Lahan Beres, Huntap Sumut Dikebut! Ribuan Rumah Korban Bencana Segera Rampung
Baca Juga:
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menegaskan progres pembangunan Huntap di sejumlah daerah terdampak sudah melampaui 50 persen. Dua wilayah dengan pembangunan terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Untuk hunian tetap di Tapteng sudah 40 sampai 50 persen lebih kesiapannya. Begitu juga di Tapanuli Selatan, progresnya terus berjalan," ujar Basarin saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (25/2/2026).
Basarin mengakui, pada tahap awal pelaksanaan terdapat kendala utama berupa ketersediaan lahan yang sesuai untuk relokasi warga terdampak. Namun, menurutnya, persoalan tersebut kini telah menemukan solusi.
"Untuk kendala kemarin memang ada terkait penyediaan lahan. Tapi kita sudah fasilitasi, ada lahan dari salah satu perusahaan dan juga milik Kementerian Agama. Jadi sekarang pembangunan bisa kembali berjalan," tegasnya.
Lahan yang difasilitasi tersebut memungkinkan pembangunan Huntap dilakukan lebih cepat, tanpa harus menunggu proses pembebasan lahan yang memakan waktu panjang.
Pemprov Sumut juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mempercepat pembangunan. Sebanyak 100 unit Huntap dibangun menggunakan dana daerah, ditambah 100 unit lainnya melalui Posko Bencana Sumut yang difokuskan di Kabupaten Langkat.
"Pemprov mengalokasikan 100 unit dari APBD dan 100 unit lagi dari Posko Bencana. Untuk Langkat, lokasi sudah kita survei dan mudah-mudahan dalam beberapa bulan ke depan bisa selesai," kata Basarin.
Tak hanya pemerintah daerah, pembangunan Huntap juga mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, organisasi kemanusiaan seperti Buddha Tzu Chi Indonesia yang menyalurkan sekitar seribuan unit, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah unit Huntap yang dibangun di berbagai daerah meliputi:
Tapanuli Tengah: 269 unit
Tapanuli Selatan: 1.444 unit
Tapanuli Utara: 103 unit
Kota Sibolga: 200 unit
Langkat: 137 unit
Adanya ukungan lintas sektor dan penyelesaian persoalan lahan, Pemprov Sumut optimistis seluruh pembangunan dapat rampung sesuai target. Pemerintah berharap hunian tetap ini bukan sekadar tempat tinggal baru, tetapi juga menjadi awal pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana.
"Yang terpenting sekarang adalah memastikan masyarakat bisa segera menempati rumah yang layak dan aman. Itu prioritas kami," pungkas Basarin.
13.702 Keluarga Telah Menerima Bantuan Pasca Bencana Sumut
Manfaatkan Warisan Pandemi, PGN Alihfungsikan Tabung Oksigen untuk Pemuihan Pascabencana
Pemprovsu dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
Pemulihan dan Penanganan Bencana Banjir Sumatera di Medan, Satgas PRR Alokasikan Rp565 Miliar
Hujan Deras dan Angin Kencang Kepung Sumut, Warga di Lima Daerah Terdampak