Jumat, 14 Agustus 2026

Dorong Ketahanan Industri, OJK Pantau Ekuitas Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun

Siti Amelia - Selasa, 04 Agustus 2026 12:30 WIB
Dorong Ketahanan Industri, OJK Pantau Ekuitas Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun
bisnis.com
Ilustrasi

Kitakininews.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan pengawasan terhadap industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) guna memastikan ketahanan permodalan dan perlindungan hak pemegang polis.

Baca Juga:

Dalam keterangan tertulis Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (4/8/2026) disebutkan data per Juni 2026 menunjukkan aset industri asuransi tumbuh 1,86 persen (yoy) menjadi Rp1.184,72 triliun, sementara aset industri dana pensiun tumbuh 6,47 persen (yoy) mencatatkan nilai Rp1.680,57 triliun. Adapun kesehatan keuangan (RBC) asuransi jiwa dan asuransi umum tercatat masing-masing 461,94 persen dan 318,52 persen, jauh di atas kriteria minimum 120 persen.

Mengenai pemenuhan ekuitas minimum tahap ke-1 tahun 2026 sesuai regulasi POJK, sebanyak 120 dari 144 perusahaan asuransi/reasuransi (83,33 persen) dan 18 dari 24 perusahaan penjaminan (79,17 persen) telah memenuhi ketentuan.

Meski demikian, OJK tetap menempatkan 8 perusahaan asuransi/reasuransi dan 8 Dana Pensiun dalam status Pengawasan Khusus hingga akhir Juli 2026 untuk mengawal percepatan penyehatan keuangan institusi tersebut secara terukur.

Kredit Perbankan Tumbuh 12,67 Persen, Layanan BNPL Tembus Rp30,7 Triliun

Fungsi intermediasi perbankan nasional melanjutkan akselerasi pertumbuhan yang kuat. Per Juni 2026, penyaluran kredit perbankan tumbuh 12,67 persen secara tahunan (yoy) mencapai total nominal Rp9.081 triliun.

Pertumbuhan kredit tertinggi dicatatkan oleh Kredit Investasi yang melesat 24,90 persen yoy, disusul Kredit Modal Kerja sebesar 8,94 persen yoy. Berdasarkan kategori kelompok debitur, segmen korporasi tumbuh pesat 20,45 persen yoy.

Di sisi lain, tren penggunaan produk *Buy Now Pay Later* (BNPL) atau fasilitas Paylater di sektor perbankan terus meningkat pesat. Baki debet BNPL perbankan per Juni 2026 tumbuh 33,54 persen (yoy) menjadi Rp30,7 triliun dengan total 32,77 juta rekening pengguna.

OJK mencatat kualitas kredit tetap terjaga baik dengan rasio NPL gross turun menjadi 2,09 persen dan ketahanan permodalan (CAR) bank yang memadai sebesar 23,70 persen.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

Perluas Akses Modal UMKM, OJK Sebut Sumatera Utara Sangat Membutuhkan Jamkrida

Perluas Akses Modal UMKM, OJK Sebut Sumatera Utara Sangat Membutuhkan Jamkrida

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Perkuat Kinerja dan Implementasi UU P2SK, OJK Lantik Pejabat Baru Setingkat Deputi Komisioner

Perkuat Kinerja dan Implementasi UU P2SK, OJK Lantik Pejabat Baru Setingkat Deputi Komisioner

Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,2 Persen, OJK Luluskan Manajer Dana Kripto Pertama

Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,2 Persen, OJK Luluskan Manajer Dana Kripto Pertama

Komentar
Berita Terbaru