Harga Emas Dekati Rekor Tertinggi Dalam Sejarah
Kitakini.news - Harga emas dunia tengah menuju angka $2.300 per ons troy dalam jangka pendek, harga tertinggi dalam sejarah. Harga emas di pekan ini sempat naik hingga menyentuh $2.072 per ons troy, meskipun belakangan berbalik turun.
Baca Juga:
Krisis perbankan di AS serta sikap dovish Bank Sentral AS memberikan keuntungan tersendiri bagi harga emas belakangan ini. Pada sore akhir pekan ini emas ditransaksikan di kisaran $2.040 per ons troy.
"Saya menilai harga emas masih kesulitan untuk menembus capaian rekor tertinggi yang pernah ada sebelumnya. Sehingga memicu terjadinya koreksi sehat pada harga emas. Namun demikian saya masih melihat harga emas tetap akan berpeluang naik nantinya. Terlebih krisis perbankan di AS sepertinya masih akan memakan korban baru. Dimana banyak Bank Regional yang harga sahamnya berjatuhan belakangan ini," ucap analis ekonomi Sumut Gunawan Benjamin, Jumat (5/5/2023).
Kabar tersebut tentunya akan membuat emas menjadi sangat menarik dan harganya berpeluang untuk melanjutkan tren kenaikan. Meskipun The FED atau Bank Sentral AS juga menyatakan bahwa sikap mereka untuk tidak menurunkan bunga acuan, akan tetapi yang dilihat pasar saat ini adalah kejatuhan pada perbankan lokal di AS.
Semakin buruk kondisinya, maka The FED diperkirakan akan semakin sulit untuk menaikkan bunga acuan, sehingga peluang bagi harga emas untuk naik kian terbuka.
Sementara itu, mata uang rupiah diperdagangkan cukup stabil dan tidak begitu beranjak jauh dari perdagangan akhir pekan sebelumnya. Rupiah pada perdagangan hari ini dikisaran 14.678 per US Dolar. Dan mata uang Rupiah juga relatif tidak begitu banyak tertekan dengan kebijakan kenaikan bunga acuan oleh Bank Sentral AS pada rabu kemarin.
Jika melihat kinerja mata uang Rupiah yang diperdagangkan cukup stabil, maka ada kenaikan yang signifikan harga emas dalam satuan rupiah. Dimana saat ini harga emas ditransaksikan dikisaran level 965 ribu per gramnya. Yang sudah barang pasti harga emas dari sisi penawaran sudah ditransaksikan di atas 1 juta rupiah per gram.
Namun berbeda antara harga emas dan rupiah, IHSG justru mengalami koreksi. Kinerja IHSG di akhir pekan ditutup melemah 0.82% di level 6.787,63. Kinerja IHSG yang memburuk di akhir pekan, sedikit berbeda dengan sejumlah kinerja indeks bursa di asia yang sebagian masih mampu diperdagangkan di teritori positif.
Redaksi
Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar Siapkan Intervensi Harga
Raih Award di Festival Film Bandung 2026, Adhisty Zara: Terima Kasih Masih Percaya
Kejari Belawan Ukir Prestasi, Bidang PAPBB Raih Peringkat Pertama Pemulihan Aset
Kurangi Aktivitas di Dunia Hiburan demi Anak, Aura Kasih Pilih Urusi Bisnis
Harga Cabai Merah Turun, Ayam Potong Melonjak di Medan