Kamis, 20 Agustus 2026

Agar Tak Mencolok, Dua Pelaku Pengedar Narkoba Kirim Paket Ganja ke Tapsel Pakai Becak

Efendi Jambak - Minggu, 03 Mei 2026 04:30 WIB
Agar Tak Mencolok, Dua Pelaku Pengedar Narkoba Kirim Paket Ganja ke Tapsel Pakai Becak
Teks foto : Kedua pelaku beserta barang bukti ganja dan becak bermotor turut diamankan. (Dok Polres Tapsel)

Kitakini.news -

Baca Juga:

Petugas Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) mengamankan dua orang pelaku pengedar narkoba jenis Ganja di Kecamatan Angkola Muaratais. Barang haram tersebut berasal dari Panyabungan, Kabupaten Mandailingnatal (Madina) menuju Tapsel.

Skenario pengiriman oleh dua pelaku yakni menggunakan becak motor (betor) dari Madina ke Tapsel, dimana seorang perempuan berinisial RSR (40) seolah menjadi penumpang dan seorang pria berinisial HK (37) sebagai pengendaranya.

Petugas mengamankan keduanya di kawasan Desa Janjimauli, Kecamatan Angkola Muaratais, tepatnya di simpang jalan menuju Pesantren Modern Baharuddin.

Awalnya kepolisian mendapat informasi terkait pengiriman barang haram berupa ganja ke wilayah tersebut. Petugas Satresnarkoba Polres Tapsel pun melakukan penyelidikan hingga menyekat sejumla titik jalur lintasan yang mereka curigai.

Hasilnya, pada Kamis (30/4/2026) sore, petugas menghentikan betor dengan gerak gerik orang yang menurigakan. Setelah pemeriksaan, ditemukan satu paket ganja dalam kemasan kardus dan berbungkus plastik seberat 3 Kg.

Dari penangkapan itu, petugas mendapatkan modus keduanya yakni RSR sebagai pembeli ganja untuk dijual kembali di daerah tujuan. sementara HK berperan sebagai pengendara betor pengangkut barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polres Tapsel, AKP Philip Antonio Purba mengatakan bahwa keduanya menyusun skenario pengiriman dari Kecamatan Panyabungan, Madina ke tempat tujuan di Kecamatan Angkola Muaratais, Tapsel.

"Perempuan ini berperan sebagai pengendali barang. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya," ujar AKP Philip.

Philip menyebutkan, pelaku memperoleh ganja dari seorang pemasok di wilayah Kecamatan Panyabungan dan berencana menjualnya dengan harga tinggi di kawasan tersebut.

"Pelaku mengaku membeli ganja tersebut dengan harga Rp900 Ribu per kilogram, dan rencananya akan mereka jual dengna harga Rp1,3 Juta per kilogram kepada si pemesan,"

Dari pola ini, Philip mengatakan bahwa pelaku menggunakan modus menggunakan betor dan mengelabui petugas. Sebab dianggap tidak mencolok.

"Mereka mencoba memanfaatkan saran transportasi lokal untuk menghindari kecurigaan petugas," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berbagi Kepada Sesama, Begini Aksi Jajaran Satresnarkoba Polres Tapsel

Berbagi Kepada Sesama, Begini Aksi Jajaran Satresnarkoba Polres Tapsel

Soedeson Tandra Anggota DPR RI Apresiasi Polres Tapsel atas Kasus Dugaan Pelecehan dan Pembunuhan

Soedeson Tandra Anggota DPR RI Apresiasi Polres Tapsel atas Kasus Dugaan Pelecehan dan Pembunuhan

Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Peredaran 58 Gram Paket Ganja

Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Peredaran 58 Gram Paket Ganja

Bangun Sinergi, Polres Tapsel Silaturahmi Bersama Insan Pers

Bangun Sinergi, Polres Tapsel Silaturahmi Bersama Insan Pers

Diduga Gegara Warisan, Pria di Arse Tapsel Aniaya Abang Kandung Hingga Tewas

Diduga Gegara Warisan, Pria di Arse Tapsel Aniaya Abang Kandung Hingga Tewas

Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur

Warga Angkola Muaratais Temukan Anak Perempuan 6 Tahun Meninggal di Dalam Sumur

Komentar
Berita Terbaru