<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Wed, 26 Aug 2026 16:26:46 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Nias Selatan  Pemerintah Kabupaten Nias Selatan membantah informasi yang menyebut ratusan pengaduan masyarakat atau Dumas periode 2022&ndash2026 tidak ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten Nias Selatan.Inspektorat menegaska]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Selatan</b> : Pemerintah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Nias-Selatan/" target="_blank">Kabupaten Nias Selatan</a> membantah informasi yang menyebut ratusan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> atau Dumas periode 2022&ndash;2026 tidak ditindaklanjuti oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> Kabupaten Nias Selatan.<p data-start="292" data-end="435"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> menegaskan seluruh Dumas yang masuk tetap diproses melalui mekanisme pemeriksaan hingga penerbitan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).</p>
<p data-start="437" data-end="619">&quot;Tidak benar informasi itu. Dumas yang masuk di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> tetap kita tindaklanjuti pemeriksaannya sampai terbitnya LHP,&quot; kata Sekda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> saat dikonfirmasi, 25 Agustus 2026.</p>
<p data-start="621" data-end="817">Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan yang menyoroti dugaan adanya ratusan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> terkait pengelolaan desa maupun sekolah yang disebut belum memperoleh tindak lanjut.</p>
<p data-start="819" data-end="1013">Menurut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> Nias Selatan, proses pemeriksaan terhadap laporan masyarakat tetap berjalan. Bahkan, sejumlah LHP telah diterbitkan dan ditindaklanjuti oleh pihak yang diperiksa atau auditi.</p>
<p data-start="1015" data-end="1155">&quot;Sudah banyak LHP yang kita terbitkan dan telah ditindaklanjuti oleh auditi. Sebagian terproses di APH sampai putusan pengadilan,&quot; jelasnya.</p>
<p data-start="1157" data-end="1327"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> juga menjelaskan bahwa penanganan Dumas dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, salah satunya mengacu pada Permendagri Nomor 8 Tahun 2023.</p>
<p data-start="1329" data-end="1410">&quot;Mekanisme penanganan Dumas berdasarkan Permendagri Nomor 8 Tahun 2023,&quot; ujarnya.</p>
<p data-start="1412" data-end="1650">Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> menilai mekanisme tersebut menjadi dasar dalam menentukan tahapan pemeriksaan, tindak lanjut, hingga kemungkinan meneruskan temuan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/aparat-penegak-hukum/" target="_blank">aparat penegak hukum</a> apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang memenuhi unsur.</p>
<p data-start="1652" data-end="1888">Terkait pemberitaan mengenai penanganan Dumas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> juga membantah tidak terbuka terhadap wartawan. Pihaknya menyebut wartawan yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya tidak melakukan konfirmasi langsung kepada pejabat terkait.</p>
<p data-start="1890" data-end="1956">&quot;Wartawan dimaksud tidak pernah konfirmasi dengan saya,&quot; tegasnya.</p>
<p data-start="1958" data-end="2031">Ia juga memastikan Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> tetap terbuka terhadap insan pers.</p>
<p data-start="2033" data-end="2093">&quot;Pihak Pemda selalu terbuka dengan pihak wartawan,&quot; katanya.</p>
<p data-start="2095" data-end="2204">Menurutnya, informasi mengenai penanganan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> juga disampaikan kepada publik secara berkala.</p>
<p data-start="2206" data-end="2296">&quot;Setiap tahun kita beritakan Dumas yang kita tangani dan telah ditindaklanjuti,&quot; jelasnya.</p>
<p data-start="2298" data-end="2495">Atas pemberitaan yang dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> menyatakan akan menggunakan mekanisme <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hak-jawab/" target="_blank">hak jawab</a> kepada redaksi media yang menerbitkan berita tersebut.</p>
<p data-start="2497" data-end="2558">&quot;Saya akan melakukan upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hak-jawab/" target="_blank">hak jawab</a> ke redaksinya,&quot; ujarnya.</p>
<p data-start="2560" data-end="2933">Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> berharap perbedaan informasi mengenai penanganan Dumas dapat diselesaikan berdasarkan data administrasi dan fakta pemeriksaan. Keterbukaan mengenai jumlah pengaduan yang diterima, LHP yang telah diterbitkan, tindak lanjut auditi, serta perkara yang diteruskan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/aparat-penegak-hukum/" target="_blank">aparat penegak hukum</a> dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh.</p>
<p data-start="2935" data-end="3108">Dengan demikian, publik dapat menilai secara objektif sejauh mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pengaduan-masyarakat/" target="_blank">pengaduan masyarakat</a> telah ditangani oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inspektorat/" target="_blank">Inspektorat</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kabupaten-Nias-Selatan/" target="_blank">Kabupaten Nias Selatan</a> sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4151_Inspektorat-Nias-Selatan-Bantah-Ratusan-Dumas-Terabaikan--Sebut-LHP-Telah-Diterbitkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28400/inspektorat-nias-selatan-bantah-ratusan-dumas-terabaikan-sebut-lhp-telah-diterbitkan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Bibit Ternak kepada Enam Kelompok</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Bibit Ternak kepada Enam Kelompok]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Nias Selatan  Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pertanian menyalurkan 121 ekor bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.Bantuan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Selatan</b> : Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> melalui Dinas Pertanian menyalurkan 121 ekor bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.</p>
<p><p data-start="298" data-end="535">Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, Jalan Baloho, Kecamatan Teluk Dalam, Selasa, 25 Agustus 2026. Penyerahan bantuan turut dihadiri anggota DPRD Nias Selatan, Legat Harita dan Sokhiwanolo Waruwu.</p>
<p data-start="537" data-end="748">Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Nias Selatan, John Leonardo Hulu, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan oleh kelompok penerima sehingga memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.</p>
<p data-start="750" data-end="949">"Ketika nanti telah diterima, kami berharap bantuan ini bisa dikembangkan. Jangan sampai baru diterima kemudian langsung dijual. Ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat," ujar John.</p>
<p data-start="951" data-end="1243">Menurutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dinas-Pertanian-Nias-Selatan/" target="_blank">Dinas Pertanian Nias Selatan</a> akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan ternak yang disalurkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan sekaligus membantu kelompok penerima mengembangkan usaha peternakan.</p>
<p data-start="1245" data-end="1452">"Kami akan mencoba melakukan pendampingan dan memantau perkembangannya secara berkala. Intinya, kami berharap program ini berhasil dan dapat menunjang perekonomian masyarakat yang menerima bantuan," katanya.</p>
<p data-start="1454" data-end="1699">Berdasarkan data Dinas Pertanian Nias Selatan, bantuan disalurkan kepada enam kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan. Masing-masing kelompok mendapatkan jumlah dan jenis ternak berbeda sesuai proposal serta kebutuhan yang telah ditetapkan.</p>
<p data-start="1701" data-end="2005">Enam kelompok penerima tersebut yakni Nias Agro Swine di Desa Hiliana&#039;a, Kecamatan Teluk Dalam; Fahasaradodo dan Sinar Laut di Desa Bawoza&#039;ua, Kecamatan Teluk Dalam; Hasambua di Desa Bintang Baru, Kecamatan Susua; <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> di Desa Maluo, Kecamatan Salawa&#039;ahe; serta satu kelompok di Desa Onohazumba.</p>
<p data-start="2007" data-end="2186">Total bantuan yang disalurkan mencapai 121 ekor, terdiri dari 109 ekor babi betina dan 12 ekor babi jantan. Ternak tersebut memiliki bobot rata-rata sekitar 20 hingga 25 kilogram.</p>
<p data-start="2188" data-end="2342">John menjelaskan, jenis dan jumlah ternak yang diterima setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal pengajuan dan spesifikasi pengadaan.</p>
<p data-start="2344" data-end="2560">"Jumlah maupun jenis ternak setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal yang diajukan. Jadi, masing-masing kelompok menerima sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditetapkan," jelasnya.</p>
<p data-start="2562" data-end="2762">Anggota DPRD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> dari Fraksi NasDem, Sokhiwanolo Waruwu, menegaskan pentingnya memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-pemerintah/" target="_blank">bantuan pemerintah</a> tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha peternakan masyarakat.</p>
<p data-start="2764" data-end="2995">Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, kelompok penerima diharapkan tidak menjadikan bantuan sebagai komoditas yang langsung diperjualbelikan.</p>
<p data-start="2997" data-end="3247">"Kami berharap bantuan ini sampai kepada masyarakat dan kelompok penerima dapat mengembangkannya. Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kami juga akan melihat langsung perkembangan kelompok-kelompok yang menerima bantuan hari ini," ujar Sokhiwanolo.</p>
<p data-start="3249" data-end="3448">Sementara itu, Ketua Kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> dari Desa Maluo, Kecamatan Hilisalawa&#039;ahe, Filianus Halawa, mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> melalui Dinas Pertanian.</p>
<p data-start="3450" data-end="3569">Filianus mengatakan kelompoknya menerima 10 ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> betina dan satu ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> jantan dalam kondisi sehat.</p>
<p data-start="3571" data-end="3849">"Kelompok Tani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> telah menerima bantuan bibit ternak babi dari Dinas Pertanian Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> sebanyak 10 ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> betina dan satu ekor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-babi/" target="_blank">bibit babi</a> jantan. Semuanya dalam keadaan sehat dan baik, jumlahnya sesuai dengan yang kami terima," ujar Filianus.</p>
<p data-start="3851" data-end="3955">Ia juga memastikan kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> tidak dipungut biaya dalam proses penerimaan bantuan tersebut.</p>
<p data-start="3957" data-end="4057">"Kami kelompok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Maluo-Bersama/" target="_blank">Maluo Bersama</a> sebagai penerima peternak babi tidak dipungut biaya apa pun," tegasnya.</p>
<p data-start="4059" data-end="4230">Penyaluran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantuan-ternak/" target="_blank">bantuan ternak</a> ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok peternak sekaligus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat Nias Selatan. (AZ)</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1521_Pemkab-Nias-Selatan-Salurkan-121-Bibit-Ternak-kepada-Enam-Kelompok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28399/pemkab-nias-selatan-salurkan-121-bibit-ternak-kepada-enam-kelompok/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution: Jangan Sok Tahu Soal Sumber Anggaran Bantuan Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, menegaskan bahwa jangan ada yang sok tahu (Sotoy) terhadap sumber anggaran bantuan bencana yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terhadap korban bencana Put]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, menegaskan bahwa jangan ada yang sok tahu (Sotoy) terhadap sumber anggaran bantuan bencana yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terhadap korban bencana Puting Beliung di Medan.</p>
<p>&quot;Nggak dari BTT, Sotoy itu yang bilang dari BTT. Hari ini anggarannya, kita masih ada posko bencana, dan boleh diperuntukkan untuk kebencanaan, dan ini sebenarnya kami sampaikan dari kemarin. Dari posko bencana ataupun dari APBD kami itu ada anggaran untuk pembangunan rumah,&quot; terang Bobby kepada wartawan usai sidang paripurna di Gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Hal itu dikatakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> menyikapi sumber anggaran dari Pemprovsu untuk bantuan bencana di Medan, apakah bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT), atau dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) yang sebelumnya dideklarasikan olehnya.</p>
<p>Bobby menjelaskan, beberapa kabupaten/kota yang dituju untuk bantuan pembangunan hingga sampai dengan hari ini PR nya belum terselesaikan, seperti persoalan tersedianya lahan yang hingga kini menjadi persoalan.</p>
<p>&quot;Jadi kalau mau dibangunkan rumah (korban bencana), ayolah lahannya diselesaikan, jika lahan untuk masyarakat kabupaten/kota itu selesai, ya kita bangun. Sampai hari ini uangnya masih numpuk, kenapa, karena belum bisa kami bangun lahannya,&quot; ungkapnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> juga menekankan, pihaknya tidak ingin menjanjikan yang berujung hutang budi. Pasalnya, jika dibebaskan lahan satu sampai lima hektar, maka Pemprovsu akan segera membangun dengan segera.</p>
<p>&quot;Ya tidak usah disebutkanlah daerah-daerah mana, nanti dibilang tendensius, padahal itu berdasarkan hasil kerjanya masing-masing. Baru satu kota hari ini yang bagus, saya sebutkan yakni Padang Sidimpuan, karena mereka sudah menyiapkan lahan 5 hektare dan rumahnya uangnya ada,&quot; tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut Bobby menerangkan, bahwa ketika nantinya hal tersebut dapat disediakan, ia memastikan tinggal dibangun Cut and Fill (Proses pemindahan tanah) yang masih ada di daerah. </p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa nanti PSU nya akan dibangun. &quot;Nah kan sama metodenya, ribet banget sih kalau mau bangun. Kalau Medan mau bangun silahkan, kalau memang ada uangnya Take Over saja, tidak apa, kami bangun, nanti kalau melewati kewenangannya ya ganti aja uang provinsi, ribet amat nih pemerintah,&quot; tegasnya.</p>
<p>Masih kata Bobby, bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemprovsu mau dukung masyarakat, dan menekankan bahwa jangan dibuat ribet dalam urusan pembangunan bagi siapapun pemerintah daerahnya.</p>
<p>&quot;Kalau memang rasanya kami melampaui kewenangan, yaudah nanti bagian persoalan yang ada di satu daerah kami ngga mau tau kan ngga mungkin, itu masih wilayah Sumut. Jadi kalau merasa punya kemampuan dari yang sudah kami lakukan, yasudah kembalikan saja uangnya. Yang penting masyarakat dululah, jangan heboh-heboh masalah administrasi,&quot; beber Bobby. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8909_Bobby-Nasution--Jangan-Sok-Tahu-Soal-Sumber-Anggaran-Bantuan-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28398/bobby-nasution-jangan-sok-tahu-soal-sumber-anggaran-bantuan-bencana/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tangan-Tangan Istimewa di Kelas Berdaya PEP Rantau Field Aceh Tamiang</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tangan-Tangan Istimewa di Kelas Berdaya PEP Rantau Field Aceh Tamiang]]></title>
            <description><![CDATA[Pagi itu, pelataran Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh Tamiang ketebalan keriuhan yang berbeda. Gelak tawa dan antusiasme membuncah dari 35 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA. Menggenggam skop kecil di tang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id"><font dir="auto"><font dir="auto">Kitakininews.co.id</font></font></a></b><font dir="auto"><font dir="auto"> -</font></font>Pagi itu, pelataran Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aceh-Tamiang/" target="_blank">Aceh Tamiang</a> ketebalan keriuhan yang berbeda. Gelak tawa dan antusiasme membuncah dari 35 siswa berkebutuhan khusus tingkat SD hingga SMA. Menggenggam skop kecil di tangan masing-masing, mereka dengan telaten menanam 42 bibit pohon ke dalam tanah, sebuah langkah kecil yang menjadi simbol perlindungan hidup mereka terhadap ancaman alam.<p><font dir="auto"><font dir="auto">Di kawasan yang tergolong rawan bencana seperti Aceh Tamiang, kelompok disabilitas kerap menjadi pihak paling rentan akibat minimalnya simulasi keselamatan yang ramah disabilitas. Melalui program "Kelas Berdaya", Pertamina EP (PEP) Rantau Field bersama Satgas Digdaya mematahkan batasan tersebut. Mereka menghadirkan ruang belajar inklusif yang memadukan mitigasi bencana dengan kepedulian lingkungan.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Tanpa materi yang rumit, para siswa mengajarkan panduan penyelamatan darurat menggunakan metode visual dan praktik langsung. Mereka juga dibekali puluhan alat kebersihan sekolah serta diajak terlibat langsung dalam aksi penghijauan berbasis alam untuk mengurangi risiko banjir dan perubahan iklim.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">"Acara ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Mereka mengajarkan mitigasi bencana sekaligus terlibat dalam aksi penghijauan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kelas-Berdaya/" target="_blank">Kelas Berdaya</a> sangat membantu membangun kepercayaan diri dan karakter peduli lingkungan," ujar Budi Gunawan, Wakil Kepala SLBN Pembina Aceh Tamiang.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) berkelanjutan oleh PEP Rantau Field, unit operasional Pertamina Hulu Rokan Zona 1 di bawah pengawasan SKK Migas Sumbagut dan BPMA.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Field Manager Pjs PEP Rantau, Mulki Hakiem Adli Mustaqiem, menegaskan bahwa pendidikan keselamatan adalah hak seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali. "Kami percaya bahwa perubahan selalu diawali dengan langkah-langkah sederhana. Seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, dan membangun kepedulian sejak dini," ungkapnya.</font></font></p>
<p><font dir="auto"><font dir="auto">Di balik keterbatasan, tangan-tangan istimewa ini telah membuktikan bahwa kesiapsiagaan bencana dan kelestarian bumi bukan sekedar urusan orang dewasa atau masyarakat awam, melainkan tanggung jawab bersama yang bisa dipupuk oleh siapa saja.</font></font></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6643_Tangan-Tangan-Istimewa-di-Kelas-Berdaya-PEP-Rantau-Field-Aceh-Tamiang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/bisnis/28397/tangantangan-istimewa-di-kelas-berdaya-pep-rantau-field-aceh-tamiang/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dirawat di Rumah Sakit Usai Nekat Sedot Lemak, Inul Daratista: Aku Kurang Bersyukur</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dirawat di Rumah Sakit Usai Nekat Sedot Lemak, Inul Daratista: Aku Kurang Bersyukur]]></title>
            <description><![CDATA[Pedangdut Inul Daratista harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengalami masalah usai menjalani sedot lemak.Melansir berbagai sumber, Rabu (26/8/2026), Inul mengaku mau sedot lemak karena penasaran melihat selebritas lain]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pedangdut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> Daratista harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dia mengalami masalah usai menjalani sedot lemak.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (26/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> mengaku mau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sedot-lemak/" target="_blank">sedot lemak</a> karena penasaran melihat selebritas lain bisa langsing.</p>
<p>"Mungkin aku kurang bersyukur," aku Inul.</p>
<p>Padahal, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> bisa dikatakan rajin berolahraga, sudah 20 tahun yoga dan rutin ke gym.</p>
<p>"Perut udah sixpack, cuma kadang-kadang lengan agak gede. Manusia selalu ada yang kurang," tambah Inul.</p>
<p>Sejatinya, saat mengutarakan niat untuk sedot lemak, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> tak mendapatkan izin dari suaminya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Adam/" target="_blank">Adam</a> Suseno.</p>
<p>"Tapi karena gatel, tiba-tiba, aku diem-diem telepon suster yang jual produk yang disuntik itu," kata Inul.</p>
<p>Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, kondisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> dinyatakan sehat. Sehingga ia cukup percaya diri untuk melanjutkan tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sedot-lemak/" target="_blank">sedot lemak</a> tanpa sepengetahuan suami.</p>
<p>"Aku akhirnya suntik lah diem-diem," imbuhnya.</p>
<p>Tapi ternyata, sore hingga malam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inul/" target="_blank">Inul</a> mengalami kondisi yang tak ia duga sebelumnya.</p>
<p>"Sore mulai gemeteran, tapi aku enggak ngomong sama mas Adam. Tiba-tiba malemnya udah kejang. Akhirnya masuk rumah sakit, opname empat hari," pungkas Inul.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9182_Dirawat-di-Rumah-Sakit-Usai-Nekat-Sedot-Lemak--Inul-Daratista--Aku-Kurang-Bersyukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28396/dirawat-di-rumah-sakit-usai-nekat-sedot-lemak-inul-daratista-aku-kurang-bersyukur/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Abdul Mu&rsquo;ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN &ampmdash Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu&amp039ti, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) yang selama 39 tahun konsisten mengem]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -MEDAN &mdash; <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Menteri-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah/" target="_blank">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah</a> (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu&#039;ti, M.Ed., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yayasan-Perguruan-Sultan-Iskandar-Muda/" target="_blank">Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda</a> (YPSIM) yang selama 39 tahun konsisten mengembangkan pendidikan sekaligus merawat keberagaman di Indonesia.</p>
<p>Hal itu disampaikan Abdul Mu&#039;ti saat menghadiri peringatan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> bertema "39 Tahun Merawat Keberagaman Bangsa" di halaman Universitas Satya Terra Bhinneka, Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal, Medan, Rabu 26 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="1193" data-end="1330">Abdul Mu&#039;ti bahkan melontarkan pernyataan bernada gurauan sebagai bentuk kekagumannya terhadap kiprah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> yang didirikan dr Sofyan Tan.</p>
<p data-start="1332" data-end="1568">"Kalau semua lembaga pendidikan di Indonesia seperti ini, maka <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Menteri-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah/" target="_blank">Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah</a> tidak diperlukan lagi. Semua sudah selesai diurus oleh masyarakat," kata Abdul Mu&#039;ti yang disambut tawa dan tepuk tangan para undangan.</p>
<p data-start="1570" data-end="1760">Menurut Abdul Mu&#039;ti, apa yang dilakukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> selama hampir empat dekade merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p data-start="1762" data-end="1928">"Apa yang dilakukan Pak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> adalah bukti nyata bagaimana masyarakat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat ke-Indonesia-an kita," ujarnya.</p>
<p data-start="1930" data-end="2151">Abdul Mu&#039;ti menilai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perbedaan agama, suku, budaya dan latar belakang ekonomi dapat hidup berdampingan dalam satu lingkungan pendidikan.</p>
<p data-start="2153" data-end="2331">Ia menyebut sekolah semestinya menjadi meeting point sekaligus melting point bagi anak-anak Indonesia. Mereka dapat tumbuh bersama tanpa harus kehilangan identitas masing-masing.</p>
<p data-start="2333" data-end="2501">"Persatuan bukan berarti menyeragamkan perbedaan. Justru kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan menerima perbedaan dan bekerja sama di tengah keberagaman," katanya.</p>
<p data-start="2503" data-end="2755">Menurut Abdul Mu&#039;ti, konsep pendidikan yang dikembangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> semakin relevan di tengah tantangan Indonesia saat ini. Sejak awal berdiri, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> juga memberikan ruang pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui konsep subsidi silang.</p>
<p data-start="2757" data-end="2905">Abdul Mu&#039;ti turut mengapresiasi hubungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> dengan pemerintah, termasuk sinerginya dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> yang salah satunya diwakili Sofyan Tan.</p>
<p data-start="2907" data-end="3046">Saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menyampaikan harapan terkait dukungan pemerintah melalui program BOS, PIP dan KIP, Abdul Mu&#039;ti kembali melontarkan gurauan.</p>
<p data-start="3048" data-end="3233">"Kalau tadi Pak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> masih menyebut PIP dan KIP, itu hanya basa-basi saja. Karena sesungguhnya tanpa dikasih PIP dan KIP pun saya kira sekolah ini, kampus ini akan maju," ujarnya.</p>
<p data-start="3235" data-end="3493">Sementara itu, Ketua Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> dr <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menceritakan perjalanan panjang yayasan yang dibangunnya sejak 39 tahun lalu. Ia menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> lahir dalam kondisi serba terbatas dan sebagian besar pembangunan awal dilakukan menggunakan pinjaman bank.</p>
<p data-start="3495" data-end="3719">Dengan modal pinjaman Rp60 juta, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> saat itu memiliki lahan seluas 1.500 meter persegi, tujuh ruang kelas dan tiga ruang administrasi untuk menampung 171 siswa. Sebagian besar siswa ketika itu tidak membayar uang sekolah.</p>
<p data-start="3721" data-end="3877">"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> ini gila," ujar Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengenang komentar sejumlah orang terhadap perjuangannya membangun YPSIM.</p>
<p data-start="3879" data-end="4118">Sebagai seorang dokter, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> bahkan menyisihkan penghasilannya untuk membantu pendidikan. Ia juga turun langsung mencari anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk di kawasan pinggir sungai, untuk diberikan kesempatan bersekolah.</p>
<p data-start="4120" data-end="4370">Setelah 39 tahun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> kini berkembang menjadi tujuh lembaga pendidikan dari jenjang TK hingga perguruan tinggi. Jumlah peserta didik di sekolah mencapai 4.533 siswa, sedangkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Universitas-Satya-Terra-Bhinneka/" target="_blank">Universitas Satya Terra Bhinneka</a> telah memiliki sekitar 7.500 mahasiswa.</p>
<p data-start="4372" data-end="4569"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengatakan semangat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> tidak berhenti pada pembangunan fasilitas pendidikan. Program anak asuh dan subsidi silang terus dijalankan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.</p>
<p data-start="4571" data-end="4693">"Sekolah boleh cantik, boleh mewah, tetapi isinya diperuntukkan bagi orang-orang yang terzalimi secara ekonomi," tegasnya.</p>
<p data-start="4695" data-end="4845">Menurut Sofyan Tan, selama perjalanan YPSIM, lebih dari Rp71 miliar telah dialokasikan untuk membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.</p>
<p data-start="4847" data-end="4988">Ia pun menawarkan pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> sebagai salah satu model yang dapat dikembangkan bersama pemerintah dalam membangun pendidikan integratif.</p>
<p data-start="4990" data-end="5223">"Kalau ingin membangun sekolah integrasi, sekolah yang bermutu, Pak Menteri boleh belajar dari Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda. Kami siap untuk berpartner dengan pemerintah membangun masa depan generasi muda," ujar Sofyan Tan.</p>
<p data-start="5225" data-end="5451">Ia berharap pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> selama 39 tahun dapat menjadi inspirasi dalam membangun pendidikan bermutu yang tetap menjunjung keberagaman serta memberikan keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p data-start="5453" data-end="5940">Peringatan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> turut dihadiri Staf Ahli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mendikdasmen/" target="_blank">Mendikdasmen</a> Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag., Staf Khusus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mendikdasmen/" target="_blank">Mendikdasmen</a> Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar Dr. Rita Pranawati, S.S., M.A., para donatur dan orang tua siswa, Anggota Dewan Pembina <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Felix Iskandar Harjatanaya, Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> Finche Kosmanto, serta jajaran kepala sekolah, guru dan pimpinan Universitas Satya Terra Bhinneka.</p>
<p data-start="5942" data-end="6091">Rangkaian peringatan juga diisi pemberian penghargaan masa bakti kepada sejumlah guru dan tenaga pendidik serta penghargaan kepada siswa berprestasi.</p>
<p data-start="6093" data-end="6356">Usai prosesi potong tumpeng, Abdul Mu&#039;ti secara spontan mengajak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> bernyanyi bersama para siswa yang tergabung dalam kelompok paduan suara. Momen tersebut menjadi penutup perayaan HUT ke-39 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/YPSIM/" target="_blank">YPSIM</a> yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan.</p>
<p data-start="6358" data-end="6748" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1808_Abdul-Mu-rsquo-ti-Dorong-Model-Pendidikan-YPSIM-Jadi-Inspirasi-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28395/abdul-mursquoti-dorong-model-pendidikan-ypsim-jadi-inspirasi-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antara DSA dan Brainwash, Mengurai Persepsi Penanganan Stroke Menurut Pakar Neurologi RS Columbia Asia Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Kasus stroke kini makin mengintai usia muda. Jika dahulu gangguan pembuluh darah otak ini dominan menyerang kelompok usia lanjut di atas 60 tahun, kini tak sedikit pasien berusia akhir 30 hingga awal 40 tahun yang berjatuhan akib]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kasus stroke kini makin mengintai usia muda. Jika dahulu gangguan pembuluh darah otak ini dominan menyerang kelompok usia lanjut di atas 60 tahun, kini tak sedikit pasien berusia akhir 30 hingga awal 40 tahun yang berjatuhan akibat serangan stroke. Di tengah ancaman ini, kesadaran masyarakat akan metode diagnostik dan pengobatan stroke kerap diwarnai salah kaprah, terutama mengenai istilah Digital Subtraction Angiography (DSA) dan metode brainwash.</p>
<p>Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Columbia Asia Medan, dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara prosedur diagnostik terstandar dan terapi berbasis penelitian agar tidak salah mengambil keputusan medis.</p>
<p>Banyak orang menggeneralisasi bahwa DSA adalah brainwash. Menurut dr. Steven, hal ini merupakan persepsi yang keliru. "DSA itu adalah metode pemeriksaan medis standar internasional untuk mendeteksi pembuluh darah. Secara historis, DSA pertama kali ditemukan oleh Egas Moniz, seorang pakar asal Portugis, dan bukan pencetus brainwash," ujar dr. Steven kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Dijelaskannya, prosedur DSA bekerja layaknya kateterisasi pada jantung. DSA ini, jelas dia, yang juga ada di RS Columbia Asia Medan, merupakan tindakan invasif ringan menggunakan kateter untuk memetakan aliran darah di leher hingga kepala secara real-time melalui gambar bergerak (video), bukan sekadar foto statis seperti CT scan atau MRI biasa.</p>
<p>Sementara itu, sambungnya, brainwash (cuci otak), yang populer lewat tindakan heparin flushing merupakan bentuk terapi yang dicetuskan dan dipopulerkan oleh Prof. Terawan. "Kalau DSA itu pemeriksaan diagnostik terstandar global. Kalau kita bicara DSA di Singapura, Jepang, atau Amerika Serikat, para medis di sana paham itu pemeriksaan. Tapi kalau kita bilang brainwash, mereka bingung karena itu kearifan lokal," jelasnya.</p>
<p>dr. Steven menekankan, dirinya tidak dalam posisi mendukung maupun menentang terapi brainwash. Menurut kode etik medis, suatu pengobatan baku harus berpijak pada standar guideline dan penelitian medis komprehensif.</p>
<p>"Saya mengategorikan brainwash sebagai pengobatan berbasis penelitian, sama halnya seperti stem cell atau terapi kemoterapi tertentu yang masih dikembangkan. Belum ada bukti riset yang menyatakan itu jelek, tetapi juga belum ada standar bukti klinis global yang menyatakan itu bagus. Jadi, keputusan sepenuhnya kembali kepada hak pasien setelah mendapatkan pemahaman yang benar," tambahnya.</p>
<p><b>Mitos Obat Penurun Tensi dan Ancaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Stroke/" target="_blank">Stroke</a> Usia Muda</b></p>
<p>Selain meluruskan persepsi prosedur medis, dr. Steven menyoroti pola hidup dan persepsi salah mengenai konsumsi obat-obatan kronis. Perubahan gaya hidup modern, tingginya konsumsi karbohidrat, gorengan, gula, garam, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi pemicu utama meningkatnya kasus stroke di usia produktif.</p>
<p>Dia membeberkan salah satu pemicu fatal serangan stroke berulang, yakni berhentinya konsumsi obat darah tinggi akibat terpengaruh mitos di media sosial. "Banyak pasien menghentikan obat tensi karena mendengar kabar burung atau edukasi keliru di media sosial seperti TikTok dan Instagram yang menyebut obat darah tinggi bisa merusak ginjal. Ini salah kaprah," tegas dr. Steven.</p>
<p>Menurutnya, ginjal justru rusak akibat kondisi darah tinggi dan gula darah yang tidak terkontrol, bukan karena obat-obatan yang dikonsumsi di bawah pengawasan dokter. Menghentikan obat darah tinggi secara sepihak berisiko fatal memicu stroke sumbatan maupun pendarahan yang berujung pada kelumpuhan permanen.</p>
<p><b>Golden Period dan Deteksi Dini</b></p>
<p>Dijelaskan dr. Steven, stroke merupakan penyebab cacat nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Keparahan gejalanya sangat bergantung pada lokasi penyumbatan. Jika terjadi pada otak kiri, dampaknya akan terasa pada anggota gerak tubuh sebelah kanan dan sering kali disertai gangguan bicara atau komunikasi secara total.</p>
<p>Dalam penanganan stroke akut, kata dia, waktu adalah kunci utama (golden period). Jika pasien tiba di rumah sakit dalam rentang waktu kurang dari 4,5 jam hingga 24 jam, tindakan evaluasi dan penanganan darurat seperti trombektomi (penarikan sumbatan pembuluh darah) dapat menyelamatkan fungsi otak dari kerusakan permanen. Dan Rumah Sakit Columbia Asia Medan terus berkomitmen menyediakan fasilitas kesehatan modern dan penanganan komprehensif bagi pasien stroke maupun gangguan neurologis lainnya. </p>
<p>Hospital CEO RS Columbia Asia Medan, dr. Stella Sheyren Sumampow, MARS., CDCAP., CHAE., CPCCP, menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini (medical check-up) serta berkonsultasi dengan tenaga medis profesional adalah langkah krusial dalam menekan angka kecacatan akibat stroke.</p>
<p>Edukasi yang tepat serta pemahaman menyeluruh terhadap tindakan medis diharapkan dapat membantu masyarakat memilah informasi kesehatan secara bijak dan mengutamakan pencegahan melalui pola hidup sehat.</p>
<p>"Pesan kami sederhana, kenali gejalanya, jangan menunda pertolongan, dan percayakan keputusan pemeriksaan maupun tindakan kepada tim medis. Kehadiran layanan DSA merupakan bagian dari upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS-Columbia-Asia-Medan/" target="_blank">RS Columbia Asia Medan</a> menyediakan teknologi yang dapat mendukung diagnosis dan penanganan gangguan pembuluh darah secara lebih terintegrasi," tandasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3995_Antara-DSA-dan-Brainwash--Mengurai-Persepsi-Penanganan-Stroke-Menurut-Pakar-Neurologi-RS-Columbia-Asia-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28394/antara-dsa-dan-brainwash-mengurai-persepsi-penanganan-stroke-menurut-pakar-neurologi-rs-columbia-asia-medan/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus menggenjot perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan sedimen, mencegah banjir su]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus menggenjot perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan sedimen, mencegah banjir susulan, sekaligus mempercepat pemulihan kawasan pasca bencana.</p>
<p>&quot;Kita berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana di beberapa lokasi di Sumut,&quot; ujar Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut, Gibson Panjaitan, dalam konferensi pers yang digelar Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Menurut Gibson, salah satu lokasi yang mendapat penanganan adalah Sungai Aek Sigala-gala, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapanuli-Tengah/" target="_blank">Tapanuli Tengah</a> (Tapteng). Perbaikan dilakukan dari bagian Hulu hingga Hilir untuk mengurangi risiko banjir dan dampak material sedimen.</p>
<p>Di bagian Hulu, BBWS Sumatera membangun Sabo Dam di Sungai Aek Sigala-gala, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk menahan material sedimen dan mencegah terjadinya banjir susulan.</p>
<p>&quot;Untuk kawasan hilir Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SDA/" target="_blank">SDA</a> Sumut melakukan penguatan tebing di beberapa titik banjir. Progresnya sudah teken kontrak dan alat berat juga sudah di lapangan. Minggu ini sudah beroperasi agar perbaikan infrastruktur banjir yang rusak bisa cepat selesai,&quot; terangnya.</p>
<p>Gibson juga menjelaskan, sepanjang 2026 Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SDA/" target="_blank">SDA</a> Sumut melaksanakan 16 kegiatan pascabencana. Dari jumlah tersebut, sembilan kegiatan pembangunan telah menandatangani kontrak, sedangkan tujuh kegiatan lainnya masih dalam proses tender.</p>
<p>Kegiatan pembangunan tersebut tersebar di sejumlah daerah terdampak bencana, yakni Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Batubara, dan Mandailing Natal.</p>
<p>Sementara itu, perbaikan infrastruktur penanganan pascabencana yang menggunakan anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) dilakukan di sejumlah lokasi di Tapanuli Tengah. </p>
<p>Diantaranya, perkuatan tebing Sungai Aek Panjaitan dengan anggaran Rp25 Miliar, rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Badiri Lopian Rp1,5 Miliar, rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Mombang Boru Rp18 Miliar, serta perkuatan tebing Sungai Aek Badiri Rp30 Miliar.</p>
<p>Selain itu, dialokasikan anggaran untuk rehabilitasi tanggul Sungai Aek Sibundong sebesar Rp30 Miliar, perbaikan tanggul Sungai Aek Pintu Bosi Rp23 Miliar, rehabilitasi tanggul Sungai Aek Siaili Tukka Rp20 Miliar, serta perkuatan tebing Sungai Aek Sibuluan Rp50 Miliar.</p>
<p>Tak hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana, Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SDA/" target="_blank">SDA</a> Sumut juga akan menambah jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.</p>
<p>Gibson mengatakan, berdasarkan data luas irigasi permukaan maupun rawa di Sumatera Utara, saat ini lahan yang berada dalam kondisi produktif tercatat sekitar 36.000 hektare dari total potensi sekitar 113.000 hektare.</p>
<p>&quot;Tahun ini kami akan menangani 20 daerah irigasi untuk menambah lahan pertanian produktif di Sumut seluas 5.050 hektare. Pengerjaan ini kita harapkan dapat selesai hingga Desember 2026, sehingga tahun depan lahan pertanian produktif bisa bertambah dari 36 ribu hektare menjadi 41 ribu hektare,&quot; pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1013_Pemprovsu-Kebut-Perbaikan-Infrastruktur-SDA-Rusak-Akibat-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28393/pemprovsu-kebut-perbaikan-infrastruktur-sda-rusak-akibat-bencana/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Dorong 5.000 UMKM Dapat Insentif Sertifikasi Halal Gratis</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Dorong 5.000 UMKM Dapat Insentif Sertifikasi Halal Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mendorong peningkatan pemberian insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 1.000 menjadi 5.000 UMKM per tahun.Langkah tersebut dinil]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mendorong peningkatan pemberian insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 1.000 menjadi 5.000 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> per tahun.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penguatan ekosistem halal sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Sumut di pasar global.</p>
<p>Usulan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> Fest 2026 di Halaman Parkir Belakang Kantor Gubernur Sumut, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Ia menilai, jumlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> yang telah memiliki sertifikasi halal masih sangat kecil dibandingkan total pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> di Sumut.</p>
<p>"Ada 1.000 sertifikasi halal yang diberikan kepada pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> tahun ini. Ini sebenarnya dibilang besar, ya lumayan. Kalau dibilang kecil sudah pasti kecil. Dari 1,4 juta pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> di Sumut, sekitar 100.000-an yang punya sertifikasi halal. Masih ada PR 1,3 jutaan lagi yang harus disertifikasi halal. Karena itu, saya minta ditambah minimal setahun 5.000 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> diberi insentif halal gratis mulai tahun depan," terang Bobby.</p>
<p>Menurutnya, industri dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> Sumut untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk.</p>
<p>&quot;Industri halal dan produk halal semakin diminati masyarakat, baik nasional maupun global. Karena itu, kita perlu terus meningkatkan sertifikasi halal bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> di Sumatera Utara agar semakin banyak produk unggulan daerah yang memenuhi standar halal, memiliki daya saing, dan dapat menjadi penggerak perekonomian Sumatera Utara,&quot; papar Gubsu.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Ameriza M Moessa menyampaikan, pengembangan ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.</p>
<p>Ekonomi syariah tidak hanya mencakup keuangan syariah, tetapi juga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> Value Chain, antara lain makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetik, pariwisata ramah muslim, pertanian, industri kreatif, UMKM, dan ekonomi pesantren.</p>
