Senin, 12 Oktober 2026

TikTok Larang Remaja Pakai Beauty Filter

Fitri - Minggu, 19 Januari 2025 18:21 WIB
TikTok Larang Remaja Pakai Beauty Filter
kitakini/ilustrasi
Penggunaan beauty filter
Kitakini.news -Kegemaran remaja maupun orang dewasa memakai beauty filter di media sosial sudah bukan rahasia lagi. Namun, baru-baru ini, TikTok melarang penggunaan sejumlah beauty filter untuk remaja. Kenapa?

Melansir berbagai sumber, Minggu (19/1/2025), TikTok mengambil langkah ini setelah banyaknya kekhawatiran dari pengguna dan orang tua terkait dampak negatif filter terhadap kesehatan mental.

Baca Juga:

Berdasarkan penelitian bersama organisasi Internet Matters, filter yang mengubah penampilan, seperti filter Bold Glamour yang dirilis pada 2023, menimbulkan kekhawatiran besar.

Filter semacam ini dapat mengubah realitas pengguna secara signifikan, bahkan tanpa disadari oleh audiens yang melihat konten tersebut.

"Remaja dan orang tua menyatakan kekhawatiran terhadap efek 'penampilan' yang dapat memberikan tekanan psikologis, terutama jika orang yang melihat konten tidak menyadari bahwa konten tersebut telah diubah," kata Christine Grahn, Kepala Kebijakan Publik & Hubungan Pemerintah TikTok untuk wilayah Eropa.

Christine Grahn menyampaikan pembaruan ini pada acara European Safety Forum yang digelar pada 27 November 2024 lalu.

TikTok pun meluncurkan beberapa pembaruan global. Penggunaan filter tertentu yang mengubah penampilan akan dibatasi untuk pengguna di bawah usia 18 tahun.

"Menjaga komunitas kami tetap aman adalah prioritas utama, dan hingga akhir tahun 2024, kami telah menginvestasikan hampir €2 miliar secara global untuk upaya ini," ujar Grahn.

TikTok juga bekerja sama dengan industri dan masyarakat sipil untuk menciptakan standar dalam memastikan pengguna berusia minimal 13 tahun.

Selain itu, TikTok akan memberikan informasi lebih lanjut tentang bagaimana suatu filter dapat mengubah penampilan pengguna. Ini melengkapi fitur yang sudah ada, di mana pengguna diberi tahu ketika filter digunakan dalam konten.

TikTok juga akan memperbarui panduan untuk para pengembang filter di TikTok Effects House guna meningkatkan kesadaran tentang dampak yang mungkin timbul dari penggunaan efek tertentu.

"Dengan membangun budaya autentisitas, rasa hormat, dan dukungan, kami dapat menciptakan dunia digital di mana semua orang merasa diberdayakan untuk menjadi diri mereka yang sebenarnya," tambah Grahn.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Rendam Tiga Kecamatan, Banjir di Medan Berangsur Surut Senin Sore

Sempat Rendam Tiga Kecamatan, Banjir di Medan Berangsur Surut Senin Sore

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Manchester City Bikin Anfield Membisu, Liverpool Dibantai 3-0!

Manchester City Bikin Anfield Membisu, Liverpool Dibantai 3-0!

Suasana Haru dan Prosesi Adat Melayu Warnai Pisah Sambut Kapolda Riau

Suasana Haru dan Prosesi Adat Melayu Warnai Pisah Sambut Kapolda Riau

Polda Ungkap Peredaran Narkoba, Menduga Pengendalinya Pemuda 20 Tahun

Polda Ungkap Peredaran Narkoba, Menduga Pengendalinya Pemuda 20 Tahun

Polisi Sergap Hingga Lompat ke Sungai, Kejar Pengedar Sabu di Kampung Nelayan Percut

Polisi Sergap Hingga Lompat ke Sungai, Kejar Pengedar Sabu di Kampung Nelayan Percut

Komentar
Berita Terbaru