<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2026 02:38:49 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 21:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak]]></title>
            <description><![CDATA[Pekan QRIS Nasional (PQN) Medan DigiFest 2026 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara tersebut berlang]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pekan-QRIS-Nasional/" target="_blank">Pekan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> Nasional</a> (PQN) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest/" target="_blank">Medan DigiFest</a> 2026 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara tersebut berlangsung selama dua hari hingga Minggu, 23 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="382" data-end="618">Pembukaan PQN <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest/" target="_blank">Medan DigiFest</a> 2026 dilakukan Wali Kota Medan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana. Peresmian ditandai dengan penekanan bel secara bersama-sama di panggung utama.</p>
<p data-start="620" data-end="876">Dalam kesempatan tersebut, KPw BI Sumatera Utara juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Medan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan dalam menyukseskan rangkaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pekan-QRIS-Nasional/" target="_blank">Pekan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> Nasional</a> yang berlangsung sejak 18 hingga 23 Agustus 2026.</p>
<p data-start="878" data-end="1056"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Waas/" target="_blank">Rico Waas</a> menyampaikan apresiasi kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Indonesia-Sumatera-Utara/" target="_blank">Bank Indonesia Sumatera Utara</a> yang terus bersinergi dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam mempercepat digitalisasi daerah, khususnya sistem pembayaran.</p>
<p data-start="1058" data-end="1426">"Sinergitas yang terjalin erat antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemko-Medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Indonesia-Sumatera-Utara/" target="_blank">Bank Indonesia Sumatera Utara</a> adalah kunci utama terwujudnya ekosistem digital yang inklusif. Kita berharap seluruh langkah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/digitalisasi-transaksi/" target="_blank">digitalisasi transaksi</a> yang telah dan sedang kita jalankan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya warga Kota Medan," ujar Rico.</p>
<p data-start="1428" data-end="1639">Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah QRESTO, sistem pembayaran digital berbasis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/split-payment/" target="_blank">split payment</a> yang dikembangkan Pemerintah Kota Medan bersama Bank Indonesia dan PT Bank Sumut.</p>
<p data-start="1641" data-end="1901">Rico menjelaskan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> dirancang untuk meningkatkan kemudahan dan transparansi dalam pengelolaan pajak daerah, khususnya pajak restoran. Melalui sistem tersebut, nilai transaksi dan kewajiban pajak daerah dipisahkan secara otomatis saat pembayaran dilakukan.</p>
<p data-start="1903" data-end="2136">Porsi pajak yang telah dipisahkan selanjutnya dapat masuk secara langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), sehingga proses pembayaran, pencatatan dan pengawasan penerimaan pajak dapat dilakukan secara lebih transparan dan terukur.</p>
<p data-start="2138" data-end="2436">Menurut Rico, penerapan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRESTO/" target="_blank">QRESTO</a> diharapkan memberikan kepastian dan kemudahan bagi wajib pajak sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan daerah. Digitalisasi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan potensi penerimaan pajak sekaligus meminimalkan potensi kebocoran.</p>
<p data-start="2438" data-end="2682">Rico berharap inovasi digital yang dikembangkan Kota Medan bersama Bank Indonesia dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bank-Sumut/" target="_blank">Bank Sumut</a> tersebut tidak hanya memberikan manfaat di tingkat daerah, tetapi juga dapat menjadi contoh yang diterapkan pemerintah daerah lainnya di Indonesia.</p>
<p data-start="2684" data-end="2856">"Kita berharap inovasi ini dapat menjadi percontohan nasional dan direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya untuk memperkuat kemandirian fiskal berbasis digital," katanya.</p>
<p data-start="2858" data-end="3083">Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, turut hadir dalam Opening Ceremony PQN <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest/" target="_blank">Medan DigiFest</a> 2026 sekaligus mendukung kegiatan tersebut melalui layanan Pojok Pajak Bumi dan Bangunan (Pojok PBB).</p>
<p data-start="3085" data-end="3384">Melalui Pojok PBB, masyarakat yang melakukan pembayaran PBB menggunakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> berkesempatan mendapatkan minyak goreng sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, selama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest/" target="_blank">Medan DigiFest</a> 2026 berlangsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan program penghapusan denda PBB untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya.</p>
<p data-start="3386" data-end="3576">Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> sekaligus menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> mendorong masyarakat memanfaatkan pembayaran pajak secara digital yang dinilai lebih mudah, praktis dan transparan.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5788_PQN-Medan-DigiFest-2026-Resmi-Dibuka--Rico-Waas-Andalkan-QRESTO-untuk-Perkuat-Digitalisasi-Pajak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28343/pqn-medan-digifest-2026-resmi-dibuka-rico-waas-andalkan-qresto-untuk-perkuat-digitalisasi-pajak/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penguatan Tepian Sungai Aih Bobo Rampung, Lindungi Gayo Lues dari Risiko Bencana</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 21:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penguatan Tepian Sungai Aih Bobo Rampung, Lindungi Gayo Lues dari Risiko Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menuntaskan penguatan tepian Sungai AihBobo di Desa Aih Bobo dan Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten GayoLues. Penanganan tanggap darurat tersebut dilakukan untuk melindungipermuk]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menuntaskan penguatan tepian Sungai AihBobo di Desa Aih Bobo dan Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten GayoLues. Penanganan tanggap darurat tersebut dilakukan untuk melindungipermukiman, lahan pertanian, dan mobilitas warga dari ancaman erosi, luapansungai, serta banjir bandang.</p>
<p class="MsoNormal">Pekerjaandifokuskan pada pemasangan bronjong, yaitu struktur anyaman kawat berisi batuyang berfungsi memperkuat tepian sungai. Site Manager Operasional Hutama KaryaPeri mengatakan pekerjaan di kedua sisi Sungai Aih Bobo berlangsung sejak awalFebruari hingga awal Agustus 2026.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Awal kita beri tanggul tanah. Setelah itu, lanjut kebronjong dengan lebih kurang 1 kilometer, tinggi 2,5 meter, lebar ada 3 meter,untuk memproteksi air agar dinding sungai tidak rusak,&quot; kata Peri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Luapan Sungai Aih Bobo saat bencana hidrometeorologisebelumnya merusak lahan pertanian dan berdampak pada rumah warga. Karena itu,penguatan tepian sungai disiapkan sebagai perlindungan awal agar aliran airtidak kembali menggerus kawasan permukiman.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Jadi lokasiini pas waktu bencana itu lahan pertanian rusak dan juga ada mengenai rumahwarga. Jadi ini kami protek, dinding sungai ini. Itu kita menggunakan bronjongkarena secara teknik itu yang lebih ideal,&quot; ujar Peri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">PengawasLapangan BWS Sumatera I Fahried Wajidi mengatakan penanganan tanggap daruratjuga dilakukan pada empat titik lain di Kecamatan Rikit Gaib, Dabun Gelang, danPutri Betung. Secara keseluruhan, lima titik penguatan tepian sungai tersebuttelah mencapai progres fisik 99 persen.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Pascabencanadi setiap titik itu kita lakukan pemasangan bronjong karena ini sifatnyatanggap darurat, artinya sementara,&quot; kata Fahried saat meninjau Sungai Aih Bobobersama Satgas PRR, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kelima titikpenanganan tersebut didukung anggaran Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp137miliar. Kehadiran struktur pelindung Sungai diharapkan memberi rasa aman bagiwarga saat curah hujan meningkat, sekaligus menjaga lahan pertanian dan aksesmasyarakat di sekitar aliran sungai.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu,Perwakilan Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan RekonstruksiPascabencana Sumatera (Satgas PRR) dari Kementerian Dalam Negeri, Imran menegaskanpentingnya peran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan Pemerintah Provinsi Acehdalam melengkapi pemulihan pascabencana di kabupaten itu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Imran mencatatmasih ada sejumlah jalan dan jembatan kewenangan provinsi serta kabupaten yangbelum ditangani, seperti akses rusak di Pining dan Pintu Rime. Padahal, alokasiTransfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat telah dikucurkan ke daerah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kami berharapuntuk program rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah tersusun di dalamRenduk, sudah ada pemisahan yang jelas antara Renduk pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.Kita berharap implementasinya dapat saling bersinergi untuk memperbaiki wilayahantara Lokop dan Blangkejeren di Gayo Lues,&quot; kata Imran.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3006_Penguatan-Tepian-Sungai-Aih-Bobo-Rampung--Lindungi-Gayo-Lues-dari-Risiko-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28342/penguatan-tepian-sungai-aih-bobo-rampung-lindungi-gayo-lues-dari-risiko-bencana/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejati Sumut Kawal Percepatan Pembangunan UIN Syahada Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejati Sumut Kawal Percepatan Pembangunan UIN Syahada Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kejaksaan TinggiSumatera Utara (Kejati Sumut) melalui Tim Pengamanan Pembangunan Strategis(PPS) melakukan kunjungan dan monitoring proyek strategis di UIN SyahadaPadangsidimpuan. Kunjungan pertama dilaksanakan pada Senin (3/8/2]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kejaksaan TinggiSumatera Utara (Kejati Sumut) melalui Tim Pengamanan Pembangunan Strategis(PPS) melakukan kunjungan dan monitoring proyek strategis di UIN SyahadaPadangsidimpuan. Kunjungan pertama dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) dandilanjutkan dengan kunjungan kedua pada Rabu (19/8/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Pada kunjunganpertama, 3 Agustus 2026 Kasi PPS Intelijen Kejati Sumut Sarimonang Beny Sinagabersama tim PPS melakukan kunjungan lapangan terkait adanya keterlambatanprogres pekerjaan yang disebabkan oleh beberapa kendala.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Termasuk kurangmaksimalnya tenaga kerja yang ada di lapangan sehingga tim PPS Kejati Sumuthadir untuk memberikan dorongan dan solusi kepada rekanan sebagai upayamendukung agar pembangunan sarana pendidikan dapat terlaksana secara tepatwaktu, tepat mutu dan tepat sasaran.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kunjunganpertama tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui kunjungan kedua pada19Agustus 2026, Menindaklanjuti keterlambatan progres pada kunjungan pertama, timPPS Kejatisu melakukan kunjungan kedua dimana pada kunjungan ini progrespekerjaan telah mengalami peningkatan dengan adanya perubahan sistem kerjadimana dilakukan penambahan shift kerja.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kunjunganberkelanjutan ini menjadi bukti nyata sinergi dan perhatian aparat penegakhukum dalam mendukung percepatan pembangunan sarana pendidikan yang tepat waktudan tepat mutu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu,jajaran UIN Syahada Padangsidimpuan menyambut baik kunjungan dan pengawalanyang dilakukan oleh Kejati Sumut. Kunjungan tersebut dinilai menjadi bagianpenting dalam membangun koordinasi dan memastikan pelaksanaan proyek strategisberjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi pengembangansarana dan prasarana pendidikan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Rektor UINSyahada Padangsidimpuan, Prof Sumper Mulia Harahap beserta jajaran menyampaikanapresiasi atas perhatian dan dukungan Kejati Sumut terhadap pembangunan dilingkungan universitas ini.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Melaluimonitoring dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkanpelaksanaan proyek strategis di UIN Syahada Padangsidimpuan dapat terusmengalami peningkatan progres hingga selesai sesuai dengan target waktu danstandar mutu yang telah ditentukan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Kitasangat mengapresiasi pihak Kejati Sumut atas perhatian yang di berikan kepada UINSyahada Padangsidimpuan,&quot; ujar Prof Sumper kepada awak media lewat pesan WhatsApp-nya,Sabtu (22/8/2026) siang.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7003_Kejati-Sumut-Kawal-Percepatan-Pembangunan-UIN-Syahada-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28341/kejati-sumut-kawal-percepatan-pembangunan-uin-syahada-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id BidangPemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri (Kejari)Belawan meraih peringkat pertama pelaksanaan tugas dan fungsi pemulihan asetSemester I Tahun 2026 untuk kategori Kejari Tipe B.Kepala Seksi(K]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -BidangPemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri (Kejari)Belawan meraih peringkat pertama pelaksanaan tugas dan fungsi pemulihan asetSemester I Tahun 2026 untuk kategori Kejari Tipe B.</p>
<p class="MsoNormal">Kepala Seksi(Kasi) Intelijen Kejari Belawan Daniel Setiawan Barus di Medan, Sabtu(22/8/2026), mengatakan penghargaan tersebut diberikan Kepala Badan PemulihanAset Kejaksaan Republik Indonesia Patris Yusran Jaya dalam rangkaian PenutupanRapat Evaluasi Kinerja Kejaksaan Republik Indonesia Semester I Tahun 2026 yangdilaksanakan secara daring dan luring, Kamis (20/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerjaBidang PAPBB Kejari Belawan dalam mendukung optimalisasi pemulihan aset,"ujar Daniel.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Ia mengatakan Kepala Kejari Belawan Yusup Darmaputra bersama KepalaSubbagian Pembinaan, para kepala seksi, dan jajaran pejabat struktural lainnyaturut mengikuti kegiatan tersebut.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Daniel menyebutkan Kajari Belawan menyampaikan apresiasi kepadaseluruh jajaran, khususnya Bidang PAPBB, atas kerja keras, dedikasi, dankomitmen yang diberikan sehingga Kejari Belawan berhasil meraih peringkatpertama.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Menurut dia, capaian tersebut menjadi motivasi bagi jajaran KejariBelawan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, sertamemperkuat kinerja dalam mendukung penegakan hukum dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemulihan-aset/" target="_blank">pemulihan aset</a> negara.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Prestasiini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkankinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kejaksaan Republik Indonesia danmasyarakat," kata Daniel mengutip pernyataan Yusup.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Ia menambahkanKejari Belawan berkomitmen melaksanakan tugas dan fungsi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemulihan-aset/" target="_blank">pemulihan aset</a> secaraoptimal, profesional, transparan, dan akuntabel.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;Capaian tersebut, kata dia, diharapkan dapat mendorong jajaranKejari Belawan untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas dalampelaksanaan tugas, khususnya di bidang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pemulihan-aset/" target="_blank">pemulihan aset</a> dan pengelolaan barangbukti.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&lrm;"Penghargaan tersebut sekaligus menjadi capaian penting bagiKejari Belawan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pada Semester I Tahun2026," pungkas Daniel.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5754_Kejari-Belawan-Ukir-Prestasi--Bidang-PAPBB-Raih-Peringkat-Pertama-Pemulihan-Aset.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28340/kejari-belawan-ukir-prestasi-bidang-papbb-raih-peringkat-pertama-pemulihan-aset/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Potret Aset Pemkab Nias Selatan, Sejumlah Gedung Perkantoran Rusak dan Terbengkalai]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Kawasanperkantoran di Desa Bawonah&oacute, Kecamatan Fanayama, milik Pemerintah KabupatenNias Selatan, Sumatera Utara, masih menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasiperangkat daerah.Sedikitnyadelapan dinas berkantor di k]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Kawasanperkantoran di Desa Bawonah&oacute;, Kecamatan Fanayama, milik Pemerintah KabupatenNias Selatan, Sumatera Utara, masih menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasiperangkat daerah.</p>
<p class="MsoNormal">Sedikitnyadelapan dinas berkantor di kawasan ini, dengan aktivitas pemerintahan danpelayanan masyarakat yang tetap berlangsung.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, ditengah aktivitas tersebut, sejumlah bangunan justru terlihat mengalamikerusakan, sementara beberapa lainnya tampak kosong dan kurang terawat.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Papan informasidi kawasan ini menunjukkan lokasi tersebut merupakan aset Pemerintah KabupatenNias Selatan yang seharusnya dikelola dan dimanfaatkan secara optimal.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Salah satugedung yang masih digunakan adalah kantor Dinas Kependudukan dan PencatatanSipil. Aktivitas pelayanan administrasi kependudukan tetap berlangsung, meskikondisi fisik bangunan terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di kawasan yangsama, terdapat pula bangunan yang tidak digunakan untuk aktivitas perkantoran.Kondisi lingkungan di sejumlah titik tampak ditumbuhi rumput dan terdapatsampah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kondisi lainnyaterlihat pada gedung yang sebelumnya digunakan Dinas Pendidikan, yang mengalamikebakaran pada 2025 lalu. Hingga kini, bagian atap, dinding dan sejumlah elemenbangunan masih mengalami kerusakan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sementarabangunan di sebelah Inspektorat mengalami kerusakan setelah tertimpa pohonbesar. Pemerintah daerah menyebut bangunan tersebut kini digunakan sebagaisekretariat Pramuka.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Kalau bangunansebelah Inspektorat kita gunakan untuk sekretariat Pramuka,&quot;terang Sekda NiasSelatan, Amsarno Sarumaha, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Terkait gedungDinas Pendidikan yang terbakar, Pemkab Nias Selatan masih menunggu hasilpemeriksaan Laboratorium Forensik kepolisian sebelum menentukan langkahselanjutnya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Gedung DinasPendidikan yang terbakar tahun lalu, Pemkab hingga saat ini masih menungguhasil Labfor kepolisian. Apabila hasil akhir sudah ada, baru Pemkab mengambilsikap,&quot; tambah Amsarno.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Namun, untukrencana rehabilitasi maupun pemanfaatan kembali sejumlah bangunan yang rusak,pemerintah daerah mengaku belum memiliki rencana.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">&quot;Belum adarencana, namun kita akan lihat ke depan sesuai dengan kondisi-kondisi yangada,&quot;tutup Sekda.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Di satu sisi,aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan. Namun di sisilain, sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kabupaten Nias Selatan masihmembutuhkan perhatian.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9715_Potret-Aset-Pemkab-Nias-Selatan--Sejumlah-Gedung-Perkantoran-Rusak-dan-Terbengkalai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28339/potret-aset-pemkab-nias-selatan-sejumlah-gedung-perkantoran-rusak-dan-terbengkalai/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Warga desa digegerkan oleh temuan mayat dengan identitas inisialEH (48), penduduk Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, KabupatenTapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (20/8/2026) siang di saluran irigasi.Saat ditemukan, ko]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Warga desa digegerkan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/temuan-mayat/" target="_blank">temuan mayat</a> dengan identitas inisialEH (48), penduduk Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, KabupatenTapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (20/8/2026) siang di saluran irigasi.</p>
<p class="MsoNormal">Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup dan tersangkutdi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/saluran-irigasi/" target="_blank">saluran irigasi</a> pertanian, dekat dengan sawah miliknya.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasat Reskrim Polres Tapsel, Iptu BD Sitorus menyampaikanbahwa dari temuan itu, identifikasi tim tidak menemukan tanda-tanda kekerasanpada tubuh korban.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Informasi temuan itu kata Sitorus, pertama kali diterimaKapolsek Batangangkola, AKP Saiful Syam dari Kepala Desa Pangaribuan, RizaPohan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasikata Sitorus, kabarnya korban sebelum ditemukan meninggal dunia, sempatberistirahat di gubuk dekat areal sawah bersama seorang remaja berinisial IMS (16).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat itu lanjutnya, korban disebut sempat mengalamimuntah sebanyak dua kali, usai memakan kacang. "Setelah itu, korbanmeninggalkan gubuk dengan berjalan menuju sepeda motor yang diparkir di tepisawah," kata Sitorus, Jumat (21/8/2026).<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan sudah beradadi saluran pengairan sawah dalam kondisi tidak sadarkan diri.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Pintupadang untukpemeriksaan dan pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">"Setelah pemeriksaan dan visum luar selesai, pihakkeluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihakkeluarga untuk disemayamkan di rumah duka," pungkasnya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4111_Warga-Desa-Geger-Temuan-Mayat-di-Saluran-Irigasi-Kawasan-Angkola-Muaratais.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28338/warga-desa-geger-temuan-mayat-di-saluran-irigasi-kawasan-angkola-muaratais/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berhasil Mendulang Popularitas via Serial Reacher, Agnez Mo: Sulit Dipercaya]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Dan, dia lumayan terkejut dengan hal itu.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), dalam serial tersebut Agnez Mo memera]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> berhasil mendulang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/popularitas/" target="_blank">popularitas</a> internasional setelah tampil dalam serial <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> Season 4. Dan, dia lumayan terkejut dengan hal itu.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), dalam serial tersebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> memerankan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> Hoth dan menduduki posisi Top 6 dalam daftar IMDb STARmeter.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> pun meraih peringkat ketiga dalam daftar bintang terpopuler di AlloCin&eacute;, platform film asal Prancis.</p>
<p>"Ini rasanya masih sulit dipercaya. Melihat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> mulai dikenal penonton di seluruh dunia, lalu entah bagaimana aku bisa berada di peringkat #6 IMDb STARmeter dan #3 AlloCin&eacute; di Prancis, benar-benar di luar dugaan," tulisnya di akun Instagram.</p>
<p>Sebagai informasi, IMDb STARmeter merupakan sistem pemeringkatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/popularitas/" target="_blank">popularitas</a> yang memantau tingkat ketertarikan publik terhadap para pemain dan tokoh di industri hiburan.</p>
<p>Peringkat STARmeter didasarkan pada beberapa indikator statistik, termasuk frekuensi dan jumlah orang yang mengakses halaman atau daftar kredit seseorang di IMDb.</p>
<p>Per Kamis (20/8/2026), pelantun Matahariku itu berada di posisi keenam IMDb STARmeter, bersanding dengan sejumlah nama populer Hollywood seperti Tom Holland di posisi pertama, disusul Ella Rubin, Inde Navarrete, Anne Hathaway, dan Christopher Nolan.</p>
<p>Popularitas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> juga terlihat dalam daftar bintang terpopuler hari ini versi AlloCin&eacute; yang dianggap sebagai "IMDb versi Prancis".</p>
<p>Di AlloCin&eacute;, nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> menempati posisi ketiga dan kembali bersanding dengan para pemeran utama The Odyssey, termasuk Christopher Nolan di peringkat pertama, Tom Holland di posisi kedua, serta Anne Hathaway di peringkat keempat.</p>
<p>"Aku benar-benar merasa sangat terharu dan bersyukur," tulis Agnez Mo.</p>
<p>"Terima kasih sebesar-besarnya untuk semua penggemar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> di seluruh dunia yang sudah menonton, membicarakan, menebak-nebak, mempertanyakan, dan memberikan begitu banyak cinta untuk Lila," lanjutnya.</p>
<p>Dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Reacher/" target="_blank">Reacher</a> Season 4, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Agnez-Mo/" target="_blank">Agnez Mo</a> berperan sebagai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> Hoth, perempuan yang datang ke Philadelphia bersama ibunya, Amisha Hoth, untuk mencari ayah kandungnya yang merupakan warga negara Amerika Serikat.</p>
<p>Sementara itu, Amisha Hoth diperankan oleh Anggun C Sasmi. Ia merupakan ibu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lila/" target="_blank">Lila</a> yang memiliki masa lalu dengan seorang anggota militer Amerika Serikat yang pernah ditempatkan di Indonesia.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4587_Berhasil-Mendulang-Popularitas-via-Serial-Reacher--Agnez-Mo--Sulit-Dipercaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28336/berhasil-mendulang-popularitas-via-serial-reacher-agnez-mo-sulit-dipercaya/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terseret Kasus Promosi Arisan Bodong, Ratu Felisha: Bukan Aku, tapi Ratu Felisha Influencer</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terseret Kasus Promosi Arisan Bodong, Ratu Felisha: Bukan Aku, tapi Ratu Felisha Influencer]]></title>
            <description><![CDATA[Artis Ratu Felisha berang, dirinya dikaitkan dengan kasus promosi arisan bodong. Padahal, yang dimaksud adalah Ratu Felisha yang lain.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), kasus yang menyeret Ratu Felisha adalah promosi ar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Artis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> berang, dirinya dikaitkan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> promosi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong. Padahal, yang dimaksud adalah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> yang lain.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> yang menyeret <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> adalah promosi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong senilai Rp71 miliar yang ditangani Polda Jawa Timur.</p>
<p>"Gak tahu ya guys, maksudnya kalau kalian mikir dari POV (sudut pandang) media miskom karena <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> di Indonesia cuma satu, kalian mikirnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> aku, kan bisa tanya dulu ke aku," katanya.</p>
<p>Ia menegaskan ada saksi dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> itu yang namanya sama dengan dirinya.</p>
<p>"Ternyata ada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> influencer, coba deh dicari," tambah Ratu Felisha.</p>
<p>Itulah sebab, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menyebut dirinya menjadi pihak yang dirugikan karena fotonya banyak dipakai untuk pemberitaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/arisan/" target="_blank">arisan</a> bodong itu.</p>
<p>Ia pun mengaku khawatir pemberitaan tersebut berdampak pada pekerjaannya.</p>
<p>"Ini kan sebenarnya jadi aku yang dirugikan. Sekarang kalau ada pihak-pihak mau kerja sama sama aku di kemudian hari, bikin <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/berita/" target="_blank">berita</a> palsu kayak gini dengan semua foto-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> aku yang aku gak tahu apa-apa, mereka jadi mikir dua kali," ujarnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menegaskan dirinya telah melakukan pengecekan terkait nama yang muncul dalam daftar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/influencer/" target="_blank">influencer</a> hingga artis yang menjadi saksi dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> tersebut.</p>
<p>Ia mengatakan pihak penyidik memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> yang dimaksud dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> ini bukan dirinya.</p>
<p>"Betul. Itu sudah di-cross check ke penyidik yang menyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/kasus/" target="_blank">kasus</a> ini, dibantu dengan teman aku Lingga, sahabat aku dari SMA. Dia sekarang di kepolisian Polda Jatim dan sudah dicek bahwa bukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> aku, tapi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> influencer," bebernya.</p>
<p>Terkait foto-fotonya yang sudah telanjur digunakan dalam pemberitaan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> berharap media dapat melakukan koreksi dan menurunkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> yang dianggap keliru.</p>
<p>Meski merasa dirugikan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> mengaku tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut ke ranah hukum.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ratu-Felisha/" target="_blank">Ratu Felisha</a> menilai antara dirinya dan media merupakan hubungan yang saling membutuhkan.</p>
