Selasa, 06 Oktober 2026

Nekat Jual Ganja di Pondok, Pria 34 Tahun Tak Berkutik Saat di Bekuk Petugas

Efendi Jambak - Selasa, 20 Agustus 2024 22:08 WIB
Nekat Jual Ganja di Pondok, Pria 34 Tahun Tak Berkutik Saat di Bekuk Petugas
(Dok. Polres Tapsel)
Pelaku dan barang bukti saat diamankan petugas Polres Tapanuli Selatan

Kitakini.news -Seorang pria berusia (34) warga Kelurahan Sayur Matinggi, Kecamatan Sayur Matinggi, dibekuk Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), karena kedapatan mengedarkan Narkoba jenis Ganja di dalam Pondok, Senin (19/08/2024) siang.

Baca Juga:

Pria yang kuat dugaan sedang ngecer Ganja tersebut dibekuk Polres Tapsel persisnya dari dalam sebuah Pondok di Kelurahan Sayur Matinggi, dalam keadaan panik. SN tak menyangka, jika Polisi bakal mengendus Pondok tempat ia ngecer Ganja.

"Dari depan tempat duduknya (SN-red), kami temukan kertas nasi warna cokelat berisi sebungkus Ganja seberat 300 Gram," kata Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi melalui Kasat Resnarkoba, AKP Salomo Sagala, Selasa (20/08/2024) siang.

Masih dari depan tempat duduk SN, lanjut Kasat, pihaknya juga temukan sebungkus plastik bening berisi Ganja seberat 1,10 Gram. Lalu, pihaknya juga temukan 2 bungkus Ganja seberat 2,20 Gram.

"Selain itu, kami juga menyita satu unit Handphone warna biru, satu bungkus kertas paper, sebuah hekter, dan uang tunai sebesar Rp516 ribu," rinci Kasat.

Kepada pihaknya, sebut Kasat, SN mengaku bahwa seluruh barang haram itu adalah miliknya. SN juga mengaku, barang haram itu semua ia beli untuk dijualnya kembali secara eceran.

Sebelumnya, Kasat menerangkan, bahwa penangkapan ini bermula atas adanya laporan terkait peredaran Narkotika jenis Ganja di Kelurahan Sayur Matinggi. Dari sana, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus RN berikut barang bukti.

"Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti tersebut kami bawa ke Sat Resnarkoba Polres Tapsel guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Kasat.

Dalam kesempatan ini, Kasat juga menegaskan, bahwa penangkapan ini, merupakan bagian dari suksesi program Kapolres Tapsel yaitu jihad melawan Narkoba. Menurutnya, tidak ada ampun bagi pengedar atau bandar Narkoba di Bumi Tapsel.

"Maka kami tegaskan ke para oknum yang masih terlibat peredaran Narkoba apapun jenisnya, agar segera berhenti. Karena kami akan terus bekerja sama dengan masyarakat untuk berjihad melawan Narkoba ini," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kurir di Padangsidimpuan Bawa 20 Kg Ganja dan Sempat Gigit Lengan Petugas Saat Penangkapan

Kurir di Padangsidimpuan Bawa 20 Kg Ganja dan Sempat Gigit Lengan Petugas Saat Penangkapan

Jumat Berkah Polsek Bukit Kapur Bagi Sembako dan Bibit Pohon di Dumai

Jumat Berkah Polsek Bukit Kapur Bagi Sembako dan Bibit Pohon di Dumai

Polres Inhil Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Tangkap Dua Tersangka di Kapal

Polres Inhil Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Tangkap Dua Tersangka di Kapal

Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapiannauli,  Sita Lima Unit Chromebook

Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapiannauli, Sita Lima Unit Chromebook

Pura-pura Membeli, Komplotan Emak-emak Beraksi di Toko Emas Batubara Terekam Cctv

Pura-pura Membeli, Komplotan Emak-emak Beraksi di Toko Emas Batubara Terekam Cctv

Wakil Rektor Universitas Swasta di Sumatera Utara Tewas di Kamar Mandi, Dua Pelaku Ditembak

Wakil Rektor Universitas Swasta di Sumatera Utara Tewas di Kamar Mandi, Dua Pelaku Ditembak

Komentar
Berita Terbaru