Rabu, 28 Oktober 2026

Harga Emas Meroket Capai Level Tertinggi

Siti Amelia - Rabu, 29 November 2023 09:49 WIB
Harga Emas Meroket Capai Level Tertinggi
pixabay
Ilustrasi emas.

Kitakini.news - Harga emas meroket menjadi $2.045 per ons troy pada perdagangan hari ini. Harga emas naik seiring dengan memburuknya prosfek kinerja US Dolar.

Baca Juga:

USD Index yang turun ke level 102.5 ditambah dengan yield US treasury yang melemah ke level 4.2%-an menjadi pemicu menguatnya harga emas pada pagi ini.

"Kinerja harga emas pada hari ini menyentuh level tertinggi dalam satu tahun terakhir," ucap ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Rabu (29/11/2023).

Sementara itu, kinerja indeks bursa di Asia pada perdagangan pagi ini bergerak mendatar. Tidak mengalami perubahan kinerja yang terpaut jauh dengan perdagangan sehari sebelumnya.

Tidak hanya di Asia, bursa di AS dan Eropa juga bergerak mixed dan mendatar. Pola pergerakan bursa di luar dalam dua hari perdagangan polanya monoton.

"Sehingga saya tetap berpendapat bahwa IHSG sekalipun bergerak atraktif dalam dua hari perdagangan terakhir, namun secara fundamental berpeluang bergerak dalam rentang sempit atau mendatar. IHSG pada hari ini masih akan berkutat dikisaran 7.000 hingga 7.050," tuturnya.

Penguatan Rupiah memang bisa menjadi salah satu indikasi penguatan kinerja IHSG. Karena penguatan Rupiah memberikan gambaran adanya capital inflow yang masuk ke pasar keuangan di tanah air. Inflow tersebut bisa mendorong terjadinya penguatan pada pasar keuangan.

Akan tetapi secara fundamental sejauh ini pasar saham masih belum banyak dipengaruhi oleh sentimen yang mampu menggerakan pasar untuk menguat lebih jauh.

IHSG pada sesi perdagangan pagi ini di transaksikan menguat di kisaran level 7.040. Tetap waspadai kemungkinan IHSG yang berpeluang terkoreksi di bawah level 7.000.

Meskipun potensi bergerak ke 7.070 masih terbuka. Disisi lain, kinerja mata uang rupiah ditransaksikan sedikit melemah di kisaran level 15.445 per US Dolar pada perdagangan hari ini.

Rupiah secara fundamental masih menguat, karena US Dolar masih berpotensi untuk melemah seiring dnegan memburuknya imbal hasil US Treasury pada hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Siti Amelia
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Curah Hujan Tinggi Tekan Produksi Karet Sumut, Ekonom: Harga Lebih Dipicu Faktor Geopolitik

Curah Hujan Tinggi Tekan Produksi Karet Sumut, Ekonom: Harga Lebih Dipicu Faktor Geopolitik

Manaek Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Pengurangan Kuota Pupuk Subsidi Hingga 34 Ribu Ton

Manaek Desak Pemerintah Pusat Evaluasi Pengurangan Kuota Pupuk Subsidi Hingga 34 Ribu Ton

GMNI Sumut: Investasi Tambang di Dairi Berpeluang Dongkrak Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

GMNI Sumut: Investasi Tambang di Dairi Berpeluang Dongkrak Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Sofyan Tan Bandingkan Budaya Bersih Singapura, Jepang dan Indonesia

Sofyan Tan Bandingkan Budaya Bersih Singapura, Jepang dan Indonesia

Prancis Rusuh Akibat Warga Kecewa Dengan Pemerintah

Prancis Rusuh Akibat Warga Kecewa Dengan Pemerintah

Dari Ladang hingga Pasar Nasional, PT DPM Dorong UMKM Dairi Tembus INACRAFT 2026

Dari Ladang hingga Pasar Nasional, PT DPM Dorong UMKM Dairi Tembus INACRAFT 2026

Komentar
Berita Terbaru