<p>Oleh karena itu, ia meminta agar media lebih berhati-hati dan melakukan konfirmasi sebelum memuat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/foto/" target="_blank">foto</a> maupun identitas seseorang dalam sebuah pemberitaan.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7223_Terseret-Kasus-Promosi-Arisan-Bodong--Ratu-Felisha--Bukan-Aku--tapi-Ratu-Felisha-Influencer.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28335/terseret-kasus-promosi-arisan-bodong-ratu-felisha-bukan-aku-tapi-ratu-felisha-influencer/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Akui Pernah Pakai Susuk, Nunung Srimulat: Nggak Ada Perubahan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Akui Pernah Pakai Susuk, Nunung Srimulat: Nggak Ada Perubahan]]></title>
            <description><![CDATA[Komedian Nunung Srimulat mengakui kalau pernah memakai susuk. Namun, dia menyebut tak mengerti arti maupun tujuan dari sesuatu yang dipasang di dirinya itu.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), pengakuan Nunung ini tersaji]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komedian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> Srimulat mengakui kalau pernah memakai susuk. Namun, dia menyebut tak mengerti arti maupun tujuan dari sesuatu yang di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a> di dirinya itu.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), pengakuan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> ini tersaji di YouTube Malam Mencekam.</p>
<p>"Sebetulnya dulu tuh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu kan nggak tau artinya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu untuk apa nggak tau ya," kata Nunung.</p>
<p>Ceritanya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> tidak memasang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> secara khusus untuk mengejar popularitas. Ia mengaku dirinya pernah diajak berkumpul bersama sejumlah orang.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, ternyata ada seseorang yang disebut sebagai "mbah" dan melakukan pemasangan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> melalui sebuah ritual.</p>
<p>Menariknya, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> tidak datang dengan niat khusus untuk memasang susuk. Ia bahkan mengaku tidak merasa membutuhkan benda tersebut untuk memikat lawan jenis.</p>
<p>"Pada dasarnya saya dulu ya, nggak sombong ya, saya waktu remaja kan saya juga nggak jelek-jelek banget ya," ujar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> lagi.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> bahkan mengatakan sudah cukup banyak orang yang menyukainya ketika masih remaja.</p>
<p>Karena itu, keputusan menerima <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> tersebut lebih karena ketidaktahuannya mengenai apa yang sebenarnya sedang dilakukan.</p>
<p>"Sebenernya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> itu saya nggak ngerti," lanjutnya.</p>
<p>Saat berada dalam perkumpulan tersebut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> baru mengetahui bahwa ada seseorang yang bisa memasangkan susuk. Ia kemudian ditawari untuk ikut menjalani proses tersebut.</p>
<p>"Terus dia ngeliat saya pas udah terakhir, &#039;kamu mau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> nggak?&#039;, &#039;yaudah saya mau,&#039; saya gitu," aku Nunung.</p>
<p>Ia kemudian merasakan sensasi seperti jarum yang ditempelkan pada bagian wajahnya.</p>
<p>"Saya memang terasa kayak ada jarum tapi cuman berapa mili kecil banget, ditempelin gini (ke pipi) kerasa sakit gitu terasa terus hilang," ungkapnya.</p>
<p>Alih-alih mengalami perubahan besar, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> justru merasa kehidupannya berjalan seperti biasa.</p>
<p>Ia mengaku tidak merasakan adanya perubahan berarti setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> tersebut dipasang.</p>
<p>"Nggak ada perubahan, ngetop juga nggak waktu itu," jelas Nunung.</p>
<p>Hal lain yang baru diketahuinya kemudian adalah soal pantangan. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> mengaku tidak diberi tahu secara jelas mengenai makanan yang seharusnya dihindari setelah pemasangan susuk.</p>
<p>"Nggak boleh makan kolang-kaling, pisang emas, dan daun kelor. Lah kolang-kaling itu kesukaan saya, apalagi pisang emas. Jadi aku nggak tau kalo itu pantangannya, nggak tau itu saya makan itu dia lepas apa nggak saya nggak tau," katanya.</p>
<p>Kisah tersebut kemudian berlanjut ketika ada seseorang yang mengetahui soal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> dan menduga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> masih menggunakannya.</p>
<p>Ia kemudian ditawari untuk menjalani proses pelepasan susuk. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nunung/" target="_blank">Nunung</a> akhirnya menerima tawaran tersebut.</p>
<p>Setelah proses itu dilakukan, ia menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/susuk/" target="_blank">susuk</a> yang pernah di<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pasang/" target="_blank">pasang</a> ketika masih muda sudah dilepas dan tidak lagi ada pada dirinya.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_3723_Akui-Pernah-Pakai-Susuk--Nunung-Srimulat--Nggak-Ada-Perubahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28334/akui-pernah-pakai-susuk-nunung-srimulat-nggak-ada-perubahan/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Syuting Bareng Dua Pembalap Ferrari, Pevita Pearce: Kebayang Kan Serunya Kaya Apa</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Syuting Bareng Dua Pembalap Ferrari, Pevita Pearce: Kebayang Kan Serunya Kaya Apa]]></title>
            <description><![CDATA[Aktris Pevita Pearce sedang berbinar. Dia mendapat kesempatan hadir di Sirkuit Monza, Italia, plus syuting bareng dua pembalap Formula 1 dari tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.Melansir berbagai sumber, Sabt]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Aktris <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> sedang berbinar. Dia mendapat kesempatan hadir di Sirkuit Monza, Italia, plus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> bareng dua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembalap/" target="_blank">pembalap</a> Formula 1 dari tim Scuderia Ferrari, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), momen tersebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> bagikan langsung di akun Instagramnya.</p>
<p>"Monza, we finally meet and even more," tulis bintang film Sri Asih itu.</p>
<p>Kesempatan ini datang bersamaan dengan pekerjaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> menjalani proyek <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> yang kebetulan mempertemukannya langsung dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.</p>
<p>"Kebayang kan serunya kaya apa," tambah Pevita Pearce.</p>
<p>Dalam potret yang diunggah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pevita-Pearce/" target="_blank">Pevita Pearce</a> tampil kasual namun tetap stylish dengan atasan tanpa lengan warna oranye yang dipadukan rok kulit panjang berwarna cokelat karamel serta heels senada.</p>
<p>Ia berdiri berdampingan dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> yang mengenakan hoodie merah Scuderia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Ferrari/" target="_blank">Ferrari</a> lengkap dengan logo-logo sponsor tim, dipadukan celana panjang navy dan sneakers putih.</p>
<p>Keduanya berpose santai menghadap kamera dengan latar area sirkuit bernuansa abu-abu, menampilkan suasana informal di balik layar sebuah kegiatan syuting.</p>
<p>Pada keterangan foto, Pevita menulis "A reminder, dreams do come true" tulisnya sebagai caption utama.</p>
<p>Pevita turut menceritakan pengalamannya menjalani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/syuting/" target="_blank">syuting</a> seharian penuh bersama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lewis-Hamilton/" target="_blank">Lewis Hamilton</a> dan Charles Leclerc.</p>
<p>Ia mengaku terkesan dengan etos kerja dan fokus yang ditunjukkan kedua <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/pembalap/" target="_blank">pembalap</a> top tersebut selama proses pengambilan gambar berlangsung.</p>
<p>"Setelah seharian bareng Lewis dan Charles, satu hal yang paling terasa buat aku adalah energi mereka. Cara mereka bekerja, fokus, dan terus push themselves really shows what it means to Siap All In," pungkas Pevita Pearce.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_960_Syuting-Bareng-Dua-Pembalap-Ferrari--Pevita-Pearce--Kebayang-Kan-Serunya-Kaya-Apa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28333/syuting-bareng-dua-pembalap-ferrari-pevita-pearce-kebayang-kan-serunya-kaya-apa/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar-kejaran di Medan, Polisi Tabrak Mobil Pembawa Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id PersonelSatresnarkoba Polrestabes Medan terlibat aksi kejarkejaran dengan mobilpengangkut 93 kilogram ganja di jalanan Kota Medan.Pelarian duapemuda asal Aceh ini berakhir setelah polisi menabrak dan mengepung mobilpelaku h]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -PersonelSatresnarkoba Polrestabes Medan terlibat aksi kejar-kejaran dengan mobilpengangkut 93 kilogram ganja di jalanan Kota Medan.</p>
