelatih asal Inggris itu menegaskan kemenangan menjadi prioritas utama Indonesia dalam pertandingan pembuka.</p>
<p>"Langkah pertama adalah menyatukan kembali kelompok ini dengan identitas kami ketika para pemain ini tersedia," kata Herdman seperti dikutip Okezone, Kamis (24/9/2026).</p>
<p>"Kemudian yang kedua adalah menemukan cara untuk menang. Maksud saya, ini sepakbola turnamen, jadi hal pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan tiga poin," lanjutnya.</p>
<p>Indonesia membawa 23 pemain untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/FIFA-ASEAN-Cup/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup</a> 2026. Nama-nama seperti Emil Audero, Maarten Paes, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen masuk dalam daftar. Striker muda Luke Vickery juga menjadi salah satu wajah baru di skuad Garuda.</p>
<p>Laga melawan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Singapura/" target="_blank">Singapura</a> sekaligus menjadi kesempatan Indonesia memperbaiki hasil pertemuan terakhir. Pada fase grup ASEAN Hyundai Cup 2026, kedua tim bermain imbang 1-1 di Jalan Besar Stadium, 7 Agustus. Ragnar Oratmangoen membawa Indonesia unggul pada menit ke-47, tetapi Ilhan Fandi menyamakan skor pada menit ke-66. Hasil tersebut mengantarkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Singapura/" target="_blank">Singapura</a> ke semifinal.</p>
<p>Kini situasinya berbeda. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan mendapatkan dukungan langsung publik SUGBK. Herdman sebelumnya juga telah menyampaikan ambisi membawa Indonesia memenangkan turnamen.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/FIFA-ASEAN-Cup/" target="_blank">FIFA ASEAN Cup</a> 2026 pertama kali terjadi. Ini akan menjadi kesempatan pertama kami untuk menang trofi. Itu yang kami impikan. Itu yang kami kerjakan," ujar Herdman pada pertengahan September lalu.</p>
<p>Di sisi lain, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Singapura/" target="_blank">Singapura</a> datang dengan Gavin Lee sebagai pelatih dan kembali membawa sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Faris Ramli. Federasi sepak bola <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Singapura/" target="_blank">Singapura</a> juga memasukkan Safuwan Baharudin dan Irfan Najeeb dalam skuad turnamen.</p>
<p>Karena itu, duel di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GBK/" target="_blank">GBK</a> bukan sekadar laga pembuka. Indonesia membutuhkan awal positif untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menunjukkan identitas permainan yang terus ditekankan Herdman.</p>
<p>Bagi Garuda, pesan sang pelatih sederhana: tiga poin menjadi target pertama sebelum memikirkan pertandingan berikutnya.</p>
<p>Sumber: ASEAN Football, bola.okezone.com</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_798_Preview-Timnas-Indonesia-vs-Singapura--Herdman-Bidik-Tiga-Poin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28992/preview-timnas-indonesia-vs-singapura-herdman-bidik-tiga-poin/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kompolnas RI Tak Temukan Tanda Kekerasan di Jasad Winda Lorenza Gowasa</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kompolnas RI Tak Temukan Tanda Kekerasan di Jasad Winda Lorenza Gowasa]]></title>
            <description><![CDATA[Hasil investigasi Kompolnas RI tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan pada jasad Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota polisi yang tewas akibat luka tembak di Medan, Rabu (23/9/2026).Kompolnas menilai, rangkai]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Hasil investigasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompolnas/" target="_blank">Kompolnas</a> RI tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan pada jasad <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Winda-Lorenza/" target="_blank">Winda Lorenza</a> Gowasa, mantan istri anggota polisi yang tewas akibat luka tembak di Medan, Rabu (23/9/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompolnas/" target="_blank">Kompolnas</a> menilai, rangkaian peristiwa dan proses penyidikan yang dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> telah sesuai dengan fakta yang ditemukan.</p>
<p>Komisioner <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompolnas/" target="_blank">Kompolnas</a> RI, M. Choirul Anam, menyebutkan hasil penelusuran dan pemeriksaan terhadap kasus tersebut tidak menemukan luka yang mengarah pada kekerasan atau penganiayaan.</p>
<p>Menurut Anam, logika rangkaian peristiwa dalam kasus kematian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Winda-Lorenza/" target="_blank">Winda Lorenza</a> dinilai solid. Selain itu, proses penyidikan yang dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> telah berjalan dengan benar dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam penyelidikan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompolnas/" target="_blank">Kompolnas</a> juga turut memeriksa sejumlah fakta dan rangkaian peristiwa untuk memastikan proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur.</p>
<p>Sebelumnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Winda-Lorenza/" target="_blank">Winda Lorenza</a> ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak dari senjata api di rumah mantan suaminya, seorang anggota Polri Brigadir I, di Kota Medan, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Kasus tersebut sempat menjadi perhatian setelah pihak keluarga mempertanyakan sejumlah kejanggalan terkait kematian Winda.</p>
<p>Namun, berdasarkan hasil investigasi Kompolnas, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompolnas/" target="_blank">Kompolnas</a> menyatakan, rangkaian fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> dinilai telah memiliki keterkaitan yang kuat dan sesuai dengan logika peristiwa. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6674_Kompolnas-RI-Tak-Temukan-Tanda-Kekerasan-di-Jasad-Winda-Lorenza-Gowasa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29001/kompolnas-ri-tak-temukan-tanda-kekerasan-di-jasad-winda-lorenza-gowasa/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Kelompok Tani Geruduk Gedung DPRD Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 13:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Kelompok Tani Geruduk Gedung DPRD Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Seratusan masyarakat dan petani dari sejumlah kelompok menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (24/9/2026), bertepatan dengan Hari Tani Nasional. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Seratusan masyarakat dan petani dari sejumlah kelompok menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (24/9/2026), bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung lama.</p>
<p>Aksi mendapat pengawalan kepolisian dan berlangsung tertib. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat dialihkan.</p>
<p>Salah satu kelompok yang berunjuk rasa adalah warga Desa Rambung Baru dan Desa Bingkawan, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, yang tergabung dalam Kelompok Tani Lepar Lau Tengah (KTLLT).</p>
<p>Mereka mempersoalkan lahan sekitar 75 hektare yang diklaim warga tengah disengketakan dengan PT Nirvana Memorial Nusantara terkait rencana pengembangan kawasan pemakaman.</p>
<p>Perwakilan petani, Bengkel Sinuhaji, mengatakan warga telah memperjuangkan lahan tersebut selama enam tahun. Mereka meminta pemerintah turun tangan, termasuk mengevaluasi status HGB perusahaan.</p>
<p>"Kami sudah enam tahun berjuang. Kami meminta pemerintah menyelesaikan persoalan tanah ini," ujarnya.</p>
<p>Warga bersama pendamping hukum juga meminta instansi terkait memverifikasi objek sengketa, dokumen pertanahan, riwayat penguasaan lahan serta proses konstatering atau pencocokan batas tanah.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU) Juniaty Aritonang yang mendampingi warga Rambung Barum menilai momentum pengesahan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agraria/" target="_blank">Agraria</a> pada 22 September 2026 perlu dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian konflik agraria.</p>
<p>Dalam orasi lainnya, Komunitas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Petani/" target="_blank">Petani</a> Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, juga meminta pemerintah menyelesaikan konflik lahan pertanian di wilayah mereka.</p>
<p>Perwakilan petani, G. Sianipar, mengatakan masyarakat telah lama mengelola lahan untuk pertanian jagung dan kopi. Mereka mempersoalkan perbedaan klaim serta ketidakjelasan batas lahan yang, menurut mereka, turut memicu dugaan perusakan tanaman dan illegal logging.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Petani/" target="_blank">Petani</a> juga meminta pemerintah memeriksa tujuh surat keterangan tanah (SKT) yang menurut mereka berkaitan dengan lahan sekitar 280 hektare.</p>
<p>Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan massa diterima Sekretaris DPRD Sumut, Ali Sipahutar. Ia menyatakan aspirasi para petani akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD Sumut.</p>
