<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 05:08:46 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Sejumlah Pengaduan, Inspektorat Nisel Tegaskan Proses Berjalan</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 23:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Sejumlah Pengaduan, Inspektorat Nisel Tegaskan Proses Berjalan]]></title>
            <description><![CDATA[Sejumlah warga mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Jalan Arah Lagundri KM 07, Rabu (23/9/2026), untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempertanyakan tindak lanjut sejumlah pengaduan yang menurut mer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Sejumlah warga mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Jalan Arah Lagundri KM 07, Rabu (23/9/2026), untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempertanyakan tindak lanjut sejumlah pengaduan yang menurut mereka hingga kini belum memperoleh kejelasan.</p>
<p>Kedatangan warga tersebut berlangsung di halaman Kantor Inspektorat Nisel. Mereka membawa sejumlah spanduk yang antara lain bertuliskan, "Sudah Melapor Kapan Ada Kejelasan?", "Kawal Pengaduan Masyarakat", "Wujudkan Inspektorat yang Transparansi dan Akuntabel", "Tuntut Inspektorat Nias Selatan", "Inspektorat Harus Adil", serta "Jangan Biarkan Pengaduan Masyarakat Berlarut-larut, Berikan Kejelasan, Tunjukkan Tindak Lanjutnya."</p>
<p>Dalam penyampaian aspirasinya, Penius Buulolo yang mewakili sejumlah warga meminta Inspektorat memberikan penjelasan mengenai perkembangan laporan masyarakat, termasuk tahapan penanganan serta kepastian tindak lanjutnya.</p>
<p>Menurut Penius, terdapat pengaduan yang disebut telah disampaikan masyarakat sejak beberapa tahun lalu, namun hingga aksi tersebut digelar, warga mengaku belum memperoleh penjelasan yang mereka anggap memadai. Kami meminta penjelasan, tindakan dan prosesnya secara jelas, termasuk batas waktunya," ujar Penius dalam penyampaian aspirasinya di hadapan jajaran Inspektorat Nisel.</p>
<p>Ia juga menyinggung pengaduan terkait Desa Lawa-Lawa Luo, Kecamatan Lolomatua. Menurut dia, proses audit terhadap desa tersebut disebut telah berlangsung sekitar satu tahun, tetapi laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang ditunggu masyarakat belum mereka terima atau ketahui perkembangannya. Desa Lawa-Lawa Luo, Kecamatan Lolomatua, ini sudah satu tahun diaudit, tetapi sampai saat ini LHP-nya belum keluar. Ada apa di tengah-tengah itu?" kata Penius.</p>
<p>Selain itu, warga juga menyinggung pengaduan lainnya yang menurut mereka telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Mereka meminta agar setiap laporan masyarakat diberikan kepastian mengenai status dan tindak lanjutnya sesuai kewenangan Inspektorat.</p>
<p>Penius mengatakan, masyarakat pada prinsipnya menginginkan adanya kejelasan dalam setiap pengaduan yang telah disampaikan. Menurut dia, transparansi terhadap proses penanganan laporan penting agar tidak menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.</p>
<p>Ia bahkan meminta agar setelah penyampaian aspirasi tersebut terdapat kejelasan mengenai langkah yang akan dilakukan Inspektorat. Jika tidak, massa menyatakan akan mempertimbangkan penyampaian aspirasi dalam bentuk aksi lanjutan.</p>
<p>Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Inspektorat Nisel, Sonayawau Ge&#039;e, mengatakan pihaknya menerima kedatangan masyarakat dengan baik dan memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib dan aman.</p>
<p>"Pada hari ini bersama dengan jajaran yang ada di tempat ini, kami siap menerima dengan baik sesuai dengan isi surat. Untuk melakukan penyampaian aspirasi dengan tertib dan aman, kami siap menerima," ujar Sonayawau.</p>
<p>Ia menjelaskan, Inspektur Nisel sedang berada di luar daerah sehingga dirinya mendapat mandat untuk menerima masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.</p>
<p>Terkait pengaduan yang disampaikan warga, Sonayawau mengatakan sebagian proses penanganannya telah berjalan. Ia menyebut pihak pelapor dan terlapor telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi.</p>
<p>Pelapor dan terlapor juga sudah kami panggil, bahkan klarifikasinya juga sudah selesai," katanya.</p>
<p>Khusus mengenai pengaduan yang berkaitan dengan Desa Lawa-Lawa Luo, Sonayawau menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan. Setelah tahap klarifikasi selesai, hasilnya disebut telah direkomendasikan kepada pimpinan untuk dilakukan tindak lanjut audit.</p>
<p>Menurut dia, saat ini Inspektorat masih menunggu dukungan tim teknis dari perangkat daerah terkait untuk melakukan pemeriksaan atau pembobotan terhadap aspek fisik kegiatan yang menjadi bagian dari materi pengaduan.</p>
<p>"Di posisi kami untuk melakukan pembobotan fisik, kami tidak memiliki kewenangan karena tidak ada sertifikasi di bidang tersebut. Karena itu, kami meminta OPD terkait untuk menurunkan tim teknis sesuai dengan kegiatan yang dimaksud," jelasnya.</p>
<p>Dengan demikian, kata Sonayawau, proses penanganan pengaduan tersebut bukan berarti berhenti, melainkan masih berada dalam tahapan yang membutuhkan koordinasi teknis dengan instansi terkait.</p>
<p>Ia juga menanggapi pengaduan lain yang disebut masyarakat dalam penyampaian aspirasinya. Menurut Sonayawau, terdapat laporan mengenai dugaan kegiatan tertentu yang kemudian telah ditelaah berdasarkan dokumen anggaran serta kondisi realisasi di lapangan.</p>
<p>"Setelah kami cek, baik melalui APBD maupun realisasi di lapangan dan penarikan anggarannya, tidak ada. Maka tidak mungkin kami lanjutkan ke audit," ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, ia membuka ruang bagi masyarakat apabila memiliki tambahan informasi atau bukti baru yang relevan dengan substansi pengaduan tersebut.</p>
<p>Kalau ada tambahan laporan dari masyarakat, mungkin bisa kami tindak lanjuti lebih lanjut," katanya.</p>
<p>Sonayawau juga mengajak masyarakat untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Inspektorat apabila diperlukan, termasuk terkait pihak atau tim yang dapat dilibatkan dalam proses klarifikasi maupun pemeriksaan terhadap substansi laporan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6840_Warga-Pertanyakan-Tindak-Lanjut-Sejumlah-Pengaduan--Inspektorat-Nisel-Tegaskan-Proses-Berjalan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28974/warga-pertanyakan-tindak-lanjut-sejumlah-pengaduan-inspektorat-nisel-tegaskan-proses-berjalan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satres Narkoba Polres Tapsel Hadir di Ponpes Darul Anwar As-Syakinin Sosialisasikan Bahaya Narkoba</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 22:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satres Narkoba Polres Tapsel Hadir di Ponpes Darul Anwar As-Syakinin Sosialisasikan Bahaya Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius yang dapat menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang masih berada dalam proses pembentukan karakter.Karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi dan penguata]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius yang dapat menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang masih berada dalam proses pembentukan karakter.</p>
<p>Karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi dan penguatan pemahaman menjadi langkah penting agar para pelajar memiliki kemampuan untuk mengenali bahaya narkoba serta menolak segala bentuk penyalahgunaannya.</p>
<p>Menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, jajaran Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan hadir memberikan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Anwar As-Syakinin, Selasa (22/9/2026).</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polres Tapsel, AKP Philip Antonio Purba menyampaikan bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.</p>
<p>"Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan," ujar AKP Philip.</p>
<p>Menurutnya, lingkungan pendidikan seperti pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki pemahaman dan ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba.</p>
<p>"Kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, tetapi juga terus memperkuat langkah preventif dengan memberikan pemahaman kepada para pelajar dan santri agar memiliki pengetahuan serta keberanian untuk menolak narkoba," lanjutnya.</p>
<p>Kegiatan yang diikuti sekitar 95 santri dan santriwati tersebut berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dengan menyampaikan pertanyaan terkait cara menghadapi pengaruh lingkungan negatif serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1374_Satres-Narkoba-Polres-Tapsel-Hadir-di-Ponpes-Darul-Anwar-As-Syakinin-Sosialisasikan-Bahaya-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28973/satres-narkoba-polres-tapsel-hadir-di-ponpes-darul-anwar-assyakinin-sosialisasikan-bahaya-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Rokan Hilir Gelar Tabligh Akbar, UAS Ajak Umat Cintai Alam</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 22:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Rokan Hilir Gelar Tabligh Akbar, UAS Ajak Umat Cintai Alam]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Rokan Hilir menggelar tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan ini, Ustadz Abdul Somad mengajak umat Islam mencintai alam dan menjaga lingkungan sesuai Program Green Policing yang di]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Polres Rokan Hilir menggelar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/tabligh-akbar/" target="_blank">tabligh akbar</a> dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan ini, Ustadz Abdul Somad mengajak umat Islam mencintai alam dan menjaga lingkungan sesuai Program Green Policing yang digaungkan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.</p>
<p>Tabligh akbar dilaksanakan di Halaman Markas Polres Rokan Hilir, Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih, Selasa (22/9/2026).</p>
<p>Kegiatan keagamaan ini dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, Bupati Rokan Hilir Bistamam dan ribuan warga.</p>
<p>Menurutnya Kapolres, tema yang diangkat mengandung pesan penting agar seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW yang membawa rahmat bagi seluruh alam.</p>
<p>Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan tanggung jawab moral dan keagamaan kita bersama. Dirinya mengajak warga tidak mencemari sungai, tidak membakar lahan, dan tidak merusak hutan.</p>
<p>Kapolres menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.</p>
<p>Sementara itu, ceramah Maulid Nabi Muhammad disampaikan Ustadz Abdul Somad dengan tema Meneladani Akhlak Rasulullah sebagai Rahmat bagi Alam dalam Mewujudkan Green Policing yang berkelanjutan.</p>
<p>Dalam tausiyahnya Ustadz Abdul Somad mengimbau umat Islam memelihara lingkungan hidup, menjaga kebersihan dan tidak membuat kerusakan dengan membakar lahan. Ustadz Abdul Somad juga mengajak generasi muda menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap alam.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_7012_Polres-Rokan-Hilir-Gelar-Tabligh-Akbar--UAS-Ajak-Umat-Cintai-Alam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28972/polres-rokan-hilir-gelar-tabligh-akbar-uas-ajak-umat-cintai-alam/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Laris Manis di Film, Ariyo Wahab Tetap Prioritaskan Musik</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 21:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Laris Manis di Film, Ariyo Wahab Tetap Prioritaskan Musik]]></title>
            <description><![CDATA[Musisi yang belakangan laris manis di dunia film, Ariyo Wahab, ternyata masih tetap memprioritaskan musik dalam hidupnya.Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), kalimat Ariyo Wahab ini terlihat dari proses pembuatan single te]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Musisi yang belakangan laris manis di dunia film, Ariyo Wahab, ternyata masih tetap memprioritaskan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/musik/" target="_blank">musik</a> dalam hidupnya.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), kalimat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ariyo-Wahab/" target="_blank">Ariyo Wahab</a> ini terlihat dari proses pembuatan single terbarunya yang bertajuk Kembali Pulang.</p>
<p>"Aku kan mengawali karier ini dengan musisi, kan. Anak band, penyanyi," jelas Ariyo Wahab.</p>
<p>Yang jelas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ariyo-Wahab/" target="_blank">Ariyo Wahab</a> tetap menjalani sejumlah aktivitas di dunia hiburan, mulai dari ber<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/musik/" target="_blank">musik</a> bersama The Dance Company, solo, hingga terlibat dalam proyek film.</p>
<p>Ketika ada jadwal yang berbenturan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ariyo-Wahab/" target="_blank">Ariyo Wahab</a> akan lebih memilih memprioritaskan kegiatan menyanyi.</p>
<p>"Sebenarnya aku tuh lebih prioritas untuk nyanyi," kata Ariyo Wahab.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ariyo-Wahab/" target="_blank">Ariyo Wahab</a> menyebut dirinya selalu berusaha memperjuangkan jadwal ber<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/musik/" target="_blank">musik</a> meski memiliki kesibukan lain yang cukup padat.</p>
<p>Baginya, me<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> bukan sekadar pekerjaan sampingan, melainkan identitas awal dalam kariernya.</p>
<p>"Jadi kalau ada apa-apa lebih memprioritaskan jadwal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/nyanyi/" target="_blank">nyanyi</a> lah, gitu loh. Aku perjuangkan banget," sambungnya.</p>
<p>Meski demikian, Ariyo tidak menutup diri dari kesempatan ber<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kolaborasi/" target="_blank">kolaborasi</a> di dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/musik/" target="_blank">musik</a> dengan cara yang berbeda.</p>
<p>Hal ini terlihat dari proses pembuatan single terbarunya, Kembali Pulang, yang melibatkan penulis lagu Rendy Pandugo.</p>
<p>"Aku di singel kedua ini, istilahnya, mencoba untuk memulai sesuatu yang baru dengan ber<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kolaborasi/" target="_blank">kolaborasi</a> dengan songwriter zaman sekarang," ungkap Ariyo Wahab.</p>
<p>Kolaborasi tersebut lahir dari keinginan Ariyo untuk terus berkembang meski sudah lama berkarier di dunia musik.</p>
<p>Baginya, pengalaman baru semacam ini menjadi bagian penting dari perjalanan ber<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/musik/" target="_blank">musik</a> yang terus ia jaga.</p>
<p>"Ketika A&R dari MyMusic ingin aku bekerja sama sama beliau, akhirnya aku ingin mencoba juga," pungkas Ariyo Wahab.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6753_Laris-Manis-di-Film--Ariyo-Wahab-Tetap-Prioritaskan-Musik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28971/laris-manis-di-film-ariyo-wahab-tetap-prioritaskan-musik/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lama Tak Punya Program di Televisi, Sule: Kita Tuh Harus Sadar</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 20:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lama Tak Punya Program di Televisi, Sule: Kita Tuh Harus Sadar]]></title>
            <description><![CDATA[Komedian Sule sadar diri ketika dirinya tak lagi seperti dulu, punya orogram televisi dan nyaris setiap hari nongol di layar kaca.Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), Sule pun menganalogikan perjalanan karier di dunia hibu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komedian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sule/" target="_blank">Sule</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sadar/" target="_blank">sadar</a> diri ketika dirinya tak lagi seperti dulu, punya orogram <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/televisi/" target="_blank">televisi</a> dan nyaris setiap hari nongol di layar kaca.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sule/" target="_blank">Sule</a> pun menganalogikan perjalanan karier di dunia hiburan seperti buah yang tumbuh di ranting pohon, yang suatu saat pasti akan berpindah tempat.</p>
<p>"Maksudnya kita itu kan harus kayak ranting. Tidak akan selamanya buah itu ada di sisi ranting, ada ranting-ranting yang lain," tutur Sule.</p>
<p>Menang sudah cukup lama nama komedian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sule/" target="_blank">Sule</a> tak lagi rutin terlihat di layar kaca.</p>
<p>Kondisi ini membuat banyak penggemar penasaran dan menanti kapan dirinya kembali beraksi di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/program/" target="_blank">program</a> televisi.</p>
<p>Menyikapi hal itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sule/" target="_blank">Sule</a> menegaskan bukan karena menolak tawaran ia jarang tampil, melainkan karena memang belum ada proyek yang cocok datang kepadanya.</p>
<p>"Ya kalau ada mah kita mau. Kalau ada mah kita mau, kan nggak ada," kata Sule.</p>
<p>Pelawak berdarah Sunda ini pun memilih menjalani semuanya dengan santai tanpa terlalu memusingkan hal tersebut.</p>
<p>Ia mengaku belum menemukan konsep <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/komedi/" target="_blank">komedi</a> yang pas dengan selera penonton saat ini.</p>
<p>"Ah, let it flow (biarkan mengalir) aja. Yang ada aja kita syukurin. Kalau komedi-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/komedi/" target="_blank">komedi</a> play masih belum ada lah. Kalau ada ya tergantung konsepnya seperti apa, kan harus penonton maunya siapa," tutur Sule.</p>
<p>Yang jelas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sule/" target="_blank">Sule</a> mengaku sudah lama memahami bagaimana industri hiburan bekerja.</p>
<p>Menurutnya, setiap orang punya masa kejayaan masing-masing yang tidak bisa dipaksakan bertahan selamanya.</p>
<p>"Kita tuh harus sadar, harus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sadar/" target="_blank">sadar</a> masa ada waktunya, waktu ada masanya. Kalau kita masih dipakai ya kita bersyukur. Gitu aja udah, nggak terlalu ngoyo lah," pungkas Sule.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4517_Lama-Tak-Punya-Program-di-Televisi--Sule--Kita-Tuh-Harus-Sadar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28970/lama-tak-punya-program-di-televisi-sule-kita-tuh-harus-sadar/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alami Cedera Demi Film, Teuku Rifnu Wikana: Ini Adalah Syuting Terberat</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 20:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alami Cedera Demi Film, Teuku Rifnu Wikana: Ini Adalah Syuting Terberat]]></title>
            <description><![CDATA[Teuku Rifnu Wikana mengalami sekian cedera saat syuting film Memburu Pemangsa. Dan dia pun harus mengakui hal itu sebagai proses yang berat.Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), Teuku Rifnu Wikana bahkan menyebut film garap]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Teuku-Rifnu-Wikana/" target="_blank">Teuku Rifnu Wikana</a> mengalami sekian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cedera/" target="_blank">cedera</a> saat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> Memburu Pemangsa. Dan dia pun harus mengakui hal itu sebagai proses yang berat.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Teuku-Rifnu-Wikana/" target="_blank">Teuku Rifnu Wikana</a> bahkan menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> garapan Umay Shahab itu menjadi pengalaman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> paling <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berat/" target="_blank">berat</a> selama dirinya berkarier di dunia film.</p>
<p>"Ini adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> ter<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berat/" target="_blank">berat</a> seumur sepanjang saya berkarier di dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> dan karena beratnya itu, maka saya sampai beberapa kali cedera," tuturnya.</p>
<p>Cedera tersebut dialami <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Teuku-Rifnu-Wikana/" target="_blank">Teuku Rifnu Wikana</a> dalam beberapa kejadian selama proses syuting.</p>
<p>Dia mengungkap bagian kepalanya sempat terkena botol. Sementara itu, kondisi kakinya membuat dia harus menjalani pemeriksaan menggunakan MRI hingga CT scan.</p>
<p>"Yang kepala kena botol lah, yang kaki harus di MRI lah, harus di CT scan lah," tambah Teuku Rifnu Wikana.</p>
<p>Meski menghadapi proses <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> yang berat, Teuku Rifnu mengaku bersyukur mendapat dukungan dari orang-orang yang terlibat dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> Memburu Pemangsa.</p>
<p>Menurutnya, perhatian dari rekan-rekan selama proses produksi membuat dirinya tetap bisa menjalani berbagai tantangan yang ada.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Memburu-Pemangsa/" target="_blank">Memburu Pemangsa</a> sendiri merupakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> bergenre horor, kriminal, dan laga garapan Umay Shahab.</p>
<p>Ceritanya mengikuti penyelidikan terkait hilangnya sejumlah anak yang kemudian membawa para tokoh ke dalam situasi berbahaya.</p>
<p>Film produksi Sinemaku Pictures tersebut dibintangi Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Yasamin Jasem, Taskya Namya, dan Andri Mashadi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Memburu-Pemangsa/" target="_blank">Memburu Pemangsa</a> dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.</p>
<p>Sebagai informasi, dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Teuku-Rifnu-Wikana/" target="_blank">Teuku Rifnu Wikana</a> berperan sebagai sosok predator yang menjadi pemangsa anak-anak.</p>
<p>Peran itu membuatnya harus mendalami karakter dengan sisi dan tindakan yang bertolak belakang dengan dirinya sebagai seorang aktor.</p>
<p>Demi mendalami karakter tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Teuku-Rifnu-Wikana/" target="_blank">Teuku Rifnu Wikana</a> berusaha memahami motivasi besar di balik setiap tindakan tokoh yang diperankannya.</p>
<p>"setiap hari saya pulang, saya nangis, saya goblok-goblokin diri sendiri. Apa ya kok gini amat hidup ya gitu. Berat banget, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berat/" target="_blank">berat</a> banget," pungkas Teuku Rifnu Wikana.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3614_Alami-Cedera-Demi-Film--Teuku-Rifnu-Wikana--Ini-Adalah-Syuting-Terberat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28969/alami-cedera-demi-film-teuku-rifnu-wikana-ini-adalah-syuting-terberat/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Belajar Masak Demi Peran, Darius Sinathrya: Ternyata Enggak Susah</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 20:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Belajar Masak Demi Peran, Darius Sinathrya: Ternyata Enggak Susah]]></title>
            <description><![CDATA[Darius Sinathrya mendapat peran sebagai chef di film The Doll Ghawiah. Untuk itu, dia pun sampai belajar memasak.Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), Darius Sinathrya merasa teknik memasak sebenarnya tak sulit untuk dipel]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> mendapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/peran/" target="_blank">peran</a> sebagai chef di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> The Doll: Ghawiah. Untuk itu, dia pun sampai belajar memasak.<p>Melansir berbagai sumber, Rabu (23/9/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> merasa teknik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/memasak/" target="_blank">memasak</a> sebenarnya tak sulit untuk dipelajari.</p>
<p>Namun, ia percaya butuh waktu agar ototnya terbiasa dengan teknik-teknik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/memasak/" target="_blank">memasak</a> seperti chef aslinya.</p>
<p>"Jadi ada teknik khususlah, yang ternyata enggak susah cuma memang muscle memory-nya harus dilatih," kata Darius Sinathrya.</p>
<p>Di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> besutan Guntur Soeharjanto ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> dipercaya menghidupkan tokoh bernama Arya yang berprofesi sebagai chef.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> pun harus belajar cara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/memasak/" target="_blank">memasak</a> yang menimbulkan api di wok demi kebutuhan sinema.</p>
<p>"Salah satunya gimana caranya di penggorengan itu, kita numis kan, nah itu bisa ada api," kata Darius Sinathrya.</p>
<p>Selain udara di dapur yang panas, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> juga harus mengulang berkali-kali agar adegan mengeluarkan api itu terasa natural.</p>
<p>"Mungkin dua jamlah ngambil take buat cuma beberapa shot saja," kata suami Donna Agnesia tersebut.</p>
<p>Sebagai informasi, dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/film/" target="_blank">film</a> The Doll: Ghawiah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Darius-Sinathrya/" target="_blank">Darius Sinathrya</a> beradu akting dengan Titi Kamal, Aisyah Aqilah, Laura Moane, dan Sara Wijayanto.</p>
<p>Film <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/The-Doll:-Ghawiah/" target="_blank">The Doll: Ghawiah</a> akan tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_1576_Belajar-Masak-Demi-Peran--Darius-Sinathrya--Ternyata-Enggak-Susah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28968/belajar-masak-demi-peran-darius-sinathrya-ternyata-enggak-susah/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penumpang Bus Medan-Aceh Bawa 480 Gram Sabu dalam Tas Rahasia</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penumpang Bus Medan-Aceh Bawa 480 Gram Sabu dalam Tas Rahasia]]></title>
            <description><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan menggagalkanperedaran 480 Gram sabu yang akan dibawa dari Medan menuju Aceh.Seorang penumpang bus ditangkap setelah polisimenemukan enam bungkus sabu yang disembunyikan di dalam ruang khusus pad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Satresnarkoba Polrestabes Medan menggagalkanperedaran 480 Gram sabu yang akan dibawa dari Medan menuju Aceh.</p>
<p class="MsoNormal">Seorang penumpang bus ditangkap setelah polisimenemukan enam bungkus sabu yang disembunyikan di dalam ruang khusus pada tasbawaannya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam video penangkapan FYM, penumpang bus ruteMedan-Aceh, di kawasan MMTC Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Petugas Satresnarkoba Polrestabes Medanmenurunkan paksa pelaku dari dalam bus setelah mendapat informasi bahwa iamembawa narkotika jenis sabu, Kamis (17/9/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat diberhentikan dan digeledah, pelaku sempatmembantah membawa narkoba. Petugas juga sempat tidak menemukan barang buktiketika memeriksa ruang penyimpanan tas pada umumnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, kejelian petugas mengungkap adanya ruangpenyimpanan khusus yang tersembunyi di bagian bawah tas. Setelah dibuka,ditemukan enam bungkus narkotika jenis sabu dengan total berat mencapai 480 Gram.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi kemudian mengamankan pelaku besertabarang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP RafliYusuf Nugraha, Selasa (22/9/2026), mengungkapkan pelaku mengaku baru pertamakali mem<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bawa-sabu/" target="_blank">bawa sabu</a> dari Medan menuju Aceh.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pelaku disebut tergiur upah Rp3 juta dariseorang pengendali yang kini masih dalam pengejaran polisi. Setelah menjalanipemeriksaan, pelaku kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi menjerat pelaku dengan Undang-Undangtentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara lebih dari lima tahun.Sementara itu, polisi masih memburu pihak yang diduga menjadi pengendalipengiriman sabu tersebut.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6108_Penumpang-Bus-Medan-Aceh-Bawa-480-Gram-Sabu-dalam-Tas-Rahasia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28965/penumpang-bus-medanaceh-bawa-480-gram-sabu-dalam-tas-rahasia/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027, Big Match dan Laga Perdana</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027, Big Match dan Laga Perdana]]></title>
            <description><![CDATA[UEFA Nations League 2026/2027 menghadirkan sejumlah big match sejak laga perdana, termasuk Belanda melawan Jerman dan Inggris kontra Spanyol.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UEFA/" target="_blank">UEFA</a> Nations League 2026/2027 kembali menghadirkan sejumlah pertandingan besar yang menarik perhatian pencinta sepak bola. Kompetisi antarnegara Eropa itu memasuki musim kelima dengan fase liga dimulai pada 24 September 2026 dan berakhir 17 November 2026.</p>