<p class="MsoNormal">Pelarian duapemuda asal Aceh ini berakhir setelah polisi menabrak dan mengepung mobilpelaku hingga terpaksa meletuskan tembakan peringatan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Aksikejar-kejaran terjadi di Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, pada Jumat, 14Agustus lalu. Polisi yang sebelumnya mengintai mobil minibus berwarna hitam,menduga kendaraan tersebut mem<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bawa-ganja/" target="_blank">bawa ganja</a> dalam jumlah besar.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Saat menyadaridibuntuti petugas, pelaku langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi kemudianmenabrak mobil pelaku untuk menghentikan laju kendaraan. Namun, upaya tersebuttak membuat pelaku menyerah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pelariankembali dilakukan hingga polisi mengepung mobil dari sejumlah arah. Petugas yang mengendarai mobil dan sepedamotor menutup akses pelarian. Sejumlah tembakan peringatan ke udara pundilepaskan hingga akhirnya dua pelaku menyerah.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Keduanya masing-masing berinisial AR dan K, pemudaasal Aceh. Dari dalam mobil, polisi menemukan lima karung goni berisi ganjakering dengan total berat mencapai 93 kilogram.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli YusufNugraha, Sabtu (22/8/2026), menyebutkan ganja tersebut dibawa dari Aceh danrencananya akan dikirim ke kawasan Tembung, Kabupaten Deliserdang.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasuspenggerebekan sarang narkoba di jalur kereta api Bandara Medan-Kualanamu padaawal Agustus lalu.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Dari kasus tersebut, polisi mendapat informasi adanyapengiriman ganja dalam jumlah besar. Petugas kemudian melakukan pengintaian dijalur lintas Medan-Aceh, kawasan Dairi yang berbatasan dengan Aceh.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Pengintaian berlangsung selama sembilan jam, sebelummobil pelaku akhirnya terdeteksi dan dikejar hingga Jalan Abdul Haris Nasution,Medan.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Polisi kini masih memburu pemasok sekaligus pengendalijaringan tersebut. Identitas pengendali disebut sudah diketahui.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_8783_Kejar-kejaran-di-Medan--Polisi-Tabrak-Mobil-Pembawa-Ganja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/28337/kejarkejaran-di-medan-polisi-tabrak-mobil-pembawa-ganja/</link>
            <author><![CDATA[iqbal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nikita Mirzani Dekat dengan Pacar Sarwendah, Beri Utang hingga Rp200 Juta</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 17:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nikita Mirzani Dekat dengan Pacar Sarwendah, Beri Utang hingga Rp200 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Kabar mengejutkan muncul dari Nikita Mirzani. Sang artis ternyata dekat dengan pacar Sarwendah, Giorgio Antonio.Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), Nikita Mirzani saat ini memang masih mendekam dalam penjara. Namun, akun]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Kabar mengejutkan muncul dari Nikita Mirzani. Sang artis ternyata dekat dengan pacar Sarwendah, Giorgio Antonio.<p>Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> saat ini memang masih mendekam dalam penjara. Namun, akun Instagramnya tetap aktif dan dikelola oleh orang kepercayaannya.</p>
<p>Melalui akun tersebutlah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> menunjukkan kedekatannya dengan Giorgio Antonio.</p>
<p>"CEO @giorgioantonioc masih ingat nggak? Beberapa tahun lalu, waktu lu punya masalah karena ketahuan beli sinte lewat Instagram, ka Niki yang bantuin lu," tulis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun tersebut.</p>
<p>Dalam unggahan Instagram Story pada Kamis (20/8/2026), <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> pun mengingatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> mengenai bantuan yang pernah diberikan.</p>
<p>Admin menyebut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> menjadi salah satu orang yang mem<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/bantu/" target="_blank">bantu</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> saat dirinya berada dalam masalah, termasuk dengan meminjamkan uang sebesar Rp200 juta.</p>
<p>"Ka Niki bantuin lu waktu lu lagi susah, tanpa banyak pertimbangan," tambah sang admin.</p>
<p>Admin kemudian menceritakan bahwa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Giorgio-Antonio/" target="_blank">Giorgio Antonio</a> saat itu disebut tertangkap di sebuah apartemen.</p>
<p>Menurut unggahan tersebut, Giorgio sempat melarikan diri melalui tangga darurat dan pergi ke Bandung sebelum akhirnya kembali ditangkap.</p>
<p>"Jadi sekarang ka Niki cuma minta satu hal: tolong hargai bantuan yang dulu pernah ka Niki kasih dan selesaikan utang lu," lanjut admin.</p>
<p>Unggahan tersebut ditutup dengan keterangan "Managed by Admin", yang menegaskan tulisan itu dibuat oleh pengelola akun, bukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> secara langsung.</p>
<p>Tak hanya menyinggung soal utang, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun Nikita juga menjawab pertanyaan warganet mengenai lokasi Giorgio ketika ditangkap dalam kasus tersebut.</p>
<p>Admin menyebut Giorgio ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya.</p>
<p>"Banyak yang tanya, Gio CEO alias pacarnya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sarwendah/" target="_blank">Sarwendah</a> itu ditangkap dan ditahan di mana? Biar nggak simpang siur dan nggak muncul cerita dari berbagai versi. Aku jawab sekalian ya. Gio ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya," tegas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> dalam unggahan berikutnya.</p>
<p>Sementara itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> diketahui masih menjalani hukuman penjara terkait kasus perseteruannya dengan Reza Gladys.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> sebelumnya dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Karena itu, pernyataan mengenai utang Giorgio yang beredar melalui Instagram Story tersebut disampaikan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/admin/" target="_blank">admin</a> akun resmi Nikita, bukan oleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nikita-Mirzani/" target="_blank">Nikita Mirzani</a> secara langsung.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_6826_Nikita-Mirzani-Dekat-dengan-Pacar-Sarwendah--Beri-Utang-hingga-Rp200-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/selebriti/28332/nikita-mirzani-dekat-dengan-pacar-sarwendah-beri-utang-hingga-rp200-juta/</link>
            <author><![CDATA[fitri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua min]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi pariwisata sekaligus penggerak ekonomi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar rutin setiap dua minggu sekali itu dinilai mulai meningkatkan aktivitas ekonomidan membuka peluang pasar bagi pelaku UMKM.</p>
<p><p data-start="426" data-end="590"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wali-Kota-Medan/" target="_blank">Wali Kota Medan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas/" target="_blank">Rico Tri Putra Bayu Waas</a> mengatakan peningkatan transaksi pada setiap pelaksanaan CFN menunjukkan potensi ekonomi kawasan tersebut terus berkembang.</p>
<p data-start="592" data-end="725">"Ini mengartikan juga potensi ekonominya meningkat," kata Rico Waas saat ditemui wartawan di rumah dinasnya, Jumat (21 Agustus 2026).</p>
<p data-start="727" data-end="978">Menurut Rico, CFN merupakan bagian dari strategi Pemko Medan membangun ekosistem wisata dan ekonomi di kawasan Kesawan. Kawasan tersebut masuk dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kawasan-Strategis-Pariwisata/" target="_blank">Kawasan Strategis Pariwisata</a> (KSP) 1 yang menjadi bagian dari perencanaan pengembangan Kota Tua Medan.</p>
<p data-start="980" data-end="1228">Pengembangan kawasan, kata Rico, tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Pemko Medan juga berupaya mengintegrasikan transportasi, signage, UMKM, pelaku bisnis hingga business matching agar terbentuk ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.</p>
<p data-start="1230" data-end="1545">"Ini untuk aktivasi agar nantinya masyarakat aware ataupun memahami ini adalah daerah wisata, daerah tempat berkumpulnya masyarakat," ujar Rico Waas didampingi Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, serta Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Hendra Ridho Gunawan Siregar.</p>
<p data-start="1547" data-end="1850">Berbeda dengan Car Free Day yang digelar setiap Minggu dan lebih banyak diisi aktivitas olahraga, CFN diarahkan untuk mengangkat kebudayaan dan kreativitas masyarakat. Panggung-panggung yang tersedia menjadi ruang bagi penampilan budaya lokal, musik anak muda, komunitas serta berbagai kegiatan kreatif.</p>
<p data-start="1852" data-end="2146">Rico menyebutkan, pengunjung CFN tidak hanya berasal dari Kota Medan. Masyarakat dari sejumlah daerah seperti Deli Serdang, Kisaran, Serdang Bedagai hingga Tebing Tinggi juga turut datang. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan mulai terbentuknya pusat aktivitas baru di kawasan pusat Kota Medan.</p>
<p data-start="2148" data-end="2391">Lapangan Merdeka juga menjadi bagian penting dalam pengembangan KSP 1. Selain menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berkumpul, kawasan tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan kenegaraan, agenda Pemko Medan maupun kegiatan pihak swasta.</p>
<p data-start="2393" data-end="2684">Namun, Rico menegaskan pengembangan kawasan Kesawan harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian bangunan dan nilai sejarah. Ia mencontohkan Pos Bloc yang direvitalisasi dengan tetap mempertahankan karakter bangunan cagar budaya sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi dan UMKM.</p>
<p data-start="2686" data-end="2829">"Bangunan cagar budaya tetap harus dijaga, tetapi fungsi ekonominya juga bisa diaktifkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.</p>
<p data-start="2831" data-end="3066">Rico menambahkan, pembangunan bisnis baru di kawasan Kesawan tidak boleh mengubah bentuk maupun karakter bangunan cagar budaya. Pemko Medan akan mengarahkan pengembangan kawasan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta.</p>
<p data-start="3068" data-end="3302">Di sisi lain, Pemko Medan terus mendorong peningkatan kelas UMKM karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Produk lokal, menurut Rico, memiliki kualitas, keunikan dan cita rasa yang dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.</p>
<p data-start="3304" data-end="3540">Karena itu, pemerintah mendorong pelaku UMKM mendapatkan pelatihan, akses pembiayaan dari perbankan hingga perluasan pemasaran. Pemko Medan juga menyediakan ruang etalase dan inkubasi untuk membantu pelaku usaha mengembangkan produknya.</p>
