Jumat, 21 Agustus 2026

Topuria Seharusnya Tantang Makhachev, Bukan Cari Sensasi Lawan Pimblett

Topuria Dinilai Salah Target, Seharusnya Tantang Makhachev Bukan Pimblett
Sukri - Sabtu, 14 Juni 2025 11:00 WIB
Topuria Seharusnya Tantang Makhachev, Bukan Cari Sensasi Lawan Pimblett
istimewa
Ilustrasi.
Kitakini.news -Mantan juara kelas bulu UFC, Ilia Topuria, kembali jadi sorotan menjelang duel penting melawan Charles Oliveira di UFC 317. Namun, bukan hanya karena pertarungan besar itu, melainkan karena target yang ia ungkapkan jika berhasil menang: bukan Islam Makhachev, melainkan Paddy Pimblett, petarung peringkat delapan kelas ringan UFC.

Padahal, dalam sejumlah pernyataan sebelumnya, Topuria dengan lantang menyebut Islam Makhachev sebagai lawan impian dan menyebut sang juara bertahan kelas ringan itu sebagai "penakut".

Baca Juga:

"Perbedaannya, saya petarung sejati, dia penakut. Saya tidak sembunyi," kata Topuria kala itu.


Namun kini, ketika kesempatan sudah di depan mata, Topuria justru mengalihkan fokus ke Pimblett, lawan yang jelas berada jauh di bawah Makhachev dari segi peringkat maupun kualitas.


"Saya ingin menghadapi Paddy karena perseteruan kami sudah terlalu lama, dan saya tahu publik ingin melihat itu," ujar Topuria dalam wawancara bersama TalkSPORT.


Pilihan itu langsung menimbulkan tanda tanya besar: siapa sebenarnya yang "penakut" sekarang?


Jika Topuria berhasil mengalahkan Oliveira, ia secara logika berada di puncak daftar penantang gelar kelas ringan. Namun memilih menantang Pimblett yang baru masuk 10 besar dianggap sebagai keputusan kontroversial. Banyak pengamat menyebutnya sebagai langkah mundur, bahkan mengarah ke "pencitraan semata".


"Topuria tahu pertarungan melawan Makhachev bisa sulit dan mengancam citranya sebagai tak terkalahkan. Pimblett lebih aman, lebih menjual," tulis kolumnis di MMA Fighting.


Sebaliknya, Islam Makhachev, yang saat ini fokus persiapan jelang laga perebuan gelar kelas welter UFC, justru tampak tenang menghadapi sindiran dan tudingan Topuria. Kubu Makhachev belum menanggapi tantangan itu secara resmi.


Banyak yang menilai bahwa Topuria lebih memilih pertarungan dengan nilai jual tinggi di mata publik ketimbang duel sebenarnya untuk membuktikan dirinya sebagai petarung terbaik pound-for-pound.


"Kalau kamu ingin menguasai dua divisi, kamu tantang raja divisinya. Bukan pemain media seperti Paddy," ujar mantan petarung UFC, Dan Hardy.


Jika Topuria benar-benar ingin menegaskan dirinya sebagai legenda baru UFC dan menyamai prestasi para juara dua divisi seperti Conor McGregor dan Daniel Cormier, maka pertarungan melawan Islam Makhachev adalah satu-satunya jalan yang sah. Mengalihkan fokus ke Pimblett justru memperlemah klaimnya dan membuka ruang kritik bahwa dialah yang kini layak disebut "penakut".

Sumber:

TalkSPORT, AS, MMA Fighting

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics

Komentar
Berita Terbaru