Dalam Dua Pekan, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dengan 14 Tersangka Narkoba
Kitakini.news -Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) mencatat capaian signifikan dalam pemberantasan peredaran narkotika.
Baca Juga:
Dalam kurun waktu dua pekan terakhir,
Satresnarkoba Polres Tapsel yang dikomandoi AKP Philip Antonio Purba mengungkap
13 laporan polisi kasus narkotika dengan 14 tersangka yang diamankan.
Pengungkapan tersebut menjadi bagian
dari komitmen Polres Tapsel dalam menekan ruang gerak peredaran narkoba, mulai
dari tingkat pengguna, kurir, pengedar hingga jaringan pemasok yang diduga
masih aktif beroperasi di wilayah hukum setempat.
Kasatnarkoba Polres Tapanuli Selatan,
AKP Philip Antonio Purba mengatakan, pengungkapan itu tidak terlepas dari
penyelidikan intensif yang dilakukan jajarannya serta dukungan informasi dari
masyarakat.
"Dalam dua pekan terakhir, kami
mengungkap 13 laporan polisi kasus narkotika dengan 14 tersangka. Dari
pengungkapan itu, barang bukti yang diamankan berupa 3 kilogram ganja, 19,4
gram sabu, dan lima butir pil ekstasi," ujar AKP Philip, Kamis (28/5/2026).
Menurut Philip, penindakan terhadap
peredaran narkoba tidak akan berhenti pada penangkapan para tersangka. Pihaknya
masih terus melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan
lain yang terlibat dalam distribusi barang haram tersebut.
Ia menegaskan, Satresnarkoba Polres
Tapsel tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba menjadikan wilayah
Tapsel sebagai tempat peredaran narkotika.
"Kami akan menindak tegas para pemasok
narkoba, baik bandar, pengedar maupun kurir. Jangan main-main di wilayah hukum
Polres Tapanuli Selatan," tegasnya.
AKP Philip menyebut, perang melawan
narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan
masa depan generasi muda.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk
bersama menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya narkotika,"
katanya.
AKP Philip juga meminta masyarakat tidak
takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas
mencurigakan yang berkaitan dengan transaksi atau peredaran narkoba.
Menurutnya, laporan masyarakat menjadi
salah satu kunci penting dalam membongkar jaringan narkotika di lapangan.
"Kami berharap masyarakat jangan pernah
ragu melaporkan kepada kami apabila menemukan aktivitas transaksi maupun
peredaran narkoba," ujarnya.
Selain penindakan, Polres Tapsel juga
mendorong kesadaran dari diri sendiri agar masyarakat tidak hanya menjadi
penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari gerakan bersama melawan narkoba.
"Pemberantasan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tetapi menjaga masa depan anak-anak kita dari bahaya penyalahgunaan narkotika," pungkas AKP Philip.
Berbagi Kepada Sesama, Begini Aksi Jajaran Satresnarkoba Polres Tapsel
Soedeson Tandra Anggota DPR RI Apresiasi Polres Tapsel atas Kasus Dugaan Pelecehan dan Pembunuhan
Bangun Sinergi, Polres Tapsel Silaturahmi Bersama Insan Pers
Diduga Gegara Warisan, Pria di Arse Tapsel Aniaya Abang Kandung Hingga Tewas
Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur