<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.kitakininews.co.id/</link>
        <description>Situs berita online kitakini.news dikelola oleh PT. KITAKINI MEDIA PERKASA dengan kantor perusahaan di Medan - Sumatera Utara dan Kantor REDAKSI di Jln Perhubungan No.4N, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara, 20371 -. Kitakini News menyajikan aneka berita Internasional, Nasional dan Daerah, khususnya Sumatera Utara.</description>
        <lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2026 13:41:09 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berusaha Kabur, Pemilik Sabu dan Ekstasi Dutangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berusaha Kabur, Pemilik Sabu dan Ekstasi Dutangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id DELI SERDANG &ndash Personel Satresnarkoba Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria berinisial DS (26) yang diduga menguasai narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Se]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> DELI SERDANG &ndash; Personel Satres<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> Polresta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> menangkap seorang pria berinisial DS (26) yang diduga menguasai narkotika jenis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dan pil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p><br><p class="isSelectedEnd">Saat hendak diamankan, DS sempat berusaha melarikan diri sambil membuang barang bukti. Namun, personel Subnit II Unit II Satres<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> Polresta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> berhasil menggagalkan upaya tersebut dan mengamankan barang bukti yang dibuang pelaku.</p>
<p class="isSelectedEnd">Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya seorang pria diduga menguasai narkotika di kawasan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan pelaku berada di area sebuah sekolah sesuai ciri-ciri yang diterima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dari tangan DS, polisi menyita satu plastik klip berisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dengan berat bruto 2,65 gram, dua butir pil <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> berwarna biru berlogo kodok dengan berat bruto 1,17 gram, serta satu kotak rokok yang digunakan untuk menyimpan narkotika.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam pemeriksaan awal, DS mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Ia juga mengaku memperoleh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/sabu/" target="_blank">sabu</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/ekstasi/" target="_blank">ekstasi</a> dari seseorang yang tidak dikenalnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kasatres Narkoba Polresta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompol-Fery-Kusnadi/" target="_blank">Kompol Fery Kusnadi</a> mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kami mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat sehingga pengungkapan kasus ini dapat dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/peredaran-narkotika/" target="_blank">peredaran narkotika</a> di lingkungannya," ujar Kompol Fery Kusnadi, Sabtu (18/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menegaskan, Polresta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> berkomitmen menindak tegas pelaku tindak pidana narkotika guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Satres<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/narkoba/" target="_blank">narkoba</a> Polresta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Deli-Serdang/" target="_blank">Deli Serdang</a> untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_5652_Berusaha-Kabur--Pemilik-Sabu-dan-Ekstasi-Dutangkap-Satresnarkoba-Polresta-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/27626/berusaha-kabur-pemilik-sabu-dan-ekstasi-dutangkap-satresnarkoba-polresta-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabub Nisel Dampingi Bobby Nasution dan Dubes Prancis Kunjungi Desa Wisata Bawomataluo]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id NIAS SELATAN &ndash Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M. mendampingi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., bersama Ibu Kahiyang Ayu Bobby Nasution dan Duta Besar Prancis dalam kunjungan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> NIAS SELATAN &ndash; Wakil Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Nias-Selatan/" target="_blank">Nias Selatan</a> Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M. mendampingi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubernur-Sumatera-Utara/" target="_blank">Gubernur Sumatera Utara</a> Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., bersama Ibu Kahiyang Ayu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Duta-Besar-Prancis/" target="_blank">Duta Besar Prancis</a> dalam kunjungan ke Desa Wisata Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (17/7/2026).</p>
<p><p class="isSelectedEnd">Kunjungan tersebut turut dihadiri para kepala daerah se-Kepulauan Nias, kepala perangkat daerah, unsur instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rombongan disambut dengan prosesi adat Nias yang diawali atraksi Tari Perang (Faluaya) sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan, kemudian dilanjutkan dengan atraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Lompat-Batu/" target="_blank">Lompat Batu</a> (Hombo Batu), ikon budaya masyarakat Nias yang telah dikenal hingga mancanegara.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, Duta Besar Prancis, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gubernur-Sumatera-Utara/" target="_blank">Gubernur Sumatera Utara</a> Muhammad Bobby Afif Nasution, dan Ibu Kahiyang Ayu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> menerima penyematan busana adat Nias lengkap beserta aksesorisnya. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata khas Nias sebagai simbol persahabatan sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan budaya <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kepulauan-Nias/" target="_blank">Kepulauan Nias</a> kepada dunia internasional.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan Desa Wisata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bawomataluo/" target="_blank">Bawomataluo</a> sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Utara yang memiliki kekayaan sejarah, adat istiadat, dan budaya yang mendunia.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah daerah se-Kepulauan Nias, dan mitra internasional dalam mendukung pelestarian warisan budaya serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Nias.</p>
<li data-start="1982" data-end="2092"><br></li></p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_6064_Wabub-Nisel-Dampingi-Bobby-Nasution-dan-Dubes-Prancis-Kunjungi-Desa-Wisata-Bawomataluo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27625/wabub-nisel-dampingi-bobby-nasution-dan-dubes-prancis-kunjungi-desa-wisata-bawomataluo/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Medan Diselimuti Awan dan tak Terik Sejak 15 Juli, BMKG Ungkap Penyebabnya</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 12:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Medan Diselimuti Awan dan tak Terik Sejak 15 Juli, BMKG Ungkap Penyebabnya]]></title>
            <description><![CDATA[BMKG menjelaskan cuaca mendung di Kota Medan dipicu dinamika atmosfer, berpotensi berlangsung hingga akhir pekan depan disertai hujan ringan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Warga Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dan sekitarnya merasakan perubahan cuaca yang cukup mencolok sejak Rabu (15/7/2026). Setelah beberapa pekan didominasi panas terik, langit ibu kota Sumatera Utara kini lebih &#039;ramah&#039;, sering dipenuhi awan tebal, suhu udara terasa lebih sejuk, dan sinar matahari tidak lagi menyengat sepanjang hari.</p>
<p><p>Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, kondisi berawan hingga berawan tebal memang mendominasi wilayah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> sejak pertengahan Juli. Suhu harian berkisar 24&ndash;31 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang tetap tinggi, sehingga cuaca terasa lebih lembap dibandingkan awal musim kemarau.</p>
<p><b>BMKG: Atmosfer Masih Dinamis Meski Musim Kemarau</b></p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar Indonesia telah memasuki musim kemarau, kondisi atmosfer belum sepenuhnya stabil. Aktivitas dinamika atmosfer masih mampu membentuk tutupan awan tebal, memicu hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah, termasuk Sumatera Utara.</p>
<p>Dalam prospek cuaca mingguan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menjelaskan perkembangannya.</p>
<p>"Mayoritas wilayah Indonesia didominasi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan, namun dinamika atmosfer masih berpotensi memicu hujan intensitas sedang dan angin kencang di sejumlah wilayah," demikian pernyataan BMKG.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> juga memasukkan Sumatera Utara sebagai salah satu wilayah yang masih memiliki peluang mengalami hujan dengan intensitas sedang pada periode 20&ndash;23 Juli 2026.</p>
<p><b>Mengapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> Tidak Lagi Terasa Panas?</b></p>
<p>Fenomena cuaca tak panas dan langit mendung yang berlangsung beberapa hari terakhir di Kota <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dan sekitarnya dipengaruhi oleh meningkatnya pembentukan awan akibat kelembapan udara yang masih tinggi.</p>
<p>Tutupan awan tersebut mengurangi intensitas radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi sehingga suhu udara siang hari menjadi lebih rendah dibandingkan ketika langit cerah.</p>
<p>Selain itu, kelembapan udara di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> masih berada pada kisaran 65 hingga 99 persen**, membuat udara terasa lebih sejuk meski suhu maksimum masih menyentuh sekitar 31 derajat Celsius.</p>
<p><b>Kondisi Berawan Diperkirakan Masih Berlangsung</b></p>
<p>Data prakiraan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menunjukkan kondisi cuaca di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> dalam beberapa hari ke depan masih didominasi pola berawan, cerah berawan, hingga hujan ringan.</p>
<p>Artinya, masyarakat kemungkinan masih akan menikmati cuaca yang relatif teduh, meski hujan lokal tetap berpotensi turun terutama pada sore hingga malam hari.</p>
<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> Imbau Masyarakat Tetap Waspada</b></p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap musim kemarau identik dengan cuaca panas sepanjang hari. Perubahan kondisi atmosfer dapat memunculkan awan tebal dan hujan secara tiba-tiba.</p>
<p>Dalam laporan prakiraan cuaca nasional, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BMKG/" target="_blank">BMKG</a> menyampaikan perkiraannyaeperti di kota-kota besar.</p>
<p>"Mayoritas kota besar diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal," ungapnya.</p>
<p>Karena itu, warga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Medan/" target="_blank">Medan</a> tetap disarankan membawa perlengkapan hujan ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama pada sore dan malam hari.</p>
<p>Sumber: BMKG, Journal Arta</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_9100_Medan-Diselimuti-Awan-dan-tak-Terik-Sejak-15-Juli--BMKG-Ungkap-Penyebabnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27624/medan-diselimuti-awan-dan-tak-terik-sejak-15-juli-bmkg-ungkap-penyebabnya/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pep Guardiola Beberkan Kunci Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pep Guardiola Beberkan Kunci Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Pep Guardiola membeberkan strategi Spanyol mengalahkan Argentina dengan dominasi lini tengah, pressing efektif, serta peran Rodri dan Pedri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> wajib menguasai lini tengah dan memutus suplai bola ke Lionel Messi jika ingin menggagalkan ambisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. Itulah pesan utama yang disampaikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pep-Guardiola/" target="_blank">Pep Guardiola</a> jelang partai puncak di New Jersey.</p>

