<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2026 13:27:41 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 12:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jemput Bola ke Rumah Warga, PGN Area Medan Pastikan Saluran Gas 17.000 Pelanggan Aman dari Risiko]]></title>
            <description><![CDATA[PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Subholding Gas Pertamina Area Medan memperkuat komitmen pelayanan melalui kegiatan inspeksi teknis dan sosialisasi keselamatan gas bumi secara langsung dari rumah ke rumah atau doorto]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Subholding Gas Pertamina Area Medan memperkuat komitmen pelayanan melalui kegiatan inspeksi teknis dan sosialisasi keselamatan gas bumi secara langsung dari rumah ke rumah atau door-to-door di Kota Medan dan sekitarnya.</p>
<p>Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan lebih dari 17.000 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelanggan/" target="_blank">pelanggan</a> di wilayah Medan mendapatkan suplai energi yang aman, nyaman, dan andal.</p>
<p>Melalui kunjungan langsung tersebut, tim teknis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> melakukan serangkaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemeriksaan-ketat/" target="_blank">pemeriksaan ketat</a> yang meliputi pengecekan instalasi perpipaan, deteksi dini potensi kebocoran gas, serta identifikasi kondisi teknis yang dapat memengaruhi keselamatan pengguna.</p>
<p>Pemeriksaan ini diprioritaskan pada jaringan instalasi yang telah digunakan dalam jangka waktu tertentu atau yang memerlukan perhatian teknis lebih lanjut.</p>
<p>Area Head <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> Area Medan, Agus Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata prioritas perusahaan terhadap aspek keselamatan sekaligus peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> senantiasa memastikan gas bumi tersalurkan dengan andal serta memberikan rasa aman dan nyaman. Melalui inspeksi langsung ini, kami hadir lebih dekat untuk mendengarkan kebutuhan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelanggan/" target="_blank">pelanggan</a> sekaligus melakukan pencegahan dini terhadap potensi risiko pada instalasi gas bumi," ujar Agus dalam keterangannya.</p>
<p>Selain memeriksa kondisi fisik instalasi, petugas juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai penggunaan gas bumi yang aman, pentingnya merawat instalasi, serta langkah darurat yang harus diambil saat mencium bau gas.</p>
<p>Setiap hasil temuan di lapangan langsung dijadikan bahan evaluasi agar potensi gangguan dapat ditangani secara tepat dan cepat.</p>
<p>Sejalan dengan kegiatan ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> Area Medan mengimbau para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelanggan/" target="_blank">pelanggan</a> agar tidak melakukan perubahan atau modifikasi instalasi gas bumi secara mandiri. Pelanggan juga diminta untuk segera melapor jika menemukan kondisi tidak normal melalui Pertamina Contact Center 135 agar mendapatkan bantuan teknis dengan cepat.</p>
<p>Melalui aksi jemput bola ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PGN/" target="_blank">PGN</a> berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan penggunaan energi rumah tangga semakin meningkat dan kepercayaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelanggan/" target="_blank">pelanggan</a> terus terjaga.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_7991_Jemput-Bola-ke-Rumah-Warga--PGN-Area-Medan-Pastikan-Saluran-Gas-17-000-Pelanggan-Aman-dari-Risiko.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/29624/jemput-bola-ke-rumah-warga-pgn-area-medan-pastikan-saluran-gas-17000-pelanggan-aman-dari-risiko/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 09:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia meninjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, menyoroti kondisi bangunan serta mengevaluasi pelayanan publik dan ASN.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>NIAS SELATAN</b> :Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyoroti kondisi bangunan Kantor Camat dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Puskesmas-Idanotae/" target="_blank">Puskesmas Idanotae</a> yang dinilai kurang memadai saat melakukan peninjauan langsung ke dua fasilitas pelayanan publik tersebut, Selasa (20/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Kunjungan itu dilakukan untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana pemerintahan serta pelayanan kesehatan, sekaligus memantau kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Idanotae.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam peninjauan tersebut, Sokhiatulo menemukan sejumlah kondisi fisik bangunan yang membutuhkan perhatian dan pembenahan agar tidak menghambat aktivitas aparatur maupun pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Penilaian langsung di lapangan ini ditujukan untuk menginventarisasi tingkat kerusakan sarana dan prasarana penunjang kerja di kedua instansi tersebut," kata Sokhiatulo saat dikonfirmasi Kitakininews.co.id, Rabu (21/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pemantauan langsung menjadi bagian dari langkah evaluasi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam mengidentifikasi kebutuhan perbaikan fasilitas pelayanan publik, khususnya di tingkat kecamatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, kondisi bangunan dan kelengkapan sarana pendukung perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kenyamanan pegawai serta kelancaran pelayanan administrasi pemerintahan dan kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Hasil peninjauan diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut terhadap kondisi bangunan dan sarana pendukung operasional kedua instansi," terang Sokhiatulo.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bupati menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur pelayanan publik agar aparatur dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, fasilitas kerja yang layak merupakan salah satu faktor pendukung dalam menciptakan pelayanan yang efektif, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Dengan fasilitas yang memadai, pelayanan administrasi pemerintahan maupun pelayanan kesehatan kepada masyarakat di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kecamatan-Idanotae/" target="_blank">Kecamatan Idanotae</a> diharapkan dapat berjalan lebih optimal," ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain memeriksa kondisi fisik bangunan, Sokhiatulo juga memantau kedisiplinan ASN sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam kunjungan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bupati-Nias-Selatan/" target="_blank">Bupati Nias Selatan</a> didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Sekretaris Dinas PUTR, Camat Idanotae, Kepala Puskesmas Idanotae, serta jajaran staf kantor kecamatan dan puskesmas.</p>
<p>Hasil pemantauan lapangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam memetakan kebutuhan perbaikan bangunan dan sarana pendukung pelayanan di Kecamatan Idanotae.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_3554_Bupati-Sokhiatulo-Laia-Tinjau-Kantor-Camat-dan-Puskesmas-Idanotae--Soroti-Kondisi-Bangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29623/bupati-sokhiatulo-laia-tinjau-kantor-camat-dan-puskesmas-idanotae-soroti-kondisi-bangunan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KemenPPPA dan YAFSI Hadirkan Pos SAPA di Langkat untuk Perlindungan Pascabencana</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 09:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KemenPPPA dan YAFSI Hadirkan Pos SAPA di Langkat untuk Perlindungan Pascabencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Langkat resmi mengaktivasi Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Langkat/" target="_blank">Langkat</a> resmi mengaktivasi Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.</p>
<p>Layanan perlindungan pascabencana yang berlangsung pada 20 hingga 21 Oktober 2026 ini dikelola langsung oleh Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) sebagai lembaga pelaksana Swakelola Tipe III.</p>
<p>Aktivasi Pos SAPA merupakan bagian dari langkah strategis untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.</p>
<p>Kehadiran pos ini bertujuan memastikan setiap perempuan dan anak yang terdampak bencana tetap mendapatkan akses layanan perlindungan yang aman, mudah dijangkau, terintegrasi, serta berkelanjutan tanpa harus mendirikan bangunan fisik yang baru.</p>
<p>Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi strategis yang melibatkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2A) Kabupaten Langkat, Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara, YAFSI, pemerintah kecamatan setempat, serta perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KemenPPPA/" target="_blank">KemenPPPA</a> RI guna menyelaraskan rencana kerja dan pembagian peran. Setelah itu, rombongan meninjau langsung kesiapan fasilitas RPTRA Gebang agar memenuhi standar ruang yang aman, inklusif, ramah anak, serta menjaga privasi korban.</p>
<p>Sebagai penguatan kapasitas, kegiatan ditutup dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petugas dan relawan Pos SAPA di aula Kantor DP2KBP2A Kabupaten Langkat. Peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, aktivis, dan pemerhati anak dibekali keahlian seputar manajemen kasus, layanan pengaduan, asesmen awal, hingga mekanisme rujukan yang tepat.</p>
<p>Selama periode operasional Oktober hingga Desember 2026, Pos SAPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Langkat/" target="_blank">Langkat</a> menyediakan berbagai layanan terpadu, mulai dari pusat informasi dan pengaduan, asesmen kebutuhan perlindungan, pendampingan korban kekerasan, dukungan psikososial, hingga aktivitas ramah anak seperti pojok baca dan kegiatan kreatif. Pos ini dirancang sebagai simpul rujukan utama agar korban dapat memperoleh penanganan secara cepat.</p>
<p>Ketua YAFSI, Badriyah, menyambut baik kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk mengelola Pos SAPA di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Langkat/" target="_blank">Langkat</a> serta mengapresiasi sinergi yang terjalin erat dengan Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Langkat/" target="_blank">Langkat</a> demi keberlanjutan layanan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Analis Anggaran Ahli Muda selaku perwakilan Sekretariat Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KemenPPPA/" target="_blank">KemenPPPA</a> RI, Bayu Harie Nugroho, turut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini dan berpesan agar para petugas senantiasa mengedepankan kepentingan terbaik anak serta kerahasiaan korban.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas DP2KBP2A Kabupaten Langkat, H. Supardi, S.Kp., M.K.M., mewakili Kepala Dinas Indri Nugraheni, S.E., M.M., Akt., menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam berkolaborasi demi mewujudkan perlindungan optimal bagi perempuan dan anak di Kabupaten Langkat.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_8847_KemenPPPA-dan-YAFSI-Hadirkan-Pos-SAPA-di-Langkat-untuk-Perlindungan-Pascabencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29622/kemenpppa-dan-yafsi-hadirkan-pos-sapa-di-langkat-untuk-perlindungan-pascabencana/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPU Tinjau KEK Sei Mangkei, Ingatkan Pengelola Jaga Tarif Wajar dan Persaingan Sehat</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPU Tinjau KEK Sei Mangkei, Ingatkan Pengelola Jaga Tarif Wajar dan Persaingan Sehat]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menegaskan pentingnya penerapan tarif layanan yang wajar serta iklim persaingan usaha yang sehat bagi para pelaku industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menegaskan pentingnya penerapan tarif layanan yang wajar serta iklim persaingan usaha yang sehat bagi para pelaku industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan Anggota Komisioner KPPU, Muhammad Fanshurullah Asa, saat memimpin kunjungan kerja dan diskusi bersama PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) serta PT Pertagas Niaga di KEK Sei Mangkei. Rombongan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> yang turut didampingi Kepala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> Kanwil I, Ridho Pamungkas, disambut langsung oleh jajaran manajemen KINRA dan perwakilan Pertagas Niaga guna membahas perkembangan pengelolaan kawasan serta pemanfaatan energi gas bumi.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa KEK <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sei-Mangkei/" target="_blank">Sei Mangkei</a> saat ini telah menaungi 12 tenant yang beroperasi aktif. Kebutuhan gas bumi di kawasan industri ini mengalami peningkatan dari 5,5 juta kaki kubik per hari pada 2025 menjadi 8,8 juta kaki kubik per hari pada triwulan pertama 2026, dari total kapasitas terpasang yang mencapai 75 juta kaki kubik per hari. Selain itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> juga mendalami progres pembangunan infrastruktur energi strategis, termasuk proyek pipa transmisi gas bumi ruas Dumai&ndash;<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sei-Mangkei/" target="_blank">Sei Mangkei</a> untuk mendongkrak efisiensi industri.</p>
<p>Menyoroti aspek persaingan usaha, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> mengingatkan PT KINRA selaku pengelola kawasan agar tidak menyalahgunakan posisi dominannya dalam menetapkan tarif layanan dasar, seperti listrik, air bersih, dan fasilitas pendukung lainnya. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> menekankan bahwa penetapan tarif wajib dilakukan secara transparan, wajar, serta berdasarkan struktur biaya yang akuntabel agar tidak membebani para pelaku usaha di dalam kawasan.</p>
<p>Lebih lanjut, lembaga pengawas persaingan usaha ini juga menekankan pentingnya pemberian akses layanan yang objektif dan non-diskriminatif bagi seluruh tenant. Kebijakan ini dinilai krusial agar biaya operasional fasilitas kawasan tidak menjadi hambatan bagi dunia usaha dalam memperkuat daya saing dan mengembangkan ekspansi bisnisnya di Sumatera Utara.</p>
<p>Melalui kunjungan ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> mendorong agar sinergi antara pengembangan infrastruktur energi dan tata kelola kawasan industri dapat berjalan beriringan. Langkah pengawasan preventif tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan serta memperkokoh posisi KEK <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sei-Mangkei/" target="_blank">Sei Mangkei</a> sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat regional.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_7107_KPPU-Tinjau-KEK-Sei-Mangkei--Ingatkan-Pengelola-Jaga-Tarif-Wajar-dan-Persaingan-Sehat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/29620/kppu-tinjau-kek-sei-mangkei-ingatkan-pengelola-jaga-tarif-wajar-dan-persaingan-sehat/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengurangan TKD ke Sumut, Rahmansyah Sibarani Dorong dan Dukung Pemprovsu Lakukan Komunikasi dan Lobi ke Pusat</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 07:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengurangan TKD ke Sumut, Rahmansyah Sibarani Dorong dan Dukung Pemprovsu Lakukan Komunikasi dan Lobi ke Pusat]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) Rahmansyah Sibarani SH MH, sangat sepakat dengan penyampaian beberapa anggota DPRD Provinsi Sumut lainnya, yakni mendorong sekaligus mendukung Pemerintah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rahmansyah/" target="_blank">Rahmansyah</a> Sibarani SH MH, sangat sepakat dengan penyampaian beberapa anggota DPRD Provinsi Sumut lainnya, yakni mendorong sekaligus mendukung Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) untuk melakukan komunikasi dan melobi pemerintah pusat, tentunya diantaranya ke Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri agar Pemerintah Pusat tidak mengurangi dan memberikan penuh Transfer ke Daerah (TKD) kepada Pemprovsu.</p>
<p>Sebab saat ini Pemprovsu masih dalam proses masa pemulihan kawasan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor, yang tentunya memerlukan anggaran.</p>
<p>"Kita sangat meyakini hal itu pasti telah dilakukan oleh Pemprovsu dalam hal ini Gubernur Sumut (Pak Bobby Afif Nasution)," ucap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rahmansyah/" target="_blank">Rahmansyah</a> kepada wartawan di ruang kerjanya, gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (21/10/2026) malam, menyikapi pengurangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> ditengah keterbatasan anggaran daerah ditengah kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, peningkatan fasilitas kesehatan dan rehabilitasi sekolah.</p>
<p>Tokoh Pemuda Sumut yang juga Ketua Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> DPRD Provinsi Sumut ini menilai, komunikasi sekaligus lobi ke pemerintah pusat perlu dilakukan mengingat, Provinsi Sumut masih memerlukan anggaran untuk pembangunan dan pemulihan Daerah yang terdampak bencana.</p>
<p>Namun demikian, bila komunikasi dan lobi itu tidak membuahkan hasil, Mantan Pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> ini, menyarankan Pemprovsu untuk melakukan penjajakan pinjaman dengan mengikuti aturan dan peraturan yang ada, termasuk mengajukan pinjaman diantaranya melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan memenuhi kebutuhan mendasar rakyat Sumut.</p>
<p>"Pinjaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> ini bukanlah hal tabu ataupun momok yang menakutkan, namun sebuah program pemerintah untuk mendukung pembangunan di daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota di Tanah Air ini. Banyak daerah yang melakukan pinjaman tersebut, dan tentunya segala upaya harus dilakukan untuk pengembalian pinjaman secara dicicil itu," jelasnya seraya menambahkan meskipun kita mengetahui akan ada pemotongan melalui mekanisme yang telah ditentukan sesuai regulasi, apabila tidak dicicil.</p>
<p>Wakil rakyat dari Dapil Sumut IX meliputi kawasan Tapanuli Raya ini juga menekankan, bahwa pinjaman ke PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> ini merupakan Win-win Solution bagi Pemprovsu untuk mengejar pembangunan tahu 2027 mendatang.</p>
<p>"Dan ini adalah kepentingan pembangunan yang nantinya dinikmati rakyat Sumatera Utara. Bukan hal yang tabu apalagi momok yang menakutkan," tegas wakil rakyat yang kampung halamannya terkena bencana banjir bandang yang lalu.</p>
<p>Lebih lanjut Bendahara Pimpinan Wilayah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapak-Suci/" target="_blank">Tapak Suci</a> Putra <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Muhammadiyah/" target="_blank">Muhammadiyah</a> Provinsi Sumut ini, menilai bahwa pengurangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> berpotensi menghambat sejumlah program pembangunan yang telah dirancang oleh Pemprovsu, yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.</p>
<p>"Penurunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> ini sebenarnya sangat melukai hati masyarakat Sumatera Utara. Karena masih banyak program yang perlu mendapat perhatian, terutama yang menyentuh langsung kepada kehidupan rakyat. Dengan berkurangnya anggaran, tentu ada pembangunan yang berpotensi terkendala," pungkas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rahmansyah/" target="_blank">Rahmansyah</a> yang juga Ketua Umum Pimpinan Wilayah Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Muhammadiyah/" target="_blank">Muhammadiyah</a> (PW. FOKAL IMM) Sumut ini. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_7135_Pengurangan-TKD-ke-Sumut--Rahmansyah-Sibarani-Dorong-dan-Dukung-Pemprovsu-Lakukan-Komunikasi-dan-Lobi-ke-Pusat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29618/pengurangan-tkd-ke-sumut-rahmansyah-sibarani-dorong-dan-dukung-pemprovsu-lakukan-komunikasi-dan-lobi-ke-pusat/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">XLSMART Resmikan XL Center H Bastari di Palembang, Perkuat Layanan Pelanggan dan Jaringan 4G-5G</guid>
            <pubDate>Thu, 22 Oct 2026 06:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[XLSMART Resmikan XL Center H Bastari di Palembang, Perkuat Layanan Pelanggan dan Jaringan 4G-5G]]></title>
            <description><![CDATA[PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan di Palembang, Sumatera Selatan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui peresmian XL Center H Bastari]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan di Palembang, Sumatera Selatan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui peresmian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> H Bastari yang resmi beroperasi sebagai titik layanan ke-121 secara nasional pada 14 Oktober 2026.</p>
<p>Kehadiran pusat layanan baru ini tidak hanya melengkapi ekosistem layanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> di Palembang, tetapi juga berjalan beriringan dengan penguatan jaringan 4G dan perluasan cakupan 5G guna memenuhi kebutuhan konektivitas digital masyarakat yang terus meningkat.</p>
<p>SVP Direct Channel XLSMART, Rochelle Camasosa, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir lebih dekat dengan pelanggan.</p>
<p>"Bagi XLSMART, menghadirkan pengalaman pelanggan yang positif berarti memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang mudah, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> H Bastari merupakan bagian dari upaya kami untuk semakin dekat dengan pelanggan, memberikan kemudahan informasi, serta membangun hubungan jangka panjang yang dilandasi kepercayaan," ujar Rochelle melalui keterangan resminya, dikutip Kamis (22/10/2026).</p>
<p>Melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> H Bastari, para pengguna dari berbagai lini merek di bawah naungan XLSMART, mulai dari XL, XL PRIORITAS, AXIS, hingga SMARTFREN, dapat mengakses beragam layanan komprehensif. Mulai dari informasi produk, konsultasi paket internet, penanganan kartu dan konektivitas, hingga pendaftaran layanan internet rumah XL HOME.</p>
<p>Peresmian kantor layanan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen puncak XLSMART, di antaranya SVP Direct Channel Rochelle Camasosa, SVP Mobile Sales Southern Sumatra Desy Sari Dewi, GM Direct Channel South Sumatra Harry Akbar, dan GM Mobile Sales Sumatra Selatan Aldian Garibaldy. Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, rangkaian acara peresmian juga diisi dengan kegiatan pemotongan tumpeng, pembagian sembako, ramah tamah, pemberian cendera mata kepada mitra retail outlet dan pelanggan, serta santunan bagi anak-anak dari Yayasan Yatim Nusantara.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> H Bastari menjadi bagian dari peta jalan pengembangan layanan fisik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> di Kota Palembang. Sebelumnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> Angkatan 45 telah beroperasi, sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> Sukabangun sudah memasuki tahap uji coba peluncuran. Ke depan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> berencana membuka tiga lokasi tambahan di Jalan RE Martadinata, M Isa, dan Badarudin. Secara keseluruhan, perusahaan menargetkan penambahan sepuluh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XL-Center/" target="_blank">XL Center</a> baru di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Palembang/" target="_blank">Palembang</a> dan Banyuasin dengan total sebelas titik layanan di kedua wilayah tersebut untuk mengantisipasi pertumbuhan aktivitas digital yang pesat.</p>
<p>Sebagai pusat ekonomi dan bisnis di Sumatera Selatan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Palembang/" target="_blank">Palembang</a> menunjukkan lonjakan kebutuhan data yang tinggi dari sektor perdagangan, UMKM, pendidikan, hingga ekonomi kreatif. Untuk menopang aktivitas tersebut, infrastruktur jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> di kota ini telah didukung oleh lebih dari 2.400 BTS, yang mencakup lebih dari 650 BTS 5G dan lebih dari 1.300 BTS 4G.</p>
<p>SVP Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi, menambahkan bahwa perusahaan berfokus menghadirkan konektivitas yang andal bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.</p>
<p>"Kami ingin memastikan masyarakat dan pelaku usaha tidak hanya mendapatkan konektivitas yang cepat dan stabil, tetapi juga kemudahan akses layanan untuk mendukung komunikasi, pembelajaran, produktivitas, hingga pengembangan usaha," jelas Desy.</p>
<p>Komitmen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> terhadap kepemimpinan jaringan kian diperkuat dengan pencapaian gemilang dalam ajang Ookla Speedtest Awards H1 2026. XL berhasil memborong empat penghargaan sekaligus, yakni sebagai jaringan seluler terbaik di Indonesia, jaringan 5G terbaik di Indonesia, 5G tercepat di Indonesia, serta penyedia pengalaman video 5G terbaik di Indonesia.</p>
<p>Secara nasional, jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> kini ditopang oleh lebih dari 265 ribu BTS yang melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Cakupan jaringan 5G sendiri telah merambah lebih dari 70 kota dan kabupaten, yang dioptimalkan melalui pemanfaatan spektrum 700 MHz untuk jangkauan luas serta spektrum 2,6 GHz untuk kapasitas trafik data tinggi.</p>
<p>Melalui sinergi teknologi, perluasan titik layanan fisik, dan inovasi tanpa henti, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/XLSMART/" target="_blank">XLSMART</a> terus memperkuat visinya untuk menjadi operator telekomunikasi pilihan utama yang paling dicintai oleh pelanggan atau sebagai perusahaan yang paling dicintai oleh para pelanggannya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_1266_XLSMART-Resmikan-XL-Center-H-Bastari-di-Palembang--Perkuat-Layanan-Pelanggan-dan-Jaringan-4G-5G.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/29619/xlsmart-resmikan-xl-center-h-bastari-di-palembang-perkuat-layanan-pelanggan-dan-jaringan-4g5g/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persiapan Porprov Sumut On The Track</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 23:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persiapan Porprov Sumut On The Track]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumatera Utara memastikan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026 berjalan sesuai rencana atau On the Track. Pemprov bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumatera Utara memastikan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026 berjalan sesuai rencana atau <i>On the Track. </i></p>
<p>Pemprov bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut juga terus mengupayakan seluruh kabupaten/kota dapat berpartisipasi dalam ajang tersebut.</p>
<p>Kadispora Sumut M Mahfullah Pratama Daulay mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi dalam persiapan Porprov kali ini adalah kesiapan peserta dari sejumlah kabupaten/kota.</p>
<p>Beberapa daerah masih terkendala anggaran karena Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 belum final. Meski demikian, Pemprovsu masih memberikan kesempatan kepada daerah untuk menyelesaikan proses tersebut.</p>
<p>&quot;Banyak kabupaten/kota yang menganggarkan kegiatan ini di P-APBD dan beberapa di antaranya belum final P-APBD, jadi terkendala di situ, tetapi semua masih dinamis, kita akan tetap tunggu daerah yang belum selesai P-APBD-nya,&quot; kata Mahfullah.</p>
<p>Mahfullah yang akrab disapa Ipung menjelaskan, Pemprovsu bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KONI/" target="_blank">KONI</a> terus berupaya agar seluruh kabupaten/kota dapat mengikuti Porprov. Keikutsertaan seluruh daerah dinilai penting untuk menjaring potensi atlet hingga ke pelosok Sumut.</p>
<p>&quot;Pak Gubernur sudah menekankan kepada kami agar sebisa mungkin seluruh daerah ikut, jadi talenta-talenta yang ada di daerah bahkan di pelosok bisa terdeteksi, selain itu juga menggairahkan kompetisi di seluruh daerah,&quot; kata Ipung.</p>
<p>Sementara itu, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KONI/" target="_blank">KONI</a> Sumut Hatunggal Siregar mengatakan, hingga saat ini sekitar 3.700 atlet dan 1.600 ofisial telah terdaftar untuk mengikuti Porprov Sumut. Namun, jumlah tersebut masih dinamis karena beberapa kabupaten/kota belum memastikan keikutsertaannya.</p>
<p>&quot;Itu tadi, terkait kesiapan anggaran walau khusus untuk atlet kita itu 50:50 daerah dan provinsi, tetapi tentu kita harapkan semua ikut sesuai arah Pak Gubernur, bahkan beliau memesankan kepada saya kalau perlu jemput ke daerah,&quot; terang Hatunggal.</p>
<p>Terkait kesiapan penyelenggaraan, Hatunggal memastikan secara umum persiapan berjalan sesuai rencana. Venue pertandingan juga telah dipersiapkan, sehingga tidak diperkirakan ada perubahan besar terkait pelaksanaan pertandingan.</p>
<p>Namun, jadwal pelaksanaan Porprov Sumut masih berpotensi mengalami penyesuaian. Semula Porprov dijadwalkan berlangsung pada 7&ndash;15 November 2026, tetapi pelaksanaannya kemungkinan mundur satu hingga dua minggu untuk mengakomodasi kesiapan peserta dari kabupaten/kota.</p>
<p>&quot;Kalau persiapan pertandingan, venue sudah sesuai dengan rencana, tetapi itu tadi, kepesertaan terkendala di P-APBD dan mungkin kita akan mengundur pelaksanaannya dari yang awalnya 7-15 November, kita tarik satu atau dua minggu, kita akan umumkan nanti,&quot; kata Hatunggal. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_5706_Persiapan-Porprov-Sumut-On-The-Track.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29616/persiapan-porprov-sumut-on-the-track/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sofyan Tan Bandingkan Budaya Bersih Singapura, Jepang dan Indonesia</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 23:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sofyan Tan Bandingkan Budaya Bersih Singapura, Jepang dan Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Sofyan Tan membandingkan budaya kebersihan Singapura, Jepang dan Indonesia dalam kegiatan BRIN di Medan. Ia mengajak warga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat Indonesia dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia membandingkan budaya kebersihan di Singapura yang didukung ketegasan sanksi dengan Jepang yang menanamkan kedisiplinan sejak usia dini.</p>
<p><p class="isSelectedEnd">Menurut Sofyan Tan, persoalan sampah di Indonesia bukan semata-mata karena kurangnya aturan, melainkan juga lemahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan tanpa harus diawasi atau diancam hukuman.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Berbeda dengan Indonesia, Tuhan pun dia enggak takut,&quot; ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> saat menjadi pembicara dalam kegiatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Badan-Riset-dan-Inovasi-Nasional/" target="_blank">Badan Riset dan Inovasi Nasional</a> (BRIN) berkolaborasi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> bertema Pemanfaatan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Hotel Le Polonia, Medan, Rabu (21/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menjelaskan, masyarakat Singapura dikenal disiplin menjaga kebersihan karena penerapan aturan dan ancaman denda terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara di Jepang, kebiasaan hidup bersih dibentuk melalui pendidikan dan pembiasaan sejak anak-anak. Masyarakat diajarkan memahami dampak lingkungan kotor terhadap kesehatan sehingga kebersihan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Jadi, beda satu karena takut dihukum, yang satu karena memang kesadaran,&quot; katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menilai Indonesia perlu membangun budaya kebersihan yang tidak semata-mata bergantung pada ancaman sanksi. Kesadaran menjaga lingkungan seharusnya tumbuh dari tanggung jawab pribadi, keluarga, dan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bahkan, menurutnya, ajaran agama yang menempatkan kebersihan sebagai bagian dari iman semestinya menjadi landasan untuk tidak membuang sampah sembarangan.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> turut menyinggung aturan kebersihan di Kota Medan yang memungkinkan pemberian sanksi terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, ia menyindir lemahnya keteladanan apabila pihak yang seharusnya menegakkan aturan justru melakukan pelanggaran serupa.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, persoalan sampah tidak cukup diselesaikan melalui larangan, imbauan, ataupun penerapan denda. Hal yang lebih penting adalah mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah sebagai sesuatu yang tidak lagi berguna.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Bagi kita, sampah itu adalah sesuatu yang belum termanfaatkan dengan baik. Kalau benda itu termanfaatkan dengan baik, dia bukan sampah,&quot; ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengajak masyarakat memulai pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga dengan memilah sampah organik dan anorganik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sisa makanan, kulit buah, serta sayuran dapat diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanah. Sementara sampah plastik perlu dipilah dan dikelola secara tepat agar tidak mencemari tanah maupun perairan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk kompos dapat membantu keluarga mengembangkan tanaman sayuran di pekarangan rumah sekaligus mengurangi pengeluaran kebutuhan pangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dilakukan secara konsisten.</p>
<p class="isSelectedEnd">Untuk menggambarkan manfaat tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> membagikan pengalamannya mendampingi sekitar 1.000 petani kopi di kawasan Tapanuli dan Gayo dalam mengembangkan pertanian organik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Para petani, katanya, didorong memanfaatkan bahan organik, termasuk kotoran sapi, untuk menghasilkan pupuk sendiri sehingga ketergantungan terhadap pupuk yang dibeli dapat dikurangi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Melalui program Kopi Orang Utan, hasil panen petani juga dipasarkan ke luar negeri dengan dukungan sertifikasi organik internasional.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Sofyan Tan, program tersebut membantu petani memperoleh nilai jual kopi yang lebih baik sekaligus mendukung upaya konservasi orang utan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pengalaman itu, katanya, menunjukkan bahwa bahan organik yang sebelumnya dianggap limbah dapat diolah menjadi sumber daya produktif yang mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kegiatan kolaborasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BRIN/" target="_blank">BRIN</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> tersebut turut menghadirkan Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ahli Muda BRIN, Faizinal Abidin, S.T., M.T., sebagai narasumber.</p>
<p>Hadir pula Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto, Lisnawati Ginting, dan Pandapotan Tamba.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_521_Sofyan-Tan-Bandingkan-Budaya-Bersih-Singapura--Jepang-dan-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29617/sofyan-tan-bandingkan-budaya-bersih-singapura-jepang-dan-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Cover 21 Ribu Lebih Pekerja Rentan Lewat BPJS Ketenagakerjaan</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 22:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Cover 21 Ribu Lebih Pekerja Rentan Lewat BPJS Ketenagakerjaan]]></title>
            <description><![CDATA[ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus berupaya untuk memperkuat komitmennya dalam memberikan jaminan sosial dan perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.Selama tahun 2026, Dinas Ketenagakerjaan Sumut me]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus berupaya untuk memperkuat komitmennya dalam memberikan jaminan sosial dan perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.</p>
<p>Selama tahun 2026, Dinas Ketenagakerjaan Sumut mencatat telah memberikan perlindungan kepesertaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPJS/" target="_blank">BPJS</a> Ketenagakerjaan kepada 21.119 pekerja rentan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Illyan-Chandra/" target="_blank">Illyan Chandra</a> Simbolon, dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, di kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (16/10/2026).</p>
<p>"Pekerja rentan ini adalah pekerja yang tidak memiliki upah tetap dan jumlah penghasilannya jauh di bawah Upah minimum Kabupaten/Kota (UMK)," ujar Illyan.</p>
<p>Dikatakannya, kelompok pekerja rentan merupakan masyarakat pekerja di sektor informal yang tidak memiliki upah tetap dan berpenghasilan jauh di bawah (UMK).</p>
<p>Kelompok ini meliputi buruh tani, buruh nelayan, buruh peternakan, tukang bangunan, tukang kayu, hingga tukang cukur.</p>
<p>Selain itu, pekerja pelayanan masyarakat di rumah ibadah seperti imam masjid, guru mengaji, marbot, dan guru sekolah minggu juga masuk dalam kategori pekerja rentan yang patut dilindungi.</p>
<p>Untuk mengcover belasan ribu pekerja tersebut, Pemprovsu mengalokasikan anggaran dari dua sumber pembiayaan utama.</p>
<p>Dikatakan Illyan, sumber pertama berasal dari APBD Pemprovsu senilai Rp709,22 Juta, sedangkan sumber kedua dialokasikan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp3,49 Miliar lebih.</p>
<p>"Melalui pembiayaan ini, para pekerja rentan mendapatkan jaminan perlindungan yang mencakup program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPJS/" target="_blank">BPJS</a> Ketenagakerjaan," terangnya.</p>
<p>Adapun manfaat dari program jaminan ini untuk memberikan jaring pengaman ekonomi yang nyata bagi keluarga pekerja. Apabila peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, ahli waris berhak menerima klaim sebesar Rp70 Juta tanpa batasan waktu kepesertaan, ditambah bantuan beasiswa pendidikan untuk dua orang anak.</p>
<p>Sementara itu, untuk jaminan kematian biasa, klaim yang dapat dicairkan sebesar Rp42 Juta bagi peserta yang telah memenuhi masa kepesertaan minimal tiga bulan.</p>
<p>Guna memperluas jangkauan perlindungan, mengingat masih banyaknya jumlah pekerja rentan di Sumatera Utara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Disnaker/" target="_blank">Disnaker</a> Sumut saat ini tengah merancang skema pendanaan alternatif melalui kolaborasi lintas sektor, seperti dengan membentuk forum <i>Corporate Social Responsibility </i>(CSR) bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPJS/" target="_blank">BPJS</a> Ketenagakerjaan serta mengusulkan alokasi porsi khusus dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan swasta.</p>
<p>"Dengan beban masyarakat pekerja rentan kita yang masih banyak, saat ini kami akan membentuk forum CSR bekerjasama dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPJS/" target="_blank">BPJS</a> Ketenagakerjaan untuk bisa mengambil alternatif sumber pembiayaan dari swasta melalui CSR," tutur Illyan.</p>
<p>Terkait proses pendataan untuk pekerja rentan di Sumut, dijelaskan Illyan pihaknya melakukannya secara cermat melalui verifikasi berlapis.</p>
<p>Data awal bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 dan desil 2. Kemudian akan diverifikasi terlebih dahulu ke basis data <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPJS/" target="_blank">BPJS</a> Ketenagakerjaan dan dinas kabupaten/kota, sebelum disinkronkan dengan data kependudukan di Disdukcapil.</p>
<p>"Langkah ketat ini diambil untuk memastikan jaminan sosial tersebut benar-benar tepat sasaran dan menjangkau warga yang paling membutuhkan," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_650_Pemprovsu-Cover-21-Ribu-Lebih-Pekerja-Rentan-Lewat-BPJS-Ketenagakerjaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29615/pemprovsu-cover-21-ribu-lebih-pekerja-rentan-lewat-bpjs-ketenagakerjaan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapal MT Global 168 Bawa 2,6 Ton Narkoba, Salman Alfarisi Desak Jaringan Besar Dibongkar</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 22:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapal MT Global 168 Bawa 2,6 Ton Narkoba, Salman Alfarisi Desak Jaringan Besar Dibongkar]]></title>
            <description><![CDATA[Penangkapan kapal MT Global 168 yang diduga membawa Narkotika jenis Ketamin dan diamankan di Pelabuhan Belawan mendapat perhatian serius.Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H Salman Alfarisi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penangkapan kapal MT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Global/" target="_blank">Global</a> 168 yang diduga membawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis Ketamin dan diamankan di Pelabuhan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan/" target="_blank">Belawan</a> mendapat perhatian serius.</p>
<p>Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Salman-Alfarisi/" target="_blank">Salman Alfarisi</a> Lc MA mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk membongkar jaringan besar yang berada di balik upaya penyelundupan Narkoba.</p>
<p>Menurut Salman, pengungkapan kasus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> dalam jumlah besar bukan sekadar keberhasilan menangkap pelaku dan menyita barang bukti. Aparat harus menelusuri asal barang, jalur distribusi, pemilik muatan, hingga pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan.</p>
<p>"Ini bukan perkara kecil. Kita harus memastikan bahwa yang ditangkap bukan hanya orang-orang di lapangan, tetapi juga aktor utama yang mengendalikan bisnis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> ini. Jangan sampai kasusnya berhenti pada awak kapal dan barang bukti, sementara jaringan besarnya tetap beroperasi," ujar Salman kepada wartawan di Medan, Rabu (21/10/2026).</p>
<p>Ia juga mengapresiasi kerja aparat gabungan yang berhasil mengamankan kapal tersebut. Namun, keberhasilan penindakan harus diikuti penyelidikan menyeluruh agar Sumatera Utara tidak terus menjadi sasaran empuk jalur peredaran Narkotika.</p>
<p>Salman mengingatkan, peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Dampaknya tidak hanya merusak kesehatan dan kehidupan pengguna, tetapi juga berkaitan dengan meningkatnya persoalan sosial, kriminalitas, serta beban keluarga dan masyarakat.</p>
<p>"Setiap upaya penyelundupan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dalam jumlah besar harus dipandang sebagai ancaman terhadap keselamatan generasi kita. Jangan sampai arkoba masuk, beredar, lalu merusak anak-anak muda kita. Negara harus hadir dengan penegakan hukum yang tegas dan pencegahan yang serius," jelasnya.</p>
<p>Ia juga meminta aparat memperkuat pengawasan jalur laut dan pelabuhan, serta meningkatkan koordinasi lintas lembaga untuk menutup celah penyelundupan.</p>
<p>Menurutnya, luasnya wilayah perairan Indonesia tidak boleh menjadi alasan bagi jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> untuk leluasa menjalankan bisnisnya.</p>
<p>Selain penindakan, Salman menilai upaya pemberantasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> harus menyentuh sisi pencegahan melalui edukasi keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, dan penguatan program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkotika.</p>
