<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 13 Aug 2026 15:06:51 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bilal Hasan Sudah Kantongi KTP Indonesia dan Bangga Bela Merah Putih di UFC</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bilal Hasan Sudah Kantongi KTP Indonesia dan Bangga Bela Merah Putih di UFC]]></title>
            <description><![CDATA[Bilal Hasan resmi berKTP Indonesia dan siap membawa Merah Putih bersinar di panggung UFC dunia melalui prestasi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dunia olahraga Indonesia kembali mendapat kabar membanggakan. Setelah Jeka Saragih membuka jalan menuju Ultimate Fighting Championship (UFC), kini giliran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bilal-Hasan/" target="_blank">Bilal Hasan</a> yang siap mengibarkan Merah Putih di panggung MMA terbesar dunia.</p>
<p><p>Petarung berjuluk "The Indo Ninja" itu resmi mengamankan kontrak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> usai tampil luar biasa di ajang Dana White&#039;s Contender Series (DWCS), Selasa (11/8/2026) waktu setempat ata Rabu (12/8/2026 waktu Indonesiadi Meta Apex, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.</p>
<p>Billy, sapaan Bilal, hanya membutuhkan waktu 45 detik untuk menghentikan perlawanan petarung India, Mridul Saikia, sekaligus meyakinkan Presiden <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dana-White/" target="_blank">Dana White</a> untuk memberinya kontrak.</p>
<p>Yang semakin menarik, Bilal kini tidak sekadar memiliki darah Indonesia. Ia telah mengonfirmasi bahwa dirinya resmi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan telah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, sehingga keinginannya mewakili Indonesia di pentas dunia kini memiliki dasar yang semakin kuat.</p>
<p>Lahir di Oahu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 16 Juli 2001, Bilal merupakan putra pasangan diaspora Indonesia. Meski tumbuh dan berkarier di Amerika Serikat, kecintaannya terhadap Indonesia tidak pernah luntur.</p>
<p>Dalam berbagai kesempatan, Bilal menegaskan bahwa salah satu motivasi terbesarnya adalah membawa Indonesia semakin dikenal di dunia MMA.</p>
<p>"Saya sangat bersemangat untuk memopulerkan MMA di Indonesia dan menempatkan Indonesia di peta dunia MMA," ujar Bilal saat diwawancarai Cage Fury Fighting Championships (CFFC) beberapa waktu lalu.</p>
<p>Setelah kemenangan spektakulernya di DWCS, Bilal juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Indonesia.</p>
<p>"Indonesia, terima kasih buat semua dukungannya. Alhamdulillah menang malam ini. Insya Allah kita segera bertanding secepatnya. Aku cinta kalian semua," kata Bilal.</p>
<p>Performa Bilal membuat Presiden <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dana-White/" target="_blank">Dana White</a> tidak ragu memberikan kontrak. Bahkan, White menyebut Bilal mampu menjawab seluruh ekspektasi yang mengiringinya sebelum bertanding.</p>
<p>"Dia datang dengan hype yang luar biasa. Benar-benar membuktikan itu," ujar Dana White.</p>
<p>White bahkan mengaku sudah tidak sabar menyaksikan debut Bilal di UFC.</p>
<p>"Saya sangat terkesan. Saya tidak sabar menantikan pertarungan pertamamu di UFC. Selamat datang," lanjutnya</p>
<p>Sebelum menjadi petarung MMA profesional, Bilal lebih dulu menorehkan prestasi sebagai atlet taekwondo. Ia mulai berlatih sejak usia lima tahun dan sukses meraih berbagai gelar nasional maupun internasional hingga masuk tim junior Amerika Serikat.</p>
<p>Karier profesional MMA dimulainya pada 2022 di Cage Fury Fighting Championships (CFFC). Di organisasi tersebut, Bilal tampil dominan hingga merebut sabuk juara kelas terbang dan mempertahankan rekor tak terkalahkan sebelum akhirnya mendapat kesempatan tampil di DWCS.</p>
<p>Keberhasilan Bilal menjadikannya petarung Indonesia kedua yang menembus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> setelah Jeka Saragih. Kehadirannya memberi harapan baru bagi perkembangan MMA nasional sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak atlet Indonesia untuk menembus level tertinggi dunia.</p>
<p>Sumber: Kaltaratv</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8662_Bilal-Hasan-Sudah-Kantongi-KTP-Indonesia-dan-Bangga-Bela-Merah-Putih-di-UFC.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28159/bilal-hasan-sudah-kantongi-ktp-indonesia-dan-bangga-bela-merah-putih-di-ufc/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ciri Orang yang Suka Cari Kambing Hitam, dari Playing Victim hingga Kurang Empati</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 10:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ciri Orang yang Suka Cari Kambing Hitam, dari Playing Victim hingga Kurang Empati]]></title>
            <description><![CDATA[Adalah kenyataan ada orang yang hobi menyalahkan orang lain atau mencari kambing hitam.Artinya, saat mengalami masalah, ada orang yang enggan melihat diri sendiri tapi langsung mencari sasaran buat disalahkan.Dengan kata lain, ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Adalah kenyataan ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang hobi menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain atau mencari kambing hitam.<p>Artinya, saat mengalami masalah, ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang enggan melihat diri sendiri tapi langsung mencari sasaran buat disalahkan.</p>
<p>Dengan kata lain, mereka susah mengakui kesalahan sendiri dan mengambing hitamkan yang lain.</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (13/8/2026), memang bisa dipastikan berteman atau berhubungan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang suka mencari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kambing-hitam/" target="_blank">kambing hitam</a> bakal melelahkan.</p>
<p>Itulah sebab, dengan memahami <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kepribadian/" target="_blank">kepribadian</a> mereka, kamu bisa lebih bijak dalam berteman atau menjalin hubungan apa pun dengan mereka.</p>
<p>Berikut ciri <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kepribadian/" target="_blank">kepribadian</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang suka kambing hitam:</p>
<p>1. Playing victim</p>
<p>Saat merasa diri adalah pihak yang dirugikan, mereka bakal playing victim alias berperan jadi korban.</p>
<p>Dengan cara ini, mereka bisa membebaskan diri dari tanggung jawab sekaligus mendapat simpati.</p>
<p>2. Susah mengakui kesalahan</p>
<p>Orang yang kerap menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain cenderung sulit mengakui kesalahan sendiri.</p>
<p>Mereka merasa benar sehingga enggan menerima kritik. Saat datang masalah, hal pertama yang dilakukan adalah mencari kambing hitamnya.</p>
<p>3. Melindungi diri</p>
<p>Satu hal yang perlu kamu pahami, kecenderungan menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain bisa jadi mekanisme pertahanan seseorang.</p>
<p>Ketika menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain atas suatu keadaan, mereka mampu terhindar dari rasa malu, rasa bersalah, atau rasa takut dicap gagal.</p>
<p>4. Susah mengontrol emosi</p>
<p>Biasanya mereka susah mengontrol emosi terlebih ketika marah atau kecewa.</p>
<p>Saat marah memuncak, misal, mereka bakal menunjuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain sebagai penyebab. Kenapa bisa demikian? Mereka tidak terbiasa mengelola emosi dengan baik.</p>
<p>5. Memutar balikkan fakta</p>
<p>Ma<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/salah/" target="_blank">salah</a> sebenarnya terjadi akibat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> tersebut. Namun dia memproyeksikan bahwa hal itu terjadi akibat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain.</p>
<p>Dia terus mengalihkan topik pembicaraan yang sebenarnya mengarah pada fakta ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang ditunjuk jadi kambing hitam.</p>
<p>6. Pola pikir hitam putih</p>
<p>Buat mereka, hanya ada dua sisi yakni hitam dan putih. Artinya, tidak ada ruang buat sudut pandang yang lain.</p>
<p>Orang yang suka menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain sulit untuk berkompromi. Sesuatu yang tidak sesuai keinginan mereka bisa dianggap ma<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/salah/" target="_blank">salah</a> yang disebabkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain.</p>
<p>7. Sering berkonflik</p>
<p>Konflik sebenarnya bisa menyehatkan hubungan. Namun jika terlalu sering, tentu saja hubungan bisa renggang dan melelahkan.</p>
<p>Bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang suka menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain, siap-siap sediakan lebih banyak energi sebab mereka suka memperbesar ma<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/salah/" target="_blank">salah</a> yang sebenarnya sepele.</p>
<p>8. Ogah tanggung jawab</p>
<p>Mereka ini jarang atau bahkan tidak pernah melihat diri sendiri bagian dari masalah.</p>
<p>Mereka memang cenderung menghindari tanggung jawab meski mereka juga yang memicu masalah.</p>
<p>9. Si paling benar</p>
<p>Jangan heran kalau ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> yang merasa diri lebih unggul dari yang lain.</p>
<p>Menyalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain termasuk cara mereka untuk terlihat benar dan lebih baik.</p>
<p>10. Kurang empati</p>
<p>Mereka kerap tidak peduli akan dampak ucapan mereka terhadap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/orang/" target="_blank">orang</a> lain. Tak heran mereka menuduh, menyalahkan, atau menyerang dengan mudah.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8421_Ciri-Orang-yang-Suka-Cari-Kambing-Hitam--dari-Playing-Victim-hingga-Kurang-Empati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/lifestyle/28158/ciri-orang-yang-suka-cari-kambing-hitam-dari-playing-victim-hingga-kurang-empati/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tetap Tampil meski Kurang Fit, Mahalini: Aku Suntik Suara</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 22:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tetap Tampil meski Kurang Fit, Mahalini: Aku Suntik Suara]]></title>
            <description><![CDATA[Tampil di panggung adalah suatu kemewahan bagi seorang penyanyi hingga rela berjuang untuk itu. Dan, itu diamini Mahalini.Melansir berbagai sumber, Rabu (12/8/2026), Mahalini mengalami kehilangan suara beberapa hari sebelum tampi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Tampil di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/panggung/" target="_blank">panggung</a> adalah suatu kemewahan bagi seorang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyanyi/" target="_blank">penyanyi</a> hingga rela berjuang untuk itu. Dan, itu diamini Mahalini.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (12/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mahalini/" target="_blank">Mahalini</a> mengalami kehilangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suara/" target="_blank">suara</a> beberapa hari sebelum tampil di Bangor Fest Vol. 4 akhir pekan lalu akibat serangan virus.</p>
<p>Kondisi itu membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mahalini/" target="_blank">Mahalini</a> harus mendapatkan penanganan medis dan menjalani terapi untuk membantu memulihkan kondisi vokalnya sebelum naik panggung.</p>
<p>"Sebelum di sini sudah suntik, aku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suntik/" target="_blank">suntik</a> suara," kata Mahalini.</p>
<p>Menurutnya, tindakan tersebut cukup terasa sakit, tetapi sangat membantu kondisi vokalnya setelah beberapa hari sebelumnya sempat kehilangan suara.</p>
<p>"Kalau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyanyi/" target="_blank">penyanyi</a> biasanya bilang ke dokternya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suntik/" target="_blank">suntik</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suara/" target="_blank">suara</a> gitu padahal sudah tahu dokternya kasihnya apa gitu. Nah itu sangat membantu aku hari ini untuk suaranya keluar dibanding kemarin," jelas Mahalini.</p>
<p>Yang jelas, kondisi kesehatan membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mahalini/" target="_blank">Mahalini</a> harus menyesuaikan durasi penampilannya.</p>
<p>Jika biasanya bisa membawakan lebih banyak lagu, kali ini ia hanya menyanyikan delapan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/lagu/" target="_blank">lagu</a> agar kondisi vokalnya tetap terjaga.</p>
<p>"Tadi delapan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/lagu/" target="_blank">lagu</a> kalau nggak salah. Cuma memang hari ini berhubung aku lagi enggak enak badan jadi aku bawainnya delapan lagu," kata Mahalini.</p>
<p>Begitu pun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mahalini/" target="_blank">Mahalini</a> mengaku sangat senang melihat antusiasme <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penonton/" target="_blank">penonton</a> Bangor Fest Vol. 4.</p>
<p>Bahkan, cuaca panas yang menyelimuti kawasan Senayan tidak menyurutkan semangat para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penonton/" target="_blank">penonton</a> untuk bernyanyi bersama hingga akhir penampilannya.</p>
<p>"Terus pada antusiasnya hebat-hebat banget, pada sing-along nyanyi bareng semuanya gitu," lanjutnya.</p>
<p>Bagi Mahalini, tampil di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/festival/" target="_blank">festival</a> musik bukan sekadar menjalankan pekerjaan tapi juga sebagai wahana untuk menyalurkan berbagai emosi sekaligus melepas penat.</p>
<p>"Aku sangat suka banget festival. Jadi aku merasa ketemu sama teman-teman baru, ketemu penonton, itu bikin aku happy gitu pulang-pulang tuh jadi kerja tuh jadi bermakna," pungkas Mahalini.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7786_Tetap-Tampil-meski-Kurang-Fit--Mahalini--Aku-Suntik-Suara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28157/tetap-tampil-meski-kurang-fit-mahalini-aku-suntik-suara/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fit and Profer Test Calon Komisioner KIP dan KPID, Berkat Laoli: Direncanakan Akhir Agustus</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 22:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fit and Profer Test Calon Komisioner KIP dan KPID, Berkat Laoli: Direncanakan Akhir Agustus]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Pdt Berkat Kurniawan Laoli S.Pd MIP mengungkapkan, pelaksanaan tahap akhir seleksi calon Komisi Informasi Publik (KIP) dan calon Komisioner Komisi Penyia]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Pdt Berkat Kurniawan Laoli S.Pd MIP mengungkapkan, pelaksanaan tahap akhir seleksi calon Komisi Informasi Publik (KIP) dan calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) direncanakan digelar pada akhir Agustus 2026.</p>
<p>"Saat ini Anggota Komisi A sedang menyusun persiapan tahapan akhir. Besok kita rencanakan akan dilakukan rapat internal terlebih dahulu untuk menentukan jadwal," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Berkat-Laoli/" target="_blank">Berkat Laoli</a> kepada wartawan di gedung dewan, Jalan Imam Bonjo, Medan, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>Politisi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/NasDem/" target="_blank">NasDem</a> ini menjelaskan, pihaknya berupaya menargetkan jadwal pelaksanaan tersebut setelah melakukan rapat internal terlebih dahulu.</p>
<p>Sebab, lanjutnya, hal itu sebagai bentuk persiapan dan kematangan penguji dalam menentukan serta melahirkan calon komisioner yang kompeten.</p>
<p>"Semoga akhir Agustus ini ya dapat kita laksanakan," ucap Wakil rakyat Dapil Sumut VIII meliputi Kepulauan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> ini.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Berkat-Laoli/" target="_blank">Berkat Laoli</a> berharap seluruh tahapan dan persiapan yang akan disusun nanti dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kematangan para komisioner terpilih nantinya.</p>
<p>Seperti diketahui, saat ini sebanyak 15 orang calon <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KIP/" target="_blank">KIP</a> Provinsi Sumut telah memasuki tahap akhir sebelum nantinya akan diambil sebanyak lima orang yang terpilih.</p>
<p>Sementara untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPID/" target="_blank">KPID</a> Provinsi Sumut, sebanyak 21 orang memasuki tahap akhir untuk menentukan sebanyak tujuh orang yang akan dipilih. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5480_Fit-and-Profer-Test-Calon-Komisioner-KIP-dan-KPID--Berkat-Laoli--Direncanakan-Akhir-Agustus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28156/fit-and-profer-test-calon-komisioner-kip-dan-kpid-berkat-laoli-direncanakan-akhir-agustus/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga Terdakwa Perdagangan Sisik Tringgiling 1,5 Tahun Penjara</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 22:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga Terdakwa Perdagangan Sisik Tringgiling 1,5 Tahun Penjara]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  &lrmJaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menuntut tiga terdakwa kasus perdagangan sisik Tringgiling masingmasing dengan pidana penjara selama 1,5 tahun.&lrm&quotMeminta Majelis Hakim agar menjatuhkan hu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - &lrm;Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menuntut tiga terdakwa kasus perdagangan sisik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tringgiling/" target="_blank">Tringgiling</a> masing-masing dengan pidana penjara selama 1,5 tahun.</p>
<p>&lrm;&quot;Meminta Majelis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hakim/" target="_blank">Hakim</a> agar menjatuhkan hukuman kepada tiga terdakwa dengan masing-masing pidana penjara selama satu tahun enam bulan,&quot; kata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/JPU/" target="_blank">JPU</a> Rahmayani Amir dalam persidangan di ruang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Cakra/" target="_blank">Cakra</a> III <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pengadilan-Negeri/" target="_blank">Pengadilan Negeri</a> Medan, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>&lrm;Ketiga terdakwa yakni Ebed Baedillah (41), warga Jalan Sei Bahorok, Kecamatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Binjai/" target="_blank">Binjai</a> Selatan, Kota Medan; Awaluddin (58), warga Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aceh/" target="_blank">Aceh</a> Tamiang, Aceh; dan Muhammad Nasir (45), warga Desa Sungai Kuruk III, Kecamatan Seruway, Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aceh/" target="_blank">Aceh</a> Tamiang, Aceh.</p>
<p>Selain pidana penjara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/JPU/" target="_blank">JPU</a> juga menuntut ketiga terdakwa untuk membayar denda masing-masing sebesar Rp50 Juta. Apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 50 hari.</p>
<p>&lrm;&quot;Perbuatan para terdakwa melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf f Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c KUHP,&quot; ujarnya.</p>
<p>&lrm;Setelah pembacaan tuntutan, Ketua Majelis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hakim/" target="_blank">Hakim</a> Lenny Megawaty Napitupulu memberikan kesempatan kepada ketiga terdakwa menyampaikan pembelaan.</p>
<p>Ketiga terdakwa menyampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pledoi/" target="_blank">Pledoi</a> secara lisan dan meminta majelis hakim meringankan hukuman dengan alasan masih memiliki tanggungan keluarga.</p>
<p>&quot;Kami ingin menyampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pledoi/" target="_blank">Pledoi</a> secara lisan. Kami mohon agar hukuman kami diperingan karena masih memiliki tanggungan keluarga dan menjadi tulang punggung keluarga,&quot; ujar para terdakwa.</p>
<p>&lrm;Kemudian Majelis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hakim/" target="_blank">Hakim</a> menyatakan akan mempertimbangkan permohonan tersebut dan menjadwalkan pembacaan putusan pada 20 Agustus 2026.</p>
<p>&quot;Sidang ditunda dan dilanjutkan pada Kamis (20/8), dengan agenda pembacaan putusan,&quot; kata Lenny.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/JPU/" target="_blank">JPU</a> Kharya Saputra dalam surat dakwaan menyebutkan perkara tersebut bermula pada Senin (12/1), ketika terdakwa Ebed dihubungi seseorang bernama Ranjes (belum tertangkap) melalui WhatsApp, menawarkan pembelian sisik trenggiling dengan harga Rp2,8 Juta per Kilogram.</p>
<p>"Terdakwa Ebed kemudian menghubungi Awaluddin untuk menanyakan ketersediaan sisik trenggiling. Awaluddin menyebut terdapat sisik trenggiling sebanyak 45 Kilogram,&quot; ujar Kharya.</p>
<p>Pada Rabu (14/1), lanjut JPU, terdakwa Awaluddin bersama Muhammad Nasir mendatangi rumah Ebed. Ketiganya kemudian mencari cara untuk mendapatkan sisik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tringgiling/" target="_blank">Tringgiling</a> yang disebut berada di wilayah Tebing Tinggi.</p>
<p>&lrm;Setelah melalui pembicaraan, ketiganya sepakat mengambil barang tersebut di Sei Rampah, Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Serdang-Bedagai/" target="_blank">Serdang Bedagai</a> dengan memberikan uang pertinggal sebesar Rp10 Juta.</p>
<p>&lrm;Terdakwa Nasir kemudian mencari pinjaman untuk memenuhi uang pertinggal tersebut. Setelah uang diperoleh, ketiganya berangkat ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sei-Rampah/" target="_blank">Sei Rampah</a> menggunakan mobil.</p>
<p>Sesampainya di lokasi, terdakwa Nasir turun dari mobil untuk mengambil sisik trenggiling dari seseorang. Sekitar 10 menit kemudian, terdakwa Nasir kembali membawa satu goni berisi sisik Tringgiling.</p>
<p>Ketiga terdakwa kemudian kembali menuju Medan. Dalam perjalanan, terdakwa Ebed menghubungi Ranjes dan menyampaikan bahwa sisik trenggiling sebanyak 15 Kilogram telah diperoleh.</p>
<p>&lrm;Ranjes kemudian meminta ketiganya menjemputnya di Mall Manhattan. Sekitar pukul 23.30 WIB, ketiga terdakwa bertemu dengan Ranjes dan selanjutnya diarahkan menuju sebuah gudang di Jalan Balai Desa, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Helvetia, Kota Medan.</p>
<p>&lrm;Namun, sekitar pukul 23.45 WIB, setibanya di lokasi, ketiga terdakwa langsung diamankan anggota Intel Kodim I/Bukit Barisan. Ketiganya kemudian dibawa ke Kantor Kodim I/Bukit Barisan untuk menjalani pemeriksaan awal.</p>
<p>&quot;Selanjutnya, ketiga terdakwa beserta barang yang diamankan diserahkan ke Kantor Polrestabes Medan,&quot; tuturnya. (**)</p>
<p>&lrm;</p><p><br><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260812_220334_480.sdocx--></p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9204_Tiga-Terdakwa-Perdagangan-Sisik-Tringgiling-1-5-Tahun-Penjara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28155/tiga-terdakwa-perdagangan-sisik-tringgiling-15-tahun-penjara/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Yahdi Khoir: Data Tunggal Sosial Ekonomi Harus Jadi Kunci Bansos Tepat Sasaran</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Yahdi Khoir: Data Tunggal Sosial Ekonomi Harus Jadi Kunci Bansos Tepat Sasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pembenahan data sosial ekonomi masyarakat dinilai menjadi kunci untuk memastikan berbagai program bantuan pemerintah benarbenar diterima warga yang membutuhkan. Kehadiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) diharapkan m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pembenahan data sosial ekonomi masyarakat dinilai menjadi kunci untuk memastikan berbagai program bantuan pemerintah benar-benar diterima warga yang membutuhkan. Kehadiran Data Tunggal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sosial/" target="_blank">Sosial</a> Ekonomi Nasional (DTSEN) diharapkan mampu mengakhiri persoalan tumpang tindih dan ketidakakuratan data penerima bantuan sosial.</p>
<p>Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a> Harahap MBA mengatakan pemerintah perlu memastikan proses pemutakhiran data dilakukan secara serius, objektif dan berkelanjutan.</p>
<p>Yahdi menegaskan, perubahan dari Data Terpadu Kesejahteraan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sosial/" target="_blank">Sosial</a> (DTKS) menuju <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DTSEN/" target="_blank">DTSEN</a> merupakan langkah positif karena data masyarakat tidak lagi hanya dilihat dari sisi kemiskinan, tetapi terintegrasi dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh.</p>
<p>&quot;Sekarang sedang dilakukan pendataan untuk mengakuratkan dan memutakhirkan data. Kita berharap dengan data tunggal ini semakin lama datanya semakin bagus dan akurat,&quot; ujar Yahdi kepada wartawan di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>Ia menilai, data yang akurat sangat penting untuk mencegah munculnya persoalan klasik dalam penyaluran bantuan. Misalnya, warga yang sebenarnya sudah mampu masih tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sementara masyarakat yang benar-benar miskin justru belum mendapatkan bantuan.</p>
<p>&quot;Jangan sampai orang yang sebenarnya tidak berhak mendapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKH/" target="_blank">PKH</a> malah mendapat PKH. Sebaliknya, orang yang berhak justru tidak mendapatkan bantuan pangan atau fasilitas BPJS,&quot; imbuh Wakil rakyat Dapil Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tanjung-Balai/" target="_blank">Tanjung Balai</a> ini.</p>
<p>Yahdi juga mengakui, persoalan pendataan di tingkat bawah tidak mudah. Sebelumnya, proses pendataan banyak bertumpu pada aparat desa yang kemudian diusulkan kepada instansi terkait. Kondisi tersebut membuka ruang subjektivitas karena masing-masing instansi memiliki basis data sendiri.</p>
<p>&quot;Kalau kepala desa hadir dalam pendataan, sebenarnya mereka pasti tahu kondisi masyarakatnya. Desa itu kecil. Masa keliling desa dua jam tidak tahu mana masyarakat miskin, mana yang tidak punya rumah atau mana yang kondisinya membutuhkan bantuan,&quot; terangnya.</p>
<p>Karena itu, ia mengapresiasi pendekatan satu data yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai koordinator pendataan, sementara kementerian dan lembaga pemerintah menjadi pengguna data sesuai kewenangannya.</p>
<p>Menurut Yahdi, sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi kelemahan pendataan sebelumnya yang berjalan dari bawah ke atas maupun data sektoral yang tidak selalu sinkron.</p>
<p>&quot;Dulu terlalu banyak instansi yang memegang data dan antara satu dengan yang lain tidak selalu sinkron. Sekarang dengan konsep satu data, itu sudah tepat. Tinggal bagaimana pelaksanaannya benar-benar objektif,&quot; imbuhnya.</p>
<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Desil/" target="_blank">Desil</a> 1-4 Prioritas Bantuan</b></p>
<p>Yahdi juga menjelaskan pentingnya penggunaan sistem desil dalam menentukan kelompok masyarakat yang menjadi prioritas penerima bantuan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Desil/" target="_blank">Desil</a> 1 hingga 4 merupakan kelompok yang secara umum masuk kategori miskin ekstrem, miskin, rentan miskin dan kelompok yang mengarah miskin.</p>
<p>Menurutnya, kelompok tersebut harus menjadi prioritas utama pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa masyarakat pada desil 5 tidak serta-merta dapat dianggap sudah aman secara ekonomi. Dalam kondisi tertentu, mereka juga dapat mengalami penurunan kesejahteraan.</p>
<p>&quot;Misalnya seseorang punya pekerjaan tetap dan penghasilan setiap bulan. Tetapi tiba-tiba ada anggota keluarganya yang sakit parah sehingga pendapatannya habis untuk biaya pengobatan. Kondisi seperti itu bisa membuat dia jatuh miskin,&quot; jelasnya.</p>
<p>Karena itu, sambung Yahdi, pemerintah tetap harus memiliki mekanisme untuk melihat kondisi masyarakat secara dinamis, bukan hanya berdasarkan data yang diperbarui dalam periode tertentu.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat yang sudah mengalami peningkatan kesejahteraan untuk secara sadar melaporkan perubahan kondisi ekonominya agar bantuan pemerintah dapat dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan.</p>
<p>&quot;Kalau memang kehidupan kita sudah lebih baik, jangan terus menerima bantuan. Laporkan kepada kepala desa agar nama kita bisa dikeluarkan. Itu bagian dari kesadaran masyarakat,&quot; katanya.</p>
<p>Yahdi menilai, keberhasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DTSEN/" target="_blank">DTSEN</a> pada akhirnya bukan hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kejujuran masyarakat dan integritas aparat di lapangan.</p>
<p>&quot;Kalau memang miskin, bilang miskin. Tidak perlu ditutupi. Tujuannya bukan memberi label, tetapi mencari solusi agar masyarakat itu bisa meningkat kesejahteraannya,&quot; tegasnya.</p>
<p>Ia berharap pembenahan data sosial ekonomi tersebut tidak berhenti sebagai program pendataan semata. Data harus menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, bantuan pangan hingga pemberdayaan ekonomi.</p>
<p>&quot;Data yang benar harus menghasilkan kebijakan yang benar. Kalau datanya akurat, bantuan bisa tepat sasaran dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak lagi terlewatkan,&quot; pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6860_Yahdi-Khoir--Data-Tunggal-Sosial-Ekonomi-Harus-Jadi-Kunci-Bansos-Tepat-Sasaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28154/yahdi-khoir-data-tunggal-sosial-ekonomi-harus-jadi-kunci-bansos-tepat-sasaran/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT ke-81 RI, Pemprovsu Percepat Pemerataan Pembangunan Hingga Wilayah Terluar</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT ke-81 RI, Pemprovsu Percepat Pemerataan Pembangunan Hingga Wilayah Terluar]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memperkuat komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Kepulauan Nias. Langkah ini diwujudka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memperkuat komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Kepulauan Nias.</p>
<p> Langkah ini diwujudkan melalui percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan layanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik.</p>
<p>Komitmen tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Basarin/" target="_blank">Basarin</a> Yunus Tanjung di Medan, Rabu (12/8/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Basarin/" target="_blank">Basarin</a> mengatakan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> terus mendorong berbagai terobosan dan inovasi untuk mempercepat pembangunan di wilayah 3T. Kepulauan Nias, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumut.</p>
<p>"Daerah 3T di Sumut, khususnya Kepulauan Nias, menjadi atensi Bapak Gubernur Sumut. Kita hadir di sana dengan melakukan berbagai terobosan dan membawa inovasi untuk membangun daerah tersebut," ujarnya.</p>