<p>Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan bergerak menuju Kantor BPN Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi serupa. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6200_Ratusan-Kelompok-Tani-Geruduk-Gedung-DPRD-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28991/ratusan-kelompok-tani-geruduk-gedung-dprd-sumut/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Persaingan Pendidikan Tinggi, Sofyan Tan Minta PTS Perkuat Kurikulum Berbasis OBE</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 13:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Persaingan Pendidikan Tinggi, Sofyan Tan Minta PTS Perkuat Kurikulum Berbasis OBE]]></title>
            <description><![CDATA[Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi.Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, mendorong adanya ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perguruan-Tinggi-Swasta/" target="_blank">Perguruan Tinggi Swasta</a> (PTS) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi.</p>
<p>Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, mendorong adanya kebijakan yang dapat menjaga keberlangsungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> sekaligus memperluas akses masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.</p>
<p><p dir="auto" data-start="867" data-end="1165">Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> saat menjadi narasumber dalam Workshop Desain & Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Hall STIE Eka Prasetya, Medan, Kamis (24 September 2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerja sama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kemendiktisaintek/" target="_blank">Kemendiktisaintek</a> dengan Komisi X DPR RI.</p>
<p dir="auto" data-start="1167" data-end="1394">Dalam pemaparannya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menyoroti wacana dan pembahasan pemerintah mengenai kebijakan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi, khususnya apabila biaya kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) nantinya ditanggung negara.</p>
<p dir="auto" data-start="1396" data-end="1628">Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diikuti dengan skema yang tetap memberikan ruang bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> untuk berkembang. Pasalnya, sebagian besar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> masih menggantungkan keberlangsungan operasionalnya pada penerimaan uang kuliah mahasiswa.</p>
<p dir="auto" data-start="1630" data-end="1959">"Hari ini <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> sedang menghadapi masa sulit. Jika pemerintah memberlakukan kuliah gratis untuk PTN, bagaimana nasib PTS? Oleh karena itu, usulan saya adalah jika <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTN/" target="_blank">PTN</a> digratiskan oleh negara, maka kuota Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP-Kuliah/" target="_blank">KIP Kuliah</a> tidak boleh lagi diberikan kepada PTN, melainkan harus diperuntukkan seluruhnya untuk PTS," tegas Sofyan Tan.</p>
<p dir="auto" data-start="1961" data-end="2279">Ia menjelaskan, dari sekitar 4,6 juta lulusan SMA/SMK sederajat setiap tahun, daya tampung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTN/" target="_blank">PTN</a> disebut hanya sekitar 650 ribu mahasiswa. Sebagian lulusan lainnya melanjutkan pendidikan melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> dan Universitas Terbuka, sementara sekitar 3 juta lulusan disebut belum mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.</p>
<p dir="auto" data-start="2281" data-end="2455">Kondisi tersebut, menurut Sofyan Tan, turut berpengaruh terhadap Angka Partisipasi Kasar (APK) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pendidikan-tinggi/" target="_blank">pendidikan tinggi</a> Indonesia yang masih berada pada kisaran 32 hingga 36 persen.</p>
<p dir="auto" data-start="2457" data-end="2837">"Agar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> bisa tetap hidup dan APK perguruan tinggi kita bisa melonjak naik di atas 32 persen, anggaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP-Kuliah/" target="_blank">KIP Kuliah</a> harus difokuskan 100 persen ke PTS. Kuota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP-Kuliah/" target="_blank">KIP Kuliah</a> yang saat ini hanya sekitar 1 juta mahasiswa perlu ditingkatkan menjadi 2 juta mahasiswa khusus untuk kampus swasta. Dengan begitu, masyarakat kurang mampu dapat berkuliah di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> secara gratis dan adil," ujarnya.</p>