<p>&quot;Ekonomi syariah bukan lagi sekadar sektor yang terbatas, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi riil dan memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang semakin penting, termasuk bagi Sumatera Utara,&quot; ujarnya.</p>
<p>Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> Fest 2026 menghadirkan empat rangkaian utama, yaitu Workshop 1.000 Sertifikasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> Sumatera Utara, Seminar Nasional bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Himpunan Doktor Ekonomi Syariah (HADESYA), Rapat Penyusunan Program Kerja Ekonomi Syariah bersama KDEKS Sumatera Utara, serta Tabligh Akbar bersama Ustaz Nasional Hilman Fauzi.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> Fest 2026 diharapkan menjadi starting point penguatan ekosistem ekonomi syariah Sumatera Utara yang lebih terintegrasi.</p>
<p>Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, BPJPH, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, ulama, komunitas, dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> diharapkan mampu mendorong Sumatera Utara tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga menjadi produsen dan bagian dari rantai pasok halal nasional dan global.</p>
<p>Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan, Sumut memiliki potensi besar karena didukung banyak pengusaha dan UMKM. Peningkatan jumlah produk halal dari Sumut diyakini akan membuka peluang pasar yang lebih luas seiring dengan semakin berkembangnya halal lifestyle.</p>
<p>&quot;Sumatera Utara memiliki banyak pengusaha dan UMKM. Dengan semakin meningkatnya produk halal dari Sumatera Utara, akan semakin terbuka peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan UMKM. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Halal/" target="_blank">Halal</a> lifestyle saat ini juga semakin luas, sehingga sertifikasi halal menjadi salah satu peluang bagi produk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> Sumatera Utara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar,&quot; ujar Ahmad Haikal Hasan. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6367_Bobby-Dorong-5-000-UMKM-Dapat-Insentif-Sertifikasi-Halal-Gratis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28392/bobby-dorong-5000-umkm-dapat-insentif-sertifikasi-halal-gratis/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Target 15 Kursi DPRD, Rapidin Instruksikan Kader PDI Perjuangan Medan Turun ke Akar Rumput</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 14:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Target 15 Kursi DPRD, Rapidin Instruksikan Kader PDI Perjuangan Medan Turun ke Akar Rumput]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menegaskan mesin politik partai di Kota Medan harus kembali diperkuat dari akar rumput. Instruksi itu disampaikan saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Ketua DPD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menegaskan mesin politik partai di Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> harus kembali diperkuat dari akar rumput. </p>
<p>Instruksi itu disampaikan saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> di Tiara Convention Center, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (25/8/2026).</p>
<p>Dihadapan ratusan kader PAC, ranting hingga anak ranting, Rapidin meminta seluruh kader, khususnya anggota Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD/" target="_blank">DPRD</a> Medan, tidak berjalan sendiri dalam menjalankan agenda politik dan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Rapidin secara khusus menginstruksikan anggota legislatif melibatkan PAC dan ranting dalam setiap kegiatan, termasuk reses dan sosialisasi peraturan daerah (Sosper).</p>
<p>&quot;Saya meminta kader-kader <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> yang menduduki jabatan legislatif untuk melibatkan PAC dan ranting dalam setiap program kerja, baik reses maupun sosper. Dikombinasikan dan disinergikan,&quot; tegas Rapidin.</p>
<p>Menurutnya, kerja politik di tengah masyarakat tidak boleh sekadar menjadi ajang menunjukkan eksistensi kader. Setiap kehadiran kader harus membawa program dan memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.</p>
<p>&quot;Kita turun ke bawah bukan untuk pamer, tapi membawa program, membawa arah, dan memperjuangkan nasib wong cilik,&quot; ujarnya.</p>
<p><b>Target 15 Kursi</b></p>
<p>Rapidin juga memasang target politik yang cukup tinggi bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Kota Medan. Perolehan kursi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD/" target="_blank">DPRD</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> yang saat ini disebut berada diangka sembilan ditargetkan meningkat menjadi 15 kursi.</p>
<p>Namun, Rapidin menegaskan target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh struktur partai mampu menjaga kekompakan hingga tingkat paling bawah.</p>
<p>&quot;Target kita di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> harus naik dari 9 menjadi 15 kursi. Kuncinya hanya satu: solid, kompak, dan bersatu,&quot; kata mantan Bupati Samosir dua periode tersebut. </p>
<p>Ia mengingatkan kader legislatif agar tidak memisahkan diri dari struktur partai di tingkat PAC maupun ranting. Sinergi antara anggota fraksi dan mesin partai di lapangan dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperkuat basis politik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> di Kota Medan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Rapidin juga membakar semangat kader dengan membacakan teks lagu Indonesia Raya tiga stanza. </p>
<p>Ia menekankan bahwa perjuangan politik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> harus tetap berpijak pada ideologi Pancasila serta nilai keadilan sosial, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.</p>
<p>&quot;Jangan pernah takut dan jangan diam seribu bahasa melihat ketidakadilan di sekitar kita. Bersuaralah untuk Indonesia Raya,&quot; serunya.</p>
<p>Musancab tersebut menjadi bagian dari agenda penataan struktur organisasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> hingga tingkat Anak Ranting. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan surat resmi DPC <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dan arahan DPD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Sumut.</p>
<p><b>Evaluasi 21 PAC</b></p>
<p>Wakil Ketua Bidang Politik DPD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menjelaskan Musancab juga menjadi momentum mengevaluasi kinerja 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> se-Kota Medan.</p>
<p>Agenda dilanjutkan dengan penyusunan program kerja, pengumuman ketua PAC beserta dua orang pendamping berdasarkan hasil pleno DPD, penyusunan struktur personalia PAC, hingga pelantikan pengurus 21 PAC.</p>
<p>Dengan seluruh rangkaian tersebut, Musancab ditutup dengan terbentuknya kepengurusan PAC <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> di seluruh kecamatan Kota Medan.</p>
<p>Sejumlah fungsionaris DPD <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Sumut turut hadir, di antaranya Dameria Pangaribuan, Meryl Saragih, Sorta Siahaan, R. Mawarni Tampubolon, Sarma Hutajulu, Muhammad Afan, Mangapul Purba, Samulya Surya Indra, Landen Marbun, Taviv Ginting, Wong Chun Sen, Darsen Song, Syarifah Alatas dan Sekretaris DPD Soetarto.</p>
<p>Dari DPC <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> hadir Ketua DPC Hasyim, Sekretaris Boydo HK Panjaitan dan Bendahara Fuad Akbar.</p>
<p>Sejumlah anggota Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD/" target="_blank">DPRD</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> juga hadir, yakni Wong Chun Sen, Paul MA Simanjuntak, Jusuf Ginting, Johannes Hutagalung, Agus Setiawan, Lily Tan dan Margareth MS. Sementara Robi Barus dan David RG Sinaga tercatat tidak hadir. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_967_Target-15-Kursi-DPRD--Rapidin-Instruksikan-Kader-PDI-Perjuangan-Medan-Turun-ke-Akar-Rumput.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/politik/28391/target-15-kursi-dprd-rapidin-instruksikan-kader-pdi-perjuangan-medan-turun-ke-akar-rumput/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapal Pukat Terbakar di Belawan, Diduga Gegara Arus Pendek Listrik</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 12:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapal Pukat Terbakar di Belawan, Diduga Gegara Arus Pendek Listrik]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Diduga akibat arus pendek di dalam kamar mesin, Selasa sore (25/8/2026), satu unit kapal ikan pukat teri di Belawan, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang bukan pertama kali terjadi, namun ditaksir kerugian m]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Diduga akibat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arus-pendek/" target="_blank">arus pendek</a> di dalam kamar mesin, Selasa sore (25/8/2026), satu unit kapal ikan pukat teri di Belawan, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang bukan pertama kali terjadi, namun ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah.</p>
<p>Kobaran api dan asap hitam membumbung tinggi ke udara, telah membakar satu unit kapal ikan pukat teri tengah sandar di gudang Su di kawasan Pelabuhan Perikanan, Gabion, Belawan, Sumatera Utara.</p>
<p>Angin bertiup kencang dan banyaknya bahan mudah terbakar, membuat api terus membesar, nyaris merambat ke kapal lain sempat membuat panik para nelayan, untuk memadamkan api dengan alat seadanya.</p>
<p>Api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian, setelah tujuh unit mobil damkar dari Pemkot Medan dan TNI AL diturunkan, menjinakkan api yang sulit dipadamkan.</p>
<p>Komandan Regu Operasional Upt Empat Belawan, Armansyah Saragih, mengatakan setelah mendapat laporan masyarakat, petugas langsung menuju lokasi, untuk memadamkan api diduga kebakaran akibat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arus-pendek/" target="_blank">arus pendek</a> listrik terjadi di dalam kamar mesin.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran namun ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah, telah diselidiki petugas kepolisian Dit Polairud Polda Sumut.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_191_Kapal-Pukat-Terbakar-di-Belawan--Diduga-Gegara-Arus-Pendek-Listrik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28389/kapal-pukat-terbakar-di-belawan-diduga-gegara-arus-pendek-listrik/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ancaman Hukuman Mati, Paman dan Kemanakan Berulangkali Bawa Sabu Jumlah Banyak di Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 12:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ancaman Hukuman Mati, Paman dan Kemanakan Berulangkali Bawa Sabu Jumlah Banyak di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Polda Sumut mengungkap jaringan penyelundupan 35 kilogram sabu di Kabupaten Asahan. Tiga tersangka, termasuk paman dan kemanakan, ditangkap Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut dan terancam hukuman penjara seumur hidup hingga pidan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Polda Sumut mengungkap jaringan penyelundupan 35 kilogram sabu di Kabupaten Asahan. Tiga tersangka, termasuk paman dan kemanakan, ditangkap Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut dan terancam hukuman penjara seumur hidup hingga pidana mati.</p>
<p>Ketiga pelaku ini sudah berulang kali menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan jumlah yang banyak.</p>
<p>Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap jaringan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 35 kilogram di Kabupaten Asahan.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi meringkus tiga tersangka berinisial A, ER dan MRN, yang diketahui memiliki hubungan paman dan kemanakan, serta satu orang rekan mereka.</p>
<p>Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Andi Arisandi, Selasa (25/8/2026) mengatakan, ketiga pelaku diduga telah beberapa kali melakukan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar.</p>
<p>Pengungkapan dilakukan Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut di area parkiran Rumah Makan Gunung Sari Baru, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Senin malam (24/8/2026).</p>
<p>Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan 35 kilogram sabu yang disimpan di dalam mobil para pelaku. Puluhan kilogram narkotika tersebut telah dikemas dalam kantong berukuran besar dan disusun secara rapi untuk mengelabui petugas maupun masyarakat.</p>
<p>Dalam proses pengungkapan, polisi turut memperlihatkan barang bukti kepada masyarakat sekitar yang menyaksikan penangkapan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengungkapan berlangsung secara transparan dan mencegah adanya kecurigaan terkait barang bukti.</p>
<p>Kombes Pol Andi Arisandi menegaskan, karena ketiga tersangka diduga telah berulang kali melakukan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar, penerapan pasal terhadap para pelaku akan dilakukan secara maksimal saat perkara dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum.</p>
<p>Ketiganya terancam hukuman berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga pidana mati, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang diterapkan dalam perkara narkotika tersebut.</p>
<p>Kini, ketiga tersangka bersama barang bukti 35 kilogram sabu telah dibawa ke Mapolda Sumatera Utara untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_676_Ancaman-Hukuman-Mati--Paman-dan-Kemanakan-Berulangkali-Bawa-Sabu-Jumlah-Banyak-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28388/ancaman-hukuman-mati-paman-dan-kemanakan-berulangkali-bawa-sabu-jumlah-banyak-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 12:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Salmon Sumihar Sagala SE mengatakan, viralnya pengutipan parkir Rp20.000 di kawasan wisata Deleng Singkut, Berastagi, Kabupaten Karo, semakin merusak ke]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Salmon-Sumihar/" target="_blank">Salmon Sumihar</a> Sagala SE mengatakan, viralnya pengutipan parkir Rp20.000 di kawasan wisata Deleng Singkut, Berastagi, Kabupaten Karo, semakin merusak kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke daerah "Bumi Turang" tersebut.</p>
<p>"Atas dasar itu, kita mengingatkan Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> dan seluruh pelaku usaha wisata agar tidak membiarkan persoalan-persoalan di lapangan berkembang menjadi citra buruk yang akhirnya membuat wisatawan berpikir ulang untuk datang ke Karo," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Salmon-Sumihar/" target="_blank">Salmon Sumihar</a> Sagala kepada wartawan di Medan, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Hal ini disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Salmon-Sumihar/" target="_blank">Salmon Sumihar</a> menanggapi viralnya pengusaha warung di Deleng Singkut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> mengutip parkir Rp20.000 terhadap pengunjung.</p>
<p>Salmon menilai pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Tapi kenyamanan, keramahan, kepastian biaya serta rasa aman wisatawan juga menjadi faktor utama yang menentukan apakah seseorang akan kembali berkunjung atau justru memilih destinasi lain.</p>
<p>&quot;Jangan sampai wisatawan datang ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> membawa uang untuk berwisata, tetapi pulang membawa cerita buruk tentang pungutan, ketidaknyamanan atau perlakuan yang tidak menyenangkan. Kalau ini terus terjadi dan viral, dampaknya bisa panjang terhadap pariwisata kita,&quot; terang Salmon.</p>
<p>Menurut anggota dewan Dapil Karo, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pakpak-Bharat/" target="_blank">Pakpak Bharat</a> ini, kasus Deleng Singkut seharusnya menjadi momentum bagi Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> untuk melakukan reformasi total bagi dunia pariwisata, bukan sekadar menyelesaikan persoalan setelah sebuah video viral.</p>
<p>Sebab, keluhan maupun persoalan di sejumlah objek wisata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> sebelumnya juga sempat menjadi perhatian masyarakat.</p>
<p>Politisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PDI-Perjuangan/" target="_blank">PDI Perjuangan</a> ini juga menyebut kawasan menuju pemandian air panas Sidebuk-debuk, Deleng Singkut hingga kawasan wisata Siosar memiliki potensi besar untuk menjadi magnet wisatawan.</p>
<p>Namun, potensi itu bisa tidak maksimal apabila persoalan akses, pelayanan, parkir, pungutan maupun kenyamanan pengunjung tidak ditangani secara serius.</p>
<p>"Jika satu persoalan muncul, mungkin wisatawan masih bisa memaklumi. Tetapi kalau di beberapa tempat muncul keluhan yang hampir sama, lama-lama terbentuk persepsi bahwa berwisata ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> itu tidak nyaman. Ini yang harus kita cegah,&quot; tegasnya.</p>
<p>Berkaitan dengan itu, Salmon meminta Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> bersama aparat terkait melakukan pemetaan terhadap seluruh objek wisata, termasuk persoalan parkir dan bentuk-bentuk pengutipan yang dibebankan kepada pengunjung.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wisatawan/" target="_blank">Wisatawan</a> harus mengetahui dengan jelas mana tarif resmi pemerintah dan mana pungutan yang dilakukan oleh pengelola atau pelaku usaha.</p>
<p>Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menjadikan lahan usaha sebagai alasan untuk melakukan pengutipan secara sepihak.</p>
<p>Jika terjadi persoalan antara pengunjung dan pengusaha, penyelesaiannya harus dilakukan melalui komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan yang justru berpotensi viral dan mencoreng nama daerah.</p>
<p>"Pemkab harus hadir. Jangan menunggu viral baru bergerak. Pariwisata ini menyangkut banyak orang, mulai dari pelaku UMKM, hotel, restoran, pedagang, transportasi sampai masyarakat sekitar. Kalau wisatawan berkurang, yang paling dulu merasakan dampaknya masyarakat,&quot; tegasnya.</p>
<p>Salmon berharap pembenahan pariwisata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah, pengelola destinasi, pelaku usaha dan masyarakat harus memiliki komitmen yang sama menciptakan kawasan wisata yang bersih, aman, nyaman, transparan dalam tarif serta ramah terhadap wisatawan.</p>
<p>"Jangan sampai keindahan alam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Karo/" target="_blank">Karo</a> kalah oleh cerita buruk di pintu masuknya. Kita punya Sidebuk-debuk, Deleng Singkut, Siosar dan banyak destinasi lainnya. Potensinya luar biasa, tetapi harus dibarengi pelayanan yang luar biasa juga. Kalau tidak, wisatawan bisa memilih daerah lain,&quot; pungkas Salmon. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_2061_Salmon-Sumihar--Pengutipan-Parkir-Rp20-Ribu-di-Deleng-Singkut-Karo-Rusak-Kepercayaan-Wisatawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28387/salmon-sumihar-pengutipan-parkir-rp20-ribu-di-deleng-singkut-karo-rusak-kepercayaan-wisatawan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kenapa Bayam Punya Batas Waktu Usai Dimasak? Ini Penjelasannya</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 11:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kenapa Bayam Punya Batas Waktu Usai Dimasak? Ini Penjelasannya]]></title>
            <description><![CDATA[Pernah dengar kalimat jangan makan bayam setelah lima jam dimasak? Apa sebab dan benarkah itu batas waktunya untuk dikonsumsi?Melansir berbagai sumber, Rabu (26/7/2026), bayam termasuk sayuran hijau yang cepat layu dan mudah meng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pernah dengar kalimat jangan makan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> setelah lima jam dimasak? Apa sebab dan benarkah itu batas waktunya untuk dikonsumsi?<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (26/7/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> termasuk sayuran hijau yang cepat layu dan mudah mengalami penurunan kualitas.</p>
<p>Pada dasarnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sayur/" target="_blank">sayur</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> tidak boleh dibiarkan terlalu lama pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suhu/" target="_blank">suhu</a> ruang. Bayam matang sebaiknya tidak didiamkan lebih dari 5 jam sebelum dikonsumsi.</p>
<p>Bahkan pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suhu/" target="_blank">suhu</a> ruang, batas aman yang lebih disarankan adalah sekitar 2-4 jam.</p>
<p>Setelah melewati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/waktu/" target="_blank">waktu</a> tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> berpotensi mengalami perubahan senyawa akibat proses oksidasi yang dapat memengaruhi kualitasnya.</p>
<p>Proses oksidasi ini dapat membuat kandungan dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> berubah, terutama pada senyawa nitrat yang dapat terkonversi menjadi nitrit ketika terpapar udara dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/waktu/" target="_blank">waktu</a> lama.</p>
<p>Nitrit bersifat tidak berwarna, tidak berbau, dan dapat berisiko jika dikonsumsi dalam kondisi tidak layak.</p>
<p>Sebagai informasi tambahan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/segar/" target="_blank">segar</a> juga tidak dapat bertahan lama di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suhu/" target="_blank">suhu</a> ruang.</p>
<p>Daunnya mudah layu dan kualitasnya cepat menurun, sehingga sebaiknya segera disimpan atau diolah setelah dibeli.</p>
<p>Karena itu, penting untuk memperhatikan cara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyimpanan/" target="_blank">penyimpanan</a> yang tepat agar kesegarannya tetap terjaga sebelum dimasak.</p>