<p>Berbeda dari kalender sebelumnya, empat matchday pertama berlangsung dalam satu jendela internasional panjang pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Matchday 1 digelar 24-26 September, Matchday 2 pada 27-29 September, Matchday 3 pada 1-3 Oktober, sedangkan Matchday 4 berlangsung 4-6 Oktober. Dua matchday terakhir kemudian dimainkan pada November.</p>
<p>Laga pembuka langsung menyajikan duel kelas berat. Belanda menghadapi Jerman di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Kamis (24/9) pukul 01.45 WIB. Pada malam yang sama, Portugal menjamu Wales pukul 01.45 WIB. Kedua pertandingan tersebut menjadi pembuka perjalanan dua kandidat kuat di League A.</p>
<p>Jadwal kemudian berlanjut pada Jumat (25/9/2026) dengan pertandingan Turki kontra Prancis dan Italia melawan Belgia. Duel Prancis dan Italia kembali menjadi salah satu pertandingan yang paling ditunggu karena kedua tim akan berhadapan lagi pada 2 Oktober.</p>
<p>Big match lain hadir Sabtu (26/9/2026) ketika Inggris menjamu Spanyol di Wembley. Pertandingan tersebut dimainkan pukul 01.45 WIB. Inggris kemudian bertandang menghadapi Republik Ceko pada 29 September pukul 01.45 WIB sebelum melawan Kroasia pada 3 Oktober pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Portugal juga menjalani jadwal padat. Setelah menghadapi Wales pada laga perdana, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bertandang ke markas Norwegia pada 27 September, kemudian menghadapi Denmark pada 1 Oktober sebelum kembali menjamu Norwegia tiga hari kemudian.</p>
<p>Sementara itu, Belanda menghadapi Jerman pada laga pembuka, kemudian bertandang ke Serbia pada 27 September. Belanda selanjutnya melawan Yunani pada 1 Oktober dan kembali menghadapi Serbia pada 4 Oktober.</p>
<p>Untuk Prancis, perjalanan dimulai melawan Turki pada 25 September, dilanjutkan tandang ke Belgia pada 28 September. Les Bleus kemudian menjamu Italia pada 2 Oktober dan Belgia tiga hari berikutnya.</p>
<p>Setelah enam pertandingan fase liga selesai, League A memasuki perempat final pada Maret 2027. Empat pemenang kemudian bertarung di putaran final pada 9-13 Juni 2027. Portugal datang sebagai juara bertahan setelah memenangkan edisi 2024/25.</p>
<p><b>Jadwal Laga Perdana WIB</b></p>
<p>Kamis, 24 September 2026</p>
<p>23.00 WIB - Andorra vs Malta</p>
<p>01.45 WIB - Belanda vs Jerman</p>
<p>01.45 WIB - Serbia vs Yunani</p>
<p>01.45 WIB - Norwegia vs Denmark</p>
<p>01.45 WIB - Portugal vs Wales</p>
<p>01.45 WIB - Kosovo vs Republik Irlandia</p>
<p>01.45 WIB - Liechtenstein vs Lithuania</p>
<p>Jumat, 25 September 2026</p>
<p>23.00 WIB - Georgia vs Irlandia Utara</p>
<p>23.00 WIB - Armenia vs Latvia</p>
<p>01.45 WIB - Italia vs Belgia</p>
<p>01.45 WIB - Turki vs Prancis</p>
<p>01.45 WIB - Hungaria vs Ukraina</p>
<p>01.45 WIB - Polandia vs Bosnia-Herzegovina</p>
<p>01.45 WIB - Swedia vs Rumania</p>
<p>23.00 WIB - Montenegro vs Siprus</p>
<p>Sabtu, 26 September 2026</p>
<p>20.00 WIB - Slovenia vs Skotlandia</p>
<p>23.00 WIB - San Marino vs Finlandia</p>
<p>23.00 WIB - Kepulauan Faroe vs Kazakhstan</p>
<p>23.00 WIB - Bulgaria vs Luksemburg</p>
<p>23.00 WIB - Islandia vs Estonia</p>
<p>01.45 WIB - Ceko vs Kroasia</p>
<p>01.45 WIB - Inggris vs Spanyol</p>
<p>01.45 WIB - Makedonia Utara vs Swiss</p>
<p>01.45 WIB - Albania vs Belarus</p>
<p>01.45 WIB - Slovakia vs Moldova</p>
<p>Sumber: Goal, England Football, UEFA.com</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4051_adwal-Lengkap-UEFA-Nations-League-2026-2027--Big-Match-dan-Laga-Perdana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28966/jadwal-lengkap-uefa-nations-league-20262027-big-match-dan-laga-perdana/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beras Sebanyak 4.434 Ton dari Jatim Tiba di Medan untuk Bantuan Pangan dan Stabilitas Pasokan</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beras Sebanyak 4.434 Ton dari Jatim Tiba di Medan untuk Bantuan Pangan dan Stabilitas Pasokan]]></title>
            <description><![CDATA[Perum BulogSumatera Utara menerima tambahan pasokan 4.434 ton beras asal Jawa Timur. Berastersebut dikirim menggunakan kapal laut dan tiba di Pelabuhan Belawan, KotaMedan.Sebanyak 4.434ton beras asal Jawa Timur tiba di Pelab]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Perum BulogSumatera Utara menerima tambahan pasokan 4.434 ton beras asal Jawa Timur. Berastersebut dikirim menggunakan kapal laut dan tiba di Pelabuhan Belawan, KotaMedan.</p>
<p class="MsoNormal">Sebanyak 4.434ton beras asal Jawa Timur tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Senin sore(22/9/2026). Pasokan ini selanjutnya akan disimpan di gudangPerum Bulog Sumatera Utara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara,Budi Cahyanto, Selasa (22/9/2026), menjelaskan tambahan stok ini dipersiapkanuntuk memperkuat ketersediaan beras, terutama untuk memenuhi program bantuanpangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP kepasar di Sumatera Utara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Budi mengatakan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/stok-beras/" target="_blank">stok beras</a> di Sumatera Utarasaat ini masih sangat mencukupi. Namun, pasokan dari Jawa Timur ini merupakantambahan untuk mendukung program bantuan pangan yang direncanakan berlangsungpada Oktober hingga Desember 2026.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Programtersebut menyasar sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat. Sementara totalkebutuhan beras untuk program bantuan pangan diperkirakan mencapai 52 ribu ton.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Karena itu,pasokan beras dari Jawa Timur diperlukan untuk memperkuat stok di gudang BulogSumatera Utara, sekaligus menjaga ketersediaan beras untuk kebutuhan masyarakathingga akhir tahun.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Tidak hanyadari Jawa Timur, pada pekan depan sekitar 6.500 ton beras asal Jakarta jugadijadwalkan tiba di Kota Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dengantambahan pasokan tersebut, Bulog Sumatera Utara menyatakan ketersediaan berasakan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan program pemerintahhingga akhir 2026.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pemerintahmelalui Bulog terus memperkuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/stok-beras/" target="_blank">stok beras</a> guna menjaga ketersediaan pasokan,sekaligus mendukung penyaluran bantuan pangan dan beras SPHP di Sumatera Utara.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_3264_Beras-Sebanyak-4-434-Ton-dari-Jatim-Tiba-di-Medan-untuk-Bantuan-Pangan-dan-Stabilitas-Pasokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28964/beras-sebanyak-4434-ton-dari-jatim-tiba-di-medan-untuk-bantuan-pangan-dan-stabilitas-pasokan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pimpinan Pusat FSP KEP SPSI Gelar Konsolidasi Bersama PUK PT Macmahon Mining Services, Perkuat Soliditas</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pimpinan Pusat FSP KEP SPSI Gelar Konsolidasi Bersama PUK PT Macmahon Mining Services, Perkuat Soliditas]]></title>
            <description><![CDATA[Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia,Energi dan Pertambangan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSP KEP SPSI)menggelar rapat konsolidasi bersama Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT MacmahonMining Services, Senin (21/9/202]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Kimia,Energi dan Pertambangan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSP KEP SPSI)menggelar rapat konsolidasi bersama Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT MacmahonMining Services, Senin (21/9/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan yang berlangsung di Desa Sumuran,Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu menjadi momentumuntuk memperkuat koordinasi, komunikasi serta solidaritas antara jajaran FSPKEP SPSI dari tingkat pusat hingga unit kerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Rapat konsolidasi dihadiri Sekretaris PimpinanPusat (PP) FSP KEP SPSI Sulistyono, Ketua Pimpinan Daerah (PD) FSP KEP SPSISumatera Utara Rio Affandi Siregar MH, Ketua Pimpinan Cabang (PC) FSP KEP SPSITapanuli Selatan Adi Putra, Sekretaris PC Rahmad Taufiq Dalimunthe, BendaharaPC Adian Ritonga, perwakilan pengurus dari PUK SPKEP SPSI PT Inalum, sertaKetua PUK SPSI PT Macmahon Mining Services, Imin Pramono bersama jajaranpengurus dan anggota.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan tersebut juga dihadiri beberapa unsurdari Dinas Ketenagakerjaan, termasuk Razali Nadeak yang hadir mewakili KepalaDinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapanuli Selatan. Kehadiran berbagai unsurtersebut turut memperkaya forum konsolidasi dan memperkuat komunikasi antarpihak yang berkaitan dengan hubungan industrial dan organisasi serikat pekerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam konsolidasi tersebut, sekitar 40 anggotaPUK SPKEP SPSI PT Macmahon Mining Services hadir secara langsung. Sementarajumlah anggota PUK yang telah terdaftar disebut telah mencapai sekitar 450orang. Kehadiran anggota menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasiserta konsolidasi organisasi di tingkat unit kerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dalam sambutannya, Ketua PC FSP KEP SPSITapanuli Selatan, Adi Putra, menegaskan bahwa PUK merupakan bagian penting darikekuatan organisasi. Karena itu, menurutnya, PUK tidak boleh merasa berjalansendiri ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kepentingan maupunhak-hak pekerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kami siap mendukung dan membela PUK sampaititik darah penghabisan. PUK tidak boleh merasa berjalan sendiri. Selamaperjuangan dilakukan sesuai aturan organisasi dan ketentuan yang berlaku, kamiakan berdiri bersama PUK dan seluruh anggota," tegas Adi Putra.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Senada dengan Adi Putra, Ketua PD FSP KEP SPSISumatera Utara, Rio Affandi Siregar MH menyampaikan bahwa konsolidasi tersebutmenjadi momentum untuk menyatukan langkah antara PP, PD, PC dan PUK.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Jangan sampai PUK maupun anggota merasaberjuang sendiri ketika menghadapi persoalan di tempat kerja. Organisasi harushadir memberikan pendampingan dan memperjuangkan kepentingan anggota sesuaiaturan yang berlaku. Kita harus menjaga kekompakan dan memperkuat komunikasi,"ujar Rio.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu Sekretaris PP FSP KEP SPSI,Sulistyono menyampaikan bahwa konsolidasi merupakan bagian penting dalammemperkuat organisasi hingga ke tingkat unit kerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"PP akan terus mendorong penguatan organisasidan memastikan komunikasi antara PP, PD, PC dan PUK berjalan dengan baik. Yangterpenting adalah menjaga kekompakan, saling menguatkan dan bersama-samamemperjuangkan kepentingan serta hak-hak pekerja sesuai aturan yang berlaku,"kata Sulistyono.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di sisi lain, Ketua PUK PT Macmahon MiningServices, Imin Pramono, mengapresiasi kehadiran dan dukungan jajaran FSP KEPSPSI dalam kegiatan tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kami mengapresiasi dukungan dan perhatianseluruh jajaran FSP KEP SPSI. Konsolidasi ini menjadi momentum bagi kami untukmemperkuat kebersamaan, meningkatkan komunikasi dan menjalankan organisasidengan lebih baik demi kepentingan seluruh anggota," ujar Imin Pramono.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Rapat konsolidasi berlangsung dalam suasanakebersamaan dan menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasiserta membangun komunikasi antara jajaran organisasi pekerja dan unsur terkait.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Melalui kegiatan tersebut, FSP KEP SPSImenegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, menjaga solidaritasserta memperjuangkan kepentingan pekerja secara terorganisir dengan tetapmengedepankan mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2272_Pimpinan-Pusat-FSP-KEP-SPSI-Gelar-Konsolidasi-Bersama-PUK-PT-Macmahon-Mining-Services--Perkuat-Soliditas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28967/pimpinan-pusat-fsp-kep-spsi-gelar-konsolidasi-bersama-puk-pt-macmahon-mining-services-perkuat-soliditas/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kualitas Udara Membaik, Peserta Didik Rokan Hulu Kembali Belajar di Sekolah</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kualitas Udara Membaik, Peserta Didik Rokan Hulu Kembali Belajar di Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Pelajar di Kabupaten Rokan Hulu, Riau Kembalimelaksanakan pembelajaran tatap muka setelah sebelumnya sempat melakukanpembelajaran secara daring akibat dilanda kabut asap kebakaran hutan dan lahan.Suasana belajar mengajar tatap]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Pelajar di Kabupaten Rokan Hulu, Riau Kembalimelaksanakan pembelajaran tatap muka setelah sebelumnya sempat melakukanpembelajaran secara daring akibat dilanda kabut asap kebakaran hutan dan lahan.</p>
<p class="MsoNormal">Suasana belajar mengajar tatap muka terpantaudi Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Negeri 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu,Riau, Senin (20/9/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Para siswa dan guru tampak bersemangat padahari pertama diberlakukannya belajar tatap muka di sekolah. Sebelumnya, belajarmengajar secara daring sempat diberlakukan selama beberapa hari.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Hal ini disebabkan pekatnya kabut asap akibatkebakaran hutan dan lahan. Kepala SMK Negeri Satu 1, Idris Lika, Selasa(22/9/2026), mengatakan proses belajar mengajar secara tatap muka dilaksanakanseperti biasa, siswa masuk pada pukul 7.30 WIB dan pulang pada pukul 15.45 WIB.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Idris menyebutkan kalau para siswanya terlihatantusias mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Menurut mereka belajarsecara langsung berhadapan dengan guru lebih membuat mereka bergairah danpelajaran bisa lebih fokus dibanding secara daring.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ia berharap belajar tatap muka dapat terusdilakukan tanpa kendala sehingga proses belajar mengajar sekolah lebih maksimal.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4418_Kualitas-Udara-Membaik--Peserta-Didik-Rokan-Hulu-Kembali-Belajar-di-Sekolah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28963/kualitas-udara-membaik-peserta-didik-rokan-hulu-kembali-belajar-di-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sofyan Tan: Fotografi Adalah Arsip Visual Kebudayaan dan Cermin Identitas Bangsa</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 17:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sofyan Tan: Fotografi Adalah Arsip Visual Kebudayaan dan Cermin Identitas Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan pentingnya fotografi sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman sekaligus merekam identitas kebudayaan Indonesia.Hal tersebut disampaikan ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Anggota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan pentingnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fotografi/" target="_blank">fotografi</a> sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman sekaligus merekam identitas kebudayaan Indonesia.</p>
<p><p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> dalam acara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Semarak-Budaya/" target="_blank">Semarak Budaya</a> bertema "Dalam Satu Bingkai Kebhinnekaan, Ketika Fotografi Bercerita Tentang Indonesia" yang digelar di Aula Gedung Anjungan Melayu, Jalan Setiabudi, Tanjung Rejo, Medan, Rabu, 23 September 2026.</p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kementerian-Kebudayaan/" target="_blank">Kementerian Kebudayaan</a> bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Komisi-X-DPR-RI/" target="_blank">Komisi X DPR RI</a> dan berkolaborasi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pewarta-Foto-Indonesia/" target="_blank">Pewarta Foto Indonesia</a> (PFI) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> tersebut diikuti fotografer serta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/jurnalis-foto/" target="_blank">jurnalis foto</a> yang ada di Kota Medan.</p>
<p>Dalam pemaparannya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengatakan Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan suku, bahasa dan tradisi yang sangat beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikannya, Indonesia memiliki sekitar 1.340 suku bangsa. Sementara Badan Bahasa mencatat terdapat hingga 729 bahasa daerah.</p>
<p>Keragaman tersebut, kata Sofyan, melahirkan kekayaan budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pakaian adat, tradisi, kesenian hingga kuliner.</p>
<p>Ia kemudian menggambarkan kekayaan kuliner Indonesia yang menurutnya menjadi salah satu cermin keberagaman budaya Nusantara. Jika sejumlah negara dikenal melalui hidangan khas tertentu, Indonesia justru memiliki ragam makanan yang sangat luas, mulai dari nasi goreng hingga ratusan jenis soto yang tersebar di berbagai daerah.</p>
<p>Menurut Sofyan, kekayaan tradisi tersebut tidak cukup hanya diwariskan melalui cerita, tetapi juga perlu direkam secara nyata melalui dokumentasi visual.</p>
<p>"Fotografi adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arsip-visual/" target="_blank">arsip visual</a> kebudayaan yang bisa merekam seluruh aktivitas kehidupan tradisi. Ia bukan sekadar ingatan, melainkan wujud nyata yang dapat merekam adat istiadat, busana, hingga gerak tari daerah," ujar legislator dari Daerah Pemilihan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sumatera-Utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a> 1 tersebut.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> menjelaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fotografi/" target="_blank">fotografi</a> tidak hanya berfungsi sebagai rekam jejak sejarah. Menurutnya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fotografi/" target="_blank">fotografi</a> juga memiliki tiga fungsi penting lainnya, yakni sebagai cermin pembentuk identitas, alat pendidikan dan diplomasi budaya, serta media kritik sosial.</p>
<p>Sebuah foto, lanjutnya, dapat menyampaikan pesan pendidikan moral dan nilai kebersamaan antarsuku tanpa harus menggunakan banyak kata. Di sisi lain, bidikan fotografer terhadap peristiwa bencana maupun persoalan keadilan sosial juga dapat menjadi bentuk kritik konstruktif terhadap kondisi masyarakat.</p>
<p>"Fotografi memiliki kekuatan untuk berbicara melalui sebuah momen. Apa yang terekam dalam satu bingkai dapat menjadi catatan bagi generasi berikutnya," ujarnya.</p>
<p>Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> turut menyoroti tantangan dunia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fotografi/" target="_blank">fotografi</a> di tengah perkembangan teknologi modern, khususnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kecerdasan-buatan/" target="_blank">kecerdasan buatan</a> atau Artificial Intelligence (AI).</p>