<p>"Penindakan harus keras terhadap jaringan dan pengedar, sementara masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan harus mendapatkan penanganan yang tepat. Kita ingin Sumatera Utara benar-benar terlindungi dari ancaman Narkoba, bukan sekadar mencatat keberhasilan penangkapan." tutupnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_6380_Kapal-MT-Global-168-Bawa-2-6-Ton-Narkoba--Salman-Alfarisi-Desak-Jaringan-Besar-Dibongkar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29614/kapal-mt-global-168-bawa-26-ton-narkoba-salman-alfarisi-desak-jaringan-besar-dibongkar/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Vampir Lagi setelah 12 Tahun, Ciccio Manassero: Harus Tahan Ketawa</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Vampir Lagi setelah 12 Tahun, Ciccio Manassero: Harus Tahan Ketawa]]></title>
            <description><![CDATA[Ciccio Manassero sempat identik sebagai vampir dalam sinetron GantengGanteng Srigala. Kini setelah 12 tahun, sang aktor pun dapat peran yang sama, namun di film.Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), Ciccio Manassero memer]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> Manassero sempat identik sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vampir/" target="_blank">vampir</a> dalam sinetron Ganteng-Ganteng Srigala. Kini setelah 12 tahun, sang aktor pun dapat peran yang sama, namun di film.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> Manassero memerankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vampir/" target="_blank">vampir</a> bernama Nakula dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> terbaru Siti Si Vampir.</p>
<p>"Awalnya aku sempat mikir, &#039;Aduh, ini jadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/vampir/" target="_blank">vampir</a> lagi ya?&#039;," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> saat.</p>
<p>Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> mengaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a> yang dimainkannya kali ini menawarkan tantangan tersendiri.</p>
<p>"Walaupun aku sama-sama jadi vampir, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a> Nakula dengan karakterku di sinetron dulu benar-benar berbeda," tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, cerita <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut memiliki daya tarik tersendiri, terlebih setelah dirinya mengetahui bahwa Siti Si Vampir diadaptasi dari intellectual property (IP) orisinal Singapura yang juga dikemas dengan unsur komedi.</p>
<p>Selain itu, keterlibatan sutradara Rahabi Mandra menjadi salah satu hal yang membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> tertarik menerima tawaran tersebut.</p>
<p>Bagi Ciccio, tantangan terbesar justru bukan terletak pada bagaimana menghidupkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a> vampir, melainkan menjaga ekspresi wajah agar tetap serius di tengah situasi yang mengundang tawa.</p>
<p>Dia harus mempertahankan ekspresi datar atau stoic ketika berhadapan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a> Siti yang diperankan Satine Zaneta dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karakter/" target="_blank">karakter</a> Dudi yang dimainkan Ajil Ditto.</p>
<p>"Pengalaman barunya adalah harus tahan ketawa dan harus mukanya stoic terus sepanjang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> kalau lagi adegan mereka berdua. Itu susah sekali, susah banget," ungkap Ciccio.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> Siti Si Vampir diproduksi oleh Viddsee dan Bahagia Tanpa Drama, bekerja sama dengan AZ Films, Spectrum Film, serta PK Films. Film ini diproduseri Kenny Png dan Celerina Judisari.</p>
<p>Selain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ciccio/" target="_blank">Ciccio</a> Manassero, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut juga dibintangi Satine Zaneta, Ajil Ditto, Shania Gracia, Nugie, dan Kimberly Ryder.</p>
<p>Film Siti Si Vampir dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_4384_Jadi-Vampir-Lagi-setelah-12-Tahun--Ciccio-Manassero--Harus-Tahan-Ketawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29613/jadi-vampir-lagi-setelah-12-tahun-ciccio-manassero-harus-tahan-ketawa/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terlibat di Film Begu Ganjang, Randy Pangalila Jadi Dokter</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terlibat di Film Begu Ganjang, Randy Pangalila Jadi Dokter]]></title>
            <description><![CDATA[Begu ganjang, kisah horor yang identik dengan Sumatra Utara, khususnya suku Batak, diangkat menjadi film. Dan, aktor Randy Pangalila terlibat di sana.Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), Randy Pangalila kebagian karakter ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Begu ganjang, kisah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/horor/" target="_blank">horor</a> yang identik dengan Sumatra Utara, khususnya suku Batak, diangkat menjadi film. Dan, aktor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Randy/" target="_blank">Randy</a> Pangalila terlibat di sana.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Randy/" target="_blank">Randy</a> Pangalila kebagian karakter seorang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dokter/" target="_blank">dokter</a> bernama dr Tobi dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> itu.</p>
<p>Dan, dia mengaku ini kali pertama dirinya memerankan karakter sebagai seorang dokter.</p>
<p>"Nah, itu sih yang menurut aku tuh sangat-sangat menarik ya. Dan ya aku jadi terima sih projek ini," kata Randy.</p>
<p>Ceritanya, dr Tobi ini digambarkan sebagai sosok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dokter/" target="_blank">dokter</a> rasional yang skeptis terhadap hal-hal mistis dan meyakini bahwa segala fenomena supranatural selalu memiliki penjelasan ilmiah.</p>
<p>Namun, situasi berubah drastis ketika dr.Tobi dihadapkan langsung pada keanehan-keanehan di sebuah rumah sakit di Sumatra yang memaksanya meruntuhkan logika medisnya sendiri.</p>
<p>"Sampai akhirnya memaksa dia untuk mau enggak mau, suka atau tidak suka, ya dia melihat itu. Percaya atau tidak, ya as a doctor itu pasti akan bertentangan ya, karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dokter/" target="_blank">dokter</a> tetap harus bisa menjelaskan secara medis. Tetapi dia melihat sendiri," ujar Randy.</p>
<p>Artinya, karakternya di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut tak hanya sekadar mengenakan atribut medis, tetapi dia juga menjalani persiapan yang serius serta mendalam melalui serangkaian workshop khusus di sebuah rumah sakit di kawasan Ciputat.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Randy/" target="_blank">Randy</a> mengatakan, para pemain dibekali pengetahuan nyata mulai dari penanganan first aid, teknik RJP, hingga protokol standar penanganan pasien di IGD.</p>
<p>"Itu semua ada di dalam adegan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> ini," tutur Randy.</p>
<p>Oleh karena itu, dia menilai bahwa karakternya di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut begitu menantang. Sebab ada unsur medis yang juga dihadirkan dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> tersebut.</p>
<p>"Bukan cuma sekadar horornya, tetapi ini membawa unsur medisnya itu," kata Randy.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Begu-Ganjang/" target="_blank">Begu Ganjang</a> akan segera memasuki masa produksi.</p>
<p>Selain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Randy/" target="_blank">Randy</a> Pangalila, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> produksi Delapan Entertainment Studios itu juga dibintangi oleh Dwi Sasono, Omara Esteghlal, Alexandra Gottardo, hingga Mathias Muchus.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_3359_Terlibat-di-Film-Begu-Ganjang--Randy-Pangalila-Jadi-Dokter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29612/terlibat-di-film-begu-ganjang-randy-pangalila-jadi-dokter/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bantu Padamkan Karhutla, Zaskia Adya Mecca: Belum Tau Kapan akan Selesai</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bantu Padamkan Karhutla, Zaskia Adya Mecca: Belum Tau Kapan akan Selesai]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Zaskia Adya Mecca turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ia pun mengaku emosional melihat kondisi warga dan perjuangan relawan.Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), Zas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zaskia/" target="_blank">Zaskia</a> Adya Mecca turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ia pun mengaku emosional melihat kondisi warga dan perjuangan relawan.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zaskia/" target="_blank">Zaskia</a> Adya Mecca pun menumpahkan perasaannya dalam keterangan unggahan di akun Instagramnya.</p>
<p>"Maaf banget nangis mulu, selama ku turun ke lapangan kok ini rasanya paling emosional ya?!" katanya.</p>
<p>Dalam unggahannya itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zaskia/" target="_blank">Zaskia</a> menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung empat bulan tanpa kepastian kapan berakhir.</p>
<p>"4 bulan masih kaya begini dan belum tau kapan akan selesai," tambah Zaskia.</p>
<p>Sebagai seorang ibu, ia mengaku sulit membayangkan menjalani hidup di tengah situasi seperti tersebut.</p>
<p>"Ya Allah turunkan hujan, bantuan terbaikMU...," ungkap Zaskia.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Zaskia/" target="_blank">Zaskia</a> juga membagikan unggahan video bersama Rangkul Foundation yang memperlihatkan dirinya mengenakan rompi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> di lokasi penanganan karhutla.</p>
<p>Dalam keterangannya, ia menyoroti <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> mandiri yang sebenarnya juga korban, tetapi memilih bergerak membantu masyarakat lain.</p>
<p>Menurut Zaskia, para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> itu bahkan harus mengeluarkan uang sendiri seadanya agar bisa membeli bensin untuk menyalakan mesin pemadam. Ia mengutip pengakuan salah satu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> di lapangan.</p>
<p>"Yah kita patungan seadanya di kantong. Ada yang 5ribu, 15ribu, seadanya lah yang penting bisa bermanfaat jagain api ga semakin kemana2. Standby juga kita kalo ada yang kabarin api nyala, jam 3 subuh juga kami bergerak," pungkas Zaskia.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_4517_Bantu-Padamkan-Karhutla--Zaskia-Adya-Mecca--Belum-Tau-Kapan-akan-Selesai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29611/bantu-padamkan-karhutla-zaskia-adya-mecca-belum-tau-kapan-akan-selesai/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KMP Batumandi Terbakar Dekat Pelabuhan Merak, Penumpang Panik Selamatkan Diri, Kendaraan Hangus</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KMP Batumandi Terbakar Dekat Pelabuhan Merak, Penumpang Panik Selamatkan Diri, Kendaraan Hangus]]></title>
            <description><![CDATA[KMP Batumandi terbakar di dekat Pelabuhan Merak, penumpang menyelamatkan diri, kendaraan hangus, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki pihak berwenang.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KMP-Batumandi/" target="_blank">KMP Batumandi</a> Terbakar di Pelabuhan Merak, Penumpang Panik Selamatkan Diri, Kendaraan Hangus<p>Kebakaran hebat melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Asap hitam pekat membubung dari badan kapal ketika feri tersebut hendak bersandar, memicu kepanikan penumpang dan awak yang berada di dalamnya.</p>
<p>Insiden ini terjadi saat kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry itu tengah memasuki alur menuju Dermaga VI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pelabuhan-Merak/" target="_blank">Pelabuhan Merak</a> setelah berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Petugas darat dilaporkan melihat percikan api di bagian buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB, tepatnya di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.</p>
<p>Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Proses penyelamatan melibatkan petugas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>"ASDP mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi," kata Windy dalam keterangan resmi yang dikutip ANTARA.</p>
<p>Saat api membesar, penumpang berupaya menyelamatkan diri menuju bagian kapal yang lebih aman. Sebagian harus meninggalkan barang bawaan, kendaraan, dan dokumen penting demi menghindari kobaran api.</p>
<p>Yusuf, salah seorang penumpang asal Bengkulu, menceritakan situasi mencekam yang dialaminya. Ia mengaku sedang beristirahat ketika terbangun dan mendapati ruangan kapal sudah dipenuhi asap tebal.</p>
<p>"Pas bangun tidur, asap sudah ngepul. Kami disuruh loncat ke kapal lain. Barang-barang tidak ada yang selamat, hanya nyawa, baju yang melekat di badan, sama ponsel," ujar Yusuf kepada ANTARA di Posko Terpadu Penanganan KMP Batumandi, Rabu (21/10/2026).</p>
<p>Yusuf diketahui membawa muatan durian yang hendak dikirim ke wilayah Jawa Tengah. Namun, kendaraan beserta muatan, uang tunai, dan dokumen penting miliknya tidak sempat diselamatkan.</p>
<p>Penumpang lainnya, Arif, juga mengaku tidak sempat membawa barang berharga ketika proses evakuasi berlangsung. Truk bermuatan paket ekspedisi yang dibawanya berada di bagian belakang kapal, kawasan yang mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.</p>
<p>"Enggak sempat bawa apa-apa, cuma badan doang sama HP," kata Arif.</p>
<p>Sementara itu, ASDP menyerahkan penyelidikan penyebab kebakaran kepada pihak berwenang, termasuk kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hingga Rabu, penyebab pasti munculnya api belum dapat dipastikan.</p>
<p>Sumber: ANTARA, CNN Indonesia</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_8421_KMP-Batumandi-Terbakar-di-Pelabuhan-Merak--Penumpang-Panik-Selamatkan-Diri--Kendaraan-Hangus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29610/kmp-batumandi-terbakar-dekat-pelabuhan-merak-penumpang-panik-selamatkan-diri-kendaraan-hangus/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PSMS Medan Tantang Persija, Eko Purdjianto Siapkan Taktik dan Mental</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PSMS Medan Tantang Persija, Eko Purdjianto Siapkan Taktik dan Mental]]></title>
            <description><![CDATA[Eko Purdjianto mematangkan taktik dan mental PSMS Medan demi menghadapi Persija Jakarta dalam duel bergengsi di kandang sendiri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PSMS-Medan/" target="_blank">PSMS Medan</a> mulai mempersiapkan diri menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta pada fase grup <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/League-Cup/" target="_blank">League Cup</a> 2026/2027. Pelatih Ayam Kinantan, Eko Purdjianto, mengaku sudah memiliki gambaran mengenai kekuatan Macan Kemayoran setelah kedua tim bertemu pada Piala Presiden 2026.</p>
<p><p>Meski demikian, Eko tidak ingin anak asuhnya kehilangan konsentrasi karena masih harus menyelesaikan sejumlah pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027 sebelum menghadapi Persija.</p>
<p>PSMS dijadwalkan menjamu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, pada 3 November 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Ayam Kinantan untuk mengukur kemampuan menghadapi tim dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.</p>
<p>"Kita pernah ketemu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> di Piala Presiden. Kita sudah sedikit tahu bagaimana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> main," kata Eko saat membahas persiapan menghadapi tim ibu kota, Selasa (20/10/2026).</p>
<p>Pada Piala Presiden 2026, PSMS memang sudah merasakan kekuatan Persija. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 1 Agustus lalu, Ayam Kinantan kalah dengan skor 1-4.</p>
<p>Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Eko dan tim pelatih. Ia memastikan PSMS akan melakukan analisis lebih mendalam terhadap permainan Persija, termasuk mempelajari rekaman pertandingan terbaru lawan.</p>
<p>"Yang pasti kita terus analisa pertandingan Persija. Kita siapkan tim dari aspek teknik dan mental untuk melawan Persija," ujarnya.</p>
<p>Eko juga menilai bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan yang harus dimaksimalkan. Dukungan suporter diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain ketika menghadapi lawan yang memiliki pengalaman lebih banyak di kompetisi level tertinggi.</p>
<p>"Kita nanti melawan tim besar, tim Persija. Tentunya kita siapkan segala aspek, taktik dan terutama mental," tutur mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.</p>
<p>Menurut Eko, pertemuan PSMS dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> juga memiliki nilai historis tersendiri. Kedua klub merupakan tim yang memiliki akar kuat dalam tradisi sepak bola perserikatan Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa sepak bola saat ini telah berkembang menjadi industri profesional sehingga persiapan dan kualitas tim tetap menjadi penentu.</p>
<p>"Ini era perserikatan, ya. Tapi sekarang sudah profesional. PSMS dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> punya sejarah sendiri, begitu juga tim-tim perserikatan lainnya," katanya.</p>
<p>Ia pun berharap suporter memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara untuk memberikan dukungan langsung kepada Ayam Kinantan.</p>
<p>Sebelum menghadapi Persija, PSMS harus lebih dahulu menjalani pertandingan melawan PSIS Semarang pada 25 Oktober dan PSGC Ciamis pada 31 Oktober. Setelah itu, Ayam Kinantan kembali menghadapi Persiraja Banda Aceh di Championship pada 7 November.</p>
<p>"Kita berharap suporter memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara," ujar Eko.</p>
<p>Jumlah skuad PSMS yang ada saat ini, yakni 31 pemain, Eko berharap seluruh pemain berada dalam kondisi bugar sehingga tim dapat menyiapkan komposisi terbaik. Baginya, target menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> harus dibangun melalui persiapan matang, tanpa mengabaikan dua pertandingan liga yang lebih dekat.</p>
<p>"Kita berharap semua fit. Kita punya 31 pemain, makanya kita siapkan yang terbaik sesuai cara main kita," pungkasnya.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_1693_PSMS-Medan-Tantang-Persija--Eko-Purdjianto-Siapkan-Taktik-dan-Mental-untuk-Duel-Bergengsi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29609/psms-medan-tantang-persija-eko-purdjianto-siapkan-taktik-dan-mental/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar Target PAD, Bapenda dan Ditlantas Polda Sumut Kembali Gelar Operasi Sadar Pajak</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar Target PAD, Bapenda dan Ditlantas Polda Sumut Kembali Gelar Operasi Sadar Pajak]]></title>
            <description><![CDATA[ Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara (Sumut) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumut kembali menggelar Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kes]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara (Sumut) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumut kembali menggelar Operasi Sadar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak/" target="_blank">Pajak</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kendaraan/" target="_blank">Kendaraan</a> Bermotor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu.</p>
<p>Operasi yang berlangsung di Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Rabu (21/10/2026), melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain kepolisian, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), PT Jasa Raharja, serta personel Polisi Militer.</p>
<p>Sebelum pelaksanaan operasi, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar kendaraan pribadi yang masa berlaku pajaknya telah habis atau masih memiliki tunggakan pajak.</p>
<p>Kepala UPTD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Medan Selatan Ismail Siregar mengatakan, operasi ini merupakan upaya persuasif untuk mengingatkan pemilik kendaraan agar segera memenuhi kewajiban perpajakannya.</p>
<p>"Melalui operasi ini, kita mengingatkan masyarakat yang mungkin lupa membayar pajak kendaraannya agar segera melakukan pembayaran. Jika terus dibiarkan, tunggakan pajak akan semakin bertambah dan dapat menyulitkan pemilik kendaraan," ujarnya.</p>
<p>Ismail menegaskan, dalam operasi tersebut petugas tidak melakukan penilangan terhadap pengendara yang menunggak pajak. Sebagai gantinya, pemilik kendaraan diberikan surat peringatan dan diminta membuat surat pernyataan untuk segera melunasi kewajibannya.</p>
<p>"Kita bersama Ditlantas tidak melakukan penilangan, namun pemilik kendaraan diminta membuat surat pernyataan dan petugas kita memberitahukan jumlah tunggakan pajak yang harus dibayarkan," jelasnya.</p>
<p>Untuk memudahkan masyarakat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut juga menghadirkan layanan bus pajak keliling di lokasi operasi. Melalui fasilitas tersebut, pemilik kendaraan dapat langsung mengecek besaran tunggakan sekaligus melakukan pembayaran pajak.</p>
<p>"Untuk mempermudah masyarakat membayar pajak, kami juga telah menyediakan bus keliling dan aplikasi e-Samsat agar mempermudah masyarakat mengecek berapa jumlah pajak kendaraan mereka," bebernya.</p>
<p>Ismail berharap Operasi Sadar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak/" target="_blank">Pajak</a> dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendorong tertib administrasi kendaraan bermotor di Sumatera Utara.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa kepatuhan membayar pajak bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi turut berkontribusi terhadap pembangunan daerah.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak/" target="_blank">Pajak</a> masyarakat yang dibayarkan akan mendukung pembangunan di Sumatera Utara," ucapnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_3185_Kejar-Target-PAD--Bapenda-dan-Ditlantas-Polda-Sumut-Kembali-Gelar-Operasi-Sadar-Pajak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29608/kejar-target-pad-bapenda-dan-ditlantas-polda-sumut-kembali-gelar-operasi-sadar-pajak/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Como vs Manchester United: Fabregas Tantang Carrick, Setan Merah Dibayangi Tekanan</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Como vs Manchester United: Fabregas Tantang Carrick, Setan Merah Dibayangi Tekanan]]></title>
            <description><![CDATA[Como menjamu Manchester United di Liga Champions, saat Fabregas memburu kemenangan dan Carrick berusaha meredakan tekanan terhadap Setan Merah.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> pada pertandingan ketiga fase liga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Liga-Champions/" target="_blank">Liga Champions</a> 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk bangkit setelah sama-sama menelan kekalahan pada laga sebelumnya di kompetisi Eropa.</p>
<p><p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> asuhan Cesc Fabregas akan tampil di hadapan pendukung sendiri dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Klub Italia tersebut sebelumnya mencuri perhatian setelah menghancurkan RB Leipzig 4-1 pada laga pembuka Liga Champions. Namun, mereka kemudian kalah 2-3 dari Feyenoord sehingga membutuhkan hasil positif untuk kembali bersaing.</p>
<p>Fabregas menyadari pertandingan melawan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> memiliki arti khusus bagi klubnya. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai kesempatan istimewa bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> untuk menguji kemampuan menghadapi salah satu klub dengan sejarah terbesar di sepak bola Eropa.</p>
<p>"Ini pertandingan hebat melawan salah satu tim terbaik dan terbesar dalam sejarah," kata Fabregas, dikutip dari laporan The National.</p>
<p>Ia menilai duel tersebut menjadi momen yang patut dinikmati seluruh elemen klub, mulai dari pemain hingga pendukung. Pelatih asal Spanyol itu juga menolak anggapan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> sedang mengalami krisis meski performa lawannya tengah mendapat sorotan.</p>
<p>"Kami tidak merasakan krisis. Kami adalah pesepak bola profesional. Yang kami inginkan hanyalah bermain dan bersaing," ujarnya.</p>
<p>Di kubu seberang, Michael Carrick datang dengan tekanan besar. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> belum menemukan konsistensi dan baru saja bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Liga Inggris. Sebelumnya, Setan Merah juga kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions.</p>
<p>Carrick tetap menunjukkan rasa hormat terhadap perkembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> di bawah arahan Fabregas. Ia menilai pekerjaan koleganya tersebut layak mendapatkan apresiasi, terutama setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> berkembang pesat hingga mampu tampil di panggung tertinggi kompetisi antarklub Eropa.</p>
<p>"Saya sangat menghormati apa yang telah dilakukan Cesc di sini. Dia telah melakukan pekerjaan luar biasa," kata Carrick dalam konferensi pers menjelang pertandingan, sebagaimana diberitakan Bola.net.</p>
<p>Tantangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Manchester-United/" target="_blank">Manchester United</a> semakin berat karena sejumlah pemain berpotensi absen akibat cedera dan hukuman. Nama Lisandro Martinez, Luke Shaw, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, dan Benjamin Sesko termasuk dalam daftar pemain yang menghadapi masalah kebugaran, sementara Leny Yoro terkena skorsing.</p>
<p>Situasi tersebut membuat Carrick harus menyiapkan komposisi terbaik untuk meredam permainan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Como/" target="_blank">Como</a> yang berbahaya ketika mendapatkan ruang. Sebaliknya, tuan rumah juga perlu mewaspadai kualitas individu dan pengalaman pemain Manchester United.</p>
<p>Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Como, kemenangan akan memperkuat reputasi mereka sebagai pendatang baru yang patut diperhitungkan. Bagi Manchester United, hasil positif menjadi kebutuhan penting untuk meredakan tekanan sekaligus menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.</p>
<p>Sumber: Football Italia, ANSA, The National</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_5900_Como-vs-Manchester-United--Fabregas-Tantang-Carrick--Setan-Merah-Dibayangi-Tekanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29607/como-vs-manchester-united-fabregas-tantang-carrick-setan-merah-dibayangi-tekanan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tinggal Dua Cicilan, Toyota Yaris Diduga Ditarik Paksa, Kuasa Hukum: Langgar Prinsip Putusan MK</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tinggal Dua Cicilan, Toyota Yaris Diduga Ditarik Paksa, Kuasa Hukum: Langgar Prinsip Putusan MK]]></title>
            <description><![CDATA[Kuasa hukum Dita Sinaga menyoroti Putusan MK dan dugaan penipuan atau penggelapan terkait penarikan Toyota Yaris yang dilaporkan ke Polda Sumut.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Dita Sinaga, warga Sei Ritan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, melalui kuasa hukumnya, Irwansyah Siregar, melaporkan dugaan penarikan paksa mobil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toyota-Yaris/" target="_blank">Toyota Yaris</a> yang dikaitkan dengan PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/WOM-Finance/" target="_blank">WOM Finance</a> dan Debt Colector dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Komando-Tidar-Jaya/" target="_blank">PT Komando Tidar Jaya</a> ke Polda Sumatera Utara.</p>
<p><p class="isSelectedEnd">Laporan tersebut dibuat setelah mobil yang dibeli Dita secara kredit melalui jasa listing PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/WOM-Finance/" target="_blank">WOM Finance</a> diduga diambil oleh pihak penagihan utang atau debt collector (DC), meskipun pembayaran kendaraan hanya menyisakan dua kali cicilan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Irwansyah menjelaskan, kendaraan tersebut masih tercatat atas nama Rusnayani karena proses balik nama belum dilakukan lantaran pembayaran kredit belum lunas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, Dita membeli mobil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toyota-Yaris/" target="_blank">Toyota Yaris</a> tersebut melalui perjanjian pembayaran sebanyak 24 kali angsuran. Sebanyak 22 cicilan telah dibayarkan, sementara angsuran ke-23 dan ke-24 belum dapat dilunasi akibat kendala ekonomi.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Tidak mungkin klien kami tidak melunasi, karena hanya tinggal dua kali cicilan saja. Namun, butuh sedikit waktu,&quot; ujar Irwansyah kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (21/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Irwansyah mengungkapkan, persoalan bermula ketika sejumlah orang yang mengaku berasal dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Komando-Tidar-Jaya/" target="_blank">PT Komando Tidar Jaya</a> mendatangi kediaman kliennya saat Dita sedang tidak berada di rumah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kedatangan mereka diterima adik Dita, Panji Welas Tinoring Sinaga, yang kemudian diminta membawa kendaraan tersebut ke kantor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Komando-Tidar-Jaya/" target="_blank">PT Komando Tidar Jaya</a> di kawasan Medan Selayang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Irwansyah, Panji mendapat tekanan untuk mengikuti permintaan tersebut. Setibanya di kantor perusahaan, pihak penagihan meminta kunci mobil dengan alasan hendak melakukan pemeriksaan kendaraan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, setelah kunci diserahkan, mobil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toyota-Yaris/" target="_blank">Toyota Yaris</a> tersebut tidak dikembalikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Yang kami sesalkan, kendaraan tersebut dirampas paksa oleh PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/WOM-Finance/" target="_blank">WOM Finance</a> melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Komando-Tidar-Jaya/" target="_blank">PT Komando Tidar Jaya</a> yang kami duga sebagai pihak ketiga, dengan cara yang kami nilai mengandung tipu muslihat,&quot; kata Irwansyah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ketika Panji mempertanyakan keberadaan mobil yang dibawanya, pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PT-Komando-Tidar-Jaya/" target="_blank">PT Komando Tidar Jaya</a> disebut menyampaikan bahwa kendaraan tersebut telah dipindahkan ke gudang PT WOM Finance.</p>
<p class="isSelectedEnd">Irwansyah menilai dugaan penarikan kendaraan tanpa penyerahan secara sukarela tersebut bertentangan dengan prinsip pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia sebagaimana ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, putusan tersebut menegaskan bahwa perusahaan pembiayaan tidak dapat secara sepihak menentukan adanya wanprestasi dan memaksakan pengambilan objek jaminan apabila debitur tidak mengakui wanprestasi serta tidak bersedia menyerahkan kendaraan secara sukarela.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Tindakan penarikan unit secara paksa di luar mekanisme pengadilan, ketika tidak ada kesepakatan mengenai wanprestasi dan tidak ada penyerahan sukarela, merupakan pelanggaran terhadap prinsip hukum yang ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019,&quot; tegas Irwansyah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengatakan, kliennya tidak bermaksud menghindari kewajiban pembayaran. Hal itu, menurutnya, terlihat dari 22 angsuran yang telah dibayarkan dari total 24 cicilan yang diperjanjikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Irwansyah juga mempersoalkan cara pengambilan kendaraan yang menurut keterangan kliennya dilakukan dengan membawa mobil ke kantor perusahaan penagihan, meminta kunci menggunakan alasan pemeriksaan, kemudian memindahkan kendaraan tanpa persetujuan untuk menyerahkannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, apabila rangkaian perbuatan tersebut terbukti mengandung unsur tipu muslihat atau penguasaan kendaraan secara melawan hukum, tindakan itu berpotensi masuk ke ranah pidana dan tidak semata-mata merupakan sengketa perdata pembiayaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Cara-cara yang kami duga dilakukan, mulai dari mengarahkan kendaraan ke kantor penagihan, meminta kunci dengan dalih pemeriksaan, hingga membawa kendaraan tanpa persetujuan, patut didalami sebagai dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan,&quot; ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Irwansyah merujuk ketentuan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mengatur tindak pidana penipuan, serta Pasal 486 yang mengatur tindak pidana penggelapan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, ia menyerahkan penentuan terpenuhi atau tidaknya unsur pidana tersebut kepada penyidik berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, dokumen pembiayaan, serta bukti-bukti yang berkaitan dengan pengambilan kendaraan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Atas