<p dir="auto" data-start="2839" data-end="3053">Selain mendorong penguatan alokasi beasiswa, termasuk Program KIP Kuliah, serta bantuan operasional perguruan tinggi swasta atau BOPTS, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> tidak hanya mengandalkan dukungan kebijakan pemerintah.</p>
<p dir="auto" data-start="3055" data-end="3267">Menurutnya, perguruan tinggi swasta juga perlu memperkuat daya saing melalui pembaruan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya dengan menerapkan pendekatan Outcome-Based Education (OBE).</p>
<p dir="auto" data-start="3269" data-end="3610"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menilai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> perlu memiliki bidang keahlian yang lebih spesifik atau micro-skills yang relevan dengan perkembangan industri. Penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), kewirausahaan, serta kemampuan lain yang dibutuhkan dunia kerja dinilai perlu menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa.</p>
<p dir="auto" data-start="3612" data-end="3805">Dengan pendekatan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PTS/" target="_blank">PTS</a> diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan aplikatif, inovatif dan kreatif serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.</p>
<p dir="auto" data-start="3807" data-end="4167">Workshop tersebut turut dihadiri perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kemendiktisaintek/" target="_blank">Kemendiktisaintek</a> Aprias Nindi Saputri beserta tim, Pembina Yayasan Graha Eka Prasetya Darsen Song, Ketua Yayasan Susanto, S.Pd., S.T., M.M., Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STIE-Eka-Prasetya/" target="_blank">STIE Eka Prasetya</a> Dr. Sri Rezeki, S.E., M.Si., serta para narasumber Dr. Ade Gunawan, S.E., M.Si., Rahmat Widia Sembiring, Ph.D., dan moderator Dr. Afrizal, S.E., M.Si.</p>
<p dir="auto" data-start="4169" data-end="4401" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4836_Hadapi-Persaingan-Pendidikan-Tinggi--Sofyan-Tan-Minta-PTS-Perkuat-Kurikulum-Berbasis-OBE.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28990/hadapi-persaingan-pendidikan-tinggi-sofyan-tan-minta-pts-perkuat-kurikulum-berbasis-obe/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Konjen India Rayakan Hari Ayurveda 2026, pengobatan tradisional Seperti Jamu di Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Konjen India Rayakan Hari Ayurveda 2026, pengobatan tradisional Seperti Jamu di Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id KonsulatJenderal India di Medan, bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU),menyelenggarakan Hari Ayurveda 2026, Rabu (23/9/2026) di Fakultas Farmasi,Universitas Sumatera Utara, Medan, dengan tema &quotAyurveda untuk ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -KonsulatJenderal India di Medan, bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU),menyelenggarakan Hari Ayurveda 2026, Rabu (23/9/2026) di Fakultas Farmasi,Universitas Sumatera Utara, Medan, dengan tema &quot;Ayurveda untuk Masa Depan yangLebih Sehat.&quot;</p>
<p class="MsoNormal">Acaratersebut mempertemukan para akademisi, pakar dan mahasiswa untuk meningkatkankesadaran mengenai Ayurveda dan relevansinya terhadap kesehatan dan kebugaran.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">KonsulJenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyoroti pentingnya Ayurveda danpengobatan tradisional serta menyampaikan harapan untuk kerja sama lebih lanjutantara India dan Indonesia di bidang ini, khususnya dengan Universitas SumateraUtara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">MenurutRavi, Perayaan Hari Ayurveda 2026 sangat penting untuk berbagi pengetahuan danmeningkatkan kesadaran mengenai Ayurveda dan Jamu di kalangan generasi muda.Acara tersebut juga memberikan kesempatan untuk memperkuat pertukaran akademikdan hubungan antar masyarakat antara India dan Indonesia serta mendorongkerjasama lebih lanjut di bidang pengobatan tradisional antara India danIndonesia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kegiatantersebut juga mencerminkan upaya Konsulat India untuk mempromosikan kegiatanbudaya dan pendidikan serta berinteraksi dengan mahasiswa dan generasimuda khususnya mahasiswa USU.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kegiatantersebut juga menampilkan dari sesi teknis presentasi dan diskusi interaktif.Professor Dr. Sumit Naithani dari National Institute of Ayurveda, Jaipur,India, Kementerian Ayush, Pemerintah India.