Kamis, 08 Oktober 2026

Awas! Ada Wabah Rambut Rontok; Satu Pekan Langsung Botak

Fitri - Kamis, 16 Januari 2025 20:38 WIB
Awas! Ada Wabah Rambut Rontok; Satu Pekan Langsung Botak
kitakini/ilustrasi
Rambut
Kitakini.news -Kejadian aneh terjadi di India. Rambut warga di sana mendadak rontok dan dalam sepekan langsung menimbulkan kebotakan.

Melansir berbagai sumber, Kamis (16/1/2025), rambut rontok menjadi sesuat yang misterius bagi warga tiga desa di distrik Buldhana, Maharashtra, India.

Baca Juga:

Bagaimana tidak, penduduk di desa Borgaon, Kalwad, dan Hingna mengalami kerontokan rambut parah. Hanya perlu waktu satu minggu rambut rontok itu menyebabkan kebotakan.

Seorang petugas kesehatan di Shegaon, Deepali Rahekar mengatakan, wabah ini mungkin disebabkan oleh air yang terkontaminasi.

"Air yang tercemar bisa menjadi salah satu faktor utama," jelasnya.

Untuk memastikan hal ini, sampel air dari desa-desa yang terdampak telah diambil untuk dianalisis.

Selain dugaan kontaminasi air, sebagian besar kasus menunjukkan infeksi jamur pada kulit kepala. District Health Officer, Amol Geete, menyatakan hampir 99 persen kasus yang dilaporkan terkait dengan infeksi jamur.

"Kami segera mengirim spesialis kulit dan ahli epidemiologi untuk melakukan investigasi awal. Infeksi jamur ini diduga menjadi penyebab utama kerontokan rambut," kata Geete.

Namun, Geete juga menekankan pentingnya menyelidiki kemungkinan logam berat atau residu pupuk dalam air yang dapat memperburuk infeksi jamur.

"Kami akan menguji keberadaan logam berat dalam air karena zat tersebut dapat mempercepat perkembangan infeksi," tambahnya.

Penduduk desa melaporkan rambut mereka rontok dalam jumlah besar, bahkan hanya dengan sentuhan ringan. Dalam banyak kasus, kerontokan ini menyebabkan munculnya bercak-bercak botak di kepala.

Wabah rambut rontok India ini dialami pria maupun wanita di desa-desa tersebut. Hal ini tentu saja langsung memicu kekhawatiran tentang penyebab di balik wabah tersebut.

Sebagai langkah darurat, otoritas kesehatan telah menyediakan perawatan medis bagi warga yang terdampak. Tim medis, termasuk spesialis kulit, bekerja keras untuk mengatasi infeksi jamur dan memberikan perawatan yang sesuai.

Selain itu, sampel rambut dan kulit dari warga desa telah dikirim ke Akola Medical College untuk analisis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti wabah ini.

Otoritas kesehatan juga terus memantau situasi secara ketat. Mereka juga mengimbau warga untuk menghindari penggunaan air yang tidak bersih dan menjaga kebersihan kulit kepala agar wabah rambut rontok India tidak semakin parah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemprovsu, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100 Persen Listrik Desa

Pemprovsu, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100 Persen Listrik Desa

Langganan Banjir, Pemkab Deli Serdang Didesak Segera Normalisasi Drainase di Perumnas Mandala

Langganan Banjir, Pemkab Deli Serdang Didesak Segera Normalisasi Drainase di Perumnas Mandala

Takut Ikut Program Bayi Tabung, Fitri Carlina Punya Masalah Jantung

Takut Ikut Program Bayi Tabung, Fitri Carlina Punya Masalah Jantung

Pemprovsu Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut

Pemprovsu Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut

Viktor Silaen Apresiasi Bobby Bangun Ruas Jalan Toba-Labura

Viktor Silaen Apresiasi Bobby Bangun Ruas Jalan Toba-Labura

Dorong Kemandirian Pangan, Pemprovsu Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih

Dorong Kemandirian Pangan, Pemprovsu Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih

Komentar
Berita Terbaru