Jumat, 09 Oktober 2026

Malam-malam Mau Buang Air Kecil, Warga Siak Tewas Diterkam Harimau

Fitri - Rabu, 17 Juli 2024 23:14 WIB
Malam-malam Mau Buang Air Kecil, Warga Siak Tewas Diterkam Harimau
Instagram @polsek.sungai.apit
Polsek Sungai Apit, Riau
Kitakini.news - Niat hati ingin buang air kecil di belakang camp perkebunan sawit, seorang pria, warga Siak ini malah tewas. Diduga dia diterkam harimau, kepalanya pun sampai lepas.

Melansir berbagai sumber, Rabu (17/7/2024), peristiwa ini terjadi pada Selasa 16 Juli 2024, sekira pukul 20.30 WIB. Lokasinya di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.

Baca Juga:

Kejadian bermula saat korban hendak buang air kecil ke belakang camp perkebunan sawit. Tak lama terdengar oleh rekan korban teriakan minta tolong.

Kemudian, rekan korban mendatangi sumber suara tersebut dan melihat seekor harimau sedang menyeret korban ke dalam perkebunan sawit.

Rekan korban lantas mengajak teman lainnya untuk mencari korban ke dalam perkebunan sawit. Kondisi perkebunan yang gelap gulita, membuat mereka memakan waktu pencarian lebih kurang 20 menit dari lokasi belakang camp.

"Korban pun ditemukan dalam kondisi kepala dan badan yang sudah terpisah," ujar Kapolsek Sungai Apit, AKP Rinaldy, Rabu (17/7/2024).

Korban bernama Yosania Zega (43) warga Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Siak. Hingga kini pihak kepolisian meminta bantuan tim dari BBKSDA Riau untuk melalukan pengamanan satwa liar.

"Diimbau kepada pihak perkebunan agar tidak melakukan aktivitas pekerjaan pada malam hari," tegasnya.

Kepala BBKSDA Riau Gennman Hasibuan membenarkan adanya konflik antara manusia dan harimau hingga menyebabkan korban jiwa. Timnya sudah ditugaskan ke lokasi peristiwa yang terjadi pada Selasa (16/7) pukul 23.30 WIB.

"Saat ini tim BBKSDA Riau sedang menanganinya di tempat kejadian perkara," kata Gennman Hasibuan.

Tim lanjut dia sudah mengunjungi rumah duka dan ⁠berkoordinasi dengan para pihak terkait. Selain itu juga dilakukan pengecekan, analisis, dan penanganan lanjutan atas hasil analisis yang dilakukan.

"Tim ⁠patroli bersama untuk memberikan rasa aman untuk beberapa waktu ke depan di sekitar TKP," pungkas Gennman Hasibuan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hutan Imbo Putui Riau, Benteng Alam Terakhir di Jantung Sumatera

Hutan Imbo Putui Riau, Benteng Alam Terakhir di Jantung Sumatera

Dominasi Wilayah Sumbagut, Riau Catat 7 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang 2026

Dominasi Wilayah Sumbagut, Riau Catat 7 Laporan Dugaan Pelanggaran Persaingan Usaha Sepanjang 2026

Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat

Polda Riau Sita 140 Ton Arang Bakau di Pulau Rupat

Kualitas Udara Membaik, Peserta Didik Rokan Hulu Kembali Belajar di Sekolah

Kualitas Udara Membaik, Peserta Didik Rokan Hulu Kembali Belajar di Sekolah

Sejak Januari 2026, Polda Riau Tangkap 61 Tersangka Pembakar Lahan

Sejak Januari 2026, Polda Riau Tangkap 61 Tersangka Pembakar Lahan

Polres Siak Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu

Polres Siak Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu

Komentar
Berita Terbaru