Empat Calon Lawan Makhachev, Siapa Paling Layak Perebutkan Sabuk Welter UFC?
Baca Juga:
Nama-nama elite langsung bermunculan. Ian Machado Garry, Carlos Prates, Michael Morales hingga mantan juara dominan Kamaru Usman sama-sama memburu kesempatan emas menghadapi petarung asal Dagestan tersebut.
Namun satu nama mendadak melesat paling cepat:l, dia adalah Carlos Prates.
Petarung asal Brasil itu baru saja mengguncang UFC lewat kemenangan brutal atas mantan juara Jack Della Maddalena di UFC Perth. Prates menang lewat TKO ronde ketiga dalam pertarungan yang langsung mengubah peta persaingan kelas welter. Kemenangan tersebut membuat namanya tiba-tiba menjadi ancaman paling berbahaya sekaligus kandidat kuat penantang berikutnya.
Menariknya, Islam sendiri tampak terpikat dengan duel tersebut. Sang juara mengakui popularitas Prates sedang berada di puncak.
"Saya pikir Prates sekarang sedang sangat naik daun. Namanya jauh lebih banyak dibicarakan. Jadi menurut saya, pertarungan melawannya akan menjadi yang paling menarik," ujar Makhachev kepada Red Corner MMA.
Meski begitu, situasinya belum sesederhana itu.
Nama Ian Machado Garry masih sering disebut sebagai kandidat terdepan. Petarung Irlandia itu dianggap memiliki resume paling layak untuk perebutan gelar. Bahkan Jack Della Maddalena secara terbuka menyebut Garry lebih pantas mendapat kesempatan dibanding kandidat lainnya.
"Anda mungkin akan memilih Ian Garry, jika melihat persaingan saat ini," kata Della Maddalena kepada CBS Sports.
Garry memiliki modal besar: gaya bertarung lengkap, kemampuan trash talk yang mampu menjual pertarungan, serta kemenangan penting di kelas welter. Bahkan rumor duel Garry melawan Makhachev pada Juli mulai ramai dibicarakan di dunia MMA. Islam sendiri dikabarkan akan menjalani laga pertamanya sebagai juara welter pada bulan tersebut, meski hingga kini UFC belum memberikan pengumuman resmi mengenai lawan maupun lokasi pertarungan.
Di sisi lain, Michael Morales menghadirkan ancaman berbeda. Petarung asal Ekuador itu belum terkalahkan dan dianggap sebagai prospek paling menyeramkan di divisi welter saat ini. Banyak pengamat percaya Morales memiliki kombinasi striking dan atletisme yang bisa merepotkan Makhachev.
Lalu ada Kamaru Usman. Nama besar, pengalaman juara, dan kemampuan wrestling elite membuat mantan penguasa divisi itu tetap berbahaya. Namun masalah terbesar Usman adalah momentum. Aktivitas yang menurun serta faktor usia membuat banyak penggemar merasa dirinya bukan lagi pilihan paling layak untuk langsung mendapat perebutan gelar.
Jika melihat situasi saat ini, Ian Garry memang tampak paling layak secara ranking dan jalur kompetitif. Tetapi dari sisi hype, ancaman knockout, dan daya tarik pertarungan, Carlos Prates justru muncul sebagai lawan paling menarik untuk debut Islam Makhachev sebagai juara welter.
Prates membawa sesuatu yang jarang dimiliki penantang lain: aura kekacauan.
Satu pukulan bisa mengubah segalanya. Dan setelah menghancurkan Jack Della Maddalena dengan cara brutal, dunia UFC kini mulai membayangkan satu duel besar berikutnya, monster grappling asal Dagestan melawan striker paling mematikan dari Brasil.
Sumber: Sherdog, MMA Fighting, CBS Sports, MMA UK.
Duel Seru Alex Pereira vs Sergei Pavlovich di UFC 335: Berburu Tiket Gelar Juara
Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan
Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter
Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak
Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari