Dihantam PSMS 0-4, Pelatih Persikad Achmad Zulkifli Akui Timnya Terlalu Mudah Kehilangan Bola
PSMS membuka keunggulan melalui tendangan bebas Phillerson Oliveira pada menit ke-54. Setelah gol tersebut, permainan Ayam Kinantan semakin berkembang dan Javier Siverio tampil sebagai bintang dengan mencetak hattrick. Kemenangan ini mengantarkan PSMS ke puncak Grup A dengan 10 poin, menggusur Persikad yang turun ke posisi kedua dengan sembilan poin.
Baca Juga:
Pelatih Persikad, Achmad Zulkifli, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Depok atas hasil buruk tersebut. Dia mengakui timnya tidak menyangka harus mengalami kekalahan dengan margin empat gol.
"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada masyarakat Depok. Kami mendapatkan hasil yang sangat buruk. Kami tidak menyangka bisa kalah sebesar ini," ujar Achmad.
Meski kecewa, Achmad berharap kekalahan di Medan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus titik balik bagi Persikad. Dia meminta anak asuhnya segera bangkit dan menjadikan hasil tersebut sebagai pelajaran untuk pertandingan berikutnya.
"Mudah-mudahan hasil ini menjadi pembelajaran yang sangat baik untuk kami dan menjadi titik balik sehingga kami bisa memotivasi diri menghadapi pertandingan selanjutnya," katanya.
Azul, sapaannya, mengakui Persikad sebenarnya mampu menahan PSMS pada babak pertama, tetapi kesulitan ketika menguasai bola. Tim tamu terlalu dalam bertahan sehingga tidak leluasa membangun serangan.
"Di babak pertama kami memang masih bisa menahan mereka, tetapi ketika menguasai bola, kami selalu cepat kehilangan bola. Kami juga terlalu dalam bertahan," jelasnya.
Gol Phillerson melalui situasi bola mati pada awal babak kedua kemudian mengubah jalannya pertandingan. Achmad menyebut Persikad memiliki masalah dalam mengantisipasi set piece yang membuat mental pemain ikut terpengaruh.
"Kami mempunyai masalah dalam menghadapi bola mati. Ada celah yang berhasil dimanfaatkan dan itu sedikit membuat mental kami turun," ungkapnya.
Situasi Persikad semakin sulit setelah mereka kehilangan pemain akibat kartu merah. PSMS kemudian mampu memanfaatkan ruang dan peluang yang terbuka hingga akhirnya mencetak tiga gol tambahan.
"Kami mempunyai rencana yang kurang baik pada babak kedua. Kami tidak bermain dengan baik dan PSMS mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan," tutur mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu.
Pelatih menegaskan kekalahan tersebut harus menjadi evaluasi bersama. "Semua harus dievaluasi, mulai dari penjaga gawang sampai pemain depan," tegasnya didampingi GIlang Alviqi.
Phillerson Bongkar Rahasia Gol Spektakuler Pembuka Pesta 4 Gol PSMS ke Gawang Persikad
Menang 4-0 dari Persikad, Eko Purdjianto Ingatkan PSMS Soal Konsistensi dan Mentalitas
Eko Purdjianto Bidik Puncak Klasemen, PSMS Medan Siap Hentikan Rekor Sempurna Persikad Depok
Javier Siverio Tajam, Cetak Lima Gol di Tiga Laga: Semoga Berlanjut Hingga PSMS Promosi
PSMS Medan vs Persikad Depok Akhir Pekan Ini: Duel Sengit Perebutan Puncak Grup A