kejadian tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dita-Sinaga/" target="_blank">Dita Sinaga</a> melalui kuasa hukumnya membuat laporan polisi di Polda Sumatera Utara dengan Nomor STTLP/B/1792/X/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam laporannya, pihak pelapor mengaku mengalami kerugian sebesar Rp98 juta akibat dugaan pengambilan kendaraan tersebut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_5969_Tinggal-Dua-Cicilan--Toyota-Yaris-Diduga-Ditarik-Paksa--Kuasa-Hukum--Langgar-Prinsip-Putusan-MK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29606/tinggal-dua-cicilan-toyota-yaris-diduga-ditarik-paksa-kuasa-hukum-langgar-prinsip-putusan-mk/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Pemangkasan TKD, Aswin Parinduri Dorong Pemprovsu Lobi Pusat dan Pinjaman SMI</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 16:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Pemangkasan TKD, Aswin Parinduri Dorong Pemprovsu Lobi Pusat dan Pinjaman SMI]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H Aswin Parinduri SH MH mendorong Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) mengintensifkan lobi kepada Pemerintah Pusat agar pengurangan Transfer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Ketua Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Golkar/" target="_blank">Golkar</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aswin-Parinduri/" target="_blank">Aswin Parinduri</a> SH MH mendorong Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) mengintensifkan lobi kepada Pemerintah Pusat agar pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) ditinjau kembali.</p>
<p>Selain itu, Aswin juga menyarankan penjajakan pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.</p>
<p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aswin-Parinduri/" target="_blank">Aswin Parinduri</a> kepada wartawan di ruang kerjanya, gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (21/10/2026), menyikapi keterbatasan anggaran daerah di tengah kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas kesehatan, dan rehabilitasi sekolah.</p>
<p>Menurut Aswin, pengurangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> berpotensi menghambat sejumlah program pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, Pemprovsu perlu mencari solusi agar keterbatasan fiskal tidak mengorbankan pelayanan publik.</p>
<p>"Penurunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> ini sebenarnya sangat melukai hati masyarakat Sumatera Utara. Masih banyak program yang perlu mendapat perhatian, terutama program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan berkurangnya anggaran, tentu ada pembangunan yang berpotensi terkendala," ujarnya.</p>
<p><b>Perjuangkan Alokasi TKD</b></p>
<p>Aswin menilai, Pemprovsu perlu memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat agar alokasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> untuk Sumut dapat dievaluasi kembali.</p>
<p>Masih kata Aswin, Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi besar, termasuk dari sektor perkebunan kelapa sawit. Potensi tersebut diharapkan sejalan dengan dukungan fiskal yang memadai untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>"Kita berharap pemerintah provinsi kembali melakukan lobi-lobi kepada pemerintah pusat supaya alokasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TKD/" target="_blank">TKD</a> itu bisa dikembalikan atau ditinjau kembali. Daerah juga membutuhkan anggaran yang cukup untuk membangun dan memenuhi kebutuhan masyarakat," imbuh Wakil rakyat Dapil Sumut VII meliputi kawasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> ini.</p>
<p><b>Pinjaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> Jadi Alternatif</b></p>
<p>Selain lobi kepada pemerintah pusat, Aswin juga mendorong Pemprovsu mengkaji pinjaman daerah melalui PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur.</p>
<p>Ia menyebutkan, masih banyak jalan rusak, fasilitas kesehatan yang belum memadai, serta sekolah yang membutuhkan perbaikan. Kondisi tersebut memerlukan penanganan terencana meskipun kemampuan APBD terbatas.</p>
<p>"Alternatif kedua, silakan dikaji pinjaman untuk membangun daerah ini. Kita mengetahui masih banyak jalan yang rusak, fasilitas kesehatan belum memadai, dan sekolah-sekolah yang kondisinya membutuhkan perhatian. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pikirkan bersama," ujarnya.</p>
<p>Namun, Aswin mengingatkan agar rencana pinjaman dihitung secara cermat dengan mempertimbangkan besaran bunga, jangka waktu pengembalian, kemampuan membayar cicilan, serta dampaknya terhadap APBD.</p>
<p>Pembiayaan harus diarahkan pada proyek prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan efisiensi belanja, dan perbaikan tata kelola anggaran agar setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan hasil maksimal.</p>
<p><b>Dukung Langkah Gubernur</b></p>
<p>Aswin turut mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang dinilainya energik dan turun langsung melihat persoalan masyarakat di berbagai daerah.</p>
<p>Ia berharap gubernur memperkuat lobi kepada pemerintah pusat sekaligus mengkaji alternatif pembiayaan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.</p>
<p>Menurutnya, keterbatasan anggaran harus dihadapi dengan penentuan skala prioritas yang tepat. Perbaikan jalan, peningkatan fasilitas kesehatan, dan rehabilitasi sekolah harus tetap menjadi perhatian agar kebutuhan mendasar masyarakat tidak terabaikan. </p>
<p>Aswin juga menegaskan, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Golkar/" target="_blank">Golkar</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> mendukung upaya menjaga kesinambungan pembangunan daerah. Namun, setiap kebijakan pembiayaan harus memperhitungkan kemampuan keuangan daerah agar tidak menimbulkan beban berlebihan pada masa mendatang.</p>
<p>"Jangan sampai keterbatasan anggaran membuat kebutuhan masyarakat terabaikan. Kita harus terus mencari jalan keluar agar pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara semakin meningkat," pungkasnya. (**)<br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_261021_163041_861.sdocx--></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_1065_Hadapi-Pemangkasan-TKD--Aswin-Parinduri-Dorong-Pemprovsu-Lobi-Pusat-dan-Pinjaman-SMI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29605/hadapi-pemangkasan-tkd-aswin-parinduri-dorong-pemprovsu-lobi-pusat-dan-pinjaman-smi/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Bongkar Judol Depobos, 5 Tersangka Eks Pekerja Kamboja</guid>
            <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 16:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Bongkar Judol Depobos, 5 Tersangka Eks Pekerja Kamboja]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut menangkap lima tersangka pengelola judi online Depobos di apartemen Medan. Mereka pernah bekerja di Kamboja dan mengaku digaji Rp10 juta per bulan.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Bongkar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Judi-Online/" target="_blank">Judi Online</a> Depobos, Lima Tersangka Pernah Bekerja di Kamboja<p class="isSelectedEnd">MEDAN, Kitakininews.co.id &ndash; Direktorat Reserse Siber Polda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> membongkar praktik judi online melalui situs depobos32074.com yang dioperasikan dari sebuah apartemen di Kota Medan. Lima tersangka ditangkap dan diketahui pernah bekerja di Kamboja.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kelima tersangka diamankan dari kamar 2220 Apartemen Grand Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, pada Senin (12/10/2026) malam.</p>
<p class="isSelectedEnd">Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Bayu Wicaksono, mengatakan penangkapan dilakukan saat para tersangka sedang menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan operasional situs judi online tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Kelima orang ini kita amankan ketika sedang beraktivitas di dalam kamar Apartemen Grand Jati Junction Medan,&quot; ujar Bayu dalam keterangan pers, Rabu (21/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam pengungkapan kasus itu, Bayu didampingi Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, serta Wakil Direktur Reserse Siber, AKBP Viktor Ziliwu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kelima tersangka masing-masing Handre Hermansyah, M. Ridho Lubis, Roy Hasudungan Sitompul, Sulistio Hadi, dan Wahyu Andre Sugiyono.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Bayu, para tersangka berperan sebagai kasir yang bertugas memproses transaksi deposit atau setoran uang taruhan serta permintaan penarikan dana kemenangan pemain.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aktivitas tersebut telah berlangsung sejak 8 Oktober 2026. Para tersangka mengaku menerima upah sebesar Rp10 juta per bulan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Pengakuan para tersangka, kegiatan itu sudah berlangsung sejak 8 Oktober 2026 dengan upah Rp10 juta per bulan,&quot; jelas Bayu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Polisi juga menemukan bahwa kelima tersangka memiliki pengalaman bekerja di Kamboja sebelum menjalankan aktivitas judi online di Medan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Kelima tersangka ini sebelumnya pernah bekerja di Kamboja,&quot; ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam menjalankan tugas, para tersangka memantau antrean deposit dan permintaan penarikan kemenangan atau withdraw melalui panel pengelolaan situs judi online.</p>
<p class="isSelectedEnd">Setiap permintaan transaksi kemudian diteruskan kepada administrator dengan mengklik menu accept pada sistem yang digunakan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dari lokasi penangkapan, petugas menyita barang bukti berupa lima unit telepon genggam, tiga unit laptop, dan tiga kartu ATM yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bayu menegaskan pemberantasan judi online dan penipuan berbasis internet merupakan bagian dari program prioritas Kapolri dalam menindak kejahatan siber.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, penyidik masih mendalami jaringan pengelola situs Depobos, termasuk menelusuri pihak yang diduga menjadi pemilik atau pengendali kegiatan perjudian tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat ditanya mengenai identitas pemilik situs, Bayu mengaku penyidik telah memperoleh petunjuk awal, tetapi belum dapat mengungkapkannya kepada publik.</p>
<p class="isSelectedEnd">&quot;Ada muncul satu nama (owner), namun belum bisa kita jelaskan di sini,&quot; pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202610/_6877_Polda-Sumut-Bongkar-Judol-Depobos--5-Tersangka-Eks-Pekerja-Kamboja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29604/polda-sumut-bongkar-judol-depobos-5-tersangka-eks-pekerja-kamboja/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>