Murid SD Diduga Korban Bullying Meninggal Dunia di Indragiri Hulu
Kitakini.news - Seorang murid Sekolah Dasar (SD) diduga menjadi korban perundungan meninggal dunia di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Kematian korban meninggalkan duka bagi orang tua dan kerabatnya, Senin (26/5/2025).
Baca Juga:
- *Rico Waas Hadiri Paripurna APBD Medan 2027, DPRD Tekankan Anggaran Harus Kembali ke Rakyat*
- Polres Inhil Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Tangkap Dua Tersangka di Kapal
- Yayasan Ono Niha Gelar Diskusi Publik tentang Peluang Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias dan Dampak Pemekaran Dapil
Murid kelas 2 SD berinisial C (8), akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Indrasari, Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Jenazah C disemayamkan di rumah duka, Kecamatan Siberida.
Orang tua dan kerabat melepas jenazah anak berumur 8 tahun ini menuju pemakaman. Keluarga korban tidak kuasa menahan sedih menghadapi musibah.
Sebelumnya jenazah C sempat diautopsi di Rumah Sakit Indrasari. Keluarga minta korban diautopsi karena menemukan tanda kekerasan seperti luka lebam di bagian perut dan kaki.
Menurut Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian kepada sejumlah media, Selasa (27/5/2025), orang tua C menyaksikan langsung proses autopsi.
Polres Indragiri masih menyelidiki penyebab luka-luka yang dialami korban, termasuk memeriksa pihak sekolah untuk mengungkap kasus dugaan perundungan ini. (**)
*Rico Waas Hadiri Paripurna APBD Medan 2027, DPRD Tekankan Anggaran Harus Kembali ke Rakyat*
Polres Inhil Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Tangkap Dua Tersangka di Kapal
Yayasan Ono Niha Gelar Diskusi Publik tentang Peluang Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias dan Dampak Pemekaran Dapil
Hutan Imbo Putui Riau, Benteng Alam Terakhir di Jantung Sumatera
Dominasi Wilayah Sumbagut, Riau Catat 7 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang 2026