<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 14:48:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Permudah Akses Data dan Tarik Investor, Pemprovsu Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 13:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Permudah Akses Data dan Tarik Investor, Pemprovsu Dorong 33 Kabupaten/Kota Terintegrasi ke PASADA]]></title>
            <description><![CDATA[ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera terintegrasi dengan Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA).Langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola data sek]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera terintegrasi dengan Portal Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA).</p>
<p>Langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola data sektoral, meningkatkan kualitas informasi pembangunan, sekaligus mempermudah investor mengakses potensi daerah.</p>
<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral serta Pemanfaatan Portal Satu Data di Aula Transparansi, Kantor Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Sumut, Kamis (5/11/2026).</p>
<p>Erwin menjelaskan, aplikasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> telah diluncurkan langsung oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution. Saat ini, seluruh data statistik sektoral tingkat provinsi telah tersedia dalam portal tersebut.</p>
<p>Ke depan, Pemprovsu berharap pemerintah kabupaten/kota turut berperan aktif menginput dan mengintegrasikan data statistik sektoral masing-masing.</p>
<p>Hingga saat ini, sebanyak 14 pemerintah kabupaten/kota telah terhubung dengan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), sehingga dapat langsung berintegrasi dengan PASADA.</p>
<p>Ke-14 daerah tersebut meliputi Kabupaten Langkat, Karo, Dairi, Serdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Batubara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Labuhanbatu/" target="_blank">Labuhanbatu</a> Utara, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias/" target="_blank">Nias</a> Utara, serta Kota Medan, Pematang Siantar, Padang Sidimpuan, dan Gunung Sitoli.</p>
<p>"Kami berharap kabupaten/kota meningkatkan pemahaman dan kapasitas penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan, memperkuat kolaborasi antara BPS, Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> provinsi, dan Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> kabupaten/kota, memastikan kesiapan infrastruktur keterhubungan dengan SPLP serta sumber daya manusia pengelola portal data daerah, dan menggunakan portal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> secara berkelanjutan," bebernya.</p>
<p>Menurut Erwin, keberadaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PASADA/" target="_blank">PASADA</a> memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah. Selain menjadi sumber data terpadu, portal tersebut juga dapat mempermudah calon investor memperoleh informasi mengenai potensi daerah secara cepat dan mudah.</p>
<p>"Misal ada investor dari luar daerah, misalnya yang berminat di sektor pariwisata, Ia dapat langsung mengakses data pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, melalui akun dan laman yang disediakan," imbuhnya.</p>
<p>Karena itu, Pemprovsu terus mendorong peningkatan pemahaman dan kapasitas pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan statistik sektoral sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Penguatan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> provinsi, dan Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> kabupaten/kota juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Sektoral Dinas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Sumut Ika Hardina Lubis menyampaikan, kegiatan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan statistik sektoral serta memperkuat implementasi Satu Data Indonesia melalui pengelolaan tata kelola data yang terintegrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.</p>
<p>Selain itu, inisiatif tersebut dirancang untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat kapasitas pengelola data di tingkat daerah.</p>
<p>"Kita berharap, kegiatan ini bisa mendorong interoperabilitas antara portal Pasada dan portal data kabupaten/kota," tandas kata Ika. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2672_Permudah-Akses-Data-dan-Tarik-Investor--Pemprovsu-Dorong-33-Kabupaten-Kota-Terintegrasi-ke-PASADA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29898/permudah-akses-data-dan-tarik-investor-pemprovsu-dorong-33-kabupatenkota-terintegrasi-ke-pasada/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jajaran Polres Tapteng Amankan 3  Orang Yang Akan Beli Sabu</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jajaran Polres Tapteng Amankan 3  Orang Yang Akan Beli Sabu]]></title>
            <description><![CDATA[ Jajaran Polres Tapanuli Tengah (Tapteng)  menggerebek sebuah pondok di Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng. Rabu (4/11/2026) malam yang diduga dijadikan sebagai tempat transaksi Narkoba.Dalam penggerebekan tersebut, petu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Jajaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Tengah (Tapteng)  menggerebek sebuah pondok di Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng. Rabu (4/11/2026) malam yang diduga dijadikan sebagai tempat transaksi Narkoba.</p>
<p>Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga hendak membeli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis Sabu, sementara bandar utama berhasil melarikan diri ke hutan di sekitar lokasi.</p>
<p>Kapolres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> melalui Kapolsek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sibabangun/" target="_blank">Sibabangun</a> IPTU Totok Catur menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah terkait adanya aktivitas peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> disatu pondok yang ada di kawasan Desa Anggoli.</p>
<p>Mendapat informasi tersebut, personel <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polsek/" target="_blank">Polsek</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sibabangun/" target="_blank">Sibabangun</a> yang dipimpin Kanit Reskrim bersama anggotanya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.</p>
<p>Sesampainya di lokasi, petugas melihat seorang pria mencurigakan berada di depan pondok dan langsung bergerak cepat melakukan penangkapan.</p>
<p>Namun, saat penyergapan berlangsung, satu orang lainnya yang berada di bagian belakang pondok berhasil melarikan diri. Petugas sempat melakukan pengejaran ke arah semak-semak, tetapi pelaku kehilangan jejak di tengah gelapnya malam.</p>
<p>Pria yang berhasil diamankan di lokasi diketahui berinisial EF. Dari hasil interogasi awal, EF mengakui kedatangannya ke pondok tersebut untuk membeli <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> dari seorang pria berinisial SN alias Boho, yang kini masuk dalam pengejaran Polisi.</p>
<p>Tak berselang lama setelah penggerebekan pertama, situasi di sekitar lokasi kembali menarik perhatian petugas. Dua orang pengendara sepeda motor berinisial AP dan AZ tiba dan berhenti tepat di depan pondok.</p>
<p>Petugas yang masih berada di lokasi langsung memeriksa keduanya. Berdasarkan interogasi, AP dan AZ juga mengaku berniat memesan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> kepada bandar yang sama, yakni SN alias Boho.</p>
<p>Dalam penggeledahan di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang disimpan di dalam sebuah tas sandang, seperti 1 paket klip bening berisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis Sabu, 3 kaca pilek, 2 pipet bening berbasis merah (diduga sendok Sabu), 1 pipet bening kecil, 10 buah pipet bening kecil.</p>
<p>Selain itu juga ditemukan, 2 paket plastik klip bening kosong, 1 gunting Stainless, 1 gulungan kertas timah rokok, 1 mancis dan uang tunai sebesar Rp220.000 dan Rp397.000 serta dua unit ponsel dari tangan para pembeli.</p>
<p>Guna pengembangan kasus lebih lanjut, ketiga orang yang diamankan yakni EF, AP, dan AZ&mdash;beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Markas Satuan Reserse <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (Satresnarkoba) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapteng.</p>
<p>Saat ini, Kepolisian masih mendalami keterangan dari ketiga terduga pembeli tersebut sekaligus memburu keberadaan bandar utama berinisial SN alias Boho yang melarikan diri saat penggerebekan. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_9970_Jajaran-Polres-Tapteng-Amankan-3--Orang-Yang-Akan-Beli-Sabu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29897/jajaran-polres-tapteng-amankan-3-orang-yang-akan-beli-sabu/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PSMS Medan Berpeluang Punya Dua Kandang, Rico Waas Dukung Ayam Kinantan Bermarkas di Stadion Teladan</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PSMS Medan Berpeluang Punya Dua Kandang, Rico Waas Dukung Ayam Kinantan Bermarkas di Stadion Teladan]]></title>
            <description><![CDATA[PSMS Medan berpeluang menggunakan Stadion Teladan dan Stadion Utama Sumatera Utara sebagai dua kandang alternatif pada musim kompetisi ini.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - PSMS <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> berpeluang memiliki dua stadion sebagai kandang pada kompetisi yang diikuti. Selain Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang, Ayam Kinantan berpotensi kembali memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Teladan, Medan.</p>

<p>Peluang tersebut mengemuka setelah manajemen PSMS <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> melakukan audiensi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di ruang kerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> Medan, Rabu (4/11/2026) siang.</p>
<p>Pertemuan itu menjadi langkah awal untuk membicarakan kemungkinan PSMS kembali menggunakan Stadion Teladan, yang selama ini memiliki ikatan historis kuat dengan perjalanan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut.</p>
<p>Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengatakan audiensi tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan memperkenalkan jajaran manajemen kepada Rico Waas. Apalagi, kepemimpinannya di PSMS kini telah memasuki tahun kedua.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Fendi secara khusus menyampaikan keinginan manajemen agar PSMS memiliki dua stadion yang dapat digunakan sebagai kandang secara bergantian.</p>
<p>"Pertama-tama kita bersilaturahmi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota/" target="_blank">Wali Kota</a> sekaligus memperkenalkan diri. Ini kan tahun kedua saya di PSMS Medan. Kita juga membahas terkait Stadion Teladan, apakah memungkinkan PSMS memiliki dua home base," ujar Fendi.</p>
<p>Keinginan tersebut mendapat respons positif dari Rico Waas. Menurut Fendi, Pemerintah Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> bahkan menyatakan dukungan penuh apabila Stadion Teladan nantinya dapat kembali digunakan PSMS untuk menggelar pertandingan resmi.</p>
<p>"Intinya, Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> tadi mendukung 100 persen PSMS untuk bisa berkandang di Stadion Teladan," ungkap Fendi.</p>
<p>Dukungan tersebut tentu menjadi angin segar bagi PSMS yang selama beberapa musim terakhir lebih banyak menggunakan stadion di luar Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> sebagai kandang.</p>
<p>Namun, keinginan mengembalikan pertandingan PSMS ke Stadion Teladan belum bisa langsung direalisasikan. Sebab, stadion kebanggaan warga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> itu masih menjalani tahap penyelesaian pekerjaan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).</p>
<p>Manajemen PSMS memilih menunggu seluruh pekerjaan rampung sebelum membahas lebih jauh mengenai teknis penggunaan stadion maupun bentuk kerja sama dengan Pemko Medan.</p>
<p>Fendi menegaskan, kesiapan stadion menjadi faktor utama sebelum PSMS benar-benar menjadikan Teladan sebagai home base kedua.</p>
<p>"Untuk sementara pengerjaannya masih ada di PUPR dan masih dalam tahap finishing. Setelah semuanya selesai, baru nanti kita bicarakan teknis kerja samanya seperti apa," jelasnya.</p>
<p><b>Bisa Digunakan Musim Ini atau Menunggu Musim Depan</b></p>
<p>Pertanyaan berikutnya adalah kapan PSMS bisa kembali menjadikan Stadion Teladan sebagai tempat menjamu lawan?</p>
<p>Fendi belum memberikan kepastian. Manajemen masih akan melihat perkembangan penyelesaian infrastruktur dan kesiapan seluruh fasilitas pendukung sebelum mengambil keputusan.</p>
<p>Ia tidak menutup kemungkinan Stadion Teladan sudah bisa digunakan pada musim kompetisi 2026/2027 apabila seluruh persyaratan terpenuhi. Namun, jika persiapannya membutuhkan waktu lebih panjang, rencana tersebut bisa direalisasikan pada musim berikutnya.</p>
<p>"Kita lihat nanti. Kalau memang bisa musim ini berkandang di Teladan, tentu bagus. Tetapi kalau belum memungkinkan, bisa saja musim depan. Sebab, ada banyak faktor yang harus kita pertimbangkan," katanya.</p>
<p>Salah satu perhatian utama manajemen adalah kondisi rumput lapangan. Setelah pekerjaan infrastruktur selesai, permukaan lapangan masih perlu mendapatkan pembenahan agar memenuhi kebutuhan pertandingan sepak bola profesional.</p>
<p>Selain rumput, fasilitas pendukung seperti area parkir juga menjadi pertimbangan. Aspek tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pertandingan, terutama ketika PSMS menjamu tim-tim dengan jumlah suporter yang besar.</p>
<p>Artinya, dukungan Pemko <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> sudah disampaikan, tetapi realisasi penggunaan Stadion Teladan tetap bergantung pada kesiapan stadion secara keseluruhan.</p>
<p><b>Dua Stadion, Solusi Menjaga Kualitas Lapangan</b></p>
<p>Di balik rencana memiliki dua kandang, manajemen PSMS ternyata mempunyai pertimbangan lain yang tidak kalah penting, yakni menjaga kualitas rumput lapangan sepanjang kompetisi.</p>
<p>Selama ini, Stadion Utama Sumatera Utara menjadi markas PSMS untuk menjalani pertandingan kandang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Championship/" target="_blank">Championship</a> 2026/2027.</p>
<p>Dengan adanya alternatif Stadion Teladan, PSMS nantinya mempunyai fleksibilitas dalam menentukan lokasi pertandingan. Kedua stadion dapat digunakan secara bergantian sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.</p>
<p>Fendi menilai sistem tersebut bisa memberikan waktu pemulihan lebih baik bagi rumput stadion. Dengan demikian, lapangan tidak terus-menerus digunakan untuk pertandingan resmi.</p>
<p>"Keuntungannya, kalau Stadion Utama Sumatera Utara sedang dalam perawatan, kita bisa menggunakan Stadion Teladan. Begitu juga sebaliknya. Jadi, perawatan rumput bisa lebih maksimal karena lapangan tidak terus-menerus digunakan untuk pertandingan," pungkasnya.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Fendi Jonathan hadir bersama Manajer PSMS Riris Sufadli, Asisten Manajer Mahatir, dan General Manager Yahya Hasan Alkatiri.</p>
<p>Jika rencana ini terealisasi, PSMS tidak hanya mendapatkan tambahan alternatif stadion untuk pertandingan kandang, tetapi juga membuka peluang bagi Ayam Kinantan kembali menghadirkan atmosfer sepak bola di tengah Kota Medan.</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29892/psms-medan-berpeluang-punya-dua-kandang-rico-waas-dukung-ayam-kinantan-bermarkas-di-stadion-teladan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Tangani Ratusan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 03:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Tangani Ratusan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anak/" target="_blank">Anak</a> dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumut, jumlah kasus kekerasan hingga November 2026 tercatat 1.341 kasus.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas P3AKB Sumut Dwi Endah Purwanti dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Dwi menjelaskan, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut pada akhir 2024 tercatat sebanyak 1.822 kasus. Angka tersebut meningkat menjadi 1.975 kasus pada akhir 2025, kemudian menurun menjadi 1.341 kasus pada 2026.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> telah menangani 200 kasus yang terdiri dari kasus pidana dan yang masuk kategori restorative justice," imbuh Dwi.</p>
<p>Ia menjelaskan, penanganan kasus di Unit Pelaksana Teknis Daerah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perempuan/" target="_blank">Perempuan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anak/" target="_blank">Anak</a> (UPTD PPA) Sumut dilakukan melalui dua pendekatan, yakni proses pidana dan Restorative Justice. Kedua pendekatan tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan masing-masing kasus.</p>
<p>Pendekatan pidana ditempuh untuk memproses dugaan tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, Restorative Justice mengedepankan pemulihan, perlindungan korban, serta pertanggungjawaban pelaku dengan tetap memperhatikan persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Untuk penanganan melalui jalur pidana, tercatat sebanyak 78 kasus. Dari jumlah tersebut, 39 kasus telah selesai, sedangkan 39 kasus lainnya masih dalam proses hukum.</p>
<p>Sementara itu, melalui program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perlindungan/" target="_blank">Perlindungan</a> Hukum Terpadu Cepat (PHTC) yang dilaksanakan bersama Biro Hukum, telah ditangani 122 kasus melalui pendekatan restorative justice.</p>
<p>"Khusus kasus tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) tidak diselesaikan melalui restorative justice," ucap Dwi.</p>
<p>Selain penanganan kasus, P3AKB Sumut juga menjalankan program CHILL (Curhat, Healing and Let&#039;s Go), yakni pendampingan bagi remaja yang rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan.</p>
<p>Program tersebut menyasar siswa SMP dan SMA di 10 sekolah setiap tahunnya. Pada 2026, pelaksanaannya difokuskan di wilayah terdampak bencana, di antaranya sejumlah sekolah di Medan dan Deli Serdang.</p>
<p>"CHILL dirancang sebagai program edukatif dan penguatan kapasitas anak yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dalam situasi normal. Kegiatan ini menjadi wadah yang aman dan ramah anak untuk berbagi cerita, mengekspresikan diri, mengembangkan minat dan bakat, serta memperoleh informasi dan edukasi terkait perlindungan anak," papar Dwi. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_6001_Pemprovsu-Tangani-Ratusan-Kasus-Kekerasan-Perempuan-dan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29891/pemprovsu-tangani-ratusan-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu dan Pusat Launching Gerakan Pesantren Bebas TB</guid>
            <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 00:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu dan Pusat Launching Gerakan Pesantren Bebas TB]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung penguatan upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui gerakan Pesantren Bebas TB.Program nasional ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kes]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung penguatan upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui gerakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB.</p>
<p>Program nasional ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Surya/" target="_blank">Surya</a> mengapresiasi atas kepercayaan Pemerintah Pusat yang memilih Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> sebagai lokasi peluncuran Gerakan Nasional <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas Tuberkulosis (TB) sekaligus pelaksanaan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis (CKG) Nasional Tahun 2026.</p>
<p>Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Mawaridussalam, Desa Tumpatan, Kecamatan Batang Kuis, Rabu (4/11/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wagubsu/" target="_blank">Wagubsu</a> menegaskan, sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun SDM berkualitas. Karena itu, lingkungan pesantren harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pencegahan dan penanggulangan TB melalui edukasi, deteksi dini, serta pembiasaan pola hidup sehat.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa pesantren bukanlah penyebab penularan TB. Sebaliknya, pesantren memiliki peran penting dalam memutus rantai penyebaran penyakit tersebut. Untuk itu, masyarakat diajak menghapus stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB.</p>
<p>"Tuberkulosis masih menjadi tantangan besar kesehatan masyarakat. Sumatera Utara termasuk provinsi dengan beban TB terbesar keempat di Indonesia. Terdapat estimasi 74.304 kasus yang harus ditemukan pada tahun 2026 dengan target penemuan 90 persen. Hingga 30 Oktober 2026, kasus yang berhasil ditemukan sebanyak 43.976 kasus atau 59,2 persen," jelas Surya.</p>
<p>Peluncuran gerakan nasional tersebut dihadiri tiga wakil menteri Kabinet Merah Putih, yakni <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a> Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, serta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakil-Menteri/" target="_blank">Wakil Menteri</a> Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus.</p>
<p>Wamenag Romo Muhammad Syafii menyampaikan, kegiatan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> tersebut juga disaksikan secara daring oleh seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag), Kantor Kemenag kabupaten/kota, serta pondok pesantren di seluruh Indonesia.</p>
<p>"Meskipun dilaksanakan di Deliserdang, ini adalah wajah Indonesia. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> dengan 11 juta santri dan 1,7 juta kiai merupakan pilar penting bangsa," kata Romo Syafii.</p>
<p>Ia menambahkan, kolaborasi lintas kementerian tersebut merupakan wujud nyata penerapan Maqashid Syariah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifzh an nafs) dan menjaga keturunan (hifzh an nasl).</p>
<p>Setelah diluncurkan di Sumatera Utara, rangkaian program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB dan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis akan dilanjutkan ke Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta.</p>
<p>Sementara itu, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus memaparkan bahwa Indonesia saat ini menempati urutan kedua dengan kasus TB terbanyak di dunia setelah India. Kondisi tersebut mendorong Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus untuk memperkuat penanganan TB secara intensif.</p>
<p>"Hingga saat ini, lebih dari 114 juta warga Indonesia telah memanfaatkan layanan Cek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Gratis (CKG). Melalui pencanangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Bebas TB ini, pemerintah ingin memastikan warga pesantren terbebas dari penularan serta mendorong para santri menjadi Duta Kesehatan," terangnya.</p>
<p>Selain penanganan TB, Wamenkes juga mengungkapkan komitmen pemerintah dalam pemerataan fasilitas kesehatan nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 Triliun untuk merehabilitasi 441 rumah sakit daerah serta memperbarui 1.988 Puskesmas diseluruh Indonesia mulai tahun depan.</p>
<p>Pimpinan Pondok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Mawaridussalam Busron Sudarmanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan pesantrennya sebagai pusat peluncuran program nasional tersebut.</p>
<p>"Ini merupakan berkah luar biasa bagi kami. Santri dan pengajar membutuhkan kondisi fisik yang prima untuk menjalankan tugas belajar dan mengajar. Kami sangat berterima kasih atas perhatian nyata dari Pemerintah Pusat dan Pemprovsu," tuturnya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5959_Pemprovsu-dan-Pusat-Launching-Gerakan-Pesantren-Bebas-TB.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29890/pemprovsu-dan-pusat-launching-gerakan-pesantren-bebas-tb/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Waspada Penipuan Pembuatan IKD Online, Pelaku Bobol Rekening</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 21:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Waspada Penipuan Pembuatan IKD Online, Pelaku Bobol Rekening]]></title>
            <description><![CDATA[Waspada penipuan scammer (hacker) dengan modus membantu membuatkan Identikas Kependudukan Digital (IKD) secara online. Soalnya, pelaku dengan kelihaiannya berhasil membobol rekening bank yang ada di handphone.Salah seorang korb]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Waspada penipuan scammer (hacker) dengan modus membantu membuatkan Identikas Kependudukan Digital (IKD) secara online. Soalnya, pelaku dengan kelihaiannya berhasil membobol rekening bank yang ada di handphone.</p>
<p>Salah seorang korban, Zul (50) warga Medan Amplas, menjadi korban penipuan tersebut. Pelaku berhasil menggasak ludes dana di rekening BRI milik Zul senilai Rp1,1 juta.</p>
<p>Menurut pengakuan Zul, awalnya salah seorang pelaku tercatat di nomor Hp 0823 1516 3067 (2) bernama "Husen Kurniawan". Dia menyampaikan informasi undangan kepada Zul agar datang ke Kecamatan Medan Amplas untuk mendapatkan sosialisasi tentang manfaat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> pada tanggal 9 atau 10 November 2026 sekira pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.</p>
<p>Husen kemudian menanyakan apakah sudah ada membuat IKD. Karena belum ada, Zul mengaku terus terang belum. </p>
<p>Husen mengatakan dia siap membantu. Akan ada temannya, yang menghubungi untuk memproses pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> secara online.</p>
<p>Tidak lama, kata Zul, pelaku kedua tertera nama di nomor kontak, Reza Faturahman dengan nomor 0831 4388 6400 (3). Dia menuntun pembuatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/IKD/" target="_blank">IKD</a> secara online melalui video call WatsApp dan bagikan layar.</p>
<p>Akhirnya, masuk ke &#039;aplikasi IKD&#039;. Namun aplikasi tersebut terkesan lambat (lemot) ketika di download. Dia menawarkan untuk meminjam Hp rekan untuk mensinkronkan data secara cepat sembari menunggu proses download selesai. </p>
<p>Zul meminta tolong ke rekannya, Yo, agar meminjamkan Hp untuk percepatan proses. Akhirnya, dua Hp dipakai sekaligus.</p>
<p>Proses selanjutnya, pelaku mengatakan sudah hampir selesai. Dia meminta foto KPT, sidik jari dan scan wajah untuk IKD. </p>
<p>"Tinggal proses terakhir Pak, perlu tandatangan digital di atas materai. Hanya saja, perlu pembayaran materainya sekria Rp10 ribu. Pembayarannya melalui autodebet atau terpotong otomatis di rekening," jelas Faturahman.</p>
<p>Di sini, Zul dan rekannya, Yo, mulai curiga. Kenapa mesti autodebet. "Kirimkan nomor rekening, biar kami kirim. Mengapa mesti autdebet," tegas Yo menimpali.</p>
<p>Merasa curiga, akhirnya Zul menyuruh agar rekannya segera mematikan Hp saat itu juga. Sementara, Hp Zul dalam keadaan heng. Tidak bisa difungsikan sama sekali.</p>
<p>"Karena Hp heng, saya tak bisa memeriksa rekening bank di dalam Hp. Setelah pulang, saya memperbaiki Hp di konter agar mengganti tombol on off," jelas Zul lagi.</p>
<p>Setelah Hp diperbaiki, ternyata di email ada masuk bahwa rekening BRIMO Zul sudah ada mutasi senilai Rp1,1 juta ke rekening bank KEB HANA dengan nomor penerima 1062 4932 600 atas nama IQBAL. Transfer tercatat 15:57:03 WIB.</p>
<p>"Saya akan membuat laporan ke polisi dan berharap bisa membongkar sindikat ini. Pelaku dinilai canggih, karena tanpa menyebutkan rekening atau pasword, mereka bisa membobol rekening kita," tambah Zul lagi. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_5585_Waspada-Penipuan-Pembuatan-IKD-Online--Pelaku-Bobol-Rekening.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29889/waspada-penipuan-pembuatan-ikd-online-pelaku-bobol-rekening/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Deklarasikan Gerakan Tolak Narkoba dari Desa</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Deklarasikan Gerakan Tolak Narkoba dari Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Polrestabes Medan menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quotMenolak Narkoba dari Desa&quot. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.Deklarasi ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Polrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quot;Menolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari Desa&quot;. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>Deklarasi ditandai dengan pemukulan gentongan secara bersama-sama oleh Kapolrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> bersama lurah dan kepala desa.</p>
<p>Kegiatan kumpul bersama masyarakat bertajuk &quot;Menolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari Desa&quot; digelar di kawasan Selambo, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan.Polrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> menilai, setelah penindakan dan pendekatan humanis yang dilakukan di kawasan Jermal, peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di wilayah tersebut mulai menunjukkan penurunan signifikan.</p>
<p>Namun, fenomena peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dinilai mulai bergeser ke kawasan Selambo. Kondisi ini mendorong kepolisian memperkuat pendekatan pencegahan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.</p>
<p>Deklarasi Tolak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dari desa ini juga dilaksanakan secara serentak oleh 120 kepala desa dan lurah di tujuh kecamatan Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> yang masuk dalam wilayah hukum Polrestabes Medan.</p>
<p>&quot;Dalam hal pemberantasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> tidak bisa dilakukan secara sektoral, tidak hanya bisa dilakukan oleh polisi saja, TNI saja, atau pemerintah daerah saja dan masyarakat saja. Namun, harus bergandengan tangan, polisi bersama masyarakat,&quot; ujar Kapolrestabes <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Jean-Calvijn/" target="_blank">Kombes Pol Jean Calvijn</a> Simanjuntak.</p>
<p>Calvijn menegaskan, pemberantasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> tidak cukup hanya dengan penindakan hukum terhadap pelaku di lapangan.</p>
<p>Upaya pencegahan juga harus menyentuh akar permasalahan, mulai dari faktor sosial, pendidikan, perekonomian, hingga pengangguran yang dapat menjadi celah berkembangnya penyalahgunaan Narkoba.</p>
<p>"Program prioritas Kapolri adalah berkumpul dengan masyarakat, kami pilih tempat ini kawasan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Selambo/" target="_blank">Selambo</a> karena ada alasan. Penindakan-penindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jermal/" target="_blank">Jermal</a> sudah berangsur-angsur menurun signifikan dengan pendekatan-pendekatan yang humanis dan dengan penegakan hukum disana,&quot; pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_1763_Polrestabes-Medan-Deklarasikan-Gerakan-Tolak-Narkoba-dari-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29896/polrestabes-medan-deklarasikan-gerakan-tolak-narkoba-dari-desa/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berat Badan Tak Ideal, Amanda Manopo Pilih Istirahat dari Dunia Hiburan</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berat Badan Tak Ideal, Amanda Manopo Pilih Istirahat dari Dunia Hiburan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Saat melahirkan biasanya perempuan mengalami kenaikan, begitu juga dengan Amanda Manopo. Efeknya, sang artis pun jadi tak percaya diri (PD).Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Amanda Manopo pun blakblakan di balik keputus]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Saat melahirkan biasanya perempuan mengalami kenaikan, begitu juga dengan Amanda Manopo. Efeknya, sang artis pun jadi tak percaya diri (PD).<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> pun blakblakan di balik keputusan rehat dari dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> salah satunya karena itu.</p>
<p>"Toh, masih kurang PD juga. Karena berat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/badan/" target="_blank">badan</a> kemarin pas lagi hamil juga naiknya cukup lumayan banyak," tuturnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Amanda Manopi memilih bersabar dan menunggu hingga bentuk badannya kembali ke bobot ideal sebelum aktif berakting kembali.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> mengaku enggan terburu-buru untuk comeback ke layar kaca.</p>
<p>"Tapi kalau memang ada waktunya keluar karena ada kerjaan, ya balik lagi seperti Amanda Manopo," tegasnya.</p>
<p>Istri Kenny Austin pun membantah kabar yang menyebut dirinya bakal pensiun dari panggung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> Tanah Air usai melahirkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> pertamanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> menegaskan, dirinya hanya ingin rehat sementara waktu demi anak.</p>
<p>"Enggak, aku enggak bilang berhenti. Tapi, untuk saat ini mungkin lagi fokus sama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/anak/" target="_blank">anak</a> dulu," ujar Amanda Manopo.</p>
<p>Yang jelas, di tengah menikmati peran barunya sebagai seorang ibu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Amanda-Manopo/" target="_blank">Amanda Manopo</a> tak menampik bahwa tawaran pekerjaan di dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/hiburan/" target="_blank">hiburan</a> masih terus mengalir.</p>
