Belawan Mencekam, Walikota Medan Nyatakan Bersedia Pimpin Tim Terpadu
Kitakini.news -Walikota Medan Rico Waas menyatakan kesediaannya untuk memimpin tim pemberantasan sarang Narkoba, aksi tawuran dan tindak kriminal lainnya di Belawan.
Baca Juga:
Langkah tersebut diambil karena kondisi keamanan di Belawan dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat akibat maraknya peredaran Narkoba, aksi tawuran, pembegalan dan tindak anakis maupun kriminalitas lainnya.
"Terkait anggaran operasional tim, nantinya akan ada mekanisme permohonan anggaran yang akan dikoordinasikan oleh Pemerintah Kota Medan," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), H Ihwan Ritonga SE MM saat rapat dengar pendapat terkait situasi keamanan di Belawan bersama Asisten Pemko Medan Sofyan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, perwakilan Kodim 0201/Medan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah pejabat terkait di ruang Badan Anggaran DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (5/3/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn, Sekretaris Komisi A DPRD Sumut Henry Dumanter Tampubolon, serta anggota DPRD Sumut Hefriansyah, M. Yusuf, Megawati Zebua, Landen Marbun dan Agustinus.
Menurut Ihwan, permasalahan Narkoba harus menjadi perhatian bersama karena kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminalitas lain seperti tawuran dan begal yang sering terjadi di wilayah Belawan.
Ihwan Ritonga juga mengapresiasi komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran Narkoba, termasuk upaya menangkap para bandar yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Belawan.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menegaskan pihaknya melalui Satuan Reserse Narkoba telah memiliki data sejumlah bandar Narkoba yang beroperasi di kawasan Belawan.
"Kami sudah memiliki data nama-nama bandar Narkoba di Belawan. Semua laporan akan kami tindaklanjuti dan para bandar akan ditangkap sesuai data yang ada," ujar Rosef yang baru sekitar dua bulan menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan.
Menanggapi hal itu, Ihwan Ritonga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas kepolisian dalam memberantas peredaran Narkoba.
Politisi Partai Gerindra menilai, penindakan harus menyasar hingga ke jaringan bandar agar peredaran Narkoba benar-benar dapat ditekan.
Ihwan yang telah sekitar 25 tahun tinggal di kawasan Medan Utara juga menyoroti kondisi keamanan di Belawan yang dinilainya masih memprihatinkan. Berbagai persoalan yang kerap terjadi di masyarakat, mulai dari peredaran Narkoba, begal, jambret, pencurian kabel hingga praktik prostitusi.
Menurutnya, praktik prostitusi di Belawan bahkan telah berlangsung sekitar 10 tahun terakhir sehingga pengawasan dan penertiban perlu diperkuat.
Wakil rakyat dari Dapil Sumut I meliputi Kota Medan untuk 11 Kecamatan inj juga menduga, berbagai tindak kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut berkaitan dengan penyalahgunaan Narkoba.
"Pemberantasan Narkoba harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak cukup hanya menindak pengguna atau pengedar kecil, tetapi para bandar harus berani ditangkap agar efek jera tercipta," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menjelaskan bahwa sejak menjabat dua bulan terakhir pihaknya memfokuskan penanganan pada kasus Narkoba, kejahatan jalanan, tawuran, sabung ayam, serta perjudian yang melibatkan anak-anak.
Berdasarkan data Kepolisian, angka kejahatan di wilayah Belawan mengalami penurunan pada periode Januari hingga Maret 2026, meski pengungkapan kasus bandar Narkoba masih terus dilakukan.
AKBP Rosef juga mengungkapkan, wilayah Belawan memiliki 10 titik rawan tawuran, sementara di Medan Labuhan terdapat tiga titik konflik sehingga total terdapat 13 titik yang menjadi perhatian aparat.
"Kami sudah menangkap 14 pelaku tawuran dari tiga kejadian pada awal tahun ini dan penindakan terhadap jaringan Narkoba akan terus kami lanjutkan," terangnya.
Kapolres jugaa menegaskan, Polres Pelabuhan Belawan mendapat dukungan penuh dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara serta akan meningkatkan patroli keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Perwakilan Kodim 0201/Medan, Mayor Abdul Halim Pasaribu, menyatakan pihaknya siap mendukung langkah Polri melalui koordinasi di setiap kecamatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan penindakan peredaran Narkoba.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Charles P. Sinaga, mengungkapkan bahwa peredaran Narkoba tidak hanya terjadi di jalanan, tetapi juga di lokasi yang menyediakan tempat pengisapan sabu atau Tempat Penggunaan Sabu (TPS).
Meski sejumlah lokasi telah digerebek, praktik tersebut kerap kembali muncul di beberapa titik seperti Sei Mencirim dan Jermal.
Dalam rapat tersebut, tokoh agama dan tokoh masyarakat Belawan juga menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap para bandar Narkoba yang selama ini dianggap menjadi pemicu berbagai tindak kriminal.
Beberapa nama bandar yang disebut antara lain Sugeng, Edi Kantin, Ayu, Ilyas, dan Iwan Gondrong yang diduga turut mendanai aksi tawuran serta membangun fasilitas masyarakat untuk menutupi aktivitas ilegalnya.
Sebagai tindak lanjut dari RDP tersebut, forum bersama DPRD Sumut, aparat penegak hukum, dan unsur masyarakat menyepakati sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat upaya pemberantasan Narkoba dan penanganan kriminalitas di Belawan.
Rekomendasi tersebut antara lain menggelar razia besar-besaran terhadap peredaran Narkoba, meningkatkan patroli rutin di wilayah Belawan, serta melakukan penyegaran aparat penegak hukum guna memperkuat pengawasan dan penindakan.
Forum juga merekomendasikan penindakan tegas terhadap para bandar narkoba, penertiban lokasi perjudian, serta peningkatan koordinasi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan BNN.
Selain itu, diusulkan pembentukan Tim Terpadu Pemberantasan Kejahatan di Belawan yang melibatkan berbagai unsur dengan koordinasi pemerintah daerah, termasuk peningkatan patroli laut di kawasan perairan Belawan untuk mencegah masuknya Narkoba melalui jalur laut. (**)
Meriahta: Jangan Hanya Minta Maaf, Kasus Dugaan Keracunan MBG di Karo Harus Diusut Tuntas
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sarudik, Buru Jaringan Pemasok
Polres Tapteng Tangkap Pengedar Ganja dan 100 Gram Barang Bukti di Sibolga Utara
Polisi Amankan Dua Pria Didiuga Picu Kericuhan Pertandingan Sepakbola di Tapteng
APBD Medan 2027 Fokus Kesejahteraan, Rico Waas Minta OPD Setop Anggaran Pemborosan