Cuci Handuk Usai Empat Kali Pakai
Kitakini.news - Jangan sepele dengan handuk mandi hingga membiarkannya jarang dicuci. Pasalnya, bisa jadi sarang bakteri.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Senin (19/5/2025), setelah mandi, kebanyakan orang langsung menggantung handuk di kait dinding untuk dikeringkan.
Dan, handuk tersebut akan tetap tergantung di sana sampai digunakan lagi di kesempatan berikutnya.
Padahal, menurut para ahli, ada batas waktu tertentu untuk hal itu.
"Secara umum, Anda sebaiknya mengganti handuk setiap tiga hingga empat kali pemakaian," ujar Annie Chiu, seorang dokter kulit bersertifikat dan pendiri The Derm Institute.
Menggunakan handuk yang bersih dan segar tidak hanya penting untuk kebersihan pribadi, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan.
"Kebiasaan ini (mencuci handuk) membantu mencegah penumpukan bakteri dan bau tak sedap," tambahnya.
Yang jelas, handuk yang lembap dapat menjadi tempat berkumpulnya sel kulit mati, bakteri, dan minyak berlebih dari kulit.
Ketika handuk yang kotor digunakan berulang kali, risikonya adalah infeksi kulit atau memperparah kondisi kulit seperti jerawat.
Chiu menyebut bahwa ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi seberapa sering perlu mencuci handuk.
Salah satunya adalah ketika handuk mulai berbau sebelum digunakan tiga kali, segera cuci dan ganti dengan yang bersih.
Bau adalah indikator utama bahwa handuk sudah menjadi sarang bakteri.
TP PKK Kota Medan Dorong Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini
Penemuan Jasad Peternak Kerbau di Pantai Binasi Tapteng, Diduga Kecelakaan Tunggal
Mangapul: Keracunan MBG Berulang, Perlu Dievaluasi Total Jangan Sampai Anak Bangsa “Lelet” Berpikir
Ada Bau Darah di Syuting Film Lingsir Wengi, Ochi Rosdiana: Asistenku Kesurupan
Rangkayo Minang Indonesia Satukan Sejarah, Islam dan Kepemimpinan dalam Dua Seminar Internasional