<p>Menurut Basarin, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> menjalankan berbagai program strategis dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas. Pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, dan infrastruktur menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Di sektor kesehatan, program layanan kesehatan gratis terus didorong agar dapat menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan. Selain itu, fasilitas Puskesmas di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Barat dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Utara terus diperkuat, termasuk melalui peningkatan layanan rawat inap.</p>
<p>"Fokus yang dibawa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> di Kepulauan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> tahun ini adalah mengejar ketertinggalan, baik jalan, ruang sekolah maupun pelayanan kesehatan," terangnya.</p>
<p>Sementara Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Hatta Ridho menilai, kehadiran pemerintah di daerah 3T penting untuk membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, pemerataan pembangunan diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang di daerahnya sendiri. Dengan demikian, potensi migrasi secara besar-besaran ke wilayah perkotaan dapat ditekan.</p>
<p>Hatta berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui kehadiran negara yang nyata di tengah masyarakat.</p>
<p>"Pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang mudah diakses diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Sumut," ucapnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_2646_HUT-ke-81-RI--Pemprovsu-Percepat-Pemerataan-Pembangunan-Hingga-Wilayah-Terluar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28153/hut-ke81-ri-pemprovsu-percepat-pemerataan-pembangunan-hingga-wilayah-terluar/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rudi Alfahri Desak KPPU Bongkar Penyebab Harga Semen Sumut Melonjak 40 Persen</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rudi Alfahri Desak KPPU Bongkar Penyebab Harga Semen Sumut Melonjak 40 Persen]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta tidak berhenti pada pemetaan masalah, tetapi membongkar secara terang penyebab harga Semen di Sumatera Utara (Sumut) yang melonjak hingga 40 persen dan disertai kelangkaan sejumlah ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) diminta tidak berhenti pada pemetaan masalah, tetapi membongkar secara terang penyebab harga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semen/" target="_blank">Semen</a> di Sumatera Utara (Sumut) yang melonjak hingga 40 persen dan disertai kelangkaan sejumlah merk.</p>
<p>Kenaikan harga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semen/" target="_blank">Semen</a> sebesar 25&ndash;40 persen bukan persoalan kecil karena langsung berdampak terhadap masyarakat, pelaku usaha konstruksi, pembangunan infrastruktur hingga pemulihan pasca bencana.</p>
<p>"Kalau kapasitas produksi dan pasokan secara umum masih tersedia, tetapi masyarakat di sejumlah daerah sulit mendapatkan Semen, ini harus dicari titik persoalannya. Jangan sampai konsumen yang akhirnya menanggung seluruh beban kenaikan harga,&quot; tegas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rudi-Alfahri/" target="_blank">Rudi Alfahri</a> Rangkuti SH MH kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (12/8/2026).</p>
<p>Hal ini disampaikan Rudi menyikapi hasil Focus Group Discussion (FGD) Kajian Struktur Pasar dan Distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semen/" target="_blank">Semen</a> Sumatera Utara yang digelar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> Kantor Wilayah I, Senin (10/8/2026).</p>
<p>Ia menilai langkah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> menelusuri struktur pasar, pembentukan harga dan rantai distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semen/" target="_blank">Semen</a> sangat penting. Terlebih, dalam FGD terungkap adanya perbedaan harga produk yang sama dengan wilayah lain serta keterbatasan pasokan beberapa merk.</p>
<p>Rudi juga meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> menguji secara proporsional alasan kenaikan biaya produksi dan logistik yang disampaikan pelaku usaha. Faktor BBM, transportasi, keterbatasan kontainer, antrean pengisian solar, biaya pelayaran hingga kendala pengiriman memang perlu diperhitungkan, namun harus dibuktikan pengaruhnya terhadap harga di tingkat konsumen.</p>
<p>&quot;Jangan hanya berhenti pada alasan biaya logistik naik. Harus dihitung berapa kenaikan biaya sebenarnya dan berapa kontribusinya terhadap kenaikan harga Semen. Kalau harga naik 25 sampai 40 persen, masyarakat berhak mengetahui penyebabnya secara transparan,&quot; ujarnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> sendiri melalui Kanwil I tengah mendalami kemungkinan adanya hambatan atau Bottleneck dalam rantai pasok, mulai dari produsen, distributor, jalur laut hingga konsumen.</p>
<p>Kepala Kanwil I <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> Ridho Pamungkas mengatakan, kapasitas produksi dan pasokan secara umum masih tersedia, tetapi konsumen di sejumlah wilayah mengalami kesulitan memperoleh semen. Kondisi itu membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> perlu menelusuri titik hambatan antara pasokan produsen dan kebutuhan pasar.</p>
<p>Rudi juga mengapresiasi pendalaman tersebut dan meminta proses kajian dilakukan secara menyeluruh serta berbasis data.</p>
<p>Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya perlu melihat produsen, tetapi juga distributor, perusahaan pelayaran, pelabuhan dan mata rantai distribusi lainnya.</p>
<p>&quot;Kalau ternyata masalahnya distribusi, harus diketahui di mana hambatannya. Kalau masalah produksi, harus ada datanya. Kalau persoalannya alokasi pasokan atau struktur pasar, itu juga harus dibuka berdasarkan hasil pemeriksaan,&quot; tandasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> juga perlu membandingkan harga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semen/" target="_blank">Semen</a> Sumut dengan provinsi lain untuk memastikan apakah disparitas harga masih wajar berdasarkan biaya distribusi atau terdapat faktor lain yang perlu diperiksa.</p>
<p>Rudi berharap hasil kajian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPPU/" target="_blank">KPPU</a> nantinya mampu memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gejolak harga yang merugikan konsumen.</p>
<p>&quot;Yang paling penting sekarang bukan mencari siapa yang salah, tetapi memastikan pasar semen berjalan sehat, pasokan tersedia dan masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan,&quot; pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1207_Rudi-Alfahri-Desak-KPPU-Bongkar-Penyebab-Harga-Semen-Sumut-Melonjak-40-Persen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28152/rudi-alfahri-desak-kppu-bongkar-penyebab-harga-semen-sumut-melonjak-40-persen/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tirtanadi Gratiskan Biaya Pemasangan Pipa Distribusi Air Bersih ke Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tirtanadi Gratiskan Biaya Pemasangan Pipa Distribusi Air Bersih ke Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melalui program Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, dengan memperluas akses air bersih yang sehat, aman dan nyaman.Hal itu disam]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara melalui program Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, dengan memperluas akses air bersih yang sehat, aman dan nyaman.</p>
<p>Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi program pelayanan Perumda Tirtanadi, Rabu (12/8/2026), di Aula Lantai IV Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja, Medan.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pengawas (Yudha Johansyah dan Arief S. Trinugroho) dan Direktur Utama (Dirut) Ardian Surbakti dan Direktur Bisnis dan Pemasaran Ikrimah Hamidy Perumda Tirtanadi, serta pihak terkait.</p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut diperkenalkan sejumlah program, antara lain pemasangan jaringan pipa distribusi yang dibiayai Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> minimal 5 rumah penduduk dengan panjang pipa 50 meter, penghapusan denda tunggakan bagi pelanggan yang diputus sekaligus cicilan biaya pasang kembali baru, serta program cicilan pasang baru.</p>
<p>Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, mengatakan sosialisasi tersebut sangat penting sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang sehat dan layak.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan air bersih.</p>
<p>Ke depan, pelayanan akan terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menikmati akses air minum secara lebih mudah dan nyaman.</p>
<p>&quot;Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mengakses air bersih yang sehat. Infrastruktur yang dibangun juga menjadi aset bersama yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,&quot; ujar Ardian.</p>
<p>Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi, Arief S. Trinugroho, mengatakan pihaknya siap melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang telah dikeluarkan manajemen.</p>
<p>Arief menyebutkan, Dewan Pengawas juga terbuka terhadap berbagai diskusi dan masukan terkait peningkatan pelayanan.</p>
<p>Menurutnya, sejak dipimpin Direktur Utama Ardian Surbakti, telah banyak dilakukan berbagai langkah dan program untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pemasaran Perumda Tirtanadi, Ikrimah Hamidy melalui Kepala Divisi Pemasaran Perumda Tirtanadi, Sahrim Siregar, menjelaskan mekanisme bagi masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru. Prosesnya dimulai dari pendaftaran, pendataan, survei, pembayaran hingga pemasangan sambungan.</p>
<p>Untuk mengikuti program pemasangan jaringan tersebut, minimal terdapat 5 calon pelanggan dengan panjang jaringan pipa distribusi 50 meter. Adapun biaya sambungan bagi pelanggan baru sebesar Rp2.050.000,- per pelanggan.</p>
<p>&quot;Pelanggan baru juga diberikan kemudahan melalui skema cicilan. Pembayaran awal ditetapkan sebesar 30 persen dari biaya yang harus dibayarkan,&quot; jelas Sahrim Siregar.</p>
<p>Selain itu, Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> memberikan kemudahan bagi pelanggan lama yang sebelumnya telah diputus karena tunggakan. Apabila pelanggan tersebut kembali melakukan penyambungan, Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> memberikan program penghapusan denda tunggakan sekaligus cicilan pasang kembali baru sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Melalui program-program tersebut, Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses air bersih sekaligus mendorong peningkatan cakupan pelayanan. </p>
<p>Program ini juga menjadi bagian dari sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.</p>
<p>Perumda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan infrastruktur jaringan air minum. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, akses terhadap air bersih di Sumatera Utara diharapkan semakin luas dan berkelanjutan. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5229_Tirtanadi-Gratiskan-Biaya-Pemasangan-Pipa-Distribusi-Air-Bersih-ke-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28143/tirtanadi-gratiskan-biaya-pemasangan-pipa-distribusi-air-bersih-ke-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bapenda Medan Selesaikan Kesalahan Data PBB, Warga Menteng Indah Beri Apresiasi</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 18:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bapenda Medan Selesaikan Kesalahan Data PBB, Warga Menteng Indah Beri Apresiasi]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mendapat apresiasi dari warga Perumahan Menteng Indah, Kecamatan Medan Denai, setelah merespons cepat keluhan terkait ketidaksesuaian data luas bangunan yang berdampak pada besar]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b>: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mendapat apresiasi dari warga Perumahan Menteng Indah, Kecamatan Medan Denai, setelah merespons cepat keluhan terkait ketidaksesuaian data luas bangunan yang berdampak pada besaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak-Bumi-dan-Bangunan/" target="_blank">Pajak Bumi dan Bangunan</a> (PBB).</p>
<p><p data-start="342" data-end="515">Warga bernama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Martha-Tobing/" target="_blank">Martha Tobing</a> sebelumnya menemukan luas bangunan rumahnya tercatat 450 meter persegi dalam data PBB. Padahal, luas bangunan sebenarnya hanya 150 meter persegi.</p>
<p data-start="517" data-end="744">Menindaklanjuti keluhan tersebut, petugas Bapenda Kota Medan datang langsung ke kediaman Martha untuk melakukan verifikasi lapangan. Hasil pemeriksaan memastikan luas bangunan sesuai kondisi sebenarnya, yakni 150 meter persegi.</p>
<p data-start="746" data-end="851">Martha mengapresiasi langkah cepat Bapenda Kota Medan yang telah memeriksa dan memperbaiki data tersebut.</p>
<p data-start="853" data-end="1104">"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Medan/" target="_blank">Bapenda Medan</a> yang sudah menindaklanjuti keluhan saya atas kesalahan pencatatan luas bangunan rumah. Saya menghargai niat baik Bapenda yang sudah datang ke rumah dan memperbaiki PBB rumah saya," ujar Martha.</p>
<p data-start="1106" data-end="1223">Menurutnya, setelah dilakukan verifikasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/data-PBB/" target="_blank">data PBB</a> rumahnya telah disesuaikan dengan ukuran bangunan yang sebenarnya.</p>
<p data-start="1225" data-end="1404">"Sekarang PBB-nya sudah diganti dengan ukuran yang sebenarnya. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena sudah mencarikan solusi terbaik atas keluhan saya," tambahnya.</p>
<p data-start="1406" data-end="1653">Bapenda Kota Medan menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan administrasi tersebut. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/data-PBB/" target="_blank">data PBB</a> juga diimbau segera menyampaikan laporan melalui loket pelayanan resmi sesuai ketentuan dan SOP yang berlaku.</p>
<p data-start="1655" data-end="1858">Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> sekaligus mewujudkan administrasi perpajakan yang lebih tertib, akurat, adil dan akuntabel.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3122_Bapenda-Medan-Selesaikan-Kesalahan-Data-PBB--Warga-Menteng-Indah-Beri-Apresiasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28142/bapenda-medan-selesaikan-kesalahan-data-pbb-warga-menteng-indah-beri-apresiasi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GPAK Gelar Aksi di KPK, Desak Pemeriksaan BGS Terkait Dugaan Korupsi MBG Simalungun</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 18:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GPAK Gelar Aksi di KPK, Desak Pemeriksaan BGS Terkait Dugaan Korupsi MBG Simalungun]]></title>
            <description><![CDATA[Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GPAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu, 12 Agustus 2026. Massa mendesak KPK mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan Progra]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>JAKARTA </b>: <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerakan-Pemuda-Anti-Korupsi/" target="_blank">Gerakan Pemuda Anti Korupsi</a> (GPAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu, 12 Agustus 2026. Massa mendesak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Program-Makan-Bergizi-Gratis/" target="_blank">Program Makan Bergizi Gratis</a> (MBG) di Kabupaten Simalungun.</p>
<p><p data-start="386" data-end="556">Aksi dipimpin Koordinator Aksi Ahmad Renaldi dan Penanggung Jawab Aksi Ronald Panjaitan. Massa membawa spanduk dan poster serta menyampaikan sejumlah tuntutan kepada KPK.</p>
<p data-start="558" data-end="748">Dalam orasinya, Ronald Panjaitan mendesak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> memanggil dan memeriksa Wakil Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Simalungun/" target="_blank">Simalungun</a> berinisial BGS yang disebut diduga memiliki peran dalam pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/MBG/" target="_blank">MBG</a> di daerah tersebut.</p>
<p data-start="750" data-end="941">Ronald menegaskan, apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan kewenangan atau tindak pidana korupsi, seluruh pihak yang terkait harus diperiksa sesuai hukum yang berlaku tanpa memandang jabatan.</p>
<p data-start="943" data-end="1179">"Kami mendesak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> bertindak profesional, independen dan transparan. Jika memang terdapat dugaan tindak pidana korupsi, seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk Benny Gusman Sinaga, harus diperiksa tanpa pandang bulu," tegas Ronald.</p>
<p data-start="1181" data-end="1464"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GPAK/" target="_blank">GPAK</a> menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Massa juga berencana menyampaikan laporan resmi kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> dengan membawa data dan informasi yang mereka nilai relevan untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum.</p>
<p data-start="1466" data-end="1665">Ronald mengatakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/GPAK/" target="_blank">GPAK</a> akan terus mengawal perkembangan laporan tersebut. Jika belum ada langkah konkret dari KPK, pihaknya mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.</p>
<p data-start="1667" data-end="1849">"Kami akan terus mengawal proses ini sampai ada kepastian hukum. Harapan kami, dugaan ini ditangani secara serius agar hukum benar-benar ditegakkan tanpa memandang jabatan," ujarnya.</p>
<p data-start="1851" data-end="2077">Tudingan terkait BGS dalam aksi tersebut masih merupakan dugaan yang disampaikan GPAK. Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan yangbbersangkutan terkait tudingan tersebut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6491_GPAK-Gelar-Aksi-di-KPK--Desak-Pemeriksaan-BGS-Terkait-Dugaan-Korupsi-MBG-Simalungun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28141/gpak-gelar-aksi-di-kpk-desak-pemeriksaan-bgs-terkait-dugaan-korupsi-mbg-simalungun/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Tapteng Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan dan Sita Barang Bukti Ganja</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Tapteng Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan dan Sita Barang Bukti Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id SatuanReserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) membekukseorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis ganja di JalanAbd. Rajab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapt]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -SatuanReserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) membekukseorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis ganja di JalanAbd. Rajab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapteng.</p>
<p class="MsoNormal">KapolresTapteng melalui Kasat Narkoba AKP Johannes Munthe membenarkan adanyapenangkapan tersebut. Pelaku yang diamankan berinisial SN (41), seorang nelayanyang berdomisili di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Pandan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Penangkapantersebut berlangsung pada Minggu (9/8/2026) dini hari sekira pukul 02.30 WIB.AKP Johannes Munthe menjelaskan, penindakan ini bermula dari laporan masyarakatsetempat yang resah akan dugaan aktivitas penyalahgunaan dan kepemilikannarkotika jenis ganja di lingkungan mereka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Saatpetugas hendak mengamankan tersangka di lokasi, pelaku SN sempat berupayamembuang barang bukti ke lantai teras salah satu rumah warga. Namun, aksitersebut berhasil dipantau oleh personel di lapangan," ungkap AKP JohannesMunthe.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Darihasil penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasilmengamankan barang bukti berupa 1 (satu) paket narkotika jenis ganja yangdibungkus dalam plastik bening dengan berat bruto 4,34 gram.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalamproses interogasi awal di lapangan, tersangka SN mengakui bahwa barang haramtersebut merupakan miliknya yang sebelumnya diperoleh dari sebuah pondok dikawasan Batu Mardinding, Sibuluan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Gunamempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka SN beserta barang bukti langsungdigiring ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk menjalani pemeriksaan mendalam sertaproses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian juga terus melakukan pengembanganguna membongkar jaringan penyebaran narkotika.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1613_Polres-Tapteng-Tangkap-Pengedar-Narkoba-di-Pandan-dan-Sita-Barang-Bukti-Ganja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28139/polres-tapteng-tangkap-pengedar-narkoba-di-pandan-dan-sita-barang-bukti-ganja/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Amankan 3,2 Kg Ganja di Kampus USI, Tiga Mahasiswa Ditetapkan Tersangka</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Amankan 3,2 Kg Ganja di Kampus USI, Tiga Mahasiswa Ditetapkan Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id PoldaSumut dan Polres Pematangsiantar mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dilingkungan Universitas Simalungun (USI) dengan barang bukti mencapai 3,2 Kilogram ganja. Tiga mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka dan kini ter]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -PoldaSumut dan Polres Pematangsiantar mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dilingkungan Universitas Simalungun (USI) dengan barang bukti mencapai 3,2 Kilogram ganja. Tiga mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka dan kini terancampidana penjara seumur hidup.</p>
<p>WakapolresPematangsiantar Kompol Budiono Saputro mengungkapkan hal itu dalam konferensipers di Mapolres Pematangsiantar, Selasa (11/8/2026).</p>
<p>Iadidampingi Kasat Resnarkoba AKP Irwanta Sembiring, serta jajaran pengurusYayasan USI, di antaranya; Jan Rawinson Saragih, Salmen Purba, dan FitriaMeileni Damanik.</p>
<p>Budionomenjelaskan pengungkapan berlangsung pada Selasa (4/8/2026) malam sekitar pukul18.30 WIB di dua lokasi berbeda di area kampus.</p>
<p>DiFakultas Ekonomi, petugas mengamankan satu tersangka bersama barang bukti ganjaseberat 91,68 Gram dan satu unit telepon seluler.</p>
<p>Penggeledahanberlanjut ke Fakultas Pertanian, tempat dua tersangka lain diamankan denganbarang bukti ganja seberat 3.158 gram.</p>
<p>Selainganja, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga terkait aktivitasperedaran narkotika tersebut, di antaranya telepon seluler, plastik dalamberbagai warna, timbangan digital merek Tanita, tas, serta lakban.</p>
<p>Tigatersangka yang diamankan adalah ZW (22), warga Kelurahan Bukit Sofa, KecamatanSiantar Sitalasari; Fadlan (23), warga Kelurahan Banjar, Kecamatan SiantarBarat; dan AFB (23), warga Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba.</p>
<p>Budionomenjelaskan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahamanantara Polres Pematangsiantar dan Universitas Simalungun untuk menciptakanlingkungan kampus yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.</p>
<p>"Ketigatersangka dijerat Pasal 111 ayat (2) subsider Pasal 114 ayat (2) Undang-UndangNomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumurhidup atau pidana penjara minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun, ditambahpidana denda," ujar dia.</p>
<p>Budionomenegaskan penerapan pasal terhadap masing-masing tersangka akan disesuaikandengan hasil penyidikan, alat bukti, dan peran setiap tersangka.</p>
<p>Sampaisaat ini kasusnya disebut masih dalam tahap penyidikan. Polisi mendalamiasal-usul barang bukti, jaringan pemasok, tujuan peredaran, serta kemungkinanketerlibatan pihak lain.</p>
<p>Budionomenambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan narkotika dilingkungan perguruan tinggi tanpa terkecuali, sejalan dengan komitmen kerjasama yang telah dijalin dengan pihak kampus.</p>
<p>"Lingkunganperguruan tinggi harus menjadi tempat aman bagi mahasiswa untuk menuntut ilmudan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa, bukan menjadi tempatberkembangnya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,&quot; tegasnya.</p>
<p>&quot;Kamitegaskan bahwa Polres Pematangsiantar tidak akan memberikan ruang bagiperedaran narkotika, termasuk di lingkungan perguruan tinggi,&quot; pungkas Budiono.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3151_Polisi-Amankan-3-2-Kg-Ganja-di-Kampus-USI--Tiga-Mahasiswa-Ditetapkan-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28140/polisi-amankan-32-kg-ganja-di-kampus-usi-tiga-mahasiswa-ditetapkan-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bendung Diperbaiki, Nelayan Kuala Indah Tak Bisa Melaut</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 13:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bendung Diperbaiki, Nelayan Kuala Indah Tak Bisa Melaut]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Perbaikan Bendung Daerah Irigasi (DI) Cinta Dame/Cinta Maju di Sei DaluDalu, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, yang diharapkan memperbaiki sistem pengairan pertanian, kini dikeluhkan masyarakat.Pengalihan aliran air sel]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Perbaikan Bendung Daerah Irigasi (DI) Cinta Dame/Cinta Maju di Sei Dalu-Dalu, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, yang diharapkan memperbaiki sistem pengairan pertanian, kini dikeluhkan masyarakat.</p>
<p>Pengalihan aliran air selama proses pengerjaan disebut berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan di Desa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuala/" target="_blank">Kuala</a> Indah. Berkurangnya aliran air menuju muara membuat nelayan kesulitan melintasi sungai untuk menuju laut.</p>
<p>Persoalan tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara, Ir H <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a> Harahap, MBA. Ia meminta pihak pelaksana segera mencari solusi agar proses perbaikan bendung tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.</p>
<p>Keluhan itu disampaikan kepala desa dan masyarakat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuala/" target="_blank">Kuala</a> Indah kepada Yahdi. </p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nelayan/" target="_blank">Nelayan</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuala/" target="_blank">Kuala</a> Indah juga tidak bisa melaut karena pengalihan air sungai untuk pekerjaan perbaikan bendung DI Cinta Dame/Cinta Maju di Sei Dalu-Dalu," ujar Yahdi dalam keterangan persnya, Selasa (11/8/2026).</p>
<p>Menurut legislator dari Daerah Pemilihan V yang meliputi Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tanjung-Balai/" target="_blank">Tanjung Balai</a> tersebut, persoalan yang muncul tidak hanya dirasakan nelayan.</p>
<p>Di sisi lain, sebagian petani juga menghadapi limpasan air akibat perubahan aliran selama pekerjaan berlangsung. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu lahan pertanian dan tanaman masyarakat.</p>
<p>"Sebagian masyarakat terdampak air melimpas dan merusak tanaman mereka. Sebagian lagi air tidak sampai ke muara Sei Dalu-Dalu dan Sei Tanjung sehingga nelayan sulit menuju laut," katanya.</p>
<p>Yahdi menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengaturan aliran air selama proses pengerjaan harus mendapat perhatian serius. Perbaikan bendung memang dibutuhkan, tetapi dampak terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup dari aliran sungai juga harus diperhitungkan.</p>
<p>Ia mengaku telah menyampaikan protes kepada Kepala UPT Bah Bolon, Syahrial Efendi, selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut. Yahdi juga berkomunikasi dengan kepala seksi terkait, Sadikan.</p>
<p><b>Sosialisasi </b></p>
<p>Selain persoalan pengalihan air, Yahdi menyoroti sosialisasi pekerjaan kepada masyarakat. Ia mempertanyakan apakah informasi mengenai rencana pengalihan aliran air dan dampaknya telah disampaikan secara baik kepada seluruh masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sei Dalu-Dalu, Sei Tanjung dan Sei Gambus.</p>
<p>"Saya menengarai adanya kelalaian dalam sosialisasi kegiatan perbaikan Bendung Cinta Dame/Cinta Maju di Sei Dalu-Dalu. Pekerjaan tersebut tidak disosialisasikan secara baik dan menyeluruh kepada semua masyarakat terdampak," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, sosialisasi sangat penting karena perubahan aliran air dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pertanian hingga kegiatan nelayan.</p>
<p>Karena itu, ia meminta pihak pelaksana segera memberikan penjelasan kepada masyarakat sekaligus menyiapkan langkah untuk mengurangi dampak pekerjaan.</p>
<p>"Saya sudah meminta mereka segera menyampaikannya kepada masyarakat dan mencari solusi agar dampak pengerjaan dapat seminimal mungkin sehingga tidak merugikan masyarakat," katanya.</p>
<p>Setelah mendapat protes, Kepala UPT Bah Bolon disebut telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang terdampak.</p>
<p>Yahdi berharap koordinasi tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi menghasilkan solusi konkret sehingga nelayan dapat kembali beraktivitas dan petani tidak mengalami kerugian akibat perubahan aliran air.</p>
<p>Ia memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap pekerjaan tersebut. "Saya akan terus memantau dan melakukan pengawasan sebagaimana fungsi kami sebagai anggota DPRD Sumatera Utara, apalagi ini merupakan proyek provinsi," ujarnya.</p>
<p>Yahdi juga meminta masyarakat menyampaikan informasi jika menemukan persoalan lain selama proses pekerjaan berlangsung. Setiap laporan, kata dia, akan segera dikoordinasikan dengan UPT Bah Bolon sebagai pihak yang bertanggung jawab.</p>
<p>Meski mengkritisi dampak pengerjaan, Yahdi menegaskan perbaikan Bendung Dalu-Dalu tetap harus dilanjutkan hingga selesai.</p>
<p>Bendung tersebut memiliki peran penting bagi sistem pengairan di wilayah DI Cinta Dame/Cinta Maju. Sekitar 1.460 hektare lahan tanaman padi membutuhkan dukungan sistem irigasi tersebut.</p>
<p>Kerusakan bendung juga telah menjadi aspirasi masyarakat selama lebih dari tiga tahun. Karena itu, pekerjaan yang kini dilakukan merupakan harapan besar bagi para petani.</p>
<p>"Yang jelas, pekerjaan perbaikan Bendung Dalu-Dalu harus sukses karena itu merupakan pengaduan, tuntutan, dan harapan masyarakat, khususnya petani yang berada di lingkup DI Cinta Dame/Cinta Maju," katanya.</p>
<p>Namun, Yahdi mengingatkan agar keberhasilan proyek tidak hanya dilihat dari rampungnya pekerjaan fisik. Kepentingan masyarakat yang terdampak selama proses pengerjaan juga harus menjadi perhatian.</p>
<p>"Perbaikan bendung harus dilakukan, tetapi tahapan pengerjaannya tidak boleh juga mengorbankan masyarakat lainnya," tegasnya.</p>
<p>Menurut Yahdi, proyek tersebut seharusnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setelah selesai. Karena itu, pengaturan aliran air selama pengerjaan harus dilakukan dengan cermat agar kebutuhan pertanian tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas nelayan.</p>
<p>Bagi petani, bendung yang baik berarti kepastian pengairan untuk lahan pertanian. Sementara bagi nelayan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuala/" target="_blank">Kuala</a> Indah, aliran sungai merupakan bagian penting untuk mengakses laut dan menjalankan mata pencaharian.</p>
<p>Karena itu, Yahdi berharap pihak pelaksana dapat segera menemukan jalan keluar dari persoalan tersebut. Perbaikan bendung memang sudah lama dinantikan.</p>
<p>Namun, pembangunan infrastruktur semestinya tidak membuat masyarakat harus memilih antara mendapatkan manfaat proyek atau kehilangan sumber penghidupannya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5080_Bendung-Diperbaiki--Nelayan-Kuala-Indah-Tak-Bisa-Melaut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28138/bendung-diperbaiki-nelayan-kuala-indah-tak-bisa-melaut/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Distanpang Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Sei Sikambing Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Distanpang Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Sei Sikambing Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) rutin di dua pasar tradisional Kota Medan. Langkah ini menjadi kegiatan rutin pada Senin dan Selasa setiap pekan guna m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) rutin di dua pasar tradisional Kota Medan. Langkah ini menjadi kegiatan rutin pada Senin dan Selasa setiap pekan guna mengendalikan harga bahan pokok.</p>
<p>Kepala Distanpang, Fariz Haholongan Hutagalung didampingi Sekretaris Dinas Yusfahri Perangin-angin menyebutkan bahwa pihaknya menggelar GPM di dua pasar tradisional Kota Medan. Pada Selasa (11/8/2026), sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula hingga cabai dijual dengan harga lebih murah.</p>
<p>"Jadi untuk hari ini kita ada di Pasar Sei Sikambing. Sesuai arahan Gubernur, Pak Bobby Nasution bahwa tingginya harga beras membuat masyarakat mengeluh. Dan juga dalam mengendalokan inflasi. Jadi dengan adanya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pangan-murah/" target="_blank">pangan murah</a> ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah," ujar Fariz.</p>
<p>Kegiatan ini juga mereka gelar dengan berkolaborasi bersama Bulog dan BUMD Sumut guna menghadirkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pangan-murah/" target="_blank">pangan murah</a> bagi masyarakat. Langkah ini rencananya akan rutin berlangsung, serta kemungkinan akan menyasar ke tempat lain guna memperluas titik distribusi pangan.</p>
<p>"Dengan memperkuat distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pangan-murah/" target="_blank">pangan murah</a> ini, harga di pasaran akan lebih terkendali. Apalagi dari Bulog sendiri telah menyatakan bahwa ada stok sebanyak 52.000 ton beras untuk di distribusikan ke masyarakat," sebut Fahri sekaligus menjelaskan GPM digelar di Pasar Sukaramai setiap Senin dan Pasar Sei Sikambing setiap Selasa.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6818_Distanpang-Sumut-Gelar-Gerakan-Pangan-Murah-di-Pasar-Sei-Sikambing-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28136/distanpang-sumut-gelar-gerakan-pangan-murah-di-pasar-sei-sikambing-medan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diprotes ke Taman Nasional Komodo saat Ada Larangan, Jessica Mila Salahkan Kapten Kapal</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 20:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diprotes ke Taman Nasional Komodo saat Ada Larangan, Jessica Mila Salahkan Kapten Kapal]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Jessica Mila akhirnya buka suara terkait protes keras para agen travel atas kepergiannya ke Taman Nasional Komodo saat akses pelayaran ditutup karena cuaca buruk.Baginya, kesalahan ada pada kapten kapal karena tidak memberi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jessica-Mila/" target="_blank">Jessica Mila</a> akhirnya buka suara terkait protes keras para agen travel atas kepergiannya ke Taman Nasional Komodo saat akses <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> ditutup karena cuaca buruk.<p>Baginya, kesalahan ada pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapten/" target="_blank">kapten</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapal/" target="_blank">kapal</a> karena tidak memberi informasi yang benar.</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Senin (11/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jessica-Mila/" target="_blank">Jessica Mila</a> bahkan memastikan tidak mengetahui adanya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/larangan/" target="_blank">larangan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> karena tidak diberitahu oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapten/" target="_blank">kapten</a> kapal.</p>
<p>"Adalah tidak benar dan fitnah kalau ada yang mengatakan kami sudah tahu soal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/larangan/" target="_blank">larangan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> tersebut dan mengabaikannya," tulisnya di akun Instagramnya.</p>
<p>"Apalagi, ada tuduhan kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat," tambshnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jessica-Mila/" target="_blank">Jessica Mila</a> memastikan, jika mengetahui kebijakan pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/larangan/" target="_blank">larangan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> tersebut, mereka tkdak akan berangkat berlayar demi keselamatan diri dan keluarga.</p>
<p>"Aku dan keluarga sangat mengutamakan keamanan dan keselamatan saat bepergian, apalagi ada Kyarra dan anak-anak lain di rombongan kami," tuturnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jessica-Mila/" target="_blank">Jessica Mila</a> juga mengakui, tidak menaruh curiga adanya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/larangan/" target="_blank">larangan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> karena hari itu ada banyak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapal/" target="_blank">kapal</a> wisata lain yang melakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> dan cuaca pun cukup bersahabat.</p>
<p>Sebagai informasi, ada dua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapal/" target="_blank">kapal</a> yang teridentifikasi melanggar aturan pelayaran, Yacht Grand Maloekoe dan Kapal Neptune.</p>
<p>Dan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jessica-Mila/" target="_blank">Jessica Mila</a> beserta rombongan ada di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> Yacht Grand Maloekoe yang seharusnya menuju Pulau Rinca.</p>
<p>Pasalnya, selama kebijakan pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/larangan/" target="_blank">larangan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayaran/" target="_blank">pelayaran</a> diberlakukan, area yang bisa dimasuki hanya Rinca.</p>
<p>"Khususnya para captain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kapal/" target="_blank">kapal</a> agar bisa memberikan informasi terbuka kepada penumpang demi menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian dari berbagai pihak," pungkas Jessica Mila.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8169_Diprotes-ke-Taman-Nasional-Komodo-saat-Ada-Larangan--Jessica-Mila-Salahkan-Kapten-Kapal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28121/diprotes-ke-taman-nasional-komodo-saat-ada-larangan-jessica-mila-salahkan-kapten-kapal/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dituding Selingkuh dengan Rizky Billar, Asila Maisa: Takut Mengganggu Karier</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 20:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dituding Selingkuh dengan Rizky Billar, Asila Maisa: Takut Mengganggu Karier]]></title>
            <description><![CDATA[Belakangan marak kabar penyanyi Asila Maisa selingkuh dengan Rizky Billar. Bahkan, kasus ini sudah masuk ke ranah hukum.Melansir berbagai sumber, Senin (11/8/2026), Asila Maisa bahkan harus menjalani pemeriksaan di Polda Metro Ja]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Belakangan marak kabar penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asila-Maisa/" target="_blank">Asila Maisa</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/selingkuh/" target="_blank">selingkuh</a> dengan Rizky Billar. Bahkan, kasus ini sudah masuk ke ranah hukum.<p>Melansir berbagai sumber, Senin (11/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asila-Maisa/" target="_blank">Asila Maisa</a> bahkan harus menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, terkait kasus itu.</p>
<p>"Enggak ada sih kerugian materiil atau apa, tapi lama-kelamaan takut mengganggu karier juga ya," kata Asila Maisa.</p>
<p>Kedatangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asila-Maisa/" target="_blank">Asila Maisa</a> ke Polda Metro Jaya dalam rangka menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/laporan/" target="_blank">laporan</a> Rizky Billar.</p>
<p>Ia hadir bersama istri Billar, pendangdut Lesti Kejora. Dan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asila-Maisa/" target="_blank">Asila Maisa</a> mengaku dirinya juga menjadi korban dari kabar tersebut.</p>
<p>"Kita datang hari ini buat ngelengkapin apa yang udah Kak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Billar/" target="_blank">Billar</a> terangin kemarin," jelas Asila Maisa.</p>
<p>Sebagai informasi, Rizky <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Billar/" target="_blank">Billar</a> memang telah mengambil langkah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hukum/" target="_blank">hukum</a> dengan melaporkan enam yang menyebarkan tudingan perselingkuhan tersebut.</p>
