Jumat, 09 Oktober 2026

Pertina Medan Keberatan Kontingen Porprovsu Dikelola Dispora, Ancam Tak Berangkatkan Atlet

CT2 - Kamis, 08 Oktober 2026 22:03 WIB
Pertina Medan Keberatan Kontingen Porprovsu Dikelola Dispora, Ancam Tak Berangkatkan Atlet
Pengurus Pertina Kota Medan

Kitakininews.co.id -Medan : Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Medan menyatakan keberatan terhadap mekanisme pengelolaan kontingen Kota Medan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026.

Baca Juga:

Pertina Medan bahkan mengancam tidak memberangkatkan atlet apabila pengelolaan kontingen tetap dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Porprovsu XII Sumut 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 15 November 2026.

Keberatan tersebut muncul karena adanya perubahan mekanisme pengelolaan kontingen. Pertina menyebut, selama ini koordinasi keberangkatan dan pembinaan cabang olahraga menuju Porprovsu dilakukan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan.

Namun untuk Porprovsu XII 2026, anggaran yang sebelumnya diajukan KONI Medan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 disebut akan dikelola melalui Dispora Kota Medan.

Kondisi itu membuat Pertina Medan mempertanyakan posisi dan fungsi KONI dalam mempersiapkan kontingen Kota Medan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Ketua Pertina Medan, Adol Frian Rumaijuk, mengatakan Porprovsu seharusnya menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di Kota Medan sekaligus mengejar target mempertahankan gelar juara umum.

"Porprovsu ini kan menjadi target kita memberikan prestasi dan gambaran bagaimana pembinaan di Kota Medan. Sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Medan bahwa beliau berharap Medan bisa menjadi juara umum," ujar Adol kepada Tribun Medan usai mengikuti rapat persiapan Porprovsu bersama KONI Medan, Kamis 8 Oktober 2026.

Adol mengatakan Pertina memahami apabila pemerintah daerah ingin memberikan dukungan terhadap kontingen Kota Medan. Namun, menurutnya, pengelolaan kontingen tetap seharusnya melibatkan KONI sebagai organisasi yang menaungi cabang-cabang olahraga.

Ia menilai apabila tugas tersebut sepenuhnya diambil alih Dispora, fungsi KONI dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet berpotensi tidak berjalan maksimal.

"Dengan begini seolah-olah KONI diambil alih fungsinya oleh Dispora. Kami dari cabor tinju Pertina Kota Medan menolak sistem ini karena ada yang disederai di sini, yaitu fungsi daripada KONI itu sendiri," katanya.

Pertina Medan bahkan menyatakan siap tidak memberangkatkan atlet apabila persoalan pengelolaan kontingen tersebut tidak mendapatkan penyelesaian.

"Makanya kita minta, kalau memang ini tidak mau KONI Medan yang menyelenggarakan, maka Pertina Kota Medan tidak akan memberangkatkan atlet ke Porprovsu," tegas Adol.

Selain mekanisme pengelolaan kontingen, Adol menyebut keberatan Pertina juga berkaitan dengan anggaran pembinaan atlet. Ia mengatakan pada 2026 pihaknya tidak mendapatkan dana pembinaan seperti yang diharapkan.

Setelah berkoordinasi dengan KONI Medan, Pertina mendapat penjelasan bahwa anggaran yang diajukan KONI kepada Pemerintah Kota Medan melalui Dispora tidak sepenuhnya dikelola KONI Medan.

"Di tahun 2026 ini kami tidak mendapatkan uang binaan. Setelah kita mendapatkan penjelasan dari KONI Medan, ternyata anggaran yang dihibahkan ke KONI Medan yang seyogianya untuk pembinaan atlet itu tidak diserahkan sepenuhnya ke KONI Medan," jelasnya.

Adol juga mempertanyakan komunikasi dari Dispora Medan terkait persiapan keberangkatan kontingen. Menurutnya, hingga Kamis 8 Oktober 2026, Pertina Medan belum menerima surat resmi dari Dispora mengenai persiapan maupun teknis keberangkatan atlet.

"Sampai hari ini juga tidak ada sepucuk surat pun yang disampaikan oleh Dispora kepada Pertina Medan ataupun yang membina cabor tinju di Kota Medan. Yang mengkoordinasikan kita selama ini adalah KONI," ujarnya.

Meski belum mendapatkan kepastian mengenai mekanisme keberangkatan, Pertina Medan tetap mempersiapkan atlet secara mandiri. Sebanyak 14 atlet disiapkan untuk turun di 14 kelas pertandingan pada Porprovsu XII 2026.

Pertina Medan memasang target tujuh medali emas dari 14 kelas tersebut, serta berharap atlet lainnya turut menyumbangkan medali bagi kontingen Kota Medan.

"Kita mempersiapkan 14 atlet untuk 14 kelas yang dipertandingkan dengan target tujuh medali emas dan sisanya juga mendapatkan medali dan juara umum," katanya.

"Persiapan keberangkatan belum ada dikomunikasikan, tetapi kita tetap mempersiapkan atlet meskipun dengan swadaya semuanya," lanjut Adol.

Sementara itu, Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menegaskan KONI Medan tidak melepas tanggung jawab terhadap persiapan atlet Kota Medan menuju Porprovsu XII 2026.

Menurut Aswindy, persoalan pengelolaan kontingen berkaitan dengan sumber anggaran yang saat ini ditempatkan di Dispora Medan. Ia mengatakan secara prinsip Porprovsu merupakan ajang KONI sehingga pengelolaan kontingen semestinya berada di KONI apabila anggaran diberikan dalam bentuk hibah kepada KONI Medan.

"Sebenarnya kan Porprovsu ini ajang KONI. Tetapi kita sudah koordinasi dengan Dispora, anggaran Porprovsu itu sudah dititipkan di Dispora. Jadi bukan artinya kita dari KONI Kota Medan yang membawa kontingen. Pengurus kontingen di sana adalah Dispora," kata Aswindy.

Aswindy menegaskan KONI Medan tidak bermaksud lepas tangan dalam mempersiapkan atlet. Namun, karena anggaran berada di Dispora, pihaknya berharap Dispora yang mengurus kontingen Kota Medan.

"KONI tidak lepas tangan, tetapi Dispora yang akan mengurus kontingen Porprovsu. Saya juga menyampaikan kepada cabor bahwa Kadispora yang akan menjadi ketua kontingen," ujarnya.

Menurut Aswindy, kondisi tersebut sempat menimbulkan keberatan dari sejumlah cabang olahraga yang menginginkan KONI Medan tetap menjadi pihak yang membawa kontingen. Ia mengaku telah berupaya mencari jalan tengah agar perbedaan mekanisme tersebut tidak berdampak terhadap atlet yang telah menjalani persiapan panjang.

"Saya juga sudah berupaya mendinginkan mereka, tapi cabor tetap kekeh anggaran harus ke KONI Medan karena ini ajang KONI," katanya.

Aswindy mengingatkan agar perbedaan pandangan antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah tidak sampai merugikan atlet. Ia menyebut sekitar 435 atlet Kota Medan telah dipersiapkan mengikuti Porprovsu XII 2026.

"Saya sudah berikan solusi. Kalau untuk atlet, kasihan atletnya. Ada 435 atlet. Kalau semisalnya karena ego kita atlet tidak bertanding, mereka sudah persiapan dari Januari sampai sekarang," ujar Aswindy.

Ia berharap persoalan mengenai pengelolaan kontingen dapat segera diselesaikan sehingga seluruh atlet Kota Medan tetap dapat tampil pada Porprovsu XII 2026.

Aswindy juga menyampaikan bahwa Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga dan mendukung target Kota Medan mempertahankan prestasi sebagai juara umum.

"Saya berpesan kepada cabor bahwa Wali Kota Medan sebenarnya mendukung kontingen Kota Medan untuk bisa juara umum di Porprovsu. Saya sampaikan juga kita hadiahkan juara umum ini untuk Wali Kota Medan karena beliau mendukung olahraga," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Evaluasi PAD 2026, Wali Kota Medan Minta Bapenda Kerja Tepat Sasaran dan Punya Target Jelas

Evaluasi PAD 2026, Wali Kota Medan Minta Bapenda Kerja Tepat Sasaran dan Punya Target Jelas

Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Sinergi Eksekutif dan Legislatif Kawal Masa Depan Kota Medan

Sinergi Eksekutif dan Legislatif Kawal Masa Depan Kota Medan

Bawa Tari Tradisional hingga Kuliner, 10 Pelajar Medan Jadi Duta Budaya di Ipoh Malaysia

Bawa Tari Tradisional hingga Kuliner, 10 Pelajar Medan Jadi Duta Budaya di Ipoh Malaysia

Terobosan Baru, Pemko Medan Integrasikan Layanan Publik Lewat WhatsApp dan AI

Terobosan Baru, Pemko Medan Integrasikan Layanan Publik Lewat WhatsApp dan AI

Rico Waas Bersama Pangdam I/BB dan Wagubsu Lepas 20.000 Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI di Medan

Rico Waas Bersama Pangdam I/BB dan Wagubsu Lepas 20.000 Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI di Medan

Komentar
Berita Terbaru