Selasa, 06 Oktober 2026

Lima Bahaya Suka Pamer Boarding Pass di Medsos, Awas Kena Sial

Fitri - Jumat, 20 Maret 2026 21:09 WIB
Lima Bahaya Suka Pamer Boarding Pass di Medsos, Awas Kena Sial
pexels.com
Ilustrasi, boarding pass
Kitakini.news - Pernahkah Anda gatal untuk memfoto boarding pass lalu mengunggahnya di media sosial (medsos)? Sebaiknya hindari, bahaya!

Melansir berbagai sumber, Jumat (20/3/2026), pasalnya boarding pass itu bukan sekadar kertas kecil dengan informasi jadwal penerbangan.

Baca Juga:

Pada boarding pass tersimpan banyak data sensitif yang bisa menjadi pintu masuk ke dalam kehidupan pribadi Anda.

Berikut ini lima alasan kuat mengapa sebaiknya tidak membagikan boarding pass di medsos:

1. Data pribadi

Boarding pass memuat nama lengkap, nomor penerbangan, kode pemesanan (PNR), dan bahkan barcode atau kode QR.

Sekilas memang tampak sepele, tapi semua informasi ini bisa digunakan untuk mengakses detail pribadi Anda.

Jika jatuh ke tangan orang yang salah, bukan tidak mungkin data tersebut dimanfaatkan untuk kejahatan digital atau pencurian identitas.

2. Celah bagi hacker

Barcode pada boarding pass bukan sekadar hiasan. Bagi para peretas, kode ini adalah pintu masuk ke informasi yang lebih dalam.

Yakni, mulai dari rencana perjalanan hingga rincian paspor dan identitas lainnya.

Dalam beberapa kasus, hacker berhasil mendapatkan akses ke dokumen sensitif seperti SIM, hanya dengan memindai barcode dari foto boarding pass yang diunggah ke internet.

3. Pencurian poin

Banyak maskapai menawarkan program poin atau miles sebagai bentuk loyalitas pelanggan.

Boarding pass bisa menunjukkan seberapa sering Anda terbang dengan maskapai tersebut.

Hacker bisa memanfaatkan data ini untuk mengakses akun frequent flyer dan mencuri poin yang telah Anda kumpulkan, poin yang mungkin sudah Anda rencanakan untuk digunakan liburan.

4. Dimanipulasi

Ini mungkin terdengar seperti plot film thriller, tapi nyata adanya. Dengan mengakses kode pemesanan, orang asing bisa melihat dan bahkan mengubah jadwal penerbangan Anda.

Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka jadi tahu kapan rumah Anda kosong, membuka peluang terjadinya kejahatan seperti pencurian.

5. Umpan bagi penipu

Foto boarding pass yang tersebar bisa menjadi sumber informasi bagi penipu.

Mereka bisa menyamar sebagai pihak maskapai dan menghubungi Anda secara meyakinkan, lalu meminta data tambahan dengan dalih verifikasi.

Anda mungkin tak sadar bahwa sedang menjadi target kejahatan hingga semuanya terlambat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Akui Foto Cantik di Medsos Hasil Editan, Syahrini: Kan Bukan Profesional

Akui Foto Cantik di Medsos Hasil Editan, Syahrini: Kan Bukan Profesional

Rico Waas Tegaskan P-APBD Medan 2026 Fokus Banjir, Infrastruktur, Pendidikan dan Medan Utara

Rico Waas Tegaskan P-APBD Medan 2026 Fokus Banjir, Infrastruktur, Pendidikan dan Medan Utara

Distanpang Sumut Inisiasi Proyek Perubahan Transformasi Birokrasi Pelayanan Sektor Pertanian Terpadu

Distanpang Sumut Inisiasi Proyek Perubahan Transformasi Birokrasi Pelayanan Sektor Pertanian Terpadu

Alasan Dera Siagian Menghilang dari Panggung dan Medsos: Pembuluh Darah di Kepala Pecah

Alasan Dera Siagian Menghilang dari Panggung dan Medsos: Pembuluh Darah di Kepala Pecah

Medan Jadi Kota Pertama di Sumatra Sinkronisasi Data NIB dan NOP

Medan Jadi Kota Pertama di Sumatra Sinkronisasi Data NIB dan NOP

Data Penerima PKH Tak Sinkron, Ebenejer Desak Kemensos Segera Perbarui

Data Penerima PKH Tak Sinkron, Ebenejer Desak Kemensos Segera Perbarui

Komentar
Berita Terbaru