<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 03:47:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Dorong Pencegahan Korupsi Dilakukan Komprehensif</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 00:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Dorong Pencegahan Korupsi Dilakukan Komprehensif]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution bersama 33 kepala daerah seSumut menandatangani komitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.Bobby mendorong agar pencegahan korup]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b>- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> bersama 33 kepala daerah se-Sumut menandatangani komitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.</p>
<p>Bobby mendorong agar pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Bobby saat Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Menurut Gubsu, pencegahan korupsi tidak cukup hanya berfokus pada pemerintah daerah. Hal ini karena terdapat banyak pemangku kepentingan yang saling berkaitan dengan Pemda, sehingga diperlukan upaya bersama untuk memastikan pencegahan dan penanganan korupsi berjalan secara menyeluruh.</p>
<p>"Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komperhensif karena Sumut dan juga daerah lainnya itu terdiri dari banyak stakholder dan itu tentu terkait satu sama lain," terangnya.</p>
<p>Bobby juga memastikan Pemprovsu bersama 33 kepala daerah se-Sumut dan DPRD berkomitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memperkuat integritas. Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> di Sumut menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan integritas dalam menjalankan pemerintahan.</p>
<p>"Bersama kepala daerah lainnya, DPRD, kami berkomitmen untuk memperbaiki bersama, mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi, dan kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> hari ini mengingatkan kami kembali untuk terus meningkatkan integeritas," terang Bobby.</p>
<p>Sementara Pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> Johanis Tanak mengatakan, dalam upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan, keberadaan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran penting.</p>
<p>Ia berharap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat posisi APIP di daerah sehingga dapat menjadi &#039;Early Warning&#039; bagi kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN).</p>
<p>"Kita perlu memperkuat posisi APIP, bukan hanya dipilih di daerah, tetapi juga harus mendapat persetujuan dari Kemendagri, jadi tidak bisa diberhentikan oleh kepala daerah atau pejabat, harus dari Kemendagri dan kemudian kita perkuat payung hukumnya lewat Perpres," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menambahkan, posisi APIP dalam mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah sangat penting. Penyimpangan yang terjadi dapat dideteksi dan ditindaklanjuti terlebih dahulu sebelum masuk ke ranah hukum.</p>
<p>"Kalau APIP-nya berkualitas maka pemerintahan akan berjalan lebih baik, bila ada penyimpangan sebelum ke APH (Aparat Penegak Hukum) ada opsi pengembalian, bila juga tidak dilaksanakan barulah ke APH, APIP itu partner Pemda, jadi bukan yang harus dihindari," tandas Akhmad.</p>
<p>Hadir pada kesempatan itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> Ely Kusumastuti, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Pj Sekda Sumut Timur Tumanggor, serta pimpinan BPKP dan LKPP.</p>
<p>Hadir pula seluruh bupati/walikota se-Sumut, pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta OPD terkait di lingkungan Pemprovsu. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1438_Teken-Komitmen-Bersama-KPK--Bobby-Dorong-Pencegahan-Korupsi-Dilakukan-Komprehensif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28873/teken-komitmen-bersama-kpk-bobby-dorong-pencegahan-korupsi-dilakukan-komprehensif/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dhody Thahir Jadi Tersangka, Pantur: BKD DPRD Sumut Belum Terima Surat Dari Polda</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 23:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dhody Thahir Jadi Tersangka, Pantur: BKD DPRD Sumut Belum Terima Surat Dari Polda]]></title>
            <description><![CDATA[ Badan Kehormatan Dewan (BKD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), hingga saat ini belum menerima surat pemberitahuan secara resmi terkait ditahannya Dhody Thahir atas kasus dugaan pemalsuan surat di Kabupat]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Badan Kehormatan Dewan (BKD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), hingga saat ini belum menerima surat pemberitahuan secara resmi terkait ditahannya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> atas kasus dugaan pemalsuan surat di Kabupaten Deli Serdang.</p>
<p>Seperti diketahui, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> merupakan Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Golkar/" target="_blank">Golkar</a> yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumut.</p>
<p>"Hingga kini kita belum ada menerima surat resmi dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut," ujar Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BKD/" target="_blank">BKD</a> DPRD Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pantur-Banjarnahor/" target="_blank">Pantur Banjarnahor</a> saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Pantur menjelaskan, peristiwa yang dialami oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> tentunya menjadi atensi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BKD/" target="_blank">BKD</a> DPRD Sumut. Pihaknya juga mengimbau seluruh anggota dewan agar dapat mematuhi tata tertib dan etika anggota legislatif.</p>
<p>"Untuk seluruh anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> harus meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi yang melanggar hukum, begitu juga untuk mematuhi tata tertib," tegas Politisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> ini.</p>
<p>Pantur juga menekankan, bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BKD/" target="_blank">BKD</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> hanya memiliki peran sebatas menjaga dan menerapkan kode etik terhadap seluruh anggota legislatif.</p>
<p>"Kami di internal berperan sebagai menjaga kode etik, apa yang terjadi saat ini kita sangat menghargai proses hukum, ke depan seluruh anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> harus mampu menjaga citra dan nama baik," imbuhnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tim penyidik Subdit Il Harta Benda (Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, secara resmi telah melakukan penahanan terhadap anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Golkar/" target="_blank">Golkar</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut mengatakan, penahan terhadap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dhody-Thahir/" target="_blank">Dhody Thahir</a> dilakukan terhitung per hari ini. Penahan tersebut dilakukan penyelidikan setelah mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.</p>
<p>Dari informasi yang dihimpun, anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> itu dilaporkan Gazali Iskandar pada tahun 2023 lalu. Setelah beberapa tahun berlalu, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Nomor S.Tap.Tsk/166/VIII/Res.1.9/2026/ tertanggal 21 Agustus 2026 lalu. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3849_Dhody-Thahir-Jadi-Tersangka--Pantur--BKD-DPRD-Sumut-Belum-Terima-Surat-Dari-Polda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28872/dhody-thahir-jadi-tersangka-pantur-bkd-dprd-sumut-belum-terima-surat-dari-polda/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tersangkut Kasus Uang Rp5,7 Miliar, Aisar Khaled: Mereka Menunggu saat Aku Lemah</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tersangkut Kasus Uang Rp5,7 Miliar, Aisar Khaled: Mereka Menunggu saat Aku Lemah]]></title>
            <description><![CDATA[Content creator asal Malaysia, Aisar Khaled, buka suara terkait kasus dugaan penipuan yang dialamatkan pada dirinya.Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), Aisar Khaled mengunggah pesan panjang di media sosial usai dilaporka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Content creator asal Malaysia, Aisar Khaled, buka suara terkait kasus dugaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penipuan/" target="_blank">penipuan</a> yang dialamatkan pada dirinya.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aisar-Khaled/" target="_blank">Aisar Khaled</a> mengunggah pesan panjang di media sosial usai dilaporkan sebuah agensi asal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> atas dugaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penipuan/" target="_blank">penipuan</a> dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar.</p>
<p>"Banyak orang ingin melihat aku jatuh," katanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aisar-Khaled/" target="_blank">Aisar Khaled</a> pun menyebut, laporan polisi itu merupakan salah satu upaya untuk menjatuhkannya.</p>
<p>"Mereka menunggu saat aku lemah, berharap aku gagal, bahkan mungkin merasa bahagia ketika melihat aku terluka," tambah Aisar Khaled.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aisar-Khaled/" target="_blank">Aisar Khaled</a> resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh atas dugaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penipuan/" target="_blank">penipuan</a> hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar.</p>
<p>Machi Achmad, kuasa hukum pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/lapor/" target="_blank">lapor</a> mengatakan, pihaknya menjerat sang influencer dengan Pasal 492, Pasal 486, dan Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.</p>
<p>"Aku tahu, tidak semua orang menyukaiku, dan aku juga tidak bisa memaksa semua orang untuk memahami perjuanganku," ujarnya.</p>
<p>"Terluka bukan berarti kalah. Aku mungkin bisa dipatahkan, tetapi aku akan selalu mencari cara untuk bangkit kembali," imbuh Aisar Khaled.</p>
<p>Lebih jauh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aisar-Khaled/" target="_blank">Aisar Khaled</a> memastikan, jika suatu hari nanti dia berhasil bangkit dari permasalahannya saat ini, dia tidak akan sibuk membalas siapa pun.</p>
<p>"Aku cuman seorang anak dari Malaysia yang ingin berbagi kebahagiaan di Indonesia. Bismillah, aku kuat," pungkas Aisar Khaled.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3818_Tersangkut-Kasus-Uang-Rp5-7-Miliar--Aisar-Khaled--Mereka-Menunggu-saat-Aku-Lemah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28871/tersangkut-kasus-uang-rp57-miliar-aisar-khaled-mereka-menunggu-saat-aku-lemah/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alasan Dera Siagian Menghilang dari Panggung dan Medsos: Pembuluh Darah di Kepala Pecah</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alasan Dera Siagian Menghilang dari Panggung dan Medsos: Pembuluh Darah di Kepala Pecah]]></title>
            <description><![CDATA[Akhirnya terungkap kenapa penyanyi Dera Siagian sempat menghilang di panggung maupun media sosial (medsos). Rupanya, ini berhubungan dengan kesehatan.Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), masalah kesehatan inilah yang memb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Akhirnya terungkap kenapa pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dera-Siagian/" target="_blank">Dera Siagian</a> sempat menghilang di panggung maupun media sosial (medsos). Rupanya, ini berhubungan dengan kesehatan.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), masalah kesehatan inilah yang membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dera-Siagian/" target="_blank">Dera Siagian</a> sengaja mengambil langkah tersebut: menghilang dari panggung dan medsos.</p>
<p>"Jadi tiga tahun lalu tuh aku pecah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembuluh-darah/" target="_blank">pembuluh darah</a> di bagian belakang kepala. Habis itu aku terapi teruslah ke psikolog buat menyembuhkan penyakit aku," kata Dera Siagian.</p>
<p>Ceritanya, dalam masa penyembuhan, pelantun Merah Jambu itu mengalami gangguan kecemasan hingga emosi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dera-Siagian/" target="_blank">Dera Siagian</a> sampai divonis small vessel desease dan mood disorders. Dua hal itu adalah kerusakan pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembuluh-darah/" target="_blank">pembuluh darah</a> kecil di otak dapat mengganggu sirkuit saraf yang mengatur emosi.</p>
<p>"Selama penyembuhan aku gak ambil tawaran menyanyi," tutur Dera Siagian.</p>
<p>Dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sakit/" target="_blank">sakit</a> dan gangguan kecemasan itu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dera-Siagian/" target="_blank">Dera Siagian</a> memilih untuk menghilang dari jagat maya.</p>
<p>Artinya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dera-Siagian/" target="_blank">Dera Siagian</a> memang tak mau mendapatkan berita hingga dikomentari negatif oleh warganet.</p>
<p>"Selama satu tahun tuh aku gak main media sosial, karena setiap melihat informasi apa pun, keganggu gitu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/emosi/" target="_blank">emosi</a> dan psikis aku, akhirnya ya sudah menghilang saja," katanya</p>
<p>"Dengan pemikiran aku sudah siap untuk tidak dikenal siapa pun. Karena dulu aku sangat keganggu karena kehidupan pribadiku selalu dikomentari netizen yang nggak-nggak," tambah Dera Siagian.</p>
<p>Kini pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini telah memulai aktif kembali di medsos.</p>
<p>"Alhamdulillah dua tahun ini tuh aku sudah nggak ke rumah sakit. Tapi sebelumnya, aku sering keluar masuk rumah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sakit/" target="_blank">sakit</a> karena penyakit ini," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3101_Alasan-Dera-Siagian-Menghilang-dari-Panggung-dan-Medsos--Pembuluh-Darah-di-Kepala-Pecah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28870/alasan-dera-siagian-menghilang-dari-panggung-dan-medsos-pembuluh-darah-di-kepala-pecah/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ada Razia di Kelab Malam, Dinar Candy Berondok di Bawah Meja</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ada Razia di Kelab Malam, Dinar Candy Berondok di Bawah Meja]]></title>
            <description><![CDATA[Disjoki (DJ) Dinar Candy menjadi viral di media sosial karena berondok alias sembunyi di bawah meja ketika ada razia di kelab malam tempatnya beraksi.Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), gaya panik Dinar Candy yang berond]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Disjoki (DJ) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> menjadi viral di media sosial karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berondok/" target="_blank">berondok</a> alias <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sembunyi/" target="_blank">sembunyi</a> di bawah meja ketika ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/razia/" target="_blank">razia</a> di kelab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/malam/" target="_blank">malam</a> tempatnya beraksi.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), gaya panik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> yang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berondok/" target="_blank">berondok</a> dengan berjongkok itu memang sempat memancing gelak tawa warganet.</p>
<p>"Oh, itu aku lagi show, kayaknya (baru) 30 menit show, tiba-tiba ada razia. Kayak razia, aku kata lagi kayak, &#039;Asyik, asyik, asyik&#039;, tiba-tiba dirazia," ungkap Dinar Candy.</p>
<p>Ceritany,ma, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> memilih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sembunyi/" target="_blank">sembunyi</a> alias <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berondok/" target="_blank">berondok</a> karena malu. Saat itu musik yang sedang dia mainkan mendadak diberhentikan tepat di hadapan kerumunan pengunjung yang sedang padat.</p>
<p>"Kan penonton lagi banyak-banyaknya, terus lagi, &#039;Asyik, asyik, asyik&#039;, dirazia. Terus aku ngumpet, ngumpet di bawah soalnya malu, bukan mau dikemanain," kenang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> sambil tertawa.</p>
<p>Selain merasa canggung di depan ratusan penonton yang memadati kelab tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> mengaku cemas jika harus berhadapan langsung dengan aparat yang sedang bertugas di lokasi.</p>
<p>"Terus aku takut ditanya juga sama petugasnya," tutur Dinar Candy.</p>
<p>Meskipun sempat panik dan bersembunyi, ia merasa lega karena aparat kepolisian yang menyisir tempat hiburan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/malam/" target="_blank">malam</a> tersebut tidak sampai naik ke atas panggung tempatnya beraksi.</p>
<p>Petugas hanya fokus memeriksa para pengunjung di area bawah.</p>
<p>"Petugasnya gak naik ke (tempat) DJ. Mereka cuma di bawah aja," ujarnya.</p>
<p>Insiden penghentian acara akibat kedatangan aparat rupanya bukan pertama kali dihadapi oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinar-Candy/" target="_blank">Dinar Candy</a> sepanjang kariernya di dunia malam.</p>
<p>"Pernah dua kali digerebek kayak gitu," pungkas Dinar Candy.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3828_Ada-Razia-di-Kelab-Malam--Dinar-Candy-Berondok-di-Bawah-Meja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28869/ada-razia-di-kelab-malam-dinar-candy-berondok-di-bawah-meja/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Calon Wagub di Film Bapak Paling Jujur, Soleh Solihun: Intisari dari Semua Pejabat</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Calon Wagub di Film Bapak Paling Jujur, Soleh Solihun: Intisari dari Semua Pejabat]]></title>
            <description><![CDATA[Soleh Solihun memerankan karakter calon wakil gubernur (wagub) dalam film terbaru Bapak Paling Jujur. Dan, dia mengaku relatif tidak sulit melakoninya.Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), dalam film tersebut, Soleh berper]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Soleh-Solihun/" target="_blank">Soleh Solihun</a> memerankan karakter calon wakil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gubernur/" target="_blank">gubernur</a> (wagub) dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> terbaru Bapak Paling Jujur. Dan, dia mengaku relatif tidak sulit melakoninya.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut, Soleh berperan sebagai Sambodo, calon wagub yang berpasangan dengan Jonas, diperankan Andovi da Lopez, sebagai calon gubernur.</p>
<p>"Kami ini adalah rangkuman dari semua yang kami lihat," sebut Soleh Solihun.</p>
<p>Artinya, untuk memerankan karakter tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Soleh-Solihun/" target="_blank">Soleh Solihun</a> mengaku tidak menjadikan satu tokoh politik tertentu sebagai referensi.</p>
<p>"Jadi, yang Jonas tampilkan dan yang Sambodo tampilkan adalah intisari dari semua pejabat yang ada yang mungkin pernah Anda lihat," tambah Soleh Solihun.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Soleh-Solihun/" target="_blank">Soleh Solihun</a> turut mengungkapkan alasannya tertarik mengambil proyek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut. Salah satunya karena premis cerita yang diangkat dinilai menarik.</p>
<p>Bergenre komedi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapak-Paling-Jujur/" target="_blank">Bapak Paling Jujur</a> menghadirkan kisah seorang calon <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gubernur/" target="_blank">gubernur</a> yang sedang berkampanye, tetapi terkena kutukan neneknya sehingga tidak bisa berbohong.</p>
<p>Di tengah dunia yang penuh pencitraan, kejujuran yang tidak terkendali justru menjadi masalah dan memicu berbagai kekacauan.</p>
<p>"Dan kedua, saya percaya sama para pembuat filmnya. Ada penulis skenarionya, Rino Sarjono. Saya suka naskah dia," ucap Soleh Solihun.</p>
<p>Disutradarai Fajar Nugros, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapak-Paling-Jujur/" target="_blank">Bapak Paling Jujur</a> merupakan adaptasi dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> Brasil berjudul O Candidato Honesto (2014).</p>
<p>Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapak-Paling-Jujur/" target="_blank">Bapak Paling Jujur</a> dibintangi sejumlah aktor Tanah Air, yakni Andovi da Lopez, Claresta Taufan, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Benidictus Siregar, Lolox, Cing Abdel, David Nurbianto, TJ Ruth, dan Indi Barens.</p>
<p>"Saya beberapa kali kerja dengan Fajar Nugros. Ya, karena itu saja, faktor suka cerita dan suka para pembuatnya," sambung Soleh Solihun.</p>
<p>Sementara itu, proses adaptasi skenario <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut dipercayakan kepada penulis Rino Sarjono.</p>
<p>Untuk memperkuat unsur humor, komika David Nurbianto tidak hanya menjadi salah satu pemeran, tetapi juga terlibat sebagai konsultan komedi.</p>
<p>Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapak-Paling-Jujur/" target="_blank">Bapak Paling Jujur</a> dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_276_Jadi-Calon-Wagub-di-Film-Bapak-Paling-Jujur--Soleh-Solihun--Intisari-dari-Semua-Pejabat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28868/jadi-calon-wagub-di-film-bapak-paling-jujur-soleh-solihun-intisari-dari-semua-pejabat/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selamat! Film Empat Musim Pertiwi Terpilih Wakili Indonesia di Academy Awards 2027</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selamat! Film Empat Musim Pertiwi Terpilih Wakili Indonesia di Academy Awards 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Film Empat Musim Pertiwi resmi terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Academy Awards atau yang lebih dikenal dengan Oscars ke99 pada 2027.Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), kepastian ini setelah Komite Seleksi Osca]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Empat-Musim-Pertiwi/" target="_blank">Empat Musim Pertiwi</a> resmi terpilih untuk mewakili <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> di ajang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Academy-Awards/" target="_blank">Academy Awards</a> atau yang lebih dikenal dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a> ke-99 pada 2027.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (17/9/2026), kepastian ini setelah Komite Seleksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (The Indonesian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a> Selection Committee/IOSC) menetapkannya dalam rapat pleno Komite Seleksi pada Senin lalu.</p>
<p>Tepatnya, setelah seluruh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> unggulan menjalani proses penilaian dan penayangan khusus di Bioskop XXI Senayan City, Jakarta.</p>
<p>Persatuan Perusahaan Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (PPFI) bertindak sebagai Pelaksana Resmi Seleksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> 2026, dengan Deddy Mizwar sebagai Ketua Pelaksana.</p>
<p>"Kami sangat bangga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Empat-Musim-Pertiwi/" target="_blank">Empat Musim Pertiwi</a> akan mewakili <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> di Academy Awards," ungkap produser Ifa Isfansyah.</p>
<p>Komite Seleksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> (The Indonesian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oscars/" target="_blank">Oscars</a> Selection Committee/IOSC) memilih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Empat-Musim-Pertiwi/" target="_blank">Empat Musim Pertiwi</a> menjadi wakil negara untuk kategori Best International Feature Film di Oscars.</p>
<p>"Sebagai sutradara, Kamila Andini membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> ini sangat bernuansa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> dalam latar dan perspektifnya, sekaligus berbicara tentang pengalaman universal mengenai trauma, ketangguhan, dan pencarian tempat pulang," tambah Ifa Isfansyah.</p>
<p>Sebelumnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Empat-Musim-Pertiwi/" target="_blank">Empat Musim Pertiwi</a> telah melakukan penayangan perdana (world premiere) di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026, dalam program Centerpiece.</p>
<p>Film persembahan Forka Films dari penulis dan sutradara Kamila Andini, serta produser Ifa Isfansyah itu juga akan tayang di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 pada waktu yang bersamaan dengan tanggal rilis di bioskop Indonesia, 8 Oktober 2026, serta resmi terpilih untuk tayang di Tokyo International Film Festival pada akhir tahun ini.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Empat-Musim-Pertiwi/" target="_blank">Empat Musim Pertiwi</a> dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan.</p>
<p>Film ini mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino). Setelah 20 tahun, Pertiwi akhirnya pulang. Namun kepulangannya bukan sesuatu yang dinantikan oleh warga, bahkan keluarganya sendiri enggan menerimanya.</p>
<p>Hanya Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Arya Saloka) yang menyambutnya. Pertiwi tahu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pulang/" target="_blank">pulang</a> berarti membuka kembali masa lalu yang membawanya ke sel penjara.</p>
<p>Namun kali ini ia tidak datang untuk melarikan diri.</p>
<p>Pertiwi datang untuk menghadapi empat musim dalam hidupnya yang pernah membuat dunianya gelap gulita, sebelum perlahan ia menemukan jalan untuk kembali mekar dan menuju cahaya.</p>
<p>"Film ini sangat berakar pada Indonesia, namun pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya tentang trauma, ingatan, kekerasan, dan penyembuhan bersifat universal," jelas penulis dan sutradara, Kamila Andini.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8981_Selamat--Film-Empat-Musim-Pertiwi-Terpilih-Wakili-Indonesia-di-Academy-Awards-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28867/selamat-film-empat-musim-pertiwi-terpilih-wakili-indonesia-di-academy-awards-2027/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UFC 331: Tsarukyan dan Ruffy Berebut Panggung Kelas Ringan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UFC 331: Tsarukyan dan Ruffy Berebut Panggung Kelas Ringan]]></title>
            <description><![CDATA[Arman Tsarukyan menghadapi Mauricio Ruffy dalam duel kelas ringan lima ronde yang menjadi sorotan UFC 331.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC-331/" target="_blank">UFC 331</a> di Crypto.com Arena, Los Angeles, Sabtu, 19 September 2026 atau Minggu (20/9/2026) dini hari WIB, bukan hanya menghadirkan perebutan gelar kelas terbang antara Joshua Van dan Alexandre Pantoja. Sorotan besar juga tertuju pada pertarungan kelas ringan lima ronde antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Arman-Tsarukyan/" target="_blank">Arman Tsarukyan</a> dan Mauricio Ruffy.</p>
<p><p>Duel tersebut menjadi laga pendukung utama atau co-main event dan memiliki arti penting bagi perjalanan kedua petarung menuju persaingan gelar kelas ringan. UFC menyebut pertarungan ini sebagai salah satu laga paling krusial dalam kartu UFC 331.</p>
<p>Tsarukyan datang dengan reputasi sebagai salah satu penantang teratas kelas ringan. Petarung Armenia itu terakhir tampil ketika mengalahkan Dan Hooker pada November 2025. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kelima secara beruntun dan membuat rekornya di UFC menjadi 10-2.</p>
<p>Yang membuat laga ini semakin menarik adalah gaya bertarung keduanya yang berbeda. Tsarukyan dikenal memiliki kemampuan wrestling dan grappling elite, sedangkan Ruffy memiliki permainan striking eksplosif yang mampu menghasilkan penyelesaian spektakuler.</p>
<p>Ruffy sendiri menjalani perkembangan pesat sepanjang 2026. Petarung Brasil itu meraih dua kemenangan beruntun dengan penyelesaian, termasuk kemenangan KO spektakuler atas Michael Chandler pada UFC Freedom 250 Juni lalu. Ia juga menjalani persiapan bersama sejumlah nama besar di Australia, termasuk juara kelas bulu UFC Alexander Volkanovski.</p>
<p>Ruffy mengungkapkan betapa seriusnya persiapan menghadapi Tsarukyan. Dalam wawancara media day, ia mengatakan kamp kali ini merupakan persiapan paling intens yang pernah dijalaninya.</p>
<p>"Itu adalah kamp yang paling banyak saya jalani dalam hidup saya," ujar Ruffy. Ia juga mengaku sangat terbantu berlatih bersama </p>
<p>Volkanovski, Brad Riddell, Frank dan anggota tim Freestyle MMA lainnya.</p>
<p>Sementara itu, Tsarukyan tidak terpengaruh oleh nama-nama besar yang berada di belakang persiapan Ruffy. Ia bahkan menegaskan dirinya memiliki keunggulan di semua area pertarungan.</p>
<p>"Saya lebih baik di mana-mana," kata Tsarukyan seperti dikutip MMA Fighting. </p>
<p>Ia mengakui Ruffy mempunyai striking berbahaya, terutama pada ronde pertama, tetapi yakin pertarungan akan berubah setelah fase awal.</p>
<p>Tsarukyan bahkan menyatakan tidak membutuhkan lima ronde untuk menyelesaikan pertarungan.</p>
<p>"Saya tidak akan membutuhkan lima ronde," ujarnya kepada UFC.com. UFC</p>
<p>Dengan format lima ronde, pertarungan ini memberikan ruang bagi kedua petarung untuk menguji stamina, strategi, wrestling, sekaligus kemampuan striking. Bagi Tsarukyan, kemenangan dapat kembali menguatkan posisinya di jalur perebutan sabuk. Bagi Ruffy, kemenangan atas nama besar seperti Tsarukyan akan menjadi pernyataan keras bahwa dirinya siap memasuki jajaran elite kelas ringan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC-331/" target="_blank">UFC 331</a> akhirnya memiliki dua pertarungan utama dengan taruhan besar: Van-Pantoja untuk sabuk kelas terbang dan Tsarukyan-Ruffy untuk masa depan persaingan gelar kelas ringan.</p>
<p>Sumber: UFC, Yahoo Sports, MMA Fighting</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4625_UFC-331--Tsarukyan-dan-Ruffy-Berebut-Panggung-Kelas-Ringan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28866/ufc-331-tsarukyan-dan-ruffy-berebut-panggung-kelas-ringan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan Dari Hulu Hingga Hilir</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan Dari Hulu Hingga Hilir]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengembangkan kawasan unggulan perikanan tangkap dan budidaya sebagai program strategis daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pe]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b>- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengembangkan kawasan unggulan perikanan tangkap dan budidaya sebagai program strategis daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.</p>
<p>Pengembangan kawasan tersebut dilakukan secara terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> melalui Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kelautan/" target="_blank">Kelautan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perikanan/" target="_blank">Perikanan</a> (DKP) Sumut bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) telah menyusun master plan pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap dan budidaya.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perikanan/" target="_blank">Perikanan</a> Tangkap DKP Sumut Jenny Masniari Sinaga dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut di lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>&quot;Tahun 2026 ini untuk pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap kita prioritaskan di wilayah pantai barat dan pantai timur dan tahun 2027 kita kembangkan di kepulauan Nias,&quot; ujarnya.</p>
<p>Jenny menjelaskan, penentuan lokasi kawasan unggulan didasarkan pada potensi dan produksi perikanan di masing-masing daerah. Berdasarkan data DKP Sumut, total produksi perikanan Sumut pada 2025 mencapai 382.127,77 Ton. Sementara target produksi perikanan pada 2026 sebesar 383.036,91 Ton, dengan capaian hingga triwulan II 2026 sebesar 200.931,45 Ton.</p>
<p>Pada 2025, sejumlah daerah tercatat memiliki produksi perikanan yang tinggi, diantaranya Tapanuli Tengah (Tapteng), Batubara, Asahan, dan Tanjung Balai. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan lokasi kawasan unggulan.</p>
<p>&quot;Data produksi ikan inilah yang menjadi dasar kami untuk memilih penentuan lokasi sebagai kawasan unggulan yang konsepnya dibangun dari hulu ke hilir. Dan nelayan, kita berikan alat tangkap dan bantuan lain yang dibutuhkan dan nanti dibantu hilirisasinya hingga pengolahan,&quot; terangnya.</p>
<p>Untuk wilayah pengelolaan perikanan 572, pengembangan mencakup Kepulauan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> yang meliputi Nias, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Utara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Barat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Selatan, dan Kota Gunung Sitoli. Sementara wilayah pantai barat meliputi Sibolga, Tapteng, Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Mandailing Natal (Madina).</p>
<p>Wilayah tersebut memiliki sejumlah potensi komoditas perikanan, antara lain Cakalang, Tongkol, Tenggiri, Tuna sirip kuning, Kembung, layang, Selar kuning, Tembang, Kuwe, dan Bawal.</p>
<p>Sementara itu, wilayah pengelolaan perikanan 571 mencakup kawasan pantai timur, yakni Langkat, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Tanjung Balai, Asahan, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.</p>
<p>Komoditas yang menjadi potensi utama di wilayah tersebut antara lain kembung, tembang, kerang darah, tetengkek, senangin, cumi-cumi, tenggiri, lencam pasir mata besar, udang jerbung, dan layang benggol.</p>
<p>Menurut Jenny, pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan nelayan, menjaga keberlanjutan ekosistem laut, dan memperkuat rantai usaha perikanan.</p>
<p>Dalam master plan tersebut juga disusun pengembangan kawasan unggulan pengolahan ikan asin di Sibolga, Asahan, Batubara, dan Tanjung Balai. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.</p>
<p>&quot;Kita harapkan potensi ikan yang berlebih di daerah ini bisa diolah menjadi ikan asin,&quot; ucap Jenny.</p>
<p>Pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap juga terintegrasi dengan program Kampung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nelayan/" target="_blank">Nelayan</a> Merah Putih. Pada 2025, program tersebut telah dibangun di empat wilayah, yakni Langkat, Serdang Bedagai, Asahan, dan Batubara.</p>
<p>Sementara pada 2026, pembangunan Kampung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nelayan/" target="_blank">Nelayan</a> Merah Putih di Sumut direncanakan mencakup 11 wilayah di pantai timur dan 18 wilayah di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pantai/" target="_blank">Pantai</a> Barat.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perikanan/" target="_blank">Perikanan</a> DKP Sumut Muhammad Riza Kurnia Lubis mengatakan Sumut memiliki potensi besar dalam pengembangan perikanan budidaya.</p>
<p>Menurutnya, salah satu komoditas unggulan yang banyak diminati adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Udang/" target="_blank">Udang</a> Vaname yang hingga kini masih menjadi komoditas ekspor. Selain itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> juga memberikan perhatian terhadap pengembangan rumput laut yang memiliki peluang pasar ekspor.</p>
<p>&quot;Ada juga beberapa komoditas lain yang menjadi konsern Sumut seperti tahun ini kita prioritaskan rumput laut juga diminati pasar ekspor,&quot; tandas Riza. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7758_Pemprovsu-Kembangkan-Kawasan-Unggulan-Perikanan-Dari-Hulu-Hingga-Hilir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28858/pemprovsu-kembangkan-kawasan-unggulan-perikanan-dari-hulu-hingga-hilir/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pantoja vs Joshua Van 2: Perebutan Sabuk UFC yang Belum Selesai</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pantoja vs Joshua Van 2: Perebutan Sabuk UFC yang Belum Selesai]]></title>
            <description><![CDATA[Alexandre Pantoja vs Joshua Van 2 kembali tersaji di UFC 331. Simak preview, rivalitas, komentar, dan misi kedua petarung.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Alexandre-Pantoja/" target="_blank">Alexandre Pantoja</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Joshua-Van/" target="_blank">Joshua Van</a> kembali berhadapan dalam pertarungan yang membawa cerita jauh lebih besar dibanding pertemuan pertama mereka. Keduanya akan bertarung memperebutkan sabuk kelas terbang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, Sabtu, 19 September 2026 atau Minggu mulai pagi WIB.</p>
<p><p>Pertarungan ini menjadi kesempatan Pantoja merebut kembali gelar yang lepas secara kontroversial setelah duel pertama mereka hanya berlangsung 26 detik. Saat itu, Van mengamankan posisi dari tendangan tinggi Pantoja, kemudian menjatuhkan sang juara. Ketika Pantoja berusaha menahan tubuh dengan tangan kirinya ke kanvas, sikunya mengalami dislokasi sehingga pertarungan dihentikan. Van dinyatakan sebagai juara baru.</p>
<p>Kini situasinya berbeda. Van datang sebagai juara bertahan setelah membuktikan kemampuannya dengan menghentikan Tatsuro Taira melalui TKO ronde kelima pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> 328. Sementara itu, Pantoja berusaha menjadi petarung ketiga dalam sejarah kelas terbang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> yang mampu merebut kembali sabuk juara setelah sebelumnya kehilangan gelar.</p>
<p>Pantoja juga mengaku menghadapi pertarungan kali ini dengan pendekatan yang lebih matang. Ia merasa pengalaman membuat dirinya tidak lagi bertarung hanya mengandalkan emosi.</p>
<p>"Sekarang saya bisa menikmatinya lebih banyak. Saya lebih siap untuk ini," kata Pantoja kepada UFC.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dirinya kini dapat bertarung dengan pendekatan yang lebih teknis.</p>
<p>"Dulu saya bertarung dengan hati dan jiwa. Sekarang saya bisa menikmati dan bertarung dengan kepala juga; lebih teknis. Saya pikir ini akan membuat perbedaan," ujarnya.</p>
<p>Van sendiri tidak menganggap Pantoja akan berubah drastis. Sang juara muda menilai gaya lama mantan juara itu tetap akan muncul ketika pertarungan memasuki fase sulit.</p>
<p>"Dia akan mencoba berubah, tetapi dia sudah melakukan itu begitu lama sehingga sulit mengubah apa yang selama ini dia lakukan," ujar Van.</p>
<p>Van bahkan menyebut duel kedua ini sebagai kesempatan untuk menciptakan sejarah baru.</p>
<p>"Saya punya dua kamp untuk dia, tetapi dia juga punya dua kamp untuk saya. Jadi saya pikir ini akan menjadi pertarungan kelas terbang terbaik," katanya. </p>
<p>Menurutnya, kemenangan akan mencatatkan namanya dalam sejarah baru.</p>
<p>"Kalahkan dia dan kami menulis sejarah baru," ucap Van lagi.</p>
<p>Perseteruan keduanya juga semakin panas. Dalam konferensi pers sebelumnya, Pantoja dan Van sampai harus dipisahkan setelah saling melontarkan provokasi. Van menyebut Pantoja terlalu banyak bicara, sementara Pantoja menuding Van sedang membangun karakter sebagai petarung yang tangguh. </p>
<p>Dengan lima ronde dan sabuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> dipertaruhkan, Pantoja memiliki misi membuktikan bahwa kekalahan pertama bukan gambaran kemampuan sebenarnya. Di sisi lain, Van ingin menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar juara karena insiden singkat pada pertemuan pertama.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> 331 akhirnya akan memberikan jawaban yang tertunda selama sembilan bulan: siapa yang benar-benar menjadi penguasa kelas terbang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> ketika Pantoja dan Van bertarung tanpa gangguan cedera.</p>
<p>Sumber: UFC, MMA FIghting</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3587_Pantoja-vs-Joshua-Van-2--Perebutan-Sabuk-UFC-yang-Belum-Selesai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28865/pantoja-vs-joshua-van-2-perebutan-sabuk-ufc-yang-belum-selesai/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Tapteng Tangkap Dua Pengedar Ganja di Barus Utara, Satu Pelakunya Residivis</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Tapteng Tangkap Dua Pengedar Ganja di Barus Utara, Satu Pelakunya Residivis]]></title>
            <description><![CDATA[Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolresTapanuli Tengah (Tapteng) menangkap dua orang terduga pengedar ganja di wilayahKecamatan Barus Utara, Sumatera Utara.Penangkapan tersebut berlangsung pada Selasa(15/9/2026) malam s]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolresTapanuli Tengah (Tapteng) menangkap dua orang terduga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengedar-ganja/" target="_blank">pengedar ganja</a> di wilayahKecamatan Barus Utara, Sumatera Utara.</p>