<p>Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dipaparkannya, sekitar 83 persen fotografer saat ini telah memanfaatkan bantuan AI dalam menghasilkan karya. Perkembangan tersebut, menurutnya, tidak hanya berdampak pada dunia fotografi, tetapi juga merambah berbagai profesi lain, termasuk dokter dan akademisi, yang menghadapi persoalan etika hingga potensi plagiarisme.</p>
<p>Meski teknologi berkembang semakin cepat, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sofyan-Tan/" target="_blank">Sofyan Tan</a> mengingatkan para pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/fotografi/" target="_blank">fotografi</a> agar tidak kehilangan keaslian dan sentuhan manusia dalam setiap karya.</p>
<p>Ia mendorong fotografer untuk terus melahirkan inovasi, namun tetap mempertahankan sisi kemanusiaan yang menjadi kekuatan utama sebuah karya fotografi.</p>
<p>"Teknologi AI tidak memiliki perasaan, sedangkan manusia memilikinya. Saat seorang fotografer membidik objek, seluruh perasaannya mengalir ke sana. Walaupun bidikan foto hanya berlangsung satu detik, ia mampu meninggalkan kesan sepanjang zaman dan bahkan mempengaruhi kebijakan satu negara," pungkasnya.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut, Ketua PFI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Risky Cahyadi, narasumber fotografer senior Dr. Irsan Mulyadi, M.I.Kom., Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lisnawati-Ginting/" target="_blank">Lisnawati Ginting</a> dan Padapotan Tamba.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2422_Sofyan-Tan--Fotografi-Adalah-Arsip-Visual-Kebudayaan-dan-Cermin-Identitas-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28959/sofyan-tan-fotografi-adalah-arsip-visual-kebudayaan-dan-cermin-identitas-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keracunan MBG juga Terjadi di SMKN 1 Merdeka Karo, Para Pelajar Bawa Makan Sendiri</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keracunan MBG juga Terjadi di SMKN 1 Merdeka Karo, Para Pelajar Bawa Makan Sendiri]]></title>
            <description><![CDATA[Setelah siswa SMA Negeri 1 Berastagi danYayasan Perguruan Bersama di Kabupaten Karo Sumatera Utara mengalami keracunansetelah mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis pada 13 Agustus 2026 lalu,peristiwa serupa juga terjadi di SMK]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Setelah siswa SMA Negeri 1 Berastagi danYayasan Perguruan Bersama di Kabupaten Karo Sumatera Utara mengalami keracunansetelah mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis pada 13 Agustus 2026 lalu,peristiwa serupa juga terjadi di SMK Negeri 1 Merdeka di Kabupaten Karo.</p>
<p class="MsoNormal">Sebanyak 48 Pelajar di sekolah ini mengalamimual, gatal-gatal dan pusing-pusing setelah mengkonsumsi menu Makan BergiziGratis.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dugaan keracunan setelah mengkonsumsi menuMakan Bergizi Gratis di SMK Negeri 1 Merdeka ini terjadi pada 14 September 2026lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasek SMK 1 Merdeka Mbina Bangun, Selasa(22/9/2026), mengatakan sebanyak 48 siswanya mendadak mengeluh karena mengalamigatal-gatal di bahagian tubuh, sesak nafas, sakit perut mulas danpusing-pusing.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kondisi tersebut dialami siswanya setelahmengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis. Para siswa pun kemudian di larikan keRumah Sakit Umum di Kabupaten Karo.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Bahkan 3 diantaranya terpaksa harus dirujuk keRumah Sakit Umum di Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Mbina juga mengungkapkan meski para siswa sudahmulai kembali bersekolah seperti biasa, tetapi rata-rata pelajar mulai khawatiruntuk mengkonsumsi Menu Makan Bergizi Gratis.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di SMK Negeri 1Merdeka ini terdapat 1.068 penerima manfaat Makan Bergizi Gratis.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_5742_Keracunan-MBG-juga-Terjadi-di-SMKN-1-Merdeka-Karo--Para-Pelajar-Bawa-Makan-Sendiri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28962/keracunan-mbg-juga-terjadi-di-smkn-1-merdeka-karo-para-pelajar-bawa-makan-sendiri/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pulang dari RSCM, Febi Korban Keracunan Menu MBG di Karo Berusaha Sekolah Lagi</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pulang dari RSCM, Febi Korban Keracunan Menu MBG di Karo Berusaha Sekolah Lagi]]></title>
            <description><![CDATA[Setelah menjalani perawatan medis di RumahSakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Febi Yona Purba, siswi SMK Swasta YayasanPerguruan Bersama Berastagi yang mengalami keracunan pasca mengonsumsi MakanBergizi Gratis, kini telah kembali]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Setelah menjalani perawatan medis di RumahSakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Febi Yona Purba, siswi SMK Swasta YayasanPerguruan Bersama Berastagi yang mengalami keracunan pasca mengonsumsi MakanBergizi Gratis, kini telah kembali ke rumahnya di Kabupaten Karo, SumateraUtara.</p>
<p class="MsoNormal">Bahkan, remaja 16 tahun ini sudah berusahakembali ke sekolah, meski masih dalam pemulihan kesehatan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pasca kembali dari Rumah Sakit CiptoMangunkusumo Jakarta menjalani perawatan kesehatan, perjuangan Febi Yona Purbamulai terlihat untuk kembali bersekolah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Wali Kelas Febi, Kanna Indika Pelawi, Selasa(22/9/2026), Febi tiba dari menjalani perawatan di Jakarta pada Jumat lalu, danSenin kemarin, siswi kelas XI Desain Komunikasi Visual di SMK Swasta YayasanPerguruan Bersama Berastagi ini datang bersekolah. Ia diantar langsung olehorang tuanya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dikatakannya kehadiran Febi untuk belajar belumbertahan seharian penuh. Siang harinya, Febi terpaksa diantar pulang olehgurunya karena mengeluh pusing-pusing, kondisinya masih terlihat belumsepenuhnya pulih pasca insiden keracunan Makan Bergizi Gratis pada 13 Agustus2026 lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sejak peristiwa itu, Febi sempat dirujukkembali ke RSCM Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. Kini, para guru dan teman-teman sekelasnyamendoakan agar ia semakin kuat dan bisa segera aktif kembali belajar bersama.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu,SMK Swasta Yayasan Perguruan Bersama Berastagi hingga kini belum menerimapengiriman Makan Bergizi Gratis kembali hingga waktu yang belum ditentukan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_2284_Pulang-dari-RSCM--Febi-Korban-Keracunan-Menu-MBG-di-Karo-Berusaha-Sekolah-Lagi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28961/pulang-dari-rscm-febi-korban-keracunan-menu-mbg-di-karo-berusaha-sekolah-lagi/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Masuk Tempat Hiburan Malam, Laporkan Akun Medsos ke Polisi</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Masuk Tempat Hiburan Malam, Laporkan Akun Medsos ke Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN  Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tebingtinggi, Iqbal Akbar, membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait dirinya disebut mendatangi tempat hiburan malam.Merasa nama baik dan pekerjaannya dicemarka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> :MEDAN &mdash; Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tebingtinggi, Iqbal Akbar, membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait dirinya yang disebut mendatangi dan berada di tempat hiburan malam. Merasa tudingan tersebut telah mencemarkan nama baik serta berpotensi mengganggu pekerjaannya, Iqbal menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi di Polrestabes Medan.</p>
<p dir="auto" data-start="487" data-end="651">Sambil menunjukkan bukti penerimaan laporan, Iqbal menyebut laporan tersebut tercatat dengan Nomor STTLP/B/4079/IX/2026/SPKT POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.</p>
<p dir="auto" data-start="653" data-end="850">Iqbal menegaskan narasi yang beredar di media sosial menurut versinya tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Ia menyebut informasi tersebut telah memutarbalikkan fakta dan merugikan dirinya.</p>
<p dir="auto" data-start="852" data-end="1084">&quot;Saya baru saja membuat laporan atas akun media sosial yang telah mencemarkan nama baik dan pekerjaan saya. Pada dasarnya itu semua adalah fitnah dan kejadian sebenarnya telah diputarbalikkan,&quot; ujar Iqbal, Selasa, 22 September 2026.</p>
<p dir="auto" data-start="1086" data-end="1310">Iqbal menjelaskan, keberadaannya di lokasi yang menjadi sumber perbincangan tersebut hanya untuk menjemput sejumlah kerabat. Ia membantah masuk atau menghabiskan waktu di tempat hiburan malam sebagaimana narasi yang beredar.</p>
<p dir="auto" data-start="1312" data-end="1579">&quot;Saya ke situ hanya datang ke area parkiran untuk menjemput teman, kakak, dan abang saya untuk pulang bersama. Memang benar saya sempat membawakan tas teman saya dan tangan bersenggolan, tapi tidak seperti yang diisukan bahwa saya bersenang-senang di dalam,&quot; katanya.</p>
<p dir="auto" data-start="1581" data-end="1857">Melalui laporan tersebut, Iqbal berharap kepolisian dapat menelusuri pihak-pihak yang diduga menyebarkan informasi yang dinilainya tidak benar melalui media sosial. Ia juga berharap proses hukum dapat memberikan kejelasan sekaligus menjadi upaya untuk memulihkan nama baiknya.</p>
<p dir="auto" data-start="1859" data-end="2122">Sementara itu, tim kuasa hukum Iqbal Akbar, S.H., yang dipimpin Henry Pakpahan, S.H., bersama Andreas Simamora, S.H., dan Octo Gabriel Simangunsong, S.H., mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.</p>
