<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 19:40:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kawasanperkantoran di Desa Bawonah&oacute, Kecamatan Fanayama, milik Pemerintah KabupatenNias Selatan, Sumatera Utara, masih menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasiperangkat daerah.Sedikitnyadelapan dinas berkantor di k]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kawasanperkantoran di Desa Bawonah&oacute;, Kecamatan Fanayama, milik Pemerintah KabupatenNias Selatan, Sumatera Utara, masih menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasiperangkat daerah.</p>
<p class="MsoNormal">Sedikitnyadelapan dinas berkantor di kawasan ini, dengan aktivitas pemerintahan danpelayanan masyarakat yang tetap berlangsung.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, ditengah aktivitas tersebut, sejumlah bangunan justru terlihat mengalamikerusakan, sementara beberapa lainnya tampak kosong dan kurang terawat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Papan informasidi kawasan ini menunjukkan lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah KabupatenNias Selatan yang seharusnya dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Salah satugedung yang masih digunakan adalah kantor Dinas Kependudukan dan PencatatanSipil. Aktivitas pelayanan administrasi kependudukan tetap berlangsung, meskikondisi fisik bangunan terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di kawasan yangsama, terdapat pula bangunan yang tidak digunakan untuk aktivitas perkantoran.Kondisi lingkungan di sejumlah titik tampak ditumbuhi rumput dan terdapatsampah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kondisi lainnyaterlihat pada gedung yang sebelumnya digunakan Dinas Pendidikan, yang mengalamikebakaran pada 2025 lalu. Hingga kini, bagian atap, dinding dan sejumlah elemenbangunan masih mengalami kerusakan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementarabangunan di sebelah Inspektorat mengalami kerusakan setelah tertimpa pohonbesar. Pemerintah daerah menyebut bangunan tersebut kini digunakan sebagaisekretariat Pramuka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kalau bangunansebelah Inspektorat kita gunakan untuk sekretariat Pramuka,&quot;terang Sekda NiasSelatan, Amsarno Sarumaha, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Terkait gedungDinas Pendidikan yang terbakar, Pemkab Nias Selatan masih menunggu hasilpemeriksaan Laboratorium Forensik kepolisian sebelum menentukan langkahselanjutnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Gedung DinasPendidikan yang terbakar tahun lalu, Pemkab hingga saat ini masih menungguhasil Labfor kepolisian. Apabila hasil akhir sudah ada, baru Pemkab mengambilsikap,&quot; tambah Amsarno.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, untukrencana rehabilitasi maupun pemanfaatan kembali sejumlah bangunan yang rusak,pemerintah daerah mengaku belum memiliki rencana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Belum adarencana, namun kita akan lihat ke depan sesuai dengan kondisi-kondisi yangada,&quot;tutup Sekda.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di satu sisi,aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan. Namun di sisilain, sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kabupaten Nias Selatan masihmembutuhkan perhatian.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9715_Potret-Aset-Pemkab-Nias-Selatan--Sejumlah-Gedung-Perkantoran-Rusak-dan-Terbengkalai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28339/potret-aset-pemkab-nias-selatan-sejumlah-gedung-perkantoran-rusak-dan-terbengkalai/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Warga desa digegerkan oleh temuan mayat dengan identitas inisialEH (48), penduduk Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, KabupatenTapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (20/8/2026) siang di saluran irigasi.Saat ditemukan, ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Warga desa digegerkan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/temuan-mayat/" target="_blank">temuan mayat</a> dengan identitas inisialEH (48), penduduk Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, KabupatenTapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (20/8/2026) siang di saluran irigasi.</p>
<p class="MsoNormal">Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup dan tersangkutdi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/saluran-irigasi/" target="_blank">saluran irigasi</a> pertanian, dekat dengan sawah miliknya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasat Reskrim Polres Tapsel, Iptu BD Sitorus menyampaikanbahwa dari temuan itu, identifikasi tim tidak menemukan tanda-tanda kekerasanpada tubuh korban.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Informasi temuan itu kata Sitorus, pertama kali diterimaKapolsek Batangangkola, AKP Saiful Syam dari Kepala Desa Pangaribuan, RizaPohan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasikata Sitorus, kabarnya korban sebelum ditemukan meninggal dunia, sempatberistirahat di gubuk dekat areal sawah bersama seorang remaja berinisial IMS (16).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat itu lanjutnya, korban disebut sempat mengalamimuntah sebanyak dua kali, usai memakan kacang. "Setelah itu, korbanmeninggalkan gubuk dengan berjalan menuju sepeda motor yang diparkir di tepisawah," kata Sitorus, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan sudah beradadi saluran pengairan sawah dalam kondisi tidak sadarkan diri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Pintupadang untukpemeriksaan dan pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Setelah pemeriksaan dan visum luar selesai, pihakkeluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihakkeluarga untuk disemayamkan di rumah duka," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4111_Warga-Desa-Geger-Temuan-Mayat-di-Saluran-Irigasi-Kawasan-Angkola-Muaratais.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28338/warga-desa-geger-temuan-mayat-di-saluran-irigasi-kawasan-angkola-muaratais/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Dan, dia lumayan terkejut dengan hal itu.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), dalam serial tersebut Agnez Mo memera]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> berhasil mendulang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/popularitas/" target="_blank">popularitas</a> internasional setelah tampil dalam serial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> Season 4. Dan, dia lumayan terkejut dengan hal itu.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), dalam serial tersebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> memerankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> Hoth dan menduduki posisi Top 6 dalam daftar IMDb STARmeter.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> pun meraih peringkat ketiga dalam daftar bintang terpopuler di AlloCin&eacute;, platform film asal Prancis.</p>
<p>"Ini rasanya masih sulit dipercaya. Melihat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> mulai dikenal penonton di seluruh dunia, lalu entah bagaimana aku bisa berada di peringkat #6 IMDb STARmeter dan #3 AlloCin&eacute; di Prancis, benar-benar di luar dugaan," tulisnya di akun Instagram.</p>
<p>Sebagai informasi, IMDb STARmeter merupakan sistem pemeringkatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/popularitas/" target="_blank">popularitas</a> yang memantau tingkat ketertarikan publik terhadap para pemain dan tokoh di industri hiburan.</p>
<p>Peringkat STARmeter didasarkan pada beberapa indikator statistik, termasuk frekuensi dan jumlah orang yang mengakses halaman atau daftar kredit seseorang di IMDb.</p>
<p>Per Kamis (20/8/2026), pelantun Matahariku itu berada di posisi keenam IMDb STARmeter, bersanding dengan sejumlah nama populer Hollywood seperti Tom Holland di posisi pertama, disusul Ella Rubin, Inde Navarrete, Anne Hathaway, dan Christopher Nolan.</p>
<p>Popularitas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> juga terlihat dalam daftar bintang terpopuler hari ini versi AlloCin&eacute; yang dianggap sebagai "IMDb versi Prancis".</p>
<p>Di AlloCin&eacute;, nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> menempati posisi ketiga dan kembali bersanding dengan para pemeran utama The Odyssey, termasuk Christopher Nolan di peringkat pertama, Tom Holland di posisi kedua, serta Anne Hathaway di peringkat keempat.</p>
<p>"Aku benar-benar merasa sangat terharu dan bersyukur," tulis Agnez Mo.</p>
<p>"Terima kasih sebesar-besarnya untuk semua penggemar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> di seluruh dunia yang sudah menonton, membicarakan, menebak-nebak, mempertanyakan, dan memberikan begitu banyak cinta untuk Lila," lanjutnya.</p>
<p>Dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> Season 4, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> berperan sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> Hoth, perempuan yang datang ke Philadelphia bersama ibunya, Amisha Hoth, untuk mencari ayah kandungnya yang merupakan warga negara Amerika Serikat.</p>
<p>Sementara itu, Amisha Hoth diperankan oleh Anggun C Sasmi. Ia merupakan ibu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> yang memiliki masa lalu dengan seorang anggota militer Amerika Serikat yang pernah ditempatkan di Indonesia.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4587_Berhasil-Mendulang-Popularitas-via-Serial-Reacher--Agnez-Mo--Sulit-Dipercaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28336/berhasil-mendulang-popularitas-via-serial-reacher-agnez-mo-sulit-dipercaya/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terseret Kasus Promosi Arisan Bodong, Ratu Felisha: Bukan Aku, tapi Ratu Felisha Influencer</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terseret Kasus Promosi Arisan Bodong, Ratu Felisha: Bukan Aku, tapi Ratu Felisha Influencer]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Ratu Felisha berang, dirinya dikaitkan dengan kasus promosi arisan bodong. Padahal, yang dimaksud adalah Ratu Felisha yang lain.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), kasus yang menyeret Ratu Felisha adalah promosi ar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> berang, dirinya dikaitkan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> promosi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong. Padahal, yang dimaksud adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> yang lain.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> yang menyeret <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> adalah promosi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong senilai Rp71 miliar yang ditangani Polda Jawa Timur.</p>
<p>"Gak tahu ya guys, maksudnya kalau kalian mikir dari POV (sudut pandang) media miskom karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> di Indonesia cuma satu, kalian mikirnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> aku, kan bisa tanya dulu ke aku," katanya.</p>
<p>Ia menegaskan ada saksi dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> itu yang namanya sama dengan dirinya.</p>
<p>"Ternyata ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> influencer, coba deh dicari," tambah Ratu Felisha.</p>
<p>Itulah sebab, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menyebut dirinya menjadi pihak yang dirugikan karena fotonya banyak dipakai untuk pemberitaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong itu.</p>
<p>Ia pun mengaku khawatir pemberitaan tersebut berdampak pada pekerjaannya.</p>
<p>"Ini kan sebenarnya jadi aku yang dirugikan. Sekarang kalau ada pihak-pihak mau kerja sama sama aku di kemudian hari, bikin <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berita/" target="_blank">berita</a> palsu kayak gini dengan semua foto-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> aku yang aku gak tahu apa-apa, mereka jadi mikir dua kali," ujarnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menegaskan dirinya telah melakukan pengecekan terkait nama yang muncul dalam daftar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/influencer/" target="_blank">influencer</a> hingga artis yang menjadi saksi dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> tersebut.</p>
<p>Ia mengatakan pihak penyidik memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> yang dimaksud dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> ini bukan dirinya.</p>
<p>"Betul. Itu sudah di-cross check ke penyidik yang menyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> ini, dibantu dengan teman aku Lingga, sahabat aku dari SMA. Dia sekarang di kepolisian Polda Jatim dan sudah dicek bahwa bukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> aku, tapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> influencer," bebernya.</p>
<p>Terkait foto-fotonya yang sudah telanjur digunakan dalam pemberitaan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> berharap media dapat melakukan koreksi dan menurunkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> yang dianggap keliru.</p>
<p>Meski merasa dirugikan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> mengaku tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut ke ranah hukum.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menilai antara dirinya dan media merupakan hubungan yang saling membutuhkan.</p>
<p>Oleh karena itu, ia meminta agar media lebih berhati-hati dan melakukan konfirmasi sebelum memuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> maupun identitas seseorang dalam sebuah pemberitaan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7223_Terseret-Kasus-Promosi-Arisan-Bodong--Ratu-Felisha--Bukan-Aku--tapi-Ratu-Felisha-Influencer.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28335/terseret-kasus-promosi-arisan-bodong-ratu-felisha-bukan-aku-tapi-ratu-felisha-influencer/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Akui Pernah Pakai Susuk, Nunung Srimulat: Nggak Ada Perubahan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Akui Pernah Pakai Susuk, Nunung Srimulat: Nggak Ada Perubahan]]></title>
            <description><![CDATA[Komedian Nunung Srimulat mengakui kalau pernah memakai susuk. Namun, dia menyebut tak mengerti arti maupun tujuan dari sesuatu yang dipasang di dirinya itu.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), pengakuan Nunung ini tersaji]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komedian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> Srimulat mengakui kalau pernah memakai susuk. Namun, dia menyebut tak mengerti arti maupun tujuan dari sesuatu yang di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a> di dirinya itu.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), pengakuan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> ini tersaji di YouTube Malam Mencekam.</p>
<p>"Sebetulnya dulu tuh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu kan nggak tau artinya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu untuk apa nggak tau ya," kata Nunung.</p>
<p>Ceritanya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> tidak memasang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> secara khusus untuk mengejar popularitas. Ia mengaku dirinya pernah diajak berkumpul bersama sejumlah orang.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, ternyata ada seseorang yang disebut sebagai "mbah" dan melakukan pemasangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> melalui sebuah ritual.</p>
<p>Menariknya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> tidak datang dengan niat khusus untuk memasang susuk. Ia bahkan mengaku tidak merasa membutuhkan benda tersebut untuk memikat lawan jenis.</p>
<p>"Pada dasarnya saya dulu ya, nggak sombong ya, saya waktu remaja kan saya juga nggak jelek-jelek banget ya," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> lagi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> bahkan mengatakan sudah cukup banyak orang yang menyukainya ketika masih remaja.</p>
<p>Karena itu, keputusan menerima <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> tersebut lebih karena ketidaktahuannya mengenai apa yang sebenarnya sedang dilakukan.</p>
<p>"Sebenernya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu saya nggak ngerti," lanjutnya.</p>
<p>Saat berada dalam perkumpulan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> baru mengetahui bahwa ada seseorang yang bisa memasangkan susuk. Ia kemudian ditawari untuk ikut menjalani proses tersebut.</p>
<p>"Terus dia ngeliat saya pas udah terakhir, &#039;kamu mau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> nggak?&#039;, &#039;yaudah saya mau,&#039; saya gitu," aku Nunung.</p>
<p>Ia kemudian merasakan sensasi seperti jarum yang ditempelkan pada bagian wajahnya.</p>
<p>"Saya memang terasa kayak ada jarum tapi cuman berapa mili kecil banget, ditempelin gini (ke pipi) kerasa sakit gitu terasa terus hilang," ungkapnya.</p>
<p>Alih-alih mengalami perubahan besar, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> justru merasa kehidupannya berjalan seperti biasa.</p>
<p>Ia mengaku tidak merasakan adanya perubahan berarti setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> tersebut dipasang.</p>
<p>"Nggak ada perubahan, ngetop juga nggak waktu itu," jelas Nunung.</p>
<p>Hal lain yang baru diketahuinya kemudian adalah soal pantangan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> mengaku tidak diberi tahu secara jelas mengenai makanan yang seharusnya dihindari setelah pemasangan susuk.</p>
<p>"Nggak boleh makan kolang-kaling, pisang emas, dan daun kelor. Lah kolang-kaling itu kesukaan saya, apalagi pisang emas. Jadi aku nggak tau kalo itu pantangannya, nggak tau itu saya makan itu dia lepas apa nggak saya nggak tau," katanya.</p>
<p>Kisah tersebut kemudian berlanjut ketika ada seseorang yang mengetahui soal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> dan menduga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> masih menggunakannya.</p>
<p>Ia kemudian ditawari untuk menjalani proses pelepasan susuk. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> akhirnya menerima tawaran tersebut.</p>
<p>Setelah proses itu dilakukan, ia menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> yang pernah di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a> ketika masih muda sudah dilepas dan tidak lagi ada pada dirinya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3723_Akui-Pernah-Pakai-Susuk--Nunung-Srimulat--Nggak-Ada-Perubahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28334/akui-pernah-pakai-susuk-nunung-srimulat-nggak-ada-perubahan/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Syuting Bareng Dua Pembalap Ferrari, Pevita Pearce: Kebayang Kan Serunya Kaya Apa</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Syuting Bareng Dua Pembalap Ferrari, Pevita Pearce: Kebayang Kan Serunya Kaya Apa]]></title>