<p class="MsoNormal">Penangkapan tersebut berlangsung pada Selasa(15/9/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua tersangka yang diamankanmasing-masing berinisial DSS (43), warga Desa Sihorbo, serta RGR (48), wargaDesa Pananggahan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kasat NarkobaAKP J Munthe membenarkan penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengungkapankasus bermula dari laporan masyarakat terkait kerap terjadinya transaksinarkoba di kawasan tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnalSatresnarkoba langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Petugas berhasilmengamankan tersangka DSS di sekitar area pondok dekat gereja di Sihorbo,"ujar Munthe.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari penggeledahan terhadap DSS, petugasmenyita barang bukti berupa satu bungkus narkotika jenis ganja berlapis plastikhijau dengan berat bruto 73,55 Gram serta satu unit ponsel. Berdasarkan hasilinterogasi awal, DSS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari tersangkaRGR.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas kemudianmelakukan pengembangan dan berhasil menangkap RGR di Dusun III Desa Pananggahanpada pukul 22.10 WIB. Dari saku celana RGR, tim menyitauang tunai sebesar Rp1.000.000 yang diduga hasil penjualan narkotika.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Tersangka RGR ini merupakan residivisdalam kasus penyalahgunaan narkotika. Menurut pengakuannya, pasokan ganjatersebut diperoleh dari seorang pria bermarga Nasution di wilayahPanyabungan," kata Munthe.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Guna proses hukum lebih lanjut, kedua tersangkabeserta barang bukti saat ini telah diboyong ke Mapolres Tapteng. Atasperbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009tentang Narkotika.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2694_Polres-Tapteng-Tangkap-Dua-Pengedar-Ganja-di-Barus-Utara--Satu-Pelakunya-Residivis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28864/polres-tapteng-tangkap-dua-pengedar-ganja-di-barus-utara-satu-pelakunya-residivis/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AC Milan Tumbang dari Benfica, Ruben Amorim Bongkar Masalah Rossoneri</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AC Milan Tumbang dari Benfica, Ruben Amorim Bongkar Masalah Rossoneri]]></title>
            <description><![CDATA[Ruben Amorim mengakui AC Milan kehilangan kendali permainan saat takluk 02 dari Benfica di San Siro.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AC-Milan/" target="_blank">AC Milan</a> mengawali perjalanan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Liga-Europa/" target="_blank">Liga Europa</a> 2026/2027 dengan hasil mengecewakan setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benfica/" target="_blank">Benfica</a> di San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut menjadi noda pertama Ruben Amorim sejak menangani Rossoneri, sekaligus memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus segera dibenahi.</p>
<p><p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benfica/" target="_blank">Benfica</a> tampil lebih efektif sejak awal pertandingan. Dodi Lukebakio membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui tembakan rendah dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut jauh gawang Milan. Tuan rumah kesulitan memberikan respons dan gagal menciptakan ancaman berarti hingga turun minum.</p>
<p>Milan mencoba meningkatkan intensitas setelah jeda. Namun, ketika sedang berusaha mencari gol penyeimbang, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benfica/" target="_blank">Benfica</a> justru menggandakan keunggulan melalui Jakub Kaminski pada menit ke-53. Kaminski menyelesaikan peluang dengan tembakan voli terukur dari sekitar 15 yard.</p>
<p>Gol kedua membuat pekerjaan Milan semakin berat. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benfica/" target="_blank">Benfica</a> kemudian lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Milan tetap berusaha membangun serangan, tetapi penyelesaian akhir dan kreativitas di sekitar kotak penalti menjadi masalah.</p>
<p>Amorim mengakui timnya tidak bermain sesuai rencana, terutama pada babak pertama. Pelatih asal Portugal itu mengatakan Milan kehilangan kendali setelah kebobolan.</p>
<p>&quot;Pada babak pertama, ketika kami kebobolan, kami benar-benar kehilangan kendali atas apa yang seharusnya kami lakukan. Kami ingin melakukan semuanya terlalu cepat dan tanpa kualitas,&quot; kata Amorim kepada Sky Sport Italia.</p>
<p>Ia juga menyoroti masalah Milan ketika menguasai bola. Menurut Amorim, timnya justru menciptakan situasi berbahaya untuk dirinya sendiri ketika kehilangan penguasaan.</p>
<p>&quot;Kami menciptakan lebih banyak masalah bagi diri sendiri ketika menguasai bola daripada ketika lawan menguasainya,&quot; ujar Amorim.</p>
<p>Masalah lain yang diakui Amorim adalah minimnya kreativitas di sekitar kotak penalti. Ia menilai para pemain Milan belum cukup aktif melakukan pergerakan untuk membuka ruang.</p>
<p>&quot;Terutama pada babak pertama, tidak ada yang melakukan pergerakan di belakang. Ketika kami memiliki dua pemain trequartista, mereka tidak memiliki ruang karena tidak ada pemain yang berlari di belakang mereka,&quot; katanya.</p>
<p>Amorim juga menolak menyalahkan satu atau dua pemain atas kekalahan tersebut. Ia menilai persoalan Milan bersifat kolektif dan berkaitan dengan organisasi permainan.</p>
<p>&quot;Kami perlu berkembang sebagai sebuah tim. Ini bukan hanya tentang satu atau dua pemain yang tidak bermain. Ada hal-hal yang belum kami lakukan ketika berada di dalam kotak penalti,&quot; ucapnya.</p>
<p>Mengenai kemungkinan perubahan pendekatan, Amorim membuka peluang melakukan penyesuaian. Ia menegaskan tetap membutuhkan dasar permainan, tetapi hasil juga menjadi tuntutan.</p>
<p>&quot;Kami kalah malam ini, tetapi kami akan menemukan solusi untuk beradaptasi dengan pertandingan seperti ini. Kami perlu menciptakan sebuah ide, tetapi kami juga perlu menang. Jadi, tentu saja kami bisa beradaptasi,&quot; kata Amorim.</p>
<p>Kekalahan dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benfica/" target="_blank">Benfica</a> membuat Milan harus segera berbenah. Dua gol lawan menunjukkan kelemahan dalam transisi dan organisasi pertahanan, sementara kegagalan mencetak gol kembali menyoroti persoalan kreativitas di lini depan.</p>
<p>Sumber: Football Italia</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1491_AC-Milan-Tumbang-dari-Benfica--Ruben-Amorim-Bongkar-Masalah-Rossoneri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28863/ac-milan-tumbang-dari-benfica-ruben-amorim-bongkar-masalah-rossoneri/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Nisel Sebut Stasiun Pemantauan Laut Bakamla RI Percepat Respon Potensi Ancaman</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Nisel Sebut Stasiun Pemantauan Laut Bakamla RI Percepat Respon Potensi Ancaman]]></title>
            <description><![CDATA[Laut Nias Selatan (Nisel) kini bakal memiliki &quotmata dan telinga&quottambahan. Di wilayah yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia itu, BadanKeamanan Laut (Bakamla) RI mulai membangun Stasiun Pemantauan Keamanan danK]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Laut Nias Selatan (Nisel) kini bakal memiliki "mata dan telinga"tambahan. Di wilayah yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia itu, BadanKeamanan Laut (Bakamla) RI mulai membangun Stasiun Pemantauan Keamanan danKeselamatan Laut (SPKKL).</p>
<p class="MsoNormal">Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama(<i>ground breaking</i>) di Alo&#039;oa, Desa Orahili Fau, Kecamatan Fanayama, Selasa 15September 2026. Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laiahadir dalam prosesi tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">PembangunanSPKKL bukan tanpa alasan. Kepulauan Nias memiliki posisi geografis strategissebagai salah satu kawasan terluar Indonesia. Perairannya yang menghadaplangsung ke Samudra Hindia membutuhkan sistem pemantauan yang mampu mendeteksiaktivitas laut sekaligus mendukung respons cepat ketika terjadi potensiancaman.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kepala BakamlaRI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan SPKKL dirancang untuk memperkuatkemampuan deteksi dini dan pemantauan aktivitas perairan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Keberadaan<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/stasiun-pemantauan/" target="_blank">stasiun pemantauan</a> ini untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pemantauanaktivitas perairan," kata Irvansyah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurut dia,keberadaan fasilitas tersebut juga diarahkan untuk mempercepat respons terhadapberbagai potensi ancaman di laut. Tak kalah penting, SPKKL diharapkanmemperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan sertakeselamatan laut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Bagi NiasSelatan, pembangunan SPKKL menjadi tambahan penting dalam sistem pengawasanwilayah perairan. Bupati Sokhiatulo Laia menilai keberadaan fasilitas Bakamlatersebut memiliki arti strategis bagi daerah kepulauan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"KeberadaanSPKKL Bakamla RI sangat penting bagi wilayah Kepulauan Nias, khususnya NiasSelatan. Ini untuk memperkuat pengawasan wilayah perairan sekaligus memberikanrasa aman bagi masyarakat pesisir dan para pelaku aktivitas kelautan," ujarSokhiatulo Laia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Peletakan batupertama sekaligus menandai dimulainya rangkaian pembangunan SPKKL Bakamla RI diFanayama.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Prosesitersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)Nias Selatan, unsur Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, serta para tamuundangan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dengandibangunnya SPKKL, pengawasan laut di Nias Selatan akan mendapat dukunganfasilitas pemantauan di wilayah yang secara geografis berada di garis depanIndonesia.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kehadiranfasilitas itu juga diharapkan memperkuat upaya menjaga keamanan dan keselamatanmasyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8947_Bupati-Nisel-Sebut-Stasiun-Pemantauan-Laut-Bakamla-RI-Percepat-Respon-Potensi-Ancaman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28862/bupati-nisel-sebut-stasiun-pemantauan-laut-bakamla-ri-percepat-respon-potensi-ancaman/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Manchester United Kolaps! Unggul 2-0, Brighton Comeback 3-2 di Old Trafford</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Manchester United Kolaps! Unggul 2-0, Brighton Comeback 3-2 di Old Trafford]]></title>
            <description><![CDATA[Persib Bandung menaklukkan FC Seoul 10 lewat gol cepat Julio Cesar dan pertahanan solid sepanjang pertandingan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> kembali tersandung di ajang domestik. Bermain di Old Trafford, Setan Merah gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus tersingkir dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Carabao-Cup/" target="_blank">Carabao Cup</a> atau Piala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Liga-Inggris/" target="_blank">Liga Inggris</a> setelah kalah 2-3 dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> & Hove Albion pada putaran ketiga, Rabu (16 September 2026) atau Kamis dini hari WIB.</p>
