Chelsea Dihajar Brighton 0-3, Rosenior Murka Berat
Tuan rumah langsung menekan sejak awal dan membuka keunggulan lewat gol Ferdi Kadıoğlu. Serangan cepat Brighton membuat lini belakang Chelsea kelabakan, dan momentum itu terus berlanjut sepanjang babak pertama.
Baca Juga:
Memasuki babak kedua, dominasi Brighton tak mengendur. Pada menit ke-56, Jack Hinshelwood menggandakan keunggulan lewat penyelesaian tenang setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.
Chelsea yang mencoba bangkit justru kembali terpukul di fase akhir pertandingan. Danny Welbeck memastikan kemenangan 3-0 lewat gol penutup yang mengunci pesta tuan rumah.
Di balik kemenangan meyakinkan Brighton, sorotan justru mengarah pada pelatih Liam Rosenior yang tampil emosional usai laga. Ia tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa tim.
"Penampilan dari segi profesionalisme tidak terlihat. Ini malam yang sangat sulit, yang paling sulit dalam karier saya," ujar Rosenior.
Ia juga menyinggung momen krusial yang menurutnya menjadi awal kehancuran tim.
"Gol pertama itu sangat buruk, kami punya empat atau lima momen untuk menunjukkan keberanian, tapi kami justru memberikan bola kembali," ujarnya.
Kritiknya semakin tajam saat membahas mentalitas pemain.
"Dalam hal dasar-dasar dan kebanggaan memakai seragam, itu tidak bisa diterima," ucapnya.
Bahkan, ia mengaku terpukul secara emosional dengan apa yang ia saksikan di lapangan.
"Saya merasa terluka, seperti mati rasa. Itu tidak mencerminkan saya atau klub ini," ucapnya.
Kekalahan ini membuat Chelsea semakin terpuruk dalam persaingan papan atas. Sementara Brighton tampil solid, efisien, dan penuh kepercayaan diri, kontras dengan Chelsea yang tampak kehilangan arah.
Sumber: Sky Sports, The Guardian, Bola.com
Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield
Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi
Chelsea Tampil Perkasa, Gol Caicedo dan Brace Joao Pdro Gilas AC Milan 3-0 di GBK
Liverpool Tutup Pramusim dengan Kekalahan, Badai Cedera Bayangi Persiapan Premier League
Liverpool Sempurna di Pramusim, Wrexham Jadi Korban Terbaru