Masalah AS Picu Harga Emas Melemah Jadi Rp 946 Ribu/Gram
Kitakini.news - Harga emas dunia melemah dan kian menjauh dari posisi $2.000 per ons troy. Harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran $1.965 per ons troy. Disisi lain, mata uang rupiah juga mengalmai pelemahan, dan mencoba mendekati level 15.000 per US Dolar.
Baca Juga:
Pada perdagangan Jumat kemarin, mata uang rupiah ditransaksikan diharga 14.930 per US Dolar. Harga emas ditransaksikan dikisaran 946 ribu per gramnya, melemah dalam perdagangan sepekan terakhir.
"Pelemahan mata uang rupiah dan harga emas dipekan ini menurut hemat saya masih dipicu oleh sikap hawkish Bank Sentral AS. Meskipun disisi lainnya, tengah dilakukan negosiasi antara pemerintah AS dengan parlemen terkait dengan kenaikan batas hutang di AS sebelum 1 Juni mendatang. Dua hal tersebut yang menjadi pemicu penguatan US Dolar di pekan ini," tutur ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Sabtu (20/5/2023).
Meskipun Gunawan berpendapat, negosiasi terkait dengan kenaikan pagu hutang nantinya akan disepakati. Sehingga ancaman pada mata uang rupiah adalah kemungkinan kenaikan bunga acuan yang masih mungkin dilakukan oleh Bank Sentral AS nantinya.
Sementara itu, jika skenario terburuk yakni terjadi deadlock terkait pembahasan pagu hutang di AS. Maka US Dolar berpeluang melemah nantinya.
Resiko dari ancaman resesi global akan meningkat. Pasar surat hutang akan lebih banyak diwarnai dengan kenaikan yield untuk obligasi di AS, yang bisa memicu terjadinya resesi lebih cepat bagi perekonomian global nantinya.
Disisi lain, motor penggerak ekonomi lain seperti China juga tengah mengalami perlambatan yang kian memperburuk prospek pemulihan ekonomi global.
Seiring dengan ancaman resesi global tersebut, kondisi pasar saham di tanah air yang paling rentan berpeluang mengalami tekanan. Belakangan ini, harga sejumlah komoditas unggulan tanah air seperti batubara dan CPO mengalami penurunan. Saham–saham berbasiskan komoditas tersebut juga ikut terpuruk.
Meski demikian pada akhir pekan ini, IHSG ditutup menguat 0.56% di level 6.700,56. Sejumlah saham berbasiskan komoditas masih mengalami penurunan. Penguatan kinerja bursa saham di akhir pekan ini banyak disumbang oleh saham saham di sektor perbankan. Disisi lain, secara teknikal bursa saham atau IHSG masih terpantau sulit untuk menembus level psikologis 6.700 sejauh ini.
Redaksi
Gubernur Bobby Nasution Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Tanggung Jawab Pemerintah hingga Tingkat Desa
Duel Klasik Duo HIjau PSMS Vs Persebaya, Ayam Kinantan Bertekad Tunjukkan Daya Saing
Rony Reynaldo: Walk Out Gubernur Sumut Merupakan Hak Politik Yang Wajar Dalam Dinamika Demokrasi
Walkout Bobby Nasution di Paripurna, Ihwan Ritonga: Bukan Bentuk Arogansi
Mangapul Soroti Bobby Walkout di Paripurna