            <description><![CDATA[Aktris Pevita Pearce sedang berbinar. Dia mendapat kesempatan hadir di Sirkuit Monza, Italia, plus syuting bareng dua pembalap Formula 1 dari tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.Melansir berbagai sumber, Sabt]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Aktris <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> sedang berbinar. Dia mendapat kesempatan hadir di Sirkuit Monza, Italia, plus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> bareng dua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembalap/" target="_blank">pembalap</a> Formula 1 dari tim Scuderia Ferrari, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), momen tersebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> bagikan langsung di akun Instagramnya.</p>
<p>"Monza, we finally meet and even more," tulis bintang film Sri Asih itu.</p>
<p>Kesempatan ini datang bersamaan dengan pekerjaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> menjalani proyek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> yang kebetulan mempertemukannya langsung dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.</p>
<p>"Kebayang kan serunya kaya apa," tambah Pevita Pearce.</p>
<p>Dalam potret yang diunggah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> tampil kasual namun tetap stylish dengan atasan tanpa lengan warna oranye yang dipadukan rok kulit panjang berwarna cokelat karamel serta heels senada.</p>
<p>Ia berdiri berdampingan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> yang mengenakan hoodie merah Scuderia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ferrari/" target="_blank">Ferrari</a> lengkap dengan logo-logo sponsor tim, dipadukan celana panjang navy dan sneakers putih.</p>
<p>Keduanya berpose santai menghadap kamera dengan latar area sirkuit bernuansa abu-abu, menampilkan suasana informal di balik layar sebuah kegiatan syuting.</p>
<p>Pada keterangan foto, Pevita menulis "A reminder, dreams do come true" tulisnya sebagai caption utama.</p>
<p>Pevita turut menceritakan pengalamannya menjalani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> seharian penuh bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.</p>
<p>Ia mengaku terkesan dengan etos kerja dan fokus yang ditunjukkan kedua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembalap/" target="_blank">pembalap</a> top tersebut selama proses pengambilan gambar berlangsung.</p>
<p>"Setelah seharian bareng Lewis dan Charles, satu hal yang paling terasa buat aku adalah energi mereka. Cara mereka bekerja, fokus, dan terus push themselves really shows what it means to Siap All In," pungkas Pevita Pearce.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_960_Syuting-Bareng-Dua-Pembalap-Ferrari--Pevita-Pearce--Kebayang-Kan-Serunya-Kaya-Apa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28333/syuting-bareng-dua-pembalap-ferrari-pevita-pearce-kebayang-kan-serunya-kaya-apa/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id PersonelSatresnarkoba Polrestabes Medan terlibat aksi kejarkejaran dengan mobilpengangkut 93 kilogram ganja di jalanan Kota Medan.Pelarian duapemuda asal Aceh ini berakhir setelah polisi menabrak dan mengepung mobilpelaku h]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -PersonelSatresnarkoba Polrestabes Medan terlibat aksi kejar-kejaran dengan mobilpengangkut 93 kilogram ganja di jalanan Kota Medan.</p>
<p class="MsoNormal">Pelarian duapemuda asal Aceh ini berakhir setelah polisi menabrak dan mengepung mobilpelaku hingga terpaksa meletuskan tembakan peringatan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Aksikejar-kejaran terjadi di Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, pada Jumat, 14Agustus lalu. Polisi yang sebelumnya mengintai mobil minibus berwarna hitam,menduga kendaraan tersebut mem<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bawa-ganja/" target="_blank">bawa ganja</a> dalam jumlah besar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat menyadaridibuntuti petugas, pelaku langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi kemudianmenabrak mobil pelaku untuk menghentikan laju kendaraan. Namun, upaya tersebuttak membuat pelaku menyerah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pelariankembali dilakukan hingga polisi mengepung mobil dari sejumlah arah. Petugas yang mengendarai mobil dan sepedamotor menutup akses pelarian. Sejumlah tembakan peringatan ke udara pundilepaskan hingga akhirnya dua pelaku menyerah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Keduanya masing-masing berinisial AR dan K, pemudaasal Aceh. Dari dalam mobil, polisi menemukan lima karung goni berisi ganjakering dengan total berat mencapai 93 kilogram.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli YusufNugraha, Sabtu (22/8/2026), menyebutkan ganja tersebut dibawa dari Aceh danrencananya akan dikirim ke kawasan Tembung, Kabupaten Deliserdang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasuspenggerebekan sarang narkoba di jalur kereta api Bandara Medan-Kualanamu padaawal Agustus lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari kasus tersebut, polisi mendapat informasi adanyapengiriman ganja dalam jumlah besar. Petugas kemudian melakukan pengintaian dijalur lintas Medan-Aceh, kawasan Dairi yang berbatasan dengan Aceh.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pengintaian berlangsung selama sembilan jam, sebelummobil pelaku akhirnya terdeteksi dan dikejar hingga Jalan Abdul Haris Nasution,Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi kini masih memburu pemasok sekaligus pengendalijaringan tersebut. Identitas pengendali disebut sudah diketahui.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8783_Kejar-kejaran-di-Medan--Polisi-Tabrak-Mobil-Pembawa-Ganja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28337/kejarkejaran-di-medan-polisi-tabrak-mobil-pembawa-ganja/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nikita Mirzani Dekat dengan Pacar Sarwendah, Beri Utang hingga Rp200 Juta</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nikita Mirzani Dekat dengan Pacar Sarwendah, Beri Utang hingga Rp200 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Kabar mengejutkan muncul dari Nikita Mirzani. Sang artis ternyata dekat dengan pacar Sarwendah, Giorgio Antonio.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), Nikita Mirzani saat ini memang masih mendekam dalam penjara. Namun, akun]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kabar mengejutkan muncul dari Nikita Mirzani. Sang artis ternyata dekat dengan pacar Sarwendah, Giorgio Antonio.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> saat ini memang masih mendekam dalam penjara. Namun, akun Instagramnya tetap aktif dan dikelola oleh orang kepercayaannya.</p>
<p>Melalui akun tersebutlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> menunjukkan kedekatannya dengan Giorgio Antonio.</p>
<p>"CEO @giorgioantonioc masih ingat nggak? Beberapa tahun lalu, waktu lu punya masalah karena ketahuan beli sinte lewat Instagram, ka Niki yang bantuin lu," tulis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun tersebut.</p>
<p>Dalam unggahan Instagram Story pada Kamis (20/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> pun mengingatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> mengenai bantuan yang pernah diberikan.</p>
<p>Admin menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> menjadi salah satu orang yang mem<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantu/" target="_blank">bantu</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> saat dirinya berada dalam masalah, termasuk dengan meminjamkan uang sebesar Rp200 juta.</p>
<p>"Ka Niki bantuin lu waktu lu lagi susah, tanpa banyak pertimbangan," tambah sang admin.</p>
<p>Admin kemudian menceritakan bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> saat itu disebut tertangkap di sebuah apartemen.</p>
<p>Menurut unggahan tersebut, Giorgio sempat melarikan diri melalui tangga darurat dan pergi ke Bandung sebelum akhirnya kembali ditangkap.</p>
<p>"Jadi sekarang ka Niki cuma minta satu hal: tolong hargai bantuan yang dulu pernah ka Niki kasih dan selesaikan utang lu," lanjut admin.</p>
<p>Unggahan tersebut ditutup dengan keterangan "Managed by Admin", yang menegaskan tulisan itu dibuat oleh pengelola akun, bukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> secara langsung.</p>
<p>Tak hanya menyinggung soal utang, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun Nikita juga menjawab pertanyaan warganet mengenai lokasi Giorgio ketika ditangkap dalam kasus tersebut.</p>
<p>Admin menyebut Giorgio ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya.</p>
<p>"Banyak yang tanya, Gio CEO alias pacarnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sarwendah/" target="_blank">Sarwendah</a> itu ditangkap dan ditahan di mana? Biar nggak simpang siur dan nggak muncul cerita dari berbagai versi. Aku jawab sekalian ya. Gio ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya," tegas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> dalam unggahan berikutnya.</p>
<p>Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> diketahui masih menjalani hukuman penjara terkait kasus perseteruannya dengan Reza Gladys.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> sebelumnya dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Karena itu, pernyataan mengenai utang Giorgio yang beredar melalui Instagram Story tersebut disampaikan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun resmi Nikita, bukan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> secara langsung.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6826_Nikita-Mirzani-Dekat-dengan-Pacar-Sarwendah--Beri-Utang-hingga-Rp200-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28332/nikita-mirzani-dekat-dengan-pacar-sarwendah-beri-utang-hingga-rp200-juta/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua min]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua minggu sekali itu dinilai mulai meningkatkan aktivitas ekonomidan membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.</p>
<p><p data-start="426" data-end="590"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota-Medan/" target="_blank">Wali Kota Medan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas/" target="_blank">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> mengatakan peningkatan transaksi pada setiap pelaksanaan CFN menunjukkan potensi ekonomi kawasan tersebut terus berkembang.</p>
<p data-start="592" data-end="725">"Ini mengartikan juga potensi ekonominya meningkat," kata Rico Waas saat ditemui wartawan di rumah dinasnya, Jumat (21 Agustus 2026).</p>
<p data-start="727" data-end="978">Menurut Rico, CFN merupakan bagian dari strategi Pemko Medan membangun ekosistem wisata dan ekonomi di kawasan Kesawan. Kawasan tersebut masuk dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kawasan-Strategis-Pariwisata/" target="_blank">Kawasan Strategis Pariwisata</a> (KSP) 1 yang menjadi bagian dari perencanaan pengembangan Kota Tua Medan.</p>
<p data-start="980" data-end="1228">Pengembangan kawasan, kata Rico, tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemko Medan juga berupaya mengintegrasikan transportasi, signage, UMKM, pelaku bisnis hingga business matching agar terbentuk ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.</p>
<p data-start="1230" data-end="1545">"Ini untuk aktivasi agar nantinya masyarakat aware ataupun memahami ini adalah daerah wisata, daerah tempat berkumpulnya masyarakat," ujar Rico Waas didampingi Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, serta Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Hendra Ridho Gunawan Siregar.</p>
<p data-start="1547" data-end="1850">Berbeda dengan Car Free Day yang digelar setiap Minggu dan lebih banyak diisi aktivitas olahraga, CFN diarahkan untuk mengangkat kebudayaan dan kreativitas masyarakat. Panggung-panggung yang tersedia menjadi ruang bagi penampilan budaya lokal, musik anak muda, komunitas serta berbagai kegiatan kreatif.</p>
<p data-start="1852" data-end="2146">Rico menyebutkan, pengunjung CFN tidak hanya berasal dari Kota Medan. Masyarakat dari sejumlah daerah seperti Deli Serdang, Kisaran, Serdang Bedagai hingga Tebing Tinggi juga turut datang. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan mulai terbentuknya pusat aktivitas baru di kawasan pusat Kota Medan.</p>
<p data-start="2148" data-end="2391">Lapangan Merdeka juga menjadi bagian penting dalam pengembangan KSP 1. Selain menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berkumpul, kawasan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan kenegaraan, agenda Pemko Medan maupun kegiatan pihak swasta.</p>
<p data-start="2393" data-end="2684">Namun, Rico menegaskan pengembangan kawasan Kesawan harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian bangunan dan nilai sejarah. Ia mencontohkan Pos Bloc yang direvitalisasi dengan tetap mempertahankan karakter bangunan cagar budaya sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi dan UMKM.</p>
<p data-start="2686" data-end="2829">"Bangunan cagar budaya tetap harus dijaga, tetapi fungsi ekonominya juga bisa diaktifkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.</p>
<p data-start="2831" data-end="3066">Rico menambahkan, pembangunan bisnis baru di kawasan Kesawan tidak boleh mengubah bentuk maupun karakter bangunan cagar budaya. Pemko Medan akan mengarahkan pengembangan kawasan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta.</p>
<p data-start="3068" data-end="3302">Di sisi lain, Pemko Medan terus mendorong peningkatan kelas UMKM karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Produk lokal, menurut Rico, memiliki kualitas, keunikan dan cita rasa yang dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.</p>
<p data-start="3304" data-end="3540">Karena itu, pemerintah mendorong pelaku UMKM mendapatkan pelatihan, akses pembiayaan dari perbankan hingga perluasan pemasaran. Pemko Medan juga menyediakan ruang etalase dan inkubasi untuk membantu pelaku usaha mengembangkan produknya.</p>
<p data-start="3542" data-end="3787">Melalui kegiatan Gelar UMKM daerah atau Musda, berbagai produk dari klaster usaha lokal diperkenalkan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menyusun strategi pengembangan produk dan memperluas pasar.</p>
<p data-start="3789" data-end="3966">Rico mengatakan perluasan pasar juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Sejumlah produk UMKM unggulan Kota Medan bahkan telah mendapatkan ruang etalase di Uniqlo.</p>
<p data-start="3968" data-end="4111">Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, ikut mempromosikan destinasi wisata, kegiatan kota dan produk UMKM lokal melalui media sosial.</p>
<p data-start="4113" data-end="4366">"Semakin banyak yang mempromosikan, semakin banyak orang yang mengetahui potensi Kota Medan. Kita ingin produk lokal dan destinasi wisata Medan tidak hanya dikenal masyarakat kota ini, tetapi juga masyarakat di luar Medan dan Sumatera Utara," kata Rico.</p>
<p data-start="4368" data-end="4652">Dengan penguatan CFN, pengembangan KSP 1, pelestarian kawasan bersejarah serta perluasan pasar UMKM, Pemko Medan berharap Kesawan tidak hanya menjadi kawasan wisata, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan ruang publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4164_Car-Free-Night-Kesawan-Dorong-Ekonomi-UMKM--Rico-Waas-Perkuat-Ekosistem-Wisata-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28331/car-free-night-kesawan-dorong-ekonomi-umkm-rico-waas-perkuat-ekosistem-wisata-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok Pajak Bumi dan Bangunan (Pojok PBB) dalam rangkaian Medan DigiFest 2026 di Lapangan Merdeka Kota Medan, SabtuMinggu, 22&ampndash23 Agustus 2026.Kehad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak-Bumi-dan-Bangunan/" target="_blank">Pajak Bumi dan Bangunan</a> (Pojok PBB) dalam rangkaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> Kota Medan, Sabtu-Minggu, 22&ndash;23 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="308" data-end="489">Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> menjadi upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban membayar PBB.</p>
<p data-start="491" data-end="671">Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> untuk memperoleh informasi perpajakan sekaligus melakukan pembayaran secara langsung.</p>
<p data-start="673" data-end="954">"Melalui Pojok PBB, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam memperoleh informasi dan pelayanan perpajakan, tetapi juga dapat langsung melakukan pembayaran PBB. Kami ingin memastikan pelayanan pajak semakin mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat," ujar M. Agha Novrian.</p>
<p data-start="956" data-end="1221">Dalam layanan tersebut, pembayaran PBB dapat dilakukan secara tunai maupun digital menggunakan QRIS. Khusus pembayaran melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> selama kegiatan berlangsung, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan hadiah minyak goreng dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p data-start="1223" data-end="1469"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> juga memberikan program penghapusan denda PBB selama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> berlangsung. Kebijakan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang masih memiliki tunggakan untuk segera menyelesaikan kewajiban perpajakannya.</p>
<p data-start="1471" data-end="1782">"Kami mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan kesempatan ini. Selain mendapatkan kemudahan pelayanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan penghapusan denda PBB selama kegiatan berlangsung. Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik," jelas Agha.</p>
<p data-start="1784" data-end="2000">Menurut Agha, kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara juga sejalan dengan upaya mendorong digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.</p>
<p data-start="2002" data-end="2299"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, kreatif dan interaktif untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, mulai dari workshop, talkshow, kompetisi hingga berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, generasi muda dan masyarakat.</p>
<p data-start="2301" data-end="2456">Agha menilai momentum tersebut menjadi kesempatan bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> untuk terus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam pelayanan perpajakan.</p>
<p data-start="2458" data-end="2732">"Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong pembayaran pajak secara digital agar masyarakat dapat memenuhi kewajibannya dengan lebih praktis dan transparan," katanya.</p>
<p data-start="2734" data-end="2858">Ia mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan layanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> selama pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di Lapangan Merdeka.</p>
<p data-start="2860" data-end="3102">"Silakan datang ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> pada 22&ndash;23 Agustus. Manfaatkan Pojok PBB, selesaikan kewajiban pajaknya, dan nikmati berbagai rangkaian kegiatan Medan DigiFest. Pajak Anda, Bangun Medan, karena Medan untuk Semua," pungkas M. Agha Novrian.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4863_Pojok-PBB-Hadir-di-Medan-DigiFest-2026--Bapenda-Medan-Permudah-Pembayaran-Pajak-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28330/pojok-pbb-hadir-di-medan-digifest-2026-bapenda-medan-permudah-pembayaran-pajak-digital/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak]]></title>
            <description><![CDATA[Minuman cokelat bernutrisi hadir dengan DHA untuk menjawab kebutuhan anak usia sekolah sekaligus pilihan rasa yang mereka sukai.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Memasuki usia sekolah dasar, kebiasaan makan dan minum anak mulai berubah. Pada rentang usia 7 hingga 12 tahun, tidak sedikit anak yang mulai enggan mengonsumsi susu dan justru lebih tertarik pada minuman dengan rasa yang mereka anggap menyenangkan, termasuk cokelat.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Di satu sisi, anak membutuhkan asupan nutrisi untuk menunjang aktivitas dan pertumbuhan. Di sisi lain, orang tua harus mencari pilihan yang tetap disukai anak tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi penting bagi perkembangan otak.</p>
<p>Salah satu perhatian utama adalah DHA. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016, sekitar delapan dari 10 anak Indonesia berusia 4&ndash;12 tahun disebut memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.</p>
<p>DHA sendiri merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung fungsi otak. Kebutuhannya menjadi semakin relevan pada usia sekolah ketika anak menghadapi berbagai aktivitas belajar yang membutuhkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan menerima informasi.</p>
<p>Melihat tantangan tersebut, PT Mayora Indah Tbk menghadirkan Champion, minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> yang diklaim sebagai minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> pertama di Indonesia yang diperkaya DHA.</p>
<p>Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan produk tersebut dikembangkan berdasarkan persoalan yang kerap dihadapi keluarga.</p>
<p>"Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah," ujar Haruman Rustandi.</p>
<p>Menurut Haruman, gagasan menghadirkan produk tersebut berangkat dari kebutuhan untuk mempertemukan cita rasa yang disukai anak dengan nutrisi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> lahir dari pemahaman mendalam tentang tantangan ini," katanya.</p>
<p>Produk tersebut memadukan rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt dengan DHA dan sejumlah nutrisi yang ditujukan untuk melengkapi kebutuhan harian anak usia sekolah. Konsepnya dibuat agar minuman bernutrisi tidak harus identik dengan pilihan yang kurang menarik bagi anak.</p>
<p>Kandungan DHA menjadi salah satu pembeda yang ditonjolkan. Selain itu, produk ini menawarkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan fisik anak yang aktif serta cita rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt yang dirancang agar lebih mudah diterima anak.</p>
<p>Haruman menegaskan bahwa rasa dan nutrisi seharusnya tidak ditempatkan sebagai dua pilihan yang berlawanan.</p>
<p>"Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda," ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran produk tersebut diharapkan dapat membantu orang tua menghadirkan alternatif minuman yang menyenangkan sekaligus memiliki nilai nutrisi dalam keseharian anak.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan berdampingan, dan anak-anak Indonesia layak mendapatkan keduanya sekaligus," kata Haruman.</p>
<p>Peluncuran ini sekaligus membawa misi yang lebih luas, yakni mendukung kebutuhan nutrisi generasi usia sekolah. Dengan memberikan perhatian terhadap kecukupan nutrisi, termasuk DHA, sejak masa pertumbuhan, orang tua diharapkan dapat lebih mudah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.</p>
<p>Bagi keluarga yang menghadapi fase ketika anak mulai meninggalkan susu, kehadiran minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> bernutrisi ini menawarkan pendekatan berbeda: mempertahankan pengalaman minum yang disukai anak sembari menghadirkan tambahan nutrisi dalam satu sajian.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4581_Anak-Mulai-Ogah-Minum-Susu--Ini-Solusi-Baru-yang--Enak-untuk-Nutrisi-Otak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28329/anak-mulai-ogah-minum-susu-ini-solusi-baru-yang-enak-untuk-nutrisi-otak/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 01:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).</p>
<p>Bantuan tersebut diberikan agar warga tidak lagi terbebani biaya tambahan untuk memperbaiki rumah mereka.</p>
<p>Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana tidak boleh hanya berupa sebagian material bangunan yang justru membebani warga untuk menutupi kekurangan biaya perbaikan.</p>
<p>Ia menilai skema bantuan yang hanya menyediakan sebagian kebutuhan material tidak efektif karena mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.</p>
<p>"Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru," tuturnya.</p>
<p>Saat meninjau lokasi, Bobby juga menemukan sejumlah warga sebelumnya menerima bantuan material bangunan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah.</p>
<p>Karena itu, Pemprovsu memutuskan mengambil alih penanganan dan memastikan rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat maupun kehilangan atap diperbaiki secara tuntas.</p>
<p>Bobby juga meminta jajaran pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dalam penyaluran bantuan kebencanaan ke depan.</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana berbeda dengan bantuan stimulan reguler yang hanya bertujuan membantu sebagian kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah harus bisa selesai semuanya," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Suka-Maju/" target="_blank">Suka Maju</a> dan Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Berdasarkan data BPBD Sumut, sebanyak 167 unit rumah terdampak bencana tersebut.</p>
<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur juga melihat langsung kondisi rumah-rumah yang rusak, berdialog dengan warga terdampak, menyerahkan bantuan bahan material bangunan, serta menyalurkan bantuan sembako kepada para korban. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5416_Pemprovsu-Bangun-Kembali-Rumah-Korban-Puting-Beliung-di-Medan-Johor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28327/bobby-akan-bangun-kembali-rumah-korban-puting-beliung-di-medan-johor/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah.</p>
<p>Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan berbasis desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendorong pengentasan kemiskinan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> Tumanggor saat memimpin rapat penjaringan desa dan kelurahan calon penerima Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> menjelaskan, Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprovsu mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi dilakukan secara terpadu dan berbasis kawasan. Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis desa.</p>
<p>"Program akan didukung melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprovsu dengan nilai intervensi yang sekitar Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar, untuk kawasan yang memenuhi kriteria," ucap Timur.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan indeks desa. Dari ribuan desa di Sumut, masih terdapat desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal yang membutuhkan intervensi pembangunan.</p>
<p>"Bagaimana kita membantu tugas Pak Gubernur mewujudkan impian Kampung Sumut Berkah ini terlaksana di Sumatera Utara. Setidaknya desa yang sangat tertinggal bisa naik kelas, dari tertinggal menjadi berkembang, dan kalau memungkinkan menjadi desa maju," jelasnya.</p>
<p>Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> mendorong pemerintah kabupaten/kota segera mengusulkan desa dan kelurahan potensial untuk mengikuti proses penjaringan program tersebut. Berdasarkan Data Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, dari 5.417 desa di Sumut, sebanyak 364 desa berstatus mandiri, 1.296 desa maju, 2.529 desa berkembang, 707 desa tertinggal, dan 521 desa sangat tertinggal.</p>
<p>"Jadi kita berharap Kabupaten/Kota se-Sumut bisa mengirimkan Desa/Kelurahan potensial untuk ikut dalam penjaringan ini," harapnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> juga menegaskan bahwa Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.</p>
<p>Menurutnya, keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara terpadu.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Muhamad Suib mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan desa, dari intervensi sektoral menjadi transformasi kawasan.</p>
<p>Dalam proses pengajuan, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki peran penting. Desa atau kelurahan calon penerima tidak mengajukan proposal secara langsung kepada Pemprovsu, melainkan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota yang selanjutnya melakukan pendampingan, pembinaan, memastikan kelengkapan proposal, serta kesiapan rencana transformasi kawasan.</p>
<p>"Potensi lokal, kondisi masyarakat, ekonomi, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga akses pasar menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam proses penjaringan," jelasnya.</p>
<p>Suib menjelaskan, proposal yang diajukan nantinya akan diverifikasi oleh tim penjaringan yang terdiri atas lintas OPD dan tenaga ahli. Dokumen proposal antara lain harus memuat profil desa, analisis SWOT, potensi desa, konsep pengembangan, rencana program kegiatan, serta rencana penggunaan anggaran.</p>
<p>Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam rapat, penjaringan proposal diperpanjang hingga akhir Agustus 2026. Selanjutnya, verifikasi awal dilakukan pada awal September, sedangkan verifikasi faktual atau kunjungan lapangan direncanakan berlangsung pada 5 September hingga 5 Oktober 2026.</p>
<p>Setelah proses verifikasi dan penilaian, desa atau kelurahan calon penerima akan ditetapkan pada Oktober 2026. Penetapan secara simbolis direncanakan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p>
<p>Pelaksanaan pembangunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah direncanakan mulai 2027. Anggaran program akan dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2027 melalui mekanisme BKK.</p>
<p>Pemprovsu berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota segera mendorong desa dan kelurahan yang memiliki potensi untuk mengikuti proses penjaringan.</p>
<p>"Harapannya, program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan desa di Sumatera Utara," katanya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_352_Pemprovsu-Siapkan-Bantuan-Khusus-Hingga-Rp50-Miliar-Untuk-Kampung-Kreatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28325/pemprovsu-siapkan-bantuan-khusus-hingga-rp50-miliar-untuk-kampung-kreatif/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Angg]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Kesepakatan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> bersama pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus, Sutarto, Ihwan Ritonga dan Salman Alfarisi di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Dalam dokumen struktur Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp12,923 Triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 yang ditetapkan sebesar Rp11,664 Triliun.</p>
<p>Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 diproyeksikan mencapai Rp13,356 Triliun, naik dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,678 Triliun.</p>
<p>Dengan struktur tersebut, defisit anggaran dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sekitar Rp432,487 .iliar. Defisit tersebut selanjutnya ditutup melalui pembiayaan daerah.</p>
<p>Pada sisi pembiayaan, pembiayaan daerah dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sebesar Rp417,991 Miliar. Sementara itu, masih terdapat selisih lebih pembiayaan anggaran daerah tahun berkenaan (SILPA) sebesar Rp14,495 Miliar.</p>
<p>Dokumen tersebut juga mencatat adanya perubahan signifikan pada struktur pendapatan daerah. Pendapatan daerah yang semula dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,664 Triliun meningkat menjadi Rp12,923 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,259 Triliun.</p>
<p>Dari sisi belanja, anggaran meningkat dari Rp11,678 Triliun menjadi Rp13,356 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,677 Triliun.</p>
<p>Kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> ini menjadi landasan bagi Pemprovsu dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dalam melanjutkan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026. Dokumen tersebut memuat asumsi dasar penyusunan perubahan APBD, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.</p>
<p>Selain itu, perubahan kebijakan anggaran juga mencakup pemberian tambahan penghasilan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang akan menjadi bagian dari pembahasan dalam penyusunan PPAS Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026.</p>
<p>Dalam nota kesepakatan disebutkan, perubahan pendapatan, belanja maupun pembiayaan daerah masih dapat mengalami penyesuaian seiring dinamika pembahasan antara DPRD dan Pemprovs Sumut.</p>
<p>Kesepakatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memastikan perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara.</p>
<p>Dengan disepakatinya KUA-PPAS, tahapan pembahasan anggaran kini berlanjut pada penyusunan dan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1732_DPRD-dan-Pemprov-Sumut-Sepakati-P-APBD-2026--Pendapatan-Diproyekai-Rp12-92-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28328/dprd-dan-pemprov-sumut-sepakati-papbd-2026-diproyeksi-rp1292-triliun/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kay]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kehutanan/" target="_blank">Kehutanan</a> Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kayu berinisial B.</p>
<p>Tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> tersebut dinilai semena-mena dan merugikan kehidupan sang sopir hingga terkesan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).</p>
<p>Hal itu terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) gabungan yang digelar di ruangan Komisi D DPRD Sumut, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi D, Ir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a> Harahap MBA didampingi sejumlah anggota diantaranya Benny Sihotang, Luhut Simanjuntak, Rahmat Rayyan Nasution, Mangapul Purba, Aswin Parinduri, Viktor Silaen dan Delvin Barus.</p>
<p>Dalam rapat itu terungkap bahwa sopir pengangkut kayu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.</p>
<p>Adapun isi dalam dasar hukum dimaksud adalah setiap orang yang melakukan pengangkutan kayu hasil hutan wajib memiliki dokumen berupa surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Akan tetapi, dalam rapat itu terungkap bahwa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> ternyata belum memeriksa apakah kayu yang diangkut oleh sopir tersebut merupakan kayu ilegal atau diambil dari hutan yang dilarang.</p>
<p>"Apa dasar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> langsung menetapkan sopir sebagai tersangka. Sebab dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka itu harus berdasarkan fakta, bukan hanya berdasarkan keterangan ahli dan dokumen," cetus Yahdi dan Benny Sihotang.</p>
<p>"Kalian menetapkan tersangka kepada sopir truk ini, karena membawa kayu hasil hutan dan ilegal. Apakah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> sudah memastikan kayu yang didalam truk itu kayu ilegal dan diambil dari hutan. Kalau dari hutan, dari hutan mana kayu itu ditebangnya,&quot; sambung Mangapul dan Benny.</p>
<p>Tak hanya itu, Komisi D juga mempertanyakan penyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengapa terkesan berani menetapkan tersangka kepada sopir truk tanpa memastikan terlebih dahulu memastikan bahwa kayu yang diangkut itu merupakan kayu ilegal dan dari hutan lindung.</p>
<p>Kemudian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benny-Sihotang/" target="_blank">Benny Sihotang</a> dari Fraksi Gerindra menambahkan bahwa seharusnya penyidik dan pimpinan Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> memiliki hati dan berdasarkan fakta dalam menetapkan sopir sebagai tersangka.</p>
<p>&quot;Sopir ini disuruh dan hanya mendapatkan perintah dari pengirim. Lagi pula, sopir ini bukan untuk cari kaya, dia hanya mendapatkan gaji atau upah. Disini juga jelas dokumennya, siapa pengirim, siapa penerima, dikirim kemana, bahkan ongkosnya juga tertera disini. Namun, mengapa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> begitu cepat menetapkan sopir sebagai tersangka tanpa memastikan terlebih dahulu kayu itu kayu dari hutan dan ilegal? jika kayu itu bukan kayu ilegal itu bagaimana? <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> dan Korwas harus bertanggungjawab,&quot; terangnya.</p>
<p>Mendengar hal itu, Sunarya penyidik dari Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengatakan mereka sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka.</p>
<p>&quot;Kami sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka. Jika ada yang kami lakukan tidak sesuai dengan prosedur, kalau ada kekeliruan yang kami lakukan. Ada ranahnya, kami sudah sesuai dengan aturan dan sudah terfaktakan,&quot; ucapnya.</p>
<p>Namun, Sunarya mengaku belum mengecek apakah kayu itu hasil ilegal dan merupakan kayu hutan lindung atau tidak.</p>
<p>&quot;Kami belum mengecek kebenaran itu. Tapi, untuk penetapan tersangka terhadap B sudah sesuai prosedur. Kami sudah melakukan gelar perkara dengan Korwas PPNS Polda Sumut. Kami juga akan mengecek kayu itu berasal dari hutan dimana,&quot; terangnya.</p>
<p>Penjelasan Sunarya langsung disambut Anggota Komisi D dari Fraksi Gerindra, Luhut Simanjuntak, yang mempertanyakan sikap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> yang dikabarkan juga turut menyita telepon selular sang sopir.</p>
<p>"Jadi apa dasar bapak menyita HP sopir tersebut, sehingga dia tidak bisa komunikasi, baik dengan keluarga maupun atasannya. Sebab dia bukan kasus pembunuhan," tukasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Delvin Barus dari Fraksi PDI Perjuangan, yang menyesalkan kinerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> terkesan sembarangan sehingga merugikan orang lain.</p>
<p>"Apa bapak tidak berpikir bahwa mempersangkakan orang lain (Sopir) tersebut sesungguhnya dia telah menjadi korban, anak, isteri hingga keluarganya pasti diejek oleh masyarakat. Padahal dia hanya sebatas sopir yang belum tentu bersalah.dalam.hal.ini. Namun bapak harus ingat, saya juga pernah mengatasi kasus seperti ini, dimana jika tindakan bapak ini salah maka bapak harus siap membayar ganti ruginya," bebernya.</p>
<p>Untuk itu Yahdi dalam pertemuan menyimpulkan dalam kasus tersebut jangan sampai terjadi penzoliman.</p>
<p>"Maka dari itu kita minta kasus ini agar diselesaikan dengan sebaik baiknya, perlu dilakukan pengecekan secara teliti dan tuntas apakah itu kayu legal atau ilegal Begitu juga kita minta agar mobil yang ditahan juga bisa dipergunakan atau dilepas (pinjam pakai), agar bisa dipergunakan untuk aktivitas usaha lainnya bagi pemilik mobil," sebutnya.mengakhiri dan menutup rapat.</p>
<p>Sementara itu, Sunarya saat ditanya oleh wartawan seputar hasil rapat, dirinya terkesan irit bicara. Begitu juga saat ditanya soal mobil yang hingga kini masih ditahan dan tidak diperbolehkan pinjam pakai.</p>
<p>"Maaf sepertinya sudah cukup apa yang dibicarakan di rapat tadi. Untuk mobil tersebut apakah bisa dilepas. Saya akan izin dulu ke pimpinan yakni pak Hari," katanya.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, B merupakan sopir truk dan akan mengantarkan kayu itu ke daerah Kota Binjai, dia di tangkap di kawasan Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang Sumut, 23 Juli 2026. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7678_Asal-Usul-Kayu-Belum-Diperiksa--DPRD-Sumut-Prihatin-Gakkum-Langsung-Tetapkan-Sopir-Truk-Sebagai-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28326/asal-usul-kayu-belum-diperiksa-dprd-sumut-prihatin-gakkum-langsung-tetapkan-sopir-truk-sebagai-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahun.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> usai menghadiri Rapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Paripurna/" target="_blank">Paripurna</a> DPRD Sumut terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut tentang Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut 2026.</p>
<p>Dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Gubernur terhadap Ranperda Perlindungan Konsumen dan Ranperda Kepemudaan, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Usai rapat paripurna, Bobby kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fisik di seluruh daerah. Hal ini mengingat waktu telah mendekati September 2026 atau akhir triwulan III, sehingga capaian realisasi pembangunan menjadi catatan penting menjelang akhir tahun.</p>
<p>"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan (pembangunan) fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun. Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca (musim hujan)," tegasnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mengatakan, percepatan pembangunan juga dilakukan melalui peninjauan langsung ke berbagai wilayah di Sumut. Bersama Wakil Gubernur Surya dan jajaran, dirinya saat ini tengah meninjau wilayah Kepulauan Nias untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.</p>
<p>"Yang pasti kita rancang sebelum akhir tahun ini, akan berkantor di wilayah lainnya (setelah Kepulauan Nias)," katanya.</p>
<p>Selain Kepulauan Nias, Bobby menyebut dirinya bersama jajaran Pemprovsu akan berkantor di sejumlah wilayah lain, seperti Tabagsel, Pantai Timur, dan Dataran Tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan dapat dipantau dan berjalan sesuai target.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus mengapresiasi langkah Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dalam mendorong percepatan pembangunan di seluruh daerah. Pihaknya berharap kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> antara eksekutif dan legislatif segera dilanjutkan dengan pembahasan Ranperda P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Sumut 2026 sesuai jadwal. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9962_Bobby-Tekankan-Percepatan-Pembangunan-Usai-Penandatanganan-KUA-PPAS-P-APBD-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28324/bobby-tekankan-percepatan-pembangunan-usai-penandatanganan-kuappas-papbd-2026/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), menggantikan Brigjen Pol Sonny Irawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak/" target="_blank">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak</a> resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> (Wakapolda Sumut), menggantikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Sonny-Irawan/" target="_blank">Brigjen Pol Sonny Irawan</a> yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.</p>
<p><p data-start="307" data-end="483">Pergantian tersebut ditandai dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumut, Jumat, 21 Agustus 2026. Sertijab dipimpin langsung Kapolda Sumut.</p>
<p data-start="485" data-end="588">Kepala Bidang Humas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Dr-Ferry-Walintukan/" target="_blank">Kombes Pol Dr Ferry Walintukan</a> membenarkan pergantian jabatan tersebut.</p>
<p data-start="590" data-end="797">"Ia benar, kegiatan serah terima jabatannya antara Wakapolda yang lama dengan yang baru digelar pagi tadi yang dipimpin oleh Bapak Kapolda Sumut," ujar Kombes Pol Dr Ferry Walintukan, Jumat, 21 Agustus 2026.</p>
<p data-start="799" data-end="1034"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak/" target="_blank">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak</a> sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Div Propam Polri. Ia ditunjuk <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolri-Jenderal-Polisi-Listyo-Sigit-Prabowo/" target="_blank">Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo</a> untuk mengisi posisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakapolda-Sumut/" target="_blank">Wakapolda Sumut</a> dalam rangkaian rotasi strategis di tubuh Polri.</p>
<p data-start="1036" data-end="1193">Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Brigjen-Pol-Sonny-Irawan/" target="_blank">Brigjen Pol Sonny Irawan</a> yang sebelumnya menjabat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wakapolda-Sumut/" target="_blank">Wakapolda Sumut</a> kini dipercaya menduduki jabatan sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.</p>
<p data-start="1195" data-end="1398">Rotasi jabatan juga terjadi di lingkungan Polda Sumut. Posisi Karo Logistik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> yang sebelumnya dijabat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Pahala-Hotma-Mangatur-Panjaitan/" target="_blank">Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan</a> kini dipercayakan kepada Kombes Pol Rudi Rifani.</p>
<p data-start="1400" data-end="1644"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Pahala-Hotma-Mangatur-Panjaitan/" target="_blank">Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan</a> mendapat jabatan baru sebagai Pengelola Barang dan Jasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> Utama Tingkat II Slog Polri. Sementara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kombes-Pol-Rudi-Rifani/" target="_blank">Kombes Pol Rudi Rifani</a> sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Tingkat I Bareskrim Polri.</p>
<p data-start="1646" data-end="1778">Pergantian juga terjadi pada posisi Kapolres Asahan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKBP-Revi-Nurvelani/" target="_blank">AKBP Revi Nurvelani</a> mendapat penugasan baru sebagai Wadir Pamobvit Polda Sumut.</p>
<p data-start="1780" data-end="1944">Posisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kapolres-Asahan/" target="_blank">Kapolres Asahan</a> selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Adi Dharma Pramudhita, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Bag Agol Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.</p>
<p data-start="1946" data-end="2116">Rangkaian rotasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polri/" target="_blank">Polri</a> sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian di wilayah Sumatera Utara.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9296_Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak-Resmi-Jabat-Wakapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28323/brigjen-pol-naek-pamen-simanjuntak-resmi-jabat-wakapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Penganiayaan Dua Bocah di Dairi Terungkap, Bibi Kandung Diamankan Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Penganiayaan Dua Bocah di Dairi Terungkap, Bibi Kandung Diamankan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Pelaku dugaan penganiayaan terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhirnya ditanfkal petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dairi. Pelaku berinisial RS ditangkap setelab petuga]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>DAIRI</b> : Pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/dugaan-penganiayaan/" target="_blank">dugaan penganiayaan</a> terhadap dua bocah bersaudara di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhirnya ditanfkal petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dairi. Pelaku berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> ditangkap setelab petugas menerima laporan warga terkait seorang anak laki-laki yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.</p>
<p><p data-start="355" data-end="609">Peristiwa tersebut terungkap pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 07.38 WIB. Petugas menerima laporan mengenai seorang anak laki-laki yang berada di kawasan Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional Sidikalang, yang merupakan lokasi Eks Penjara Lama.</p>
<p data-start="611" data-end="754">Petugas UPTD PPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> kemudian mengevakuasi korban berinisial AGP. Saat ditemukan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> dalam kondisi trauma dan mengalami sejumlah luka fisik.</p>
<p data-start="756" data-end="948">Petugas UPTD PPA Dairi, Denny Siringo-ringo, mengatakan korban mengalami luka pada bagian bibir, lebam serta luka bernanah di lengan, pembengkakan pada kedua kaki dan goresan di kedua pelipis.</p>
<p data-start="950" data-end="1267">Dalam proses evakuasi, seorang perempuan dewasa yang mengaku sebagai keluarga korban sempat menghalangi petugas memberikan penanganan medis. Setelah petugas menunjukkan identitas resmi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RSUD-Sidikalang/" target="_blank">RSUD Sidikalang</a> untuk mendapatkan perawatan serta menjalani visum et repertum (VER).</p>
<p data-start="1269" data-end="1450">Petugas kemudian melakukan pendekatan secara persuasif selama perjalanan menuju rumah sakit. Dalam kondisi ketakutan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> akhirnya menceritakan dugaan penyebab luka yang dialaminya.</p>
<p data-start="1452" data-end="1593">Kepada petugas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> menyebut luka-luka tersebut diduga akibat perlakuan kasar dari bibi kandungnya yang disebut dengan panggilan "mamak tua".</p>
<p data-start="1595" data-end="1755">Dari pemeriksaan dan pendalaman informasi, petugas kemudian mengetahui bahwa adik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AGP/" target="_blank">AGP</a> berinisial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AP/" target="_blank">AP</a> juga diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh RS.</p>
<p data-start="1757" data-end="1899">UPTD PPA <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> bersama Unit PPA Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> kemudian mengamankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> ke Kantor Satreskrim Polres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Dairi/" target="_blank">Dairi</a> untuk menjalani pemeriksaan.</p>
<p data-start="1901" data-end="2027">Kasat Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, membenarkan pengamanan terhadap perempuan yang diduga sebagai pelaku tersebut.</p>
<p data-start="2029" data-end="2119">"Terduga pelaku sudah diamankan dan masih dimintai keterangan," kata AKP Syahril Ramadhan.</p>
<p data-start="2121" data-end="2233"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/RS/" target="_blank">RS</a> terancam dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p data-start="2235" data-end="2488">Hingga kini, kasus dugaan kekerasan terhadap kedua bocah tersebut masih ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Dairi. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8438_Kasus-Penganiayaan-Dua-Bocah-di-Dairi-Terungkap--Bibi-Kandung-Diamankan-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28320/kasus-penganiayaan-dua-bocah-di-dairi-terungkap-bibi-kandung-diamankan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Yakinkan Dewan, Dana Bansos Dibayarkan Dalam Sepekan]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution memastikan realisasi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang masih rendah akan segera dikebut. Ia menargetkan pencairan dan realisasi anggaran tersebut sudah berjalan maksimal dalam sa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> memastikan realisasi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang masih rendah akan segera dikebut. Ia menargetkan pencairan dan realisasi anggaran tersebut sudah berjalan maksimal dalam satu Minggu ke depan dan tidak melewati Agustus 2026.</p>
<p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> saat memberikan jawaban pada sidang paripurna DPRD Sumatera Utara, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut sekaligus menjawab sorotan dan masukan Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> terkait rendahnya realisasi anggaran pada sektor kesejahteraan rakyat (Kesra).</p>
<p>Bobby mengakui, berdasarkan evaluasi rutin yang dilakukan Pemprovsu, realisasi anggaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> masih berada diantara yang terendah.</p>
<p>"Setiap Minggu kami evaluasi dan setiap dua Minggu kami mendapat evaluasi realisasi pendapatan. Selalu yang paling rendah itu dua atau tiga terbawah, salah satunya Kesra," ungkap Bobby.</p>
<p>Menurutnya, masukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Karena itu, ia memastikan evaluasi tersebut akan segera ditindaklanjuti agar anggaran yang telah dialokasikan dapat segera dirasakan masyarakat.</p>
<p>"Tadi saran Pak Ketua dan akan kami tindak lanjuti. Maksimal minggu depan, tidak boleh lewat dari bulan Agustus, realisasi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> harus dilaksanakan," tegasnya.</p>
<p>Bobby menekankan, percepatan realisasi anggaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kesra/" target="_blank">Kesra</a> bukan semata-mata untuk mengejar angka serapan anggaran. Lebih dari itu, dana tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui para wakil rakyat.</p>
<p>Ia pun meminta jajaran terkait, termasuk biro yang menangani Kesra, mempercepat proses pencairan dan penyaluran bantuan.</p>
<p>"Kita tolong, biar masyarakat bisa merasakan manfaat dari bantuan sosial. Ini tidak lain dan tidak bukan adalah aspirasi langsung dari masyarakat melalui kita semua yang ada di ruangan ini," imbuhnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bansos/" target="_blank">Bansos</a> tersebut, lanjut Bobby, mencakup berbagai bentuk dukungan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari beasiswa bagi pelajar, bantuan untuk rumah-rumah ibadah, hingga dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> yang terus memberikan saran dan masukan kepada pemerintah.</p>
<p>"Terima kasih kepada seluruh anggota Dewan yang terhormat yang memberikan saran dan masukan untuk membantu masyarakat Sumatera Utara secara langsung," tuturnya.</p>
<p>Apa yang disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> mendapat sambutan aplaus dari anggota DPRD yang hadir. Ketua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> Erni Ariyanti mengaku yakin dengan apa yang disebutkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> tersebut.</p>
<p>"Kita apresiasi dan yakin apa yang disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> itu akan direalisasikan,," katanya.</p>
<p>Menurut informasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bansos/" target="_blank">Bansos</a> kepada masyarakat melalui anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dari berbagai daerah pemilihan sudah selesai dikerjakan berupa rehabilitasi rumah ibadah. Bahkan segala berkas administrasi audah disiapkan termasuk kuitansi. Namun dana dari Pemprov belum juga dicairkan.</p>
<p>"Sampai sampai kami malu sekali dengan masyarakat ketika reses. Mereka menanyakan terus kapan cairnya. Jadi kita berharap apa yang disebutkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> benar adanya," kata salah seorang dewan dari partai pendukung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> Bobby Nasution. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7928_Bobby-Yakinkan-Dewan--Dana-Bansos-Dibayarkan-Dalam-Sepekan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28321/bobby-yakinkan-dewan-dana-bansos-dibayarkan-dalam-sepekan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alami Gempa Susulan di NTT, Chiki Fawzi Tak Sempat Pakai Hijab</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alami Gempa Susulan di NTT, Chiki Fawzi Tak Sempat Pakai Hijab]]></title>
            <description><![CDATA[Menjadi relawan atau aktivis sosial yang turun langsung ke daerah bencana kerap mengalami hal tak terduga, contohnya yang terjadi pada Chiki Fawzi.Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), Chiki Fawzi memang menjadi salah satu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Menjadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> atau aktivis sosial yang turun langsung ke daerah bencana kerap mengalami hal tak terduga, contohnya yang terjadi pada Chiki Fawzi.<p>Melansir berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> memang menjadi salah satu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> yang membantu para korban <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> di Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Ceritanya, putri bungsu Ikang Fawzi harus mengalami peristiwa menegangkan saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terjadi.</p>
<p>"Jadi semua orang keluar rumah. Ini tempat kami semalam diskusi dan macam-macam," tutur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> di Instagramnya.</p>
<p>Dalam video yang diunggahnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> mengaku, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 06.47 WIB.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> yang saat kejadian berada di dalam tenda, ikut panik saat semua orang berlarian ke area yang lebih lapang.</p>
<p>Bahkan saking paniknya, dia tidak sempat mengenakan hijab dan hanya menutupi rambutnya dengan sebuah kain.</p>
<p>Gempa susulan itu, menurut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Chiki-Fawzi/" target="_blank">Chiki Fawzi</a> membuatnya sampai gemetar karena frekuensi guncangan yang cukup intens membuat mobil yang terparkir goyang hebat hingga plafon posko tempat para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> bernaung ikut roboh.</p>
<p>Dalam video tersebut, beberapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/relawan/" target="_blank">relawan</a> terlihat yang mencoba mengambil dan menyelamatkan beberapa barang yang sudah tertimpa reruntuhan plafon.</p>
<p>Sebagai informasi, BMKG mencatat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> bumi susulan terus terjadi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/NTT/" target="_blank">NTT</a> hingga Jumat (21/8/2026) pagi. Setidaknya, terjadi 4.256 kali <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan di mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terbesar mencapai M6,2 dan terkecil M1,1.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8642_Alami-Gempa-Susulan-di-NTT--Chiki-Fawzi-Tak-Sempat-Pakai-Hijab.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28319/alami-gempa-susulan-di-ntt-chiki-fawzi-tak-sempat-pakai-hijab/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>