Bantuan Logistik Belum Merata, Zaskia Adya Mecca Hubungi Penyewaan Helikopter
Dia pun menghubungi penyewaan helikopter yang harga per jamnya hampir Rp100 juta untuk menyalurkan bantuan tersebut.
Baca Juga:
- Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
- Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
- Satgas PRR Percepat Relokasi Sekolah Terdampak Bencana, Administrasi dan Konstruksi Berjalan Paralel
Melansir berbagai sumber, Kamis (4/12/2025), melalui unggahan terbarunya, Zaskia melaporkan bahwa kondisi di lapangan mulai memasuki tahap darurat logistik.
Bahkan kondisi ini nyaris memicu penjarahan antarposko akibat distribusi bantuan yang belum merata.
"Penjarahan antarposko pun sudah hampir terjadi, karena bantuan belum merata," tulisnya.
Zaskia yang terjun langsung sebagai relawan di Aceh dan Medan mengungkapkan bahwa para warga dan relawan berada dalam keadaan sangat terdesak.
"Semua terjadi karena keadaan terdesak. Mau saling menyalahkan juga bingung," tambah Zaskia.
Kareba itu, ia pun mengajak masyarakat dan relawan untuk memecah titik distribusi agar bantuan tidak menumpuk di satu lokasi saja.
"Intinya mari kita berpencar dalam memberikan bantuan. Rakyat bantu rakyat, gapai titik yang belum terjangkau," ujarnya.
Yang jelas, Zaskia menyebut banyak warga menghubunginya untuk melaporkan titik-titik yang terisolasi, terutama daerah yang aksesnya terputus akibat bencana banjir dan longsor.
Dalam kondisi darurat ini, Zaskia mengaku sudah menghubungi pihak penyedia helikopter, meski biaya sewanya mencapai hampir Rp100 juta per jam.
Ia menegaskan siap jika harus menyewa helikopter demi bisa menyalurkan bantuan ke titik terisolasi.
"Makasih support-nya via link di bio aku yang Rangkul. Aku langsung salurkan secepat mungkin," tulisnya.
Namun, Zaskia sangat berharap pemerintah segera bergerak menuju akses yang terputus.
"Karena alat berat pemerintahlah yang paling memungkinkan untuk membuka jalur dan mengirim suplai," jelasnya.
Artinya, peran pemerintah sangat krusial dalam membuka jalur dan mempermudah masuknya logistik.
"Kami relawan siap mendistribusikan," pungkas Zaskia.
Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
Satgas PRR Percepat Relokasi Sekolah Terdampak Bencana, Administrasi dan Konstruksi Berjalan Paralel
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang
GMP Sumut Desak KPK Usut Dugaan Pengaturan Proyek BMBK Cipta Karya Sumut