<p>Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/New-Jersey/" target="_blank">New Jersey</a> Stadium, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Laga ini menjadi duel dua filosofi sepak bola berbeda, sekaligus mempertemukan generasi emas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> dengan sang juara bertahan yang masih dipimpin Lionel Messi.</p>
<p>Menjelang pertandingan tersebut, manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan analisis mengenai apa yang harus dilakukan La Roja apabila ingin keluar sebagai juara dunia.</p>
<p>Menurut Guardiola, pertarungan di sektor tengah akan menjadi faktor penentu.</p>
<p>"Jika Rodri mampu mendominasi permainan bersama Pedri di lini tengah, dan Lamine Yamal bermain pada level terbaiknya, mereka bisa menjadi pembeda," kata Guardiola.</p>
<p><b>Dominasi Lini Tengah Jadi Kunci</b></p>
<p>Guardiola menilai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> merupakan tim yang sangat berbahaya ketika berhasil merebut momentum pertandingan. Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> tidak boleh membiarkan lawannya bermain nyaman.</p>
<p>Pelatih asal Catalunya tersebut percaya Rodri, pemainnya di Man City, memiliki peran vital sebagai pengatur tempo sekaligus pelindung lini belakang. Bersama Pedri, keduanya harus memastikan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> tetap menguasai bola dan memaksa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> bertahan lebih dalam.</p>
<p>Guardiola juga menilai Lamine Yamal dapat menjadi pembeda melalui kreativitas dan kemampuannya dalam duel satu lawan satu di sektor sayap.</p>
<p>Menurutnya, keseimbangan antara penguasaan bola, pressing tinggi, dan efektivitas saat memasuki sepertiga akhir lapangan akan menjadi resep terbaik untuk menundukkan Albiceleste.</p>
<p><b>Guardiola Minta <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> Bermain dengan Identitasnya</b></p>
<p>Sebagai pelatih yang pernah menangani Messi bersama Barcelona selama empat tahun, Pep tent mengetahui setiap aspek yang menjadi kelebihan dan kekurangan kapten Albiceleste itu. Itu kenapa, selain aspek teknis, Guardiola menegaskan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> tidak boleh kehilangan identitas sepak bolanya hanya karena menghadapi Argentina.</p>
<p>Filosofi permainan berbasis penguasaan bola harus tetap dipertahankan, tetapi dengan tujuan yang jelas untuk menciptakan peluang, bukan sekadar mempertahankan bola.</p>
<p>Pendekatan tersebut memang selama ini menjadi ciri khas Guardiola dalam melatih berbagai klub elite Eropa, termasuk Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.</p>
<p><b>Guardiola Tetap Kagumi Lionel Messi</b></p>
<p>Meski memberikan dukungan terhadap Spanyol, Guardiola tetap melontarkan pujian kepada Lionel Messi yang akan menjalani salah satu laga terbesar dalam karier internasionalnya.</p>
<p>Guardiola menilai kemampuan Messi membaca permainan tetap berada pada level tertinggi meski usianya telah menginjak 39 tahun.</p>
<p>"Messi masih mampu mendominasi pertandingan di level ini karena pemahamannya terhadap permainan benar-benar luar biasa," ujar Guardiola saat membahas performa kapten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> di Piala Dunia 2026.</p>
<p><b>Luis de la Fuente Tak Ingin Fokus Berlebihan kepada Messi</b></p>
<p>Sementara itu, pelatih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> Luis de la Fuente mengakui Messi tetap menjadi ancaman utama Argentina. Namun, ia memastikan timnya tidak akan menerapkan penjagaan khusus terhadap sang megabintang.</p>
<p>"Kami akan memperhatikan Messi, tetapi bukan dengan penjagaan satu lawan satu. Kami harus menghadapinya sebagai sebuah tim," ujar De la Fuente.</p>
<p>Ia juga memastikan kondisi Lamine Yamal dalam keadaan baik dan siap tampil maksimal pada laga final.</p>
<p>"Lamine baik-baik saja. Kami mendukungnya tanpa memberikan tekanan berlebihan," kata De la Fuente.</p>
<p><b>Duel Filosofi Sepak Bola</b></p>
<p>Pertandingan final diperkirakan menghadirkan duel menarik antara dominasi penguasaan bola ala <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> melawan karakter <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> yang agresif, efektif, dan sangat berbahaya dalam transisi menyerang.</p>
<p>Jika strategi Guardiola berjalan sesuai rencana, Rodri dan Pedri diprediksi akan menjadi pusat permainan La Roja. Sebaliknya, apabila <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> mampu melepaskan Messi dari tekanan dan memanfaatkan ruang di belakang lini tengah Spanyol, peluang Albiceleste mempertahankan trofi dunia akan semakin terbuka.</p>
<p>Sumber: Tribuna, Soccer Laduma, Reuters, beIN SPORTS</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_4497_Pep-Guardiola-Beberkan-Kunci-Spanyol-Kalahkan-Argentina-di-Final-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27623/pep-guardiola-beberkan-kunci-spanyol-kalahkan-argentina-di-final-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jon Jones Buka Peluang Lawan Oleksandr Usyk, Antarkan Sang Juara Pensiun?</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 10:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jon Jones Buka Peluang Lawan Oleksandr Usyk, Antarkan Sang Juara Pensiun?]]></title>
            <description><![CDATA[Jon Jones menolak duel tinju melawan Olexandr Usyk, tetapi siap menghadapi juara dunia itu di arena MMA profesional.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Spekulasi mengenai kemungkinan duel antara legenda <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jon-Jones/" target="_blank">Jon Jones</a> dan juara dunia tinju kelas berat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Oleksandr-Usyk/" target="_blank">Oleksandr Usyk</a> kembali menghangat. Kali ini, Jones memberikan tanggapan secara terbuka. Meski namanya santer disebut sebagai calon lawan terakhir Usyk sebelum pensiun, mantan juara dua divisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UFC/" target="_blank">UFC</a> itu menegaskan tidak memiliki minat bertarung di atas ring tinju.</p>
<p>Sebaliknya, Jones justru membuka peluang jika pertarungan berlangsung di arena mixed martial arts (MMA), di mana kedua petarung dapat menggunakan seluruh kemampuan mereka tanpa dibatasi aturan tinju.</p>
<p>Rumor pertarungan ini mencuat setelah Usyk mengungkapkan keinginannya menjalani satu laga terakhir sebelum mengakhiri karier profesionalnya. Dalam beberapa kesempatan, petinju asal Ukraina tersebut menyebut nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jon-Jones/" target="_blank">Jon Jones</a> dan mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, sebagai lawan yang menarik untuk dihadapi.</p>
<p>Namun, Jones memiliki pandangan yang berbeda mengenai duel impian tersebut.</p>
<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jon-Jones/" target="_blank">Jon Jones</a> Enggan Bertinju Melawan Usyk</b></p>
<p>Dalam wawancara bersama The Ring, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jon-Jones/" target="_blank">Jon Jones</a> mengaku sangat menghormati pencapaian Olexandr Usyk. Menurutnya, pemegang sabuk kelas berat itu merupakan salah satu petinju terbaik yang pernah menghiasi divisi paling bergengsi dalam sejarah tinju.</p>
<p>Meski demikian, Jones menilai bertanding di bawah aturan tinju sama sekali bukan pilihan yang menarik baginya.</p>
<p>"Tidak, sama sekali tidak. Usyk adalah Usyk. Dia salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa," ujar Jones.</p>
<p>Petarung berusia 39 tahun itu juga mengungkapkan bahwa Usyk memiliki fondasi gulat yang cukup kuat. Pengalaman tersebut, menurut Jones, menjadi salah satu alasan mengapa Usyk sangat efektif ketika bertarung dalam situasi clinch.</p>
<p>"Saya tahu dia juga berlatih gulat. Gulat telah menjadi bagian besar dari latihannya selama bertahun-tahun. Mungkin itu sebabnya dia sangat dominan saat clinch," lanjutnya.</p>
<p><b>Jones Tantang Usyk Bertarung di MMA</b></p>
<p>Meski menolak bertarung di atas ring tinju, Jones sama sekali tidak menutup peluang berhadapan dengan Usyk. Sebaliknya, ia justru mengajak juara dunia asal Ukraina itu bertarung di arena MMA, tempat di mana seluruh aspek pertarungan dapat digunakan, mulai dari striking, gulat, hingga submission.</p>
<p>Jones menilai pertarungan dengan aturan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/MMA/" target="_blank">MMA</a> akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kemampuan bertarung seorang atlet.</p>
<p>"Jika dia ingin menguji kemampuan bertarungnya secara menyeluruh, saya siap melayaninya. Tetapi membatasi diri saya hanya menggunakan tangan bukanlah dunia saya," tegas Jones.</p>
<p><b>Usyk Dinilai Punya Modal Bersaing di MMA</b></p>
<p>Walaupun menolak duel tinju, Jones tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Usyk. Ia bahkan menilai mantan juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah dan kelas berat itu memiliki peluang lebih baik dibandingkan petinju kelas berat lainnya jika suatu saat memutuskan beralih ke MMA.</p>
<p>Faktor utama yang membuat Jones memberikan penilaian tersebut adalah latar belakang gulat yang dimiliki Usyk.</p>
<p>"Di antara semua petinju kelas berat, saya melihat Usyk memiliki potensi terbesar untuk membuat pertarungan menjadi kompetitif. Tapi saya bukan petinju, dan saya juga tidak menganggap Usyk sebagai petarung yang benar-benar komplet," kata Jones.</p>
<p><b>Duel Impian Masih Terbentur Perbedaan Aturan</b></p>
<p>Untuk saat ini, peluang mempertemukan dua ikon olahraga tarung tersebut masih terbilang kecil. Usyk masih berfokus menyelesaikan kariernya di dunia tinju dan dikabarkan ingin menutup perjalanan profesional dengan satu pertarungan besar sebelum pensiun. Di sisi lain, Jones tidak menunjukkan ketertarikan meninggalkan oktagon hanya demi menjalani laga tinju.</p>
<p>Perbedaan disiplin olahraga menjadi hambatan utama. Jones tetap ingin bertarung dengan aturan MMA, sedangkan Usyk belum memberikan sinyal akan mencoba tantangan baru di UFC.</p>
<p>Sumber:<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/MMA/" target="_blank">MMA</a> Fighting, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/MMA/" target="_blank">MMA</a> Mania</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_3036_Jon-Jones-Buka-Peluang-Lawan-Oleksandr-Usyk--Antarkan-Sang-Juara-Pensiun-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27622/jon-jones-buka-peluang-lawan-oleksandr-usyk-antarkan-sang-juara-pensiun/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terungkap! Pep Guardiola Nyaris Latih Timnas Inggris, Nasib Piala Dunia Bisa Berbeda</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Jul 2026 09:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terungkap! Pep Guardiola Nyaris Latih Timnas Inggris, Nasib Piala Dunia Bisa Berbeda]]></title>
            <description><![CDATA[Kesepakatan lisan Guardiola dengan Inggris batal terwujud, memunculkan spekulasi besar soal peluang juara Piala Dunia mereka.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Fakta mengejutkan terungkap setelah Timnas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> hanya berakhir sebagai sem finalis di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026. Pelatih legendaris asal Spanyol, Pep Guardiola, ternyata sempat memiliki kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> (FA) untuk menjadi pelatih timnas Inggris yang berjuluk The Three Lions pada 2024.</p>
<p>Informasi tersebut pertama kali diungkap The Athletic dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah media Inggris, Jumat (17/7/2026). Pep disebut menjadi pilihan utama FA setelah Gareth Southgate mengundurkan diri usai Euro 2024. Namun, rencana besar itu batal terwujud karena Guardiola memutuskan memperpanjang kontraknya bersama Manchester City hingga 2027.</p>
<p>Keputusan Guardiola membuat FA bergerak cepat mencari alternatif. Pilihan akhirnya jatuh kepada pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, yang resmi ditunjuk sebagai pelatih <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> pada Oktober 2024 sebelum mulai bekerja pada Januari 2025.</p>
<p><b>Kesepakatan Lisan yang Gagal Terwujud</b></p>
<p>Menurut laporan tersebut, komunikasi antara Guardiola dan petinggi FA berlangsung sangat positif. Bahkan, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan secara verbal mengenai proyek jangka panjang Timnas Inggris.</p>
<p>Namun menjelang pengumuman resmi, Pep Guardiola berubah pikiran untuk melatih timnas Inggris. Ia merasa masih memiliki tanggung jawab besar di Manchester City sehingga memilih bertahan di Stadion Etihad.</p>
<p>Saat memperpanjang kontraknya kala itu, Guardiola mengaku keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan panjang.</p>
<p>"Sejak awal musim saya banyak berpikir. Saya sempat merasa ini akan menjadi musim terakhir saya, tetapi berbagai situasi yang kami alami membuat saya merasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk pergi. Saya tidak ingin mengecewakan klub," ujar Guardiola saat mengumumkan kontrak barunya.</p>
<p>Dalam kesempatan lain ia juga menegaskan kedekatannya dengan Manchester City.</p>
<p>"Manchester City sangat berarti bagi saya. Saya memiliki semua yang diinginkan seorang pelatih dan saya sangat menghargai itu," kata Guardiola.</p>
<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> Gagal ke Final, Nama Guardiola Kembali Mengemuka</b></p>
<p>Dua tahun berselang atau saat ini, kabar tersebut kembali mencuat setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> gagal melangkah ke final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 usai kalah dramatis 1-2 dari Argentina di babak semifinal.</p>
<p>Seperti diketahui, kegagalan itu itu memicu kritik terhadap pendekatan taktik Thomas Tuchel, terutama setelah <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> gagal mempertahankan keunggulan dan kebobolan dua gol di penghujung pertandingan.</p>
<p>Banyak pihak kemudian bertanya-tanya, bagaimana jadinya jika Guardiola menerima tawaran FA pada 2024?</p>
<p><b>Filosofi Guardiola Dinilai Cocok dengan Generasi Emas Inggris</b></p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pep-Guardiola/" target="_blank">Pep Guardiola</a> dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern. Filosofi penguasaan bola, pressing tinggi, serta kemampuan mengembangkan pemain muda dianggap sangat cocok dengan skuad <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> yang dipenuhi talenta seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Cole Palmer hingga Declan Rice.</p>
<p>Selama menangani Manchester City sejak 2016, Guardiola mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> dan satu trofi Liga Champions, sekaligus mengubah City menjadi salah satu klub paling dominan di Eropa.</p>
<p><b>Guardiola Pernah Membuka Peluang Melatih Tim Nasional</b></p>
<p>Meski terus bertahan di level klub, Guardiola beberapa kali mengakui bahwa melatih tim nasional merupakan tantangan yang menarik baginya.</p>
<p>Ia bahkan pernah menegaskan tidak berniat melatih klub lain setelah meninggalkan Manchester City, tetapi membuka peluang menangani sebuah tim nasional.</p>
<p>"Saya tidak akan melatih klub lain. Mungkin tim nasional, itu berbeda," ujar Guardiola dalam sebuah wawancara pada akhir 2024.</p>
<p>Pernyataan tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa peluang Guardiola menangani <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> memang pernah sangat nyata.</p>
<p><b>Akankah Guardiola Datang di Masa Depan?</b></p>
<p>Setelah Guardiola akhirnya meninggalkan Manchester City sebelum kontraknya berakhir, spekulasi mengenai masa depannya kembali menghangat. Sejumlah media <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> menyebut namanya kembali masuk dalam radar apabila FA memutuskan melakukan evaluasi terhadap posisi Thomas Tuchel.</p>
<p>Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Guardiola maupun FA terkait kemungkinan bekerja sama di masa depan.</p>
<p>Namun satu hal yang pasti, terungkapnya kesepakatan lisan yang gagal terealisasi membuat banyak pendukung <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Inggris/" target="_blank">Inggris</a> bertanya-tanya: apakah kesempatan emas mereka untuk mengakhiri puasa gelar <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> justru telah lewat ketika Guardiola memilih tetap bertahan di Manchester City?</p>
<p>Sumber: The Irish Sun, ([ESPN, Talksport</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_5108_Terungkap--Pep-Guardiola-Nyaris-Latih-Timnas-Inggris--Nasib-Piala-Dunia-Bisa-Berbeda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27621/terungkap-pep-guardiola-nyaris-latih-timnas-inggris-nasib-piala-dunia-bisa-berbeda/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 23:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 3.000 aset berupa tanah dan bangunan yang dimiliki Pemprovsu, hampir sepertiganya belum memiliki sertifikat, sementara r]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 3.000 aset berupa tanah dan bangunan yang dimiliki Pemprovsu, hampir sepertiganya belum memiliki sertifikat, sementara ratusan lainnya masih terjerat sengketa.</p>
<p>Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya optimalisasi aset untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus berpotensi menimbulkan kerugian bagi daerah.</p>
<p>"Data yang kami miliki menunjukkan dari sekitar 3.000 aset tanah dan bangunan milik provinsi, hampir 900 aset belum memiliki sertifikat. Kemudian lebih dari 200 aset masih dalam proses sengketa dengan berbagai pihak, baik swasta maupun masyarakat," ujarKetua Panitia Khusus (Pansus) <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aset/" target="_blank">Aset</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Abdul-Rahim/" target="_blank">Abdul Rahim</a> Siregar ST MT kepada wartawan di ruang kerjanya gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Menurut Sekretaris Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> itu, persoalan sengketa aset tersebar disejumlah daerah, seperti Sibolangit, Kabupaten Karo, Langkat, Padang Sidimpuan, hingga sejumlah sekolah di berbagai kabupaten/kota.</p>
<p>Ia menyebut sedikitnya 52 sekolah milik <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> hingga kini masih memiliki persoalan kepemilikan lahan karena masih diklaim pihak lain atau belum sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah provinsi.</p>
<p>"Di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Langkat/" target="_blank">Langkat</a> misalnya, saat kami kunjungan ke Stabat masih ada persoalan aset. Begitu juga di SMA Negeri 1 Padang Sidimpuan, sebagian lahannya masih dikuasai pihak lain. Ini harus segera diselesaikan," terangnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Abdul-Rahim/" target="_blank">Abdul Rahim</a> juga menjelaskan, pembentukan Pansus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aset/" target="_blank">Aset</a> bukan untuk mencari kesalahan pemerintah daerah, melainkan membantu Gubernur Sumut mempercepat penyelamatan sekaligus optimalisasi aset daerah.</p>
<p>Menurutnya, aset yang telah aman secara hukum harus mampu memberikan nilai ekonomi melalui kerjasama yang profesional dengan pihak ketiga sehingga dapat menjadi sumber peningkatan PAD.</p>
<p>"Kehadiran Pansus ini intinya membantu pemerintah melakukan percepatan penyelamatan aset, menjaga aset, sekaligus mengoptimalkannya agar bisa memberikan kontribusi terhadap PAD," tegasnya.</p>
<p><b>Usulkan Badan Khusus Pengelola Aset</b></p>
<p>Pansus juga mendorong <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> membentuk lembaga atau badan khusus yang fokus mengelola aset daerah, mencontoh keberhasilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.</p>
<p>Saat melakukan studi komparatif ke Jakarta, Pansus menemukan bahwa pengelolaan aset dilakukan secara profesional melalui badan khusus sehingga mampu menghasilkan pendapatan yang signifikan.</p>
<p>"Kalau Sumut nilai asetnya sekitar Rp38 Triliun, setelah penyusutan tinggal sekitar Rp26 Triliun. Sementara DKI <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Jakarta/" target="_blank">Jakarta</a> memiliki aset sekitar Rp700 Triliun dan mampu menghasilkan hampir Rp1 Triliun per tahun karena memiliki badan khusus yang mengelola aset secara profesional," jelasnya.</p>
<p>Ia menilai pengelolaan aset tidak lagi efektif jika hanya dibebankan kepada Badan Pengelola Keuangan dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aset/" target="_blank">Aset</a> Daerah (BPKAD), mengingat kompleksitas persoalan yang dihadapi.</p>
<p>"Kita berharap ada satu lembaga khusus yang fokus mengurus aset. Kalau tetap dibebankan ke BPKAD, tentu sangat berat. Padahal aset ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah," ujarnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Abdul-Rahim/" target="_blank">Abdul Rahim</a> bahkan menilai sejumlah aset strategis milik Pemprovsu, termasuk yang berada di Jakarta, perlu dikaji agar lebih produktif.</p>
<p>"Jangan hanya dibiarkan. Kalau memang strategis, bisa saja dikerjasamakan atau dikembangkan menjadi kawasan bisnis, hotel, atau bentuk usaha lain yang memberikan manfaat ekonomi bagi daerah," terangnya.</p>
<p><b>Baru Kurang dari Lima Persen <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Aset/" target="_blank">Aset</a> Produktif</b></p>
<p>Ironisnya, dari keseluruhan aset yang dimiliki <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pemprovsu/" target="_blank">Pemprovsu</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Abdul-Rahim/" target="_blank">Abdul Rahim</a> memperkirakan kurang dari lima persen yang benar-benar produktif dan menghasilkan pendapatan.</p>
<p>Padahal, menurutnya, apabila seluruh aset berhasil diamankan dan dimanfaatkan secara optimal, Sumut berpotensi meningkatkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> secara signifikan.</p>
<p>Ia juga menyoroti rendahnya realisasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> tahun anggaran 2025 yang tidak mencapai target hingga sekitar Rp700 Miliar, serta masih adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp500 Miliar.</p>
<p>"Kita ingin perencanaan pendapatan dibuat lebih realistis. Jangan hanya berdasarkan perkiraan. Kalau <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> bisa ditingkatkan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> juga akan semakin besar sehingga pembangunan jalan, irigasi, bendungan, dan pelayanan publik bisa dipercepat," katanya.</p>
<p>Menurut Abdul Rahim, potensi peningkatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> masih sangat besar, terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor yang tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak diperkirakan baru sekitar 30 persen.</p>
<p>"Kalau seluruh potensi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PAD/" target="_blank">PAD</a> bisa dioptimalkan, saya yakin pendapatan daerah bisa meningkat jauh lebih besar. Dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> yang kuat, seluruh jalan provinsi bisa lebih cepat dimantapkan dan pembangunan di Sumatera Utara akan semakin maksimal," pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_7775_Sepertiga-Aset-Pemprovsu-Belum-Bersertifikat--Pansus-Dorong-Pembentukan-Badan-Khusus-Pengelola-Aset.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27618/sepertiga-aset-pemprovsu-belum-bersertifikat-pansus-dorong-pembentukan-badan-khusus-pengelola-aset/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 22:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Sumut, Jumat (17/7/2026). Selain menyoroti lemahnya pengelolaan keuangan daerah, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga mendesak PT Pertamina segera membenahi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai masih menyengsarakan masyarakat.</p>
<p>Rapat paripurna dihadiri Ketua DPRD Utara Erni Aryanti Sitorus, Wakil Ketua DPRD Ihwan Ritonga dan Salman Al farisi. Hadir juga Wagubsu Surya dan Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap.</p>