<p>"Cuma aku masih tidak mau kehilangan momen bersama dengan anak," pungkas Amanda Manopo.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4543_Berat-Badan-Tak-Ideal--Amanda-Manopo-Pilih-Istirahat-dari-Dunia-Hiburan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29888/berat-badan-tak-ideal-amanda-manopo-pilih-istirahat-dari-dunia-hiburan/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelar Konser Tunggal, Nassar Siapkan 30 Kostum untuk 30 Lagu</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelar Konser Tunggal, Nassar Siapkan 30 Kostum untuk 30 Lagu]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Penyanyi Nassar sangat serius menyiapkan konser tunggalnya. Pedangdut ini pun mengaku akan tampil spesial.Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Nassar sudah menyiapkan 30 buah kostum untuk konser tunggalnya yang bertajuk Ki]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyanyi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> sangat serius menyiapkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> tunggalnya. Pedangdut ini pun mengaku akan tampil spesial.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> sudah menyiapkan 30 buah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> untuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> tunggalnya yang bertajuk King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> Lost in the Jungle itu.</p>
<p>"Karena 30 lagu, 30 looks, 30 looks itu bisa baju, bisa apapun, pokoknya maunya begitu," kata Nassar.</p>
<p>Artinya, dengan target membawakan 30 lagu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> memang ingin mengubah penampilannya di setiap nyanyian.</p>
<p>Sebagai informasi, Konser King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> Lost in the Jungle akan digelar di Istora Senayan pada Sabtu, 7 November 2026.</p>
<p>Dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/konser/" target="_blank">konser</a> ini, King <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> melibatkan sejumlah kolaborator termasuk Erwin Gutawa Orchestra yang akan mengiringinya.</p>
<p>Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> mengatakan belum ada kepastian 30 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> itu digunakan.</p>
<p>Ia akan melihat situasi dan kondisi di atas panggung apakah memungkinkan untuk berganti <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> di setiap lagu.</p>
<p>"Tapi disiapkan, cuman kita lihat situasional show. Kadang-kadang kan kita rencananya mau begini, begini, begini, situasionalnya berbeda," katanya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nassar/" target="_blank">Nassar</a> hanya bisa memastikan penonton akan tercengang melihat kostum-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kostum/" target="_blank">kostum</a> yang disiapkan oleh Olive and Hers dan Ivan Gunawan.</p>
<p>"Jadi pokoknya sesuai, pokoknya nanti pasti begini (tercengang) aja. Aku tidak akan membiarkan penonton yang nonton bernapas," pungkas Nassar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2041_Gelar-Konser-Tunggal--Nassar-Siapkan-30-Kostum-untuk-30-Lagu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29887/gelar-konser-tunggal-nassar-siapkan-30-kostum-untuk-30-lagu/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Siluman di Film Horor, Anya Geraldine Beradu Akting dengan Ular</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Siluman di Film Horor, Anya Geraldine Beradu Akting dengan Ular]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Artis cantik Anya Geraldine terlibat dalam film horor terbaru produksi Starvision, Dewi Siluman Ular. Dan, menjadi pemeran utama di sana.Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Dalam film yang dijadwalkan tayang di bioskop mu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis cantik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anya-Geraldine/" target="_blank">Anya Geraldine</a> terlibat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> horor terbaru produksi Starvision, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dewi/" target="_blank">Dewi</a> Siluman Ular. Dan, menjadi pemeran utama di sana.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (4/11/2026), Dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 November 2026 itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anya-Geraldine/" target="_blank">Anya Geraldine</a> berperan sebagai Dewi, sosok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/siluman/" target="_blank">siluman</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ular/" target="_blank">ular</a> yang menikah dengan manusia.</p>
<p>"Ya jujur sebenarnya waktu awal syuting itu, aku tahu, aku harus berakting dengan si <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ular/" target="_blank">ular</a> ini juga," kata Anya Geraldine.</p>
<p>Film garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis tersebut diadaptasi dari kisah nyata yang viral melalui podcast Nikah Sama Jin milik Prasodjo Muhammad.</p>
<p>"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, mungkin juga karena aku ada trust sama ularnya juga gitu ya, jadi ketika kita ada trust kan pembawaannya lebih calm, terus jadi semuanya lancar saja," kata Anya Geraldine</p>
<p>Tak hanya harus berinteraksi dengan ular, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anya-Geraldine/" target="_blank">Anya Geraldine</a> juga mendapat tantangan lain karena harus memerankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dewi/" target="_blank">Dewi</a> dalam dua wujud berbeda, yakni sebagai manusia dengan penampilan memikat dan makhluk gaib berwujud <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/siluman/" target="_blank">siluman</a> ular.</p>
<p>Untuk mewujudkan karakter tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anya-Geraldine/" target="_blank">Anya Geraldine</a> harus menjalani proses pemasangan prostetik selama kurang lebih tiga jam setiap hari.</p>
<p>Dia juga menggunakan softlens khusus demi menunjang penampilannya sebagai Dewi.</p>
<p>"Dan, of course ini adalah challenge untuk aku. Tapi entah kenapa ketika sudah di set dan sudah menjalani itu enjoy banget, jadi aku nggak ada rasa berat atau beban sama sekali gitu," lanjutnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Anya-Geraldine/" target="_blank">Anya Geraldine</a> pun mengaku justru merasa antusias mendapatkan kesempatan memerankan karakter yang belum pernah dijajal sebelumnya.</p>
<p>"Jadi kayak, ya ampun senang banget. Bangga banget sih," pungkas Anya Geraldine.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2725_Jadi-Siluman-di-Film-Horor--Anya-Geraldine-Beradu-Akting-dengan-Ular.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/29886/jadi-siluman-di-film-horor-anya-geraldine-beradu-akting-dengan-ular/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sertijab Camat Bawolato Berlangsung Khidmat, Zulkarnain Rahman Zebua Resmi Emban Tugas Baru</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sertijab Camat Bawolato Berlangsung Khidmat, Zulkarnain Rahman Zebua Resmi Emban Tugas Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Nias menggelar sertijab Camat Bawolato. Zulkarnain Rahman Zebua menggantikan Firyusuf Hulu dan berkomitmen meningkatkan pelayanan publik.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -NIAS : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kabupaten-Nias/" target="_blank">Pemerintah Kabupaten Nias</a> menggelar serah terima jabatan (sertijab) Camat Bawolato di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Rabu, 4 November 2026. Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan sekaligus momentum untuk memperkuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayanan-publik/" target="_blank">pelayanan publik</a> dan percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Bawolato.</p>
<p><p>Prosesi sertijab dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai, S.H., M.H., serta dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca).</p>
<p>Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Nias Daerah Pemilihan (Dapil) II, Pinta Anugerah Ndruru, Koordinator Kabupaten Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (Korkab TAPM) TPP P3MD Kabupaten Nias, jajaran TPP P3MD Kecamatan Bawolato, Kapolsek Bawolato, Kepala Puskesmas Bawolato, para kepala desa se-Kecamatan Bawolato, serta pegawai Kantor Kecamatan Bawolato.</p>
<p>Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas, dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Prosesi ini menjadi penanda resmi peralihan tanggung jawab kepemimpinan dan penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Bawolato.</p>
<p>Camat Bawolato yang baru, Zulkarnain Rahman Zebua, S.E., menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat.</p>
<p>Ia menempatkan pembinaan desa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi tata kelola pemerintahan dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pelayanan-publik/" target="_blank">pelayanan publik</a> yang responsif sebagai prioritas dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong pelaksanaan program pembangunan agar berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga.</p>
<p>Sementara itu, Firyusuf Hulu, S.E., selaku camat sebelumnya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pegawai Kantor Kecamatan Bawolato, jajaran pemerintah desa se-Kecamatan Bawolato, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya menjalankan tugas.</p>
<p>Ia mengapresiasi kebersamaan dan kontribusi berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat selama masa kepemimpinannya.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_999_Sertijab-Camat-Bawolato-Berlangsung-Khidmat--Zulkarnain-Rahman-Zebua-Resmi-Emban-Tugas-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29885/sertijab-camat-bawolato-berlangsung-khidmat-zulkarnain-rahman-zebua-resmi-emban-tugas-baru/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Polres Sidimpuan Gagalkan Pengiriman Sabu Melalui JNE</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 18:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Polres Sidimpuan Gagalkan Pengiriman Sabu Melalui JNE]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Sidimpuan menggagalkan peredaran Narkotika jenis Sabu yang dikirim melalui jasa pengiriman JNE, di Jalan Kapten Koima, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padang Sidimpuan Utara, Rabu ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Satuan Reserse <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (Satresnarkoba) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> menggagalkan peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> jenis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> yang dikirim melalui jasa pengiriman JNE, di Jalan Kapten Koima, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> Utara, Rabu (4/11/2026) siang.</p>
<p>Kegiatan bermula setelah Kepolisian menerima informasi dari Call Center 110 mengenai adanya paket mencurigakan yang dikirim dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dan ditujukan ke alamat kantor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/JNE/" target="_blank">JNE</a> tersebut.</p>
<p>Tim Opsnal Satresnarkoba segera bergerak ke lokasi dan menemukan seorang pria berinisial Y (43) yang sedang hendak mengambil paket tersebut.</p>
<p>"Paket berwarna biru yang berisi pakaian kemudian dibuka, dan di dalamnya ditemukan 1 bungkus plastik klip transparan berisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> golongan I jenis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> dengan Bruto 1,31 Gram," ujar Kasat Narkovlba AKP Juli Purwono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Dijelaskannya, dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku mendapatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> itu dari seseorang di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> berinisial JL. Saat ini pihaknya masih mendalami peran serta jaringan lain yang terlibat dalam perkara ini.</p>
<p>"Barang Bukti yang diamankan,1 bungkus plastik klip berisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> dengan Bruto 1,31 Gram,1 paket berwarna biru berisi pakaian,1 unit Handphone dan uang tunai Rp10.000.</p>
<p><b>Tindakan Kepolisian</b></p>
<p>Pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan ke kantor Satresnarkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pendalaman jaringan pengiriman terus dilakukan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Padang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sidimpuan/" target="_blank">Sidimpuan</a> juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam pencegahan peredaran Narkotika. Segera laporkan aktivitas mencurigakan ke <i>Call Center</i> 110.</p>
<p>Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu untuk tidak memberi ruang bagi peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_7133_Satresnarkoba-Polres-Sidimpuan-Gagalkan-Pengiriman-Sabu-Melalui-JNE.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29894/satresnarkoba-polres-sidimpuan-gagalkan-pengiriman-sabu-melalui-jne/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dramatis! Persib Bandung Bangkit dari Blunder Kiper, Hajar Melbourne Victory 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 17:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dramatis! Persib Bandung Bangkit dari Blunder Kiper, Hajar Melbourne Victory 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two]]></title>
            <description><![CDATA[Persib Bandung bangkit dari ketertinggalan akibat blunder Fitrah Maulana, menaklukkan Melbourne Victory 21 dan memastikan tiket 16 besar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> Bandung memperlihatkan mentalitas luar biasa saat bertandang ke markas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> pada pertandingan keempat Grup E <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AFC/" target="_blank">AFC</a> Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Sempat tertinggal akibat kesalahan fatal di lini pertahanan, Maung Bandung bangkit secara dramatis dan membalikkan keadaan untuk menang 2-1 di Melbourne Rectangular Stadium, Australia, Rabu (4/11/2026) sore WIB atau malam waktu setempat.</p>
<p><p>Kemenangan ini terasa istimewa karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> tidak hanya berhasil melewati tekanan tuan rumah, tetapi juga memastikan satu tempat di babak 16 besar. Dua gol pada lima menit terakhir waktu normal mengubah situasi yang semula mengancam menjadi malam penuh kegembiraan bagi wakil Indonesia tersebut.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> bahkan sempat berada dalam posisi sulit setelah gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71 membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> unggul 1-0. Namun, Maung Bandung tidak kehilangan keberanian untuk terus mengejar ketertinggalan.</p>
<p>Babak pertama sendiri berlangsung cukup ketat. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> berusaha mengambil inisiatif serangan melalui pergerakan Thom Haye, Adam Alis, dan Balsa Sekulic. Sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> mengandalkan serangan balik cepat untuk mencari celah di pertahanan tim tamu.</p>
<p>Peluang terbaik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> hadir pada menit ke-33. Sekulic melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya menghantam mistar gawang. Dua menit berikutnya, Eliano Reijnders juga mendapatkan kesempatan setelah melakukan penetrasi, namun tembakannya masih mampu digagalkan penjaga gawang Melbourne Victory, Jack Duncan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> tidak tinggal diam. Mereka mencoba memanfaatkan kesalahan distribusi bola <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> dan beberapa kali mengancam melalui transisi cepat. Namun, hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecahkan kebuntuan. Skor tetap 0-0.</p>
<p><b>Blunder Fitrah Maulana, Julio Cesar Bikin <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> Tertinggal</b></p>
<p>Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> meningkatkan tekanan dan berusaha memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk memburu gol.</p>
<p>Petaka bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> datang pada menit ke-71. Penjaga gawang Fitrah Maulana melakukan kesalahan ketika berusaha mengamankan bola. Bola yang semula berada dalam jangkauannya justru terlepas dan menjadi bola liar di depan gawang.</p>
<p>Pemain <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> berusaha memanfaatkan situasi tersebut. Dalam perebutan bola yang terjadi, si kulit bundar mengenai Julio Cesar dan masuk ke gawang sendiri.</p>
<p>Gol bunuh diri bek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> itu membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> memimpin 1-0. Sebuah kesalahan yang sangat mahal karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> harus mengejar ketertinggalan ketika waktu pertandingan semakin menipis.</p>
<p>Situasi tersebut memaksa pelatih Persib, Igor Tolic, melakukan perubahan untuk memperkuat daya gedor. Marc Klok dan Luka Menalo dimasukkan, disusul Ragnar Oratmangoen. Pergantian ini menjadi bagian penting dari upaya Maung Bandung mengubah jalannya pertandingan.</p>
<p><b>Luka Menalo dan Balsa Sekulic Jadi Penyelamat</b></p>
<p>Ketika kemenangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> seolah sudah berada di depan mata, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> justru memperlihatkan daya juang luar biasa.</p>
<p>Usaha Maung Bandung akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Luka Menalo berhasil memanfaatkan kesempatan di depan gawang dan mencetak gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1.</p>
<p>Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Persib. Mereka tidak puas hanya membawa pulang hasil imbang dan kembali meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan.</p>
<p>Hanya berselang lima menit, tepatnya menit ke-90, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> membuat kejutan yang lebih besar. Melalui sebuah serangan balik cepat, Mariano Peralta mengirimkan umpan matang kepada Balsa Sekulic. Penyerang asal Montenegro tersebut tidak menyia-nyiakan peluang dan sukses menaklukkan pertahanan Melbourne Victory. 2-1 untuk Persib</p>
<p>Stadion yang sebelumnya menjadi saksi keunggulan tuan rumah mendadak berubah menjadi panggung kebangkitan Maung Bandung. Dua gol dalam lima menit terakhir waktu normal memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 menjadi unggul 2-1</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> berusaha merespons gol tersebut pada sisa pertandingan. Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan 2-1 pun menjadi milik wakil Indonesia.</p>
<p><b>Empat Kemenangan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> Amankan Tiket 16 Besar</b></p>
<p>Hasil ini membuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Maung Bandung mencatatkan rekor sempurna setelah menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.</p>
<p>Lebih istimewa lagi, kemenangan di Australia memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> mengamankan tiket ke babak 16 besar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ACL-Two/" target="_blank">ACL Two</a> 2026/2027.</p>
<p>Sebelumnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> juga berhasil mengalahkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Melbourne-Victory/" target="_blank">Melbourne Victory</a> dengan skor 2-0 di Bandung. Kali ini, mereka kembali menaklukkan wakil Australia tersebut, tetapi melalui perjuangan yang jauh lebih dramatis.</p>
<p>Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan karakter <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> yang tidak mudah menyerah. Kesalahan fatal di bawah mistar sempat membuat mereka berada di ambang kekalahan. Namun, perubahan pemain, keberanian menyerang, serta efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda.</p>
<p>Luka Menalo dan Balsa Sekulic pantas mendapat sorotan setelah menjadi penentu kebangkitan Persib. Sementara itu, Mariano Peralta layak mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam proses gol kemenangan.</p>
<p>Bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persib/" target="_blank">Persib</a> dan Bobotoh, kemenangan di Melbourne bukan sekadar tambahan tiga poin. Ini adalah bukti bahwa Maung Bandung mampu bertahan dalam tekanan, bangkit dari kesalahan sendiri, dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan di panggung Asia.</p>
<p>Sumber: iNews.ID</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_3494_Dramatis--Persib-Bandung-Bangkit-dari-Blunder-Kiper--Hajar-Melbourne-Victory-2-1-dan-Lolos-16-Besar-ACL-Two.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/29882/dramatis-persib-bandung-bangkit-dari-blunder-kiper-hajar-melbourne-victory-21-dan-lolos-16-besar-acl-two/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tipikor Polda Sumut Tangkap Mantan Wali Kota Sibolga Kasus Dugaan Korupsi Rp22 Miliar</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 17:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tipikor Polda Sumut Tangkap Mantan Wali Kota Sibolga Kasus Dugaan Korupsi Rp22 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara menangkap mantan Wali Kota SibolgaJamaluddin Pohan atas dugaan korupsi proyek pemulihan ekonomi nasionalpembangunan Pasar Ikan Modern senilai Rp22,5 Miliar.Dalam kasusin]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -DirektoratReserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara menangkap mantan Wali Kota SibolgaJamaluddin Pohan atas dugaan korupsi proyek pemulihan ekonomi nasionalpembangunan Pasar Ikan Modern senilai Rp22,5 Miliar.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam kasusini, tiga orang lainnya juga turut ditetapkan sebagai tersangka. Mantan Wali Kota Sibolga periode 2021 hingga 2025, JamaluddinPohan, ditangkap tim Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda SumateraUtara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Jamaluddin ditangkap terkait dugaan korupsiproyek pembangunan Pasar Ikan Modern Kota Sibolga, yang bersumber dari danaPemulihan Ekonomi Nasional atau PEN Tahun Anggaran 2022, dengan nilai proyekmencapai Rp22,5 Miliar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tak hanya mantan wali kota, polisi jugamenangkap tiga orang lainnya, masing-masing pelaksana tugas Kepala DinasPerikanan Kota Sibolga, seorang ASN, serta kerabat mantan wali kota pada 26Oktober lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam praktiknya, para tersangka didugamelakukan penyimpangan pada pelaksanaan pembangunan, dengan modus pekerjaanyang tidak sesuai spesifikasi teknis.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Akibat praktik korupsi tersebut, para tersangkadiduga memperoleh keuntungan hingga Rp5 miliar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, KombesIrfan Rifai, Selasa (3/11/2026), mengatakan kalau keempat tersangka telahdiamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polda Sumatera Utara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasus ini menjadi perhatian, mengingat proyekpembangunan Pasar Ikan Modern tersebut menggunakan dana Pemulihan EkonomiNasional yang seharusnya dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi dankesejahteraan masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan hasil penyelidikan, Jamaludin Pohandiduga menerima Rp 2 Miliar. Kemudian, tersangka Ilham Saleh Lubis (52),sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPPK), dan Sunardi Pohan (48), pengembangatau kontraktor, menerima Rp 450 Juta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya, tersangka Anwar Sadat,selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan danPertanian Kota Sibolga sejak Tahun 2022 sampai 2025, menerima Rp50 Juta.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi masih terus mendalami keterlibatanmasing-masing tersangka, termasuk menelusuri aliran dana dan kerugian negaradalam proyek pembangunan Pasar Ikan Modern Kota Sibolga tersebut.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2056_Tipikor-Polda-Sumut-Tangkap-Mantan-Wali-Kota-Sibolga-Kasus-Dugaan-Korupsi-Rp22-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29883/tipikor-polda-sumut-tangkap-mantan-wali-kota-sibolga-kasus-dugaan-korupsi-rp22-miliar/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkara 20 Kg Sabu Hendak Dikirim ke Aceh, Hakim Cecar Polisi soal Bandar</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkara 20 Kg Sabu Hendak Dikirim ke Aceh, Hakim Cecar Polisi soal Bandar]]></title>
            <description><![CDATA[Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medanmempertanyakan perkembangan pengungkapan jaringan peredaran 20 kilogram sabuyang melibatkan terdakwa Marhadi. Pasalnya, meski terdakwa telah ditangkap saatmembawa barang haram tersebut,]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medanmempertanyakan perkembangan pengungkapan jaringan peredaran 20 kilogram sabuyang melibatkan terdakwa Marhadi. Pasalnya, meski terdakwa telah ditangkap saatmembawa barang haram tersebut, dua nama yang diduga berperan dalam rantaidistribusi narkotika itu masih berstatus buron.</p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Pertanyaan tersebut mengemuka dalam persidangan perkara narkotikadengan agenda pemeriksaan saksi dari kepolisian, Rabu (4/11/2026) di RuangCakra VI Pengadilan Negeri Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri(Kejari) Medan, Risnawati Ginting, menghadirkan dua personel Polrestabes Medan,Ari dan Johan, yang terlibat langsung dalam penangkapan terdakwa.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di hadapan majelis hakim yang diketuaiKhamozaro Waruwu, kedua saksi menerangkan bahwa penangkapan Marhadi berawaldari informasi masyarakat mengenai sebuah mobil Mitsubishi Xpander yang akanmelintas melalui pintu Tol Helvetia dengan membawa narkotika.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Bakal ada mobil Mitsubishi Xpander lewat pintuTol Helvetia, Yang Mulia. Setelah pelat kendaraan cocok, langsung kamiberhentikan," ungkap Ari saat menjelaskan kronologi penangkapan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Setelah kendaraan dihentikan, petugas melakukan pemeriksaan danmenemukan sebuah tas di jok belakang mobil. Ketika ditanya mengenai isi tastersebut, Marhadi mengakui bahwa isinya merupakan narkotika jenis sabu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan 20bungkus sabu dengan berat keseluruhan mencapai 20 kilogram.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurut keterangan saksi, Marhadi mengakudiperintahkan seseorang bernama Manok untuk menjemput sabu tersebut.Pengambilan barang haram itu disebut telah diatur melalui komunikasi telepon,dengan rencana akan ada mobil jenis pikap yang mengantarkan narkotika tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saksi juga mengungkapkan bahwa terdakwamengenal Manok melalui temannya semasa sekolah bernama Rizal, yang kini masukdalam daftar pencarian orang (DPO).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan pengakuan terdakwa kepada petugas,sabu seberat 20 kilogram tersebut rencananya akan dibawa ke Lhokseumawe,Provinsi Aceh. Sebagai imbalan, Marhadi dijanjikan upah Rp5 juta untuk setiapkilogram sabu yang berhasil diantarkan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Per kilonya terdakwa akan mendapatkan upah Rp5juta. Baru Rp5 juta yang diterima terdakwa ini sebagai panjar," timpal saksiJohan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Keterangan tersebut kemudian memancingperhatian hakim ketua Khamozaro Waruwu. Ia mempertanyakan mengapa penangananperkara baru menyentuh terdakwa, sementara pihak yang diduga memerintahkan danmengendalikan pengiriman narkotika belum berhasil ditangkap.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kok cuma terdakwa ini saja yang ditangkap,Pak? Yang menyuruh terdakwa ini mana? Jaringannya (peredaran gelap sabu)bagaimana?" cecar Khamozaro, didampingi hakim anggota Zufida Hanum dan M Nazir.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menanggapi pertanyaan tersebut, kedua saksimenyatakan bahwa pihak kepolisian telah berupaya mengembangkan penyidikan untukmemburu Rizal dan Manok. Namun, hingga persidangan berlangsung, upaya tersebutbelum membuahkan hasil.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Bahkan, belum diketahui secara pasti apakahnama Rizal dan Manok merupakan identitas asli atau hanya nama samaran.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Selain menyoroti jaringan pemasok, hakim juga mempertanyakankepemilikan mobil Mitsubishi Xpander yang digunakan Marhadi, warga Dusun DeringBaling, Desa Alen, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, untukmengangkut 20 kilogram sabu tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menjawab pertanyaan itu, JPU Risnawati Gintingmenjelaskan bahwa kendaraan tersebut dilengkapi surat tanda nomor kendaraan(STNK) dan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Namun, berdasarkan informasiyang diterima penyidik, pemilik mobil dikabarkan telah meninggal dunia sekitardua minggu sebelum persidangan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Ada STNK dan BPKB-nya, Yang Mulia. Cumainformasi dari penyidik, pemiliknya dua minggu lalu katanya telah meninggal.Kami upayakan menghadirkan ahli warisnya di persidangan minggu depan, YangMulia," jelas Risnawati.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, saat dikonfrontir denganketerangan kedua saksi, Marhadi membantah telah menerima uang panjar sebesarRp5 juta sebagaimana disampaikan saksi Johan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Saya waktu itu butuh uang, Yang Mulia," ujarterdakwa tanpa menjelaskan lebih lanjut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam surat dakwaan disebutkan, Marhadidiamankan petugas pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 00.20 WIB.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Atas perbuatannya, terdakwa didakwa dengandakwaan kesatu melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentangNarkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun2026 tentang Penyesuaian Pidana. Atau dakwaan kedua, melanggar Pasal 609 Ayat (2) huruf a terkaitpenyesuaian pidana.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_2236_Perkara-20-Kg-Sabu-Hendak-Dikirim-ke-Aceh--Hakim-Cecar-Polisi-soal-Bandar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29884/perkara-20-kg-sabu-hendak-dikirim-ke-aceh-hakim-cecar-polisi-soal-bandar/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SMI Desak Bareskrim Usut Tuntas Rantai Komando Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 15:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SMI Desak Bareskrim Usut Tuntas Rantai Komando Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal]]></title>
            <description><![CDATA[Perkumpulan Suluh Muda Inspirasi mendesak Bareskrim mengusut tuntas dugaan penyadapan ilegal, termasuk rantai komando, penerima informasi, dan audit sistem LIMS.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perkumpulan-Suluh-Muda-Inspirasi/" target="_blank">Perkumpulan Suluh Muda Inspirasi</a> (SMI) mendesak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bareskrim-Polri/" target="_blank">Bareskrim Polri</a> mengusut tuntas dugaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyadapan-ilegal/" target="_blank">penyadapan ilegal</a> yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Listyo-Sigit-Prabowo/" target="_blank">Listyo Sigit Prabowo</a> bersama dua perwira tinggi Polri lainnya sebagai tersangka.</p>

<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menilai, perkara tersebut bukan sekadar persoalan dugaan pelanggaran prosedur penggunaan teknologi kepolisian. Kasus ini juga menyangkut perlindungan hak asasi manusia (HAM), integritas institusi negara, keamanan konstitusional, serta keberlangsungan demokrasi di Indonesia.</p>
<p>Dalam pernyataan sikapnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menyoroti informasi mengenai sasaran dugaan penyadapan yang disebut mencakup Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh politik, insan media, organisasi masyarakat sipil, hingga kalangan pengusaha.</p>
<p>Menurut SMI, luasnya cakupan sasaran tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan mendasar mengenai siapa yang mengendalikan pengumpulan informasi, untuk kepentingan apa informasi tersebut dihimpun, serta apakah terdapat pihak lain yang menerima atau memanfaatkannya di luar kepentingan penegakan hukum.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa, 3 November 2026, dugaan penyadapan berlangsung dalam rentang 2025 hingga 2026 melalui sistem Lawful Interception Management System (LIMS).</p>
<p>Dalam perkara tersebut, penyidik mengungkap dugaan pemasukan sejumlah nomor telepon ke dalam server <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/LIMS/" target="_blank">LIMS</a> tanpa melalui proses verifikasi dan tanpa berkaitan dengan proses penyelidikan maupun penyidikan yang sah. Penyidik juga menduga terjadi penghapusan berkas hasil penyadapan pada Oktober 2026.</p>
<p>Bareskrim telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH. Selain itu, penyidik memeriksa seorang saksi berinisial SU. Barang bukti elektronik yang disita meliputi 11 unit telepon seluler, satu unit iPad, dan empat buah flashdisk.</p>
<p>Menanggapi perkembangan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menegaskan bahwa proses penyidikan harus dilakukan secara independen, menyeluruh, transparan, dan akuntabel. Pemeriksaan, menurut SMI, tidak boleh hanya berfokus pada pihak yang diduga menjalankan operasi di lapangan, tetapi juga harus menelusuri seluruh rantai komando dan pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> berpandangan, penyadapan merupakan instrumen pengawasan berisiko tinggi karena dapat membuka akses terhadap komunikasi, hubungan personal, agenda, strategi, hingga informasi pribadi dan institusional. Karena itu, kewenangan tersebut harus memiliki dasar hukum yang jelas, tujuan yang sah, serta dilaksanakan secara perlu dan proporsional dengan pengawasan yang efektif.</p>
<p>Dalam perspektif hukum, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> mengingatkan bahwa penggunaan kewenangan penyadapan harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11/PER/M.KOMINFO/02/2006 mengatur bahwa intersepsi yang sah atau lawful interception ditujukan untuk kepentingan proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> juga mengaitkan persoalan tersebut dengan jaminan konstitusional dalam Pasal 28D, Pasal 28E, Pasal 28F, dan Pasal 28G UUD 1945, yang antara lain mengatur kepastian hukum, kebebasan berpendapat dan berserikat, hak berkomunikasi, serta perlindungan diri dan rasa aman.</p>