<p><p>Awal pertandingan sebenarnya berlangsung sempurna bagi Manchester United. Shea Lacey membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui penyelesaian apik setelah melewati dua pemain Brighton. Hanya berselang sekitar dua menit, Mason Mount menggandakan keunggulan tuan rumah.</p>
<p>Namun, keunggulan cepat tersebut justru tidak mampu dipertahankan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan tekanan. Charalampos Kostoulas memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak pertama setelah memanfaatkan umpan Jaouen Hadjam.</p>
<p>Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> semakin kesulitan menciptakan peluang bersih setelah turun minum, sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> tampil lebih agresif.</p>
<p>Pascal Gross akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-65. Pemain veteran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> itu memanfaatkan kesalahan United ketika membangun serangan dari belakang. Gross menerima bola dalam posisi bebas sebelum melewati Leny Yoro dan menaklukkan Karl Darlow. Itu menjadi gol kedelapannya sepanjang karier menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> dan yang kelima di Old Trafford.</p>
<p>Empat menit kemudian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> benar-benar membalikkan keadaan. Pemain pengganti Maxim De Cuyper menyambar bola dari jarak dekat setelah serangan yang dibangun Diego Gomez. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> pun berbalik unggul 3-2.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> berusaha mengejar. Bruno Fernandes dimasukkan untuk memberikan kreativitas tambahan, sementara Marcus Rashford mendapatkan peluang emas pada menit ke-76. Namun, penyelesaian Rashford berhasil digagalkan Jason Steele.</p>
<p>Hingga peluit akhir berbunyi, United tidak mampu menemukan gol penyama kedudukan. Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena menjadi kali pertama dalam 50 tahun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> kalah di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Old-Trafford/" target="_blank">Old Trafford</a> setelah sebelumnya unggul dua gol. Terakhir kali mereka mengalami situasi serupa terjadi pada September 1976 ketika Tottenham Hotspur membalikkan keadaan dengan skor yang sama. Reuters</p>
<p>Pelatih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> Michael Carrick mengakui kegagalan tersebut dan mengambil tanggung jawab.</p>
<p>"Kami tidak bisa menerima itu sebagai sebuah tim. Saya bertanggung jawab. Penampilan pada akhir babak kedua adalah tanggung jawab saya," kata Carrick kepada Sky Sports.</p>
<p>Carrick juga memahami kekecewaan suporter yang mencemooh pemain United setelah pertandingan.</p>
<p>"Saya sepenuhnya memahami perasaan para pendukung. Kami harus menerimanya. Kami harus memenangkan pertandingan," ujarnya.</p>
<p>Di kubu Brighton, Fabian H&uuml;rzeler memuji respons anak asuhnya setelah tertinggal 0-2. Menurutnya, pemain tetap berpegang pada rencana permainan dan tidak kehilangan keyakinan.</p>
<p>"Kami tertinggal 2-0, tetapi kami tetap percaya kepada diri sendiri dan rencana pertandingan," kata H&uuml;rzeler.</p>
<p>Kemenangan tersebut membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> melaju ke putaran keempat, sedangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> kembali harus mengakhiri perjalanan di kompetisi domestik lebih awal. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan ketiga beruntun United di kompetisi piala setelah musim lalu tersingkir dari Piala Liga dan Piala FA.</p>
<p>Sumber: Reuters, Sky Sports, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brighton/" target="_blank">Brighton</a> & Hove Albion</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1771_Manchester-United-Kolaps--Unggul-2-0--Brighton-Comeback-3-2-di-Old-Trafford.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28861/manchester-united-kolaps-unggul-20-brighton-comeback-32-di-old-trafford/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Salman Dorong Perluasan Program Sekolah Gratis Bisa Dirasakan Warga Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Salman Dorong Perluasan Program Sekolah Gratis Bisa Dirasakan Warga Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Sumut), Salman Alfarisi Lc MA mendorong upaya perluasan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) hingga menjangkau dan dirasakan seluruh masyarakat di kabupaten dan kota di Sumate]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Sumut), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Salman-Alfarisi/" target="_blank">Salman Alfarisi</a> Lc MA mendorong upaya perluasan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) hingga menjangkau dan dirasakan seluruh masyarakat di kabupaten dan kota di Sumatera Utara.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) diminta tidak ragu menambah alokasi anggaran untuk mempercepat perluasan cakupan program tersebut.</p>
<p>"Kami mendorong dan mendukung berapa pun anggaran yang harus dialokasikan untuk memperluas cakupan program sekolah gratis ini. Harapan kita program ini dapat berjalan di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Utara tanpa terkecuali," ujar Salman kepada wartawan di Medan, Kamis (17/09/2026).</p>
<p>Kebijakan pembebasan biaya sekolah, lanjut Salman, dapat menjadi salah satu instrumen untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.</p>
<p>Namun, Salman mengingatkan agar program sekolah gratis tidak berhenti pada persoalan pembebasan biaya pendidikan. Pemerintah juga harus memastikan kualitas pendidikan tetap menjadi perhatian utama.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sekolah/" target="_blank">Sekolah</a> gratis jangan hanya dimaknai sebagai bebas membayar SPP. Yang paling penting bagaimana anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, guru yang cukup, ruang belajar yang layak dan fasilitas pendidikan yang memadai," terangnya.</p>
<p>Politisi senior <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> Sumut itu juga mengingatkan perluasan program pendidikan gratis harus memperhatikan kondisi geografis dan kemampuan ekonomi masyarakat di masing-masing daerah.</p>
<p>"Sumatera Utara memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan, pesisir, kepulauan hingga daerah pedalaman dan dataran tinggi. Perbedaan tersebut membuat kebutuhan pendidikan di setiap wilayah tidak selalu sama," terangnya.</p>
<p>Pihaknya tidak mengharapkan ada anak di satu daerah yang bisa menikmati pendidikan gratis, sementara anak di daerah lain masih terkendala biaya.</p>
<p>"Prinsipnya harus ada pemerataan dan tidak boleh ada kabupaten atau kota yang tertinggal," tutur Salman.</p>
<p>Sebelumnya, Pemprovsu menyebut Program Unggulan Bersekolah Gratis telah menyalurkan anggaran Rp49,53 Miliar lebih sepanjang 2026 kepada 293 SMA, SMK dan SLB Negeri dengan total 104.426 siswa penerima manfaat.</p>
<p>Program tersebut saat ini menyasar 10 kabupaten/kota, terutama lima wilayah di Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana.</p>
<p>"Kita ingin sekolah gratis ini benar-benar menjadi hak yang bisa dirasakan seluruh masyarakat Sumatera Utara. Pemerintah provinsi harus menyiapkan anggaran dan perencanaan yang matang agar program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan mencakup seluruh kabupaten dan kota tanpa terkecuali," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6323_Salman-Dorong-Perluasan-Program-Sekolah-Gratis-Bisa-Dirasakan-Warga-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28860/salman-dorong-perluasan-program-sekolah-gratis-bisa-dirasakan-warga-sumut/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tanggul Dalu-Dalu Hancur, 12 Hektar Areal Perasawahan di Batubara Terancam Kekeringan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tanggul Dalu-Dalu Hancur, 12 Hektar Areal Perasawahan di Batubara Terancam Kekeringan]]></title>
            <description><![CDATA[Hancurnya tanggul irigasi Daludalu di Kabupaten Batubara sangat mengganggu sistem pengairan, sehingga 12 ribu Hektar areal perdarahan di kawasan itu terancam kekeringan.Tentunya sangat memprihatinkan, akibat kerusakan tanggul]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Hancurnya tanggul irigasi Dalu-dalu di Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Batubara/" target="_blank">Batubara</a> sangat mengganggu sistem pengairan, sehingga 12 ribu Hektar areal perdarahan di kawasan itu terancam kekeringan.</p>
<p>"Tentunya sangat memprihatinkan, akibat kerusakan tanggul tersebut dan 12 ribu Hektar areal perdarahan serta kehidupan ribuan petani menjadi terancam. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Batubara/" target="_blank">Batubara</a> perlu segera menggandeng dan meminta dukungan anggaran serta teknis dari Pemerintah Pusat," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ahmad-Hadian/" target="_blank">Ahmad Hadian</a> S.Pdi MAP kepada wartawan di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Menurut Ahmad Hadian, kerusakan tanggul yang cukup besar dimaksud, tidak akan efektif jika hanya ditangani secara parsial dengan kemampuan anggaran daerah, sebab anggaran daerah sangat terbatas.Alangkah bijaknya diminta bantuan pemerintah pusat, agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.</p>
<p>Menurut Bendahara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pemerintah daerah tidak perlu gengsi meminta bantuan. Apalagi, persoalannya menyangkut kepentingan petani dan ketahanan pangan, sehingga perlu didorang gubernur dan bupati berkordinasi dengan Pemerintah Pusat, saat dilakukan tahap perencanaan hingga pelaksanaan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ahmad-Hadian/" target="_blank">Ahmad Hadian</a> juga menjelaskan, kerusakan tanggul tidak cukup hanya diperbaiki seperti kondisi semula. Besarnya debit air dan perubahan alur sungai membutuhkan kajian ulang, pemetaan teknis serta perencanaan menyeluruh agar pekerjaan yang dilakukan tidak kembali rusak.</p>
<p>"Kalau sifatnya masih perbaikan-perbaikan parsial, menurut saya sulit efektif. Biayanya juga sangat besar kalau hanya mengembalikan seperti semula. Harus ada kaji ulang dan pemetaan teknis irigasi," imbuhnya.</p>
<p>Wakil rakyat dari Dapil Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tanjung-Balai/" target="_blank">Tanjung Balai</a> ini juga menegaskan, bahwa dampak terganggunya sistem pengairan bahkan membuat sekitar 12 ribu hektare areal persawahan di tiga kecamatan tidak dapat ditanami selama sekitar empat tahun atau beberapa kali musim tanam. Kondisi ini dinilai telah menyentuh langsung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Di sisi lain, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ahmad-Hadian/" target="_blank">Ahmad Hadian</a> meminta pembangunan tanggul yang sedang berlangsung tetap dilanjutkan. Namun, dinamika dengan masyarakat harus diselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan yang baik, agar persoalan teknis tidak berkembang menjadi konflik sosial.</p>
