Banjir Madina Rendam Permukiman di Sejumlah Kecamatan
Kitakini.news - Banjir yang melanda sejumlah kawasan merendam permukiman warga, seperti terjadi di beberapa kecamatan, Kabupaten Mandailingnatal (Madina). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat seribuan kepala keluarga terpaksa mengungsi, Selasa (25/11/2025).
Baca Juga:
Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebakan banjir di beberapa tempat dan terparah terjadi di Kecamatan Muara Batanggadis. Sejumlah desa terdampak diantaranya Sulanggaling, Hutaimbaru, Lubukapundung 1 dan Desa Rantopanjang.
Kepa BPBD Madina, Mukhsin Nasution menyampaikan data terdampak banjir di kecamatan tersebut mencapai 1.600 kepala keluarga (KK), dan ada 520 KK terpaksa mengungsi.
"Tidak ada korban jiwa sampai sekarang," sebut Mukhsin Nasution kepada wartawan.
Selain itu, Mukhsin juga mencatat kondisi banjir juga melanda Desa Batahan 3, Kecamatan Batahan, termasuk Kecamatan Siabu, Hutabargot dan Panyabungan Utara. Saat ini petugas telah siaga di lokasi.
"Petugas (BPBD) mendistribusikan perahu karet dan mengevakuasi warga karena tingginya debit air sungai menyebabkan tanggul jebol dan membanjiri areal permukiman dan persawahan," sebut Mukhsin.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan saat ini, terutama menghindari kawasan bantaran sungai.
Pemerintah Didesak Tetapkan Banjir dan Longsor di Sumut Jadi Bencana Nasional
Kesaksian Rukiatno Warga Tanjungpura Terobos Banjir Besar Demi Berjumpa Anak Istri di Binjai
Wabup Madina, Atika Tinjau Warga Terdampak Banjir di Pagaran Galagala
BPBD Catat 43 Warga Meninggal Dunia, Korban Banjir dan Longsor di Tapsel
SMI Desak Negara Bertindak Tegas Atasi Darurat Ekologis di Sumatera Utara