<p data-start="3542" data-end="3787">Melalui kegiatan Gelar UMKM daerah atau Musda, berbagai produk dari klaster usaha lokal diperkenalkan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk menyusun strategi pengembangan produk dan memperluas pasar.</p>
<p data-start="3789" data-end="3966">Rico mengatakan perluasan pasar juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Sejumlah produk UMKM unggulan Kota Medan bahkan telah mendapatkan ruang etalase di Uniqlo.</p>
<p data-start="3968" data-end="4111">Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, ikut mempromosikan destinasi wisata, kegiatan kota dan produk UMKM lokal melalui media sosial.</p>
<p data-start="4113" data-end="4366">"Semakin banyak yang mempromosikan, semakin banyak orang yang mengetahui potensi Kota Medan. Kita ingin produk lokal dan destinasi wisata Medan tidak hanya dikenal masyarakat kota ini, tetapi juga masyarakat di luar Medan dan Sumatera Utara," kata Rico.</p>
<p data-start="4368" data-end="4652">Dengan penguatan CFN, pengembangan KSP 1, pelestarian kawasan bersejarah serta perluasan pasar UMKM, Pemko Medan berharap Kesawan tidak hanya menjadi kawasan wisata, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan ruang publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4164_Car-Free-Night-Kesawan-Dorong-Ekonomi-UMKM--Rico-Waas-Perkuat-Ekosistem-Wisata-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28331/car-free-night-kesawan-dorong-ekonomi-umkm-rico-waas-perkuat-ekosistem-wisata-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pojok PBB Hadir di Medan DigiFest 2026, Bapenda Medan Permudah Pembayaran Pajak Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok Pajak Bumi dan Bangunan (Pojok PBB) dalam rangkaian Medan DigiFest 2026 di Lapangan Merdeka Kota Medan, SabtuMinggu, 22&ampndash23 Agustus 2026.Kehad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -<b>MEDAN</b> : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan layanan Pojok <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pajak-Bumi-dan-Bangunan/" target="_blank">Pajak Bumi dan Bangunan</a> (Pojok PBB) dalam rangkaian <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> Kota Medan, Sabtu-Minggu, 22&ndash;23 Agustus 2026.</p>
<p><p data-start="308" data-end="489">Kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> menjadi upaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemerintah-Kota-Medan/" target="_blank">Pemerintah Kota Medan</a> untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban membayar PBB.</p>
<p data-start="491" data-end="671">Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> untuk memperoleh informasi perpajakan sekaligus melakukan pembayaran secara langsung.</p>
<p data-start="673" data-end="954">"Melalui Pojok PBB, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam memperoleh informasi dan pelayanan perpajakan, tetapi juga dapat langsung melakukan pembayaran PBB. Kami ingin memastikan pelayanan pajak semakin mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat," ujar M. Agha Novrian.</p>
<p data-start="956" data-end="1221">Dalam layanan tersebut, pembayaran PBB dapat dilakukan secara tunai maupun digital menggunakan QRIS. Khusus pembayaran melalui <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/QRIS/" target="_blank">QRIS</a> selama kegiatan berlangsung, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan hadiah minyak goreng dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p data-start="1223" data-end="1469"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> juga memberikan program penghapusan denda PBB selama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> berlangsung. Kebijakan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat yang masih memiliki tunggakan untuk segera menyelesaikan kewajiban perpajakannya.</p>
<p data-start="1471" data-end="1782">"Kami mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan kesempatan ini. Selain mendapatkan kemudahan pelayanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan penghapusan denda PBB selama kegiatan berlangsung. Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik," jelas Agha.</p>
<p data-start="1784" data-end="2000">Menurut Agha, kehadiran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara juga sejalan dengan upaya mendorong digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.</p>
<p data-start="2002" data-end="2299"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, kreatif dan interaktif untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, mulai dari workshop, talkshow, kompetisi hingga berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, generasi muda dan masyarakat.</p>
<p data-start="2301" data-end="2456">Agha menilai momentum tersebut menjadi kesempatan bagi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bapenda-Kota-Medan/" target="_blank">Bapenda Kota Medan</a> untuk terus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam pelayanan perpajakan.</p>
<p data-start="2458" data-end="2732">"Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong pembayaran pajak secara digital agar masyarakat dapat memenuhi kewajibannya dengan lebih praktis dan transparan," katanya.</p>
<p data-start="2734" data-end="2858">Ia mengajak masyarakat Kota Medan memanfaatkan layanan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pojok-PBB/" target="_blank">Pojok PBB</a> selama pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan-DigiFest-2026/" target="_blank">Medan DigiFest 2026</a> di Lapangan Merdeka.</p>
<p data-start="2860" data-end="3102">"Silakan datang ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lapangan-Merdeka/" target="_blank">Lapangan Merdeka</a> pada 22&ndash;23 Agustus. Manfaatkan Pojok PBB, selesaikan kewajiban pajaknya, dan nikmati berbagai rangkaian kegiatan Medan DigiFest. Pajak Anda, Bangun Medan, karena Medan untuk Semua," pungkas M. Agha Novrian.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4863_Pojok-PBB-Hadir-di-Medan-DigiFest-2026--Bapenda-Medan-Permudah-Pembayaran-Pajak-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28330/pojok-pbb-hadir-di-medan-digifest-2026-bapenda-medan-permudah-pembayaran-pajak-digital/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anak Mulai Ogah Minum Susu? Ini Solusi Baru yang  Enak untuk Nutrisi Otak]]></title>
            <description><![CDATA[Minuman cokelat bernutrisi hadir dengan DHA untuk menjawab kebutuhan anak usia sekolah sekaligus pilihan rasa yang mereka sukai.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Memasuki usia sekolah dasar, kebiasaan makan dan minum anak mulai berubah. Pada rentang usia 7 hingga 12 tahun, tidak sedikit anak yang mulai enggan mengonsumsi susu dan justru lebih tertarik pada minuman dengan rasa yang mereka anggap menyenangkan, termasuk cokelat.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Di satu sisi, anak membutuhkan asupan nutrisi untuk menunjang aktivitas dan pertumbuhan. Di sisi lain, orang tua harus mencari pilihan yang tetap disukai anak tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi penting bagi perkembangan otak.</p>
<p>Salah satu perhatian utama adalah DHA. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016, sekitar delapan dari 10 anak Indonesia berusia 4&ndash;12 tahun disebut memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.</p>
<p>DHA sendiri merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung fungsi otak. Kebutuhannya menjadi semakin relevan pada usia sekolah ketika anak menghadapi berbagai aktivitas belajar yang membutuhkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan menerima informasi.</p>
<p>Melihat tantangan tersebut, PT Mayora Indah Tbk menghadirkan Champion, minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> yang diklaim sebagai minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> pertama di Indonesia yang diperkaya DHA.</p>
<p>Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan produk tersebut dikembangkan berdasarkan persoalan yang kerap dihadapi keluarga.</p>
<p>"Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah," ujar Haruman Rustandi.</p>
<p>Menurut Haruman, gagasan menghadirkan produk tersebut berangkat dari kebutuhan untuk mempertemukan cita rasa yang disukai anak dengan nutrisi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> lahir dari pemahaman mendalam tentang tantangan ini," katanya.</p>
<p>Produk tersebut memadukan rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt dengan DHA dan sejumlah nutrisi yang ditujukan untuk melengkapi kebutuhan harian anak usia sekolah. Konsepnya dibuat agar minuman bernutrisi tidak harus identik dengan pilihan yang kurang menarik bagi anak.</p>
<p>Kandungan DHA menjadi salah satu pembeda yang ditonjolkan. Selain itu, produk ini menawarkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan fisik anak yang aktif serta cita rasa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> malt yang dirancang agar lebih mudah diterima anak.</p>
<p>Haruman menegaskan bahwa rasa dan nutrisi seharusnya tidak ditempatkan sebagai dua pilihan yang berlawanan.</p>
<p>"Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda," ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran produk tersebut diharapkan dapat membantu orang tua menghadirkan alternatif minuman yang menyenangkan sekaligus memiliki nilai nutrisi dalam keseharian anak.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Champion/" target="_blank">Champion</a> membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan berdampingan, dan anak-anak Indonesia layak mendapatkan keduanya sekaligus," kata Haruman.</p>
<p>Peluncuran ini sekaligus membawa misi yang lebih luas, yakni mendukung kebutuhan nutrisi generasi usia sekolah. Dengan memberikan perhatian terhadap kecukupan nutrisi, termasuk DHA, sejak masa pertumbuhan, orang tua diharapkan dapat lebih mudah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anak.</p>
