Wushu Jadi Ladang Emas Medan Kota di Porkot 2025
Baca Juga:
Dalam even yang penuh antusiasme tersebut, Medan Kota sukses meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu, menjadikannya "pengumpul medali terbanyak di cabor wushu."
Medan Kota masih berpeluang menambah koleksi medali dari tujuh nomor yang dipertandingkan. Keberhasilan luar biasa ini mempertegas bahwa Medan Kota menjadi kekuatan dominan dalam wushu di Porkot tahun ini. Para atletnya tampil impresif dengan teknik matang dan semangat juang tinggi di setiap nomor pertandingan.
Tiga medali emas yang diraih Medan Kota masing-masing disumbangkan oleh Rayden Cendanius di nomor cangquan KU 11 putra, Andrew Howard Kingsley di nanquan KU 11 putra, serta Abigal Fang pada nomor taijiquan KU 14 putri.
Di posisi kedua, Kecamatan Medan Maimun juga memperlihatkan persaingan kuat dengan raihan dua emas dan satu perak, meski belum mampu melampaui catatan Medan Kota. Sementara itu, Medan Baru, Medan Tembung, dan Medan Deli masing-masing menyumbangkan satu emas, sehingga mereka berbagi tempat ketiga klasemen cabor.
Cabor wushu menjadi salah satu magnet utama dalam Porkot Medan 2025, sebab atlet muda dari berbagai kecamatan menunjukkan perkembangan pesat dalam bela diri tradisional Tiongkok ini.
Kejar Tenggat 12 November, Wali Kota Rico Waas Tak Mau Kompromi Kualitas
Pertina Medan Keberatan Kontingen Porprovsu Dikelola Dispora, Ancam Tak Berangkatkan Atlet
Wali Kota Medan Rico Waas Beri Karpet Merah untuk Investor India
Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Peluang Investasi
Evaluasi PAD 2026, Wali Kota Medan Minta Bapenda Kerja Tepat Sasaran dan Punya Target Jelas