Belum Rampung, Demokrat Desak Pemko Medan Jelaskan Nasib Islamic Center
Kitakini.news - Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mengungkapkan keprihatinan terkait pembangunan Medan Islamic Center (MIC) yang hingga kini belum juga rampung.
Baca Juga:
- Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka
- Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius
- HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Demokrat, Muslim Harahap, dalam sesi Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan mengenai Penjelasan Kepala Daerah terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Muslim menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang menghubungi Fraksinya, baik melalui WhatsApp maupun secara langsung, untuk menanyakan kapan pembangunan MIC akan selesai. Masyarakat, khususnya dari Medan Utara, merasa khawatir karena proyek ini dimulai sejak tahun 2020 dan hingga saat ini belum ada kejelasan.
"Banyak pengaduan dan aspirasi yang kami terima, terutama dari warga Medan Utara, mengenai kapan MIC akan selesai dan dapat dimanfaatkan. Pembangunan ini sudah dimulai sejak tahun 2020," ungkap Muslim.
Selain isu MIC, Fraksi Demokrat juga menyoroti kondisi pasar-pasar UMKM yang tersebar di beberapa kecamatan yang tampak terbengkalai. Mereka mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasar-pasar tersebut, termasuk yang berada di Medan Marelan dan Medan Tembung.
"Sampai saat ini, pasar-pasar tersebut masih terbengkalai. Kami meminta penjelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya. Terlebih lagi, di Lapangan Merdeka terdapat area untuk UMKM, dan kami ingin tahu siapa yang mengelola tempat tersebut," tegas Muslim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pemko Medan, Kadis Disdukcapil, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan.
Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka
Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara
PQN Medan DigiFest 2026 Resmi Dibuka, Rico Waas Andalkan QRESTO untuk Perkuat Digitalisasi Pajak
Car Free Night Kesawan Dorong Ekonomi UMKM, Rico Waas Perkuat Ekosistem Wisata Kota Medan