Pemkab Langkat Dukung Pembangunan Satuan Pelayanan Gizi di Salapian
Kitakini.news -Bupati Langkat H Syah Afandin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H Amril menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polsek Salapian, Jumat (11/07/2025).
Baca Juga:
Pembangunan SPPG ini resmi dimulai sebagai langkah nyata mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan kesehatan dan gizi. Kehadiran program ini menjadi strategi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan gizi di tingkat lokal, terutama di wilayah Kabupaten Langkat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarak Daulay mewakili Kapolres Langkat; Dandim 0203 Langkat; Kajari Langkat; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Tarigan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, Kepala Dinas Kesehatan dr Juliana, Kapolsek Salapian, Camat Salapian Muhammad Saleh, unsur Forkopimcam Salapian, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Langkat yang disampaikan Sekda, menegaskan dukungan penuh terhadap program SPPG sebagai langkah penting untuk meningkatkan status gizi masyarakat.
"Pemenuhan gizi yang baik adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang kuat. Inisiatif ini menunjukkan bahwa penanganan masalah gizi tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk institusi keamanan. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang sangat positif. Kami mendukung penuh langkah Polri ini," tegasnya.
Meriahta: Jangan Hanya Minta Maaf, Kasus Dugaan Keracunan MBG di Karo Harus Diusut Tuntas
Kepala BGN Sudaryono Berikan Sanksi Copot dan Pecat Kepala SPPG di Tanah Karo
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Subandi Minta Uji Lab Tuntas, Proses Hukum Terbuka dalam Kasus Dugaan Keracunan Siswa
Keracunan MBG di Karo, Rudi Alfahri: Harus Diusut Secara Menyeluruh dan Transparan