Al Hilal Juara Liga Arab? Ini Skenario Dramatis Simone Inzaghi di Pekan Terakhir
Baca Juga:
Harapan itu akan diuji saat Al Hilal bertandang ke markas Al Fayha pada pekan pamungkas Saudi Pro League, Kamis (21/5/2026) malam waktu setempat atau Jumat (22/5/2026) dini hari WIB.
Bagi pasukan Simone Inzaghi, pertandingan ini bukan sekadar laga penutup musim. Ini adalah duel yang menentukan nasib mimpi besar: Al Hilal juara Liga Arab Saudi.
Saat ini, Al Hilal berada di posisi kedua klasemen dengan 81 poin, tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen Al Nassr yang mengoleksi 83 poin. Meski peluang tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri, pintu menuju trofi masih terbuka.
Skenario Al Hilal Juara Liga Arab
Untuk mewujudkan mimpi menjadi kampiun Saudi Pro League 2025/2026, Al Hilal harus menyelesaikan tugas utama terlebih dahulu: mengalahkan Al Fayha.
Namun kemenangan saja belum cukup. Nasib mereka juga bergantung pada hasil pertandingan Al Nassr kontra Damac FC.
1. Al Hilal Menang, Al Nassr Kalah
Ini adalah skenario terbaik sekaligus paling realistis.
Jika Al Hilal menang, mereka akan mengakhiri musim dengan 84 poin. Pada saat bersamaan, Al Nassr harus kalah dari Damac FC sehingga tetap bertahan di angka 83 poin.
Jika itu terjadi, maka Al Hilal resmi juara Liga Arab Saudi, merebut gelar secara dramatis pada pekan terakhir musim.
2. Al Hilal Menang, Al Nassr Imbang
Skenario ini juga membuka peluang.
Apabila Al Hilal menang dan Al Nassr hanya bermain imbang, kedua tim akan finis dengan 84 poin.
Dalam kondisi tersebut, perebutan gelar akan ditentukan oleh aturan tie-break Saudi Pro League, seperti rekor pertemuan langsung (head-to-head) atau selisih gol.
Artinya, peluang Al Hilal juara Liga Arab masih tetap hidup, meski jauh lebih rumit.
3. Al Hilal Gagal Menang
Ini menjadi skenario terburuk.
Jika Al Hilal hanya imbang atau bahkan kalah di kandang Al Fayha, maka harapan juara otomatis berakhir, apa pun hasil yang didapat Al Nassr.
Karena itu, kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Simone Inzaghi.
Simone Inzaghi Masih Percaya Peluang Juara
Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, belum menyerah dalam perburuan gelar.
Mantan pelatih Inter Milan itu meminta para pemainnya tetap fokus dan percaya bahwa kejutan masih mungkin terjadi di pekan terakhir.
"Kami harus percaya sampai akhir," ujar Simone Inzaghi saat membahas peluang timnya di pengujung musim.
Inzaghi juga menegaskan bahwa timnya tak boleh terganggu dengan situasi klasemen atau tekanan dari hasil pertandingan lain.
"Kami menghadapi tantangan, tetapi saya percaya kepada para pemain," katanya.
Pelatih asal Italia itu menilai hal terpenting saat ini adalah memastikan Al Hilal menang lebih dulu sebelum berharap hasil menguntungkan dari laga Al Nassr.
Al Fayha Bisa Jadi Batu Sandungan
Di atas kertas, Al Hilal jelas lebih unggul.
Namun laga tandang pekan terakhir musim sering kali menghadirkan kejutan. Al Fayha memang tak lagi bersaing di papan atas, tetapi mereka tetap memiliki potensi merusak pesta calon juara.
Meski demikian, statistik berpihak kepada tim tamu. Al Hilal tercatat tak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Al Fayha dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Simone Inzaghi diperkirakan kembali mengandalkan para pemain kunci seperti Ruben Neves, Sergej Milinkovic-Savic, hingga Marcos Leonardo dan Karim Benzema, demi menjaga asa juara tetap hidup.
Kini, semua bergantung pada dua stadion berbeda. Al Hilal harus menuntaskan tugas di markas Al Fayha, lalu berharap Damac FC mampu menghadirkan kejutan dengan menghentikan Al Nassr.
Sumber: Reuters, Goal, Sportskeeda, FotMob, Saudi Pro League, beIN Sports, Wikipedia Al Hilal Season.
Joao Cancelo ke Barcelona Permanen, Hansi Flick Akhirnya Dapat Bek Incarannya
Ronaldo Akhirnya Juara, Masa Depannya di Al Nassr Disorot
Cristiano Ronaldo Akhiri Dahaga, Al Nassr Juara Saudi Pro League 2025/2026
Al Nassr Juara Liga Arab? Ronaldo di Ambang Sejarah pada Laga Penentuan Vs Damac FC
Cristiano Ronaldo Masih Punya Satu Jalan Akhiri Puasa Gelar