Rabu, 28 Oktober 2026

Data AS Bikin Geger Pasar: IHSG Terombang-ambing, Emas Cetak Rekor Baru

Siti Amelia - Jumat, 18 Oktober 2024 09:38 WIB
Data AS Bikin Geger Pasar: IHSG Terombang-ambing, Emas Cetak Rekor Baru
dokumentasi
Gunawan Benjamin

Kitakini.news - Rilis data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan telah mengguncang pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi pukulan telak bagi rupiah dan membuat IHSG bergerak dalam rentang yang cukup sempit.

Baca Juga:

"Kuatnya dolar AS membuat aset-aset berdenominasi rupiah, termasuk saham dan obligasi, menjadi kurang menarik bagi investor asing," ujar Gunawan Benjamin, seorang ekonom Sumut, Jumat (18/10/2024).

Selain itu, data ekonomi AS yang positif juga memicu spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter yang hawkish. Hal ini dapat menghambat aliran dana asing ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dia bilang, dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia, Indonesia relatif lebih terdampak oleh penguatan dolar AS.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ketergantungan Indonesia terhadap komoditas ekspor yang harganya ditentukan dalam dolar AS dan tingginya utang luar negeri dalam denominasi dolar AS.

Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan akan terus bergerak volatil, mengikuti perkembangan data ekonomi global dan sentimen pasar.

Namun, jelasnya, dalam jangka panjang, prospek IHSG masih cukup cerah, didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang masih solid dan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bagi investor, kondisi pasar saat ini menuntut kehati-hatian. Investor disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio dan memilih saham-saham berkualitas dengan valuasi yang menarik.

Selain itu, investor juga perlu memantau perkembangan kebijakan pemerintah dan global secara cermat.

Data ekonomi AS yang positif telah memberikan tekanan pada pasar keuangan Indonesia. Namun, investor tidak perlu terlalu pesimistis.

"Dengan strategi investasi yang tepat, investor masih dapat meraih keuntungan di tengah volatilitas pasar," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perang AS-Iran Memanas, IHSG Anjlok ke Level 6.031 dan Rupiah Terdampak di Rp17.895 per Dolar AS

Perang AS-Iran Memanas, IHSG Anjlok ke Level 6.031 dan Rupiah Terdampak di Rp17.895 per Dolar AS

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

BEI Sumut Ungkap Industri Pasar Modal Masih Minim SDM Bersertifikat WPPE

BEI Sumut Ungkap Industri Pasar Modal Masih Minim SDM Bersertifikat WPPE

Investor Pasar Modal Tembus 31 Juta, ETF Emas Resmi Jadi Pilihan Investasi Baru

Investor Pasar Modal Tembus 31 Juta, ETF Emas Resmi Jadi Pilihan Investasi Baru

Geopolitik Memanas dan Erupsi Anak Krakatau Bayangi Pasar, Rupiah Tertekan ke Rp17.665

Geopolitik Memanas dan Erupsi Anak Krakatau Bayangi Pasar, Rupiah Tertekan ke Rp17.665

Harga CPO Naik tapi TBS Turun, Petani Sawit Belum Diuntungkan

Harga CPO Naik tapi TBS Turun, Petani Sawit Belum Diuntungkan

Komentar
Berita Terbaru