<p>"Dinamika dengan masyarakat itu biasa. Yang penting bagaimana menyelesaikannya dengan baik. Jangan sampai kemudian terjadi konflik," ujarnya, seraya mengingatkan pekerjaan pengalihan aliran sungai idealnya dilakukan saat debit air lebih kecil untuk meminimalkan risiko terhadap permukiman dan lahan pertanian.</p>
<p>Hadian menambahkan, tanggul tersebut sebelumnya telah beberapa kali mendapat penanganan dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> dengan anggaran hampir Rp7 Miliar pada tahap pertama dan sekitar Rp12 Miliar pada tahap berikutnya.</p>
<p>Namun, kerusakan kembali terjadi setelah debit air meningkat akibat banjir yang menyebabkan gerusan pada kaki tanggul hingga tanah dan pondasi bergeser.</p>
<p>Dalam hal ini pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tanggul, perubahan alur sungai, kapasitas bangunan, sistem irigasi dan pola aliran air dari hulu. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2488_Tanggul-Dalu-Dalu-Hancur--12-Hektar-Areal-Perasawahan-di-Batubara-Terancam-Kekeringan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28859/tanggul-daludalu-hancur-12-hektar-areal-perasawahan-di-batubara-terancam-kekeringan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Siak Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Siak Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu]]></title>
            <description><![CDATA[Jaringan pemalsuan dokumen surat izin mengemudi lintas wilayah yang beroperasi di Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru, berhasil dibongkar Satuan Reserse Kriminal Polres Siak.Sebanyak 8 orang tersangka beserta ratusan lembar SIM pals]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Jaringan pemalsuan dokumen surat izin mengemudi lintas wilayah yang beroperasi di Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siak/" target="_blank">Siak</a> dan Kota Pekanbaru, berhasil dibongkar Satuan Reserse Kriminal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Siak.Sebanyak 8 orang tersangka beserta ratusan lembar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> palsu dan peralatan cetak diamankan pihak kepolisian.</p>
<p>Saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/9/2026), Kapolres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siak/" target="_blank">Siak</a> AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menyebutkan pengungkapan jaringan ini dilakukan secara bertahap sejak akhir Agustus hingga awal September 2026 dan berhasil mengamankan 8 orang tersangka beserta puluhan lembar blangko dan peralatan cetak.</p>
<p>Sedikitnya 33 lembar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> palsu telah diedarkan oleh sindikat tersebut di wilayah hukum Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siak/" target="_blank">Siak</a> serta sekitar 500 lembar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> palsu yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Riau.</p>
<p>Pengungkapan kasus ini menunjukkan rantai kejahatan yang terorganisir rapi, mulai dari penyedia bahan baku, editor, pencetak hingga tenaga pemasar daring.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Modus/" target="_blank">Modus</a> operandi yang dilakukan para pelaku adalah dengan menawarkan jasa pembuatan surat izin mengemudi kepada masyarakat melalui pesan dan status aplikasi whatsapp, pasar daring <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Facebook/" target="_blank">Facebook</a> serta perantara antar individu.</p>
<p>Pemberitahuan tersebut menawarkan pemesanan dan pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> A, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> C, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B I, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B I Umum dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B II umum lengkap dengan tarif.</p>
<p>Tarif yang ditawarkan berbeda berdasarkan jenis SIM. Untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> A dipatok Rp750 Ribu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> C Rp550 Ribu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B1 Rp1,2 Juta, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B1 Umum Rp1,5 Juta, dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> B2 Umum Rp1,7 Juta.</p>
<p>Para pelaku membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> palsu dengan cara meminta pemohon mengirimkan foto dan kartu tanda penduduk.</p>
<p>Selanjutnya pelaku mengedit identitas dan foto menggunakan telepon genggam melalui aplikasi penambahan teks serta membuat kode batang melalui aplikasi sehingga apabila kode batang yang ada di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> dipindai, maka akan keluar data identitas pemilik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> dengan logo <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Korlantas/" target="_blank">Korlantas</a> Polri.</p>
<p>Data yang telah diedit kemudian dicetak berwarna menggunakan kertas stiker bening sesuai ukuran standar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> dengan biaya cetak Rp10 Ribu per lembar di toko fotokopi.</p>
<p>Hasil cetakan kemudian ditempelkan pada blangko atau kartu lembaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> bekas yang telah dibersihkan dengan menghapus data identitas pemilik sebelumnya.</p>
<p>Dari tangan para tersangka, penyidik Satreskrim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siak/" target="_blank">Siak</a> menyita sejumlah barang bukti antra lain 48 lembar blangko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> siap daur ulang. </p>
<p>Puluhan lembar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SIM/" target="_blank">SIM</a> palsu atasnama berbagai pemesan, peralatan cetak dan elektronik meliputi satu unit computer, satu unit printer serta delapan unit telepon genggam dari berbagai merek.</p>
<p>Selain itu juga menyita kendaraan operasional meliputi satu unit mobil dan empat unit sepeda motor serta uang tunai hasil transaksi senilai Jutaan Rupiah.</p>
<p>Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 391 ayat 1 juncto pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Terkait <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemalsuan/" target="_blank">Pemalsuan</a> Surat atau Dokumen.Para pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun.</p>
<p>Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang yaitu R alias K. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_32_Polres-Siak-Tangkap-Sindikat-Pembuat-SIM-Palsu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28857/polres-siak-tangkap-sindikat-pembuat-sim-palsu/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan]]></title>
            <description><![CDATA[ Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara (Sumut) memperkuat pengembangan ekonomi biru melalui kawasan perikanan unggulan yang mencakup perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil perikanan, serta konservasi laut dan pesisir.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kelautan/" target="_blank">Kelautan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perikanan/" target="_blank">Perikanan</a> Sumatera Utara (Sumut) memperkuat pengembangan ekonomi biru melalui kawasan perikanan unggulan yang mencakup perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil perikanan, serta konservasi laut dan pesisir.</p>
<p>Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi dan daya saing sektor kelautan dan perikanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi nelayan dan masyarakat pesisir.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala DKP Sumut yang diwakili Kepala Bidang Tangkap Jenny Masniari dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>"Pada sektor perikanan tangkap, DKP Sumut memprioritaskan pengembangan kawasan di Sibolga, Tanjung Balai, Asahan, dan Batubara. Pada 2026, pengembangan kawasan unggulan tersebut juga diarahkan pada komoditas ikan asin sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan," terangnya.</p>
<p>Menurut Jenny, pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan tangkap sekaligus memperkuat daya saing dan nilai tambah hasil tangkapan. Selain itu, pengembangan kawasan perikanan diharapkan mendorong terbentuknya sentra-sentra ekonomi kelautan dan perikanan di daerah.</p>
<p>"Di sektor budidaya, Sumut memiliki potensi yang tersebar di 33 kabupaten/kota, termasuk komoditas udang vaname dan rumput laut. Pengembangan rumput laut diarahkan ke wilayah Kepulauan Nias dengan mempertimbangkan potensi pasar serta optimalisasi sumber daya kelautan yang tersedia," jelasnya.</p>
<p>Pada 2026, DKP Sumut juga melaksanakan program pengembangan kawasan budidaya berkelanjutan di Deli Serdang, Karo, Dairi, Langkat, dan Batubara. Program tersebut antara lain berupa pemberian paket budidaya ikan Lele, Nila, dan ikan emas, serta dukungan pakan untuk membantu meningkatkan produktivitas pembudidaya ikan.</p>
<p>Disampaikan juga, selain meningkatkan produksi, DKP Sumut memperkuat pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil melalui pengembangan kawasan konservasi.</p>
<p>Sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari pengelolaan tersebut antara lain Pulau Berhala di Serdang Bedagai, Pulau Wunga di Nias Utara, dan Pulau Sinuk di Nias Selatan.</p>
<p>Sementara itu, kawasan konservasi perairan yang dikembangkan meliputi Sawo-Lahewa di Nias Utara seluas 29 hektare, Tapanuli Tengah 84 hektare, Pulau Batu-Batu di Nias Selatan 44 hektare, Pulau Berhala di Serdang Bedagai 3 hektare, Pulau Pini di Nias Selatan 44 hektare, Pulau Salah Nama di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Batubara/" target="_blank">Batubara</a> 3 hektare, serta Sirombu di Nias Barat 27 hektare.</p>
<p>Kawasan konservasi tersebut diarahkan untuk menjaga ekosistem penting seperti terumbu karang, mangrove, penyu, dan lamun.</p>
<p>Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di tengah pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.</p>
