Rabu, 14 Oktober 2026

Manchester City vs PSG: Maresca Waspadai Ancaman Juara Eropa

Manchester City Jamu Juara Bertahanb Eropa PSG di Etihad
Sukri - Rabu, 14 Oktober 2026 18:00 WIB
Manchester City vs PSG: Maresca Waspadai Ancaman Juara Eropa
istimewa
Pasukan Enzo Maresca bakal jajal kekuatan juara bertahan Eropa PSG di Stadion Etihad.
Kitakininews.co.id - Pertandingan Manchester City melawan Paris Saint-Germain (PSG) menjadi salah satu sajian utama matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Kedua raksasa Eropa tersebut akan berhadapan di Stadion Etihad, Manchester, Rabu (14/10/2026) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Duel ini mempertemukan Manchester City yang sedang menikmati awal musim impresif di bawah Enzo Maresca dengan PSG besutan Luis Enrique, juara Liga Champions dalam dua musim terakhir. Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kualitas individu, kekuatan menyerang, serta ambisi besar untuk mengamankan posisi terbaik pada fase liga.

Baca Juga:

City datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Liverpool 3-0 di Anfield pada pertandingan terakhir mereka. Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki menjadi pencetak gol dalam kemenangan tersebut.

Sebelumnya, The Citizens juga membuka perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas FC Porto. Catatan itu memperlihatkan bahwa pasukan Maresca tidak hanya tajam di kompetisi domestik, tetapi juga mampu meraih hasil positif di panggung Eropa.

Namun, menghadapi PSG tentu menjadi ujian dengan tingkat kesulitan berbeda. Klub asal Prancis tersebut memiliki pengalaman dan mentalitas juara setelah menaklukkan Inter Milan pada final 2025 serta Arsenal pada final 2026.

Maresca menyadari timnya harus tampil nyaris sempurna untuk meredam kekuatan lawan.

"Pesan untuk pertandingan besok cukup sederhana. Kami membutuhkan permainan yang sempurna karena saat ini mereka adalah tim terbaik di Eropa," kata Maresca dalam konferensi pers jelang laga, dikutip dari laman resmi Manchester City.

Meski memberikan penghormatan kepada PSG, pelatih asal Italia tersebut tetap percaya diri. Ia menegaskan City mempunyai kemampuan untuk mengalahkan siapa pun apabila mampu menunjukkan permainan terbaik.

"Jika kami bermain pada level terbaik, kami bisa mengalahkan mereka," ujarnya.

Maresca juga mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, baik ketika menyerang maupun bertahan.

Baginya, kemenangan dalam sejumlah pertandingan sebelumnya tidak berarti timnya sudah mencapai batas kemampuan.

Di kubu seberang, Luis Enrique justru memberikan pujian terhadap perkembangan City. Pelatih asal Spanyol itu mengaku menikmati gaya permainan tim asuhan Maresca yang dinilainya atraktif dan agresif.

"Saya selalu menonton Manchester City. Sebagai penggemar sepak bola, saya suka melihat tim-tim Enzo Maresca bermain," kata Enrique.

Ia menambahkan, City memiliki banyak pemain berkualitas dan pelatih yang bagus. Karena itu, bermain di Etihad menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi PSG untuk memperlihatkan kualitas mereka.

"Kami sangat termotivasi menghadapi mereka karena ingin menunjukkan level permainan kami," tutur Enrique.

Salah satu perhatian utama City adalah mengantisipasi transisi cepat PSG. Tim tamu memiliki pemain-pemain kreatif yang dapat mengubah situasi menjadi peluang berbahaya dalam waktu singkat. Sebaliknya, PSG harus berhati-hati terhadap pergerakan Haaland yang didukung kecepatan Doku dan kreativitas Cherki.

Pertemuan kedua tim juga menghadirkan cerita menarik bagi Gianluigi Donnarumma. Kiper asal Italia itu akan menghadapi mantan klubnya untuk pertama kali sejak bergabung dengan City pada September 2025.

Enrique mengaku senang melihat Donnarumma tetap tampil pada level tinggi setelah meninggalkan PSG. Ia menyebut keputusan berpisah sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional.

Secara historis, City memiliki catatan positif dalam pertemuan Liga Champions melawan PSG. Namun, kemenangan PSG 4-2 setelah tertinggal dua gol pada pertemuan fase liga musim 2024/2025 menjadi pengingat bahwa keunggulan awal tidak menjamin hasil akhir.

Memiliki modal kemenangan, ambisi mempertahankan dominasi Eropa, serta adu strategi dua pelatih, laga di Etihad diprediksi menyuguhkan pertarungan terbuka. City ingin memaksimalkan dukungan publik sendiri, sedangkan PSG bertekad membuktikan statusnya sebagai juara bertahan.

Pertanyaannya, mampukah Maresca membawa City menundukkan penguasa Eropa, atau justru Enrique kembali menunjukkan mengapa PSG menjadi kekuatan yang sulit dihentikan?

Sumber: Manchester City, UEFA

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Liga Champions: Arsenal Menggila, Bayern Tersandung, Inter Dipermalukan

Liga Champions: Arsenal Menggila, Bayern Tersandung, Inter Dipermalukan

Barcelona Hancurkan Galatasaray 4-1, Hansi Flick Puji Mentalitas Blaugrana

Barcelona Hancurkan Galatasaray 4-1, Hansi Flick Puji Mentalitas Blaugrana

Atletico Madrid Hantam Manchester United 2-0, Carrick Makin Tertekan

Atletico Madrid Hantam Manchester United 2-0, Carrick Makin Tertekan

Manchester City Pesta Gol: Norwich Dihantam 5-0, Enzo Maresca Puas Performa Pemain Muda

Manchester City Pesta Gol: Norwich Dihantam 5-0, Enzo Maresca Puas Performa Pemain Muda

Persib Bungkam FC Seoul di Korea, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Maung Bandung

Persib Bungkam FC Seoul di Korea, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Maung Bandung

Persib Hadapi Ujian Berat di Seoul, FC Seoul Siap Beri Tekanan Sejak Awal

Persib Hadapi Ujian Berat di Seoul, FC Seoul Siap Beri Tekanan Sejak Awal

Komentar
Berita Terbaru