<p dir="auto" data-start="2124" data-end="2279">Henry mengatakan laporan tersebut dilayangkan menyusul beredarnya sejumlah unggahan dan tuduhan yang dinilai menyerang kehormatan serta nama baik kliennya.</p>
<p dir="auto" data-start="2281" data-end="2539">&quot;Kami datang ke sini selaku kuasa hukum dari Iqbal Akbar untuk melaporkan beberapa akun media sosial seperti Facebook dan platform lainnya. Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus mengejar siapa pun dalang di balik penyebaran informasi ini,&quot; tegas Henry.</p>
<p dir="auto" data-start="2541" data-end="2822">Menurut Henry, penyebaran tuduhan yang belum terbukti kebenarannya melalui ruang publik dapat menimbulkan kerugian bagi pihak yang dituduh. Karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum menelusuri asal-usul konten, akun yang menyebarkan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.</p>
<p dir="auto" data-start="2824" data-end="2991">Dalam laporan tersebut, tim kuasa hukum mencantumkan Pasal 27A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai salah satu dasar hukum yang digunakan.</p>
<p dir="auto" data-start="2993" data-end="3193">Tim kuasa hukum juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membuat, mengunggah maupun menyebarkan konten di media sosial, terutama informasi yang berkaitan dengan tuduhan terhadap seseorang.</p>
<p dir="auto" data-start="3195" data-end="3280">&quot;Kami akan mengawal proses hukum ini hingga tuntas di Polrestabes Medan,&quot; ujar Henry.</p>
<p dir="auto" data-start="3282" data-end="3637">Di sisi lain, dari penelusuran terhadap sejumlah video pada unggahan media sosial yang memuat tudingan tersebut, terlihat seorang pria mengenakan baju kaus hitam dan masker hitam. Namun, dari materi video yang beredar, identitas pria tersebut tidak disebutkan.</p>
<p dir="auto" data-start="3639" data-end="3912">Dalam video itu, pria tersebut tampak berjalan bergandengan tangan bersama seorang perempuan berambut pirang yang juga mengenakan pakaian berwarna hitam. Ketika kamera mendekati keduanya, genggaman tangan tersebut kemudian lepas.</p>
<p dir="auto" data-start="3914" data-end="4056">Tidak lama setelah itu, terdengar suara seorang perempuan yang diduga merekam video tersebut mengucapkan kalimat, &quot;kenal lah, kan suami saya.&quot;</p>
<p dir="auto" data-start="4058" data-end="4340">Materi video dan narasi yang beredar tersebut menjadi bagian dari persoalan yang kini dilaporkan ke kepolisian. Kebenaran mengenai identitas orang dalam video serta konteks kejadian selanjutnya menjadi bagian yang perlu dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan pihak terkait.</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_6554_Kepala-SPPG-Tebingtinggi-Bantah-Tudingan-Masuk-Tempat-Hiburan-Malam--Laporkan-Akun-Medsos-ke-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28958/kepala-sppg-tebingtinggi-bantah-tudingan-masuk-tempat-hiburan-malam-laporkan-akun-medsos-ke-polisi/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KSP Dudung Pastikan Irigasi Dukung Produktivitas Petani</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KSP Dudung Pastikan Irigasi Dukung Produktivitas Petani]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah terus memperkuat infrastrukturpertanian sebagai bagian dari upaya mendorong swasembada pangan. Kepala StafKepresidenan Dudung Abdurachman meninjau langsung proyek irigasi berbasismasyarakat di Deliserdang, Sumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah terus memperkuat infrastrukturpertanian sebagai bagian dari upaya mendorong swasembada pangan. Kepala StafKepresidenan Dudung Abdurachman meninjau langsung proyek irigasi berbasismasyarakat di Deliserdang, Sumatera Utara.</p>
<p class="MsoNormal">Dengan mengendarai sepeda motor, Kepala StafKepresidenan Dudung Abdurachman, Senin (21/9/2026), meninjau operasionalisasiInfrastruktur Berbasis Masyarakat atau IBM proyek irigasi di Desa SidodadiRamunia, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Peninjauan dilakukan untuk memastikan saluranirigasi yang dibangun benar-benar mengalirkan air hingga ke petak sawah danladang milik petani.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Proyek ini dikerjakan secara swakelola olehmasyarakat dengan dukungan anggaran APBN yang disalurkan untuk pembangunaninfrastruktur irigasi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Untuk memastikan bahwa proyek irigasibermanfaat sampai ke petak-petak sawah dan ladang milik petani dan memastikanmengalir ke lahan-lahan, tadi saya cek dan ini merupakan suatu kewajiban mutlakdari pemerintah pusat sampai ke bawah. Nah, melalui padat karya inilah akhirnyapemerintah tidak hanya membangun infrastruktur besar seperti jalan tol,pelabuhan dan bandara, tetapi pemerintah juga menyiapkan infrastruktur yangberbasis kepada masyarakat," ujar Dudung.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Program IBM proyek irigasi ini menjangkau 37provinsi dengan total anggaran mencapai 14,63 triliun rupiah. Khusus diSumatera Utara, program mencakup 21 kabupaten dan kota dengan anggaran 527,50miliar rupiah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di Deliserdang, pembangunan irigasi menjangkau57 titik lokasi dengan target penyerapan tenaga kerja mencapai 38.475 orang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pemerintah menargetkan infrastruktur irigasiini tidak hanya memperlancar akses air bagi petani, tetapi juga meningkatkanproduktivitas lahan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Program ini menjadi salah satu dukunganinfrastruktur bagi petani, seiring target pemerintah mewujudkan swasembadapangan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_9863_KSP-Dudung-Pastikan-Irigasi-Dukung-Produktivitas-Petani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28960/ksp-dudung-pastikan-irigasi-dukung-produktivitas-petani/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter]]></title>
            <description><![CDATA[Carlos Prates memastikan duel melawan Islam Makhachev untuk sabuk welter UFC berikutnya, meski tanggal pertarungan belum ditentukan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Carlos-Prates/" target="_blank">Carlos Prates</a> memastikan dirinya akan menghadapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Islam-Makhachev/" target="_blank">Islam Makhachev</a> dalam perebutan gelar kelas welter <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> berikutnya. Pernyataan terbaru petarung asal Brasil itu semakin memperkuat kemungkinan duel melawan juara bertahan kelas 77 kilogram tersebut, meski tanggal pertarungan belum diumumkan secara resmi.</p>
<p><p>Prates mengungkapkan kepastian tersebut dalam percakapannya dengan streamer N3ON. Ketika ditanya mengenai lawan berikutnya, Prates langsung menyebut nama Makhachev. Saat kembali ditanya apakah pertarungan tersebut sudah benar-benar dipastikan, dia menjawab tegas.</p>
<p>"Ya, pertarungan itu sudah dipastikan," kata Prates.</p>
<p>Namun, petarung berjuluk The Nightmare tersebut mengaku belum mengetahui kapan pertarungan itu akan digelar. Ia berharap bisa tampil di Las Vegas pada Desember, tetapi memperkirakan duel tersebut kemungkinan baru berlangsung pada awal 2027.</p>
<p>"Saya tidak tahu kapan, tetapi saya akan menghadapinya. Saya berharap pertarungan itu digelar di Vegas pada Desember, tetapi saya rasa tidak. Mungkin Januari, atau semacamnya," ujar Prates.</p>
<p>Pernyataan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam persaingan memperebutkan kesempatan menantang Makhachev. Sebelumnya, nama Prates memang sudah lama masuk dalam pembicaraan perebutan sabuk kelas welter setelah serangkaian kemenangan penting yang diraihnya.</p>
<p>Prates semakin mengukuhkan posisinya setelah menghentikan mantan juara Jack Della Maddalena melalui TKO pada ronde ketiga di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> Perth, 2 Mei 2026. Kemenangan tersebut menambah momentum Prates setelah sebelumnya mencatat kemenangan KO atas Geoff Neal dan mantan juara Leon Edwards.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> sendiri menempatkan Prates sebagai salah satu penantang utama di kelas welter, tepat di bawah Makhachev yang berstatus juara.</p>
<p>Makhachev sebelumnya mempertahankan sabuk kelas welter setelah mengalahkan Ian Machado Garry melalui keputusan mutlak di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> 330. Kemenangan tersebut memperpanjang rentetan kemenangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> petarung asal Dagestan itu menjadi 17 pertandingan.</p>
<p>Menariknya, Makhachev juga sebelumnya menyebut Prates sebagai salah satu kandidat utama untuk menjadi lawan berikutnya. Selain Prates, nama Michael Morales dan Shavkat Rakhmonov sempat muncul dalam pembicaraan mengenai perebutan kesempatan menghadapi sang juara.</p>
<p>Prates sendiri tidak sekadar mengejar kesempatan bertarung. Ia beberapa kali menyatakan keyakinannya mampu merebut sabuk dari Makhachev. Dalam wawancara sebelumnya, Prates mengakui keunggulan grappling Makhachev, tetapi percaya kekuatan pukulannya dapat menjadi pembeda dalam pertarungan tersebut.</p>
<p>Kini, satu hal yang masih belum diketahui adalah tanggal pertarungan. Prates sudah menyatakan bahwa duel tersebut "sudah dipastikan", tetapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> belum mengumumkan secara resmi kapan pertarungan perebutan gelar itu akan berlangsung.</p>
<p>Sumber: MMA Sucka, UFC, MMA Fighting</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_5876_Carlos-Prates-Pastikan-Hadapi-Islam-Makhachev-pada-Perebutan-Sabuk-Welter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28957/carlos-prates-pastikan-hadapi-islam-makhachev-pada-perebutan-sabuk-welter/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak]]></title>
