<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2026 06:28:46 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Perkuat Transformasi Posyandu</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 02:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Perkuat Transformasi Posyandu]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi. Transformasi ini memperluas peran Posyandu yang sebelumnya berfoku]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi. Transformasi ini memperluas peran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> yang sebelumnya berfokus pada kesehatan ibu dan anak menjadi pelayanan yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Tim Pembina (TP) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Sumut, Titiek Sugiharti saat menghadiri Rapat Kerja Tim Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Kabupaten/Kota se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>"Melalui langkah ini, peran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> diseluruh wilayah kabupaten/kota di Sumut diperluas. Sehingga tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan seperti menimbang balita atau imunisasi, melainkan terintegrasi sebagai ujung tombak pemenuhan pelayanan dasar masyarakat," tukasnya.</p>
<p>Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, transformasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> mencakup enam bidang pelayanan dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Pengurus TP <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Kemendagri Yudhi Timor Bini Prakoso menyampaikan bahwa transformasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> dilakukan seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> kini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan, menghubungkannya dengan layanan pemerintah, sekaligus memastikan pelayanan tersebut benar-benar hadir di tengah masyarakat.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> menjadi mitra strategis bagi pemerintah desa dan kelurahan," sebutnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia didominasi kelompok anak usia 0&ndash;4 tahun dengan jumlah mencapai 22.741.968 jiwa. Kelompok tersebut mayoritas berasal dari Generasi Alpha, sementara bayi yang lahir pada 2025 menjadi angkatan pertama Generasi Beta.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> harus berubah. Maka posyandu harus bertransformasi. Data <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> di seluruh Indonesia saat ini 238.666 dengan jumlah kader sebanyak 1.250.685 orang. Di Provinsi Sumut terdapat 10.472 posyandu dengan jumlah kader 49.152 orang," terangnya.</p>
<p>Menurutnya, transformasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> juga sejalan dengan tujuan pembangunan nasional, daerah, dan desa. Keberadaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> diharapkan dapat mendorong peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, memperluas kesempatan kerja dan lapangan usaha, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.</p>
<p>Selain itu, transformasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> turut diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.</p>
<p>Rapat kerja tersebut dihadiri seluruh Ketua Tim Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> kabupaten/kota se-Sumut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumut Muhammad Suib, serta sejumlah undangan lainnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_9407_Pemprovsu-Perkuat-Transformasi-Posyandu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29910/pemprovsu-perkuat-transformasi-posyandu/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagubsu Apresiasi Capaian Asahan Dalam Penilaian Calon Kab/Kota Ber-AKSI</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 01:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagubsu Apresiasi Capaian Asahan Dalam Penilaian Calon Kab/Kota Ber-AKSI]]></title>
            <description><![CDATA[ Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya mengapresiasi capaian Kabupaten Asahan yang meraih nilai 97,30 dengan kategori Istimewa dalam penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas Korupsi (BerAKSI) Tahun 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Surya/" target="_blank">Surya</a> mengapresiasi capaian Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang meraih nilai 97,30 dengan kategori Istimewa dalam penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Korupsi/" target="_blank">Korupsi</a> (Ber-AKSI) Tahun 2026.</p>
<p>Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.</p>
<p>Apresiasi tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Surya/" target="_blank">Surya</a> saat menghadiri kegiatan penilaian calon percontohan Kabupaten/Kota Ber-AKSI Tahun 2026, di Kabupaten Asahan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Surya/" target="_blank">Surya</a> menegaskan, keberhasilan Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> merupakan hasil komitmen dan kerja bersama dalam membangun pemerintahan yang berintegritas. Namun, capaian tersebut harus diikuti dengan konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip anti korupsi.</p>
<p>"Selamat kepada Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> atas capaian nilai 97,30 dengan kategori Istimewa. Semoga prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas," ujar Surya.</p>
<p>Ia menegaskan, sesuai arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution, upaya pencegahan korupsi harus terus diperkuat melalui transparansi pengelolaan anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan yang efektif, serta pembangunan budaya kerja antikorupsi.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> Ibnu Basuki Widodo menjelaskan, penilaian Kabupaten/Kota Ber-AKSI mencakup lima komponen utama dengan 15 indikator.</p>
<p>Kelima komponen tersebut meliputi penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, budaya antikorupsi, partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan kearifan lokal.</p>
<p>Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian tersebut adalah keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang memiliki 23 tenant untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan.</p>
<p>Meski meraih kategori Istimewa, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi untuk ditindaklanjuti. Salah satunya terkait kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dengan masih terdapat 11 pejabat yang belum memenuhi kewajiban pelaporan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> juga mengingatkan agar komitmen antikorupsi tidak sekadar diwujudkan melalui pemenuhan dokumen dan kegiatan seremonial, tetapi harus diterapkan secara konsisten dalam penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wagubsu/" target="_blank">Wagubsu</a> berharap, capaian Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya di Sumut untuk terus memperkuat upaya pencegahan korupsi.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil evaluasi agar perbaikan tata kelola pemerintahan berjalan secara berkelanjutan.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terus mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pencegahan korupsi, meningkatkan akuntabilitas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_8410_Wagubsu-Apresiasi-Capaian-Asahan-Dalam-Penilaian-Calon-Kab-Kota-Ber-AKSI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29909/wagubsu-apresiasi-capaian-asahan-dalam-penilaian-calon-kabkota-beraksi/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Dugaan Penyadapan, Ebenejer Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 00:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Dugaan Penyadapan, Ebenejer Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas]]></title>
            <description><![CDATA[Sekretaris Fraksi Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ebenejer Sitorus SE MM mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban maupun kondusifitas menyikapi kasus ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Sekretaris Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hanura/" target="_blank">Hanura</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ebenejer-Sitorus/" target="_blank">Ebenejer Sitorus</a> SE MM mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban maupun kondusifitas menyikapi kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri/" target="_blank">Kapolri</a> Jenderal Listyo Sigit Prabowo.</p>
<p>Menurut Ebenejer, persoalan tersebut harus disikapi secara bijaksana dan tidak emosional. Seluruh pihak diminta menahan diri, jangan terprovokasi serta tidak membangun opini yang berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.</p>
<p>"Jangan sampai persoalan ini menimbulkan perpecahan atau kegaduhan. Kita harus tetap menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan suasana yang kondusif. Percayakan proses penanganannya kepada aparat penegak hukum," imbau Ketua DPC Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hanura/" target="_blank">Hanura</a> Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini.</p>
<p>Menurut anggota Komisi E ini, masyarakat perlu menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Setiap informasi dan dugaan yang berkembang harus diuji berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan berdasarkan asumsi maupun spekulasi.</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat, elite politik, dan pengguna media sosial, tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan informasi yang sifatnya memprovokasi serta menuduh kelompok tertentu yang ikut terlibat.</p>
<p>"Perbedaan pandangan dalam menyikapi persoalan ini merupakan hal yang wajar. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut merusak persaudaraan dan persatuan bangsa. Mari kita kedepankan sikap dewasa dan saling menghormati," terangnya kepada wartawan melalui sambunhan telepon dari Medan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Ebenejer menegaskan, penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Asas praduga tidak bersalah juga harus dihormati sehingga tidak ada pihak yang dihakimi sebelum proses hukum memperoleh kepastian.</p>
<p>Politisi vokal ini juga berharap semua pihak dapat memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara objektif dan mengungkap persoalan tersebut berdasarkan fakta yang sebenarnya.</p>
<p>"Yang terpenting saat ini, menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia," tutup Ebenejer. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_6331_Kasus-Dugaan-Penyadapan--Ebenejer-Imbau-Masyarakat-Tetap-Jaga-Kondusifitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29908/kasus-dugaan-penyadapan-ebenejer-imbau-masyarakat-tetap-jaga-kondusifitas/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perluas Pasar Produk Kerajinan, Dekranasda Sumut Siapkan Lima Program Prioritas 2027</guid>
            <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 00:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perluas Pasar Produk Kerajinan, Dekranasda Sumut Siapkan Lima Program Prioritas 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan lima program prioritas pada tahun 2027 untuk meningkatkan popularitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing produk kerajinan (Kriya) khas Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dewan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kerajinan/" target="_blank">Kerajinan</a> Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan lima program prioritas pada tahun 2027 untuk meningkatkan popularitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing produk kerajinan (Kriya) khas Sumut.</p>
<p>Kelima program tersebut meliputi peningkatan promosi, penguatan organisasi, penyelenggaraan pameran, pembinaan dan pendampingan, serta pelatihan. Program ini diharapkan mampu mendorong produk-produk unggulan Sumut semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>"Kita ingin produk-produk asal Sumut semakin luas pasarnya, semakin kuat daya saingnya, oleh karena itu selain promosi, kita juga perlu memperkuat organisasi kita, meningkatkan diri di level manajemen," kata Wakil Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> Sumut Titiek Sugiharti pada Rapat Kerja (Raker) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> Sumut Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Titiek juga berharap kolaborasi antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> Sumut dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> kabupaten/kota semakin kuat. Komunikasi menjadi salah satu aspek penting yang perlu ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan program pada tahun mendatang.</p>
<p>"Saya berharap komunikasi kita semakin baik, sehingga kolaborasi semakin kuat, dengan begitu kita akan lebih mudah memperkenalkan produk-produk kriya Sumut," imbuh Titiek.</p>
<p>Sementara itu, Plh Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> Sumut Dedi Jaminsyah Putra meminta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> kabupaten/kota segera berkomunikasi apabila menghadapi kendala, terutama dalam persiapan maupun pelaksanaan berbagai kegiatan dan pameran yang diikuti.</p>
<p>"Ini pesan dari Ibu Ketua, jadi sebelum event atau saat event kendala yang dihadapi bisa segera kita selesaikan," ucap Dedi.</p>
<p>Rapat kerja tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Yuliani Siregar, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta jajaran pengurus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> Sumut dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dekranasda/" target="_blank">Dekranasda</a> kabupaten/kota se-Sumut. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_7239_Perluas-Pasar-Produk-Kerajinan--Dekranasda-Sumut-Siapkan-Lima-Program-Prioritas-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29907/perluas-pasar-produk-kerajinan-dekranasda-sumut-siapkan-lima-program-prioritas-2027/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Subandi Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Hingga Anggota DPR</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 21:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Subandi Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Hingga Anggota DPR]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi Partai Gerindra, Drs HM Subandi ST MM mendesak aparat kepolisian membongkar dan mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan yang menargetkan sejumlah pejabat t]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi Partai Gerindra, Drs HM <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Subandi/" target="_blank">Subandi</a> ST MM mendesak aparat kepolisian membongkar dan mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan yang menargetkan sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan partai politik, hingga anggota DPR.</p>
<p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Subandi/" target="_blank">Subandi</a> kepada wartawan melalui sambungan telepon dari Medan, Kamis (5/11/2026)</p>
<p>Menurut Subandi, tindakan dugaan penyadapan ini merupakan bentuk kejahatan yang sangat serius dan berpotensi mengancam keselamatan serta keamanan negara.</p>
<p>"Kita minta aparat hukum, terutama kepolisian, membuka masalah ini seterang-terangnya. Harus jelas apa target dan motif dibalik dugaan penyadapan ini. Apalagi yang disadap mencakup Presiden, petinggi partai, hingga anggota DPR," tegas wakil rakyat Dapil Sumut III meliputi Kabupaten Deli Serdang ini.</p>
<p>Ia mengkhawatirkan informasi dan data sensitif hasil penyadapan tersebut bocor hingga ke pihak atau negara lain. Hal ini, menurutnya, sangat berbahaya bagi pertahanan dan kebijakan penting pemerintah.</p>
<p>"Bagaimana kalau informasi penting mengenai kebijakan dalam negeri ini sampai ke luar negeri? Ini sangat berbahaya bagi keamanan negara. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Penyadapan/" target="_blank">Penyadapan</a> yang terstruktur, ada perencananya, dan ada targetnya seperti ini bahkan bisa mengarah pada ancaman makar," tandasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Subandi/" target="_blank">Subandi</a> menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan Kapolri yang baru. Ia meyakini pihak kepolisian dapat bekerja secara profesional dan transparan untuk menuntaskan kasus tersebut.</p>
<p>"Kita meyakini Kapolri yang baru akan bekerja profesional dan sangat serius untuk menuntaskan permasalahan ini, sehingga isu ini menjadi terang benderang, meredakan kerisauan di masyarakat, serta menjaga nama baik Indonesia di mata internasional," pungkasnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4872_Subandi-Desak-Polisi-Usut-Tuntas-Kasus-Dugaan-Penyadapan-Presiden-Hingga-Anggota-DPR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29905/subandi-desak-polisi-usut-tuntas-kasus-dugaan-penyadapan-presiden-hingga-anggota-dpr/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sembilan Tahun Kosong, Fanny Ghassani Akhirnya Hamil Juga</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 21:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sembilan Tahun Kosong, Fanny Ghassani Akhirnya Hamil Juga]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Artis Fanny Ghassani akhirnya hamil juga. Sesuatu yang memang dia nantikan selama sembilan tahun.Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), kabar itu dibagikan langsung oleh Fanny Ghassani melalui akunnya di Instagramnya.Alh]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Fanny-Ghassani/" target="_blank">Fanny Ghassani</a> akhirnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hamil/" target="_blank">hamil</a> juga. Sesuatu yang memang dia nantikan selama sembilan tahun.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), kabar itu dibagikan langsung oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Fanny-Ghassani/" target="_blank">Fanny Ghassani</a> melalui akunnya di Instagramnya.</p>
<p>"Alhamdulillah. Setelah penantian selama 9 tahun," ungkap Fanny Ghassani.</p>
<p>Bintang sinetron Cinta Fitri ini adalah Erwan Agustian Priyambudi. Dan, yang dikandung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Fanny-Ghassani/" target="_blank">Fanny Ghassani</a> ini adalah anak pertama mereka.</p>
<p>Dalam unggahannya itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Fanny-Ghassani/" target="_blank">Fanny Ghassani</a> pun memamerkan fotonya bersama sang suami sambil menunjukkan foto USG-nya.</p>
<p>Perempuan 35 tahun itu lantas mengungkapkan rasa syukurnya. Dia mengaku telah momen ini selama sembilan tahun.</p>
<p>"Akhirnya doa kami terkabulkan," ujar Fanny Ghassani.</p>
<p>Pemain film Sebelum 7 Hari itu lantas memohon doa agar dirinya dan sang calon bayi diberikan kesehatan.</p>
<p>"Mohon doanya agar kami diberikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kesehatan/" target="_blank">kesehatan</a> dan kelancaran dalam prosesnya ya teman-teman," pungkad Fanny Ghassani.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3557_Sembilan-Tahun-Kosong--Fanny-Ghassani-Akhirnya-Hamil-Juga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29904/sembilan-tahun-kosong-fanny-ghassani-akhirnya-hamil-juga/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelar Konser Dadakan, Raisa: Sayang Momentumnya</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 20:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelar Konser Dadakan, Raisa: Sayang Momentumnya]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Penyanyi Raisa mendadak bikin konser. Hasilnya, tiket langsung ludes terjual dan pegelaran tersebut harus digelar selama dua hari.Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), konser Raisa ini terkait dengan album ketiganya bertaj]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> mendadak bikin konser. Hasilnya, tiket langsung ludes terjual dan pegelaran tersebut harus digelar selama dua hari.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> ini terkait dengan album ketiganya bertajuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Handmade/" target="_blank">Handmade</a> dan rilis pada 2016 lalu.</p>
<p>"Perasaannya superkaget sih, terutama pas kita pertama kali announce, ya. 10th Anniversary <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Handmade/" target="_blank">Handmade</a> itu antusiasmenya luar biasa banget dari semua YourRaisa," ujar Raisa.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> memang tak menyangka lagu-lagunya yang ada dalam album <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Handmade/" target="_blank">Handmade</a> itu masih memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.</p>
<p>Melihat antusiasme penggemar yang luar biasa, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> lantas mencetuskan untuk mengadakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> bertajuk &#039;<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Handmade/" target="_blank">Handmade</a> Night&#039;.</p>
<p>Dan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> menyebut bahwa ini merupakan konsernya yang paling mendadak.</p>
<p>"Paling <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> kita yang terdadakan yang seharusnya tidak terjadi juga. Tapi ini pure terjadi karena antusias, 100 persen karena antusiasme Your<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> gitu. Akhirnya kayak, &#039;ayo, ayo kita jadiin konser,&#039; begitu," terangnya.</p>
<p>"Sayang momentumnya, sayang banget nih antusiasme orang kalau enggak kita jadiin, begitu," sambung Raisa.</p>

<p>CEO JUNI Records sekaligus eksekutif produser album Handmade, Adryanto Pratono menjelaskan bahwa ide untuk menggelar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> nostalgia itu berawal dari obrolan santai di sela-sela persiapan perilisan piringan hitam atau vinyl.</p>
<p>Siapa sangka bahwa tingginya antusiasme penggemar membuat tiket <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> langsung ludes terjual, sehingga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> tersebut akhirnya digelar selama dua hari.</p>
<p>Dan, sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raisa/" target="_blank">Raisa</a> bertajuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Handmade/" target="_blank">Handmade</a> Night diadakan di Graha Bakti Budaya, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, yakni Rabu dan Kamis, 4-5 November 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_447_Gelar-Konser-Dadakan--Raisa--Sayang-Momentumnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29903/gelar-konser-dadakan-raisa-sayang-momentumnya/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ikut Padamkan Karhutla, Hesti Purwadinata Hadapi Api yang Bandel</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 20:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ikut Padamkan Karhutla, Hesti Purwadinata Hadapi Api yang Bandel]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Hesti Purwadinata turun langsung dan ikut membantu untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sang artis pun harus menghadapi api yang membandel.Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), keikutsertaan Hesti memadam]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hesti/" target="_blank">Hesti</a> Purwadinata turun langsung dan ikut membantu untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sang artis pun harus menghad<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/api/" target="_blank">api</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/api/" target="_blank">api</a> yang membandel.<p>Melansir berbagai sumber, Kamis (5/11/2026), keikutsertaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hesti/" target="_blank">Hesti</a> memadamkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/karhutla/" target="_blank">karhutla</a> ini tersiarkan di video unggahan Instagram milik salah satu relawan, Ardi, melalui akun @ardiemergency.</p>
<p>"Api Tambeng. Udah disiram muncul lagi, muncul lagi, muncul lagi, tambeng banget!" ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hesti/" target="_blank">Hesti</a> dalam percakapan di video tersebut.</p>
<p>Personel Lapor Pak! ini memang bertugas di lahan gambut. Artinya, memadamkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/api/" target="_blank">api</a> tidak sesederhana itu.</p>
<p>Sebagai informasi, istilah "tambeng" yang biasa digunakan untuk menggambarkan sosok yang keras kepala.</p>
<p>"Tambeng banget. Ini udah mati di sini, tiba-tiba muncul lagi di situ. T<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/api/" target="_blank">api</a> entar kita diemin aja, muncul lagi," tambah Hesti.</p>
<p>Yang jelas, kondisi lapangan yang tak mudah itu diakui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hesti/" target="_blank">Hesti</a> cukup menguras stamina para relawan, terlebih proses pemadaman lahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gambut/" target="_blank">gambut</a> memang memakan waktu yang tidak singkat.</p>
<p>"Eh, capek, capek banget kalian. Ini udah berapa hari... bisa berhari-hari ya?" tanya Hesti.</p>
<p>Aksi nyata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Hesti/" target="_blank">Hesti</a> ini sontak menuai banyak pujian dan simpati dari para netizen.</p>
<p>Banyak yang kagum melihat keberaniannya turun langsung ke medan fisik yang berat demi membantu sesama.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5329_Ikut-Padamkan-Karhutla--Hesti-Purwadinata-Hadapi-Api-yang-Bandel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29902/ikut-padamkan-karhutla-hesti-purwadinata-hadapi-api-yang-bandel/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium]]></title>
            <description><![CDATA[PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus mendorong pengembangan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri aluminium nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi yan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PT Indonesia Asahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aluminium/" target="_blank">Aluminium</a> (Persero) atau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/INALUM/" target="_blank">INALUM</a> terus mendorong pengembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri aluminium nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang berfokus pada optimalisasi proses peleburan, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan efisiensi operasional perusahaan.<p>Berbagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> tersebut menjadi bagian dari Transformation & Improvement Summit (TIS) 2026 yang berhasil menghimpun 119 karya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> dari 273 inovator di lingkungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/INALUM/" target="_blank">INALUM</a> Group, Selasa, 3 November 2026. Jumlah karya meningkat sekitar 63% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin luasnya kontribusi karyawan dalam mengembangkan solusi untuk mendukung kinerja operasional dan daya saing perusahaan.</p>
<p>Salah satu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang menjadi perhatian dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TIS-2026/" target="_blank">TIS 2026</a> adalah optimalisasi parameter bath pada proses peleburan aluminium, yang bertujuan mendukung pengendalian proses produksi secara lebih optimal. Inovasi lainnya berfokus pada optimalisasi sudut eccentric counterweight untuk mengatasi permasalahan keretakan anoda, salah satu komponen yang digunakan dalam proses produksi aluminium.</p>
<p>Pengembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> juga dilakukan di luar area produksi, termasuk melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pemodelan keuangan perusahaan serta pengembangan gagasan di bidang energi dan keberlanjutan. Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan efisiensi tidak hanya dilakukan melalui perbaikan proses teknis, tetapi juga melalui penguatan proses bisnis dan pengelolaan sumber daya perusahaan.</p>
<p>Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang dikembangkan harus mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi perusahaan.</p>
<p>"Keberhasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang sesungguhnya bukan ketika sebuah karya memenangkan kompetisi, tetapi ketika karya tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan. Jangan sampai ide terbaik kita hanya tersimpan sebagai dokumen," ujar Melati.</p>
<p><b>Dorong Kolaborasi dan Perbaikan Berkelanjutan</b></p>
<p><b><br></b></p>
<p>Mengusung tema "Innovate to Elevate: Harnessing Technology in Continuous Improvement", <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TIS-2026/" target="_blank">TIS 2026</a> memperluas cakupan kompetisi dari dua menjadi empat kategori, yakni Teknis Implementasi, Teknis Konseptual, Nonteknis, serta HSE & ESG.</p>
<p>Dari 119 karya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang mengikuti penjurian, sebanyak 39 karya berasal dari kategori Teknis Implementasi, 40 karya Teknis Konseptual, 13 karya Nonteknis, serta 27 karya HSE & ESG. Perluasan kategori ini membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi karyawan dari berbagai fungsi perusahaan untuk menghadirkan solusi sesuai kebutuhan operasional maupun bisnis.</p>
<p>Penyelenggaraan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TIS-2026/" target="_blank">TIS 2026</a> turut melibatkan anak Perusahaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/INALUM/" target="_blank">INALUM</a> yakni insan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dan PT Indonesia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aluminium/" target="_blank">Aluminium</a> Alloy (IAA). Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui TIS Goes to Borneo, yang menghadirkan proses penjurian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> di lingkungan PT BAI, di Mempawah, Kalimantan Barat.</p>
<p>Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 12 karya terpilih mengikuti pameran poster inovasi, sementara delapan karya berkompetisi dalam Grand Final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/TIS-2026/" target="_blank">TIS 2026</a> yang berlangsung di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, pada 3 November 2026.</p>
<p>Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2004, TIS menunjukkan peningkatan partisipasi secara konsisten. Pada tahun pertamanya, tercatat 6 karya dari 9 inovator. Jumlah tersebut terus meningkat hingga mencapai 119 karya dari 273 inovator pada 2026, sekaligus menjadi capaian tertinggi selama penyelenggaraan.</p>
<p>Sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/INALUM/" target="_blank">INALUM</a> terus mendorong pengembangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/inovasi/" target="_blank">inovasi</a> yang dapat diterapkan secara nyata dalam proses produksi maupun pengelolaan bisnis perusahaan. Melalui penguatan budaya perbaikan berkelanjutan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/INALUM/" target="_blank">INALUM</a> berupaya meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta daya saing industri aluminium nasional.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5533_INALUM-Kembangkan-Inovasi-Teknologi-untuk-Tingkatkan-Efisiensi-Produksi-Aluminium.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29901/inalum-kembangkan-inovasi-teknologi-untuk-tingkatkan-efisiensi-produksi-aluminium/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Kuasa Hukum: Tak Ada yang Kebal Hukum!</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Kuasa Hukum: Tak Ada yang Kebal Hukum!]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Belawan resmi menetapkan tersangka dan menahan pelaku penyerangan, penganiayaan, serta perusakan di kawasan PT Belawan Indah (PT BI). Penahanan yang dilakukan, Rabu (4/11/2026) ini menjadi babak baru dalam penanganan kasus]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polsek/" target="_blank">Polsek</a> Belawan resmi menetapkan tersangka dan menahan pelaku penyerangan, penganiayaan, serta perusakan di kawasan PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan-Indah/" target="_blank">Belawan Indah</a> (PT BI). <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Penahanan/" target="_blank">Penahanan</a> yang dilakukan, Rabu (4/11/2026) ini menjadi babak baru dalam penanganan kasus premanisme yang sempat viral dan menggemparkan masyarakat Medan.</p>
<p>Kuasa hukum PT Belawan Indah, Dr Darmawan Yusuf SH SE MH M.Pd mengapresiasi ketegasan Kepolisian.</p>
<p>Pimpinan Law Firm DYA &ndash; Dr. Darmawan Yusuf & Associates ini menegaskan bahwa langkah ini membuktikan penegakan hukum di Indonesia tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.</p>
<p>"Sejak awal sudah saya tegaskan, siapa pun yang terbukti terlibat akan kami kejar pertanggungjawaban hukumnya. Hari ini tersangka telah ditahan. Ini perkembangan hukum yang nyata: tidak ada yang kebal hukum!" ujar Darmawan kepada wartawan di Medan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Lulusan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) berpredikat cumlaude tersebut juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolsek Belawan, AKP Banor Limbong, S.H., beserta jajarannya atas profesionalisme mereka.</p>
<p>Menurutnya, tindakan tegas polisi sejalan dengan program prioritas Kapolri dalam memberantas premanisme.</p>
<p>"Indonesia adalah negara hukum, bukan negara preman. Tidak boleh ada kelompok yang merasa mampu merajai suatu wilayah dengan kekerasan dan intimidasi. Siapa pun pelakunya harus ditindak tanpa pandang bulu," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Belawan AKP Banor Limbong membenarkan penahanan tersangka sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihaknya berkomitmen untuk tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi kejahatan dan premanisme.</p>
<p>"Penegakan hukum kami lakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkap AKP Banor Limbong.</p>
<p><b>Masih Ada Laporan Lain di Polres dan Polda</b></p>
<p>Darmawan Yusuf memastikan proses hukum tidak berhenti pada penahanan satu tersangka ini. Pihaknya masih mengawal sejumlah laporan polisi lainnya di Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumatera Utara terkait rangkaian konflik antara PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan-Indah/" target="_blank">Belawan Indah</a> dan PT Sarana Baja Perkasa (PT SBP).</p>
<p>"Selain di Polsek, masih ada beberapa laporan di Polres dan Polda Sumut yang terus kami kawal sampai tuntas. Hati-hati bagi siapa pun yang diduga menyuruh, mengatur, atau berada di balik peristiwa ini. Jika ditemukan bukti keterlibatan, akan saya kejar sampai ke akar-akarnya," terang praktisi hukum yang aktif memberikan edukasi hukum di media sosial tersebut.</p>
<p>Kasus penyerangan di kawasan PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Belawan-Indah/" target="_blank">Belawan Indah</a> sendiri terjadi pada Juni 2026 lalu. Aksi brutal tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sejumlah aset perusahaan mengalami kerusakan.</p>
<p>Sebelum penahanan tersangka ini, perjuangan hukum yang dikawal Law Firm DYA juga membuahkan hasil tegas dari Pemko Medan.</p>
<p>Pada 22 Juli lalu, tim gabungan Satpol PP, Dinas Perkim Cipta Karya Tata Ruang, bersama TNI-Polri merubuhkan tembok sepanjang seratusan meter milik PT SBP yang dibangun tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di area konflik tersebut. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_6182_Tersangka-Penyerangan-PT-Belawan-Indah-Ditahan--Kuasa-Hukum--Tak-Ada-yang-Kebal-Hukum-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29900/tersangka-penyerangan-pt-belawan-indah-ditahan-kuasa-hukum-tak-ada-yang-kebal-hukum/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditengah Penurunan Anggaran 2027, Pemprovsu Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 14:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditengah Penurunan Anggaran 2027, Pemprovsu Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menggandeng kalangan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk merumuskan solusi pembangunan daerah di tengah tantangan penurunan anggaran tahun 2027.Dukungan kajian dan ris]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menggandeng kalangan akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk merumuskan solusi pembangunan daerah di tengah tantangan penurunan anggaran tahun 2027.</p>
<p>Dukungan kajian dan riset akademis dinilai penting untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur-Tumanggor/" target="_blank">Timur Tumanggor</a> menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/USU/" target="_blank">USU</a> yang membahas Inventarisasi Permasalahan dan Kebutuhan Daerah di Aula Digital Learning Center Building (DLCB) Lantai 8, Kampus USU, Medan, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Timur mengungkapkan, proyeksi anggaran tahun 2027 mengalami penurunan signifikan akibat adanya kekurangan penyaluran tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Tercatat, terdapat kurang salur yang menjadi utang dari tahun 2026 ke 2027 sebesar Rp1,2 Triliun.</p>
<p>Forum strategis tersebut mempertemukan jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Sumut dengan para akademisi untuk menginventarisasi persoalan sekaligus merumuskan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan daerah.</p>
<p>Dalam sambutannya mewakili Gubernur Sumut, Timur menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan perguruan tinggi, terutama di tengah kompleksitas karakteristik wilayah dan tantangan fiskal yang dihadapi daerah.</p>
<p>Menurutnya, kondisi fiskal tersebut menuntut pemerintah daerah semakin cermat, selektif, dan berorientasi pada hasil (money follows result) dalam mengelola anggaran.</p>
<p>Alokasi belanja harus difokuskan pada Program Hasil Terbaik Cepat (PHC) maupun program strategis daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar belanja rutin yang minim manfaat publik.</p>
<p>"Setiap Rupiah dana APBD yang kita keluarkan harus berorientasi kepada hasil. Oleh karena itu, diskusi ini sangat penting agar visi dan misi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota memiliki hubungan yang erat dan saling berketerkaitan," ujarnya.</p>
<p>Timur juga memaparkan sejumlah fokus pembangunan yang membutuhkan dukungan kajian dan riset akademisi. Diantaranya, peningkatan produktivitas ekonomi melalui pengembangan potensi unggulan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri olahan, dan ekonomi kreatif.</p>
<p>Selanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan dasar, meliputi pemerataan akses pendidikan, penguatan layanan kesehatan primer, penanganan stunting, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> juga mendorong penguatan konektivitas, infrastruktur dasar, dan ketahanan wilayah melalui pemenuhan akses jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, serta infrastruktur kawasan produksi.</p>
<p>Selain itu, percepatan pemerataan pembangunan antarwilayah menjadi perhatian, khususnya di kawasan yang masih menghadapi keterbatasan akses, seperti Kepulauan Nias dan Pantai Barat Sumut. Upaya tersebut diarahkan melalui model pembangunan kewilayahan berbasis potensi lokal.</p>
<p>Fokus lainnya adalah peningkatan kualitas tata kelolapemerintahan dan efektivitas belanja daerah melalui kajian akademis, evaluasi manfaat program, serta inovasi tata kelola pemerintahan yang bersih.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/USU/" target="_blank">USU</a> Hinsar Ambarita menyambut baik kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menegaskan komitmen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/USU/" target="_blank">USU</a> dalam mendukung visi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui konsep "Kampus Berdampak".</p>
<p>Menurut Hinsar, selama ini riset kerap berjalan satu arah, yakni dari kampus kepada pengguna. Melalui pendekatan baru, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/USU/" target="_blank">USU</a> justru akan menyerap langsung persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah untuk kemudian dicarikan solusi melalui penelitian ilmiah.</p>
<p>"Bagaimana kalau kita putar? Masyarakatnya yang kita tanya, &#039;Bapak, Ibu, butuh apa yang mau diteliti?&#039; setelah itu didapat, baru kita minta penelitinya untuk mencari solusinya," ujar Hinsar.</p>
<p>Ia menambahkan, jajaran pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/USU/" target="_blank">USU</a> saat ini tengah mengarahkan transformasi institusi dari teaching university menjadi entrepreneur university. Karena itu, hasil inventarisasi permasalahan yang disampaikan kepala daerah maupun perwakilan kabupaten/kota melalui formulir khusus dalam FGD tersebut akan diterjemahkan menjadi tema-tema riset unggulan.</p>
<p>Dengan dukungan sumber daya yang dimiliki USU, yakni sekitar 1.600 peneliti dan 45.000 mahasiswa dari berbagai daerah di Sumut, hasil FGD ini diharapkan dapat melahirkan kerja sama berkelanjutan, rekomendasi kebijakan yang aplikatif, serta solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan.</p>
<p>Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah, sehingga keterbatasan anggaran tidak mengurangi efektivitas program dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_1615_Ditengah-Penurunan-Anggaran-2027--Pemprovsu-Gandeng-USU-Rumuskan-Solusi-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29899/ditengah-penurunan-anggaran-2027-pemprovsu-gandeng-usu-rumuskan-solusi-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Permudah Akses Data dan Tarik Investor, Pemprovsu Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 13:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Permudah Akses Data dan Tarik Investor, Pemprovsu Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA]]></title>
            <description><![CDATA[ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera terintegrasi dengan Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA).Langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola data sek]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera terintegrasi dengan Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA).</p>
<p>Langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola data sektoral, meningkatkan kualitas informasi pembangunan, sekaligus mempermudah investor mengakses potensi daerah.</p>
<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral serta Pemanfaatan Portal Satu Data di Aula Transparansi, Kantor Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Sumut, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Erwin menjelaskan, aplikasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> telah diluncurkan langsung oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution. Saat ini, seluruh data statistik sektoral tingkat provinsi telah tersedia dalam portal tersebut.</p>
<p>Ke depan, Pemprovsu berharap pemerintah kabupaten/kota turut berperan aktif menginput dan mengintegrasikan data statistik sektoral masing-masing.</p>
<p>Hingga saat ini, sebanyak 14 pemerintah kabupaten/kota telah terhubung dengan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), sehingga dapat langsung berintegrasi dengan PASADA.</p>
<p>Ke-14 daerah tersebut meliputi Kabupaten Langkat, Karo, Dairi, Serdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> Utara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Utara, serta Kota Medan, Pematang Siantar, Padang Sidimpuan, dan Gunung Sitoli.</p>
<p>"Kami berharap kabupaten/kota meningkatkan pemahaman dan kapasitas penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan, memperkuat kolaborasi antara BPS, Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> provinsi, dan Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> kabupaten/kota, memastikan kesiapan infrastruktur keterhubungan dengan SPLP serta sumber daya manusia pengelola portal data daerah, dan menggunakan portal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> secara berkelanjutan," bebernya.</p>
<p>Menurut Erwin, keberadaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah. Selain menjadi sumber data terpadu, portal tersebut juga dapat mempermudah calon investor memperoleh informasi mengenai potensi daerah secara cepat dan mudah.</p>
<p>"Misal ada investor dari luar daerah, misalnya yang berminat di sektor pariwisata, Ia dapat langsung mengakses data pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melalui akun dan laman yang disediakan," imbuhnya.</p>
<p>Karena itu, Pemprovsu terus mendorong peningkatan pemahaman dan kapasitas pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Penguatan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> provinsi, dan Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> kabupaten/kota juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Sektoral Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Sumut Ika Hardina Lubis menyampaikan, kegiatan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan statistik sektoral serta memperkuat implementasi Satu Data Indonesia melalui pengelolaan tata kelola data yang terintegrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.</p>
<p>Selain itu, inisiatif tersebut dirancang untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat kapasitas pengelola data di tingkat daerah.</p>
<p>"Kita berharap, kegiatan ini bisa mendorong interoperabilitas antara portal Pasada dan portal data kabupaten/kota," tandas kata Ika. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2672_Permudah-Akses-Data-dan-Tarik-Investor--Pemprovsu-Dorong-33-Kabupaten-Kota-Terintegrasi-ke-PASADA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29898/permudah-akses-data-dan-tarik-investor-pemprovsu-dorong-33-kabupatenkota-terintegrasi-ke-pasada/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jajaran Polres Tapteng Amankan 3  Orang Yang Akan Beli Sabu</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jajaran Polres Tapteng Amankan 3  Orang Yang Akan Beli Sabu]]></title>
            <description><![CDATA[ Jajaran Polres Tapanuli Tengah (Tapteng)  menggerebek sebuah pondok di Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng. Rabu (4/11/2026) malam yang diduga dijadikan sebagai tempat transaksi Narkoba.Dalam penggerebekan tersebut, petu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Tengah (Tapteng)  menggerebek sebuah pondok di Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng. Rabu (4/11/2026) malam yang diduga dijadikan sebagai tempat transaksi Narkoba.</p>
<p>Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga hendak membeli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis Sabu, sementara bandar utama berhasil melarikan diri ke hutan di sekitar lokasi.</p>
<p>Kapolres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> melalui Kapolsek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sibabangun/" target="_blank">Sibabangun</a> IPTU Totok Catur menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah terkait adanya aktivitas peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> disatu pondok yang ada di kawasan Desa Anggoli.</p>
<p>Mendapat informasi tersebut, personel <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polsek/" target="_blank">Polsek</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sibabangun/" target="_blank">Sibabangun</a> yang dipimpin Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.</p>
<p>Sesampainya di lokasi, petugas melihat seorang pria mencurigakan berada di depan pondok dan langsung bergerak cepat melakukan penangkapan.</p>
<p>Namun, saat penyergapan berlangsung, satu orang lainnya yang berada di bagian belakang pondok berhasil melarikan diri. Petugas sempat melakukan pengejaran ke arah semak-semak, tetapi pelaku kehilangan jejak di tengah gelapnya malam.</p>
<p>Pria yang berhasil diamankan di lokasi diketahui berinisial EF. Dari hasil interogasi awal, EF mengakui kedatangannya ke pondok tersebut untuk membeli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> dari seorang pria berinisial SN alias Boho, yang kini masuk dalam pengejaran Polisi.</p>
<p>Tak berselang lama setelah penggerebekan pertama, situasi di sekitar lokasi kembali menarik perhatian petugas. Dua orang pengendara sepeda motor berinisial AP dan AZ tiba dan berhenti tepat di depan pondok.</p>
