BPOM Tarik 91 Skincare-Kosmetik Berbahaya; Ini Daftarnya
Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/2/2025), puluhan kosmetik dan skincareberbahaya yang ditemukan BPOM kali ini bernilai Rp31,7 miliar. Angka ini melonjak drastis dari 2024 sebesar Rp3 miliar.
Baca Juga:
"Jangan mudah terpengaruh dengan iklan produk kosmetik yang menggunakan klaim secara berlebihan, termasuk klaim memberikan efek instan," ujar Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar.
Sebagai informasi, pada periode 10-18 Februari 2025, jumlah skincare dan kosmetikberbahaya yang ditemukan BPOM meningkat 10 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.
Dan, sejumlah produk yang ditemukan BPOM tak memiliki izin edar. Artinya, produk punya potensi bahaya karena keamanannya yang tidak bisa dipastikan.
Beberapa kandungan lainnya juga teridentifikasi mengandung merkuri, hidrokuinon yang utamanya ditemukan pada kosmetik. Pada jangka panjang, kandungan ini bisa meningkatkan risiko kanker.
Nah, berikut daftarnya:
- 24K Essence - Gecomo - O'Melin - Acne Forte
- Glow Expres - Organic Beauty - Ads
- Happy Playdate - Peinfen - Al Noble
- Hchana - Perfectx - Alnece
- Heart's Love - Qiciy - BNC
- Heng Fang - Qinfeiyan - Bogota
- IBCCCNDC - Tanako - Dirham Wardi
- Meidian - TWG - Doctor Perm
- Meilime - UMiSS - Dr Ballen
- Meso Glow - Vaeaina - Dr Dian
- Mesologica MD - Venalisa - Edute Alice
- Missfny - Verfons - Eelhoe
- Mokeru - Xuerouyar - Fatimah
- N+ Honey Nail - Yi Ruoyi - FDF
- Neutro Skin - Znxinmer - FNY
- New Joy - Zoo Son - Fuyan
- NLSM - FW Papaya - Oilash
Dorong UMKM Medan Tembus Pasar Internasional, Pemko Sediakan Fasilitas Inkubasi di Gallery Mustika Deli
Perda Larangan Penggunaan Vape Jangan Timbulkan Dampak Negatif Bagi Pelaku Usaha
Edukasi Skincare Alami Digelar di Medan, DPR dan BRIN Dorong Produk Lokal
Inhaler Hong Thai Asal Thailand Viral, BPOM: Ilegal!
Sutarto Ajak Semua Pihak Kawal MBG di Sumut Cegah Siswa Dari Keracunan