<p>Juru bicara Fraksi PKS, Dr Hariyanto Lc MA, menegaskan antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU hingga pertengahan 2026 merupakan bukti bahwa persoalan distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> di Sumatera Utara belum ditangani secara serius.</p>
<p>Menurutnya, alasan gangguan pasokan akibat bencana yang terjadi pada akhir 2025 tidak lagi dapat dijadikan pembenaran. Seharusnya, setelah kondisi kembali normal, sistem distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> juga telah pulih.</p>
<p>"Antrian panjang di berbagai SPBU menunjukkan tata kelola distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> masih bermasalah. Ini tidak boleh dianggap persoalan biasa karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan dunia usaha," tegas Heriyanto.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga menilai krisis distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> telah memicu kerugian ekonomi yang besar. Sopir angkutan kehilangan pendapatan karena berjam-jam mengantre, pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> kehilangan waktu usaha, petani terlambat membawa hasil panen ke pasar, distribusi barang terganggu, bahkan pelayanan publik ikut terdampak.</p>
<p>"<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> adalah urat nadi perekonomian. Negara tidak boleh membiarkan masyarakat kehilangan waktu dan penghasilan akibat lemahnya sistem distribusi energi," katanya.</p>
<p>Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> mendesak Pertamina melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BBM/" target="_blank">BBM</a> di Sumatera Utara, memperkuat cadangan pasokan, memperbaiki sistem mitigasi saat terjadi gangguan distribusi, serta meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan.</p>
<p><b>WTP Dipuji, Tapi Dinilai Belum Menjawab Persoalan Rakyat</b></p>
<p>Dalam kesempatan itu, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> tetap memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.</p>
<p>Namun, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> mengingatkan bahwa opini WTP bukan berarti seluruh tata kelola pemerintahan telah berjalan baik.</p>
<p>"Opini WTP hanya menyatakan laporan keuangan disajikan sesuai standar akuntansi. Itu bukan ukuran keberhasilan pembangunan, bukan ukuran pelayanan publik, dan bukan ukuran kesejahteraan masyarakat," ujar Heriyanto.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> menilai ukuran keberhasilan pemerintah seharusnya terlihat dari meningkatnya kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.</p>
<p>Karena itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga menyoroti nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang masih berada pada predikat B dengan nilai 69,05. </p>
<p>Menurut mereka, capaian tersebut menunjukkan masih banyak ruang perbaikan dalam kinerja birokrasi.</p>
<p><b>PAD Melorot, Serapan Belanja Dinilai Lemah</b></p>
<p>Kritik berikutnya diarahkan pada kinerja pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> 2025. <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> mencatat realisasi pendapatan daerah tidak mencapai target, bahkan mengalami penurunan sekitar Rp1,682 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga hanya terealisasi 88,57 persen dari target Rp5,739 Triliun, atau sekitar Rp5,038 Triliun.</p>
<p>Bagi PKS, angka tersebut menunjukkan pemerintah belum maksimal menggali potensi pendapatan daerah.</p>
<p>"Turunnya pendapatan berarti kemampuan pemerintah membiayai pembangunan ikut melemah. Ini harus menjadi evaluasi serius," kata Heriyanto.</p>
<p>Tak hanya itu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga menyoroti masih besarnya anggaran belanja yang tidak terserap hingga akhir tahun anggaran. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah.Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga menemukan masih rendahnya realisasi pada sejumlah komponen pendapatan. Bahkan ada sektor yang hanya mampu merealisasikan 15,88 persen dari target atau sekitar Rp21,36 Miliar, sehingga lebih dari 84 persen target tidak tercapai.</p>
<p>Menurut Heriyanto, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar, baik dalam penyusunan target maupun pelaksanaan program.</p>
<p>"Kalau targetnya sudah realistis tetapi realisasinya sangat rendah, berarti kinerjanya lemah. Sebaliknya, kalau target sejak awal tidak berdasarkan data yang akurat, berarti perencanaannya yang bermasalah," tegasnya.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> pun mendesak Gubernur Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pendapatan daerah, mulai dari penyusunan target, optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi, pembaruan basis data perpajakan, hingga pengawasan terhadap seluruh objek pendapatan.</p>
<p>Di akhir pandangannya, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> menegaskan bahwa pembahasan pertanggungjawaban <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> tidak boleh sekadar menjadi agenda administratif tahunan. Evaluasi tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi tata kelola pemerintahan agar anggaran benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara, bukan sekadar menghasilkan laporan keuangan yang baik di atas kertas. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_7429_F-PKS-Semprot-Kinerja-APBD-Sumut-2025--WTP-Bukan-Ukuran-Keberhasilan-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27617/fpks-semprot-kinerja-apbd-sumut-2025-wtp-bukan-ukuran-keberhasilan-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) mendesak Gubernur Bobby Nasution melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan APBD setelah masih ditemukannya rendahnya reali]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) mendesak Gubernur <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Bobby-Nasution/" target="_blank">Bobby Nasution</a> melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> setelah masih ditemukannya rendahnya realisasi pendapatan daerah serta besarnya anggaran belanja yang tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025.</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS, Hariyanto, dalam Rapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Paripurna/" target="_blank">Paripurna</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/DPRD-Sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2025, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Menurut Hariyanto, rendahnya penyerapan anggaran berdampak langsung terhadap pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor. Akibatnya, manfaat pembangunan yang seharusnya diterima masyarakat menjadi tidak optimal.</p>
<p>"Ketika belanja tidak terserap secara maksimal, maka pembangunan ikut melemah. Ini harus menjadi evaluasi serius," tegas Hariyanto.</p>
<p>Selain itu, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> juga menyoroti masih rendahnya realisasi sejumlah komponen pendapatan daerah. Bahkan terdapat sektor yang hanya mampu mencapai realisasi 15,88 persen atau sekitar Rp21,36 Miliar dari target yang telah ditetapkan, sehingga lebih dari 84 persen target pendapatan tidak berhasil dicapai.</p>
<p>Menurutnya, capaian tersebut mengindikasikan adanya persoalan mendasar, baik dalam penyusunan target pendapatan maupun pelaksanaan program di lapangan.</p>
<p>"Kalau targetnya sudah realistis tetapi realisasinya sangat rendah, berarti kinerjanya lemah. Sebaliknya, kalau target sejak awal tidak berdasarkan data yang akurat, berarti perencanaannya yang bermasalah," tegasnya.</p>
<p><b>Pembenahan</b></p>
<p>Karena itu, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> meminta Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pendapatan daerah.</p>
<p>Evaluasi tersebut mencakup penyusunan target yang lebih akurat, optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi, pembaruan basis data perpajakan, serta penguatan pengawasan terhadap seluruh objek pendapatan daerah.</p>
<p>Di akhir penyampaiannya, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/PKS/" target="_blank">PKS</a> menegaskan pembahasan pertanggungjawaban <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/APBD/" target="_blank">APBD</a> tidak boleh hanya menjadi agenda formal setiap tahun.</p>
<p>Menurut PKS, evaluasi tersebut harus menjadi momentum memperbaiki tata kelola pemerintahan sehingga setiap Rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara, bukan sekadar menghasilkan laporan keuangan yang baik. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_5943_Fraksi-PKS-DPRD-Sumut-Desak-Gubsu-Evaluasi-Menyeluruh-Terhadap-Pengelolaan-APBD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27615/fraksi-pks-dprd-sumut-desak-gubsu-evaluasi-menyeluruh-terhadap-pengelolaan-apbd/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi Gerindra Pertanyakan Tak Hadirnya OPD di Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi Gerindra Pertanyakan Tak Hadirnya OPD di Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) menyoroti minimnya kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksifraksi terhad]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> -Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) menyoroti minimnya kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Paripurna/" target="_blank">Paripurna</a> dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Menurut Benny, ketidakhadiran banyak <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/OPD/" target="_blank">OPD</a> sangat disayangkan karena dapat mengurangi efektivitas pembahasan dan tindaklanjut terhadap berbagai masukan, kritik, serta rekomendasi yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD kepada Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).</p>
<p>Dalam pemandangan umumnya, Ketua Fraksi Partai <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> DPRD Sumut Benny Harianto Sihotang mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemprovsu yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, capaian tersebut tidak boleh hanya menjadi prestasi administratif semata.</p>
<p>"Opini WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," cetus Benny.</p>
<p>Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan APBD tidak hanya diukur dari tertibnya administrasi keuangan, tetapi juga dari sejauh mana anggaran mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Diantaranya melalui peningkatan kesejahteraan, percepatan pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara.</p>
<p>Selain itu, lanjut Benny, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> mendorong Pemprovsu untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi pelayanan perpajakan, digitalisasi sistem pemungutan pajak, penguatan pengawasan, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah tanpa membebani masyarakat.</p>
<p>Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> juga secara khusus meminta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut meningkatkan pengawasan terhadap penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).</p>
<p>"Hal itu menyusul masih ditemukannya ketidaksesuaian antara potensi wajib pajak dengan realisasi penerimaan yang masuk ke kas daerah," cetusnya.</p>
<p>Disektor belanja daerah, Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> menekankan agar anggaran difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Benny-Sihotang/" target="_blank">Benny Sihotang</a> juga mengingatkan agar Pemprovsu memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan anggaran sehingga tidak lagi terjadi keterlambatan pekerjaan, rendahnya serapan anggaran pada awal tahun, maupun penumpukan realisasi belanja pada penghujung tahun anggaran.</p>
<p>Fraksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> juga meminta seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/BPK/" target="_blank">BPK</a> segera ditindaklanjuti secara tepat waktu agar tata kelola keuangan daerah semakin baik dan mampu meminimalkan potensi kerugian keuangan daerah.</p>
<p>"Pemprovsu juga harus memperkuat prinsip efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran. Setiap rupiah APBD harus memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Benny.</p>
<p>Menutup pemandangan umum fraksinya, Benny berharap seluruh <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/OPD/" target="_blank">OPD</a> dapat meningkatkan komitmen dan sinergi dalam mendukung program pembangunan daerah serta mewujudkan visi Gubernur Sumut menuju Sumatera Utara yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_9965_Fraksi-Gerindra-Pertanyakan-Tak-Hadirnya-OPD-di-Paripurna-Pertanggungjawaban-Pelaksanaan-APBD-2025.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27619/fraksi-gerindra-pertanyakan-tak-hadirnya-opd-di-paripurna-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-2025/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi PAN DPRD Sumut Pertanyakan Dana Bansos 2025 Yang Belum Dibayar</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 20:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi PAN DPRD Sumut Pertanyakan Dana Bansos 2025 Yang Belum Dibayar]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terkait tidak dicairkannya bantuan sosial (bansos) dan dana hi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) melontarkan penyesalannya sekaligus mengingatkan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam hal ini Biro Kesra terkait tidak terbayarkannya bantuan sosial berupa dana hibah kepada calon penerima manfaat di bidang pendidikan dan rumah ibadah.</p>
<p>Padahal survei sudah dilakukan tinggal proses administrasi berupa SP (Surat Pemberitahuan Pencairan) dan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) yang saat itu sedang dalam proses.</p>
<p>Rapat paripurna tersebut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn dan Wakil DPRD Sumut Ihwan Ritonga SE MM serta Salman Alfarisi Lc. Hadir juga Wagubsu Surya dan Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap.</p>
<p>Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut, Ir Yahdi Khoir Harahap MBA, menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat calon penerima manfaat sudah sangat berharap dengan adanya bantuan itu untuk melakukan rehabilitasi bangunan dan fasilitas rumah ibadah maupun sekolah.</p>
<p>"Yang lebih menyedihkan, kami sebagai anggota dewan yang membantu memfasilitasi proses bantuan tersebut dianggap berbohong kepada masyarakat", tegas Yahdi saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi PAN terhadap Ranperda Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Sumut, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Menurut Yahdi, buruknya realisasi anggaran di Biro Kesejahteraan Rakyat menjadi penyebab utama mandeknya penyaluran bantuan. Dari pagu anggaran lebih dari Rp190 Miliar, realisasi belanja hanya mencapai sekitar Rp107 Miliar atau 56,28 persen, sehingga lebih dari Rp83 Miliar tidak terserap.</p>
<p>Padahal, lanjut Yahdi, Biro Kesra memiliki fungsi strategis dalam mendukung pelayanan sosial, kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan.</p>
<p> Karena itu, Fraksi PAN meminta Biro Kesra melakukan klarifikasi kepada calon penerima manfaat yang tidak terbayarkan itu agar tidak menimbulkan fitnah di tengah tengah masyarakat kepada kami sebagai wakil rakyat.</p>
<p>Meski demikian, Fraksi PAN mengapresiasi langkah Gubernur Sumut yang telah melakukan pergantian pimpinan di Biro Kesra. PAN berharap kepemimpinan baru mampu memperbaiki tata kelola penyaluran hibah dan Bansos sehingga lebih transparan, profesional, dan akuntabel, agar hal yang sama tidak berulang kembali di tahun 2026 ini.</p>
<p>"Karena hal yang sama juga terjadi pada APBD 2024 dimana saat itu bahkan SP, NPHD dan kwitansi tanda terima sudah ditanda tangani. Jadi hal yang sama sudah terjadi berulang pada 2024 dan 2025. Kami berharap pada APBD 2026 hal tsb tidak terulang lagi," tambahnya.</p>
<p>Selain menyoroti persoalan Bansos, Fraksi PAN juga mengkritik lemahnya manajemen keuangan daerah. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban APBD, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) masih menyisakan anggaran belanja sebesar Rp587 Miliar yang tidak terserap.</p>
<p>Yahdi menilai, kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan fakta bahwa pemerintah masih memiliki utang belanja kepada kontraktor dan pelaku usaha mencapai sekitar Rp1,26 Triliun.</p>
<p>"Ini menunjukkan manajemen kas daerah belum berjalan dengan baik. Di satu sisi pemerintah menunggak pembayaran kepada kontraktor, tetapi di sisi lain masih ada ratusan Miliar Rupiah anggaran yang tidak digunakan," ungkapnya.</p>
<p>Fraksi PAN juga menilai sinergi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan BKAD dalam mengelola penerimaan serta belanja daerah belum berjalan optimal sehingga mengakibatkan penumpukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).</p>
<p>Di sektor infrastruktur, Fraksi PAN mengkritisi rendahnya realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dari alokasi sekitar Rp1,16 Triliun, realisasi belanja hanya mencapai 87,41 persen sehingga masih tersisa sekitar Rp146,67 Miliar.</p>
<p>Menurut Yahdi, rendahnya serapan anggaran tersebut berdampak pada tertundanya pembangunan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi di berbagai daerah.</p>
<p>Bahkan, ia menilai pergeseran anggaran yang tidak didukung perencanaan matang menyebabkan kerusakan infrastruktur semakin parah dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat serta sektor pertanian.</p>
<p>Fraksi PAN juga menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) disejumlah organisasi perangkat daerah. Dinas Pendidikan hanya mampu merealisasikan 42,16 persen dari target pendapatan, Dinas Perhubungan 36,30 persen, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan hanya sekitar 55,9 persen.</p>
<p>Khusus Dinas Perhubungan, PAN meminta digitalisasi sistem pemungutan retribusi serta mengusulkan pengaktifan kembali Terminal Tipe B Tanjung Balai yang dinilai memiliki potensi besar meningkatkan PAD.</p>
<p>Sementara itu, pada sektor ketahanan pangan, Fraksi PAN menyayangkan masih adanya sisa anggaran lebih dari Rp13 Miliar yang tidak dimanfaatkan secara maksimal di tengah meningkatnya tantangan kerawanan pangan dan kebutuhan memperkuat sektor pertanian.</p>
<p>Untuk peningkatan PAD dari PKB dan BBNKB, yang capaiannya terus di bawah target, Fraksi PAN meminta agar optimalisasi pengutipannya dilakukan secara lebih proaktif lagi dengan berbagai strategi yang ada di samping itu pemutakhiran data jumlah kendaraan bermotor harus segera dilakukan untuk memperoleh data yang lebih akurat sehingga penetapan target bisa lebih objektif dan rasional.</p>
<p>Kemudian untuk sektor Pajak Air Permukaan (PAP), hal yang sudah berulang ulang disampaikan adalah untuk segera melakukan sistem aplikasi digital agar upaya intensifikasi PAP dan mengurangi dan mencegah kebocoran dalam pengutipan PAP dapat dilakukan.</p>
<p>Mengingat potensi PAP yang sangat besar dalam memberikan sumbangsih kepada PAD. Kemudian Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) agar sinkronisasi data konsumsi BBM dengan Pertamina terus dilakukan secara intens.</p>
<p>"Fraksi PAN memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara yang telah mendengarkan aspirasi Fraksi PAN untuk melakukan pergantian pimpinan BAPENDA. Diharapkan di bawah kepemimpinan kepala Bapenda yang baru Bapak Sutan Tolang Lubis Bapenda semakin proaktif dan agresif dalam upaya peningkatan sumber-sumber pendapatan," tutur politisi senior ini.</p>
<p>Mengakhiri pandangannya, Fraksi PAN meminta Pemprovsu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran agar APBD benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"PAN menegaskan setiap Rupiah anggaran harus dikelola secara efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, bukan justru menyisakan SiLPA besar di tengah masih banyaknya program yang belum terlaksana," pungkas Wakil rakyat dari Dapil Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, Asahan dan Kota Tanjung Balai ini. (**)</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_8619_Fraksi-PAN-DPRD-Sumut-Pertanyakan-Dana-Bansos-Yang-Belum-Dibayar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27620/fraksi-pan-dprd-sumut-pertanyakan-dana-bansos-2025-yang-belum-dibayar/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Eks Bintang Korea Selatan Gabung Persija, Shin Tae-yong Tersenyum</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Eks Bintang Korea Selatan Gabung Persija, Shin Tae-yong Tersenyum]]></title>
            <description><![CDATA[Persija mengontrak Kwon Changhoon dua musim, menambah pengalaman internasional sekaligus memperkuat kreativitas lini serang Macan Kemayoran.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> Jakarta kembali menunjukkan keseriusannya membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Super League 2026/2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu resmi memperkenalkan mantan pemain Tim Nasional Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, sebagai rekrutan anyar yang akan memperkuat skuad asuhan Shin Tae-yong.</p>
<p><p>Gelandang berusia 32 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi dua musim. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi permainan Persija, terutama dalam meningkatkan kreativitas di lini tengah dan ketajaman serangan sepanjang musim.</p>
<p>Transfer Kwon sekaligus mempertegas ambisi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> untuk kembali bersaing di jalur perebutan gelar juara. Manajemen terus menghadirkan pemain-pemain berkualitas dengan pengalaman internasional guna memperkuat fondasi tim menghadapi persaingan yang semakin ketat.</p>
<p>Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyebut pengalaman panjang Kwon di level internasional menjadi pertimbangan utama klub dalam mendatangkannya ke Jakarta.</p>
<p>"Kwon adalah pemain dengan pengalaman yang sangat lengkap. Ia pernah bermain di kompetisi top Eropa, membela Tim Nasional Korea Selatan, dan tampil di level tertinggi sepak bola internasional. Kehadirannya diharapkan dapat menambah kreativitas, variasi serangan, serta membantu <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> mencapai target yang telah ditetapkan pada musim ini," kata Prapanca dalam pernyataan resmi klub, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Menurutnya, kualitas teknis dan karakter kepemimpinan yang dimiliki Kwon akan menjadi nilai tambah bagi skuad Persija, baik di dalam maupun di luar lapangan.</p>
<p>Prapanca juga meyakini proses adaptasi sang pemain tidak akan memerlukan waktu lama. Faktor kedekatan dengan Shin Tae-yong, yang pernah menjadi pelatihnya di Timnas Korea Selatan, diyakini akan memudahkan Kwon memahami filosofi permainan yang diterapkan di Persija.</p>
<p>"Kami percaya kualitas dan mentalitas Kwon akan memberikan pengaruh positif bagi Persija. Keberadaan Coach Shin diharapkan dapat membantu Kwon beradaptasi lebih cepat agar dapat segera menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama tim," lanjut Prapanca.</p>
<p><b>Pengalaman Internasional yang Mentereng</b></p>
<p>Nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kwon-Chang-hoon/" target="_blank">Kwon Chang-hoon</a> sudah lama dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik yang dimiliki Korea Selatan. Lahir di Seoul pada 30 Juni 1994, ia telah mengoleksi 43 penampilan bersama Timnas <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Korea-Selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dengan sumbangan 12 gol.</p>
<p>Pengalaman internasionalnya semakin lengkap setelah masuk dalam skuad <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Korea-Selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> pada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2022 di Qatar, memperkuat reputasinya sebagai pemain yang terbiasa tampil di panggung sepak bola tertinggi.</p>
<p><b>Pernah Berkarier di Ligue 1 dan Bundesliga</b></p>
<p>Perjalanan profesional Kwon juga dihiasi pengalaman bermain di sejumlah kompetisi elite Eropa. Namanya mulai mencuri perhatian saat membela Suwon Samsung Bluewings, sebelum melanjutkan karier ke Prancis bersama Dijon di Ligue 1.</p>
<p>Setelah itu, ia sempat mencicipi atmosfer Bundesliga bersama SC Freiburg, lalu kembali ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Korea-Selatan/" target="_blank">Korea Selatan</a> dengan memperkuat Gimcheon Sangmu, Jeonbuk Hyundai Motors, dan Jeju SK.</p>
<p>Kini, Indonesia menjadi destinasi terbaru dalam perjalanan kariernya, dengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Persija/" target="_blank">Persija</a> menjadi klub pertama yang dibelanya di Asia Tenggara.</p>
<p><b>Fleksibel dan Kaya Kreativitas</b></p>
<p>Salah satu keunggulan terbesar Kwon adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi. Meski beroperasi sebagai gelandang serang, pemain berkaki kiri itu juga mampu dimainkan sebagai sayap kanan maupun kiri.</p>
<p>Fleksibilitas tersebut memberi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Shin-Tae-yong/" target="_blank">Shin Tae-yong</a> lebih banyak alternatif dalam merancang strategi dan variasi serangan sepanjang kompetisi.</p>
<p>Selain piawai mengatur tempo permainan, Kwon dikenal memiliki visi bermain yang tajam, akurasi umpan yang tinggi, serta tendangan kaki kiri yang kerap menjadi ancaman bagi lawan.</p>
<p>Pada masa terbaiknya bersama Suwon Samsung Bluewings, ia dua kali terpilih masuk K League 1 Best XI, sebuah penghargaan yang menegaskan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik di Korea Selatan.</p>
<p><b>Reuni dengan Shin Tae-yong</b></p>
<p>Transfer ini juga menghadirkan kisah reuni antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kwon-Chang-hoon/" target="_blank">Kwon Chang-hoon</a> dan Shin Tae-yong. Keduanya pernah bekerja sama saat Shin menangani Timnas Korea Selatan, sehingga sudah memahami karakter dan gaya bermain masing-masing.</p>
<p>Hubungan tersebut diperkirakan akan mempercepat proses adaptasi Kwon di lingkungan baru sekaligus memudahkan penerapan skema permainan yang diinginkan sang pelatih.</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_6015_Eks-Bintang-Korea-Selatan-Gabung-Persija--Shin-Tae-yong-Tersenyum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27613/eks-bintang-korea-selatan-gabung-persija-shin-taeyong-tersenyum/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Menhut Raja Juli</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 19:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Menhut Raja Juli]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak laporan gratifikasi Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni.Graftifikasi tersebut berupa amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby kepada Menhut saat ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak laporan gratifikasi Menteri Kehutanan Republik Indonesia <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> Antoni.</p>
<p>Graftifikasi tersebut berupa amplop yang diberikan Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuantan/" target="_blank">Kuantan</a> Singingi Suhardiman Amby kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Menhut/" target="_blank">Menhut</a> saat keduanya bertemu di Kantor Kementerian Kehutanan dengan agenda audiensi, Selasa (2/6/2026).</p>
<p>Alasan penolakan tersebut karena penerimaan itu diduga berkaitan dengan tindak pidana yang sedang diusut.</p>
<p>Deputi Pencegahan dan Monitoring <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> Aminudin mengatakan pihaknya telah menyampaikan hasil analisis dan verifikasi mengenai laporan penolakan gratifikasi tersebut kepada Raja Juli. Hingga berita ini ditulis, belum ada komentar dari Raja Juli.</p>
<p>Dalam menangani laporan penolakan gratifikasi, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> mengacu pada Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2026 yang merupakan perubahan atas Peraturan Komisi Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi.</p>
<p>Pasal 14 Perkom a quo mengatur sejumlah keadaan yang membuat laporan tidak dapat ditindaklanjuti. Seperti objek gratifikasi berupa barang yang mudah rusak, tidak dapat dijual, dan/atau tidak dapat digunakan; penerimaan gratifikasi dilaporkan secara tidak benar dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Kemudian diketahui sedang dilakukan penyelidikan, penyidikan, atau penuntutan tindak pidana oleh aparat penegak hukum; dan/atau patut diduga terkait tindak pidana.</p>
<p>Uang yang diterima <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> dan dilaporkan ke <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kuantan/" target="_blank">Kuantan</a> Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby.</p>
<p>Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) awal Juli lalu, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> menemukan amplop diduga berisi uang dalam pecahan dolar Singapura. Amplop itu diberikan bupati kepada Raja Juli.</p>
<p>Adapun <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> melalui keterangan tertulis tertanggal 3 Juli 2026 menyampaikan telah mengembalikan amplop pemberian bupati Kuansing.</p>
<p>Ia mengatakan amplop tersebut telah dikembalikan ke pemberi sekitar 17 hari sebelum <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Suhardiman.</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> menjelaskan awalnya menggelar audiensi dengan Bupati Kuansing di kantor Kementerian Kehutanan pada Selasa (2/6/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut berlangsung secara resmi dan terbuka, diawali dengan surat permohonan audiensi dari pemerintah daerah, dipublikasikan melalui media sosial, serta dilengkapi daftar hadir dan notulensi yang siap diserahkan kepada <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> apabila diperlukan.</p>
<p>Usai pertemuan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> mengaku baru menyadari ada sebuah amplop tertutup yang ditinggalkan bupati Kuansing.</p>
<p>Ia mengklaim tidak mengetahui isi amplop tersebut dan langsung memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan.</p>
<p>"Dalam audiensi itu ternyata pak bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan map, dan ketika beliau pergi saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa, tapi saya merasa tidak memiliki hak atas amplop tersebut," ucap <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Raja-Juli/" target="_blank">Raja Juli</a> dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).</p>
<p>"Oleh karena itu, saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut," sambungnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Bupati Kuansing Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah Pemkab Kuansing Zulkarnain dan Direktur PT Mitra Ideal Consultant (MIC) Ardiles ditetapkan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/KPK/" target="_blank">KPK</a> sebagai tersangka kasus dugaan suap jabatan.</p>
<p>Suhardiman juga diproses hukum atas dugaan penerimaan lainnya berkaitan dengan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Amplop dimaksud diduga berkaitan dengan ini.</p>
<p>Para tersangka sudah dilakukan penahanan selama 20 hari sampai 20 Juli 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.</p>
<p>Suhardiman selaku pihak penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b dan/atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).</p>
<p>Sedangkan Zulkarnain dan Ardiles sebagai pihak pemberi disangkakan telah melanggar Pasal 605 atau Pasal 606 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c KUHP. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_3032_KPK-Tolak-Laporan-Gratifikasi-Amplop-Menhut-Raja-Juli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27614/kpk-tolak-laporan-gratifikasi-amplop-menhut-raja-juli/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapteng Amankan Pelaku Pungli Parkir</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapteng Amankan Pelaku Pungli Parkir]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Dalam rangka pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Satuan Tugas Tindak mengamankan seorang remaja yang diduga melakukan pungutan liar berkedok biaya parkir.Penindakan ini dilakukan di kaw]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Dalam rangka pelaksanaan Operasi Pekat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toba/" target="_blank">Toba</a> 2026, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Satuan Tugas Tindak mengamankan seorang remaja yang diduga melakukan pungutan liar berkedok biaya parkir.</p>
<p>Penindakan ini dilakukan di kawasan pintu masuk Wisata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pantai/" target="_blank">Pantai</a> Pandaratan, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng, Kamis (16/7/2026) sore.</p>
<p>Langkah penertiban ini merupakan bagian dari rangkaian operasi kepolisian yang digelar selama 21 hari, terhitung Senin (13/7/2026) sampai Minggu (2/8/2026), yang bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.</p>
<p>Kapolres Tapteng, melalui Kasat Reskrim selaku Wakil Kepala Pengendali Operasi Pekat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toba/" target="_blank">Toba</a> 2026, Iptu Dian Agustian Perdana mengatakan, penindakan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas pengutipan tanpa izin resmi di pintu masuk lokasi wisata tersebut.</p>
<p>Berdasarkan informasi tersebut, personel Satgas Tindak melakukan penyelidikan di lapangan dengan metode penyamaran dan menemukan adanya aktivitas pemungutan biaya parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan.</p>
<p>Dalam menjalankan aksinya, terduga pelaku mengutip biaya parkir sebesar Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp15.000 untuk kendaraan roda empat.</p>
<p>Saat diamankan, yang bersangkutan tidak dilengkapi dengan atribut resmi seperti rompi petugas parkir maupun kartu identitas. Lembaran karcis yang digunakan juga tidak mencantumkan nominal biaya resmi.</p>
<p>Meskipun sempat mengaku sedang mengurus izin legalitas ke Dinas Perhubungan, kepolisian yang melakukan konfirmasi langsung ke instansi terkait dan menemukan adanya ketidaksesuaian tarif.</p>
<p>"Tarif resmi masuk ke lokasi wisata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pantai/" target="_blank">Pantai</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pandaratan/" target="_blank">Pandaratan</a> harusnya hanya sebesar Rp3.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat," terangnya.</p>
<p>Dari penindakan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai hasil pengutipan sebesar Rp80.000, sejumlah karcis parkir tak bernominal, pena, buku tulis yang berisi catatan pendapatan harian.</p>
<p>"Mengingat terduga pelaku masih dikategorikan sebagai anak di bawah umur berdasarkan ketentuan undang-undang dan Kode Etik Jurnalistik, petugas menyamarkan identitas remaja berusia 17 tahun tersebut dengan inisial IB," paparnya.</p>
<p>Saat ini, IB beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> guna menjalani proses pemeriksaan, pendataan, serta pembinaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.</p>
<p>Sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 ini, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Tapteng/" target="_blank">Tapteng</a> mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan melaporkan setiap bentuk penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, pungutan liar, perjudian, pornografi, minuman keras, hingga prostitusi.</p>
<p>Masyarakat dapat memberikan informasi atau melaporkan kejadian mencurigakan dengan menghubungi Call Center POLRI 110 secara gratis, atau dengan mendatangi kantor <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polres/" target="_blank">Polres</a> maupun Polsek terdekat sebagai wujud sinergi mewujudkan pelayanan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan untuk masyarakat. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_1351_Operasi-Pekat-Toba-2026--Polres-Tapteng-Amankan-Pelaku-Pungli-Parkir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/27612/operasi-pekat-toba-2026-polres-tapteng-amankan-pelaku-pungli-parkir/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Besiktas Buka Negosiasi dengan Mohamed Salah: Tawaran Perdana Dilayangkan</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Besiktas Buka Negosiasi dengan Mohamed Salah: Tawaran Perdana Dilayangkan]]></title>
            <description><![CDATA[Besiktas mengajukan tawaran awal, Mohamed Salah melunak soal gaji, pengacaranya tiba di Istanbul untuk negosiasi lanjutan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Bursa transfer musim panas Eropa kembali diwarnai kabar mengejutkan. Klub aksasa Turki, Besiktas, dikabarkan telah mengajukan tawaran perdana untuk merekrut megabintang Mesir, Mohamed Salah, yang kini berstatus bebas transfer setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool.</p>
<p><p>Laporan tersebut pertama kali mencuat dari jurnalis transfer Turki, Yagız Sabuncuoglu, yang menyebut proses negosiasi mulai bergerak ke tahap lebih serius. Salah disebut membuka peluang melanjutkan karier di S&uuml;per Lig Turki, bahkan bersedia menurunkan tuntutan gajinya demi mewujudkan kepindahan ke Istanbul.</p>
<p><b>Besiktas Ajukan Tawaran Awal</b></p>
<p>Menurut sejumlah laporan media Turki, manajemen Besiktas telah mengirimkan proposal awal kepada kubu Salah. Pembicaraan masih berfokus pada struktur kontrak, bonus, serta nilai gaji sang pemain.</p>
<p>Sebelumnya, winger berusia 34 tahun itu disebut meminta bayaran sekitar 15 juta euro per musim. Namun, perkembangan terbaru menyebut Salah siap lebih fleksibel dalam negosiasi agar transfer ke Besiktas dapat terealisasi.</p>
<p><br>Langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi Besiktas yang sedang membangun skuad bertabur bintang untuk kembali bersaing di papan atas Liga Turki dan kompetisi Eropa.</p>
<p><b>Pengacara dan Agen Sudah Berada di Istanbul</b></p>
<p>Kabar yang semakin menguat datang setelah perwakilan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mohamed-Salah/" target="_blank">Mohamed Salah</a> dilaporkan tiba di Istanbul.</p>
<p>Menurut Yagız Sabuncuoglu, pengacara sekaligus pihak yang mewakili kepentingan Salah telah berada di Turki untuk membahas detail kontrak dengan petinggi Beşiktaş. </p>
<p>Kehadiran perwakilan pemain diyakini menjadi indikasi bahwa negosiasi telah memasuki tahap yang lebih konkret dibanding sekadar penjajakan awal. Meski demikian, hingga kini belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan kedua belah pihak.</p>
<p><b>Komentar Ramy Abbas</b></p>
<p>Di tengah derasnya spekulasi, agen Mohamed Salah, Ramy Abbas, memberikan tanggapan singkat mengenai masa depan kliennya.</p>
<p>"Ke mana <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mohamed-Salah/" target="_blank">Mohamed Salah</a> akan bermain musim depan akan segera diketahui," katanya.</p>
<p>Pernyataan tersebut memang tidak mengonfirmasi tujuan berikutnya, tetapi semakin memicu spekulasi bahwa masa depan Salah akan segera diputuskan dalam waktu dekat.</p>
<p><b><br></b></p>
<p><b>Presiden Besiktas Pernah Membantah Rumor</b></p>
<p>Menariknya, Presiden Besiktas Serdal Adali sebelumnya sempat membantah kabar bahwa klubnya sudah mencapai kesepakatan dengan Salah.</p>
<p>Dalam pernyataannya kepada media Turki, Adalı mengatakan isu tersebut belum sesuai kenyataan.</p>
<p>"Rumor mengenai Salah tidak benar," ucapnya.</p>
<p>Namun, setelah komentar tersebut muncul, berbagai laporan lanjutan justru mengungkap bahwa komunikasi antara kedua pihak tetap berlangsung dan negosiasi masih berjalan.</p>
<p><b>Antusiasme Suporter Besiktas</b></p>
<p>Nama <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Mohamed-Salah/" target="_blank">Mohamed Salah</a> juga menjadi pembicaraan hangat di kalangan pendukung Besiktas. Saat acara perkenalan pemain anyar klub, ribuan suporter bahkan kompak meneriakkan yel-yel yang meminta manajemen mendatangkan mantan bintang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Liverpool/" target="_blank">Liverpool</a> tersebut. Antusiasme itu menunjukkan besarnya harapan publik agar Salah benar-benar merapat ke Stadion Tupraş.</p>
<p>Sumber: GOAL, Haberler, cumhuriyet.com</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_8450_Besiktas-Buka-Negosiasi-dengan-Mohamed-Salah--Tawaran-Perdana-Dilayangkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27611/besiktas-buka-negosiasi-dengan-mohamed-salah-tawaran-perdana-dilayangkan/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FIFA Pilih Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Profil Lengkapnya</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 18:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FIFA Pilih Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Profil Lengkapnya]]></title>
            <description><![CDATA[FIFA menunjuk Slavko Vincic memimpin final Spanyol kontra Argentina bersama tiga ofisial berpengalaman dari Slovenia dan Yordania.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 antara <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> dan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> akan dipimpin oleh salah satu wasit paling berpengalaman di Eropa, Slavko Vincic. FIFA mempercayakan laga terbesar dalam kalender sepak bola dunia itu kepada pengadil asal Slovenia yang selama beberapa tahun terakhir konsisten menangani pertandingan-pertandingan paling bergengsi di level klub maupun tim nasional. ([News.com.au][1])<p>Penunjukan Vincic sekaligus menjadi puncak karier internasional pria berusia 46 tahun tersebut. Setelah sukses memimpin berbagai laga besar UEFA, termasuk final Liga Champions, kini ia mendapat kehormatan memimpin duel perebutan trofi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> antara juara Eropa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> dan juara bertahan Argentina. ([News.com.au][1])</p>
<p>Karier Panjang Sejak Menjadi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> FIFA</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Slavko-Vincic/" target="_blank">Slavko Vincic</a> lahir di Maribor, Slovenia, pada 25 November 1979. Ia memperoleh lisensi FIFA sejak 2010 dan perlahan menembus jajaran wasit elite UEFA berkat performanya yang konsisten.</p>
<p>Dalam lebih dari satu dekade terakhir, Vinčić telah dipercaya memimpin pertandingan di berbagai ajang besar, seperti:</p>
<p>Liga Champions UEFA</p>
<p>Liga Europa UEFA</p>
<p>Euro 2020</p>
<p>Euro 2024</p>
<p>Kualifikasi Piala Dunia</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> FIFA 2022</p>
<p><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> FIFA 2026</p>
<p>Pengalamannya menangani pertandingan dengan tekanan tinggi menjadi salah satu alasan FIFA menunjuknya sebagai wasit final.</p>
<p>Pernah Memimpin Final Liga Champions</p>
<p>Nama Vincic semakin dikenal luas ketika UEFA mempercayainya menjadi wasit final Liga Champions UEFA 2023/2024.</p>
<p>Laga yang mempertemukan Real Madrid dan Borussia Dortmund tersebut berjalan dengan baik, memperkuat reputasinya sebagai salah satu pengadil terbaik dunia. Ia juga pernah memimpin final Liga Europa UEFA serta berbagai pertandingan fase gugur Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. ([The Sun][3])</p>
<p>Perjalanan di <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026</p>
<p>Sepanjang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026, Vincic tampil konsisten dalam setiap penugasannya. Berkat performa yang dinilai stabil, disiplin dalam pengambilan keputusan, serta kemampuan mengendalikan pertandingan, FIFA akhirnya menunjuknya sebagai pengadil laga final di MetLife Stadium, New Jersey. ([News.com.au][1])</p>
<p>Pernah Terseret Kasus, Namun Dinyatakan Tidak Bersalah</p>
<p>Karier Vinčić sempat mendapat sorotan pada 2020 ketika namanya ikut terseret dalam penggerebekan sebuah pesta di Bosnia dan Herzegovina.</p>
<p>Namun, penyelidikan menyimpulkan bahwa Vinčić hanya berada di lokasi sebagai bagian dari pertemuan bisnis. Ia diperiksa sebagai saksi dan tidak pernah didakwa atas pelanggaran apa pun. Federasi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> Slovenia juga memberikan dukungan penuh terhadap integritasnya.</p>
<p>Sejak saat itu, kariernya justru terus menanjak hingga dipercaya memimpin berbagai final kompetisi UEFA dan kini mencapai puncaknya di final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026. ([News.com.au][1])</p>
<p>Tim <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> Final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026</p>
<p>FIFA juga menetapkan satu tim wasit yang seluruhnya berasal dari Slovenia, sementara ofisial keempat berasal dari Asia.</p>
<p>Susunan lengkap perangkat pertandingan final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026:</p>
<p>*Wasit: <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Slavko-Vincic/" target="_blank">Slavko Vincic</a> (Slovenia)</p>
<p>*Asisten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> 1: Tomaž Klančnik (Slovenia)</p>
<p>*Asisten <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> 2: Andraž Kovačič (Slovenia)</p>
<p>*<a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Wasit/" target="_blank">Wasit</a> Keempat: Adham Makhadmeh (Yordania)</p>
<p>Penunjukan Klančnik dan Kovačič bukan hal baru karena keduanya telah lama menjadi bagian dari tim Vincic dalam berbagai pertandingan internasional UEFA maupun FIFA. Kolaborasi yang telah terbangun selama bertahun-tahun diharapkan mampu membantu jalannya final berlangsung lancar dan minim kontroversi.</p>
<p>Tantangan Besar di Final</p>
<p>Laga <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> kontra <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Argentina/" target="_blank">Argentina</a> Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Stadion MetLife, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/New-Jersey/" target="_blank">New Jersey</a> diprediksi akan sangat menarik Pertarungan akbar untuk memperebutkan gelar juara dunia ini digelar diperkirakan menjadi salah satu final <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Piala-Dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> paling sengit dalam sejarah modern. Kedua tim datang dengan catatan impresif sepanjang turnamen dan sama-sama memiliki deretan pemain kelas dunia.</p>
<p>Sumber: news.com.au, The Sun</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_3665_FIFA-Pilih-Slavko-Vincic-Pimpin-Final-Piala-Dunia-2026--Ini-Profil-Lengkapnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/olahraga/27610/fifa-pilih-slavko-vincic-pimpin-final-piala-dunia-2026-ini-profil-lengkapnya/</link>
            <author><![CDATA[sukri]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pegawai Spa di Medan Jadi Pengedar Happy Water, Polisi Ringkus Pemasoknya</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 17:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pegawai Spa di Medan Jadi Pengedar Happy Water, Polisi Ringkus Pemasoknya]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis Happy Water dengan menangkap seorang pegawai spa di Kota Medan yang diduga menjadi pengedar. Dari hasil pengembangan, polisi juga meringk]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> MEDAN -Satuan Reserse Narkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> mengungkap jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/peredaran-narkotika/" target="_blank">peredaran narkotika</a> jenis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Happy-Water/" target="_blank">Happy Water</a> dengan menangkap seorang pegawai spa di Kota Medan yang diduga menjadi pengedar. Dari hasil pengembangan, polisi juga meringkus pemasok narkotika tersebut.</p>

