Selasa, 06 Oktober 2026

Olahraga Padel Makin Marak, Kesehatan Mata Jadi Taruhan

Fitri - Sabtu, 26 April 2025 20:41 WIB
Olahraga Padel Makin Marak, Kesehatan Mata Jadi Taruhan
Iustrasi/freepik.com
Peralatan olahraga padel
Kitakini.news - Belakangan padel semakin marak di kalangan warga kota besar. Olahraga mirip tenis pun mendadak jadi trend.

Namun, wajib hati-hati. Pasalnya, padel ternyata bisa mengganggu kesehatan mata, salah satunya bisa membuat trauma mata.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Sabtu (26/4/2025), padel merupakan olahraga asal Meksiko yang mirip dengan tenis namun dilakukan di lapangan lebih kecil dan tertutup dinding.

Raket padel juga tidak memiliki senar dan dari bahan padat serta bola yang lebih ringan dari bola tenis.

"Sekarang banyak lagi suka padel, itu kan cepat sekali bolanya," aku dokter spesialis mata lulusan Universitas Indonesia, dr Referano Agustiawan SpM(K).

Karena itu Referano mengatakan olahraga padel bisa berisiko membahayakan.

"Saya sudah berapa kali dapat kasus mata karena bola padel, itu bisa kompleks sekali," tambah Referano.

Dia mengatakan, kecepatan bola padel berbeda dengan tenis atau bulutangkis yang bisa diamati secara perlahan oleh mata. Jadi, bisa menyebabkan trauma pada mata, selain itu raket padel juga bisa berisiko terkena mata dari rekan bermain.

Artinya, jika tidak diatasi dengan segera bisa berisiko bertambah parah dan bisa menyebabkan gangguan mata yang lebih kompleks seperti pada retina atau kornea.

"Sekarang banyak sekali olahraga yang ekstrem-ekstrem dan bisa berisiko menimbulkan gangguan mata yang kompleks, bukan hanya kornea saja, bukan hanya retina saja, bukan hanya glokoma saja, tapi semuanya jadi satu, bisa itu," katanya.

Ia mengatakan kasus mata yang kompleks harus ditangani oleh dokter spesialis dan subspesialis yang menangani sesuai gejala, sehingga bisa sembuh dan tidak menimbulkan komplikasi lain.

Selàin itu, Referano juga mengatakan misinformasi terkait kesehatan mata yang beredar dari mulut ke mulut juga bisa menjadi penyebab masalah kesehatan mata yang tidak tertangani dengan baik secara medis.

Banyak mitos-mitos turun temurun terkait pengobatan mata tanpa rekomendasi medis bisa membahayakan penglihatan bahkan mengancam jiwa.

"Bukan hanya membahayakan penglihatan tapi juga membahayakan jiwanya karena kalau kena jamur bisa infeksi, karena mata organ paling dekat dengan otak jadi infeksi takutnya berisiko menyebar ke otak," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Menemukan Harmoni dan Ketenangan Jiwa Lewat Ayunan Lembut Tai Chi

Menemukan Harmoni dan Ketenangan Jiwa Lewat Ayunan Lembut Tai Chi

Sofyan Tan Ungkap Filosofi Kepemimpinan dari Barongsai: Sehati, Kompak dan Peka terhadap Sesama

Sofyan Tan Ungkap Filosofi Kepemimpinan dari Barongsai: Sehati, Kompak dan Peka terhadap Sesama

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres Pekerjaan

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres Pekerjaan

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres dan Serap Aspirasi Warga

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres dan Serap Aspirasi Warga

Kecamatan Percut Deli Dibentuk, Desa Saentis Jadi Ibu Kota

Kecamatan Percut Deli Dibentuk, Desa Saentis Jadi Ibu Kota

Komentar
Berita Terbaru