            <description><![CDATA[Enam petarung meraih kontrak UFC pada DWCS Week 7, termasuk dua nama yang kalah dalam pertarungan mereka.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dana White&#039;s Contender Series Season 10 Week 7 menghadirkan kejutan besar. Bukan hanya enam petarung yang mendapatkan kontrak UFC, tetapi untuk pertama kalinya dalam sejarah ajang tersebut, dua petarung yang kalah juga langsung mendapat tiket menuju UFC.</p>
<p><p>Pertarungan berlangsung di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> Apex, Las Vegas, Selasa malam waktu setempat atau Rabu (23/9/2026) WIB. Enam nama yang mendapatkan kontrak adalah Damian Piwowarczyk, Piero Guaylupo, Callum Connor, Marcos Degli, Alvi Dasuyev, dan Jaden Ortega.</p>
<p>Momen paling mencolok datang dari duel Piero Guaylupo melawan Callum Connor. Keduanya tampil agresif sejak ronde pertama dan menghasilkan salah satu pertarungan paling menghibur sepanjang musim.</p>
<p>Guaylupo akhirnya menang angka mutlak 30-27 di seluruh kartu juri. Namun, Connor juga mendapatkan kontrak setelah memberikan perlawanan sengit. Keduanya bahkan mencatat hampir 400 serangan signifikan sepanjang tiga ronde.</p>
<p>&quot;Piero Guaylupo dan Callum Connor memberikan pertunjukan luar biasa untuk Dana White,&quot; tulis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> melalui unggahan media sosial setelah pertarungan tersebut.</p>
<p>Kejutan lain terjadi pada duel Alvi Dasuyev versus Jaden Ortega. Dasuyev menang angka mutlak 30-27, 30-27, dan 29-28. Meski kalah, Ortega tetap memperoleh kontrak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> berkat penampilan kerasnya sepanjang tiga ronde.</p>
<p>Dasuyev sempat menjatuhkan Ortega pada awal pertarungan, tetapi lawannya mampu bertahan dan kemudian meningkatkan tekanan. Dasuyev mengakui kondisi fisiknya tidak maksimal. Ia menyebut jet lag menjadi salah satu penyebab penampilannya tidak seperti yang diharapkan.</p>
<p>&quot;Jet lag,&quot; kata Dasuyev ketika ditanya mengenai masalah kondisinya setelah pertandingan. Ia juga meyakini dirinya bisa mencetak kemenangan lewat knockout apabila kondisinya lebih baik.</p>
<p>Sementara itu, Marcos Degli meraih kontrak setelah menaklukkan Paris Moran melalui kuncian rear-naked choke pada ronde kedua. Degli, yang merupakan rekan latihan Carlos Prates, memperlihatkan kemampuan grappling yang menjadi salah satu sorotan malam tersebut.</p>
<p>Damian Piwowarczyk juga tampil impresif. Petarung yang merupakan rekan latihan Jan Blachowicz itu sempat mendapat tekanan Emilio Quissua pada awal laga. Namun, Piwowarczyk bangkit dan menjatuhkan Quissua lewat pukulan kanan sebelum menutup pertarungan dengan TKO pada 4 menit 55 detik ronde pertama.</p>
<p>Satu-satunya pemenang yang tidak mendapat kontrak adalah Norbert Novenyi Jr. Ia mengalahkan Theo Haig melalui keputusan mutlak 29-28, tetapi penampilannya dinilai belum cukup meyakinkan Dana White. Novenyi tetap mendapat pesan untuk kembali mencoba pada kesempatan berikutnya.</p>
<p>Dengan enam kontrak dalam satu malam, Week 7 Season 10 tercatat sebagai episode bersejarah bagi Contender Series. Untuk pertama kalinya, dua petarung yang kalah dalam laga masing-masing tetap mendapatkan kesempatan melanjutkan karier di UFC.</p>
<p>Sumber: MMA Fighting, UFC</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_4002_Enam-Petarung-Raih-Kontrak-UFC-di-DWCS-Week-7--Dua-Kalah-Tetap-Dikontrak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/28956/enam-petarung-raih-kontrak-ufc-di-dwcs-week-7-dua-kalah-tetap-dikontrak/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPPK Paruh Waktu Nias Barat Keluhkan Penghasilan Belum Cair, Beban Ekonomi Keluarga Mulai Terasa</guid>
            <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 11:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPPK Paruh Waktu Nias Barat Keluhkan Penghasilan Belum Cair, Beban Ekonomi Keluarga Mulai Terasa]]></title>
            <description><![CDATA[Keluhan mengenai belum cairnya penghasilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Nias Barat kembali mencuat. Sejumlah pegawai mempertanyakan kepastian pembayaran hak mereka setelah]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>Nias Barat</b> : Keluhan mengenai belum cairnya penghasilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> kembali mencuat. Sejumlah pegawai mempertanyakan kepastian pembayaran hak mereka setelah berbulan-bulan menjalankan tugas.</p>
<p><p dir="auto" data-start="364" data-end="680">Keluhan tersebut beredar di komunitas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Generasi-Aekhula/" target="_blank">Generasi Aekhula</a> pada Selasa, 22 September 2026. Bagi sebagian PPPK Paruh Waktu, persoalan yang dihadapi bukan hanya mengenai administrasi kepegawaian, tetapi mulai menyentuh kebutuhan sehari-hari, seperti biaya transportasi, kebutuhan rumah tangga hingga biaya pendidikan anak.</p>
<p dir="auto" data-start="682" data-end="1013">Persoalan ini menjadi perhatian setelah Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> sebelumnya mengumumkan peningkatan penghasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> dari Rp250 ribu menjadi Rp750 ribu per bulan. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Eliyunus-Waruwu/" target="_blank">Eliyunus Waruwu</a> pada 17 Agustus 2026 dan kemudian diberitakan RRI Gunungsitoli pada 18 Agustus 2026.</p>
<p dir="auto" data-start="1015" data-end="1206">Namun, berdasarkan keluhan yang berkembang, persoalan utama yang kini dipertanyakan para pegawai bukan semata besaran penghasilan, melainkan kepastian kapan hak tersebut dapat direalisasikan.</p>
<p dir="auto" data-start="1208" data-end="1590">Sebelumnya, persoalan pembayaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> juga sempat menjadi perhatian publik. Pemberitaan pada Juni 2026 menyebut sejumlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> mengeluhkan belum menerima Surat Perintah Kerja (SPK) sebagai turunan dari surat keputusan sejak Januari 2026. Kondisi tersebut disebut berdampak terhadap belum terealisasinya pembayaran penghasilan Januari hingga Mei.</p>
<p dir="auto" data-start="1592" data-end="1871">Jika keluhan terbaru tersebut benar hingga September 2026, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab keterlambatan, periode pembayaran yang belum direalisasikan, proses administrasi yang masih berjalan serta jadwal pencairannya.</p>
<p dir="auto" data-start="1873" data-end="2187">Keterlambatan penghasilan juga disebut mulai berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga para pegawai. Informasi yang berkembang di komunitas tersebut menyebut sebagian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> terpaksa berutang di warung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng hingga keperluan sekolah anak.</p>
<p dir="auto" data-start="2189" data-end="2472">Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap perekonomian masyarakat. Ketika penghasilan belum diterima, kebutuhan harian tetap harus dipenuhi, sementara warung dan pelaku usaha kecil di sekitar tempat tinggal pegawai ikut menanggung piutang yang belum terbayarkan.</p>
<p dir="auto" data-start="2474" data-end="2670">Karena itu, kepastian pembayaran penghasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> tidak hanya berkaitan dengan nominal dalam kebijakan anggaran, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi pegawai dan keluarganya.</p>
<p dir="auto" data-start="2672" data-end="2896">Di tengah munculnya keluhan tersebut, keterbukaan informasi dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> menjadi penting untuk memberikan kejelasan kepada para pegawai sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.</p>
<p dir="auto" data-start="2898" data-end="3160">Pemkab <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> melalui BKPSDM, BPKPAD maupun perangkat daerah terkait diharapkan dapat menjelaskan status administrasi PPPK Paruh Waktu, jumlah pegawai yang terdampak, periode pembayaran yang belum terealisasi, sumber anggaran serta kepastian waktu pencairan.</p>
<p dir="auto" data-start="3162" data-end="3402">Penjelasan tersebut juga diperlukan untuk memastikan kebijakan peningkatan penghasilan dari Rp250 ribu menjadi Rp750 ribu per bulan dapat direalisasikan dan dirasakan oleh para <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> sebagaimana telah diumumkan pemerintah daerah.</p>
<p dir="auto" data-start="3404" data-end="3615">Bagi pegawai, kepastian pembayaran menjadi hal penting karena penghasilan tersebut menjadi salah satu tumpuan untuk membiayai transportasi menuju tempat kerja, kebutuhan keluarga serta keperluan pendidikan anak.</p>
<p dir="auto" data-start="3617" data-end="3998">Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> mengenai keluhan belum cairnya penghasilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PPPK-Paruh-Waktu/" target="_blank">PPPK Paruh Waktu</a> masih perlu dikonfirmasi. Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Barat/" target="_blank">Nias Barat</a> maupun pihak terkait lainnya agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p dir="auto" data-start="4000" data-end="4017"><br></p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202609/_5744_PPPK-Paruh-Waktu-Nias-Barat-Keluhkan-Penghasilan-Belum-Cair--Beban-Ekonomi-Keluarga-Mulai-Terasa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28955/pppk-paruh-waktu-nias-barat-keluhkan-penghasilan-belum-cair-beban-ekonomi-keluarga-mulai-terasa/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>