PSMS Medan Curi Kemenangan di Kandang PSGC Ciamis, Phillerson Borong Dua Gol
Phillerson Natan Silva de Dliveira menjadi bintang kemenangan Ayam Kinantan setelah mencetak dua gol, sedangkan PSGC hanya mampu membalas satu gol pada penghujung pertandingan.
Baca Juga:
PSMS Medan menunjukkan mentalitas kuat meski harus menghadapi tekanan ribuan suporter tuan rumah. Tanpa diperkuat penyerang andalan Javier Siverio yang absen akibat sanksi kartu merah, tim besutan Eko Purdjianto tetap tampil agresif dan tidak kehilangan karakter permainan.
Strategi serangan cepat menjadi senjata utama PSMS untuk membongkar pertahanan PSGC. Sebaliknya, tuan rumah lebih banyak mengandalkan pertahanan rapat sembari menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.
Kehadiran Ikhsan Chan, Raihan Utama, dan Phillerson di lini depan membuat barisan pertahanan PSGC harus bekerja keras sepanjang pertandingan. Pergerakan cepat para pemain PSMS beberapa kali menciptakan ancaman serius bagi gawang tuan rumah yang dikawal Yofan Pranata.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Phillerson berhasil memaksimalkan peluang untuk membawa PSMS unggul 1-0. Gol tersebut menjadi bukti efektivitas permainan menyerang Ayam Kinantan yang tetap terjaga meski kehilangan Siverio.
Keunggulan satu gol membuat PSMS semakin percaya diri. Para pemain terus berusaha memanfaatkan celah di pertahanan PSGC melalui kombinasi serangan cepat dan pergerakan tanpa bola. Upaya tersebut kembali membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+2.
Berawal dari umpan Ikhsan Chan, Phillerson mendapatkan ruang untuk mengembangkan serangan. Winger asal Brasil itu lebih dahulu menggiring bola untuk mencari posisi tembak sebelum melepaskan tendangan yang tidak mampu dihentikan Yofan Pranata.
Gol keduanya sekaligus membawa PSMS unggul 2-0 hingga turun minum. Phillerson pun menjadi sosok paling menentukan dalam keunggulan Ayam Kinantan setelah dua kali menaklukkan penjaga gawang PSGC.
Memasuki babak kedua, PSMS berusaha mempertahankan keunggulan, sementara PSGC meningkatkan upaya untuk mengejar ketertinggalan. Pertandingan pun semakin menegangkan ketika tuan rumah berusaha memanfaatkan dukungan suporter untuk memperkecil selisih gol.
Saat kemenangan PSMS tampak semakin dekat, PSGC mendapatkan kesempatan melalui tendangan penalti setelah terjadi kesalahan di lini pertahanan tim tamu.
Ezekhiel Ndouassel yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Striker PSGC tersebut menaklukkan Rudi N Rajak pada menit ke-90+5untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Gol pada penghujung pertandingan itu membuat tekanan terhadap PSMS meningkat. Namun, Ayam Kinantan mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan 2-1 ini menjadi hasil penting bagi PSMS Medan. Selain berhasil mencuri tiga poin di kandang lawan, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu juga memperlihatkan bahwa absennya Siverio tidak serta-merta membuat daya gedor mereka melemah.
Kemenangan 2-1 atas PSGC membuat PSMS semakin kokoh di peringkat kedua klasemen Grup A dengan 17 poin. PSP Pekanbaru masih menjadi pemuncak Grup A dengan 19 poin kendati di hari yang sama meraih hasil imbang 1-1 di markas Adhyaksa Bekasi FC.
Bidik Poin di Kandang PSGC, PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Tekanan Suporter
PSMS Vs Persija Jadi Pembuka I.League Cup, Dispora Sumut Benahi Rumput Stadion Utama
PSIS Kalah 1-2 dari PSMS, Widodo C Putro Akui Pertahanan Ayam Kinantan Sulit Ditembus
Rangga Muslim Bersyukur PSMS Bisa Cetak Dua Gol dan Amankan Kemenangan 2-1 Atas PSIS Semarang
PSMS Medan Menang Dramatis 2-1 atas PSIS, Eko Purdjianto Soroti Kartu Merah