<p>Bagi keluarga yang menghadapi fase ketika anak mulai meninggalkan susu, kehadiran minuman <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/cokelat/" target="_blank">cokelat</a> bernutrisi ini menawarkan pendekatan berbeda: mempertahankan pengalaman minum yang disukai anak sembari menghadirkan tambahan nutrisi dalam satu sajian.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_4581_Anak-Mulai-Ogah-Minum-Susu--Ini-Solusi-Baru-yang--Enak-untuk-Nutrisi-Otak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/kesehatan-dan-kecantikan/28329/anak-mulai-ogah-minum-susu-ini-solusi-baru-yang-enak-untuk-nutrisi-otak/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 01:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Akan Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemer]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> memastikan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, akan dibangun kembali secara menyeluruh melalui bantuan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).</p>
<p>Bantuan tersebut diberikan agar warga tidak lagi terbebani biaya tambahan untuk memperbaiki rumah mereka.</p>
<p>Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau lokasi bencana di kawasan Kanal, Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana tidak boleh hanya berupa sebagian material bangunan yang justru membebani warga untuk menutupi kekurangan biaya perbaikan.</p>
<p>Ia menilai skema bantuan yang hanya menyediakan sebagian kebutuhan material tidak efektif karena mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.</p>
<p>"Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru," tuturnya.</p>
<p>Saat meninjau lokasi, Bobby juga menemukan sejumlah warga sebelumnya menerima bantuan material bangunan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah.</p>
<p>Karena itu, Pemprovsu memutuskan mengambil alih penanganan dan memastikan rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat maupun kehilangan atap diperbaiki secara tuntas.</p>
<p>Bobby juga meminta jajaran pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dalam penyaluran bantuan kebencanaan ke depan.</p>
<p>Menurut Gubsu, bantuan bagi korban bencana berbeda dengan bantuan stimulan reguler yang hanya bertujuan membantu sebagian kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah harus bisa selesai semuanya," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Suka-Maju/" target="_blank">Suka Maju</a> dan Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Berdasarkan data BPBD Sumut, sebanyak 167 unit rumah terdampak bencana tersebut.</p>
<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur juga melihat langsung kondisi rumah-rumah yang rusak, berdialog dengan warga terdampak, menyerahkan bantuan bahan material bangunan, serta menyalurkan bantuan sembako kepada para korban. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_5416_Pemprovsu-Bangun-Kembali-Rumah-Korban-Puting-Beliung-di-Medan-Johor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28327/bobby-akan-bangun-kembali-rumah-korban-puting-beliung-di-medan-johor/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprovsu Siapkan Bantuan Khusus Hingga Rp50 Miliar Untuk Kampung Kreatif]]></title>
            <description><![CDATA[Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar untuk mendukung Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah.</p>
<p>Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan berbasis desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendorong pengentasan kemiskinan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pj Sekretaris Daerah Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> Tumanggor saat memimpin rapat penjaringan desa dan kelurahan calon penerima Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> menjelaskan, Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprovsu mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi dilakukan secara terpadu dan berbasis kawasan. Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis desa.</p>
<p>"Program akan didukung melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprovsu dengan nilai intervensi yang sekitar Rp5 Miliar hingga Rp50 Miliar, untuk kawasan yang memenuhi kriteria," ucap Timur.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan indeks desa. Dari ribuan desa di Sumut, masih terdapat desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal yang membutuhkan intervensi pembangunan.</p>
<p>"Bagaimana kita membantu tugas Pak Gubernur mewujudkan impian Kampung Sumut Berkah ini terlaksana di Sumatera Utara. Setidaknya desa yang sangat tertinggal bisa naik kelas, dari tertinggal menjadi berkembang, dan kalau memungkinkan menjadi desa maju," jelasnya.</p>
<p>Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> mendorong pemerintah kabupaten/kota segera mengusulkan desa dan kelurahan potensial untuk mengikuti proses penjaringan program tersebut. Berdasarkan Data Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, dari 5.417 desa di Sumut, sebanyak 364 desa berstatus mandiri, 1.296 desa maju, 2.529 desa berkembang, 707 desa tertinggal, dan 521 desa sangat tertinggal.</p>
<p>"Jadi kita berharap Kabupaten/Kota se-Sumut bisa mengirimkan Desa/Kelurahan potensial untuk ikut dalam penjaringan ini," harapnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Timur/" target="_blank">Timur</a> juga menegaskan bahwa Program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.</p>
<p>Menurutnya, keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara terpadu.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Muhamad Suib mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan desa, dari intervensi sektoral menjadi transformasi kawasan.</p>
<p>Dalam proses pengajuan, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki peran penting. Desa atau kelurahan calon penerima tidak mengajukan proposal secara langsung kepada Pemprovsu, melainkan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota yang selanjutnya melakukan pendampingan, pembinaan, memastikan kelengkapan proposal, serta kesiapan rencana transformasi kawasan.</p>
<p>"Potensi lokal, kondisi masyarakat, ekonomi, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga akses pasar menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam proses penjaringan," jelasnya.</p>
<p>Suib menjelaskan, proposal yang diajukan nantinya akan diverifikasi oleh tim penjaringan yang terdiri atas lintas OPD dan tenaga ahli. Dokumen proposal antara lain harus memuat profil desa, analisis SWOT, potensi desa, konsep pengembangan, rencana program kegiatan, serta rencana penggunaan anggaran.</p>
<p>Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam rapat, penjaringan proposal diperpanjang hingga akhir Agustus 2026. Selanjutnya, verifikasi awal dilakukan pada awal September, sedangkan verifikasi faktual atau kunjungan lapangan direncanakan berlangsung pada 5 September hingga 5 Oktober 2026.</p>
<p>Setelah proses verifikasi dan penilaian, desa atau kelurahan calon penerima akan ditetapkan pada Oktober 2026. Penetapan secara simbolis direncanakan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p>
<p>Pelaksanaan pembangunan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah direncanakan mulai 2027. Anggaran program akan dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2027 melalui mekanisme BKK.</p>
<p>Pemprovsu berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota segera mendorong desa dan kelurahan yang memiliki potensi untuk mengikuti proses penjaringan.</p>
<p>"Harapannya, program <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kampung-Kreatif/" target="_blank">Kampung Kreatif</a> Sumut Berkah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan desa di Sumatera Utara," katanya. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_352_Pemprovsu-Siapkan-Bantuan-Khusus-Hingga-Rp50-Miliar-Untuk-Kampung-Kreatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28325/pemprovsu-siapkan-bantuan-khusus-hingga-rp50-miliar-untuk-kampung-kreatif/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD dan Pemprov Sumut Sepakati P-APBD 2026, Diproyeksi Rp12,92 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Angg]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pemerintah Provinsi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Kesepakatan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan oleh Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> bersama pimpinan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus, Sutarto, Ihwan Ritonga dan Salman Alfarisi di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Dalam dokumen struktur Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp12,923 Triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 yang ditetapkan sebesar Rp11,664 Triliun.</p>
<p>Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 diproyeksikan mencapai Rp13,356 Triliun, naik dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,678 Triliun.</p>
<p>Dengan struktur tersebut, defisit anggaran dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sekitar Rp432,487 .iliar. Defisit tersebut selanjutnya ditutup melalui pembiayaan daerah.</p>
<p>Pada sisi pembiayaan, pembiayaan daerah dalam Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tercatat sebesar Rp417,991 Miliar. Sementara itu, masih terdapat selisih lebih pembiayaan anggaran daerah tahun berkenaan (SILPA) sebesar Rp14,495 Miliar.</p>
<p>Dokumen tersebut juga mencatat adanya perubahan signifikan pada struktur pendapatan daerah. Pendapatan daerah yang semula dalam <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebesar Rp11,664 Triliun meningkat menjadi Rp12,923 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,259 Triliun.</p>
<p>Dari sisi belanja, anggaran meningkat dari Rp11,678 Triliun menjadi Rp13,356 Triliun atau bertambah sekitar Rp1,677 Triliun.</p>
<p>Kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> ini menjadi landasan bagi Pemprovsu dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dalam melanjutkan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026. Dokumen tersebut memuat asumsi dasar penyusunan perubahan APBD, kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.</p>
<p>Selain itu, perubahan kebijakan anggaran juga mencakup pemberian tambahan penghasilan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang akan menjadi bagian dari pembahasan dalam penyusunan PPAS Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026.</p>
<p>Dalam nota kesepakatan disebutkan, perubahan pendapatan, belanja maupun pembiayaan daerah masih dapat mengalami penyesuaian seiring dinamika pembahasan antara DPRD dan Pemprovs Sumut.</p>
<p>Kesepakatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memastikan perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara.</p>