<p>Selain itu, Indonesia telah meratifikasi Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005. Pasal 17 ICCPR mengatur perlindungan terhadap campur tangan sewenang-wenang atau melawan hukum atas privasi dan korespondensi. Sementara Pasal 19 dan Pasal 22 memberikan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan berserikat.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> secara khusus menyoroti potensi dampak apabila jurnalis, aktivis, pelapor pelanggaran, dan organisasi masyarakat sipil menjadi sasaran penyadapan tanpa dasar hukum yang sah.</p>
<p>Menurut SMI, informasi komunikasi dapat mengungkap identitas narasumber, membahayakan pelapor, memetakan jaringan advokasi, serta menimbulkan efek gentar atau chilling effect terhadap kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menilai, apabila aktivitas pengawasan terhadap kekuasaan justru menjadi alasan seseorang dipantau secara tidak sah, fungsi kontrol masyarakat sipil terhadap penyelenggaraan negara berpotensi melemah.</p>
<p>Aspek lain yang dinilai penting adalah penelusuran tujuan pengumpulan dan kemungkinan pemanfaatan informasi hasil penyadapan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menyatakan, penyidikan perlu mengungkap siapa yang mengendalikan, menyimpan, menganalisis, menerima, dan menggunakan informasi tersebut.</p>
<p>Informasi komunikasi yang berkaitan dengan Presiden dan pejabat negara, misalnya, dapat menyentuh kebijakan strategis, hubungan pemerintahan, keamanan nasional, serta proses pengambilan keputusan negara. Apabila informasi tersebut diperoleh atau dialihkan kepada pihak yang tidak berwenang, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menilai terdapat risiko terhadap keamanan pemerintahan dan kedaulatan negara.</p>
<p>Sementara itu, informasi mengenai elite politik berpotensi membuka data tentang konflik internal, negosiasi koalisi, strategi politik, hingga posisi tawar dalam pengambilan keputusan. Informasi mengenai kalangan pengusaha juga dapat berkaitan dengan hubungan bisnis, kontrak, investasi, persaingan usaha, dan akses terhadap kebijakan publik.</p>
<p>Adapun informasi komunikasi media dan aktivis masyarakat sipil dapat mengungkap sumber kritik, jaringan advokasi, serta pihak-pihak yang melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan kekuasaan.</p>
<p>Atas dasar itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> meminta penyidik menelusuri kemungkinan adanya pemanfaatan informasi untuk menekan, memengaruhi, mengendalikan, atau memberikan keuntungan kepada kelompok tertentu. Namun, dugaan mengenai motif dan jaringan kepentingan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan alat bukti yang sah.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> juga menggunakan istilah institutional capture atau pembajakan institusi untuk menggambarkan kondisi ketika lembaga publik yang seharusnya bekerja bagi kepentingan masyarakat justru berpotensi diarahkan untuk melayani kepentingan individu, kelompok politik, jaringan bisnis, atau pusat kekuasaan tertentu.</p>
<p>Dalam pernyataan itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menegaskan bahwa Polri dan TNI memiliki mandat konstitusional serta fungsi kelembagaan yang berbeda. Kedua institusi tersebut, menurut SMI, tidak boleh menjadi instrumen politik praktis maupun pelindung kepentingan ekonomi kelompok tertentu.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri menempatkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan masyarakat sebagai tugas pokok kepolisian.</p>
<p>Sementara itu, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang TNI harus ditempatkan dalam kerangka kedudukan dan fungsi TNI sesuai konstitusi serta prinsip supremasi sipil.</p>
<p>Untuk memastikan perkara tersebut diusut secara menyeluruh, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> menyampaikan tujuh tuntutan kepada aparat penegak hukum dan lembaga negara.</p>
<p>Pertama, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> mendesak agar penyidikan dilakukan secara independen dan akuntabel, tanpa intervensi politik, konflik kepentingan, maupun perlindungan berdasarkan hierarki jabatan. Pemeriksaan diminta mencakup pihak yang diduga memerintahkan, memfasilitasi, mengoperasikan, menguasai, menerima, hingga menggunakan hasil penyadapan.</p>
<p>Kedua, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> meminta dilakukannya audit forensik independen terhadap sistem LIMS. Audit tersebut dinilai perlu menelusuri rekam jejak akses, daftar sasaran, waktu penyadapan, identitas pengguna, otorisasi, penyimpanan, pemindahan, hingga penghapusan data.</p>
<p>Ketiga, penyidik diminta mengungkap rantai penerima dan pemanfaatan informasi hasil penyadapan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> ingin mengetahui apakah terdapat pihak di luar kepentingan penegakan hukum yang memperoleh akses, bagaimana informasi digunakan, serta apakah ditemukan indikasi keuntungan politik, ekonomi, atau personal.</p>
<p>Keempat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> mendesak negara menjamin perlindungan hak korban dan masyarakat sipil, termasuk jurnalis, aktivis, pelapor, saksi, serta pihak lain yang mungkin terdampak. Perlindungan tersebut perlu disertai mekanisme pengaduan, pemulihan hak, dan perlindungan data apabila pelanggaran terbukti.</p>
<p>Kelima, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> mendorong penguatan pengawasan independen terhadap kewenangan penyadapan. Sistem pengawasan, menurut SMI, harus mencakup prinsip legalitas, kebutuhan, proporsionalitas, pembatasan waktu, pembatasan akses, rekam jejak audit, serta mekanisme pemulihan bagi pihak yang dirugikan.</p>
<p>Keenam, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> meminta reformasi institusi hukum, keamanan, dan pertahanan untuk menjamin netralitas politik, mencegah konflik kepentingan ekonomi, memperkuat pengawasan sipil, serta membenahi sistem promosi dan akuntabilitas. Reformasi tersebut dinilai harus menjangkau seluruh tingkatan organisasi, mulai dari pimpinan hingga petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat.</p>
<p>Ketujuh, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> meminta pengawasan demokratis oleh DPR, Komnas HAM, Kompolnas, Ombudsman, dan lembaga pengawasan lainnya sesuai tugas serta kewenangan masing-masing. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> juga menegaskan bahwa pengawasan masyarakat sipil harus dijamin sebagai bagian dari kontrol demokrasi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/SMI/" target="_blank">SMI</a> turut mengingatkan prinsip kedaulatan rakyat dan negara hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (2) dan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Kedua ketentuan tersebut menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat dan Indonesia merupakan negara hukum.</p>
<p>Dalam pandangan SMI, prinsip tersebut mengharuskan seluruh institusi negara tunduk pada konstitusi dan dapat dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, apabila dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam perkara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/penyadapan-ilegal/" target="_blank">penyadapan ilegal</a> terbukti, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum.</p>
<p>Pernyataan sikap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Perkumpulan-Suluh-Muda-Inspirasi/" target="_blank">Perkumpulan Suluh Muda Inspirasi</a> tersebut ditandatangani oleh Kristian Redison Simarmata. (Rel)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_8391_SMI-Desak-Bareskrim-Usut-Tuntas-Rantai-Komando-Kasus-Dugaan-Penyadapan-Ilegal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29881/smi-desak-bareskrim-usut-tuntas-rantai-komando-kasus-dugaan-penyadapan-ilegal/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Mencuri Kabel, Seorang Pria Tewas Tertimbun Longsor dalam Gorong-gorong Petisah</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Mencuri Kabel, Seorang Pria Tewas Tertimbun Longsor dalam Gorong-gorong Petisah]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga hendak mencuri kabel proyek drainase,seorang pria ditemukan tewas tertimbun longsor di dalam goronggorong dikawasan Medan Petisah, Kota Medan.Seorang pria ditemukan tewas di dalamgoronggorong proyek perbaikan drainas]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Diduga hendak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/mencuri-kabel/" target="_blank">mencuri kabel</a> proyek drainase,seorang pria ditemukan tewas tertimbun longsor di dalam gorong-gorong dikawasan Medan Petisah, Kota Medan.</p>
<p class="MsoNormal">Seorang pria ditemukan tewas di dalamgorong-gorong proyek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/perbaikan-drainase/" target="_blank">perbaikan drainase</a> di kawasan Medan Petisah, Kota Medan.Selasa (3/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Korban diduga merupakan pelaku pencurian kabelyang tertimbun longsor saat melakukan aksinya pada dini harinya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas Pemadam Kebakaran Kota Medan yangmenerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi jasadkorban yang terjebak di dalam gorong-gorong dan tertimbun material tanah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang G.Hutabarat, mengatakan berdasarkan informasi awal, korban diduga tewas setelahtertimbun longsor saat beraksi mencuri kabel.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam aksi tersebut, korban diduga tidaksendirian. Terdapat seorang rekannya yang berhasil melarikan diri saatkejadian.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Diketahui, korban diduga kerap melakukanpencurian di sejumlah proyek pembangunan di Kota Medan, khususnya proyek<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/perbaikan-drainase/" target="_blank">perbaikan drainase</a> di kawasan Medan Petisah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi masih melakukan penyelidikan lebihlanjut untuk memastikan penyebab kematian korban serta memburu rekan korbanyang melarikan diri.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_8070_Diduga-Mencuri-Kabel--Seorang-Pria-Tewas-Tertimbun-Longsor-dalam-Gorong-gorong-Petisah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29880/diduga-mencuri-kabel-seorang-pria-tewas-tertimbun-longsor-dalam-goronggorong-petisah/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Peduli Pangan, Polrestabes Medan Tebar 16.000 Bibit Lele dan 1.997 Gurame</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Peduli Pangan, Polrestabes Medan Tebar 16.000 Bibit Lele dan 1.997 Gurame]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan terus melaksanakan programPolisi Peduli Pangan sebagai bagian dari program prioritas Kapolri. Selainmembudidayakan 16.000 bibit ikan lele, kali ini Polrestabes Medan bersama PoldaSumatera Utara menebar 1.997 b]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Polrestabes Medan terus melaksanakan programPolisi Peduli Pangan sebagai bagian dari program prioritas Kapolri. Selainmembudidayakan 16.000 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-ikan/" target="_blank">bibit ikan</a> lele, kali ini Polrestabes Medan bersama PoldaSumatera Utara menebar 1.997 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-ikan/" target="_blank">bibit ikan</a> gurame di kawasan Jermal, Kota Medan.</p>