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Diamenyampaikan presentasi mengenai Ayurveda dan kesamaannya dengan jamu,pengobatan tradisional Indonesia, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawabbersama para peserta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Programtersebut juga menampilkan presentasi oleh Bapak Muhammad Fauzan dariUniversitas Sumatera Utara, yang dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain ituprogram dilanjutkan dengan presentasi secara daring oleh Prof. Dr. Gautam KumarJha dari Jawaharlal Nehru University, India, yang dilanjutkan dengan sesi tanyajawab interaktif.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">PT. HimalayaWellness, sebagai sebuah perusahaan multinasional India yang hadir diIndonesia, juga menjadi bagian dari program tersebut dan perwakilan perusahaanmenjelaskan mengenai perusahaan serta ketersediaan produknya di Indonesia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sebagaibagian interaktif dalam perayaan tersebut, Konsul Jenderal Ravi Shanker Goelmengadakan kuis bagi para mahasiswa, dengan hadiah diberikan kepada parapeserta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Programtersebut juga menampilkan sambutan dari HE Bapak Edy Wardoyo, Konsul JenderalRepublik Indonesia di Mumbai, dan HE Bapak Yudho Sasongko, Kuasa Usaha,Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi, yang bergabung dalam programsecara daring.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7819_Konjen-India-Rayakan-Hari-Ayurveda-2026--pengobatan-tradisional-Seperti-Jamu-di-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28989/konjen-india-rayakan-hari-ayurveda-2026-pengobatan-tradisional-seperti-jamu-di-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Batubara Ungkap Praktik Pembuatan STNK Palsu</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Batubara Ungkap Praktik Pembuatan STNK Palsu]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara, Sumatera Utara, berhasil mengungkap praktik pembuatan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) palsu. Seorang pelaku IR besert peralatan cetak turut diamankan Polisi.IR (27) ditangkap usai m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Satuan Reserse Kriminal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Batubara, Sumatera Utara, berhasil mengungkap praktik pembuatan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) palsu. Seorang pelaku IR besert peralatan cetak turut diamankan Polisi.</p>
<p>IR (27) ditangkap usai mengirim pesanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu melalui salah satu jasa pengiriman di Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, Senin (24/8/2026).</p>
<p>Kasat Reskrim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Batubara, AKP Binrod Situngkir saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/9/2026) mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari unggahan tersangka di media sosial yang menawarkan jasa pembuatan STNK. Berdasarkan unggahan tersebut, polisi kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka.</p>
<p>Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan tiga lembar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu yang akan dikirim ke luar Provinsi Sumatera Utara.</p>
<p>Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan ke rumah tersangka dan menyita komputer dan alat cetak kertas untuk pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu, serta uang tunai yang diduga hasil penjualan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu.</p>
<p>Kepada polisi tersangka mengaku telah melakukan praktik pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu tersebut selama lebih dari setahun. Untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> mobil, tersangka mematok tarif hingga Rp1.800.000 per lembar.</p>
<p>"Sedangkan untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> sepeda motor dihargai Rp800 Ribu per lembar," ujar AKP Binrod.</p>
<p>Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 391 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda hingga Rp2 Miliar.</p>
<p>Hingga kini polisi masih terus mengembangkankasus pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/STNK/" target="_blank">STNK</a> palsu tersebut. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7994_Polres-Batubara-Ungkap-Praktik-Pembuatan-STNK-Palsu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28988/polres-batubara-ungkap-praktik-pembuatan-stnk-palsu/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>