<p>Pada Agustus 2026, kegiatan konservasi laut dan pesisir dilaksanakan di Pulau Salah Nama, Batubara, melalui kerjasama dengan tim ahli dari Universitas Sumatera Utara dan balai riset Kementerian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kelautan/" target="_blank">Kelautan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perikanan/" target="_blank">Perikanan</a> (KKP) RI. Kegiatan serupa direncanakan kembali dilaksanakan di Nias Selatan pada Oktober 2026.</p>
<p>Jenny menegaskan, DKP Sumut terus berupaya menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah dengan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya alam.</p>
<p>"Pendekatan ekonomi biru diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara peningkatan produksi, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian ekosistem laut sehingga manfaat sumber daya kelautan dan perikanan dapat dirasakan masyarakat Sumatera Utara secara berkelanjutan," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6918_DKP-Sumut-Perkuat-Ekonomi-Biru--Kembangkan-Kawasan-Perikanan-Unggulan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28856/dkp-sumut-perkuat-ekonomi-biru-kembangkan-kawasan-perikanan-unggulan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terdakwa Penggelapan Rp6,3 Miliar Dituntut 3,5 Tahun, Korban Minta Hakim Konsisten</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 10:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terdakwa Penggelapan Rp6,3 Miliar Dituntut 3,5 Tahun, Korban Minta Hakim Konsisten]]></title>
            <description><![CDATA[Terdakwa perkara penipuan dan penggelapan dengankerugian mencapai Rp6,3 miliar, Gloria Anggriani Br Sitepu, dituntut pidanapenjara selama 3 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan NegeriMedan, Risnawati Br G]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -&lrm;Terdakwa perkara penipuan dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penggelapan/" target="_blank">penggelapan</a> dengankerugian mencapai Rp6,3 miliar, Gloria Anggriani Br Sitepu, dituntut pidanapenjara selama 3 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan NegeriMedan, Risnawati Br Ginting. Tuntutan tersebut dibacakan dalam persidanganyang digelar di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri Medan, Rabu (16/9/2026).</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Dalamtuntutannya, JPU menyatakan terdakwa Gloria Anggriani Br Sitepu terbukti secarasah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dandiancam pidana dalam Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).</p>
<p class="MsoNormal"><br><b>Korban MintaHukuman Maksimal</b></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menanggapi tuntutan tersebut, Hertuti Simbolon selakukorban berharap majelis hakim konsisten dalam mempertimbangkan tuntutan jaksa.Ia juga meminta agar terdakwa dijatuhi hukuman maksimal atas perbuatan yangdinilainya telah menimbulkan kerugian materiel dan moril.</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Hertutimengungkapkan, kerugian yang dialaminya tidak hanya berkaitan dengan uangpribadi yang diserahkan kepada terdakwa. Sejumlah orang juga disebutmenginvestasikan uang melalui dirinya, sehingga kini ia turut menghadapituntutan dan dimintai pertanggungjawaban atas dana tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">"Orang-orangberdatangan menagih saya ke rumah. Bahkan, anaksaya dibawa-bawa mereka. Energi dan waktu saya habis saya tuangkan untukmenyelesaikan perkara ini," ujar Hertuti.</p>
<p class="MsoNormal">Ia berharap majelis hakim menjatuhkan hukumanmaksimal kepada terdakwa, terlebih karena terdakwa disebut telah menyatakantidak ingin mengembalikan kerugian yang dialaminya.</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Olehkarena itu, saya berharap terdakwa ini mendapat hukuman maksimal, terlebih diatadi juga sudah menyatakan tidak ingin lagi mengembalikan kerugian saya,"tegasnya.</p>
<p class="MsoNormal"><br>&lrm;<b>Akui InvoiceFiktif</b></p>
<p class="MsoNormal"><b>&lrm;</b>Dalam persidangan sebelumnya, Gloria Anggriani BrSitepu mengaku bersalah atas perbuatannya. Perempuan berusia 41 tahun itu jugamengakui bahwa invoice yang diberikan kepada korban merupakan dokumen fiktifyang digunakan untuk meyakinkan Hertuti.</p>
<p class="MsoNormal">Pengakuan tersebut disampaikan terdakwa dihadapan majelis hakim yang diketuai Muhammad Shobirin. Gloria yang berdomisilidi Jalan Pintu Air IV, Medan Johor, mengakui bahwa invoice tersebut tidakmenggambarkan transaksi pembelian aspal sebagaimana yang disampaikan kepadakorban.</p>
<p class="MsoNormal"><br><b>Berawal dariKerja Sama Bisnis Aspal</b></p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkandakwaan Jaksa Penuntut Umum, perkara ini bermula pada 26 Juni 2023 ketikaterdakwa mengajak Hertuti Simbolon bekerja sama sebagai pemodal bisnispengadaan aspal. Pada 5 Juli 2023, korban mengirimkan uang sebesarRp214.500.000 untuk pembelian aspal ke rekening Bank Mandiri atas nama GloriaAnggriani Br Sitepu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya,pada 18 Juli 2023, terdakwa mengirimkan uang sebesar Rp96.800.000 kepada korbanyang disebut sebagai keuntungan. Sementara itu,sisa dana sebesar Rp165.000.000 disampaikan terdakwa akan diputar kembalisebagai modal pembelian 100 drum aspal.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Selama periode2023 hingga awal 2025, kerja sama pengadaan aspal tersebut disebut berjalanlancar. Korban masih menerima keuntungan secara rutin dari terdakwa, sehinggatidak banyak menimbulkan persoalan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, kondisi mulai berubah pada 17 Juni 2025.Korban mulai merasa curiga setelah tidak lagi menerima transfer dari terdakwa,meskipun waktu pengembalian modal dan keuntungan yang telah disepakati telahjatuh tempo.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tidak hanya belum menerima pengembalian modaldan keuntungan, terdakwa justru kembali meminta uang kepada korban. Permintaantersebut disebut terus berlangsung hingga 9 Agustus 2025.</p>
<p class="MsoNormal"><br>&lrm;<b>TelusuriInvoice dan Temukan Dugaan Transaksi Fiktif</b></p>
<p class="MsoNormal"><b>&lrm;</b>Merasa curiga, Hertuti kemudian menelusuriperusahaan-perusahaan pembeli aspal yang tercantum dalam invoice yangdikirimkan terdakwa. Dari penelusuran tersebut, korban mengaku terkejutsetelah mengetahui bahwa perusahaan-perusahaan yang tercantum dalam invoicetersebut tidak pernah memesan maupun membeli aspal dari terdakwa pada periodetransaksi sebagaimana tertulis dalam dokumen.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Berdasarkanperhitungan korban terhadap barang bukti berupa invoice yang diduga palsu,total kerugian yang dialaminya mencapai Rp6.392.540.000.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Atas kejadian tersebut, Hertuti Simbolonmelaporkan Gloria Anggriani Br Sitepu ke Polrestabes Medan untuk diprosessesuai hukum yang berlaku.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Perkaratersebut kini memasuki tahap pembacaan tuntutan, dengan agenda persidanganselanjutnya menunggu penetapan majelis hakim.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_9885_Terdakwa-Penggelapan-Rp6-3-Miliar-Dituntut-3-5-Tahun--Korban-Minta-Hakim-Konsisten.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28852/terdakwa-penggelapan-rp63-miliar-dituntut-35-tahun-korban-minta-hakim-konsisten/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PGN Tingkatkan Layanan Gas Bumi, Gempita GasKita Hadir di Tasbi 1 Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 10:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PGN Tingkatkan Layanan Gas Bumi, Gempita GasKita Hadir di Tasbi 1 Medan]]></title>
            <description><![CDATA[PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Area Medan terus memperluas pengelan produk dan layanan GasKita kepada masyarakat Medan. Salah satunya melalui kegiatan Gempita GasKita yang dilaksanakan di Perumahan Taman Set]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Area Medan terus memperluas pengelan produk dan layanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GasKita/" target="_blank">GasKita</a> kepada masyarakat Medan. Salah satunya melalui kegiatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gempita/" target="_blank">Gempita</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GasKita/" target="_blank">GasKita</a> yang dilaksanakan di Perumahan Taman Setia Budi Indah (Tasbi) 1, Medan.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi salah satu upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> memperkuat hubungan baik dengan masyarajat, sekaligus meningkagkan edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi yang praktis serta aman untuk kebutuhan rumah tangga.</p>
<p>Melalui sosialisasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> memberikan informasi mengenai GasKita, mulai dari manfaat penggunaan gas bumi, layanan yang tersedia, hingga proses untuk menjadi pelanggan. Pada kesempatan yang sama, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> mengedukasi masyarakat mengenai aspek keselamatan penggunaan gas bumi sebagai bagian penting dalam pemanfaatan energi di lingkungan rumah tangga.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> Area Medan terus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai manfaat gas bumi dan pentingnya aspek keselamatan dalam penggunaannya," ujar Area Head <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> Medan, Agus Kurniawan, Kamis (17/9/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gempita/" target="_blank">Gempita</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GasKita/" target="_blank">GasKita</a> digelar secara interaktif melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari senam bersama, sosialisasi dan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian doorprize. Rangkaian kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari warga yang hadir dan menjadi ruang interaksi langsung antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> dengan masyarakat.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> Area Medan berkomitmen untuk terus memperluas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran layanan gas bumi juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan energi sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan GasKita, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_8605_PGN-Tingkatkan-Layanan-Gas-Bumi--Gempita-GasKita-Hadir-di-Tasbi-1-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/28851/pgn-tingkatkan-layanan-gas-bumi-gempita-gaskita-hadir-di-tasbi-1-medan/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>