<p class="isSelectedEnd">Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Happy-Water/" target="_blank">Happy Water</a> yang dilakukan pria berinisial GF (20), warga Jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah, pada 6 Juni 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap GF di Jalan Sei Belutu, Medan. Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga bungkus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Happy-Water/" target="_blank">Happy Water</a> yang diduga akan diedarkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hasil pemeriksaan mengungkap GF memperoleh narkotika tersebut dari ER (24), warga Jalan Tani Asli, Kecamatan Medan Sunggal. Tim Satresnarkoba kemudian melakukan pengembangan dan menangkap ER di kediamannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Dari rumah pelaku ER, petugas menemukan 16 bungkus <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Happy-Water/" target="_blank">Happy Water</a> yang disembunyikan di dapur," kata <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKBP-Rafli-Yusuf-Nugraha/" target="_blank">AKBP Rafli Yusuf Nugraha</a> didampingi Wakasat Reserse Narkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Kompol-Abdi-Harahap/" target="_blank">Kompol Abdi Harahap</a> dan Kanit I Satresnarkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> AKP Ruspian, Jumat (17/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd"><a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/AKBP-Rafli-Yusuf-Nugraha/" target="_blank">AKBP Rafli Yusuf Nugraha</a> mengungkapkan GF bekerja sebagai pegawai di salah satu tempat spa di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal. Selama sekitar dua pekan terakhir, pelaku diduga menjual <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Happy-Water/" target="_blank">Happy Water</a> kepada pengunjung spa.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat ini, Satresnarkoba <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polrestabes-Medan/" target="_blank">Polrestabes Medan</a> masih memburu pemasok di atas ER yang identitasnya telah dikantongi. Polisi memastikan pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap jaringan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/peredaran-narkotika/" target="_blank">peredaran narkotika</a> tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Meskipun narkoba terus bertransformasi dengan berbagai modus, kami akan selangkah lebih maju untuk terus mengungkap peredarannya, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Medan," tegas AKBP Rafli Yusuf Nugraha.</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_3530_Pegawai-Spa-di-Medan-Jadi-Pengedar-Happy-Water--Polisi-Ringkus-Pemasoknya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/27609/pegawai-spa-di-medan-jadi-pengedar-happy-water-polisi-ringkus-pemasoknya/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BBM Diduga Diselewengkan, Pertamina Tidak Buat Laporan</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 17:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BBM Diduga Diselewengkan, Pertamina Tidak Buat Laporan]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumatera Utara hingga kini belum dapat menyelidiki dugaan penyelewengan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga menjadi salah satu pemicu kelangkaan BBM di Medan dan sejumlah daerah di Sumatera Utara. Penyebabny]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b>MEDAN - Polda Sumatera Utara hingga kini belum dapat menyelidiki dugaan penyelewengan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga menjadi salah satu pemicu kelangkaan BBM di Medan dan sejumlah daerah di Sumatera Utara. Penyebabnya, PT <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> selaku pihak yang dinilai berwenang, belum menyampaikan laporan resmi kepada kepolisian.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan penyelidikan belum bisa dilakukan karena belum ada pihak yang menyatakan diri sebagai korban atau membuat laporan polisi.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Sampai saat ini belum ada pihak yang membuat laporan. Kita masih menunggu laporan," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat (17/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, apabila terdapat dugaan penyelewengan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/distribusi-BBM/" target="_blank">distribusi BBM</a> yang merugikan, pihak yang memiliki kewenangan untuk melaporkan adalah Pertamina. Tanpa adanya laporan dari pihak yang dirugikan, kepolisian tidak dapat memulai proses penyelidikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Kita tidak dapat melakukan penyelidikan kalau tidak ada pihak yang dirugikan membuat laporan," tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> tetap melakukan langkah antisipasi dengan mengawal <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/distribusi-BBM/" target="_blank">distribusi BBM</a> dari depo hingga ke SPBU guna mencegah potensi penyelewengan maupun gangguan keamanan selama proses distribusi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Karo Ops Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan personel kepolisian disiagakan untuk mengawal kendaraan tangki BBM hingga tiba di SPBU.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Personel kita akan mengawal langsung proses <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/distribusi-BBM/" target="_blank">distribusi BBM</a> sampai ke SPBU," ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, kelangkaan BBM di Sumatera Utara dipicu aksi mogok kerja <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/awak-mobil-tangki/" target="_blank">awak mobil tangki</a> (AMT) setelah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Aksi tersebut disebut berawal dari adanya indikasi penyelewengan distribusi BBM.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain memberikan pengawalan, <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Polda-Sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> juga menyiapkan personel yang memiliki kompetensi mengemudikan truk tangki untuk membantu mempercepat distribusi BBM. Pengawalan dilakukan berdasarkan permintaan dari <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> maupun pengelola SPBU agar distribusi berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam rapat koordinasi tersebut juga terungkap adanya dugaan penyusutan volume BBM dari depo hingga tiba di SPBU serta ketidaksesuaian waktu tempuh distribusi, yang menjadi perhatian aparat dan instansi terkait.</p>
<p class="isSelectedEnd">Terkait hal ini, Direktur Suluh Muda Inspirasi (SMI), Kristian Simarmata menyebut ada sesuatu yang disembunyikan oleh pihak Pertamina.</p>
<p class="isSelectedEnd">"Atas dugaan penyelewengan ini, tentu ada kerugian negara. Mengapa <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> tidak membuat laporan? Ini aneh dan perlu kiranya penyidik Kepolisian menggunakan kewenangannya untuk melakukan penyelidikan karena persoalan ini masuk dalam kejadian luar biasa," sebut Krist.</p>
<p class="isSelectedEnd"><br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_6572_BBM-Diduga-Diselewengkan--Pertamina-Tidak-Buat-Laporan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/27608/bbm-diduga-diselewengkan-pertamina-tidak-buat-laporan/</link>
            <author><![CDATA[harizal]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Sabu, Residivis 60 Tahun Diamankan Polres Siantar</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 17:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Sabu, Residivis 60 Tahun Diamankan Polres Siantar]]></title>
            <description><![CDATA[Kitakininews.co.id  Polisi menangkap seorang residivis Narkotika berinisial ZU (60) di Pematang Siantar setelah tepergok membuang barang bukti saat akan diamankan. Penangkapan pria sepuh tersebut terjadi di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapit]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Polisi menangkap seorang residivis <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> berinisial ZU (60) di Pematang <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siantar/" target="_blank">Siantar</a> setelah tepergok membuang barang bukti saat akan diamankan. Penangkapan pria sepuh tersebut terjadi di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Siantar/" target="_blank">Siantar</a> Martoba, Rabu (8/7/2026) malam.</p>
<p>Dari hasil penggeledahan dan penyitaan di lokasi kejadian, polisi mengamankan lima paket <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Sabu/" target="_blank">Sabu</a> dengan berat 3,12 Gram. Selain itu, turut disita satu unit telepon seluler dan uang tunai sebesar Rp100 Ribu.</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polres Pematangsiantar AKP Irwanta Sembiring menyampaikan penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/Narkotika/" target="_blank">Narkotika</a> di kawasan tersebut.</p>
<p>Setelah melakukan penyelidikan dan pemantauan, personel Satresnarkoba mendekati tersangka yang saat itu sedang berdiri di depan rumah milik salah seorang warga.</p>
<p>Melihat kehadiran aparat, Zu langsung gugup dan melemparkan barang haram yang semula ia pegang ke tanah sebelum akhirnya diamankan petugas.</p>
<p>AKP Irwanta menyatakan, pelaku mengakui kepemilikan terhadap barang bukti tersebut.</p>
<p>"Ia menyatakan memperoleh narkotika itu dari seorang pria berinisial L yang berada di belakang lokasi penangkapan," kata Irwanta kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).</p>
<p>Namun, upaya pengembangan terhadap sosok inisial L belum membuahkan hasil karena tidak ditemukan di lokasi saat kejadian.</p>
<p>Tersangka kini ditahan untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut di Satresnarkoba Polres Pematang Siantar.</p>
<p>"Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat 1 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru sesuai UU Nomor 1 Tahun 2023 junto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian ketentuan pidana," pungkasnya. (**)</p>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_8016_Bawa-Sabu--Residivis-60-Tahun-Diamankan-Polres-Siantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/hukum-dan-kriminal/27607/bawa-sabu-residivis-60-tahun-diamankan-polres-siantar/</link>
            <author><![CDATA[heru]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keren! Event HUT Kota Medan Sukses Cetak Omzet UMKM Rp1,18 Miliar</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 17:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keren! Event HUT Kota Medan Sukses Cetak Omzet UMKM Rp1,18 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke436 Kota Medan yang berlangsung selama sepekan di Lapangan Merdeka sukses memberikan dampak instan bagi perekonomian daerah. Sebanyak 164 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.kitakininews.co.id">Kitakininews.co.id</a></b> - Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan yang berlangsung selama sepekan di Lapangan Merdeka sukses memberikan dampak instan bagi perekonomian daerah. Sebanyak 164 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif yang terlibat berhasil membukukan total omzet fantastis mencapai Rp1.182.300.000.</p>
<p>Perputaran uang miliaran rupiah tersebut dihasilkan dari tiga perhelatan besar yang digelar estafet sejak 27 Juni hingga 4 Juli 2026, yakni Gelar Melayu Serumpun (GEMES), Karnaval Budaya Nusantara, dan Pesona Colorful Medan.</p>
<p>Kehadiran ratusan stan produk unggulan lokal di pusat kota terbukti ampuh menarik minat belanja masyarakat serta ribuan delegasi yang hadir. Capaian ini menegaskan bahwa penataan acara skala besar berskala nasional dan internasional menjadi strategi efektif untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>Selain menjadi ajang promosi pariwisata daerah, ruang kolaborasi ini terbukti membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal agar produk mereka semakin dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara.</p>
<p>Pendorong Sektor Ekonomi Kreatif</p>
<p>Terintegrasinya kegiatan budaya dengan pasar kreatif dinilai menjadi kunci utama melonjaknya pendapatan para pedagang. Lapangan Merdeka Medan dinilai sukses bertransformasi dari sekadar ruang publik menjadi ekosistem ekonomi yang produktif bagi masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Kota Medan berharap momentum ini dapat terus terjaga. Ke depan, konsistensi dalam menggelar event besar diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Medan sebagai salah satu kota pusat ekonomi kreatif dan ramah bagi pelaku <a href="https://www.kitakininews.co.id/tag/UMKM/" target="_blank">UMKM</a> di Indonesia.</p>



]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202607/_1893_Keren--Event-HUT-Kota-Medan-Sukses-Cetak-Omzet-UMKM-Rp1-18-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.kitakininews.co.id/news/27606/keren-event-hut-kota-medan-sukses-cetak-omzet-umkm-rp118-miliar/</link>
            <author><![CDATA[amel]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>