Minggu, 13 September 2026

Genjot Kapasitas Produksi Tiga Lipat, INALUM Kantongi Rating Peringkat Kredit Internasional 'BBB'

Siti Amelia - Sabtu, 12 September 2026 11:30 WIB
Genjot Kapasitas Produksi Tiga Lipat, INALUM Kantongi Rating Peringkat Kredit Internasional 'BBB'
dokumentasi
Ilustrasi

Kitakininews.co.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM tengah bersiap melakukan ekspansi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas produksi aluminium nasional hingga lebih dari tiga kali lipat. Langkah strategis periode 2026–2029 ini mendapat dorongan positif setelah perusahaan mengantongi peringkat kredit internasional investment-grade 'BBB-' dengan Outlook stabil dari lembaga pemeringkat S&P Global Ratings.

Baca Juga:

Peningkatan profil kredit ini menjadi modal fundamental bagi INALUM dalam mendanai proyek-proyek penambahan kapasitas hulu ke hilir. Saat ini, INALUM mengoperasikan smelter aluminium primer dengan kapasitas produksi sekitar 275 ribu ton per tahun.

Melalui pengembangan Smelter Aluminium 2 (Smelter 2) berkapasitas 600 ribu ton per tahun, total kapasitas smelter aluminium primer perusahaan ditargetkan melonjak signifikan. Selain itu, INALUM juga menggarap proyek Smelter-Grade Alumina Refinery (SGAR) 2 di Mempawah, Kalimantan Barat, untuk menambah kapasitas produksi alumina sebesar 1 juta ton per tahun. Kedua proyek tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam laporannya yang dirilis 7 September 2026, S&P Global Ratings menyoroti keunggulan struktur biaya operasional INALUM yang berada pada kuartil pertama kurva biaya global. Keunggulan tersebut ditopang oleh efisiensi pasokan energi hidro dan integrasi bahan baku domestik, yang dinilai memberi daya tahan kuat terhadap dinamika harga aluminium dunia.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyatakan bahwa raihan peringkat kredit ini memperkuat landasan perusahaan dalam mengeksekusi agenda ekspansi secara prudent.

"Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas, tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasional, serta menciptakan nilai jangka panjang," ujar Melati.

Sebelumnya pada Agustus 2026, lembaga pemeringkat domestik PEFINDO juga menaikkan peringkat INALUM dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable, mencerminkan menguatnya profil kredit perusahaan di dalam negeri.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dante Sinaga Divonis 7 Tahun, Penasihat Hukum Soroti Hakim Abaikan Fakta Persidangan

Dante Sinaga Divonis 7 Tahun, Penasihat Hukum Soroti Hakim Abaikan Fakta Persidangan

Duplik Kasus Inalum, Penasihat Hukum Dante Sinaga: Transaksi di Masa Jabatan Telah Lunas

Duplik Kasus Inalum, Penasihat Hukum Dante Sinaga: Transaksi di Masa Jabatan Telah Lunas

Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, INALUM Turunkan Tim Gabungan dan Bantuan Medis

Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, INALUM Turunkan Tim Gabungan dan Bantuan Medis

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan & Relawan untuk Korban Gempa NTT

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan & Relawan untuk Korban Gempa NTT

Hadapi Tuntutan 8 Tahun, Dante Sinaga dalam Pledoi: “Apa Salah Saya?”

Hadapi Tuntutan 8 Tahun, Dante Sinaga dalam Pledoi: “Apa Salah Saya?”

Satu Kantong untuk Nyawa, Ratusan Karyawan dan Warga Kumpulkan 626 Kantong Darah Jelang HUT ke-81 RI

Satu Kantong untuk Nyawa, Ratusan Karyawan dan Warga Kumpulkan 626 Kantong Darah Jelang HUT ke-81 RI

Komentar
Berita Terbaru