Selasa, 06 Oktober 2026

Herdman Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Garuda Usai Bungkam Mozambik

John Herdman Ungkap Plus Minus Timnas Indonesia
Sukri - Rabu, 10 Juni 2026 09:00 WIB
Herdman Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Garuda Usai Bungkam Mozambik
istimewa
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia senior.
Kitakini.news - Timnas Indonesia menutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam. Meski puas dengan hasil yang diraih, pelatih John Herdman menilai masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan skuad Garuda.

Pada sesi konferensi pers usai pertandingan, Pelatih asal Inggris itu melihat banyak sisi positif dari penampilan anak asuhnya, terutama dalam kemampuan mengontrol permainan dan menghadapi tekanan dari lawan yang memiliki karakter berbeda dibanding Oman, lawan Indonesia pada pertandingan sebelumnya.

Baca Juga:

"Saya pikir dalam periode yang panjang kami mengontrol pertandingan dan menunjukkan kualitas kami. Saya kecewa karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi pada saat yang sama saya senang melihat tim yang mampu bertahan saat mendapat tekanan," kata Herdman melansir video wawancara di kanal Youtube Tribunnews, Rabu (10/6/2026).

Menurut Herdman, Mozambik memberikan ujian yang jauh lebih sulit dibandingkan saat Garuda mengalahkan Oman 3-0. Tim asal Afrika itu dinilai mampu mengubah situasi permainan dengan cepat melalui transisi menyerang yang berbahaya. Ujian itu menurutnya sangat dibutuhkan untuk perkembangan timnya.

"Kami membutuhkan tes seperti ini. Saat melawan Oman, saya tidak merasa kami benar-benar ditekan dalam situasi transisi. Malam ini berbeda. Mereka bisa menyerang ke depan atau kembali bertahan lebih cepat dari yang diperkirakan," ujarnya.

Salah satu aspek yang paling memuaskan bagi Herdman adalah daya juang para pemain ketika pertandingan mulai berjalan tidak sesuai rencana. Indonesia memang mendominasi banyak fase pertandingan, tetapi gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan.

"Saya bangga pada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas di lapangan dan menikmati sepak bolanya. Begitu juga dengan Ragnar dan Marselino. Senang melihat mereka tampil seperti itu," ujar mantan pelatih Timnas Kanada itu.

Pelatih berusia 50 tahun itu menilai laga seharusnya bisa diselesaikan lebih awal jika para pemain lebih efektif di depan gawang.

"Ada momen ketika para pemain tampil di level tertinggi, tetapi kami hanya kurang pada penyelesaian akhir. Saya pikir kami seharusnya bisa 'killing the game' (memastikan kemenangan) sejak babak pertama," ucap Herdman.

Selain itu, Herdman juga menyoroti perkembangan struktur permainan Indonesia yang mulai terlihat semakin solid. Ia secara khusus memuji kekuatan poros tim yang terbentuk mulai dari lini belakang hingga lini tengah.

"Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kita miliki. Elkan Baggott tampil seperti seorang pejuang di lini belakang. Joey Pelupessy juga luar biasa. Para pemain menunjukkan kualitas mereka dan kami memiliki poros tim yang kuat," katanya.

Di sektor pertahanan, Herdman mengaku puas dengan kerja kolektif seluruh tim. Baginya, keberhasilan menjaga gawang tetap steril bukan hanya hasil kerja para bek, melainkan dimulai dari tekanan yang diberikan para pemain depan.

"Pertahanan dimulai dari lini depan. Jika Ragnar, Marselino, dan pemain lainnya memberikan tekanan yang baik, maka akan sulit bagi lawan membangun serangan. Semua pemain berperan dalam menjaga pertahanan," jelasnya.

Catatan nirbobol kembali menjadi sorotan positif. Dalam dua laga FIFA Matchday bulan ini, Indonesia berhasil menjaga konsistensi pertahanan sambil tetap tampil agresif saat menyerang.

Herdman menilai kemampuan menghadapi dua gaya bermain berbeda dalam waktu berdekatan menjadi modal penting bagi perkembangan tim.

"Oman membawa gaya permainan Timur Tengah yang sangat terorganisasi dan disiplin. Mozambik datang dengan permainan yang lebih kacau dan mengandalkan transisi cepat. Kami harus beradaptasi dengan dua tantangan berbeda dan saya bangga para pemain mampu melakukannya," ujar Herdman.

Kemenangan atas Mozambik juga memperpanjang momentum positif Indonesia. Herdman menyebut dua kemenangan beruntun atas tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi menjadi pencapaian yang layak diapresiasi.

"Kami belum melakukannya sejak 2024. Dua kemenangan beruntun melawan tim yang memiliki peringkat lebih tinggi adalah sesuatu yang penting. Juni juga periode yang sulit karena para pemain baru menyelesaikan musim mereka, jadi saya sangat bangga dengan mereka," katanya.

Meski demikian, Herdman tidak ingin tim terlena. Ia menegaskan Indonesia harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras untuk menghadapi agenda internasional berikutnya.

"Kami punya momentum sekarang. Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif itu hingga September dan Oktober. Itulah standar yang ingin kami bangun bersama tim ini," pungkas Herdman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
John Herdman Ungkap Makna Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Pencapaian Terbaik Saya

John Herdman Ungkap Makna Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Pencapaian Terbaik Saya

John Herdman Ungkap Rahasia 3 Gol Kilat Indonesia ke Gawang Bangladesh

John Herdman Ungkap Rahasia 3 Gol Kilat Indonesia ke Gawang Bangladesh

Indonesia Wajib Pesta Gol! Herdman Siapkan Skenario Lolos Final FIFA ASEAN Cup

Indonesia Wajib Pesta Gol! Herdman Siapkan Skenario Lolos Final FIFA ASEAN Cup

Indonesia vs Malaysia: Derby Panas Perebutan Puncak Grup FIFA ASEAN Cup

Indonesia vs Malaysia: Derby Panas Perebutan Puncak Grup FIFA ASEAN Cup

Preview Timnas Indonesia vs Singapura: Herdman Bidik Tiga Poin

Preview Timnas Indonesia vs Singapura: Herdman Bidik Tiga Poin

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Siap Tempur

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Siap Tempur

Komentar
Berita Terbaru