Sebanyak 3 Ekor Anak Harimau Terpantau CCTV di Kabupaten Agam, BKSDA Lakukan Pengawasan
Kitakini.news -Adanya aktivitas Harimau Sumatera di kawasan Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional di Koto Tabang, Sumatera Barat, Balai Konservasi Sumber daya Alam BKSDA Sumatera Barat, lakukan pengawasan dan pengusiran, tiga ekor individu Harimau diduga masuk mencari mangsa, Senin (23/2/2026).
Baca Juga:
Pasca adanya aktivitas harimau di kawasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Koto Tabang, Sumatera Barat, Balai Konservasi Sumber daya Alam BKSDA gencar lakukan pengawasan.
Petugas BKSDA Agam Sumbar, Ade Putra, Rabu (25/2/2026), mengatakan sebelumnya 3 individu Harimau Sumatera terpantau kamera CCTV masuk kawasan BRIN, mencari mangsa, namun tidak bisa keluar karena seluruh kawasan di pagar beton setinggi 1,5 meter. Tindakan selanjutnya akan dilakukan pemantauan serta pengusiran di lapangan.
Dikatakannya tiga ekor individu Harimau ini diduga juga pernah masuk ke komplek kantor BRIN memangsa ternak warga. Pemerintah Nagari Koto Rantang telah menghimbau warga dan petani untuk tidak beraktivitas di sekitar kemunculan tiga ekor harimau tersebut.
Harimau ini diduga berusia remaja dan baru lepas dari indukan. Untuk tindakan petugas lakukan pemasangan camera trap dan pengusiran satwa ke dalam hutan.
Tiga ekor anak Harimau Sumatera ini terekam kamera pengawas CCTV saat muncul kawasan Bukik Koto Tabang, dekat stasiun pemantau Atmosfer Global GAW Koto Tabang, Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam.
Kemunculan Harimau Sumatera ini bukan kali pertama terjadi, peristiwa ini dilaporkan sudah berulang kali terdeteksi terlihat.
Warga yang kuatir minta agar pemerintah segera melakukan tindakan pengusiran dengan cara membunyikan suara ledakan agar satwa menjauh dari lahan dan pemukiman.
SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis
Air Surut, 8 Lumba Lumba Terdampar di Tambak Kerang Warga di Asahan
Konflik Manusia dan Gajah, Warga di Bengkalis Tewas Diserang
Harimau Pemangsa Lembu Warga di Langkat Belum Teridentifikasi
Seekor Beruang Madu Betina Diserahkan Warga ke BKSDA