Minggu, 11 Oktober 2026

Mediasi DPRD Medan Akhiri Konflik Pembangunan di Jalan Karantina

Siti Amelia - Rabu, 09 Oktober 2024 10:23 WIB
Mediasi DPRD Medan Akhiri Konflik Pembangunan di Jalan Karantina
dokumentasi lailatul badri
Konflik pembangunan di Jalan Karantina, Medan Timur, akhirnya menemukan titik terang setelah dilakukan mediasi oleh anggota DPRD Medan, Lailatul Badri, Selasa (8/10/2024).

Kitakini.news - Konflik pembangunan di Jalan Karantina, Medan Timur, akhirnya menemukan titik terang setelah dilakukan mediasi oleh anggota DPRD Medan, Lailatul Badri, Selasa (8/10/2024).

Baca Juga:

Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk warga, pengembang, dan pemerintah setempat, menghasilkan kesepakatan untuk menghentikan sementara pembangunan dan melakukan perbaikan atas dampak yang telah ditimbulkan.

"Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bersedia duduk bersama untuk mencari solusi terbaik," ujar Lailatul Badri.

Menurut dia, dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan konflik dapat diselesaikan secara damai dan pembangunan dapat dilanjutkan dengan memperhatikan kepentingan semua pihak.

Peristiwa konflik pembangunan di Jalan Karantina menjadi sorotan penting terkait lemahnya pengawasan pemerintah terhadap proyek pembangunan di wilayah Kota Medan.

Warga setempat mengeluhkan tidak adanya sosialisasi dari pihak pengembang sebelum proyek dimulai, serta dampak negatif yang ditimbulkan seperti kerusakan lingkungan dan gangguan kenyamanan.

"Pemerintah harus lebih proaktif dalam menengahi konflik seperti ini," tegas Lailatul Badri.

Menurutnya, perizinan pembangunan harus dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat sekitar agar tidak terjadi konflik di kemudian hari.

Sebelumnya, proyek pembangunan di Jalan Karantina, Medan Timur, menuai protes dari warga sekitar karena dinilai telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Warga mengeluhkan terjadinya kerusakan lingkungan, polusi suara, dan gangguan kenyamanan akibat aktivitas pembangunan.

"Kami meminta kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap proyek pembangunan," ujar salah seorang warga.

"Jangan sampai pembangunan hanya menguntungkan pengembang, tetapi merugikan masyarakat banyak."

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Saipul Bahri Warning Kepling, Lurah dan Camat Dalam Penataan PKH Medan Makmur

Saipul Bahri Warning Kepling, Lurah dan Camat Dalam Penataan PKH Medan Makmur

Optimalisasi PAD Medan, Rico Waas Tegaskan Tidak Asal Naikkan Tarif Pajak

Optimalisasi PAD Medan, Rico Waas Tegaskan Tidak Asal Naikkan Tarif Pajak

Dame Duma Bantah Miliki Ruko Belmont W House

Dame Duma Bantah Miliki Ruko Belmont W House

Bangkitkan Tinju, Wong Chun Sen Dukung Perbati Sumut

Bangkitkan Tinju, Wong Chun Sen Dukung Perbati Sumut

Wong Chun Sen Desak Pemprovsu Segera Salurkan Sisa DBH ke Pemko Medan

Wong Chun Sen Desak Pemprovsu Segera Salurkan Sisa DBH ke Pemko Medan

Wong Cun Sen Konsisten Bantu Penderita Stunting di Medan Tembung

Wong Cun Sen Konsisten Bantu Penderita Stunting di Medan Tembung

Komentar
Berita Terbaru