Rabu, 28 Oktober 2026

Proyek SGAR, Langkah Strategis INALUM Menuju Kemandirian Aluminium Nasional

Siti Amelia - Selasa, 29 April 2025 13:38 WIB
Proyek SGAR, Langkah Strategis INALUM Menuju Kemandirian Aluminium Nasional
humas inalum
Direktur Utama INALUM, Ilhamsyah Mahendra

Kitakini.news - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), bagian dari Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, hari ini dengan bangga mengumumkan penerimaan pengiriman perdana alumina sebanyak 21.467 MT dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) yang terletak di Mempawah, Kalimantan Barat, ke fasilitas smelter INALUM di Kuala Tanjung, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat rantai pasok terintegrasi, mulai dari bauksit hingga alumina dan akhirnya menjadi aluminium. Selain itu, ini juga mencerminkan upaya percepatan hilirisasi industri strategis yang berbasis pada sumber daya alam domestik, sejalan dengan cita-cita pemerintahan Presiden Prabowo.

Acara simbolis dilakukan dengan penekanan tombol Unloader alumina, menandai dimulainya operasi rantai hilirisasi nasional secara penuh.

Direktur Utama INALUM, Ilhamsyah Mahendra, menyatakan, "Pengiriman perdana alumina dari SGAR ke INALUM adalah langkah konkret menuju kemandirian aluminium nasional. Hari ini, kita merayakan hasil kerja keras bertahun-tahun untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri."

Proyek SGAR1 PT. Borneo Alumina Indonesia di Mempawah memiliki kapasitas produksi mencapai 1 juta ton alumina per tahun. Proyek ini dirancang untuk mendukung pengolahan bauksit domestik secara mandiri.

Dari total 1 juta ton alumina yang dihasilkan, 500.000 MT akan digunakan oleh INALUM sebagai bahan baku utama dalam produksi aluminium, sementara 500.000 MT sisanya akan dialokasikan untuk memenuhi permintaan pasar.

Selain itu, dampak positif dari proyek SGAR juga akan dirasakan oleh Kabupaten Mempawah. Selain menciptakan lapangan kerja, proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut data BPS, produk domestik regional bruto mengalami peningkatan menjadi 6,62% pada tahun 2024, naik sekitar 2,5% dibandingkan tahun 2021.

SGAR juga berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada 56% aluminium impor guna memenuhi kebutuhan domestik, sehingga pemerintah dapat menghemat devisa sekitar US$ 3,5 miliar setiap tahunnya.

Sebagai satu-satunya smelter aluminium milik BUMN di Indonesia, INALUM kini memasuki fase strategis untuk memenuhi kebutuhan nasional, termasuk sektor konstruksi, kelistrikan, industri kendaraan listrik, dan lainnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

Membangkitkan Kembali Asa di Toba: Kolaborasi Nyata Pulihkan Rumah Warga Pascabencana Puting Beliung

Membangkitkan Kembali Asa di Toba: Kolaborasi Nyata Pulihkan Rumah Warga Pascabencana Puting Beliung

Tembus Pasar Global, INALUM Andalkan Aluminium Hijau Berbasis Energi Air untuk Pikat Dunia

Tembus Pasar Global, INALUM Andalkan Aluminium Hijau Berbasis Energi Air untuk Pikat Dunia

PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan

Waktunya Puan Menembus Batas Industri Tambang

Waktunya Puan Menembus Batas Industri Tambang

Genjot Kapasitas Produksi Tiga Lipat, INALUM Kantongi Rating Peringkat Kredit Internasional 'BBB'

Genjot Kapasitas Produksi Tiga Lipat, INALUM Kantongi Rating Peringkat Kredit Internasional 'BBB'

Komentar
Berita Terbaru