Belal Muhammad Sarankan Makhachev Tetap di Kelas Ringan: Saya Akan Kalahkan Jack, Tak Butuh Takedown
Dalam wawancara bersama di Youtube Michael Bisping bersama Paul Felder, Belal menegaskan bahwa Makhachev masih punya banyak lawan tangguh di divisinya.
Baca Juga:
"Saya pikir dia (Makhachev) masih memiliki Arman (Tsarukyan), Charles (Oliveira) untuk rematch, dan Ilia (Topuria) di sana. Jadi, ada pertarungan untuk kami berdua di divisi masing-masing tanpa perlu terburu-buru," ujar Belal Muhammad dikutip dari podcast Michael Bisping dan Paul Felder itu.
Menurutnya pertemanannya dengan Makhachev dan legenda UFC, Khabib Nurmagomedov lebih dalam dari yang orang bayangkan. Betapa tidak, pernah belatih bersama dalam berbagai kesempatan, persaudaraan lantaran sama-sama beragama Islam membuat hubungan itu menjadi lebih erat
Menanggapi Michael Bisping yang menilai hubungannya dengan Tim Khabib baru sebentar, Belal memberikan jawaban menohok.
"Oh, saya rasa itu lebih dari sekadar dua minggu latihan bersama Makhachev, ya? Itu lebih besar dari itu," ujar Belal Muhammad.
Ia menjelaskan bahwa hubungan dengan tim Makhachev terjalin jauh sebelum itu. Muhammad pernah menjalani seluruh kamp latihannya untuk menghadapi Sean Brady di Dubai, di mana ia berlatih bersama Makhachev dan timnya selama enam minggu. Ia juga menyebut bahwa Khabib Nurmagomedov dan Islam Makhachev telah memberikan pengaruh besar dalam perkembangan kariernya.
"Bahkan saat saya menjalani seluruh kamp latihan untuk melawan Sean Brady, itu dilakukan di Dubai bersama dia, jadi kami berada di sana selama enam minggu bersama mereka. Dan seperti yang saya katakan, Khabib dan Islam sangat membantu saya. Saya banyak berkembang bersama mereka," ujarnya.
Muhammad menambahkan bahwa kebersamaan intens selama lima minggu dengan satu kelompok melahirkan ikatan yang kuat dan bermakna. Ia merasa tidak perlu mempertaruhkan hubungan tersebut hanya demi satu pertarungan.
"Dan ketika Anda bersama sekelompok orang tertentu selama lima minggu berturut-turut, Anda membangun ikatan yang berbeda. Dan bagi saya, itu tidak sepadan, karena masih banyak petarung lain yang bisa dilawan," tambahnya.
Muhammad, yang tengah bersiap mempertahankan gelarnya dari ancaman Maddalena, mengaku sangat percaya diri dan tidak gentar menghadapi penantangnya tersebut.
"Saya akan masuk ke sana dan mengalahkan Jack. Saya tidak akan melakukan satu pun takedown, dan saya akan menunjukkan arti dari 'Canelo hands'," kata Belal lagi.
Dengan penuh keyakinan, Muhammad menegaskan bahwa sabuk juara kelas welter tidak akan berpindah tangan di Kanada. Ia berharap Makhachev tetap fokus menuntaskan dominasinya di kelas ringan sebelum berpikir naik ke kelasnya.
Duel Seru Alex Pereira vs Sergei Pavlovich di UFC 335: Berburu Tiket Gelar Juara
Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan
Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter
Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak
Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari