Minggu, 05 Juli 2026

Penemuan Kerangka Manusia di Batangtoru, Korban Banjir Bandang Garoga

Efendi Jambak - Senin, 09 Maret 2026 17:55 WIB
Penemuan Kerangka Manusia di Batangtoru, Korban Banjir Bandang Garoga
Teks foto : Petugas saat mengevakuasi kerangka korban. (Dok Humas Polres Tapsel)

Kitakini.news -Kerangka manusia yang diduga merupakan korban musibah banjir bandang Garoga pada akhir November 2025 ditemukan di pinggiran Sungai Garoga, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (6/3/2026) siang.

Baca Juga:

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Aek Ngadol, Saolon Sitompul, kepada pihak kepolisian setelah warga menemukan tulang belulang manusia di kawasan tumpukan kayu bekas banjir di sekitar aliran sungai.

Kapolsek Batangtoru AKP PM Siboro mengatakan, pihaknya segera menurunkan personel ke lokasi setelah menerima informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Aekngadol.

"Setelah menerima laporan dari kepala desa, Personel unit Reskrim langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan awal," ujar Siboro.

Kerangka tersebut ditemukan sekitar lahan kebun sawit milik warga yang berada di pinggiran Sungai Batangtoru dengan kondisi jenazah sudah tidak utuh dan sebagian besar hanya tersisa tulang belulang.

Di lokasi yang sama, seorang warga bernama Hamzah Siregar mengaku menduga kuat bahwa kerangka tersebut merupakan ibunya, Tiarma Sitompul (55), warga Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat musibah banjir bandang Garoga November 2025 lalu.

Menurut keterangan keluarga, identifikasi awal dilakukan melalui ciri susunan gigi bagian bawah korban. Selain itu, beberapa minggu setelah bencana banjir terjadi, tas milik korban juga pernah ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan kerangka tersebut.

"Berdasarkan keterangan keluarga dan ciri-ciri yang dikenali, kerangka tersebut diduga merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir Garoga. Namun demikian, kami tetap melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari para saksi," jelas Siboro.

Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak keluarga, jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil patroli Polsek Batangtoru menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Aek Ngadol untuk dimakamkan.

Bersamaan itu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan Iptu Bontor Desmonth Sitorus menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural dalam penanganan temuan tersebut.

"Personel telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban serta pemeriksaan terhadap para saksi," jelas Bontor.

Pria balok dua di pundaknya ini juga memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur, termasuk pengawalan jenazah dari lokasi penemuan hingga proses pemakaman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali

Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali

Pasca Banjir Bandang, Sejumlah Masjid di Desa Huta Godang, Tapsel Penuh Jemaah

Pasca Banjir Bandang, Sejumlah Masjid di Desa Huta Godang, Tapsel Penuh Jemaah

Jurnalis Perempuan Naik Panggung, Angkat Luka Bencana Lewat Teater Kemanusiaan

Jurnalis Perempuan Naik Panggung, Angkat Luka Bencana Lewat Teater Kemanusiaan

Banjir Bandang Kembali Menghantam Tapteng, Siswa Sekolah Terpaksa Libur Kembali

Banjir Bandang Kembali Menghantam Tapteng, Siswa Sekolah Terpaksa Libur Kembali

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

BTN Dukung Danantara Bangun Huntara Masyarakat Terdampak Bencana di Tamiang

Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung

Keluarga Berharap Pencarian Korban Bencana di Tapsel Terus Berlangsung

Komentar
Berita Terbaru