Selasa, 25 Agustus 2026

2025, 52 Juta Warga Indonesia Akan Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Fitri - Kamis, 26 September 2024 12:03 WIB
2025, 52 Juta Warga Indonesia Akan Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ilustrasi/Freepik.com
Program tersebut akan diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang rentan, seperti penderita tuberkulosis (TBC), lanjut usia, dan mereka yang memiliki risiko penyakit katastropik seperti diabetes dan jantung.
Kitakini.news -Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis dengan sasaran utama 52 juta penduduk Indonesia pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, dalam sebuah agenda BPJS Kesehatan pada Rabu (25/9/2024).

Baca Juga:

Menurut Hasan, pemerintah telah menganggarkan sekitar Rp 3,3 triliun untuk mendukung program ini. Anggaran tersebut akan diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang rentan, seperti penderita tuberkulosis (TBC), lanjut usia, dan mereka yang memiliki risiko penyakit katastropik seperti diabetes dan jantung.

Hasan menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan mereka. Dengan mengetahui risiko penyakit sejak dini, masyarakat diharapkan dapat melakukan tindakan pencegahan yang lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan jangka panjang.

"Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Masyarakat dapat mengetahui risiko penyakit yang diidapnya sehingga bisa diambil langkah pencegahan," kata Hasan.

Program ini juga sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana kesehatan masyarakat menjadi prioritas untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.

Selain anggaran untuk pemeriksaan kesehatan gratis, pemerintah juga telah mengalokasikan sekitar Rp 1,7 triliun untuk penambahan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. "Ini termasuk untuk menambah kapasitas layanan kesehatan agar dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat," tambah Hasan.

Program pemeriksaan kesehatan gratis ini direncanakan berlangsung selama lima tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 500 juta penduduk selama periode tersebut.

Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai skema pembayaran yang akan digunakan. Hasan menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan apakah BPJS Kesehatan akan menjadi salah satu skema pembayaran atau jika akan menggunakan mekanisme lain.

Dengan anggaran yang besar dan fokus pada kesehatan masyarakat, program ini diharapkan mampu menurunkan angka penyakit serius di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas

Subandi: Arah Pembangunan Era Presiden Prabowo Makin Jelas

Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah

F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah

Armyn Simatupang: Aset Negara Harus Kembali untuk Kesejahteraan Rakyat

Armyn Simatupang: Aset Negara Harus Kembali untuk Kesejahteraan Rakyat

Komentar
Berita Terbaru