Sabtu, 24 Oktober 2026

Ada Ikan Purba di Perairan Maluku Utara

Fitri - Rabu, 28 Mei 2025 19:17 WIB
Ada Ikan Purba di Perairan Maluku Utara
ig@humas_universitaspattimura
Ikan coelacanth di perairan Maluku Utara
Kitakini.news - Ikan coelacanth atau Latimeria menadoensis ditemukan di perairan Maluku Utara. Menariknya, spesies ikan purba ini sempat dilaporkan telah punah 70 tahun lampau.

Melansir berbagai sumber, Rabu (28/5/2025), penemuan ini dihasilkan oleh tim peneliti Universitas Pattimura Ambon.

Baca Juga:

Tim peneliti itu merupakan tim gabungan dari Underwater Scientific Exploration for Education (UNSEEN), Universitas Pattimura, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Udayana, dan Universitas Khairun.

"Penemuan coelacanth dewasa di Perairan Maluku Utara ini membuktikan tingginya keanekaragaman hayati laut di kawasan ini," kata Ketua tim peneliti Dr, Gino Limmon.

Gino mengatakan bahwa penelitian itu memanfaatkan data habitat historis coelacanth, peta batimetri, serta pengalaman panjang dalam eksplorasi laut dalam.

Hasilnya, dua penyelam trimix berhasil mendokumentasikan seekor coelacanth dewasa di kedalaman 145 meter.

"Untuk pertama kalinya, kami menghasilkan foto dan video in-situ coelacanth. Sebelumnya, dokumentasi serupa hanya dilakukan menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) di Pantai Utara Sulawesi dan kapal selam di Papua Nugini bagian barat," kata Dr Gino.

Gino menyebut penemuan itu juga merupakan buah dari kolaborasi internasional yang didukung oleh Blancpain Ocean Commitment, yang berfokus pada penelitian ekosistem terumbu karang mesofotik dan habitat coelacanth.

Dia juga mengatakan bahwa temuan itu tidak hanya menyoroti keberadaan spesies purba, tetapi juga pentingnya menjaga ekosistem laut yang rapuh.

Sementara itu, penasehat tim peneliti, Dr Mark Erdman, menuturkan bahwa temuan ikan purba di Maluku Utara itu berdampak signifikan terhadap ilmu pengetahuan.

Dia mengingatkan bahwa coelacanth, seperti spesies yang ditemukan di Afrika, telah dianggap punah sejak akhir zaman Kapur sekitar 70 juta tahun lalu.

"Senang bahwa tim berhasil menjawab pertanyaan apakah coelacanth ada di wilayah Maluku Utara, namun membutuhkan waktu hampir 3 dekade untuk membuktikan," ujar dia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Lantik 15 Pejabat Bapenda, Timur Tumanggor Tekankan Optimalisasi PAD

Lantik 15 Pejabat Bapenda, Timur Tumanggor Tekankan Optimalisasi PAD

Perkuat Pengawasan Penyidikan, Ditreskrimsus Polda Sumut Gagas “Kuat Wassidik”

Perkuat Pengawasan Penyidikan, Ditreskrimsus Polda Sumut Gagas “Kuat Wassidik”

TKD Sumut Terancam Dipangkas Hingga Rp1,5 T, Fraksi PDI Perjuangan Desak Bobby Nasution Cari Terobosan

TKD Sumut Terancam Dipangkas Hingga Rp1,5 T, Fraksi PDI Perjuangan Desak Bobby Nasution Cari Terobosan

Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan

Bupati Sokhiatulo Laia Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan

Tinggal Dua Cicilan, Toyota Yaris Diduga Ditarik Paksa, Kuasa Hukum: Langgar Prinsip Putusan MK

Tinggal Dua Cicilan, Toyota Yaris Diduga Ditarik Paksa, Kuasa Hukum: Langgar Prinsip Putusan MK

Komentar
Berita Terbaru