<p>Dan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asila-Maisa/" target="_blank">Asila Maisa</a> yang merupakan putri presenter Ramzi ini menegaskan dirinya cukup terganggu dengan kabar hoaks tersebut.</p>
<p>"Dan terlalu simpang siur juga fitnahnya, dan mengganggu kehidupan pribadi aku juga," pungkas Asila Maisa.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9788_Dituding-Selingkuh-dengan-Rizky-Billar--Asila-Maisa--Takut-Mengganggu-Karier.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28120/dituding-selingkuh-dengan-rizky-billar-asila-maisa-takut-mengganggu-karier/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 20:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran]]></title>
            <description><![CDATA[Penyanyi Audy Item membawa kabar duka. Istri aktor Iko Uwais ini mengalami keguguran setelah hamil 7 minggu.Melansir berbagai sumber, Senin (11/8/2026), Audy memang sudah tidak muda lagi, usianya kini telah 43 tahun.Innalilahi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> Item membawa kabar duka. Istri aktor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Iko-Uwais/" target="_blank">Iko Uwais</a> ini mengalami <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/keguguran/" target="_blank">keguguran</a> setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hamil/" target="_blank">hamil</a> 7 minggu.<p>Melansir berbagai sumber, Senin (11/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> memang sudah tidak muda lagi, usianya kini telah 43 tahun.</p>
<p>"Innalilahi Wainnaa Illaihi Rojiun," tulis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> di akun Instagramnya.</p>
<p>Dalam unggahannya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> punvmenyampaikan salam perpisahan yang menyentuh untuk calon buah hati yang telah berpulang.</p>
<p>"Selamat jalan sayang terima kasih sudah menemani mama 7 minggu dalam kandungan, insyaallah ini yang terbaik," tambah Audy.</p>
<p>Meski mengalami keguguran, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> meyakini calon <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> ketiganya tersebut berjenis kelamin laki-laki.</p>
<p>Ia bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Iko-Uwais/" target="_blank">Iko Uwais</a> bahkan sudah lebih dulu menyiapkan nama untuk sang calon putra, yakni Muhammad Alghraff Putra Uwais.</p>
<p>"Yang kuyakini seorang laki-laki dan kuberi nama Muhammad Alghraff Putra Uwais, yang artinya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> laki-laki sosok pemimpin yang mulia, cerdas, dan berjiwa bangsawan, serta senantiasa dalam lindungan, keberkahan, dan kebaikan," tulisnya lagi.</p>
<p>Kehilangan ini terasa berat mengingat kehamilan tersebut sebelumnya disambut penuh kebahagiaan oleh pasangan ini.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> sempat menyebut kehamilan ketiganya itu sebagai kado terindah untuk merayakan ulang tahun pernikahannya bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Iko-Uwais/" target="_blank">Iko Uwais</a> yang ke-14, saat pertama kali mengumumkan kabar kehamilan pada Juli 2026.</p>
<p>Begitu pun, kini <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Audy/" target="_blank">Audy</a> bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Iko-Uwais/" target="_blank">Iko Uwais</a> serta kedua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> mereka, Atreya dan Aneska, telah mengikhlaskan kepergian calon adik mereka tersebut.</p>
<p>"Insyaallah mama, papa @iko.uwais, kakak Atreya, kakak Aneska ikhlas. Al fatihah untukmu anakku sayang," pungkas Audy.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3604_Hamil-di-Usia-43-Tahun--Audy-Alami-Keguguran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28118/hamil-di-usia-43-tahun-audy-alami-keguguran/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Targetkan Eliminasi TBC, Puskesmas Medan Labuhan Gencarkan Active Case Finding dan Cek Kesehatan Gratis di Sei Mati</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 18:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Targetkan Eliminasi TBC, Puskesmas Medan Labuhan Gencarkan Active Case Finding dan Cek Kesehatan Gratis di Sei Mati]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Puskesmas Medan Labuhan menerapkan strategi jemput bola (active case finding) guna melacak dan menemukan kasus tersembunyi Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat. Penelusuran (tracing) TBC]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Puskesmas-Medan-Labuhan/" target="_blank">Puskesmas Medan Labuhan</a> menerapkan strategi "jemput bola" (active case finding) guna melacak dan menemukan kasus tersembunyi Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat. Penelusuran (tracing) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TBC/" target="_blank">TBC</a> yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut digelar di halaman Gereja HKBP Sei Mati, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.</p>
<p>Aksi tanggap di lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Medan Labuhan, dr. Imelda Iriana br Purba, bersama Lurah Sei Mati, Yogi Frasetya Wahyu, S.E. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam mendukung program prioritas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang menargetkan pelacakan 100 persen kontak erat pasien <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TBC/" target="_blank">TBC</a> demi mempercepat pemutusan rantai penularan nasional.</p>
<p>Inisiatif ini juga mempertegas komitmen Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat meninjau layanan penanganan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TBC/" target="_blank">TBC</a> di RSUP H. Adam Malik bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Akhmad Wiyagus, pada pertengahan Juli lalu.</p>
<p>Dalam kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Sei Mati tersebut, sebanyak 100 warga menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan komprehensif. Petugas medis melakukan penapisan (screening) ketat untuk mengidentifikasi potensi penularan sejak dini di lingkungan rumah tangga.</p>
<p>Warga yang teridentifikasi sebagai kontak erat penderita <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TBC/" target="_blank">TBC</a> akan mendapatkan pendampingan medis secara berkesinambungan. Skema penanganan meliputi pemberian Terapi Pencegahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TBC/" target="_blank">TBC</a> (TPT), pemeriksaan spesimen lanjutan, hingga pemberian paket pengobatan gratis dari puskesmas sampai pasien dinyatakan sembuh total.<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6618_Targetkan-Eliminasi-TBC--Puskesmas-Medan-Labuhan-Gencarkan-Active-Case-Finding-dan-Cek-Kesehatan-Gratis-di-Sei-Mati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28114/targetkan-eliminasi-tbc-puskesmas-medan-labuhan-gencarkan-active-case-finding-dan-cek-kesehatan-gratis-di-sei-mati/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Medan, Erfin Fahrurrazi Diwanti-wanti Kinerja OPD Harus Cepat dan Taat Aturan</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Medan, Erfin Fahrurrazi Diwanti-wanti Kinerja OPD Harus Cepat dan Taat Aturan]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melantik dan mengambil sumpah Erfin Fahrurrazi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (11/8/2026).Pelant]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b></b>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melantik dan mengambil sumpah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erfin-Fahrurrazi/" target="_blank">Erfin Fahrurrazi</a> sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (11/8/2026).</p>
<p data-path-to-node="2">Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Medan Nomor 800.1.3.3/1304.K tanggal 10 Agustus 2026 untuk menggantikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sekda/" target="_blank">Sekda</a> sebelumnya, Wiriya Alrahman, yang telah memasuki masa purnabakti.</p>
<p data-path-to-node="3">Dalam arahannya, Rico Waas menekankan agar Pj <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sekda/" target="_blank">Sekda</a> yang baru segera memperkuat koordinasi internal guna mengakselerasi ritme kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, Rico mengingatkan agar percepatan program pembangunan tidak menabrak koridor hukum yang berlaku.</p>
<p data-path-to-node="4">"Kerja-kerja dari seluruh perangkat daerah itu benar-benar cepat, terukur, namun sesuai aturan dan perundang-undangan. Meminta cepat itu terkadang yang membahayakan adalah bisa melanggar aturan. Maka dari itu harus terukur, jelas, dan terinci dengan baik," tegas Rico Waas di hadapan jajaran pimpinan OPD dan camat se-Kota Medan.</p>
<p data-path-to-node="5">Rico meminta Erfin menerapkan pendekatan kepemimpinan yang komunikatif dan humanis dalam mengayomi jajaran birokrasi, tanpa mengenyampingkan aspek ketegasan dan pengawasan disiplin ASN.</p>
<p data-path-to-node="6">"Apabila ditemukan OPD yang tidak sesuai cara kerjanya, tegur dengan baik sesuai aturan dan benahi pola kerjanya. Bimbing rekan-rekan OPD dan berikan semangat," ujarnya.</p>
<p data-path-to-node="7">Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Pj <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sekda/" target="_blank">Sekda</a> Kota Medan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erfin-Fahrurrazi/" target="_blank">Erfin Fahrurrazi</a> memiliki rekam jejak birokrasi yang panjang. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di Pemkab Serdang Bedagai, seperti Camat Tebing Syahbandar hingga Sekretaris Inspektorat.</p>
<p data-path-to-node="8">Karier Erfin di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menanjak setelah meraih peringkat pertama dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hingga dilantik sebagai Inspektur Kota Medan pada 10 September 2025 lalu. Kini, kapasitasnya diuji untuk menjaga efektivitas roda pemerintahan serta mengawal implementasi visi-misi pembangunan Kota Medan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6145_Resmi-Dilantik-Jadi-Pj-Sekda-Medan--Erfin-Fahrurrazi-Diwanti-wanti-Kinerja-OPD-Harus-Cepat-dan-Taat-Aturan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28113/resmi-dilantik-jadi-pj-sekda-medan-erfin-fahrurrazi-diwantiwanti-kinerja-opd-harus-cepat-dan-taat-aturan/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>