Lima Bahaya Suka Pamer Boarding Pass di Medsos, Awas Kena Sial
Melansir berbagai sumber, Jumat (20/3/2026), pasalnya boarding pass itu bukan sekadar kertas kecil dengan informasi jadwal penerbangan.
Baca Juga:
Pada boarding pass tersimpan banyak data sensitif yang bisa menjadi pintu masuk ke dalam kehidupan pribadi Anda.
Berikut ini lima alasan kuat mengapa sebaiknya tidak membagikan boarding pass di medsos:
1. Data pribadi
Boarding pass memuat nama lengkap, nomor penerbangan, kode pemesanan (PNR), dan bahkan barcode atau kode QR.
Sekilas memang tampak sepele, tapi semua informasi ini bisa digunakan untuk mengakses detail pribadi Anda.
Jika jatuh ke tangan orang yang salah, bukan tidak mungkin data tersebut dimanfaatkan untuk kejahatan digital atau pencurian identitas.
2. Celah bagi hacker
Barcode pada boarding pass bukan sekadar hiasan. Bagi para peretas, kode ini adalah pintu masuk ke informasi yang lebih dalam.
Yakni, mulai dari rencana perjalanan hingga rincian paspor dan identitas lainnya.
Dalam beberapa kasus, hacker berhasil mendapatkan akses ke dokumen sensitif seperti SIM, hanya dengan memindai barcode dari foto boarding pass yang diunggah ke internet.
3. Pencurian poin
Banyak maskapai menawarkan program poin atau miles sebagai bentuk loyalitas pelanggan.
Boarding pass bisa menunjukkan seberapa sering Anda terbang dengan maskapai tersebut.
Hacker bisa memanfaatkan data ini untuk mengakses akun frequent flyer dan mencuri poin yang telah Anda kumpulkan, poin yang mungkin sudah Anda rencanakan untuk digunakan liburan.
4. Dimanipulasi
Ini mungkin terdengar seperti plot film thriller, tapi nyata adanya. Dengan mengakses kode pemesanan, orang asing bisa melihat dan bahkan mengubah jadwal penerbangan Anda.
Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka jadi tahu kapan rumah Anda kosong, membuka peluang terjadinya kejahatan seperti pencurian.
5. Umpan bagi penipu
Foto boarding pass yang tersebar bisa menjadi sumber informasi bagi penipu.
Mereka bisa menyamar sebagai pihak maskapai dan menghubungi Anda secara meyakinkan, lalu meminta data tambahan dengan dalih verifikasi.
Anda mungkin tak sadar bahwa sedang menjadi target kejahatan hingga semuanya terlambat.
Transfer Terbaru: Man United Kejar Baleba, Arsenal Gaspol Datangkan Konsa
APBD Perubahan 2026 Tembus Rp7,7 Triliun, Wali Kota Medan Fokuskan Anggaran pada 6 Prioritas Pembangunan
Ciri Orang yang Suka Cari Kambing Hitam, dari Playing Victim hingga Kurang Empati
Tring Pegadaian Tembus 427,8 Ribu Nasabah di Aceh-Sumut
Bapenda Medan Selesaikan Kesalahan Data PBB, Warga Menteng Indah Beri Apresiasi