Minggu, 27 September 2026

Penemuan Jasad Peternak Kerbau di Pantai Binasi Tapteng, Diduga Kecelakaan Tunggal

Efendi Jambak - Minggu, 27 September 2026 19:13 WIB
Penemuan Jasad Peternak Kerbau di Pantai Binasi Tapteng, Diduga Kecelakaan Tunggal
(Dok. Polres Tapteng)
Pihak kepolisian melakukan olah TKP, sepeda motor korban saat di tepi pantai.

Kitakininews.co.id - Misteri penemuan mayat seorang pria di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (25/9/2026) mulai terkuak.

Baca Juga:

Korban diidentifikasi sebagai Jonas Sinaga (44), seorang peternak kerbau warga Desa Pahieme I. Polisi menduga kuat korban tewas akibat kecelakaan tunggal sebelum jasadnya terseret air laut pasang.

Kapolres Tapteng melalui Kapolsek Sorkam, IPTU Affandi Hasibuan menjelaskan identitas korban dipastikan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.

Jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB dalam posisi terlentang di bibir pantai.

Dugaan kecelakaan tunggal ini menguat setelah Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng bersama Polsek Sorkam melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekitar 500 Meter dari posisi jasad, petugas menemukan sepeda motor Suzuki Satria FU 150 warna hitam milik korban dalam kondisi rusak berat. Pelek depan peyot, Shockbreaker bengkok, dan batok lampu depan pecah.

Tak jauh dari kendaraan, polisi juga menemukan bongkahan kayu sepanjang satu meter serta pecahan Speedometer. Bongkahan kayu tersebut cocok dengan patahan pohon tumbang yang melintang di tepi pantai.

Saksi di lokasi menyebutkan pohon tersebut masih utuh sehari sebelum kejadian. Jalur tepi pantai yang gelap tanpa penerangan diduga membuat korban tidak melihat batang pohon hingga akhirnya menabraknya saat berkendara.

Dari hasil pemeriksaan luar (Visum et Repertum) oleh tim medis Puskesmas Sipea Pea bersama Tim Inafis, ditemukan sejumlah luka benturan di wajah korban, meliputi patah tulang hidung, luka robek di pelipis kiri dan bibir bawah, serta luka lecet di hidung dan kening.

Meski demikian, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan atau luka akibat benda tumpul/tajam di bagian tubuh lainnya. Barang berharga milik korban, seperti uang tunai Rp1.000.000 dan charger ponsel, juga masih utuh di saku celananya.

"Pihak keluarga menolak autopsi. Namun, berdasarkan kesesuaian hasil olah TKP, kerusakan kendaraan, pola luka, serta air laut yang pasang sekitar pukul 04.00 WIB, diduga kuat korban mengalami kecelakaan tunggal menabrak pohon tumbang lalu terseret air pasang," terang IPTU Affandi Hasibuan.

Sebelum peristiwa ini terjadi, korban sempat singgah di warung tuak, Kamis (24/9/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB dan pergi mengendarai sepeda motor seorang diri.

Saat ini, barang bukti kendaraan dan patahan kayu telah diamankan di Polsek Sorkam untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polsek Sorkam Selidiki Temuan Mayat di Pantai Binasi Tapteng

Polsek Sorkam Selidiki Temuan Mayat di Pantai Binasi Tapteng

Pemprovsu Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan Dari Hulu Hingga Hilir

Pemprovsu Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan Dari Hulu Hingga Hilir

Percepatan Pemilu Menjalar ke Daerah, Lima Parpol Sempat Guncang Kursi Bupati Tapanuli Tengah

Percepatan Pemilu Menjalar ke Daerah, Lima Parpol Sempat Guncang Kursi Bupati Tapanuli Tengah

Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik

Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik

Nekat Transaksi di Pantai Kalangan, Pengedar Ganja Diringkus Polres Tapteng

Nekat Transaksi di Pantai Kalangan, Pengedar Ganja Diringkus Polres Tapteng

Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

Komentar
Berita Terbaru