<p>Petugas yang masih berada di lokasi langsung memeriksa keduanya. Berdasarkan interogasi, AP dan AZ juga mengaku berniat memesan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> kepada bandar yang sama, yakni SN alias Boho.</p>
<p>Dalam penggeledahan di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang disimpan di dalam sebuah tas sandang, seperti 1 paket klip bening berisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis Sabu, 3 kaca pilek, 2 pipet bening berbasis merah (diduga sendok Sabu), 1 pipet bening kecil, 10 buah pipet bening kecil.</p>
<p>Selain itu juga ditemukan, 2 paket plastik klip bening kosong, 1 gunting Stainless, 1 gulungan kertas timah rokok, 1 mancis dan uang tunai sebesar Rp220.000 dan Rp397.000 serta dua unit ponsel dari tangan para pembeli.</p>
<p>Guna pengembangan kasus lebih lanjut, ketiga orang yang diamankan yakni EF, AP, dan AZ&mdash;beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Markas Satuan Reserse <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (Satresnarkoba) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapteng.</p>
<p>Saat ini, Kepolisian masih mendalami keterangan dari ketiga terduga pembeli tersebut sekaligus memburu keberadaan bandar utama berinisial SN alias Boho yang melarikan diri saat penggerebekan. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_9970_Jajaran-Polres-Tapteng-Amankan-3--Orang-Yang-Akan-Beli-Sabu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29897/jajaran-polres-tapteng-amankan-3-orang-yang-akan-beli-sabu/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PSMS Medan Berpeluang Punya Dua Kandang, Rico Waas Dukung Ayam Kinantan Bermarkas di Stadion Teladan</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PSMS Medan Berpeluang Punya Dua Kandang, Rico Waas Dukung Ayam Kinantan Bermarkas di Stadion Teladan]]></title>
            <description><![CDATA[PSMS Medan berpeluang menggunakan Stadion Teladan dan Stadion Utama Sumatera Utara sebagai dua kandang alternatif pada musim kompetisi ini.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PSMS <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> berpeluang memiliki dua stadion sebagai kandang pada kompetisi yang diikuti. Selain Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang, Ayam Kinantan berpotensi kembali memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Teladan, Medan.</p>
<p>Peluang tersebut mengemuka setelah manajemen PSMS <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> melakukan audiensi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di ruang kerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> Medan, Rabu (4/11/2026) siang.</p>
<p>Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk membicarakan kemungkinan PSMS kembali menggunakan Stadion Teladan, yang selama ini memiliki ikatan historis kuat dengan perjalanan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengatakan audiensi tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan memperkenalkan jajaran manajemen kepada Rico Waas. Apalagi, kepemimpinannya di PSMS kini telah memasuki tahun kedua.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Fendi secara khusus menyampaikan keinginan manajemen agar PSMS memiliki dua stadion yang dapat digunakan sebagai kandang secara bergantian.</p>
<p>"Pertama-tama kita bersilaturahmi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> sekaligus memperkenalkan diri. Ini kan tahun kedua saya di PSMS Medan. Kita juga membahas terkait Stadion Teladan, apakah memungkinkan PSMS memiliki dua home base," ujar Fendi.</p>
<p>Keinginan tersebut mendapat respons positif dari Rico Waas. Menurut Fendi, Pemerintah Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> bahkan menyatakan dukungan penuh apabila Stadion Teladan nantinya dapat kembali digunakan PSMS untuk menggelar pertandingan resmi.</p>
<p>"Intinya, Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> tadi mendukung 100 persen PSMS untuk bisa berkandang di Stadion Teladan," ungkap Fendi.</p>
<p>Dukungan tersebut tentu menjadi angin segar bagi PSMS yang selama beberapa musim terakhir lebih banyak menggunakan stadion di luar Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> sebagai kandang.</p>
<p>Namun, keinginan mengembalikan pertandingan PSMS ke Stadion Teladan belum bisa langsung direalisasikan. Sebab, stadion kebanggaan warga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> itu masih menjalani tahap penyelesaian pekerjaan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).</p>
<p>Manajemen PSMS memilih menunggu seluruh pekerjaan rampung sebelum membahas lebih jauh mengenai teknis penggunaan stadion maupun bentuk kerja sama dengan Pemko Medan.</p>
<p>Fendi menegaskan, kesiapan stadion menjadi faktor utama sebelum PSMS benar-benar menjadikan Teladan sebagai home base kedua.</p>
<p>"Untuk sementara pengerjaannya masih ada di PUPR dan masih dalam tahap finishing. Setelah semuanya selesai, baru nanti kita bicarakan teknis kerja samanya seperti apa," jelasnya.</p>
<p><b>Bisa Digunakan Musim Ini atau Menunggu Musim Depan</b></p>
<p>Pertanyaan berikutnya adalah kapan PSMS bisa kembali menjadikan Stadion Teladan sebagai tempat menjamu lawan?</p>
<p>Fendi belum memberikan kepastian. Manajemen masih akan melihat perkembangan penyelesaian infrastruktur dan kesiapan seluruh fasilitas pendukung sebelum mengambil keputusan.</p>
<p>Ia tidak menutup kemungkinan Stadion Teladan sudah bisa digunakan pada musim kompetisi 2026/2027 apabila seluruh persyaratan terpenuhi. Namun, jika persiapannya membutuhkan waktu lebih panjang, rencana tersebut bisa direalisasikan pada musim berikutnya.</p>
<p>"Kita lihat nanti. Kalau memang bisa musim ini berkandang di Teladan, tentu bagus. Tetapi kalau belum memungkinkan, bisa saja musim depan. Sebab, ada banyak faktor yang harus kita pertimbangkan," katanya.</p>
<p>Salah satu perhatian utama manajemen adalah kondisi rumput lapangan. Setelah pekerjaan infrastruktur selesai, permukaan lapangan masih perlu mendapatkan pembenahan agar memenuhi kebutuhan pertandingan sepak bola profesional.</p>
<p>Selain rumput, fasilitas pendukung seperti area parkir juga menjadi pertimbangan. Aspek tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pertandingan, terutama ketika PSMS menjamu tim-tim dengan jumlah suporter yang besar.</p>
<p>Artinya, dukungan Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> sudah disampaikan, tetapi realisasi penggunaan Stadion Teladan tetap bergantung pada kesiapan stadion secara keseluruhan.</p>
<p><b>Dua Stadion, Solusi Menjaga Kualitas Lapangan</b></p>
<p>Di balik rencana memiliki dua kandang, manajemen PSMS ternyata mempunyai pertimbangan lain yang tidak kalah penting, yakni menjaga kualitas rumput lapangan sepanjang kompetisi.</p>
<p>Selama ini, Stadion Utama Sumatera Utara menjadi markas PSMS untuk menjalani pertandingan kandang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Championship/" target="_blank">Championship</a> 2026/2027.</p>
<p>Dengan adanya alternatif Stadion Teladan, PSMS nantinya mempunyai fleksibilitas dalam menentukan lokasi pertandingan. Kedua stadion dapat digunakan secara bergantian sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.</p>
<p>Fendi menilai sistem tersebut bisa memberikan waktu pemulihan lebih baik bagi rumput stadion. Dengan demikian, lapangan tidak terus-menerus digunakan untuk pertandingan resmi.</p>
<p>"Keuntungannya, kalau Stadion Utama Sumatera Utara sedang dalam perawatan, kita bisa menggunakan Stadion Teladan. Begitu juga sebaliknya. Jadi, perawatan rumput bisa lebih maksimal karena lapangan tidak terus-menerus digunakan untuk pertandingan," pungkasnya.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Fendi Jonathan hadir bersama Manajer PSMS Riris Sufadli, Asisten Manajer Mahatir, dan General Manager Yahya Hasan Alkatiri.</p>
<p>Jika rencana ini terealisasi, PSMS tidak hanya mendapatkan tambahan alternatif stadion untuk pertandingan kandang, tetapi juga membuka peluang bagi Ayam Kinantan kembali menghadirkan atmosfer sepak bola di tengah Kota Medan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4110_PSMS-Medan-Berpeluang-Punya-Dua-Kandang--Rico-Waas-Dukung-Ayam-Kinantan-Bermarkas-di-Stadion-Teladan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29892/psms-medan-berpeluang-punya-dua-kandang-rico-waas-dukung-ayam-kinantan-bermarkas-di-stadion-teladan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Tangani Ratusan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 03:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Tangani Ratusan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anak/" target="_blank">Anak</a> dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumut, jumlah kasus kekerasan hingga November 2026 tercatat 1.341 kasus.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas P3AKB Sumut Dwi Endah Purwanti dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Dwi menjelaskan, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut pada akhir 2024 tercatat sebanyak 1.822 kasus. Angka tersebut meningkat menjadi 1.975 kasus pada akhir 2025, kemudian menurun menjadi 1.341 kasus pada 2026.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> telah menangani 200 kasus yang terdiri dari kasus pidana dan yang masuk kategori restorative justice," imbuh Dwi.</p>
<p>Ia menjelaskan, penanganan kasus di Unit Pelaksana Teknis Daerah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perempuan/" target="_blank">Perempuan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anak/" target="_blank">Anak</a> (UPTD PPA) Sumut dilakukan melalui dua pendekatan, yakni proses pidana dan Restorative Justice. Kedua pendekatan tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan masing-masing kasus.</p>
<p>Pendekatan pidana ditempuh untuk memproses dugaan tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, Restorative Justice mengedepankan pemulihan, perlindungan korban, serta pertanggungjawaban pelaku dengan tetap memperhatikan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Untuk penanganan melalui jalur pidana, tercatat sebanyak 78 kasus. Dari jumlah tersebut, 39 kasus telah selesai, sedangkan 39 kasus lainnya masih dalam proses hukum.</p>
<p>Sementara itu, melalui program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a> Hukum Terpadu Cepat (PHTC) yang dilaksanakan bersama Biro Hukum, telah ditangani 122 kasus melalui pendekatan restorative justice.</p>
<p>"Khusus kasus tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) tidak diselesaikan melalui restorative justice," ucap Dwi.</p>
<p>Selain penanganan kasus, P3AKB Sumut juga menjalankan program CHILL (Curhat, Healing and Let&#039;s Go), yakni pendampingan bagi remaja yang rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan.</p>
<p>Program tersebut menyasar siswa SMP dan SMA di 10 sekolah setiap tahunnya. Pada 2026, pelaksanaannya difokuskan di wilayah terdampak bencana, di antaranya sejumlah sekolah di Medan dan Deli Serdang.</p>
<p>"CHILL dirancang sebagai program edukatif dan penguatan kapasitas anak yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dalam situasi normal. Kegiatan ini menjadi wadah yang aman dan ramah anak untuk berbagi cerita, mengekspresikan diri, mengembangkan minat dan bakat, serta memperoleh informasi dan edukasi terkait perlindungan anak," papar Dwi. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_6001_Pemprovsu-Tangani-Ratusan-Kasus-Kekerasan-Perempuan-dan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29891/pemprovsu-tangani-ratusan-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu dan Pusat Launching Gerakan Pesantren Bebas TB</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 00:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu dan Pusat Launching Gerakan Pesantren Bebas TB]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung penguatan upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui gerakan Pesantren Bebas TB.Program nasional ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kes]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung penguatan upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui gerakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB.</p>
<p>Program nasional ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Surya/" target="_blank">Surya</a> mengapresiasi atas kepercayaan Pemerintah Pusat yang memilih Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> sebagai lokasi peluncuran Gerakan Nasional <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas Tuberkulosis (TB) sekaligus pelaksanaan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis (CKG) Nasional Tahun 2026.</p>
<p>Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Mawaridussalam, Desa Tumpatan, Kecamatan Batang Kuis, Rabu (4/11/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wagubsu/" target="_blank">Wagubsu</a> menegaskan, sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun SDM berkualitas. Karena itu, lingkungan pesantren harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pencegahan dan penanggulangan TB melalui edukasi, deteksi dini, serta pembiasaan pola hidup sehat.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa pesantren bukanlah penyebab penularan TB. Sebaliknya, pesantren memiliki peran penting dalam memutus rantai penyebaran penyakit tersebut. Untuk itu, masyarakat diajak menghapus stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB.</p>
<p>"Tuberkulosis masih menjadi tantangan besar kesehatan masyarakat. Sumatera Utara termasuk provinsi dengan beban TB terbesar keempat di Indonesia. Terdapat estimasi 74.304 kasus yang harus ditemukan pada tahun 2026 dengan target penemuan 90 persen. Hingga 30 Oktober 2026, kasus yang berhasil ditemukan sebanyak 43.976 kasus atau 59,2 persen," jelas Surya.</p>
<p>Peluncuran gerakan nasional tersebut dihadiri tiga wakil menteri Kabinet Merah Putih, yakni <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a> Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, serta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a> Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus.</p>
<p>Wamenag Romo Muhammad Syafii menyampaikan, kegiatan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> tersebut juga disaksikan secara daring oleh seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag), Kantor Kemenag kabupaten/kota, serta pondok pesantren di seluruh Indonesia.</p>
<p>"Meskipun dilaksanakan di Deliserdang, ini adalah wajah Indonesia. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> dengan 11 juta santri dan 1,7 juta kiai merupakan pilar penting bangsa," kata Romo Syafii.</p>
<p>Ia menambahkan, kolaborasi lintas kementerian tersebut merupakan wujud nyata penerapan Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifzh an nafs) dan menjaga keturunan (hifzh an nasl).</p>
<p>Setelah diluncurkan di Sumatera Utara, rangkaian program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB dan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis akan dilanjutkan ke Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta.</p>
<p>Sementara itu, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus memaparkan bahwa Indonesia saat ini menempati urutan kedua dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India. Kondisi tersebut mendorong Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus untuk memperkuat penanganan TB secara intensif.</p>
<p>"Hingga saat ini, lebih dari 114 juta warga Indonesia telah memanfaatkan layanan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis (CKG). Melalui pencanangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB ini, pemerintah ingin memastikan warga pesantren terbebas dari penularan serta mendorong para santri menjadi Duta Kesehatan," terangnya.</p>
<p>Selain penanganan TB, Wamenkes juga mengungkapkan komitmen pemerintah dalam pemerataan fasilitas kesehatan nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 Triliun untuk merehabilitasi 441 rumah sakit daerah serta memperbarui 1.988 Puskesmas diseluruh Indonesia mulai tahun depan.</p>
<p>Pimpinan Pondok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Mawaridussalam Busron Sudarmanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan pesantrennya sebagai pusat peluncuran program nasional tersebut.</p>
<p>"Ini merupakan berkah luar biasa bagi kami. Santri dan pengajar membutuhkan kondisi fisik yang prima untuk menjalankan tugas belajar dan mengajar. Kami sangat berterima kasih atas perhatian nyata dari Pemerintah Pusat dan Pemprovsu," tuturnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5959_Pemprovsu-dan-Pusat-Launching-Gerakan-Pesantren-Bebas-TB.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29890/pemprovsu-dan-pusat-launching-gerakan-pesantren-bebas-tb/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Waspada Penipuan Pembuatan IKD Online, Pelaku Bobol Rekening</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 21:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Waspada Penipuan Pembuatan IKD Online, Pelaku Bobol Rekening]]></title>
            <description><![CDATA[Waspada penipuan scammer (hacker) dengan modus membantu membuatkan Identikas Kependudukan Digital (IKD) secara online. Soalnya, pelaku dengan kelihaiannya berhasil membobol rekening bank yang ada di handphone.Salah seorang korb]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Waspada penipuan scammer (hacker) dengan modus membantu membuatkan Identikas Kependudukan Digital (IKD) secara online. Soalnya, pelaku dengan kelihaiannya berhasil membobol rekening bank yang ada di handphone.</p>
<p>Salah seorang korban, Zul (50) warga Medan Amplas, menjadi korban penipuan tersebut. Pelaku berhasil menggasak ludes dana di rekening BRI milik Zul senilai Rp1,1 juta.</p>
<p>Menurut pengakuan Zul, awalnya salah seorang pelaku tercatat di nomor Hp 0823 1516 3067 (2) bernama "Husen Kurniawan". Dia menyampaikan informasi undangan kepada Zul agar datang ke Kecamatan Medan Amplas untuk mendapatkan sosialisasi tentang manfaat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> pada tanggal 9 atau 10 November 2026 sekira pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.</p>
<p>Husen kemudian menanyakan apakah sudah ada membuat IKD. Karena belum ada, Zul mengaku terus terang belum. </p>
<p>Husen mengatakan dia siap membantu. Akan ada temannya, yang menghubungi untuk memproses pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> secara online.</p>
<p>Tidak lama, kata Zul, pelaku kedua tertera nama di nomor kontak, Reza Faturahman dengan nomor 0831 4388 6400 (3). Dia menuntun pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> secara online melalui video call WatsApp dan bagikan layar.</p>
<p>Akhirnya, masuk ke &#039;aplikasi IKD&#039;. Namun aplikasi tersebut terkesan lambat (lemot) ketika di download. Dia menawarkan untuk meminjam Hp rekan untuk mensinkronkan data secara cepat sembari menunggu proses download selesai. </p>
<p>Zul meminta tolong ke rekannya, Yo, agar meminjamkan Hp untuk percepatan proses. Akhirnya, dua Hp dipakai sekaligus.</p>
<p>Proses selanjutnya, pelaku mengatakan sudah hampir selesai. Dia meminta foto KPT, sidik jari dan scan wajah untuk IKD. </p>
<p>"Tinggal proses terakhir Pak, perlu tandatangan digital di atas materai. Hanya saja, perlu pembayaran materainya sekria Rp10 ribu. Pembayarannya melalui autodebet atau terpotong otomatis di rekening," jelas Faturahman.</p>
<p>Di sini, Zul dan rekannya, Yo, mulai curiga. Kenapa mesti autodebet. "Kirimkan nomor rekening, biar kami kirim. Mengapa mesti autdebet," tegas Yo menimpali.</p>
<p>Merasa curiga, akhirnya Zul menyuruh agar rekannya segera mematikan Hp saat itu juga. Sementara, Hp Zul dalam keadaan heng. Tidak bisa difungsikan sama sekali.</p>
<p>"Karena Hp heng, saya tak bisa memeriksa rekening bank di dalam Hp. Setelah pulang, saya memperbaiki Hp di konter agar mengganti tombol on off," jelas Zul lagi.</p>
<p>Setelah Hp diperbaiki, ternyata di email ada masuk bahwa rekening BRIMO Zul sudah ada mutasi senilai Rp1,1 juta ke rekening bank KEB HANA dengan nomor penerima 1062 4932 600 atas nama IQBAL. Transfer tercatat 15:57:03 WIB.</p>
<p>"Saya akan membuat laporan ke polisi dan berharap bisa membongkar sindikat ini. Pelaku dinilai canggih, karena tanpa menyebutkan rekening atau pasword, mereka bisa membobol rekening kita," tambah Zul lagi. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5585_Waspada-Penipuan-Pembuatan-IKD-Online--Pelaku-Bobol-Rekening.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29889/waspada-penipuan-pembuatan-ikd-online-pelaku-bobol-rekening/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Deklarasikan Gerakan Tolak Narkoba dari Desa</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Deklarasikan Gerakan Tolak Narkoba dari Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Polrestabes Medan menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quotMenolak Narkoba dari Desa&quot. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.Deklarasi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Polrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quot;Menolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari Desa&quot;. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>Deklarasi ditandai dengan pemukulan gentongan secara bersama-sama oleh Kapolrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> bersama lurah dan kepala desa.</p>
<p>Kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quot;Menolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari Desa&quot; digelar di kawasan Selambo, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan.Polrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> menilai, setelah penindakan dan pendekatan humanis yang dilakukan di kawasan Jermal, peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di wilayah tersebut mulai menunjukkan penurunan signifikan.</p>
<p>Namun, fenomena peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dinilai mulai bergeser ke kawasan Selambo. Kondisi ini mendorong kepolisian memperkuat pendekatan pencegahan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.</p>
<p>Deklarasi Tolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari desa ini juga dilaksanakan secara serentak oleh 120 kepala desa dan lurah di tujuh kecamatan Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> yang masuk dalam wilayah hukum Polrestabes Medan.</p>
<p>&quot;Dalam hal pemberantasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> tidak bisa dilakukan secara sektoral, tidak hanya bisa dilakukan oleh polisi saja, TNI saja, atau pemerintah daerah saja dan masyarakat saja. Namun, harus bergandengan tangan, polisi bersama masyarakat,&quot; ujar Kapolrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Jean-Calvijn/" target="_blank">Kombes Pol Jean Calvijn</a> Simanjuntak.</p>
<p>Calvijn menegaskan, pemberantasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> tidak cukup hanya dengan penindakan hukum terhadap pelaku di lapangan.</p>
<p>Upaya pencegahan juga harus menyentuh akar permasalahan, mulai dari faktor sosial, pendidikan, perekonomian, hingga pengangguran yang dapat menjadi celah berkembangnya penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>"Program prioritas Kapolri adalah berkumpul dengan masyarakat, kami pilih tempat ini kawasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Selambo/" target="_blank">Selambo</a> karena ada alasan. Penindakan-penindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jermal/" target="_blank">Jermal</a> sudah berangsur-angsur menurun signifikan dengan pendekatan-pendekatan yang humanis dan dengan penegakan hukum disana,&quot; pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_1763_Polrestabes-Medan-Deklarasikan-Gerakan-Tolak-Narkoba-dari-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29896/polrestabes-medan-deklarasikan-gerakan-tolak-narkoba-dari-desa/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berat Badan Tak Ideal, Amanda Manopo Pilih Istirahat dari Dunia Hiburan</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berat Badan Tak Ideal, Amanda Manopo Pilih Istirahat dari Dunia Hiburan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Saat melahirkan biasanya perempuan mengalami kenaikan, begitu juga dengan Amanda Manopo. Efeknya, sang artis pun jadi tak percaya diri (PD).Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Amanda Manopo pun blakblakan di balik keputus]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Saat melahirkan biasanya perempuan mengalami kenaikan, begitu juga dengan Amanda Manopo. Efeknya, sang artis pun jadi tak percaya diri (PD).<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> pun blakblakan di balik keputusan rehat dari dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> salah satunya karena itu.</p>
<p>"Toh, masih kurang PD juga. Karena berat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/badan/" target="_blank">badan</a> kemarin pas lagi hamil juga naiknya cukup lumayan banyak," tuturnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Amanda Manopi memilih bersabar dan menunggu hingga bentuk badannya kembali ke bobot ideal sebelum aktif berakting kembali.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> mengaku enggan terburu-buru untuk comeback ke layar kaca.</p>
<p>"Tapi kalau memang ada waktunya keluar karena ada kerjaan, ya balik lagi seperti Amanda Manopo," tegasnya.</p>
<p>Istri Kenny Austin pun membantah kabar yang menyebut dirinya bakal pensiun dari panggung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> Tanah Air usai melahirkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> pertamanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> menegaskan, dirinya hanya ingin rehat sementara waktu demi anak.</p>
<p>"Enggak, aku enggak bilang berhenti. Tapi, untuk saat ini mungkin lagi fokus sama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> dulu," ujar Amanda Manopo.</p>
<p>Yang jelas, di tengah menikmati peran barunya sebagai seorang ibu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> tak menampik bahwa tawaran pekerjaan di dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> masih terus mengalir.</p>
<p>"Cuma aku masih tidak mau kehilangan momen bersama dengan anak," pungkas Amanda Manopo.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4543_Berat-Badan-Tak-Ideal--Amanda-Manopo-Pilih-Istirahat-dari-Dunia-Hiburan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29888/berat-badan-tak-ideal-amanda-manopo-pilih-istirahat-dari-dunia-hiburan/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelar Konser Tunggal, Nassar Siapkan 30 Kostum untuk 30 Lagu</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelar Konser Tunggal, Nassar Siapkan 30 Kostum untuk 30 Lagu]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Penyanyi Nassar sangat serius menyiapkan konser tunggalnya. Pedangdut ini pun mengaku akan tampil spesial.Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Nassar sudah menyiapkan 30 buah kostum untuk konser tunggalnya yang bertajuk Ki]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> sangat serius menyiapkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> tunggalnya. Pedangdut ini pun mengaku akan tampil spesial.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> sudah menyiapkan 30 buah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> tunggalnya yang bertajuk King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> Lost in the Jungle itu.</p>
<p>"Karena 30 lagu, 30 looks, 30 looks itu bisa baju, bisa apapun, pokoknya maunya begitu," kata Nassar.</p>
<p>Artinya, dengan target membawakan 30 lagu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> memang ingin mengubah penampilannya di setiap nyanyian.</p>
<p>Sebagai informasi, Konser King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> Lost in the Jungle akan digelar di Istora Senayan pada Sabtu, 7 November 2026.</p>
<p>Dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> ini, King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> melibatkan sejumlah kolaborator termasuk Erwin Gutawa Orchestra yang akan mengiringinya.</p>
<p>Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> mengatakan belum ada kepastian 30 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> itu digunakan.</p>
<p>Ia akan melihat situasi dan kondisi di atas panggung apakah memungkinkan untuk berganti <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> di setiap lagu.</p>
<p>"Tapi disiapkan, cuman kita lihat situasional show. Kadang-kadang kan kita rencananya mau begini, begini, begini, situasionalnya berbeda," katanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> hanya bisa memastikan penonton akan tercengang melihat kostum-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> yang disiapkan oleh Olive and Hers dan Ivan Gunawan.</p>
<p>"Jadi pokoknya sesuai, pokoknya nanti pasti begini (tercengang) aja. Aku tidak akan membiarkan penonton yang nonton bernapas," pungkas Nassar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2041_Gelar-Konser-Tunggal--Nassar-Siapkan-30-Kostum-untuk-30-Lagu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29887/gelar-konser-tunggal-nassar-siapkan-30-kostum-untuk-30-lagu/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>