<p class="MsoNormal">Program ini diharapkan dapat memperkuatketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Program Polisi Peduli Pangan kembalidilaksanakan Polrestabes Medan. Kali ini, kegiatan dipusatkan di kawasanJermal, Kota Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Bersama Polda Sumatera Utara, polisi menebarsebanyak 1.997 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-ikan/" target="_blank">bibit ikan</a> gurame untuk dibudidayakan dan dikembangkan bersamamasyarakat setempat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sebelumnya, Polrestabes Medan juga telahmengembangkan budidaya ikan lele dengan memberikan 1.994 bibit ke 8 kolamdengan total 16.000 bibit.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Hasil budidaya ini diharapkan dapatdimanfaatkan warga, sekaligus menjadi salah satu sumber pangan dan penghasilanmasyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean CalvijnSimanjuntak, mengatakan pemilihan kawasan Jermal bukan tanpa alasan, wilayahini sebelumnya dikenal sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkoba.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Setelah serangkaian penindakan, polisi kinimendorong pendekatan humanis melalui program pemberdayaan masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kenapalokasi Jermal yang dipilih? Karena rangkaian panjang dengan beberapapertimbangan, sebelumnya kawasan Narkoba, berbagai penindakan sudah kitalakukan dan banyak penurunan peredaran," ujar Calvijn, Selasa (3/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi PeduliPangan menaburkan 1997 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bibit-ikan/" target="_blank">bibit ikan</a> gurame yang dilepaskan. Kita berdoa nanti hasilnya bisa dimanfaatkan dan berdampak wargaJermal.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Polrestabes Medan bersama Polda SumateraUtara, melaksanakan dua kegiatan program prioritas Bapak Kapolri. Subuhkeliling di lokasi Jermal dan dilanjutkan Polisi Peduli Pangan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi Peduli Pangan menaburkan 1997 bibit ikangurame yang dilepaskan. Kita berdoa nanti hasilnya bisa dimanfaatkan dan berdampak wargaJermal," tambahnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tak hanyamelalui ketahanan pangan, Polrestabes Medan juga merencanakan program PolisiPeduli Pendidikan dengan menjangkau sekolah-sekolah di kawasan tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi jugamembuka ruang dialog bersama warga melalui kegiatan Curhat Warga untuk menyerapaspirasi dan mengetahui kebutuhan masyarakat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Langkah inidiharapkan dapat mendorong perubahan positif di kawasan Jermal, tidak hanyadari sisi keamanan, tetapi juga pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraanwarga.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_4265_Polisi-Peduli-Pangan--Polrestabes-Medan-Tebar-16-000-Bibit-Lele-dan-1-997-Gurame.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/29879/polisi-peduli-pangan-polrestabes-medan-tebar-16000-bibit-lele-dan-1997-gurame/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Patuh Toba di Batubara, Pemotor Mengamuk saat Terjaring Razia</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Patuh Toba di Batubara, Pemotor Mengamuk saat Terjaring Razia]]></title>
            <description><![CDATA[Seorang pengendara sepeda motor sempat emosisaat terjaring Operasi Patuh Toba yang digelar Satuan Lalu Lintas PolresBatubara, Sumatera Utara. Pengendara tersebut tidak terima ditindak karenatidak menggunakan helm.Suasana pene]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Seorang pengendara sepeda motor sempat emosisaat terjaring Operasi Patuh Toba yang digelar Satuan Lalu Lintas PolresBatubara, Sumatera Utara. Pengendara tersebut tidak terima ditindak karenatidak menggunakan helm.</p>
<p class="MsoNormal">Suasana penertiban lalu lintas dalam operasi<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/patuh-toba/" target="_blank">patuh toba</a> 2026 di jalan umum Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, sempatdiwarnai reaksi emosional seorang pria pengendara sepeda motor, Selasa(3/11/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kasat Lantas Polres Batubara, Iptu DeviSiringoringo, pengendara tersebut dihentikan petugas karena kedapatan tidakmenggunakan helm saat berkendara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, pengendara ini tidak terima ketika akanditindak petugas. Dia berdalih sedang terburu-buru karena harus mengantaranaknya ke sekolah. Bahkan ia juga menyebut sudah terbiasa tidak mengenakanhelm saat berkendara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas kemudian memberikan penjelasan tentangpentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama kewajiban menggunakan helm saatmengendarai sepeda motor.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas pun tetap memberikan tindakan kepadapemotor tersebut, sementara sejumlah pelajar yang turut terjaring operasi patuhdiantarkan ke sekolah masing-masing menggunakan mobil polisi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Langkah ini dilakukan agar anak tetap dapatberangkat sekolah, tanpa mengabaikan aturan keselamatan di jalan raya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Selain menindak para pelanggar lalu lintas,petugas juga memberikan teguran dan edukasi dengan membagikan brosursosialisasi operasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/patuh-toba/" target="_blank">patuh toba</a> 2026 serta helm kepada sejumlah pengendara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari kegiatan tersebut, petugas mengeluarkanlima belas surat tilang dan mengamankan tiga belas unit sepeda motor.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi mengimbau masyarakat agar tetap mematuhiperaturan lalu lintas saat berkendara, demi kenyamanan dan keselamatan di jalanraya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_257_Operasi-Patuh-Toba-di-Batubara--Pemotor-Mengamuk-saat-Terjaring-Razia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29878/operasi-patuh-toba-di-batubara-pemotor-mengamuk-saat-terjaring-razia/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Dalami Aliran Dana ke Wakil Wali Kota Sibolga dalam Kasus Korupsi Pasar Ikan</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 12:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Dalami Aliran Dana ke Wakil Wali Kota Sibolga dalam Kasus Korupsi Pasar Ikan]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut mendalami aliran dana keWakil Wali Kota Sibolga dalam kasus korupsi Pasar Ikan Modern. Empat tersangka segera diserahkan ke jaksa dengan kerugian negara Rp5,31 miliar.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -MEDAN : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara masih mengembangkan penyidikan dugaan korupsi pembangunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pasar-Ikan-Modern/" target="_blank">Pasar Ikan Modern</a> di Kota Sibolga. Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian penyidik adalah pendalaman terhadap Wakil Wali Kota Sibolga terkait proyek yang berlangsung pada masa pemerintahan Wali Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jamaluddin-Pohan/" target="_blank">Jamaluddin Pohan</a> periode 2021&ndash;2024.</p>
<p><p>Direktur Reserse Kriminal Khusus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Kombes Pol <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Irfan-Rifai/" target="_blank">Irfan Rifai</a> mengatakan, penyidik masih mendalami keterangan dari inisial PML, Wakil Wali Kota Sibolga pada masa itu, untik mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan dengan perkara tersebut.</p>
<p>"Wakil Wali Kota juga kami periksa dan dalami," ujar Kombes Pol Irfan Rifai saat konprensi pers di Mapolda Sumut, 4 November 2026.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan. Hingga keterangan itu disampaikan, belum ada pengumuman resmi mengenai penetapan Wakil Wali Kota Sibolga sebagai tersangka dalam perkara korupsi pembangunan pasar ikan tersebut.</p>
<p>Sementara itu, empat orang yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka telah memasuki tahap pelimpahan perkara. Berkas penyidikan mereka dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum. Penyidik menjadwalkan penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II kepada kejaksaan pada Kamis.</p>
<p>Keempat tersangka tersebut adalah mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sunardi-Pohan/" target="_blank">Sunardi Pohan</a> selaku pihak penyedia atau kontraktor, AS yang merupakan mantan Kepala Dinas Perikanan, serta IS, aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Sibolga yang bertugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).</p>
<p>Dalam perkara ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jamaluddin-Pohan/" target="_blank">Jamaluddin Pohan</a> diduga memiliki peran dalam pengaturan pelaksanaan proyek dan menerima aliran uang dari pihak kontraktor. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sunardi-Pohan/" target="_blank">Sunardi Pohan</a> diduga menjadi pihak penyedia pekerjaan melalui PT Mitra Sejati Perkasa, perusahaan yang menggantikan PT Peduli Bangsa sebagai pelaksana proyek.</p>
<p>Sementara itu, AS dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Dinas Perikanan diduga memiliki tanggung jawab sebagai pejabat pengguna anggaran. Adapun IS yang bertugas sebagai PPK diduga terlibat dalam pelaksanaan dan pengelolaan kontrak pekerjaan.</p>
<p>Proyek pembangunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pasar-Ikan-Modern/" target="_blank">Pasar Ikan Modern</a> yang berlokasi di Jalan Mojopahit, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak sekitar Rp22 miliar. Proyek tersebut dibiayai melalui anggaran APBN dan APBD sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional.</p>
<p>Kasus ini mulai terungkap setelah adanya laporan masyarakat mengenai dugaan ketidaksesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi teknis. Meski proyek telah dinyatakan selesai 100 persen dan dilakukan serah terima, penyidik menemukan dugaan kekurangan volume pekerjaan.</p>
<p>Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut disebut mencapai sekitar Rp5,31 miliar.</p>
<p>Penyidik juga mengungkap dugaan aliran dana dalam perkara tersebut. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jamaluddin-Pohan/" target="_blank">Jamaluddin Pohan</a> diduga menerima uang lebih dari Rp2 miliar dari Sunardi Pohan. Dari dana tersebut, sekitar Rp450 juta diduga diberikan kepada IS dan sekitar Rp50 juta kepada AS.</p>
<p>Dengan demikian, angka Rp450 juta dan Rp50 juta merupakan dugaan aliran uang kepada IS dan AS. Dari total kerugian negara, masih ada sekitar 2,531 milar lagi kerugian negara yang ditelusuri kemana saja alirannya.</p>
<p>Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, penyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ditreskrimsus-Polda-Sumut/" target="_blank">Ditreskrimsus Polda Sumut</a> akan menyerahkan keempat tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202611/_7596_Polda-Sumut-Dalami-Aliran-Dana-ke-Wakil-Wali-Kota-Sibolga-dalam-Kasus-Korupsi-Pasar-Ikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/29875/polda-sumut-dalami-aliran-dana-ke-wakil-wali-kota-sibolga-dalam-kasus-korupsi-pasar-ikan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>