Minggu, 05 Juli 2026

BPBD Catat 43 Warga Meninggal Dunia, Korban Banjir dan Longsor di Tapsel

Efendi Jambak - Sabtu, 29 November 2025 17:57 WIB
BPBD Catat 43 Warga Meninggal Dunia, Korban Banjir dan Longsor di Tapsel
Teks foto : Korban banjir dan longsor di Tapanuli Selatan. (Istimewa)

Kitakini.news -Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kembali bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel melaporkan total 43 orang meninggal dunia, meningkat dari sebelumnya 32 orang.

Baca Juga:

"Sementara korban yang meninggal berjumlah 43 orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan, Julkarnaen Siregar, kepada awak media Sabtu (29/11/2025).

Sebaran 43 Korban Meninggal Dunia: 1 orang di Kecamatan Sipirok; 1 orang di Kecamatan Angkola Barat; 31 orang di Kecamatan Batangtoru; 9 orang di Kecamatan Angkola Sangkunur; Dan 1 orang di Kecamatan Angkola Selatan.

Batangtoru menjadi wilayah dengan dampak paling parah, dengan jumlah korban mencapai lebih dari setengah total korban meninggal dunia. Selain korban jiwa, sedikitnya 3.805 warga mengungsi karena rumah dan fasilitas umum terdampak parah oleh bencana.

Julkarnaen menjelaskan bahwa bencana banjir bandang dan longsor ini terjadi setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur wilayah Tapsel sejak Senin (24/11) sekitar pukul 07.00 WIB. Derasnya aliran air mengakibatkan meluapnya sungai dan runtuhnya sejumlah titik tebing di kawasan perbukitan.

Bencana ini diketahui berdampak luas hingga ke 11 kecamatan, yaitu:Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tano Tombangan Angkola, dan Angkola Muaratais.

Di katakan, BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, dan relawan hingga kini masih melakukan pencarian korban, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan darurat bagi warga terdampak.

"Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem berpotensi kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora

Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora

Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Siantar, Sebabkan Pohon Tumbang Timpa Hunian Warga

Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Siantar, Sebabkan Pohon Tumbang Timpa Hunian Warga

Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Ini Alasannya

Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Ini Alasannya

Korupsi Penanggulangan Bencana, Mantan Kepala BPBD Tebing Tinggi Dituntut 6,5 Tahun

Korupsi Penanggulangan Bencana, Mantan Kepala BPBD Tebing Tinggi Dituntut 6,5 Tahun

16 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Maut Bus ALS dan Truk di Sumsel

16 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Maut Bus ALS dan Truk di Sumsel

Momentum May Day, KOGANA SUMUT Lantik Direksi Baru Periode 2026–2029

Momentum May Day, KOGANA SUMUT Lantik Direksi Baru Periode 2026–2029

Komentar
Berita Terbaru