<p>Dengan disepakatinya KUA-PPAS, tahapan pembahasan anggaran kini berlanjut pada penyusunan dan pembahasan Rancangan Perubahan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2026 sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_1732_DPRD-dan-Pemprov-Sumut-Sepakati-P-APBD-2026--Pendapatan-Diproyekai-Rp12-92-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28328/dprd-dan-pemprov-sumut-sepakati-papbd-2026-diproyeksi-rp1292-triliun/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asal Usul Kayu Belum Diperiksa, DPRD Sumut Prihatin Gakkum Langsung Tetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kay]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) prihatin dan marah melihat kinerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kehutanan/" target="_blank">Kehutanan</a> Wilayah Sumatera, yang menetapkan langsung tersangka kepada sopir truk pengangkut kayu berinisial B.</p>
<p>Tindakan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> tersebut dinilai semena-mena dan merugikan kehidupan sang sopir hingga terkesan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).</p>
<p>Hal itu terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) gabungan yang digelar di ruangan Komisi D DPRD Sumut, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi D, Ir <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Yahdi-Khoir/" target="_blank">Yahdi Khoir</a> Harahap MBA didampingi sejumlah anggota diantaranya Benny Sihotang, Luhut Simanjuntak, Rahmat Rayyan Nasution, Mangapul Purba, Aswin Parinduri, Viktor Silaen dan Delvin Barus.</p>
<p>Dalam rapat itu terungkap bahwa sopir pengangkut kayu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.</p>
<p>Adapun isi dalam dasar hukum dimaksud adalah setiap orang yang melakukan pengangkutan kayu hasil hutan wajib memiliki dokumen berupa surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Akan tetapi, dalam rapat itu terungkap bahwa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> ternyata belum memeriksa apakah kayu yang diangkut oleh sopir tersebut merupakan kayu ilegal atau diambil dari hutan yang dilarang.</p>
<p>"Apa dasar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> langsung menetapkan sopir sebagai tersangka. Sebab dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka itu harus berdasarkan fakta, bukan hanya berdasarkan keterangan ahli dan dokumen," cetus Yahdi dan Benny Sihotang.</p>
<p>"Kalian menetapkan tersangka kepada sopir truk ini, karena membawa kayu hasil hutan dan ilegal. Apakah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> sudah memastikan kayu yang didalam truk itu kayu ilegal dan diambil dari hutan. Kalau dari hutan, dari hutan mana kayu itu ditebangnya,&quot; sambung Mangapul dan Benny.</p>
<p>Tak hanya itu, Komisi D juga mempertanyakan penyidik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengapa terkesan berani menetapkan tersangka kepada sopir truk tanpa memastikan terlebih dahulu memastikan bahwa kayu yang diangkut itu merupakan kayu ilegal dan dari hutan lindung.</p>
<p>Kemudian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benny-Sihotang/" target="_blank">Benny Sihotang</a> dari Fraksi Gerindra menambahkan bahwa seharusnya penyidik dan pimpinan Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> memiliki hati dan berdasarkan fakta dalam menetapkan sopir sebagai tersangka.</p>
<p>&quot;Sopir ini disuruh dan hanya mendapatkan perintah dari pengirim. Lagi pula, sopir ini bukan untuk cari kaya, dia hanya mendapatkan gaji atau upah. Disini juga jelas dokumennya, siapa pengirim, siapa penerima, dikirim kemana, bahkan ongkosnya juga tertera disini. Namun, mengapa pihak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> begitu cepat menetapkan sopir sebagai tersangka tanpa memastikan terlebih dahulu kayu itu kayu dari hutan dan ilegal? jika kayu itu bukan kayu ilegal itu bagaimana? <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> dan Korwas harus bertanggungjawab,&quot; terangnya.</p>
<p>Mendengar hal itu, Sunarya penyidik dari Balai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> mengatakan mereka sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka.</p>
<p>&quot;Kami sudah sesuai prosedur dalam menetapkan tersangka. Jika ada yang kami lakukan tidak sesuai dengan prosedur, kalau ada kekeliruan yang kami lakukan. Ada ranahnya, kami sudah sesuai dengan aturan dan sudah terfaktakan,&quot; ucapnya.</p>
<p>Namun, Sunarya mengaku belum mengecek apakah kayu itu hasil ilegal dan merupakan kayu hutan lindung atau tidak.</p>
<p>&quot;Kami belum mengecek kebenaran itu. Tapi, untuk penetapan tersangka terhadap B sudah sesuai prosedur. Kami sudah melakukan gelar perkara dengan Korwas PPNS Polda Sumut. Kami juga akan mengecek kayu itu berasal dari hutan dimana,&quot; terangnya.</p>
<p>Penjelasan Sunarya langsung disambut Anggota Komisi D dari Fraksi Gerindra, Luhut Simanjuntak, yang mempertanyakan sikap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> yang dikabarkan juga turut menyita telepon selular sang sopir.</p>
<p>"Jadi apa dasar bapak menyita HP sopir tersebut, sehingga dia tidak bisa komunikasi, baik dengan keluarga maupun atasannya. Sebab dia bukan kasus pembunuhan," tukasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Delvin Barus dari Fraksi PDI Perjuangan, yang menyesalkan kinerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gakkum/" target="_blank">Gakkum</a> terkesan sembarangan sehingga merugikan orang lain.</p>
<p>"Apa bapak tidak berpikir bahwa mempersangkakan orang lain (Sopir) tersebut sesungguhnya dia telah menjadi korban, anak, isteri hingga keluarganya pasti diejek oleh masyarakat. Padahal dia hanya sebatas sopir yang belum tentu bersalah.dalam.hal.ini. Namun bapak harus ingat, saya juga pernah mengatasi kasus seperti ini, dimana jika tindakan bapak ini salah maka bapak harus siap membayar ganti ruginya," bebernya.</p>
<p>Untuk itu Yahdi dalam pertemuan menyimpulkan dalam kasus tersebut jangan sampai terjadi penzoliman.</p>
<p>"Maka dari itu kita minta kasus ini agar diselesaikan dengan sebaik baiknya, perlu dilakukan pengecekan secara teliti dan tuntas apakah itu kayu legal atau ilegal Begitu juga kita minta agar mobil yang ditahan juga bisa dipergunakan atau dilepas (pinjam pakai), agar bisa dipergunakan untuk aktivitas usaha lainnya bagi pemilik mobil," sebutnya.mengakhiri dan menutup rapat.</p>
<p>Sementara itu, Sunarya saat ditanya oleh wartawan seputar hasil rapat, dirinya terkesan irit bicara. Begitu juga saat ditanya soal mobil yang hingga kini masih ditahan dan tidak diperbolehkan pinjam pakai.</p>
<p>"Maaf sepertinya sudah cukup apa yang dibicarakan di rapat tadi. Untuk mobil tersebut apakah bisa dilepas. Saya akan izin dulu ke pimpinan yakni pak Hari," katanya.</p>
<p>Informasi yang dihimpun, B merupakan sopir truk dan akan mengantarkan kayu itu ke daerah Kota Binjai, dia di tangkap di kawasan Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang Sumut, 23 Juli 2026. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_7678_Asal-Usul-Kayu-Belum-Diperiksa--DPRD-Sumut-Prihatin-Gakkum-Langsung-Tetapkan-Sopir-Truk-Sebagai-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28326/asal-usul-kayu-belum-diperiksa-dprd-sumut-prihatin-gakkum-langsung-tetapkan-sopir-truk-sebagai-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Tekankan Percepatan Pembangunan Usai Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahu]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menekankan percepatan realisasi pembangunan fisik dan nonfisik di seluruh daerah, terutama untuk mengantisipasi kendala pelaksanaan pekerjaan akibat faktor cuaca menjelang akhir tahun.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubsu/" target="_blank">Gubsu</a> usai menghadiri Rapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Paripurna/" target="_blank">Paripurna</a> DPRD Sumut terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut tentang Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut 2026.</p>
<p>Dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Gubernur terhadap Ranperda Perlindungan Konsumen dan Ranperda Kepemudaan, di Gedung Dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).</p>
<p>Usai rapat paripurna, Bobby kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fisik di seluruh daerah. Hal ini mengingat waktu telah mendekati September 2026 atau akhir triwulan III, sehingga capaian realisasi pembangunan menjadi catatan penting menjelang akhir tahun.</p>
<p>"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan (pembangunan) fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun. Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca (musim hujan)," tegasnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> mengatakan, percepatan pembangunan juga dilakukan melalui peninjauan langsung ke berbagai wilayah di Sumut. Bersama Wakil Gubernur Surya dan jajaran, dirinya saat ini tengah meninjau wilayah Kepulauan Nias untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.</p>
<p>"Yang pasti kita rancang sebelum akhir tahun ini, akan berkantor di wilayah lainnya (setelah Kepulauan Nias)," katanya.</p>
<p>Selain Kepulauan Nias, Bobby menyebut dirinya bersama jajaran Pemprovsu akan berkantor di sejumlah wilayah lain, seperti Tabagsel, Pantai Timur, dan Dataran Tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan dapat dipantau dan berjalan sesuai target.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Sumut <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Erni-Ariyanti/" target="_blank">Erni Ariyanti</a> Sitorus mengapresiasi langkah Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dalam mendorong percepatan pembangunan di seluruh daerah. Pihaknya berharap kesepakatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KUA-PPAS/" target="_blank">KUA-PPAS</a> antara eksekutif dan legislatif segera dilanjutkan dengan pembahasan Ranperda P-<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Sumut 2026 sesuai jadwal. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202608/_9962_Bobby-Tekankan-Percepatan-Pembangunan-Usai-Penandatanganan-KUA-PPAS-P-APBD-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/28324/bobby-tekankan-percepatan-pembangunan-usai-penandatanganan-kuappas-papbd-2026/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>