Detik Terakhir Cetak Gol Balasan, Persiraja Masih Tanpa Kemenangan Lawan PSMS
Baca Juga:
Hasil ini memperpanjang catatan kurang menggembirakan Persiraja atas PSMS musim ini. Dari tiga pertemuan, Persiraja tak pernah sekalipun meraih kemenangan, bahkan dua laga sebelumnya berakhir dengan kekalahan. Dominasi Ayam Kinantan pun kembali terlihat dalam duel klasik Sumatera tersebut.
PSMS tampil efektif sejak awal pertandingan. Tim tamu sukses membuka keunggulan pada menit ke-40 melalui penyelesaian akhir Felipe Cadenazzi. Gol tersebut membuat PSMS sempat mengontrol jalannya laga hingga memasuki babak kedua. Gol tersebut merupakan yang ke-12 dicetak Cadenazzi di PSMS Medan musim ini.
Namun, Persiraja tak menyerah. Tekanan demi tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil di momen paling krusial. Saat kemenangan PSMS sudah di depan mata, Asnawi Habib muncul sebagai pahlawan lewat gol di menit 90+4 yang mengubah segalanya sekaligus menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan.
Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai duel berlangsung ketat dan penuh tensi.
"Kita imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Yang pasti kita berbagi angka dengan Persiraja dan kita syukuri satu poin. Pertandingan cukup seru," ujarnya.
Di balik profesionalitasnya memimpin tim, Eko diketahui tengah berduka setelah menerima kabar wafatnya orang tua sebelum laga. Meski demikian, ia tetap mendampingi tim hingga pertandingan usai.
"Yang pasti kecewa dengan hasil secara keseluruhan. Tapi kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain ini tanggung jawab saya, manajemen kepada presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan," tegasnya.
Kapten PSMS, Erwin Gutawa, juga menyampaikan hal serupa. Ia menegaskan seluruh pemain telah berjuang maksimal di lapangan.
"Kami dari pemain sudah memainkan segalanya. Tapi lagi-lagi kita syukuri hasil ini bisa dapat satu poin," ucapnya.
Erwin turut menyinggung insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan.
"Soal insiden biasa sesama teman, mungkin niatnya bagus, tapi kita beda bahasa saja jadi sempat ada sedikit gesekan. Tapi setelahnya selesai," tambahnya.
Ketegangan sempat muncul antara Jeong-ho Kim dan Erwin Gutawa saat situasi serangan cepat Persiraja mengancam lini belakang PSMS. Beruntung, pemain dari kedua tim segera melerai sehingga situasi kembali kondusif.
Dengan hasil ini, Persiraja harus kembali menahan kekecewaan dan tertahan di peringkat kelima dengan 40 poin. Sementara itu, PSMS Medan membawa pulang satu angka dan kini menempati posisi ketujuh dengan koleksi 36 poin, meski kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna di detik terakhir.
PSMS Jumpa Persija dan Sumsel United di League Cup
Javier Siverio Menggila, 8 Gol dalam 4 Laga PSMS Medan: Yakin Saya Bisa Lebih Baik
Kelompok Suporter Minta 40 Klub Tak Bikin Gaduh: PSMS Sedang Fokus Kejar Juara Championship
Polemik Pemanggilan Manajemen PSMS, DPRD Tak Bermaksud Ganggu
Dihantam PSMS 0-4, Pelatih Persikad Achmad Zulkifli Akui Timnya Terlalu Mudah Kehilangan Bola