Karhutla Meluas di Riau, Petugas Kesulitan Dapatkan Sumber Air
Kitakini.news -Cuaca panas dan angin kencang menyebabkan 1 hektar semak belukar atau lahan gambut yang di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru mustahil terbakar.
Baca Juga:
Api merambat dari permukaan gambut hingga kedalaman tanah. Lokasi ini memang dikenal sebagai daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), karena terdiri dari tanah gambut yang mudah terbakar di musim kemarau.
Puluhan petugas pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pekanbaru, Polisi dan TNI dikerahkan ke Simpang Tiga.
Petugas berusaha memadamkan api dengan memukul ranting kering untuk mencegah meluasnya kebakaran. Upaya pemadaman kebakaran lahan juga dilakukan dengan menyemprotkan air.
Namun petugas kesulitan mendapatkan sumber air karena parit di sekitar kebakaran lahan mengering. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dan mencari pemilik lahan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Pekanbaru, Kamis (24/7/2025) menjelaskan, jumlah titik panas atau Hostpot di Riau meningkat dari 144 titik menjadi 207.
Titik panas terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir mencapai 110 titik, disusul Rokan Hulu 63 titik dan Pelalawan 20 titik. Hingga sepekan terakhir, kebakaran hutan dan lahan di Riau belum berhasil dipadamkan. (**)
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pesawat Putar Balik
Sinergitas TNI-Polri, Wakapolres Tapteng Hadiri Upacara HUT Ke-81 TNI di Makorem 023/KS
Peduli Karhutla Sumatra dan Kalimantan, Leonardo DiCaprio Miris dengan Orangutan
Hari Kesaktian Pancasila di Nias Selatan, Bupati Sokhiatulo Laia Ajak Perkuat Persatuan
Sah! Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri