Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Jaga Ketahanan Energi Nasional Saat Libur Lebaran Idulfitri
Kitakini.news - Di tengah euforia libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 tak kenal lelah memperkuat komitmennya menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga:
Dengan pengawasan keselamatan kerja yang super ketat, kesiapsiagaan personel 24 jam, dan mitigasi risiko maksimal, operasi migas di wilayah luas tetap aman dan lancar jaya.
Wilayah kerja PHR Zona 1 mencakup area strategis seperti Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, Pertamina EP (PEP) Jambi, PEP Lirik, PEP Pangkalan Susu, PEP Rantau, hingga PHE NSO.
Untuk memastikan semuanya aman, tim tanggap darurat Incident Management Team (IMT) dan Site Emergency Response Team (SERT) dikerahkan siaga penuh 24/7. Pemeriksaan peralatan darurat dilakukan secara berkala, menjadikan sistem operasi anti-gagal total.
General Manager Zona 1 PHR, Mefredi, menegaskan bahwa budaya keselamatan jadi prioritas utama saat Lebaran. "Keamanan operasi Idulfitri bukan cuma soal sistem, tapi juga disiplin pekerja dalam perilaku keselamatan. Aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kami tekankan terus di semua lapangan," tegasnya.
Pengamanan fasilitas makin ketat dengan pengecekan arus orang, barang, dan kendaraan di area kerja. Pemantauan sosial serta keamanan sekitar wilayah operasi dilakukan rutin, bekerja sama erat dengan aparat setempat. Tak ketinggalan, pantauan cuaca harian dari BMKG, observasi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), plus cek kesehatan pekerja untuk pastikan fit to work dan fit to task.
Fokus khusus diberikan pada lokasi pengeboran aktif, seperti RNTDZ 51 di PEP Rantau dan PPT-A1 di PEP Pangkalan Susu. Semua ini demi operasi produksi migas yang aman dan andal.
Prestasi Gemilang PHR Zona 1
Bukti nyata komitmen ini, sepanjang 2025, PHR Zona 1 catatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) 0,0—artinya nol insiden kerja tercatat! Ditambah zero Lost Time Injury (LTI) dan rekor 20.369.999 jam kerja selamat. Prosedur keselamatan yang sudah terbukti efektif, kini ditingkatkan lagi saat libur Lebaran.
Mefredi menambahkan, "Disiplin prosedur K3 kami perkuat di setiap aktivitas untuk dukung pasokan energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. Operasi tetap normal dengan pengawasan intensif, agar produksi migas Indonesia tak terganggu."
Dongkrak Ketahanan Energi, PGN Garap Potensi Gas Batubara Tanjung Enim Senilai Rp244 Triliun
SPBU Pertamina Sumbagut Berubah Nuansa Kebaya Hari Kartini