<p>Bayam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/segar/" target="_blank">segar</a> dapat dibungkus menggunakan kertas terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam kantung atau wadah agar kelembapannya tetap stabil saat disimpan di kulkas.</p>
<p>Jika <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> sudah dicuci, pastikan benar-benar kering sebelum disimpan. Kelembapan berlebih dapat membuat daun lebih cepat layu dan menurunkan kualitasnya.</p>
<p>Selain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/waktu/" target="_blank">waktu</a> penyimpanan, hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan memanaskan ulang bayam.</p>
<p>Bayam yang sudah didiamkan terlalu lama tidak dianjurkan untuk dipanaskan kembali.</p>
<p>Pemanasan ulang dapat meningkatkan kadar nitrit hasil konversi nitrat, sehingga konsentrasinya bisa semakin tinggi.</p>
<p>Selain itu, proses pemanasan berulang juga dapat memicu perubahan zat besi (ferro) menjadi bentuk ferri yang kurang bermanfaat bagi tubuh.</p>
<p>Bayam yang dipanaskan berulang kali juga dapat mengalami peningkatan asam oksalat, yang dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi tubuh.</p>
<p>Oleh karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bayam/" target="_blank">bayam</a> sebaiknya hanya di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/masak/" target="_blank">masak</a> satu kali dan langsung dikonsumsi.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5336_Kenapa-Bayam-Punya-Batas-Waktu-Usai-Dimasak--Ini-Penjelasannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/wisata-dan-kuliner/28386/kenapa-bayam-punya-batas-waktu-usai-dimasak-ini-penjelasannya/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Perlu Mahal dan Impor, Ini Ikan yang Tinggi Protein</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 11:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Perlu Mahal dan Impor, Ini Ikan yang Tinggi Protein]]></title>
            <description><![CDATA[Mau pintar harus banyak makan ikan. Kalimat klasik itu begitu hidup di masyarakat hingga banyak yang berusaha mencari yang terbaik dan mahal.Itulah sebab, ikan impor dan mahal jadi primadona. Padahal, ikan yang ditemui seharihar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Mau pintar harus banyak makan ikan. Kalimat klasik itu begitu hidup di masyarakat hingga banyak yang berusaha mencari yang terbaik dan mahal.<p>Itulah sebab, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> impor dan mahal jadi primadona. Padahal, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> yang ditemui sehari-hari tidak kalah proteinnya.</p>
<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (26/8/2026), pada dasarnya, semua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> memiliki <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> dengan kadar yang berbeda-beda.</p>
<p>Namun, terdapat beberapa jenis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> tinggi protein, bahkan ada yang lebih tinggi dari daging sapi.</p>
<p>Seperti yang diketahui, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> menjadi salah satu sumber <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang baik bagi tubuh.</p>
<p>Sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> merupakan nutrisi penting untuk tubuh, salah satunya untuk pembentukan otot berkat asam amino yang dikandungnya</p>
<p>Berikut beberapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> tinggi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang murah dan mudah didapat:</p>
<p>1. Ikan kembung</p>
<p>Ikan tinggi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang pertama, yakni <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kembung. Jangan salah sangka, meski berharga murah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> zat gizi yang terdapat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kembung tak kalah dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> salmon.</p>
<p>Tiap 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kembung mentah mengandung 21,3 gram protein, 2,2 gram karbohidrat, serta 3,4 gram lemak.</p>
<p>Tak hanya itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> Omega 3 dan DHA yang terdapat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kembung ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> salmon.</p>
<p>Ikan kembung juga memiliki <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> mineral seperti zat besi, natrium, kalsium, fosfor, dan kalium yang sangat baik bagi tubuh.</p>
<p>2. Ikan nila</p>
<p>Dalam 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> nila, terdapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang cukup tinggi, yakni mencapai 20,1 gram.</p>
<p>Ikan nila juga kaya selenium yang berfungsi untuk pembentukan DNA, Omega 3, dan asam folat, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.</p>
<p>Ada pula <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> fosfor dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> nila. Fosfor dapat membantu tubuh untuk menjaga gigi dan tulang agar tetap kuat serta untuk mencegah terjadinya osteoporosis.</p>
<p>3. Ikan kakap</p>
<p>Kakap juga bisa menjadi pilihan jika ingin mengonsumsi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang tinggi.</p>
<p>Kandungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang terdapat dalam 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kakap mencapai 20 gram.</p>
<p>Meski tinggi protein, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> ini rendah kalori dan lemak sehingga sangat cocok untuk dijad<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> menu diet.</p>
<p>4. Ikan bandeng</p>
<p>Ikan tinggi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> berikutnya, yakni bandeng. Terdapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> sekitar 20 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> untuk 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> bandeng.</p>
<p>Selain protein, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> vitamin dan mineral pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> air payau ini juga sangat lengkap. Sebut saja fosfor, zat besi, kalsium, natrium, kalium, vitamin B1, B2, dan niasin.</p>
<p>5. Ikan kerapu</p>
<p>Kandungan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> yang terdapat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kerapu juga cukup tinggi. Dalam 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> kerapu, terdapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> mencapai 19,4 gram.</p>
<p>Ikan kerapu juga tidak menyebabkan lonjakan indeks glikemik yang tinggi, sehingga cocok dikonsumsi penderita diabetes.</p>
<p>6. Ikan mujair</p>
<p>Ikan mujair bisa menjadi alternatif sumber <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> hewani dengan harga terjangkau tetapi tetap kaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> nutrisi. Dalam 100 gram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ikan/" target="_blank">ikan</a> mujair, terdapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/protein/" target="_blank">protein</a> setidaknya 18 gram.</p>
<p>Selain itu, mujair juga diperkaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kandungan/" target="_blank">kandungan</a> asam lemak omega-3, vitamin B12, fosfor, dan selenium, yang sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7913_Tak-Perlu-Mahal-dan-Impor--Ini-Ikan-yang-Tinggi-Protein.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28385/tak-perlu-mahal-dan-impor-ini-ikan-yang-tinggi-protein/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sebut Pacar Jarang di Indonesia, Aura Kasih: Profesional</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sebut Pacar Jarang di Indonesia, Aura Kasih: Profesional]]></title>
            <description><![CDATA[Penyanyi Aura Kasih menyebut dirinya telah memiliki kekasih. Namun, sang pacar jarang berada di Indonesia.Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), Aura Kasih pun menyebut telah menjalin kisah dalam beberapa tahun ke belakang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> menyebut dirinya telah memiliki kekasih. Namun, sang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pacar/" target="_blank">pacar</a> jarang berada di Indonesia.<p>Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> pun menyebut telah menjalin kisah dalam beberapa tahun ke belakang. Dan, sang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pacar/" target="_blank">pacar</a> bukan dari dunia hiburan.</p>
<p>"Profesional, punya usaha," sebut Aura Kasih.</p>
<p>Bahkan, pelantun Mari Bercinta itu mengungkapkan bahwa keluarganya sudah mengenal dekat pria tersebut.</p>
<p>"Sudah dekat banget dong," ungkap Aura Kasih.</p>
<p>Kedekatan tersebut membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> menyebut sang kekasih telah mendapatkan lampu hijau dari keluarganya.</p>
<p>Dia pun memberikan sinyal bahwa hubungan mereka telah mengarah ke jenjang yang lebih serius.</p>
<p>"Karena dia sudah kenal, cuma jarang di sini, orangnya jarang di Indonesia," kata Aura Kasih.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aura-Kasih/" target="_blank">Aura Kasih</a> juga mengungkapkan bahwa kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pacar/" target="_blank">pacar</a> memberikan tambahan dukungan dalam kehidupannya.</p>
<p>Menurut dia, mereka kerap berdiskusi mengenai berbagai hal, termasuk bisnis dan urusan anak.</p>
<p>"Lebih ada support system sih, nambah support system," pungkas Aura Kasih.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7393_Sebut-Pacar-Jarang-di-Indonesia--Aura-Kasih--Profesional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28384/sebut-pacar-jarang-di-indonesia-aura-kasih-profesional/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Revaldo Empat Kali Masuk ke Lubang yang Sama</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Revaldo Empat Kali Masuk ke Lubang yang Sama]]></title>
            <description><![CDATA[Revaldo kembali masuk ke lubang yang sama. Ya, sang aktor ditangkap polisi lagi terkait kasus narkoba.Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), Revaldo diamankan polisi dari Satres Narkoba Polres Jakarta Barat dan lahsung men]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a> kembali masuk ke lubang yang sama. Ya, sang aktor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/polisi/" target="_blank">polisi</a> lagi terkait kasus narkoba.<p>Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a> diamankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/polisi/" target="_blank">polisi</a> dari Satres Narkoba Polres Jakarta Barat dan lahsung menjalani pemeriksaan dan pendalaman.</p>
<p>"Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti berupa tiga plastik klip bekas sabu," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan.</p>
<p>Sebagai informasi, bintang film Panji Tengkorak itu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a> pada 2006, tepatnya April. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a> kemudian divonis 2 tahun penjara.</p>
<p>Untuk kedua kalinya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a> pada 2010. Penangkapan kedua terjadi pada 21 Juli 2010 atas kepemilikan sabu. Dalam kasus kali ini dia divonis 7 tahun penjara.</p>
<p>Penangkapan yang ketiga terjadi pada 10 Januari 2023 di kawasan Cempaka Putih. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ditangkap/" target="_blank">ditangkap</a> dengan barang bukti berupa sabu, ganja, dan ekstasi.</p>
<p>Kali ini, Wisnu menjelaskan, pengamanan terhadap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a> bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan penggunaan narkotika.</p>
<p>"Betul, jadi Saudara RF ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa Saudara RF menggunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> atau penyalahgunaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> atau narkotika," ujar Wisnu.</p>
<p>Mendapat informasi tersebut, tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian melakukan penyelidikan.</p>
<p>Polisi selanjutnya mengamankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Revaldo/" target="_blank">Revaldo</a> dan melakukan penggeledahan.</p>
<p>"Betul, jadi saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut terkait perkara tersebut. Rencana selanjutnya melakukan tes urine, melengkapi berkas perkara," tegas AKP Wisnu Wirawan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8723_Ditangkap-Polisi-Terkait-Narkoba--Revaldo-Empat-Kali-Masuk-ke-Lubang-yang-Sama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28383/ditangkap-polisi-terkait-narkoba-revaldo-empat-kali-masuk-ke-lubang-yang-sama/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Comeback setelah Enam Tahun Vakum, Syahrini: Baru Dapat Izin Suami</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Comeback setelah Enam Tahun Vakum, Syahrini: Baru Dapat Izin Suami]]></title>
            <description><![CDATA[Akhirnya Syahrini comeback di dunia hiburan. Penyanyi ini kembali tampil setelah enam tahun vakum dari dunia musik.Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), Syahrini comeback melalui penampilannya dalam acara Malam Puncak SCT]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Akhirnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/comeback/" target="_blank">comeback</a> di dunia hiburan. Pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> ini kembali tampil setelah enam tahun vakum dari dunia musik.<p>Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/comeback/" target="_blank">comeback</a> melalui penampilannya dalam acara Malam Puncak SCTV 36 Xtra Ordinary yang digelar di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.</p>
<p>"Ya memang baru dapat izin <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/suami/" target="_blank">suami</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> lagi. Ya sudah ambil deh kerjaan ini," ungkap Syahrini.</p>
<p>Yang jelas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> mengaku senang bisa kembali menghibur penonton melalui penampilannya tersebut.</p>
<p>"Senang banget pastinya bisa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> lagi ya, terus juga disambut baik sekali sama penonton," kata Syahrini.</p>
<p>Pelantun Sesuatu mengaku senang dapat kembali berkarya di industri musik. Dan, menurut Syahrini, setiap pe<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> memiliki masa dan waktunya masing-masing.</p>
<p>"Aku berusaha menjalani aja sih buat berkarya," tutur Syahrini.</p>
<p>Meski demikian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Syahrini/" target="_blank">Syahrini</a> mengaku sempat merasakan sedikit gugup ketika kembali tampil di atas panggung.</p>
<p>"Kalau grogi enggak sih, cuma ini perdana pakai sepatu hak tinggi lagi gitu. Biasanya kan karena ada baby, saya flat shoes gitu ya," pungkas Syahrini.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9547_Comeback-setelah-Enam-Tahun-Vakum--Syahrini--Baru-Dapat-Izin-Suami.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28382/comeback-setelah-enam-tahun-vakum-syahrini-baru-dapat-izin-suami/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pulang setelah Dirawat di Rumah Sakit, Haji Bolot Langsung Minta Kopi</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pulang setelah Dirawat di Rumah Sakit, Haji Bolot Langsung Minta Kopi]]></title>
            <description><![CDATA[Kondisi kesehatan Haji Bolot sudah membaik, dia pun sudah keluar dari rumah sakit. Lucunya, begitu sampai rumah, dia langsung minta segelas kopi.Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), komedian Haji Bolot ke rumah setelah m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kondisi kesehatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> sudah membaik, dia pun sudah keluar dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> sakit. Lucunya, begitu sampai rumah, dia langsung minta segelas kopi.<p>Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), komedian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> setelah menjalani perawatan medis selama satu bulan.</p>
<p>Dan, bukan makanan sehat atau istirahat total, hal pertama yang ditanyakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> justru segelas kopi.</p>
<p>Tak pelak, permintaan soal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kopi/" target="_blank">kopi</a> ini sempat membuat keluarga kewalahan saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> baru tiba di rumah.</p>
<p>"Udah pengen ngopi (pas sampai rumah)," ungkap Wahyu, keponakan sekaligus asisten Haji Bolot, di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kegemaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> minum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kopi/" target="_blank">kopi</a> memang sudah mendarah daging. Sebelum jatuh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sakit/" target="_blank">sakit</a> karena masalah jantung, ia diketahui sanggup menghabiskan banyak gelas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kopi/" target="_blank">kopi</a> dalam sehari.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wahyu/" target="_blank">Wahyu</a> pun membeberkan bahwa frekuensi minum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kopi/" target="_blank">kopi</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> kini harus diawasi dengan ketat.</p>
<p>Jika biasanya sang komedian bisa menenggak 5 hingga 6 gelas, kini pihak keluarga membatasinya hanya maksimal dua gelas saja per hari.</p>
<p>"Semaunya dia aja, cuma pokoknya jangan lebih dari 2 gelas," tegas Wahyu.</p>
<p>Namun, pengawasan ketat itu terkadang &#039;kecolongan&#039; karena peran cucu-cucunya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Haji-Bolot/" target="_blank">Haji Bolot</a> yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/rumah/" target="_blank">rumah</a> seringkali dimanjakan oleh cucu-cucunya yang justru membuatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kopi/" target="_blank">kopi</a> untuk sang kakek.</p>
<p>"Ada saja yang nyeduin. Cucu-cucunya pada nyeduin," pungkas Wahyu.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5239_Pulang-setelah-Dirawat-di-Rumah-Sakit--Haji-Bolot-Langsung-Minta-Kopi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28381/pulang-setelah-dirawat-di-rumah-sakit-haji-bolot-langsung-minta-kopi/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gara-gara Film Paket Santet, Yasamin Jasem Harus Berkelahi</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gara-gara Film Paket Santet, Yasamin Jasem Harus Berkelahi]]></title>
            <description><![CDATA[Yasamin Jasem memang identik dengan film horor. Dan, di proyek terbarunya yang berjudul Paket Santet, sang aktris pun harus menunjukkan kemampuan lainnya yakni berkelahi.Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), Yasamin Jasem]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yasamin-Jasem/" target="_blank">Yasamin Jasem</a> memang identik dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> horor. Dan, di proyek terbarunya yang berjudul Paket Santet, sang aktris pun harus menunjukkan kemampuan lainnya yakni berkelahi.<p>Melansir berbagai sumber, Selasa (25/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yasamin-Jasem/" target="_blank">Yasamin Jasem</a> pun harus terlibat dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/koreografi/" target="_blank">koreografi</a> fisik ekstrem, seperti mengangkat dan melempar pemain lain.</p>
<p>"Banyak sekali harus angkut-angkut dan melempar-melempar," kata Yasamin Jasem.</p>
<p>Begitulah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yasamin-Jasem/" target="_blank">Yasamin Jasem</a> memang menghadapi tantangan berat di adegan final battle <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> Paket Santet.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yasamin-Jasem/" target="_blank">Yasamin Jasem</a> pun harus menjalani proses yang cukup menguras tenaga. Pasalnya, dia tidak hanya dituntut mampu menunjukkan ekspresi ketakutan.</p>
<p>Dia juga harus menjalani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/koreografi/" target="_blank">koreografi</a> fisik bersama pemain lain, termasuk Patih dan Aingda. Gerakan dalam adegan tersebut harus terlihat natural meski membutuhkan tenaga dan koordinasi yang tidak sedikit.</p>
<p>"Keseruannya yang paling berkesan aku ingat sampai detik ini adalah... final battle, itu lumayan challenging," ujar Yasamin Jasem.</p>
<p>Tantangan tersebut semakin besar karena beberapa bagian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/koreografi/" target="_blank">koreografi</a> mengharuskan para pemain melakukan gerakan yang cukup ekstrem.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yasamin-Jasem/" target="_blank">Yasamin Jasem</a> menyebut ada adegan yang membuat mereka harus menempel di dinding hingga melakukan gerakan saling bertubrukan.</p>
<p>"Butuh banyak waktu dan trial and error untuk dapetin that perfect shot. Tapi pas nonton, we got it. Semoga enjoy," kata Yasamin Jasem.</p>
<p>Sebagai informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> produksi BASE Entertainment ini memadukan unsur santet, misteri, gore, serta konflik yang dekat dengan kehidupan anak muda.</p>
<p>Film garapan Dinna Jasanti tersebut ditulis Obe Karel, Titien Wattimena, dan Ambaridzki Ramadhantyo serta diproduseri Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson.</p>
<p>Paket Sabtet dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8297_Gara-gara-Film-Paket-Santet--Yasamin-Jasem-Harus-Berkelahi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28380/garagara-film-paket-santet-yasamin-jasem-harus-berkelahi/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>