BNPB Kerahkan Empat Helikopter Padamkan Karhutla di Riau
Kitakininews.co.id -Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mengerahkan empat helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan di Provinsi Riau. Helikopter menjatuhkan air dari udara atau water bombing di lokasi yang sulit dijangkau dari petugas pemadam darat.
Baca Juga:
Operasi
penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla masih berlangsung di
Provinsi Riau. BNPB mengirim empat helikopter, yakni dua jenis Mi8, satu
Sikorsky dan satu Black Hawk untuk memadamkan titik api dari udara.
Masing-masing helikopter mampu mengangkut 4 ribu liter air.
Sejak penetapan
status darurat Karhutla 13 Februari 2026 di Riau, sudah dilakukan operasi
pemadaman dari udara dengan jumlah air yang dijatuhkan 50 juta liter. Water
bombing antara lain dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak dan
Pelalawan.
Empat
helikopter diterbangkan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin
Pekanbaru. Rata-rata satu helikopter mampu beroperasi empat jam dengan 50 kali
penyiraman. Saat ini, operasi pemadaman karhutla difokuskan di Desa Kerumutan,
Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Kepala Dinas
Operasi Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel Pnb
Andri Setyawan, Sabtu (29/8/2026), menyatakan pemadaman dari jalur udara selama
ini cukup efektif, khususnya di kawasan yang sulit dijangkau tim pemadam darat.
Adanya water boombing ini sangat membantu pekerjaan petugas dalam hal mematikan api di daerah medan yang sulit dijangkau. Rata2 water boombing bisa tahan 4 sampai 4,5 jam mengudara.
"Dikepung" Asap Karhutla, Pemprovsu Harus Perkuat Koordinasi Lintas Daerah dan Minta Dukungan Pusat
Kritik Pemerintah soal Karhutla, Jerome Polin: Nirempati, Inkompeten, Jahat Pula!
Asap Karhutla Masuk Sumut, Gubsu Imbau Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Yahdi Khoir Desak Pemda Ukur Kualitas Udara dan Bagikan Masker
Kabut Asap Lintas Wilayah Kepung Medan, Kualitas Udara Dua Kali Lipat dari Ambang Batas