Gempa Taput, Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor
Kitakini.news -Gempa yang mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan satu orang luka, Selasa (18/3/2025) sekira pukul 05.22 WIB. Selain itu, satu unit sekolah dan beberapa unit rumah rusak.
Baca Juga:
Gempa juga mengakibatkan jalan lintas Sumatera penghubung Pahae Tarutung tertutup longsor.
Beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan di Kecamatan Pahae Jae, Taput yaitu Kantor Kepala desa Pardomuan Nainggolan, Bengkel milik Septi Nainggolan, Jembatan Siria-ria Desa Siopat Bahal, Jalinsum mengalami keretakan tepatnya di Desa Silangkitang, Indomaret pasar Sarulla serta tiang listrik roboh.
Sedangkan di Kecamatan Pahae Julu ada 2 korban, 1 orang meninggal dunia yaitu Kartini Manalu (70) warga desa Hutabarat Dusun lumban Tonga-tonga Pahae Julu, sementata suaminya Hulman Hutabarat (69) mengalami luka ringan. Kartini tewas akibat rumahnya tertimpa longsoran.
Kedua korban merupakan suami istri dan tinggal satu rumah. Keduanya saat itu sedang tidur di rumah lalu gempa terjadi sehingga tebing gunung yang dekat di rumahnya longsor dan menimpa rumah korban.
Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernist Sitinjak mengatakan saat ini sedang dilakukan evakuasi pembersihan material longsoran serta pendataan kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum akibat gempa.
Selain korban jiwa, dua titik jalan lintas sumatera tertimbun tanah longsor tepatnya di desa Hutabarat dan di Desa Simanampang Kecamatan Pahae Julu.
Di Desa Simanampang, material longsoran menutupi jalan hingga 50 Meter.
Sebanyak empat unit alat berat diterjunkan untuk membersihkan jalan dari material longsor. Hingga pukul 12.00 WIB jalur ini belum bisa dilintasi oleh kenderaan.
Perbaikan fasilitas jaringan listrik yang terputus juga dilakukan oleh PLN. Gempa 5,5 M di Tapanuli Utara tewaskan satu orang dan timbun akses jalinsum.
BMKG menyebutkan gempa bumi terjadi pada Selasa, pukul 05:22:40 WIB dengan koordinat 1.99 Lintang Utara dan 99.12 Bujur Timur, dan pusat gempa di kedalaman 10 kilometer atau berjarak sekitar 17 km Tenggara Tapanuli Utara.
Liner Hutagalung, warga setempat mengatakan gempa dirasakan hingga dua kali. Warga juga takut dan trauma akan bencana yang kerap terjadi.
Alami Gempa Susulan di NTT, Chiki Fawzi Tak Sempat Pakai Hijab
Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan NTT Pasca Gempa, Sediakan Bantuan Komunikasi bagi Warga
Gempa M6,4 Guncang Pematangsiantar, Getaran Terasa hingga Medan
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT
Gempa M7,7 Guncang NTT: BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Dua Orang Meregang Nyawa
Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut Dorong Gubsu Fokus Tangani Infrastruktur, Pendidikan, Harga Sembako
Jumlah Pengguna Mencapai 1,5 Juta Orang, Narkoba di Sumut Jadi Ancaman Serius
Percepat Penurunan Stunting, Pemprovsu Perkuat Dua Intervensi
Aswin: Langkah Bobby Bantu Korban Puting Beliung di Medan Sudah Tepat
Bobby Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek
Korupsi MFF Rp1 Miliar, Mantan Kadiskop UKM Perindag Medan Divonis 4 Tahun
Peduli Aksi Demonstrasi di Depan DPR RI, Maudy Ayunda: Jaga Diri Ya Teman-Teman