Jumat, 09 Oktober 2026

Eko Purdjianto: PSMS Tetap Berjuang Meski Peluang Menipis

PSMS Tetap Berjuang Meski Peluang Kian Tipis
Sukri - Minggu, 01 Maret 2026 00:10 WIB
Eko Purdjianto: PSMS Tetap Berjuang Meski Peluang Menipis
istimewa
Clayton da Silva (tengah) dkk gagal membawa pulang poin bagi PSMS setelah kalah 1-2 di kandang Bekasi City. (Foto: offficial psms medan)
Kitakini.news -Kekalahan 2-1 dari FC Bekasi City, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, menjadi pukulan telak bagi PSMS Medan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Namun di tengah rasa kecewa dan peluang lolos dua besar yang semakin tipis, pelatih Eko Purdjianto menegaskan timnya tidak akan menyerah.

Baca Juga:

Sejak babak pertama, PSMS tampil menekan. Peluang demi peluang diciptakan lewat Cadenazzi, dua sundulan Erwin Gutawa, hingga sepakan Clayton da Silva. Namun penampilan gemilang kiper tuan rumah, Ikram Algifarri, membuat Ayam Kinantan gagal memecah kebuntuan.


Petaka datang di awal babak kedua. Baru satu menit laga berjalan, gawang PSMS sudah kebobolan oleh gol Ramadhan. Situasi makin sulit setelah Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 orang, konsentrasi tim goyah dan Bekasi City berhasil menambah gol melalui Ikhsan Chan.


PSMS sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Cadenazzi, tetapi skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Usai laga, Eko tak menampik rasa kecewanya, terutama terhadap beberapa keputusan wasit yang dinilai memengaruhi konsentrasi pemainnya.


"Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi pemain kita. Tetap respect terhadap kepemimpinan wasit, tapi ini jadi catatan buat kita. Kita akan buat report ke komisi wasit," ujar Eko usai pertandingan.


Meski begitu, ia juga mengakui faktor kelengahan timnya sendiri.


"Kita main bagus, tapi tidak bisa bikin gol. Dengan kelengahan kita, mereka bisa mencetak gol. Itu jadi evaluasi penting buat kami," ucapnya.


Eko memberi apresiasi terhadap kerja keras anak asuhnya, termasuk penampilan Clayton dan perjuangan tim yang tetap menekan meski kalah jumlah pemain.


Yang paling tegas, ia memastikan PSMS belum menyerah dalam perburuan posisi dua besar, walau peluang kini kian menipis.


"Secara pribadi saya tetap fight sampai akhir kompetisi. Peluang memang semakin tipis untuk dua besar, tapi kami tidak akan menyerah. Kami akan maksimalkan sisa pertandingan dan berharap hasil yang terbaik," ungkapnya.


Senada dengan pelatihnya, pemain PSMS Nazar Nurzaidin juga mengungkapkan kekecewaan atas hasil akhir.


"Kecewa dengan hasil pasti. Pertandingan seru, tapi ada beberapa keputusan yang menurut kami cukup mengganggu. Namun kami tetap harus bangkit," katanya.


Kekalahan ini menjadi penutup sebelum kompetisi memasuki jeda Ramadan dan Idul Fitri. Setelah jeda, PSMS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PSMS Medan Bidik Poin di Markas PSPS, Eko Purdjianto Bawa 23 Pemain

PSMS Medan Bidik Poin di Markas PSPS, Eko Purdjianto Bawa 23 Pemain

Persib Bandung Comeback Dramatis, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan atas Port FC

Persib Bandung Comeback Dramatis, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan atas Port FC

PSMS Medan Minim Kartu Kuning, Bukti Pemain Kini Lebih Sabar?

PSMS Medan Minim Kartu Kuning, Bukti Pemain Kini Lebih Sabar?

Tumsila, Si Kepala Emas PSMS dan Timnas Tutup Usia, Sepakbola Nasional Berduka

Tumsila, Si Kepala Emas PSMS dan Timnas Tutup Usia, Sepakbola Nasional Berduka

PSMS Jumpa Persija dan Sumsel United di League Cup

PSMS Jumpa Persija dan Sumsel United di League Cup

Javier Siverio Menggila, 8 Gol dalam 4 Laga PSMS Medan: Yakin Saya Bisa Lebih Baik

Javier Siverio Menggila, 8 Gol dalam 4 Laga PSMS Medan: Yakin Saya Bisa Lebih Baik

Komentar
Berita Terbaru