Indonesia vs Malaysia: Derby Panas Perebutan Puncak Grup FIFA ASEAN Cup
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Skuad Garuda menundukkan Singapura 2-0, sedangkan Harimau Malaya tampil meyakinkan dengan mengalahkan Bangladesh 3-0. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin sebelum berhadapan langsung di SUGBK.
Baca Juga:
Pelatih Indonesia John Herdman menyadari duel melawan Malaysia mempunyai atmosfer berbeda. Ia menilai pertandingan besar justru dapat memunculkan kemampuan terbaik para pemain.
"Biasanya laga besar seperti itu memunculkan performa terbaik dari para pemain top," ujar Herdman. Ia menambahkan, "Kami merasa baik, energi itu tinggi. Banyak antusiasme untuk pertandingan besar," ujarnya.
Herdman juga memberikan pesan khusus kepada anak asuhnya menjelang pertandingan. Ia meminta para pemain memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kandang Indonesia sekaligus memberikan kemenangan kepada suporter.
"Melindungi rumah kita. Itu pesan yang sangat besar," kata Herdman. Ia kemudian menegaskan, "Saat kami memikirkan tentang cara bertahan, kami sedang melindungi rumah kita, orang-orang kita, tanah kita, dan semoga trofi kita," katanya.
Namun, Herdman mengingatkan bahwa skuadnya masih dalam proses berkembang. Ia mengaku belum mendapatkan kesempatan menurunkan seluruh pemain terbaik Indonesia secara bersamaan.
"Kami bahkan belum menurunkan tim terbaik Indonesia secara penuh di lapangan," ucapnya. Ia juga menyebut Miliano Jonathans dan Marselino Ferdinan belum dimainkan bersama Garuda dalam periode ini.
Di kubu Malaysia, Tan Cheng Hoe menyadari Indonesia memiliki kualitas dan keuntungan sebagai tuan rumah. Pelatih berusia 58 tahun itu menyiapkan pendekatan berbeda setelah mempelajari permainan Garuda.
"Kami perlu berdiskusi apakah akan bermain seperti biasa, melakukan tekanan, atau lebih terbuka dalam menyerang," kata Tan Cheng Hoe.
Ia menegaskan Malaysia tidak ingin hanya bertahan sepanjang laga. "Kami harus mencoba, kami harus memberikan perlawanan dan bersaing dengan Timnas Indonesia. Kami ingin memberikan persaingan terbaik dengan tim yang kami miliki," ujarnya.
Tan juga meminta pemainnya tidak terpengaruh tekanan puluhan ribu suporter SUGBK. "Kami fokus pada pertandingan dan tidak boleh terlalu memikirkan berbagai hal seperti Indonesia maupun suporter," katanya.
Bahkan, atmosfer stadion ingin dimanfaatkan sebagai motivasi. "Saya rasa sorakan bisa memberikan kami lebih banyak semangat dan motivasi," ujar Tan.
Dengan sama-sama mengantongi tiga poin, duel Indonesia kontra Malaysia bukan sekadar pertarungan gengsi. Hasil pertandingan dapat menentukan posisi kedua tim dalam persaingan Grup A sekaligus menjadi ujian penting bagi proyek Herdman dan Tan Cheng Hoe di FIFA ASEAN Cup 2026.
Sumber: FIFA, )Antara News, Bola.com
Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley
Zidane Puas Prancis Kalahkan Turki 1-0, Soroti Taktik hingga Cedera Mbappe
Prancis Era Zidane Hadapi Turki, Ujian Berat di Kocaeli
Belanda Selamatkan Debut Xavi, Gakpo Gagalkan Kemenangan Klopp
Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat